Anda di halaman 1dari 10

Tari Rakyat = tari yang tumbuh secara Cakep ( deker ) = Hiasan yang

turun temurun dalam lingkungan adat digunakan pada pergelangan tangan.


masyarakat etnis, atau berkembang Gongseng = Lonceng kecil yang
dalam tradisi masyarakat. digunakan pada pergelangan kaki.
Tari kebangsawanan = tari yang tumbuh Andong = Seni pertunjukan sejenis
secara turun temurun di lingkungan tayub yang dipentaskan untuk
bangsawan. ngamen.
Tari Modern = jenis tari yang Imatatif = Suatu ungkapan ragawi
berkembang sejak abad XIX yang dalam bentuk gerakan yang meniru
muncul karena kreasi terhadap ikatan- binatang.
ikatan yang ketat dari tari klasik. Mimitis = Suatu ungkapan ragawi
Tari Klasik = tari yang mencapai dalam bentuk gerakan yang meniru
kristalisasi keindahan yang tinggi dan tingkah laku manusia.
mulai ada sejak zaman feudal. Tari Vru = Tari yang melukiskan
Ghambu = mengatasi sesuatu dalam perburuan binatang .
macapat. Shiva Nataraja = gelar kehormatan
Jaranan Sandur = Jaranan yang jika sebagai raja penari.
pemainnya kesurupan bisa mengobati Shiva Natapria = gelar kehormatan
orang sakit. sebagai teman penari.
Kalap = dipercayai dirasuki oleh arwah Shiva Mahanata = julukan
nenek moyang. kehormatan bagi teman penari besar.
Udeng = Kain yang berbentuk segitiga Tari kotemporer = Tari modern yang
bermotif batik yang di ikatkan pada menggambil tema-tema yang bersifat
kepala. terbaru.
Sumping = Asessoris yang dipakai pada Tari tunggal = tari yang disajikan
telinga. oleh satu orang penari.
Kace = Asessoris yang dipakai pada Tari Duet = Tari yang disajikan oleh
leher. dua orang penari secara interaktif.
Srempang = Asessoris yang berbentuk Tari trio = jenis tari yang ditarikan
persegi panjang yang digunakan oleh tiga orang penari.
menyilang dari bahu kanan atas ke Tari kwartet = jenis tari yang disajikan
pinggang sebelah kiri. oleh empat orang penari.
Stagen = Sebuah Kain panjang yang Tari massal = Tari yang ditarikan oleh
digunakan melingkari pinggul sampai banyak penari.
perut yang berfugsi untuk Tari berganda = penyajian tari tunggal
mengencangkan dan merapikan jarit. yang dapat diduplikasikan dan
13. Sabuk = sebuah kain panjang yang dipresentasikan secara bersama pada
digunakan setelah menggunakan stagen waktu yang sama.
dan juga berfungsi sebagai hiasan. Tari kolosal = Penyajian tari yang
14. Boro-boro, Samir = Hiasan yang disajikan dalam bentuk kolosal, yaitu
digunakan pada bagian depan kanan didukung oleh banyak penari.
dan kiri . Terdiri dari dua bagian. Tari kelompok = penampilan tari
Jarik = Selembar kain panjang yang kelompok menunjukkan sebuah tata
digunakan melilit tubuh bagian bawah. garap yang memperlihatkan sebuah
Biasanya bermotif batik. ikatan keutuhan.
Sampur = kain panjang yang digunakan Eksplorasi = merupakan sebuah
untuk menari, berbentuk selendang. proses kreatif dalam menanggapi
Eblek = berbentuk seperti kuda yang rangsangan.
berkepala raksasa.
Improvisasi = gerak yang
mempertimbangkan ruang, waktu dan
tenaga yang tidak diketahui ( spontan ).
Seni Tari = bentuk kesenian hasil
kreatif seniman atau pekerja seni
sebagai media berkomunikasi estetis
dinamis ( bergerak ritmis).
Gecul = karaktr yang memiliki gerak-
gerak lucu.
Solah = sarana ekspresi emosional yang
langsung dari tubuh manusia itu sendiri.
Kemungguhan = wujud yang
diungkapkan penari lewat gerak tubuh
dalam sajian tariannya.
Pacak = bentuk dan kualitas gerak
tertentu yang ada hubungannya dengan
karakter yang dibawakan.
Pancad = peralihan gerak dari gerak
satu ke gerak berikutnya.
Ulat = Pandangan mata dan ekspresi
wajah sesuai dengan bentuk, kwalitas,
karakter, peran yang dibawakan, serta
suasana yang dibutuhkan.
Lutut = gerak yang sudah menyatu
dengan penarinya, seolah-olah tidak
terpikir.
Luwes = kualitas gerak sesuai dengan
karakter peran yang dibawakan.
Wiled = variasi gerak yang
dikembangkan berdasarkan kemampuan
penarinya.
Regu = ungkapan tari dengan rasa jiwa
agung dan berwibawa.
Prenes = ungkapan tari dengan suasana
jiwa senangnya orang jatuh cinta, lucu-
lucu menggoda, genit.
Sereng = ungkapan tari dengan suasana
jiwa marah, menakutkan, seram,
perang, sunyi senyap, tegang.
A. PENGERTIAN SENI TARI Kita telah mengetahui bahwa salah

satu fungsi dari seni tari yaitu sebagai


Soedarsono, menyatakan
ekpresi dan pengungkapan perasaan
bahwa tarian adalah ekspresi
dari si penari. Hal ini dapat dimaklumi
jiwa manusia melalui gerak
ritmis yang indah. karena manusia merupakan makhluk

Yulianti Parani, menyatakan social yang harus berkomunikasi


tari adalah gerak-gerak ritmis dengan pihak lain. Pihak lain tersebut
sebagian atau seluruhnya dari yaitu manusia lainnya dan juga Tuhan
tubuh yang terdiri dari pola YME. Dalam kehidupan bermasyarakat
individual atau kelompok yang
ada beberapa fungsi lain dari seni
disertai ekspresi tertentu.
tari, diantaranya yaitu:
Curts Sachs: Tari adalah gerak
yang ritmis.
1. Sebagai sarana keagamaan

Di dalam kehidupan keagamaan, sejak


Seni Tari gerak-gerak ritmis dari
dahulu manusia menggunakan tari-
anggota tubuh sebagai ekspresi dan
tarian sebagai sarana berkomunikasi
pengungkapan perasaan dari si
dengan Tuhan. Biasanya tari yang
penari yang diikuti alunan music
digunakan sebagai sarana keagamaan
yang fungsinya memperkuat maksud
bersifat sakral. Di Bali masih terdapat
yang ingin disampaikan.
tarian-tarian keagamaan sebagai
Contohnya yaitu Tari Saman yang
sarana komunikasi dengan para Dewa
berasal dari Aceh. Tari saman ini
dan leluhurnya. Biasanya tarian ini
mencerminkan keagamaan,
dilakukan di Pura-pura. Contoh
pendidikan, sopan santun dan juga
tariannya yaitu, Sang Hyang, Kecak,
kepahlawanan dalam waktu yang
Keris, Rejang.
bersamaan.
Sebagai sarana upacara adat

B. FUNGSI SENI TARI


Tarian yang biasanya digunakan Wolane (upacara perkawinan) dari

sebagai upacara adat terbagi atas 2 Maluku, Tari Holana (menyambut

yaitu: kelahiran bayi) dari NTT dan Tari

Ngaben (upacara kematian) dari Bali

1a. Peristiwa Alamiah

Tarian upacara adat yang bersifat 2. Sebagai Sarana Pergaulan

alamiah biasanya berhubungan Manusia merupakan makhluk social

dengan kejadian alam. Contohnya yang membutuhkan interaksi dengan

yaitu tarian upacara menanam padi, individu lainnya hingga muncullah

tarian untuk kesuburan tanah/minta keakraban. Untuk mendapatkan

hujan, panen padi, memohon suasana keakraban tersebut, manusia

keselamatan dan tolak bala. Tarian- membutuhkan suatu sarana. Salah

tariannya yaitu: Tari Ngaseuk satu dari sarana tersebut yaitu Tarian

(menanam padi) dari Jawa Barat, Tari Pergaulan. Tarian pergaulan adalah

Seblang (panen padi) dari Jawa jenis tarian yang diperuntukkan untuk

Timur, Tari Nelayan (memohon menyatakan kerukunan

keselamatan saat berlaut) dari Irian bermasyarakat. Salah satu contoh

Jaya. yang paling jelas dari tari pergaulan

yaitu Tari Jaipongan dimana penari

1b. Peristiwa Kehidupan dan penonton dapat menari bersama

Tarian upacara adat pada peristiwa di satu panggung. Contoh yang lain

kehidupan umumnya berhubungan yaitu Tari Tayub dari Jawa Timur,

dengan kehidupan manusia. Tari Adu jago dari Surabaya dan Tari

Contohnya yaitu pada peristiwa Manduda dari Sumatera Barat.

perkawinan, kelahiran, khitanan

hingga kematian. Tarian-tariannya 3. Sebagai Tontonan

yaitu: Tari Sisingaan (upacara Fungsi terakhir dari seni tari yaitu

khitanan) dari Jawa Barat, Tari sebagai tontonan atau pertunjukan.


Hampir setiap daerah di Nusantara terdiri atas kepala, mata dan raut

memiliki tarian tontonan. Tarian wajah. Ragam gerak dari anggota

tontonan atau pertunjukan adalah tubuh bagian tengah yaitu terdiri dari

jenis tarian yang dihadirkan sebagai lengan atas, lengan bawah, telapak

hiburan semata. Diharapkan penonton tangan, jari-jari dan ruas jari.

yang menyaksikan tarian ini akan Sedangkan anggota tubuh bagian

merasa terhibur. bawah terdiri dari Kaki. Ragam gerak

pada bagian kaki hampir sama untuk

C. UNSUR SENI TARI tarian di bagian timur. Perbedaannya

Kita telah membahas arti dari seni terletak pada tempo atau volume

tari. Seni tari yaitu gerakan anggota gerakannya.

tubuh secara ritmik yang diikuti oleh

iringan music. Berdasarkan definisi 2. Bentuk Iringan

tersebut, dapat ditarik sebuah Unsur kedua dari tarian yaitu bentuk

kesimpulan bahwa seni tari terdiri iringan. Bentuk iringan tarian dapat

atas beberapa unsur. Unsur-unsur dari berupa jenis music iringan tari

seni tari tersebut berkaitan erat dan internal dan jenis music iringan tari

tidak dapat dihilangkan. Unsur-unsur eksternal. Jenis music iringan tari

dari seni tari yaitu: internal yaitu iringan yang berasal

dari tubuh penari itu sendiri.

1. Ragam Gerak Contohnya yaitu Tepukan dada dan

Gerak merupakan unsure utama dan telapak tangan pada Tarian Saman

juga unsur estetika dari tari. Gerakan dari Aceh dan suara Cak pada tari

dari tari berasal dari anggota tubuh. kecak dari Bali.

Anggota tubuh yang dapat digunakan

untuk menari yaitu anggota tubuh Sedangkan jenis music iringan tari

bagian atas, bagian tengah dan bagian eksternal berasal dari tabuhan alat

bawah. Anggota tubuh bagian atas music. Contohnya di Jawa tengah,


Jawa Timur dan Jawa Barat dikenal

alat music gamelan, pelog dan Pada tarian upacara, pola lantai

salendro. biasanya berbentuk lingkaran.

Menurut para ahli, pola lantai

3. Kostum Tari berbentuk lingkaran menggambarkan

Kostum tari merupakan suatu estetika berkaitan erat dengan sesuatu yang

yang tidak dapat dipisahkan dari dari sacral atau mistis. Lingkaran berpusat

wujud tarian. Kostum tarian untuk sebagai symbol alam dunia, berpusat

upacara bentuknya lebih sederhana kepada bagian tertentu yang

dan tidak mementingkan estetika. ditempati oleh alam gaib. Contoh

Berbeda dengan kostum tarian yang tarian upacara dengan pola lantai

digunakan untuk tarian pertunjukan lingkaran yaitu tari kecak dari bali.

atau tarian tontonan. Kostum pada

tarian tontonan atau pertunjukan D. KONSEP SENI TARI

bentuknya dirancang sedemikian rupa Kita tahu bahwa Indonesia merupakan

sehingga menimbulkan kesan Negara kepulauan yang terdiri dari

keindahan maupun mendalam dari banyak suku. Keberagaman suku di

penontonnya. Indonesia menghasilkan keberagaman

gerak tari yang berbeda antara suku

4. Pola Lantai lain di Indonesia. Walaupun setiap

Nah, last but not the least yaitu pola tarian memiliki gerakan yang berbeda

lantai. Apa yang dimaksud dengan namun tetap memiliki persamaan.

pola lantai?. Pola lantai adalah posisi Persamaan tersebut yaitu tenaga,

yang dilakukan baik oleh penari ruang dan waktu.

tunggal maupun penari kelompok.

Pola lantai pada suatu tarian dapat 1. Tenaga

berupa simetris, asimetris, Setiap bergerak kita memerlukan

lengkungan, garis lurus dan lingkaran. tenaga. Nah, begitupun dengan gerak
tari. Untuk mendapatkan gerak tari

yang dinamis, kompak dan ritmis 2. Ruang Gerak

tentunya membutuhkan tenaga. Suatu gerak tarian membutuhkan

Penggunaan tenaga memiliki ruang gerak. Gerak di dalam ruangan

intensitas kuat, sedang dan lemah. dapat dilakukan penari secara

Tanpa tenaga suatu gerakan yang baik tunggal, berpasangan ataupun

tidak mungkin dapat dihasilkan, berkelompok. Ruang gerak terbagi

karena tenaga merupakan hal yang atas dua yaitu ruang gerak sempit

utama dalam gerak tari. atau pribadi dan ruang gerak luas atau

umum.

Contoh penggunaan tenaga dalam

gerak tari yaitu ketika seorang penari Contoh dari ruang gerak sempit yaitu

berdiri di atas punggung temannya, jika kita melakukan suatu gerakan

maka penari tersebut membutuhkan tanpa berdiri berarti kita melakukan

tenaga yang besar untuk menahan di ruang gerak sempit atau ruang

beban dari temannya yang berdiri di gerak pribadi. Sedangkan, jika kita

atas punggungnya. melakukan gerakan dan diikuti dengan

perpindahan tempat maka dinamakan

Jadi, kesimpulan yang dapat diambil dengan ruang gerak luas atau ruang

yaitu hubungan antara gerak tari dan gerak umum.

tenaga memiliki kaitan yang erat.

Tenaga dalam seni tari berhubungan Jadi kesimpulannya suatu gerak tari

dengan emosi dan perasaan. Untuk ada karena adanya ruang gerak.

menghasilkan gerak tari yang baik Ruang gerak yang dilakukan oleh

dibutuhkan tenaga. Penambahan penari terdiri dari ruang gerak sempit

tenaga dalam gerak tari menjadikan atau pribadi dan ruang gerak luas atau

gerak tari tersebut terlihat dinamis ruang gerak umum.

dan ritmik.
3. Waktu Akan tetapi juga membutuhkan tempo

Setiap kita bergerak selain untuk menghasilkan suatu gerakan

membutuhkan tenaga, kita juga yang terlihat dinamis dan hidup

membutuhkan waktu. Nah, begitupun sehingga enak untuk ditonton.

dengan gerak tari. Setiap gerakan

yang dilakukan oleh penari

membutuhkan waktu. Dalam gerak E. MACAM MACAM JENIS SENI TARI

tarian, perbedaan cepat atau lambat Akhirnya kita telah sampai di point

suatu gerak disebut dengan Tempo. terakhir pembahasan dari seni tari.

Fungsi tempo pada gerak tari yaitu Setelah kita mengetahui arti, fungsi

memberikan kesan dinamis sehingga dan konsep dari seni tari. Rasanya

suatu tarian tersebut enak untuk tidak sah kalau kita belum

ditonton. mengetahui berbagai macam jenis

tarian yang ada di Bumi Indonesia ini.

Contoh dari tempo yaitu ketika penari

melakukan gerak hormat. Maka akan Jenis-jenis tarian yang ada di

terdapat perbedaan pose dari gerak nusantara yaitu dibagi atas Tari

hormat tersebut. Penari pada urutan Tradisional, Tari Kreasi Baru dan Tari

pertama akan melakukan gerak Kontemporer. Ketiga jenis dari tarian

hormat dengan tempo cepat dan tersebut akan dijelaskan dibawah ini.

berlanjut sampai penari pada urutan

terakhir dalam tempo yang lambat. 1. Tari Tradisional

Tempo tersebut akan memberikan Di Indonesia, hampir di setiap daerah

daya hidup pada sebuah tarian. memiliki tari tradisional. Nah, arti

dari tari tradisional yaitu suatu tarian

yang berasal dari suatu daerah dan

Jadi, gerak tari tidak hanya diturunkan secara turun-temurun

membutuhkan tenaga dan ruang saja. hingga menjadi budaya dari daerah
tersebut. Umumnya tari tradisional dari dalam keraton atau dalam kaum

mengandung nilai-nilai filosofis bangsawan. Karena tarian ini

seperti keagamaan, kepahlawanan berkembang pada lingkungan atas,

dsb. maka masyarakat biasa dilarang untuk

Tari tradisional di Indonesia terbagi menarikan tarian ini. Berbeda dengan

atas dua, tari rakyat dan tari klasik tari rakyat, tari keraton memiliki

(keraton). aturan yang tertulis dan baku.

Sehingga sejak zaman tari ini lahir

1a. Tari Rakyat sampai sekarang tidak ada yang

Tarian rakyat atau tarian daerah berubah.

merupakan tarian yang berkembang

pada masyarakat biasa. Tarian rakyat 2. Tari Kreasi Baru

lahir sebagai lambang dari Kita telah sampai pada point kedua

kebahagiaan dan sukacita. Contohnya dari jenis tarian yang ada di

jika musim panen tiba dan hasil panen Indonesia. Pembahasan mengenai tari

melimpah maka masyarakat akan kreasi baru di daerah tidak akan

berkumpul dan menari bersama untuk terlepas dari tari tradisi lama.

merayakannya. Nah, tarian rakyat Mengapa? Karena tari kreasi baru

terus berkembang dan menjadi merupakan perkembangan dari tari

tradisi. Tarian rakyat tidak memiliki tradisi yang ada. Maksudnya disini

aturan-aturan baku sehingga bentuk jenis tarian yang biasanya dipakai

tariannya sangat bervariasi. untuk upacara ritual, adat dan

keagamaan dimodifikasi oleh penata

1b. Tari Klasik (Tari Keraton) tari sehingga tari ini bisa dinikmati

Nah, teman-teman pasti bertanya, khalayak umum. Contohnya yaitu Tari

apa yang membedakan antara tarian Rapai yang merupakan perpaduan dari

rakyat dengan tari klasik? gerak tari yang berkembang di Aceh

Perbedaannya yaitu tari klasik lahir


dan Semenanjung Malaya, yaitu Tari

Seudati, Saman dan Zapin.

3. Tari Kontemporer

Kita telah sampai pada point terakhir

dari jenis tarian di Indonesia yaitu

Tari Kontemporer. Nah, apa sih yang

dimaksud dengan tari kontemporer?.

Jadi tari kontemporer merupakan

salah satu jenis tarian modern yang

berkembang di Indonesia. Tarian ini

lahir sebagai reaksi atas seni tari

klasik yang telah mencapai titik akhir

dalam perkembangan teknisnya. Apa

bedanya tari kontemporer dengan tari

kreasi baru? Nah, seperti yang telah

dijelaskan pada paragraph awal

bahwa tari kontemporer merupakan

tari modern sehingga tidak ada unsure

tradisi lama lagi. Biasanya gaya tari

kontemporer bernuansa unik dan

memakai jenis music dari computer.

Sedangkan tari kreasi baru merupakan

tari tradisi yang telah dimodifikasi

tapi tetap meninggalkan unsur asli

tradisinya.