Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN BENGKULU TENGAH

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS SIDODADI
Jln Air Rikis Desa Sidodadi Kec.Pondok Kelapa Bengkulu Tengah kode Pos 38371

KERANGKA ACUAN
PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN
PENYAKIT CAMPAK

A. PENDAHULUAN
Campak adalah suatu penyakit akut yang sangat menular yang disebabkan
oleh virus. Campak disebut juga rubeola, morbili, atau measles. Penyakit ini
ditularkan melalui droplet ataupun kontak dengan penderita. Penyakit ini memiliki
masa inkubasi 8-13 hari. Campak ditandai dengan gejala awal demam, batuk, pilek,
dan konjungtivitis yang kemudian diikuti dengan bercak kemerahan pada kulit
(rash). 1,7,8 Dampak penyakit campak di kemudian hari adalah kurang gizi sebagai
akibat diare berulang dan berkepanjangan pasca campak, sindrom radang otak pada
anak diatas 10 tahun, dan tuberkulosis paru menjadi lebih parah setelah sakit
campak berat.
Untuk itu perlu adanya penanganan khusus bila ada seseorang yang
menderita penyakit campak agar tidak menimbulkan wabah. Pencegahan penyakit
ini dapat dilakukan antara lain dengan imunisasi ( rutin, crash program, catch up dan
bias ), penyuluhan kesehatan dan pencegahan kontak dengan penderita.

B. LATAR BELAKANG
Campak dalam sejarah anak telah dikenal sebagai pembunuh
terbesar,meskipun adanya vaksin telah dikembangkan lebih dari 30 tahun yang
lalu,virus campak ini menyerang 50 juta orang setiap tahun dan menyebabkan lebih
dari 1 juta kematian. Insiden terbanyak berhubungan dengan morbiditas dan
mortalitas penyakit campak yaitu pada negara berkembang,meskipun masih
mengenai beberapa negara maju seperti Amerika Serikat. Campak adalah salah satu
penyakit infeksi yang dapat dicegah dengan imunisasi dan masih menjadi masalah
kesehatan di Indonesia. Penyakit ini umumnya menyerang anak umur di bawah lima
tahun (balita) akan tetapi Campak bisa menyerang semua umur. Campak telah
banyak diteliti, namun masih banyak terdapat perbedaan pendapat dalam
penanganannya Imunisasi yang tepat pada waktunya dan penanganan sedini mungkin akan
mengurangi komplikasi penyakit ini.

C. TUJUAN KEGIATAN
Tujuan Umum :
Melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit Campak sehingga
menekan terjadinya KLB
Tujuan Khusus :
Melakukan deteksi dini dan pengobatan tepat dalam rangka pemutusan rantai
penularan
Menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit campak
Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit campak
Penanggulangan KLB Campak

D. CARA MELAKUKAN KEGIATAN


1. Pelaporan kasus campak mingguan dan bulanan
2. Pemberian Imunisasi ( rutin, crash program, BIAS )
3. Penyuluhan kesehatan antara lain tentang pencegahan penyakit campak dan
peningkatan gizi penderita
4. Mencegah kontak dengan penderita
5. Penyelidikan KLB Campak

E. SASARAN
1. Bayi dan balita di wilayah Puskesmas Sidodadi
2. Masyarakat di wilayah Puskesmas Sidodadi
3. Murid SD di wilayah Puskesmas Sidodadi

F. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


No Jenis Kegiatan Lokasi Sasaran Tgl. Keterangan
Pelaksanaan
1 Pelaksanaan Puskesmas Bayi di Sesuai jadwal
Imunisasi Campak Sidodadi wilayah
Puskesmas
Sidodadi
BIAS SD di wilayah Murid SD
Puskesmas kelas 1
Sidodadi
2 Pelaporan campak Puskesmas Pasien yang Setiap minggu
mingguan Sidodadi berkunjung di
Puskesmas
Sidodadi
3 Pelaporan campak Puskesmas DKK Setiap bulan
bulanan Sidodadi

G. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN :


Evaluasi dilakukan penanganan kasus campak di BP. dari kasus yang terjadi
dievaluasi bila ada peningkatan kasus baru atau kematian campak pada suatu
wilayah selama kurun waktu tiga minggu atau lebih berturut-turut. atau terjadinya
peningkatan kasus baru campak dua kali atau lebih dibandingkan dengan minggu
yang sama pada periode waktu tahun sebelumnya
Evaluasi oleh pelaksana ( pemegang program Campak ) dilakukan setiap minggu
dan tiap bulan hasil evaluasi dilaporkan ke Dinas Kesehatan tiap minggu dan tiap
bulan.

H. PENCATATAN PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Pencatatan dan pelaporan dilaksanakan di dalam Form W2 Pengevaluasian
dilaksanakan setiap bulan dalam mini lokakarya Puskesmas