Anda di halaman 1dari 8

Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi,

klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis

Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit


Tuberkulosis (TBC) kronis
Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Rematik Secara Alami Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-
Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis
15 Feb 2010 Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi,
klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis Rematik adalah penyakit yang menyerang
persendian dan struktur di sekitarnya. Rematik bisa menyerang bagian kepala sampai kaki.
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis .ibujempol. Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan,
Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis Tanda-Tanda Bahaya,
Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC)
kronis pencegahan-dan-pengobatan-penyakit-rematik Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri,
Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis - Tanda-Tanda
Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis
(TBC) kronis - Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi,
klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis
Penyakit Jantung Koroner | Gejala Penyebab Pengobatan dan Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-
Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis
Informasi Penyakit Jantung. Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Jantung Koroner dengan Obat
Alami. Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi
Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Jantung Koroner
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis
penyakitjantungkoroner. Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan,
Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri,
Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis - Tanda-Tanda
Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis
(TBC) kronis
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis
Penularan, Gejala, Pencegahan dan Pengobatan Penyakit TBC Tanda-Tanda Bahaya, Gejala,
Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis TB
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis
Penularan, Gejala, Pencegahan dan Pengobatan Penyakit TBC Tanda-Tanda Bahaya, Gejala,
Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis TB
(Tuberkulosis). Wed, 10 Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan,
Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis 11 Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-
Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis 2010 -
5:33am Arkhan. Tuberkulosis atau TBC adalah penyakit yang Tanda-Tanda Bahaya, Gejala,
Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis
organisasi.org Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi,
klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis penularan-gejala-pencegahan-dan-pengobatan-
penyakit-tbc-tb-tuberkulosis - Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan,
Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis
| Artikel Kesehatan, Manajemen dan Tip Sehat, Penyakit, Pencegahan Tanda-Tanda Bahaya,
Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC)
kronis
Web blog ini berita tentang artikel-artikel kesehatan, tips dan trik sehat, kesehatan kerja,
manajemen sehat, penyakit, pencegahan, pengobatan kesehatan. Tanda-Tanda Bahaya, Gejala,
Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis
dimasmis.blogspot. Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi,
klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri,
Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis - Tanda-Tanda
Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis
(TBC) kronis - Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi,
klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis
Pencegahan dan Pengobatan Penyakit dengan Terapi Herbal
29 Sep 2010 Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi,
klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis Pusat Dokumentasi dan Informasi Illmiah -
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia | Pusat Pengetahuan Ilmiah Indonesia.
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis .pdii.lipi.go.id Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan,
Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis Tanda-Tanda Bahaya,
Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC)
kronis Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi
Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis 408-pencegahan-dan-pengobatan-penyakit-dengan-terapi-
herbal - Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi
Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis
Penyakit malaria: Pengobatan dan Cara Pencegahannya Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri,
Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis
Penyakit malaria: Pengobatan dan Cara Pencegahannya. 9 Juni, 2009. ginjal-2 Seorang Dokter
setelah menanyakan riwayat kesehatan penderita dan tanda Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-
Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis
murtaqi Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi
Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis unity.wordpress. Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri,
Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis Tanda-Tanda
Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis
(TBC) kronis Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi,
klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri,
Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis penyakit-
gagal-ginjal-pengobatan-dan-cara-pencegahannya Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri,
Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis - Tanda-Tanda
Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis
(TBC) kronis - Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi,
klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis
PENYAKIT KULIT PANU :: Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Kulit Panu
Apakah Anda menemukan bercak-bercak putih pada kulit? Bercak putih tersebut berukuran
sebesar biji jagung atau bisa juga berukuran lebih besar.
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis .anneahira. Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan,
Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis Tanda-Tanda Bahaya,
Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC)
kronis penyakit-kulit-panu.htm - Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan,
Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis
[PDF]
TEKNIK PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN PENYAKIT BERCAK MERAH PADA
IKAN Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi
Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis
Jenis Berkas: PDF Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi,
klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis Adobe Acrobat
oleh PIAIRTY DISEBABKAN
Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Ikan Bercak Merah. Institut. Pertanian Bogor, Bogor.
Song, Y., S.N. Chen, and G.H. Kon. 1976. Agglutinating antibodies Tanda-Tanda Bahaya,
Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC)
kronis
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis .pustaka.litbang.deptan.go.id Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri,
Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis publikasi
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis bt07102k.pdf
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis
Pencegahan Dan Pengobatan Penyakit Rematik Secara Alami ~ Alabik
Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Rematik Secara Alami. 15 Feb 2010 Tanda-Tanda
Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis
(TBC) kronis Obat yang biasa diberikan dokter pada pasien penyakit rematik antara Tanda-
Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis penyakit . Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan,
Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis
alabik.web.id Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi,
klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri,
Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis Tanda-Tanda
Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis
(TBC) kronis pencegahan+dan+pengobatan+penyakit+rematik+secara+alami - Tanda-Tanda
Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis
(TBC) kronis
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis
Penyakit dan Pengobatannya
Penyakit, Gejala, Penularan dan Proses pengobatannya seperti penyakit TBC, Tanda-Tanda
Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis
(TBC) kronis Pencegahan penyakit demam Tifoid bisa dilakukan dengan cara perbaikan higiene
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis
Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit
Tuberkulosis (TBC) kronis .infopenyakit. Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan,
Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis Tanda-Tanda Bahaya,
Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC)
kronis - Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi
Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis - Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan,
Pencegahan, Terapi, klasifikasi Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis

Tanda-Tanda Bahaya, Gejala, Ciri-Ciri, Pengobatan, Pencegahan, Terapi, klasifikasi


Penyakit Tuberkulosis (TBC) kronis

Penyakit TBC adalah merupakan suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi yang disebabkan
oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Penyakit TBC dapat menyerang pada siapa saja tak
terkecuali pria, wanita, tua, muda, kaya dan miskin serta dimana saja. Di Indonesia khususnya,
Penyakit ini terus berkembang setiap tahunnya dan saat ini mencapai angka 250 juta kasus baru
diantaranya 140.000 menyebabkan kematian. Bahkan Indonesia menduduki negara terbesar
ketiga didunia dalam masalah penyakit TBC ini.

# Penyebab Penyakit (TBC)

Penyakit TBC disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa, Bakteri ini berbentuk batang
dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Jenis bakteri
ini pertama kali ditemukan oleh seseorang yang bernama Robert Koch pada tanggal 24 Maret
1882, Untuk mengenang jasa beliau maka bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. Bahkan
penyakit TBCpada paru-paru pun dikenal juga sebagai Koch Pulmonum (KP).

# Cara Penularan Penyakit TBC

Penularan penyakit TBC adalah melalui udara yang tercemar oleh Mikobakterium tuberkulosa
yang dilepaskan/dikeluarkan oleh si penderita TBC saat batuk, dimana pada anak-anak umumnya
sumber infeksi adalah berasal dari orang dewasa yang menderita TBC. Bakteri ini masuk
kedalam paru-paru dan berkumpul hingga berkembang menjadi banyak (terutama pada orang
yang memiliki daya tahan tubuh rendah), Bahkan bakteri ini pula dapat mengalami penyebaran
melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening sehingga menyebabkan terinfeksinya organ
tubuh yang lain seperti otak, ginjal, saluran cerna, tulang, kelenjar getah bening dan lainnya
meski yang paling banyak adalah organ paru.

Masuknya Mikobakterium tuberkulosa kedalam organ paru menyebabkan infeksi pada paru-
paru, dimana segeralah terjadi pertumbuhan koloni bakteri yang berbentuk bulat (globular).
Dengan reaksi imunologis, sel-sel pada dinding paru berusaha menghambat bakteri TBC ini
melalui mekanisme alamianya membentuk jaringan parut. Akibatnya bakteri TBC tersebut akan
berdiam/istirahat (dormant) seperti yang tampak sebagai tuberkel pada pemeriksaan X-ray atau
photo rontgen.

Seseorang dengan kondisi daya tahan tubuh (Imun) yang baik, bentuk tuberkel ini akan tetap
dormant sepanjang hidupnya. Lain hal pada orang yang memilki sistem kekebelan tubuh rendah
atau kurang, bakteri ini akan mengalami perkembangbiakan sehingga tuberkel bertambah
banyak. Sehingga tuberkel yang banyak ini berkumpul membentuk sebuah ruang didalam rongga
paru, Ruang inilah yang nantinya menjadi sumber produksi sputum (riak/dahak). Maka orang
yang rongga parunya memproduksi sputum dan didapati mikroba tuberkulosa disebut sedang
mengalami pertumbuhan tuberkel dan positif terinfeksi TBC.

Berkembangnya penyakit TBC di Indonesia ini tidak lain berkaitan dengan memburuknya
kondisi sosial ekonomi, belum optimalnya fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat,
meningkatnya jumlah penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal dan adanya epidemi dari
infeksi HIV. Hal ini juga tentunya mendapat pengaruh besar dari daya tahan tubuh yang
lemah/menurun, virulensi dan jumlah kuman yang memegang peranan penting dalam terjadinya
infeksi TBC.

# Gejala Penyakit TBC

Gejala penyakit TBC digolongkan menjadi dua bagian, yaitu gejala umum dan gejala khusus.
Sulitnya mendeteksi dan menegakkan diagnosa TBC adalah disebabkan gambaran secara klinis
dari si penderita yang tidak khas, terutama pada kasus-kasus baru.

1. Gejala umum (Sistemik)


- Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai
keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul.
- Penurunan nafsu makan dan berat badan.
- Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah).
- Perasaan tidak enak (malaise), lemah.

2. Gejala khusus (Khas)


- Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus
(saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar,
akan menimbulkan suara "mengi", suara nafas melemah yang disertai sesak.
- Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit
dada.
- Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat
membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah.
- Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai
meningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran
dan kejang-kejang.

Pada penderita usia anak-anak apabila tidak menimbulkan gejala, Maka TBC dapat terdeteksi
kalau diketahui adanya kontak dengan pasien TBC dewasa. Sekitar 30-50% anak-anak yang
terjadi kontak dengan penderita TBC paru dewasa memberikan hasil uji tuberkulin positif. Pada
anak usia 3 bulan 5 tahun yang tinggal serumah dengan penderita TBC paru dewasa dengan
BTA positif, dilaporkan 30% terinfeksi berdasarkan pemeriksaan serologi/darah.

# Penegakan Diagnosis pada TBC

Apabila seseorang dicurigai menderita atau tertular penyakit TBC, Maka ada beberapa hal
pemeriksaan yang perlu dilakukan untuk memeberikan diagnosa yang tepat antara lain :

- Anamnesa baik terhadap pasien maupun keluarganya.


- Pemeriksaan fisik secara langsung.
- Pemeriksaan laboratorium (darah, dahak, cairan otak).
- Pemeriksaan patologi anatomi (PA).
- Rontgen dada (thorax photo).
- dan Uji tuberkulin.

# Pengobatan Penyakit TBC

Pengobatan bagi penderita penyakit TBC akan menjalani proses yang cukup lama, yaitu berkisar
dari 6 bulan sampai 9 bulan atau bahkan bisa lebih. Penyakit TBC dapat disembuhkan secara
total apabila penderita secara rutin mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter dan
memperbaiki daya tahan tubuhnya dengan gizi yang cukup baik.

Selama proses pengobatan, untuk mengetahui perkembangannya yang lebih baik maka
disarankan pada penderita untuk menjalani pemeriksaan baik darah, sputum, urine dan X-ray
atau rontgen setiap 3 bulannya. Adapun obat-obtan yang umumnya diberikan adalah Isoniazid
dan rifampin sebagai pengobatan dasar bagi penderita TBC, namun karena adanya kemungkinan
resistensi dengan kedua obat tersebut maka dokter akan memutuskan memberikan tambahan obat
seperti pyrazinamide dan streptomycin sulfate atau ethambutol HCL sebagai satu kesatuan yang
dikenal 'Triple Drug'.
www.obatdanpenyakit.com
www.tbindonesia.or.id

> Tentang TBC

Epidemiologi TBC di Indonesia


Survei prevalensi TBC yang dilakukan di enam propinsi pada tahun 1983-1993 menunjukkan bahwa
prevalensi TBC di Indonesia berkisar antara 0,2 0,65%. Sedangkan menurut laporan
Penanggulangan TBC Global yang dikeluarkan oleh WHO pada tahun 2004, angka insidensi TBC pada
tahun 2002 mencapai 555.000 kasus (256 kasus/100.000 penduduk), dan 46% diantaranya diperkirakan
merupakan kasus baru. Perkiraan prevalensi, insidensi dan kematian akibat TBC dilakukan berdasarkan
analisis dari semua data yang tersedia, seperti pelaporan kasus, prevalensi infeksi dan penyakit, lama
waktu sakit, proporsi kasus BTA positif, jumlah pasien yang mendapat pengobatan dan yang tidak
mendapat pengobatan, prevalensi dan insidens HIV, angka kematian dan demografi.

Saat ini Survei Prevalensi TBC yang didanai GFATM telah dilaksanakan oleh National Institute for Health
Research & Development (NIHRD) bekerja sama dengan National Tuberculosis Program (NTP), dan
sedang dalam proses penyelesaian. Survei ini mengumpulkan data dan dilakukan pemeriksaan dahak
dari 20.000 rumah tangga di 30 propinsi. Studi ini akan memberikan data terbaru yang dapat digunakan
untuk memperbarui estimasi insidensi dan prevalensi, sehingga diperoleh perkiraan yang lebih akurat
mengenai masalah TBC.

Dari data tahun 1997-2004 [Attachment: Tabel Identifikasi Kasus 1997-2004 dan Tingkat Pelaporan 1995
2000] terlihat adanya peningkatan pelaporan kasus sejak tahun 1996. Yang paling dramatis terjadi
pada tahun 2001, yaitu tingkat pelaporan kasus TBC meningkat dari 43 menjadi 81 per 100.000
penduduk, dan pelaporan kasus BTA positif meningkat dari 25 menjadi 42 per 100.000 penduduk.
Sedangkan berdasarkan umur, terlihat angka insidensi TBC secara perlahan bergerak ke arah kelompok
umur tua (dengan puncak pada 55-64 tahun), meskipun saat ini sebagian besar kasus masih terjadi pada
kelompok umur 15-64 tahun. [Attachment : Age Specific Notification Rate 2004]

Kekebalan Obat Ganda (Multi Drug Resistance/MDR)

Meskipun saat ini data mengenai kekebalan obat ganda/MDR di Indonesia belum tersedia, namun telah
disiapkan sebuah survei untuk dilaksanakan pada akhir tahun 2005. Data mengenai hal ini dianggap
penting karena beberapa alasan:

Indonesia adalah negara high burden, dan sedang memperluas strategi DOTS dengan cepat,
karenanya baseline drug susceptibility data (DST) akan menjadi alat pemantau dan indikator
program yang amat penting.
Berdasarkan data dari beberapa wilayah, identifikasi dan pengobatan TBC melalui Rumah Sakit
mencapai 20-50% dari kasus BTA positif, dan lebih banyak lagi untuk kasus BTA negatif. Jika
tidak bekerja sama dengan Puskesmas, maka banyak pasien yang didiagnosis oleh RS memiliki
risiko tinggi dalam kegagalan pengobatan, dan mungkin menimbulkan kekebalan obat.
Karena belum adanya jaringan laboratorium nasional dengan standar dan kualitas yang
memadai, generalisasi dan kualitas dari data yang tersedia tidak dapat ditentukan.