Anda di halaman 1dari 2

GASTRITIS

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman : UPTD Puskesmas Rawat Inap
Muara Kumpeh

Kab.Muaro Jambi dr.Yuliani


NIP. 198107242009032010

1. Pengertian Proses inflamasi atau peradangan pada lapisan mukosa dan submukosa lambung
sebagai mekanisme proteksi mukosa apabila terdapat akumulasi bakteri atau bahan
iritan lainnya
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk pengobatan gastritis
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No.188.4/ 1.1.1.1.2 /415.25.33/2015
4. Referensi Permenkes No 75 tahun 2014 tentang puskesmas

PMK No. 5 tahun 2014 tentang pengobatan dasar


5. Langkah- 1.Pasien datang dengan membawa rekam
Langkah medis
2.Pemeriksaan fisik
a. Nyeri tekan epigastrium dan bising usus
meningkat
b. Bila terjadi proses inflamasi berat, dapat
di temukan pendarahan saluran cerna
berupa hematemesiss dan melena.
c. Biasanya pada pasien dengan gastritis
kronis, konjungtiva tampak anemis.
3.Penatalaksanaan
a. Menginformasikan kepada pasien 6.Bagan alir

untuk
Pasien datang menghindari pemicu terjadinya
keluhan, makan sering dengan makan
tepat waktu, makan sering dengan
porsi kecil dan hindari dari makanan
yangfisik
Pemeriksaan meningkatkan asam lambung
atau perut kembung seperti kopi, teh,
makanan pedas dan kol
b. Terapi di berikan per oral dengan
Pemeriksaan fisik
obat antara lain : H2 bloker 2 x/hari
(ranitidine 150 mg/kali, famotidin 20
mg/kali, cimetidin 400-800 mg/hari),
PPI 2x/hari (omeprazole 20 mg/hari,
Pemeriksaan fisik
lansoprazole 30 mg/hari) serta antasida
dosis 3 x 500- 1000 mg/hr
4. Mencatat ke dalam rekam medis
5. Pasien mengambil obat ke apotik
6. Unit Terkait Pencatatan
Poli Lansia, Poli 2,gizi,UGD,Rawat inap
rekam medis

Pasien mengambil obat


GASTRITIS

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman : UPTD Puskesmas Rawat Inap
Muara Kumpeh

Kab.Muaro Jambi dr.Yuliani


NIP. 198107242009032010