Anda di halaman 1dari 124
Kementerian PPN/ Bappenas MAPPING KEGIATAN PRIORITAS DAN INDIKATOR KEGIATAN PRIORITAS RPJMN 2010-2014 DALAM RKP 2011-2013

Kementerian PPN/

Bappenas

MAPPING KEGIATAN PRIORITAS DAN INDIKATOR KEGIATAN PRIORITAS RPJMN 2010-2014 DALAM RKP 2011-2013

BAHAN PENYUSUNAN RKP 2014

KEDEPUTIAN EVALUASI KINERJA PEMBANGUNAN KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL (BAPPENAS) MEI 2013

Pengarah:

Edi Effendi Tedjakusuma

Penanggung Jawab:

Yohandarwati Arifiyatno

Tim Penyusun:

Bambang Triyono Haryo Raharjo Faiq Meitha Ika Pratiwi Novi Mulia Ayu Anna Nur Rahmawaty Tini Partini Nuryawani

Kontak dan Informasi :

Direktorat Evaluasi Kinerja Pembangunan Sektoral, Bappenas e-mail: ekps@bappenas.go.id

Telp : 62-21-31903107

Fax

: 62-21-31903107

ii

KATA PENGANTAR

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 merupakan dokumen perencanaan yang memuat rancangan kebijakan pembangunan dalam kurun 2010-2014 dan merupakan bagian penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2005-2025. Dokumen tersebut juga menterjemahkan visi dan misi Presiden terpilih, menjabarkan strategi, kebijakan umum, dan program pembangunan baik lintas K/L, kewilayahan, maupun lintas kewilayahan, serta kerangka ekonomi makro. Dokumen juga mencakup gambaran perekonomian secara menyeluruh termasuk kebijakan fiskal, kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif.

Setiap tahun, kebijakan pembangunan dalam RPJMN dijabarkan menjadi dokumen Rencana Kerja Pemerintah (RKP). Dokumen RKP disusun dengan mempertimbangkan dinamika perubahan lingkungan strategis, arahan Presiden, isu strategis pembangunan nasional terkini, dan terutama prioritas pembangunan yang digariskan dalam RPJMN 2010-2014. Pelaksanaan evaluasi yang diuraikan dalam dokumen ini terkait dengan penjabaran RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP (2011,2012, dan 2013) dilakukan dengan menggunakan pendekatan document review, yaitu, dengan mencermati dan membandingkan Prioritas Nasional yang tercantum dalam dokumen Buku I RPJMN 2010-2014 dengan Buku I RKP Tahun 2011, 2012 dan 2013. Pencermatan terhadap dokumen RKP dan RPJMN 2010-2014 dilakukan untuk mengidentifikasi aspek kesinambungan dan konsistensi antar dokumen perencanaan.

Evaluasi terhadap kegiatan prioritas (KP) dan indikator kinerja menunjukkan bahwa pelaksanaan RPJMN telah sesuai dengan yang direncanakan. Dari 541 KP dalam RPJMN, telah dijabarkan dalam dokumen RKP sebanyak 491 kegiatan (90,76 persen) dan dari 1.306 indikator KP sebanyak 1.146 indikator (87,75 persen) telah dijabarkan dalam RKP 2011, 2012, dan 2013. Dengan demikian dapat dikatakan hampir seluruh KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 secara berkesinambungan dan konsisten telah diakomodasi dalam RKP 2011 hingga RKP 2013.

Walaupun masih jauh dari sempurna, evaluasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dokumen perencanaan secara umum. Disamping itu, juga dapat meningkatkan efektivitas pemanfaatan hasil evaluasi dalam proses perencanaan, dan dapat dipergunakan sebagai bahan masukan dalam penyusunan RKP 2014 dan penyusunan RPJMN 2015-2019.

dalam penyusunan RKP 2014 dan penyusunan RPJMN 2015-2019. Jakarta, Mei 2013 Deputi Bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan

Jakarta,

Mei 2013

Deputi Bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas

Jakarta, Mei 2013 Deputi Bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Edi Effendi Tedjakusuma iii

Edi Effendi Tedjakusuma

iii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

iii

DAFTAR ISI

v

DAFTAR TABEL

vi

DAFTAR GAMBAR

viii

DAFTAR LAMPIRAN

xi

PENDAHULUAN

1

1. Latar Belakang

1

2. Tujuan

2

3. Ruang Lingkup

2

4. Cara Analisis

2

HASIL REVIU UMUM

3

Penjabaran RPJMN 2010-2014 dalam Dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013)

3

Kesinambungan dan Kekonsistenan Antardokumen RPJMN 2010-2014 dalam Dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013)

5

HASIL REVIU PRIORITAS NASIONAL

7

1. Prioritas Nasional (PN) 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

7

2. Prioritas Nasional (PN) 2: Program Aksi Bidang Pendidikan

10

3. Prioritas Nasional (PN) 3: Program Aksi Bidang Kesehatan

11

4. Prioritas Nasional (PN) 4: Penanggulangan Kemiskinan

13

5. Prioritas Nasional (PN) 5: Program Aksi Bidang Pangan

14

6. Prioritas Nasional (PN) 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur

17

7. Prioritas Nasional (PN) 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha

19

8. Prioritas Nasional (PN) 8: Program Aksi Bidang Energi

21

9. Prioritas Nasional (PN) 9: Program Aksi Bidang Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana

23

10. Prioritas Nasional (PN) 10: Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Pascakonflik

24

11. Prioritas Nasional (PN) 11: Kebudayaan Kreativitas, dan Inovasi Teknologi

26

12. Prioritas Nasional Lainnya (PNL) 12: Politik, Hukum, dan Keamanan

28

13. Prioritas Nasional Lainnya (PNL) 13: Perekonomian

30

14. Prioritas Nasional Lainnya (PNL) 14: Kesejahteraan Rakyat

32

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

34

LAMPIRAN

35

v

DAFTAR TABEL

Tabel 1.

Rekapitulasi Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013

3

Tabel 2.

Identifikasi Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP

2011

4

Tabel 3.

Identifikasi Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP

2012

4

Tabel 4.

Identifikasi Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP

2013

5

Tabel 5.

Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

8

Tabel 6. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

9

Tabel 7.

Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 2: Program Aksi Bidang Pendidikan

Tabel 8. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 3: Program Aksi Bidang Kesehatan

11

13

Tabel 9. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 4: Penanggulangan Kemiskinan

14

Tabel 10.

Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP

(2011, 2012, 2013) PN 5: Program Aksi Bidang Pangan

16

Tabel 11. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 5: Program Aksi Bidang Pangan

16

Tabel 12.

Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur

18

Tabel 13. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur

18

Tabel 14.

Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha

20

Tabel 15. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha

20

Tabel 16.

Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP

(2011, 2012, 2013) PN 8: Program Aksi Bidang Energi

22

Tabel 17. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 8: Program Aksi Bidang Energi

22

Tabel 18. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 9: Program Aksi Bidang Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana

24

Tabel 19.

Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP

(2011, 2012, 2013) PN 10: Daerah Tertinggal, Terluar dan Paska Konflik

26

Tabel 20. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 10: Daerah Tertinggal, Terluar dan Paska Konflik

26

vi

Tabel 21.

Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 11: Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi

27

Tabel 22. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 11: Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi

28

Tabel 23.

Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PNL 12: Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan

29

Tabel 24. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PNL 12: Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan

30

Tabel 25.

Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP

(2011, 2012, 2013) PNL 13: Perekonomian

32

Tabel 26. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PNL 13: Perekonomian

32

Catatan:

Semua tabel bersumber dari hasil persandingan Buku I RPJMN 2010-2014 dengan Buku I

2011-2013

vii

RKP

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

 

RKP 2011, 2012, 2013

3

Gambar 2.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2011

4

Gambar 3.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2012

4

Gambar 4.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2013

5

Gambar 5.

Persentase

Kesinambungan

dan

Kekonsistenan

KP

dan

Indikator

KP

RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013

 

5

Gambar 6.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2011, 2012, 2013 PN 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

7

Gambar 7.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

7

Gambar 8.

Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP

RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

8

Gambar 9.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2011, 2012, 2013 PN 2: Program Aksi Bidang Pendidikan

10

Gambar 10.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 2: Program Aksi Bidang Pendidikan

10

Gambar 11.

Persentase

Kesinambungan

dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP

RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 2: Program Aksi Bidang Pendidikan

11

Gambar 12.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2011, 2012, 2013 PN 3: Program Aksi Bidang Kesehatan

12

Gambar 13.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 3: Program Aksi Bidang Kesehatan

12

Gambar 14.

Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP

RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 3: Program Aksi Bidang Kesehatan

12

Gambar 15.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2011, 2012, 2013 PN 4: Penanggulangan Kemiskinan

13

Gambar 16.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 4: Penanggulangan Kemiskinan

13

Gambar 17.

Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP

RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 4: Penanggulangan Kemiskinan

14

Gambar 18.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2011, 2012, 2013 PN 5: Program Aksi Bidang Pangan

15

Gambar 19.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 5: Program Aksi Bidang Pangan

15

viii

Gambar 20.

Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP

 

RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 5: Program Aksi Bidang Pangan

16

Gambar 21.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2011, 2012, 2013 PN 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur

17

Gambar 22.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur

17

Gambar 23.

Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP

RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur

18

Gambar 24.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2011, 2012, 2013 PN 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha

19

Gambar 25.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha

19

Gambar 26.

Persentase

Kesinambungan

dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP

RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 7: Iklim Investasi dan

 

Iklim Usaha

20

Gambar 27.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2011, 2012, 2013 PN 8: Program Aksi Bidang Energi

21

Gambar 28.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 8: Program Aksi Bidang Energi

21

Gambar 29.

Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP

RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 8: Program Aksi Bidang Energi

22

Gambar 30.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2011, 2012, 2013 PN 9: Program Aksi Bidang Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana

23

Gambar 31.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 9: Program Aksi Bidang Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana

23

Gambar 32.

Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP

RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 9: Program Aksi Bidang Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana

24

Gambar 33.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

25

Gambar 34.

RKP 2011, 2012, 2013 PN 10: Daerah Tertinggal, Terluar dan Paska Konflik 25 Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 10: Daerah Tertinggal, Terluar dan Paska Konflik

Gambar 35.

Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP

 

RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 10: Daerah Tertinggal, Terluar dan Paska Konflik

25

Gambar 36.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2011, 2012, 2013 PN 11: Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi

27

Gambar 37.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 11: Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi

27

ix

Gambar 38.

Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 11: Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi

27

Gambar 39.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

28

Gambar 40.

RKP 2011, 2012, 2013 PNL 12: Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan 28 Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PNL 12: Politik, Hukum, Pertahanan dan

Gambar 41.

Keamanan Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP

RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PNL 12: Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan

29

Gambar 42.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2011, 2012, 2013 PNL 13: Perekonomian

31

Gambar 43.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PNL 13: Perekonomian

31

Gambar 44.

Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP

RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PNL 13: Perekonomian

31

Gambar 45.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

RKP 2011, 2012, 2013 PNL 14: Kesejahteraan Rakyat

33

Gambar 46.

Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2020-2014 dalam

Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PNL 14: Kesejahteraan Rakyat

33

Gambar 47.

Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP

RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PNL 14: Kesejahteraan Rakyat

33

Catatan:

Semua gambar bersumber dari hasil persandingan Buku I RPJMN 2010-2014 dengan Buku I RKP 2011-2013

x

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1.

Ringkasan Evaluasi Ex-Ante terhadap Dokumen RKP 2013

35

Lampiran 2.

Persandingan Buku I RPJMN 2010-2014 dengan Buku I RKP 2011-2013

43

xi

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 merupakan dokumen perencanaan yang menjabarkan Visi, Misi, dan Program Presiden, menjabarkan strategi, menjelaskan kebijakan umum, menguraikan program kementerian/lembaga (K/L) baik lintas K/L, kewilayahan, maupun lintas kewilayahan, serta kerangka ekonomi makro. Penyusunan RPJMN berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025. Dalam pelaksanaannya, lebih lanjut, RPJMN dijabarkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang akan menjadi pedoman bagi penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN).

Upaya pencapaian pembangunan RPJMN 2010-2014 telah dilakukan Pemerintah melalui kebijakan pembangunan yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP). Dalam penyusunannya RKP mempertimbangkan arahan visioner, dinamika perubahan lingkungan strategis, arahan Presiden, isu strategis pembangunan nasional, dan utamanya prioritas pembangunan yang digariskan dalam RPJMN 2010-2014. Pelaksanaan RPJMN 2010-2014 pada saat ini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan pembangunan. Dalam masa tiga tahun tersebut untuk menjawab tantangan dan antisipasi isu-isu strategis perkembangan perekonomian global dan upaya pemerintah dalam mempercepat pencapaian pembangunan nasional, telah banyak perubahan kebijakan yang diformulasikan pemerintah.

Dalam kaitan itu, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 39/2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan, Pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan RPJMN maupun RKP. Salah satu aspek evaluasi yang perlu diperhatikan adalah kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan pembangunan nasional.

Pada Bulan Desember 2012, Kedeputian EKP telah melakukan Evaluasi Ex-ante atas Dokumen RKP 2013 dengan melakukan persandingan antardokumen perencanaan baik RPJMN 2010-2014 maupun RKP 2011-2013 (ringkasan disajikan pada Lampiran 1). Evaluasi dilakukan secara selektif pada 2-3 fokus prioritas terpilih pada setiap bidang pembangunan di Buku II RKP 2013. Hasil evaluasi memberikan gambaran masih rendahnya kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan pada level kegiatan prioritas, yang ditunjukkan dengan rendahnya persentase (20-30 persen) indikator yang sama pada tiap dokumen Perbedaan indikator KP sebagian besar disebabkan karena adanya perubahan indikator, bertambahnya indikator baru, atau tidak berlanjutnya indikator di periode tertentu. Selain itu diperoleh gambaran kurangnya ketepatan penyusunan alur pikir penyusunan dokumen perencanaan yang ditunjukkan oleh masih lemahnya penerjemahan permasalahan menjadi pernyataan sasaran bidang (yang dianggap sebagai sasaran di level dampak/ultimate outcome). Kemudian, teridentifikasi tumpang tindih penentuan tingkatan kinerja, yang diindikasikan oleh penggunaan pernyataan indikator yang sama pada dua atau tiga tingkatan kinerja sekaligus, yaitu prioritas (impact), fokus prioritas (outcomes), dan kegiatan prioritas (output).

Berkaitan dengan hal tersebut, terutama untuk memberikan masukan dalam penyusunan RKP 2014, Kedeputian Bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan (EKP), sesuai dengan tugas dan fungsinya, melanjutkan evaluasi dokumen RPJMN 2010-2014 terutama dikaitkan dengan penjabarannya ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP terdahulu (RKP 2011, 2012 dan 2013). Poin pentingnya adalah memastikan bahwa seluruh kegiatan prioritas (KP) beserta indikator KP yang

1

tercantum dalam dokumen RPJMN 2010-2014 telah seluruhnya terjabarkan dalam tiga dokumen RKP yang telah disahkan (RKP 2011, 2012 dan 2013) sebelumnya. Apabila terdapat kegiatan prioritas dan indikator yang terlewat di ketiga dokumen tersebut, maka seyogyanya diupayakan dijabarkan dalam RKP 2014. Pencermatan dilaksanakan dengan melihat kegiatan prioritas dan indikator yang tercantum dalam Buku I RPJMN 2010-2014 dibandingkan dengan kegiatan prioritas dan indikator yang tercantum dalam RKP Tahun 2011-2013 pada masing-masing Prioritas Nasional. Berdasarkan persandingan kedua dokumen tersebut, lebih lanjut dilihat penjabaran kegiatan prioritas dan indikator kinerja RPJMN dalam dokumen RKP, untuk kemudian memberikan gambaran kesinambungan dan konsistensi antara RPJMN dan RKP. Selain itu, kesimpulan atas kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan pembangunan nasional yang akan diperoleh melalui evaluasi ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan yang bermanfaat dalam penyusunan RPJMN 2015-2019.

Tujuan

Tujuan penjabaran RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP Tahun 2011-2013:

1. Mengidentifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 ke dalam dokumen RKP 2011, 2012 dan 2013 (dapat dilihat pada bagian Hasil Reviu Umum, Hasil Reviu Per Prioritas Nasional dan Lampiran 2).

2. Mengidentifikasi aspek kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen RPJMN 2010- 2014 dan RKP 2011, 2012 dan 2013 (dapat dilihat pada bagian Hasil Reviu Umum dan Hasil Reviu Per Prioritas Nasional).

3. Memberikan masukan dalam penyusunan RKP 2014 berupa daftar KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 yang belum dijabarkan dalam tiga dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013), sehingga dapat diakomodasi dalam RKP 2014 (dapat dilihat pada bagian Hasil Reviu Per Prioritas Nasional).

Ruang Lingkup

Ruang lingkup evaluasi terkait penjabaran RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP Tahun 2011-2013 dilaksanakan terbatas pada Buku I yaitu yang tertera pada Matrik Penjabaran Prioritas Nasional dalam RPJMN 2010-2014 dan RKP Tahun 2011-2013. Selanjutnya penyebutan dokumen RPJMN 2010-2014 dan RKP Tahun 2011-2013 merujuk pada Buku I dokumen tersebut. Evaluasi dilakukan pada konsistensi kegiatan prioritas dan indikator kinerja. Berdasarkan kedua dokumen tersebut, KP dan indikator KP dalam RPJMN akan ditelusuri keberadaannya pada dokumen RKP tahun 2011-2013.

Cara Analisis

Analisis digunakan dengan menggunakan pendekatan document review, yaitu dengan mencermati dan menyandingkan dokumen RPJMN 2010-2014 dan RKP 2011, 2012, 2013. Pencermatan terhadap dokumen RPJMN 2010-2014 dan RKP 2011, 2012, 2013 dilakukan untuk mengidentifikasi dua aspek, yaitu: (1) kegiatan prioritas sudah/belum dijabarkan; dan (2) indikator KP sudah/belum dijabarkan. Kegiatan Prioritas dan indikator KP yang sudah dijabarkan berarti secara jelas tercantum dalam pernyataan yang sama/mirip/berbeda di dalam dokumen RKP, bisa pada salah satu atau ketiga dokumen RKP yang disandingkan (RKP 2011, 2012, 2013). Sementara itu, KP dan indikator KP yang belum dijabarkan berarti tidak terdapat atau tidak tercantum dalam salah satu atau ketiga dokumen RKP yang disandingkan (RKP 2011, 2012, 2013).

Hasil reviu terbagi menjadi dua bagian, yaitu: pertama, reviu umum sebagai rekapitulasi penjabaran seluruh prioritas nasional dan; kedua, reviu untuk setiap prioritas nasional.

2

HASIL REVIU UMUM

Hasil reviu umum merupakan rekapitulasi hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013). Rekapitulasi ini diharapkan dapat mengidentifikasi penjabaran kegiatan prioritas (KP) dan indikator kegiatan prioritas (KP) RPJMN 2010-2014 ke dalam dokumen RKP 2011, 2012 dan 2013, sehingga dapat memberikan gambaran secara umum seberapa besar aspek kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan yang terjadi. Dalam hal ini, dokumen perencanaan yang memiliki kesinambungan dan kekonsistenan yang cukup baik ditunjukkan melalui penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 sebagai dokumen jangka menengah secara menyeluruh dan konsisten ke dalam dokumen tahunannya, yaitu RKP 2011, 2012, dan 2013.

Penjabaran RPJMN 2010-2014 dalam Dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013)

Rekapitulasi hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) menunjukkan sebagian besar KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 telah dijabarkan dalam dokumen RKP (Gambar 1 dan Tabel 1). Hal ini ditunjukkan oleh tingginya persentase penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 sebesar 90,76 persen dan 87,75 persen ke dalam dokumen RKP 2011-2013. Artinya, hanya 9,24 persen KP dan 12,25 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang belum dijabarkan pada dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013).

Gambar 1. Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013

100,00 9,24 12,25 90,00 80,00 70,00 60,00 50,00 90,76 87,75 40,00 30,00 20,00 10,00 0,00
100,00
9,24
12,25
90,00
80,00
70,00
60,00
50,00
90,76
87,75
40,00
30,00
20,00
10,00
0,00
Kegiatan Prioritas
Indikator KP
Sudah Dijabarkan dalam RKP
BelumDijabarkan dalam RKP

Tabel 1. Rekapitulasi Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013

 

RPJMN 2010-2014

Jumlah

%

Kegiatan Prioritas

541

100,00

Sudah Dijabarkan dalam RKP

491

90,76

Belum Dijabarkan dalam RKP

50

9,24

Indikator

1306

100,00

Sudah Dijabarkan dalam RKP

1146

87,75

Belum Dijabarkan dalam RKP

160

12,25

Berikut ini diuraikan hasil identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 pada setiap dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013).

a. RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011

Identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 pada RKP 2011 menunjukkan dari total 541 KP di RPJMN 2010-2014, sebanyak 475 KP (87,80 persen) sudah dijabarkan pada RKP 2011. Penjabaran indikator KP juga menunjukan angka yang cukup tinggi, sebanyak 1107 dari 1306 (84,76 persen) indikator KP RPJMN 2010-2014 (Gambar 2 dan Tabel 2).

3

Gambar 2. Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011 100,00 12,20
Gambar 2. Persentase Penjabaran KP dan Indikator
KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011
100,00
12,20
15,24
90,00
80,00
70,00
60,00
50,00
87,80
84,76
40,00
30,00
20,00
10,00
0,00
KP
Indikator KP
SudahDijabarkandalamRKP
BelumDijabarkan dalamRKP

Tabel 2. Identifikasi Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011

 

RPJMN 2010-2014

Jumlah

%

Kegiatan Prioritas

541

100,00

Sudah Dijabarkan dalam RKP

475

87,80

Belum Dijabarkan dalam RKP

66

12,20

Indikator

1306

100,00

Sudah Dijabarkan dalam RKP

1107

84,76

Belum Dijabarkan dalam RKP

199

15,24

b. RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2012

Identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 pada RKP 2012 menunjukkan dari total 541 KP di RPJMN 2010-2014, sebanyak 421 KP (77,82 persen) telah dijabarkan pada RKP

2012. Kemudian, indikator KP yang dijabarkan menunjukan angka yang tidak terlalu tinggi, yaitu 769 dari 1306 (58,88 persen) indikator KP RPJMN 2010-2014 (Gambar 3 dan Tabel 3).

Gambar 3. Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2012 120,00 100,00
Gambar 3. Persentase Penjabaran KP dan Indikator
KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2012
120,00
100,00
22,18
80,00
41,12
60,00
40,00
77,82
58,88
20,00
0,00
KP
Indikator KP
Sudah Dijabarkan dalam RKP
BelumDijabarkan dalam RKP

Tabel 3. Identifikasi Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2012

 

RPJMN 2010-2014

Jumlah

%

Kegiatan Prioritas

541

100,00

Sudah Dijabarkan dalam RKP

421

77,82

Belum Dijabarkan dalam RKP

120

22,18

Indikator

1306

100,00

Sudah Dijabarkan dalam RKP

769

58,88

Belum Dijabarkan dalam RKP

537

41,12

c. RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2013

Identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 pada RKP 2013 menunjukkan dari total 541 KP di RPJMN 2010-2014, sebanyak 375 KP (69,32 persen) telah dijabarkan pada RKP

2013. Kemudian, indikator KP yang telah dijabarkan menunjukan angka yang tidak terlalu tinggi,

yaitu 643 dari 1306 (49,23 persen) indikator KP RPJMN 2010-2014 (Gambar 4 dan Tabel 4).

4

Gambar 4. Persentase Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2013

120,00 100,00 30,68 80,00 50,77 60,00 40,00 69,32 49,23 20,00 0,00 KP Indikator KP Sudah
120,00
100,00
30,68
80,00
50,77
60,00
40,00
69,32
49,23
20,00
0,00
KP
Indikator KP
Sudah Dijabarkan dalam RKP
BelumDijabarkan dalam RKP

Tabel 4. Identifikasi Penjabaran KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2013

 

RPJMN 2010-2014

Jumlah

%

Kegiatan Prioritas

541

100,00

Sudah Dijabarkan dalam RKP

375

69,32

Belum Dijabarkan dalam RKP

166

30,68

Indikator

1306

100,00

Sudah Dijabarkan dalam RKP

643

49,23

Belum Dijabarkan dalam RKP

663

50,77

Kesinambungan dan Kekonsistenan Antardokumen RPJMN 2010-2014 dengan RKP (2011, 2012, dan 2013)

Hasil identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) mengindikasikan kondisi kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan yang terus menurun tiap tahunnya (Gambar 5). RKP 2013 memiliki deviasi yang paling besar terhadap RPJMN 2010-2014, dibandingkan dengan RKP sebelumnya (RKP 2012 dan 2011). Artinya, semakin banyak terjadi perbedaan substansi pada setiap penyusunan RKP, yang dalam hal ini ditunjukkan oleh pernyataan KP dan indikator KP yang makin terdeviasi.

Gambar 5. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011,
Gambar 5. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan
KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013
100,00
87,8
90,00
77,82
80,00
84,76
69,32
70,00
60,00
58,88
50,00
40,00
30,00
28,71
20,00
10,00
0,00
RKP 2011
RKP 2012
RKP 2013
KP
Indikator

5

Kesinambungan dan kekonsistenan KP antardokumen RPJMN 2010-2014 dengan RKP (2011, 2012, dan 2013) mengalami penurunan. Dengan kata lain, semakin banyak KP pada RPJMN 2010- 2014 yang tidak dilaksanakan pada RKP tiap tahunnya. Sehingga dokumen RKP tidak sepenuhnya menjabarkan RPJMN. Pada RKP 2011, terdapat 87,80 persen KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Kemudian, angka tersebut terus menurun pada RKP 2012 dan RKP 2013, yaitu hanya sebesar 77,82 persen dan 69,32 persen.

Sementara itu, kesinambungan dan kekonsistenan indikator KP antardokumen RPJMN 2010-2014 dengan RKP (2011, 2012, dan 2013) menunjukkan penurunan yang lebih tajam dibandingkan dengan KP. Dengan demikian, bertambahnya jumlah indikator KP RPJMN yang tidak terlaksana pada RKP tiap tahunnya. Dapat disimpulkan, dokumen RKP tidak sepenuhnya berfungsi sebagai penjabaran RPJMN Pada RKP 2011, terdapat 84,76 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Kemudian, angka tersebut terus menurun pada RKP 2012 menjadi sebesar 58,88 persen dan hanya 28,71 persen pada RKP 2013.

6

HASIL REVIU PER PRIORITAS NASIONAL (PN)

Hasil reviu per prioritas nasional merupakan telaah lebih spesifik dan detil pada hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan RKP (RKP 2011, RKP 2012, dan RKP 2013). Setiap prioritas nasional akan diidentifikasi seberapa banyak KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan dalam dokumen RKP . Dengan demikian, diharapkan kondisi kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan pada setiap PN dapat disimpulkan.

Prioritas Nasional (PN) 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

Hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) untuk PN 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola, menunjukkan sebagian besar KP telah dijabarkan dalam dokumen RKP, yaitu sebanyak 82,00 persen KP. Sedangkan untuk penjabaran indikator KP lebih rendah dibandingkan KPnya, sebanyak 61,94 persen yang telah dijabarkan dalam dokumen RKP (Gambar 6).

Apabila persentase penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 dirinci pada setiap tahun penyusunan RKP, maka terlihat peningkatan penjabaran pada RKP 2012, namun menurun pada RKP 2013. Pada RKP 2011, terdapat 64,00 persen KP dan 55,97 persen indikator KP RPJMN 2010- 2014 yang sudah dijabarkan. Selanjutnya persentase ini meningkat pada RKP 2012, terdapat 82,00 persen KP dan 56,73 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Namun pada RKP 2013 terjadi penurunan, yaitu menjadi 62,00 persen KP dan hanya 23,13 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan (Gambar 7).

Gambar 6. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013 PN 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

120,00

100,00

18,00

 

80,00

 

38,06

60,00

 

40,00

82,00

61,94

20,00

0,00

60,00   40,00 82,00 61,94 20,00 0,00 KP SudahDijabarkan dalamRKP Indikator KP BelumDijabarkan

KP

SudahDijabarkan dalamRKP

  40,00 82,00 61,94 20,00 0,00 KP SudahDijabarkan dalamRKP Indikator KP BelumDijabarkan dalamRKP

Indikator KP

BelumDijabarkan dalamRKP

Gambar 7. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 1 : Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

120,00 100,00 18,00 36,00 80,00 38,00 44,03 43,28 76,87 60,00 40,00 82,00 64,00 62,00 55,97
120,00
100,00
18,00
36,00
80,00
38,00
44,03
43,28
76,87
60,00
40,00
82,00
64,00
62,00
55,97
56,72
20,00
23,13
0,00
KP
Indikator KP
KP
Indikator KP
KP
Indikator KP
RKP2011
RKP2012
RKP2013
Sudah Dijabarkan dalam RKP
Belum Dijabarkan dalam RKP

Hasil identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) mengindikasikan kondisi kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola yang berfluktuasi. Artinya, terdapat kecenderungan dokumen yang berubah-ubah, terutama pada indikator KP. Perubahan pada indikator sebagian besar disebabkan oleh adanya indikator baru di periode RKP

7

tertentu, atau adanya indikator yang tidak berlanjut di periode RKP berikutnya. Berikut pada Gambar 8 ditunjukkan kecenderungan kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola.

Gambar 8. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

90,00 82,00 80,00 64,00 70,00 62,00 60,00 50,00 56,73 55,97 40,00 30,00 20,00 23,13 10,00
90,00
82,00
80,00
64,00
70,00
62,00
60,00
50,00
56,73
55,97
40,00
30,00
20,00
23,13
10,00
0,00
RKP 2011
RKP 2012
RKP 2013
KP
Indikator KP

Adapun daftar KP dan indikator KP PN 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola RPJMN 2010-2014 yang belum dijabarkan pada dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) disampaikan pada Tabel 5 (sebanyak 9 KP) dan Tabel 6 (sebanyak 51 indikator KP).

Tabel 5. Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013), PN 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

No

Nama KP

SI

1

Penghentian/ Pembatasan Pemekaran Wilayah

SI 2

2

Penyempurnaan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah

SI 2

3

Penetapan Indikator Kinerja Utama Pelayanan Publik yang selaras antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah

SI 5

4

Penerapan Indikator Utama Pelayanan Publik di Daerah

SI 5

5

Peningkatan koordinasi dan evaluasi pelayanan di bidang kesejahteraan sosial

SI 5

6

Peningkatan koordinasi dan evaluasi pelayanan publik di bidang pemerintahan umum, hukum dan keamanan

SI 5

7

Pengawasan dan pemeriksaan kinerja serta perilaku aparat MA dan badan peradilan di bawahnya

SI 6

8

Pengembangan dan Pemanfaatan Jaringan Kerjasama Antara Lembaga/Instansi

SI 6

9

Penyediaan Data dan Informasi untuk Pemberantasan Korupsi

SI 6

Keterangan:SI menunjukkan posisi KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014 .

8

Tabel 6. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 1: Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

No

Nama Indikator KP

KP

SI

1

Persentase evaluasi setiap usulan pemekaran, penggabungan, dan penghapusan daerah sesuai dengan PP No 78 tahun 2007

KP 1

SI 2

2

Jumlah Strategi Dasar Penataan Daerah

KP 1

SI 2

3

Jumlah daerah otonom baru yang terbentuk berdasarkan usulan Pemerintah

KP 1

SI 2

4

Jumlah SPM yang ditetapkan

KP 1

SI 5

5

Jumlah kab/kota yg memberikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) kpd tiap pdduk

KP 1

SI 7

6

Jumlah Surat Edaran Mendagri

KP 2

SI 2

7

Jumlah Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah diterapkan oleh Daerah

KP 2

SI 5

8

Jumlah bidang SPM yang dimonitor penerapannya

KP 2

SI 5

9

Jumlah bidang SPM yang dievaluasi penerapannya

KP 2

SI 5

10

Jumlah laporan pelaksanaan pengawasan dan pemeriksaan kinerja serta perilaku hakim dan aparat peradilan

KP 2

SI 6

11

Mengkaji penerapan PBBKB di daerah berkaitan dengan harga dan subsidi BBM

KP 3

SI 4

12

RPMK pemberian sanksi terhadap daerah yang melanggar ketentuan PDRD

KP 3

SI 4

13

RPP tentang sistem pemungutan pajak daerah

KP 3

SI 4

14

Penerapan Pajak Rokok menjadi Pajak Daerah

KP 3

SI 4

15

Pengalihan BPHTB menjadi Pajak Daerah

KP 3

SI 4

16

Program transisi/pengalihan PBB menjadi Pajak Daerah

KP 3

SI 4

17

Jumlah PP

KP 3

SI 5

18

Jumlah Perpres

KP 3

SI 5

19

Persentase Pemda yang menerapkan OSS (pelayanan terpadu satu pintu)

KP 4

SI 5

20

Laporan hasil pelaksanaan penilaian pelayanan

KP 4

SI 5

21

Jumlah instrumen penilaian, monitoring & eva penyelenggaraan pelayanan publik

KP 4

SI 5

22

Jumlah inpres tentang percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik

KP 4

SI 5

23

Persentase unit pelayanan/Pemda yang berkategori terbaik sesuai penilaian

KP 5

SI 5

24

Persentase unit pelayanan/Pemda yang berkategori baik sesuai penilaian

KP 5

SI 5

25

Jumlah unit pelayanan yang dinilai berdasarkan usulan

KP 5

SI 5

26

Jumlah Pemda yang dinilai berdasarkan usulan Provinsi

KP 5

SI 5

27

Persentase instansi yang menerima sosialisasi

KP 6

SI 1

28

Persentase instansi pusat dan daerah yang dilakukan konsultasi asistensi RB

KP 6

SI 1

29

Jumlah laporan monitoring dan evaluasi

KP 6

SI 1

30

Persentase revisi terbatas UU No. 32/2004 terkait dg efisiensi pelaksanaan Pilkada

KP 6

SI 2

31

Jumlah UU tentang PEMILU Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

KP 6

SI 2

32

Jumlah unit pengaduan masyarakat di tiap lembaga penegak hukum

KP 12

SI 6

33

Pemenuhan permintaan informasi dan data (persentase)

KP 22

SI 6

34

Jumlah pelaksanaan monitoring profesionalisme hakim agung

KP 24

SI 6

35

Jumlah hakim berprestasi yg diusulkan menerima penghargaan

KP 24

SI 6

36

Penurunan biaya rata-rata seleksi calon hakim

KP 24

SI 6

37

Jumlah peserta seleksi calon hakim yang mendaftar

KP 24

SI 6

38

Jumlah peserta seleksi calon hakim yang lulus seleksi

KP 24

SI 6

39

Biaya seleksi hakim agung per pendaftar (dalam ribu)

KP 24

SI 6

40

Biaya penelitian putusan hakim (dalam ribu)

KP 24

SI 6

41

Biaya pemberian penghargaan hakim (dalam ribu)

KP 24

SI 6

42

Persentase putusan hakim yang benar

KP 24

SI 6

43

Persentase peserta yg mendaftar dalam seleksi calon hakim agung

KP 24

SI 6

44

Persentase peserta seleksi calon hakim yang lulus sesuai kompetensi

KP 24

SI 6

45

Persentase Hakim Agung yang profesional hasil seleksi

KP 24

SI 6

46

Persentase calon hakim yg mendapat penghargaan

KP 24

SI 6

47

Persentase calon Hakim Agung yang lulus seleksi

KP 24

SI 6

48

Jumlah pengaduan masyarakat

KP 25

SI 6

49

Biaya penanganan laporan pengaduan masyarakat hingga tuntas

KP 25

SI 6

50

Persentase peningkatan kemampuan dan profesionalisme hakim

KP 25

SI 6

51

Persentase hasil putusan Majelis Kehormatan Hakim yang sesuai dengan prinsip kode etik dan pedoman perilaku hakim

KP 25

SI 6

Keterangan:

1. KP menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Kegiatan Prioritas Dokumen RPJMN 2010-2014.

2. SI menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014.

9

Prioritas Nasional (PN) 2: Program Aksi Bidang Pendidikan

Hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) untuk PN 2: Program Aksi Bidang Pendidikan, menunjukkan seluruh KP RPJMN 2010- 2014 (100 persen) telah dijabarkan dalam dokumen RKP. Sementara itu untuk penjabaran indikatorKP, sebanyak 96,97 persen telah dijabarkan dalam dokumen RKP (Gambar 9).

Apabila persentase penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 dirinci pada setiap tahun penyusunan RKP, maka terlihat penurunan penjabaran pada RKP 2012, dan sedikit meningkat pada RKP 2013. Pada RKP 2011, terdapat 96,77 persen KP dan 96,97 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Selanjutnya persentase ini menurun pada RKP 2012, terutama pada indikator KP, yaitu terdapat 83,87 persen KP dan hanya 42,42 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Pada RKP 2013 terjadi sedikit peningkatan menjadi 87,10 persen KP dan 48,48 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan (Gambar 10).

Gambar 9. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013

PN 2: Program Aksi Bidang Pendidikan

3,03 100,00 80,00 60,00 100,00 96,97 40,00 20,00 0,00 KP Indikator KP SudahDijabarkan dalamRKP BelumDijabarkan
3,03
100,00
80,00
60,00
100,00
96,97
40,00
20,00
0,00
KP
Indikator KP
SudahDijabarkan dalamRKP
BelumDijabarkan dalamRKP

Gambar 10. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 2: Program Aksi Bidang Pendidikan

120,00 3,23 3,03 100,00 12,90 16,13 80,00 51,52 57,58 60,00 96,77 96,97 87,10 40,00 83,87
120,00
3,23
3,03
100,00
12,90
16,13
80,00
51,52
57,58
60,00
96,77
96,97
87,10
40,00
83,87
48,48
20,00
42,42
0,00
KP
Indikator
KP
Indikator
KP
Indikator
KP
KP
KP
RKP2011
RKP2012
RKP2013
Sudah Dijabarkan dalam RKP
Belum Dijabarkan dalam RKP

Hasil identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) mengindikasikan kondisi kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 2: Program Aksi Bidang Pendidikan yang cenderung menurun dan sedikit berfluktuasi. Artinya, terdapat kecenderungan dokumen yang berubah-ubah, terutama pada indikator KP. Terdapat penurunan kesinambungan dan kekonsistenan indikator KP yang cukup drastis pada RKP 2012 (lebih dari 50 persen) dari 96,97 persen menjadi hanya 42,42 persen. Perubahan pada indikator sebagian besar disebabkan oleh adanya indikator baru atau indikator yang tidak berlanjut di periode RKP tersebut. Pada Gambar 11 ditunjukkan kecenderungan kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 2:

Program Aksi Bidang Pendidikan.

Adapun daftar indikator KP PN 2: Program Aksi Bidang Pendidikan RPJMN 2010-2014 yang belum dijabarkan pada dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) disampaikan pada Tabel 7 (sebanyak 2 indikator KP).

10

Gambar 11. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011,
Gambar 11. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan
KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013
PN 2: Program Aksi Bidang Pendidikan
120,00
96,77
100,00
87,10
83,87
96,97
80,00
60,00
40,00
48,48
42,42
20,00
0,00
RKP 2011
RKP 2012
RKP 2013
KP
Indikator KP

Tabel 7. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 2: Program Aksi Bidang Pendidikan

No

Nama Indikator KP

KP

SI

1

Persentase PTAN bersertifikat ISO 9001: 2008

KP 5

SI 6

2

Penyusunan dan penerapan standar nasional pendidikan bagi pendidikan agama dan keagamaan

KP 10

SI 6

Keterangan:

1. KP menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Kegiatan Prioritas Dokumen RPJMN 2010-2014 .

2. SI menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014 .

Prioritas Nasional (PN) 3: Program Aksi Bidang Kesehatan

Hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) untuk PN 3: Program Aksi Bidang Kesehatan, menunjukkan seluruh KP RPJMN 2010- 2014 (100 persen) telah dijabarkan dalam dokumen RKP. Sementara itu untuk penjabaran indikator KP, sebanyak 96,59 persen telah dijabarkan dalam dokumen RKP (Gambar 12).

Apabila persentase penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 dirinci pada setiap tahun penyusunan RKP, maka terlihat penurunan penjabaran pada RKP 2012, dan sedikit meningkat untuk KP pada RKP 2013, sementara tetap menurun untuk indikator KP pada RKP 2013. Pada RKP 2011, terdapat 100,00 persen KP dan 92,59 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Selanjutnya persentase ini menurun pada RKP 2012, yaitu terdapat 87,50 persen KP dan 85,19 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Pada RKP 2013, penjabaran KP meningkat kembali menjadi 100 persen KP, sementara indikator KP terus menurun menjadi 59,26 persen (Gambar 13).

11

Gambar 12. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013
Gambar 12. Persentase Penjabaran KP & Indikator
KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013
PN 3: Program Aksi Bidang Kesehatan
100,00
7,41
80,00
60,00
100,00
92,59
40,00
20,00
0,00
KP
Indikator KP
SudahDijabarkan dalamRKP
BelumDijabarkan dalamRKP

Gambar 13. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 2: Program Aksi Bidang Kesehatan

120,00 100,00 7,41 12,50 14,81 80,00 40,74 60,00 100,00 100,00 92,59 87,50 85,19 40,00 59,26
120,00
100,00
7,41
12,50
14,81
80,00
40,74
60,00
100,00
100,00
92,59
87,50
85,19
40,00
59,26
20,00
0,00
KP
Indikator
KP
Indikator
KP
Indikator
KP
KP
KP
RKP2011
RKP2012
RKP2013
Sudah Dijabarkan dalam RKP
Belum Dijabarkan dalam RKP

Hasil identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) mengindikasikan kondisi kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 3: Program Aksi Bidang Kesehatan yang cenderung berfluktuasi untuk KP dan mengalami penurunan untuk indikator KP. Artinya, terdapat kecenderungan dokumen yang berubah-ubah, terutama pada indikator KP. Terdapat penurunan kesinambungan dan kekonsistenan indikator KP yang cukup banyak pada RKP 2013 dari 85,19 persen menjadi hanya 59,26 persen. Perubahan pada indikator sebagian besar disebabkan oleh adanya indikator baru atau indikator yang tidak berlanjut di periode RKP tersebut. Berikut pada Gambar 14 ditunjukkan kecenderungan kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 3: Program Aksi Bidang Kesehatan.

Gambar 14. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 3: Program Aksi Bidang Kesehatan

120,00 100,00 100,00 100,00 87,50 80,00 92,59 85,19 60,00 59,26 40,00 20,00 0,00 RKP 2011
120,00
100,00
100,00
100,00
87,50
80,00
92,59
85,19
60,00
59,26
40,00
20,00
0,00
RKP 2011
RKP 2012
RKP 2013
KP
Indikator KP

12

Adapun daftar indikator KP PN 3: Program Aksi Bidang Kesehatan RPJMN 2010-2014 yang belum dijabarkan pada dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) disampaikan pada Tabel 8 (sebanyak 2 indikator KP).

Tabel 8. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 3: Program Aksi Bidang Kesehatan

No

Nama Indikator KP

KP

SI

1

Tingkat kesiapan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) pusat maupun daerah untuk melaksanakan jaminan sosial.

KP 4

SI 1

2

Jumlah klinik KB pemerintah dan swasta yang melayani KB

KP 1

SI 1

Keterangan:

1. KP menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Kegiatan Prioritas Dokumen RPJMN 2010-2014 .

2. SI menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014 .

Prioritas Nasional (PN) 4: Penanggulangan Kemiskinan

Hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) untuk PN 4: Penanggulangan Kemiskinan, menunjukkan seluruh KP RPJMN 2010-2014 (100 persen) telah dijabarkan dalam dokumen RKP. Sementara itu untuk penjabaran indikator KP, sebanyak 96,00 persen telah dijabarkan dalam dokumen RKP (Gambar 15).

Apabila persentase penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 dirinci pada setiap tahun penyusunan RKP, maka terlihat kondisi yang terus menurun. Pada RKP 2011, terdapat 100,00 persen KP dan 94,00 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Selanjutnya persentase ini menurun pada RKP 2012, yaitu terdapat 92,00 persen KP dan 67,00 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Pada RKP 2013, penjabaran KP dan indikator KP kembali menurun menjadi 89,00 persen KP dan 64,00 persen indikator KP (Gambar 16).

Gambar 15. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013 PN 4: Penanggulangan Kemiskinan

4,00 100,00 80,00 60,00 100,00 96,00 40,00 20,00 0,00 KP Indikator KP SudahDijabarkan dalamRKP BelumDijabarkan
4,00
100,00
80,00
60,00
100,00
96,00
40,00
20,00
0,00
KP
Indikator KP
SudahDijabarkan dalamRKP
BelumDijabarkan dalamRKP

Gambar 16. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 4: Penanggulangan Kemiskinan

120,00 6,00 100,00 8,00 11,00 33,00 80,00 36,00 60,00 100,00 94,00 92,00 89,00 40,00 67,00
120,00
6,00
100,00
8,00
11,00
33,00
80,00
36,00
60,00
100,00
94,00
92,00
89,00
40,00
67,00
64,00
20,00
0,00
KP
Indikator
KP
Indikator
KP
Indikator
KP
KP
KP
RKP2011
RKP2012
RKP2013
Sudah Dijabarkan dalam RKP
Belum Dijabarkan dalam RKP

Hasil identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) mengindikasikan kondisi kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 4: Penanggulangan Kemiskinan yang cenderung menurun.

13

Artinya, terdapat kecenderungan perubahan dokumen yang semakin besar, baik pada KP maupun indikator KP. Berikut pada Gambar 17 ditunjukkan kecenderungan kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 4: Penanggulangan Kemiskinan.

Gambar 17. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 4: Penanggulangan Kemiskinan

120,00 100,00 100,00 92,00 89,00 94,00 80,00 60,00 67,00 64,00 40,00 20,00 0,00 RKP 2011
120,00
100,00
100,00
92,00
89,00
94,00
80,00
60,00
67,00
64,00
40,00
20,00
0,00
RKP 2011
RKP 2012
RKP 2013
KP
Indikator KP

Adapun daftar indikator KP PN 4: Penanggulangan Kemiskinan RPJMN 2010-2014 yang belum dijabarkan pada dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) disampaikan pada Tabel 9 (sebanyak 3 indikator KP).

Tabel 9. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 4: Penanggulangan Kemiskinan

No

Nama Indikator KP

KP

SI

1

Jumlah pengusaha mikro yang telah mendapatkan kredit modal usaha

KP 5

SI 4

2

Jumlah kegiatan/lembaga hasil sinkronisasi pengembangan akses sumber pendanaan bagi usaha mikro

KP 5

SI 4

3

Persentase pelaksanaan rekomendasi pembentukan LPDA-PK dan DME sebagai program pemberdayaan masyarakat dan usaha mikro

KP 5

SI 4

Keterangan:

1. KP menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Kegiatan Prioritas Dokumen RPJMN 2010-2014 .

2. SI menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014 .

Prioritas Nasional (PN) 5: Program Aksi Bidang Pangan

Hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) untuk PN 5: Program Aksi Bidang Pangan, menunjukkan 94,94 persen KP RPJMN 2010- 2014 telah dijabarkan dalam dokumen RKP. Sementara itu untuk penjabaran indikator KP, sebanyak 92,54 persen telah dijabarkan dalam dokumen RKP (Gambar 18).

Apabila persentase penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 dirinci pada setiap tahun penyusunan RKP, maka terlihat kondisi yang terus menurun. Pada RKP 2011, terdapat 94,94 persen KP dan 90,35 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Selanjutnya

14

persentase ini menurun pada RKP 2012, yaitu terdapat 93,67 persen KP dan 70,18 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Pada RKP 2013, penjabaran KP dan indikator KP kembali menurun menjadi 88,61 persen KP dan 57,02 persen indikator KP (Gambar 16).

Gambar 18. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013
Gambar 18. Persentase Penjabaran KP & Indikator
KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013
PN 5: Program Aksi Bidang Pangan
5,06
7,46
100,00
90,00
80,00
70,00
60,00
50,00
94,94
92,54
40,00
30,00
20,00
10,00
0,00
KP
Indikator KP
SudahDijabarkan dalamRKP
BelumDijabarkan dalamRKP
Gambar 19. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam Setiap RKP 2011, 2012,
Gambar 19. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP
RPJMN 2010-2014 dalam Setiap RKP 2011, 2012, 2013
PN 5: Program Aksi Bidang Pangan
120,00
5,06
100,00
6,33
9,65
11,39
29,82
80,00
42,98
60,00
94,94
93,67
90,35
88,61
40,00
70,18
57,02
20,00
0,00
KP
Indikator KP
KP
Indikator KP
KP
Indikator KP
RKP2011
RKP2012
RKP2013
Sudah Dijabarkan dalam RKP
BelumDijabarkan dalam RKP

Hasil identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) mengindikasikan kondisi kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 5: Program Aksi Bidang Pangan yang cenderung menurun. Artinya, terdapat kecenderungan perubahan dokumen yang semakin besar tiap tahunnya, baik pada KP maupun indikator KP. Penurunan kesinambungan dan kekonsistenan indikator KP terjadi cukup tajam pada RKP 2012 dan RKP 2013 menjadi 70,18 persen dan 57,02 persen, dari persentase awal 90,35 persen. Perubahan pada indikator sebagian besar disebabkan oleh adanya indikator baru atau indikator yang tidak berlanjut di periode RKP tersebut. Berikut pada Gambar 20 ditunjukkan kecenderungan kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 5: Program Aksi Bidang Pangan.

Adapun daftar KP dan indikator KP PN 5: Program Aksi Bidang Pangan RPJMN 2010-2014 yang belum dijabarkan pada dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) disampaikan pada Tabel 10 (sebanyak 2 KP) dan Tabel 11 (sebanyak 17 indikator KP). Tidak dijabarkannya sejumlah KP dan indikator KP tersebut dalam dokumen RKP dikarenakan adanya perubahan nomenklatur kegiatan. Perubahan tersebut menampung adanya penambahan program baru (eselon 1) dan perubahan tupoksi unit kerja. Perubahan nomenklatur ini disepakati dan dituangkan di dalam dokumen trilateral meeting.

15

Gambar 20. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013 PN 5: Program Aksi Bidang Pangan

94,94 100,00 93,67 88,61 90,00 90,35 80,00 70,00 70,18 60,00 50,00 57,02 40,00 30,00 20,00
94,94
100,00
93,67
88,61
90,00
90,35
80,00
70,00
70,18
60,00
50,00
57,02
40,00
30,00
20,00
10,00
0,00
RKP 2011
RKP 2012
RKP 2013
KP
Indikator KP

Tabel 10. Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013), PN 5: Program Aksi Bidang Pangan

No

Nama KP

SI

1

Penelitian dan pengembangan IPTEK perikanan tangkap

SI 3

2

Litbang Ketahanan Pangan

SI 3

Keterangan: SI menunjukkan posisi KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014.

Tabel 11. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 5: Program Aksi Bidang Pangan

No

Nama Indikator KP

KP

SI

1

Data potensi kawasan yang akurat

KP5

SI 2

2

Jumlah biofertilizer untuk padi dan tebu

KP 5

SI 3

3

Jumlah kebijakan

KP 12

SI 3

4

Jumlah riset bersama

KP 12

SI 3

5

Aplikasi pupuk organik pada paket biovillage

KP 13b

SI 3

6

Survei, pilot plant

KP 16

SI 3

7

Pilot project, pengujian

KP 16

SI 3

8

Pilot plant, biofer tilizer

KP 16

SI 3

9

Pengujian, alih teknologi

KP 16

SI 3

10

Rekomendasi

KP 16

SI 3

11

Persentase penggunaan benih bermutu buah (%), sayur umbi (%),benih sayur biji (%)

KP 6

SI 4

12

Pengembangan alsin ternak ruminansia

KP 11

SI 4

13

Meningkatnya jumlah ekspor hasil pertanian

KP 16

SI 4

14

Penyediaan anggarn secara tepat waktu dan tepat jumlah untuk menunjang program di bidang pangan, pertanian, dan industri perdesaan sesuai dengan persetujuan

KP 33

SI 4

15

PMK No.261/2008 tentang tata cara penyediaan anggaran, perhitungan, pembayaran, dan pertanggungjawaban subsidi pupuk

KP 33

SI 4

16

Dokumen RAPBN-P 2010 tentang perubahan sistem pengelolaan pendanaan BLU Tanah dan Land Capping untuk ditampung dalam APBN-P 2010

KP 33

SI 4

17

Peraturan pelaksanaan anggaran R&D berdasarkan program prioritas K/L yang bersangkutan sesuai dengan alokasi anggaran dalam APBN

KP 33

SI 4

Keterangan:

1. KP menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Kegiatan Prioritas Dokumen RPJMN 2010-2014.

2. SI menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014.

16

Prioritas Nasional (PN) 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur

Hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) untuk PN 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur, menunjukkan 86,36 persen KP RPJMN 2010-2014 telah dijabarkan dalam dokumen RKP. Sementara itu untuk penjabaran indikator KP, sebanyak 88,79 persen telah dijabarkan dalam dokumen RKP (Gambar 21).

Apabila persentase penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 dirinci pada setiap tahun penyusunan RKP, maka terlihat kondisi yang terus menurun. Pada RKP 2011, terdapat 86,36 persen KP dan 87,93 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Selanjutnya persentase ini menurun pada RKP 2012, yaitu terdapat 75,00 persen KP dan 56,90 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Pada RKP 2013, penjabaran KP dan indikator KP kembali menurun menjadi 72,73 persen KP dan 27,59 persen indikator KP (Gambar 22).

Gambar 21. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013
Gambar 21. Persentase Penjabaran KP & Indikator
KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013
PN 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur
100,00
13,64
11,21
90,00
80,00
70,00
60,00
50,00
86,36
88,79
40,00
30,00
20,00
10,00
0,00
KP
Indikator
SudahDijabarkan dalamRKP
BelumDijabarkan dalamRKP
Gambar 22. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam Setiap RKP 2011, 2012,
Gambar 22. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP
RPJMN 2010-2014 dalam Setiap RKP 2011, 2012, 2013
PN 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur
120,00
100,00
13,64
12,07
25,00
27,27
80,00
43,10
72,41
60,00
86,36
87,93
40,00
75,00
72,73
56,90
20,00
27,59
0,00
KP
Indikator KP
KP
Indikator KP
KP
Indikator KP
RKP2011
RKP2012
RKP2013
Sudah Dijabarkan dalam RKP
BelumDijabarkan dalam RKP

Hasil identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) mengindikasikan kondisi kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur yang cenderung menurun. Penurunan kesinambungan dan kekonsistenan yang cukup drastis terjadi pada RKP 2012 dan 2013 untuk indikator KP. Hal ini berarti terdapat kecenderungan perubahan dokumen yang semakin besar tiap tahunnya yang terjadi pada KP dan terutama pada indikator KP. Kesinambungan dan kekonsistenan indikator KP tinggal sebesar 27,59 persen pada RKP 2013, sangat rendah bila dibandingkan dengan RKP 2011 sebesar 87,93 persen. Perubahan pada indikator sebagian besar disebabkan oleh adanya indikator baru atau banyaknya indikator yang tidak berlanjut di periode RKP tersebut. Berikut pada Gambar 23 ditunjukkan kecenderungan kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur.

Adapun daftar KP dan indikator KP PN 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur RPJMN 2010-2014 yang belum dijabarkan pada dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) disampaikan pada Tabel 12 (sebanyak 6 KP) dan Tabel 13 (sebanyak 13 indikator KP).

17

Gambar 23. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011,
Gambar 23. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan
KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013
PN 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur
100,00
86,36
90,00
75,00
80,00
72,73
87,93
70,00
60,00
50,00
56,90
40,00
30,00
20,00
27,59
10,00
0,00
RKP 2011
RKP 2012
RKP 2013
KP
Indikator KP

Tabel 12. Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013), PN 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur

No

Nama KP

SI

1

Terbangunnya 3 paket akses Pelabuhan Tanjung Priok, Belawan, Bandara Juanda Surabaya

SI 3

2

Pesawat udara kalibrasi termasuk console (FIS) kalibrasi

SI 3

3

Pembayaran Tunggakan Subsidi Tahun 2008-2009

SI 4

4

Bantuan subsidi perumahan Tahun 2010-2014

SI 4

5

Pengembangan Penyelenggaraan Telekomunikasi Sub Penyusunan ICT Fund untuk membiayai pembangunan jaringan backbone serat optik

SI 6

6

Penyelesaian pembangunan angkutan kereta listrik di Jakarta (MRT dan monorail)

SI 7

Keterangan: SI menunjukkan posisi KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014.

Tabel 13. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 6: Program Aksi Bidang Infrastruktur

No

Nama Indikator

KP

SI

1

Jumlah simpul jaringan di pusat

KP 7

SI 1

2

Jumlah jalan lingkar/bypass yang dibangun sepanjang 36,65 Km

KP 1

SI 2

3

Unit pesawat udara kalibrasi

KP 14

SI 3

4

Paket

KP 2

SI 3

5

Jumlah bantuan subsidi perumahan

KP 4

SI 4

6

Jumlah bantuan subsidi perumahan

KP 5

SI 4

7

Diselesaikannya kegiatan supervisi konstruksi Banjir Kanal Timur

KP 1

SI 5

8

Diselesaikannya pembangunan kanal timur paket 22 s/d 29

KP 1

SI 5

9

Prosentase pencapaian terhadap kuantitas dan kualitas layanan pos

KP 3

SI 6

10

Prosentase penyelesaian penyusunan dan pembahasan ICT Fund & optimalisasi PNBP

KP 3

SI 6

11

Prosentase penyelesaian penyusunan / pembahasan RPP Penyelenggaraan Sistem Elektronik Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah (e-Gov) dan Master Plan e- Government Nasional

KP 6

SI 6

12

Prosentase penyusunan peraturan pelaksana UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik

KP 7

SI 6

13

Paket Monorail dan Paket MRT

KP 2

SI 7

Keterangan:

1. KP menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Kegiatan Prioritas Dokumen RPJMN 2010-2014.

2. SI menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014.

18

Prioritas Nasional (PN) 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha

Hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) untuk PN 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha, menunjukkan 82,86 persen KP RPJMN 2010-2014 telah dijabarkan dalam dokumen RKP. Sementara itu untuk penjabaran indikator KP, sebanyak 81,67 persen telah dijabarkan dalam dokumen RKP (Gambar 24).

Apabila persentase penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 dirinci pada setiap tahun penyusunan RKP, maka terlihat kondisi yang terus menurun. Pada RKP 2011, terdapat 85,71 persen KP dan 80,00 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Selanjutnya persentase ini menurun pada RKP 2012, yaitu terdapat 80,00 persen KP dan 56,67 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Pada RKP 2013, penjabaran KP dan indikator KP kembali menurun menjadi 65,71 persen KP dan 19,17 persen indikator KP (Gambar 25).

Gambar 24. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013 PN 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha

120,00

100,00

17,14

18,33

80,00

   

60,00

82,86

40,00

81,67

20,00

0,00

  60,00 82,86 40,00 81,67 20,00 0,00 KP SudahDijabarkan dalamRKP Indikator KP BelumDijabarkan

KP

SudahDijabarkan dalamRKP

60,00 82,86 40,00 81,67 20,00 0,00 KP SudahDijabarkan dalamRKP Indikator KP BelumDijabarkan dalamRKP

Indikator KP

BelumDijabarkan dalamRKP

Gambar 25. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha

120,00 100,00 14,29 20,00 20,00 34,29 80,00 43,33 60,00 80,83 85,71 40,00 80,00 80,00 65,71
120,00
100,00
14,29
20,00
20,00
34,29
80,00
43,33
60,00
80,83
85,71
40,00
80,00
80,00
65,71
56,67
20,00
19,17
0,00
KP
Indikator
KP
Indikator
KP
Indikator
KP
KP
KP
RKP2011
RKP2012
RKP2013
Sudah Dijabarkan dalam RKP
Belum Dijabarkan dalam RKP

Hasil identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) mengindikasikan kondisi kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha yang cenderung menurun. Penurunan kesinambungan dan kekonsistenan yang cukup drastis terjadi pada RKP 2012 dan 2013 untuk indikator KP. Hal ini menunjukkan terdapatnya kecenderungan perubahan dokumen yang semakin besar tiap tahunnya yang terjadi pada KP dan terutama pada indikator KP. Kesinambungan dan kekonsistenan indikator KP tinggal sebesar 19,17 persen pada RKP 2013, sangat rendah bila dibandingkan dengan RKP 2011 sebesar 85,71 persen. Perubahan pada indikator sebagian besar disebabkan oleh adanya indikator baru atau banyaknya indikator yang tidak berlanjut di periode RKP tersebut. Berikut pada Gambar 26 ditunjukkan kecenderungan kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha.

Adapun daftar KP dan indikator KP PN 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha RPJMN 2010-2014 yang belum dijabarkan pada dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) disampaikan pada Tabel 14 (sebanyak 6 KP) dan Tabel 15 (sebanyak 22 indikator KP).

19

Gambar 26. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011,
Gambar 26. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan
KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013
PN 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha
90,00
85,71
80,00
80,00
65,71
70,00
80,00
60,00
50,00
56,67
40,00
30,00
20,00
19,17
10,00
0,00
RKP 2011
RKP 2012
RKP 2013
KP
Indikator KP

Tabel 14. Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013), PN 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha

No

Nama KP

SI

1

Penataan Produk Hukum dan Pelayanan Bantuan Hukum Departemen

SI 1

2

Pelaksanaan azas cabotage melalui Pengembangan dan Pemberdayaan armada kapal niaga Nasional

SI 3

3

Penataan Sistem Pelabuhan Nasional

SI 3

4

Pengelolaan Cargo Information System

SI 3

5

Pengelolaan sarana dan fasilitas pelabuhan strategis dan pelabuhan utk komoditas a.l Batubara, CPO

SI 3

6

Pelaksanaan National Single Window di sektor perhubungan

SI 4

Keterangan: SI menunjukkan posisi KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014.

Tabel 15. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 7: Iklim Investasi dan Iklim Usaha

No

Nama Indikator KP

KP

SI

1

Pembenahan Peraturan perUUan di bidang Pertanahan, tata ruang, dan LH

KP 1

SI 1

2

Jumlah kebijakan perdagangan yang dilimpahkan ke KEK (peraturan)

KP 5

SI 1

3

Percepatan operasionalisasi NSW. Untuk 5 pelabuhan, NSW untuk impor siap dilaksanakan akhir Desember 2009. Untuk pelabuhan yang lain, tergantung kebijakan dan kesiapan K/L lainnya

KP 4

SI 2

4

MK-PMK tentang pemberian fasilitas fiskal sesuai peraturan perundang-undangan dan skema pembiayaan infrastruktur ke dan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

KP 4

SI 2

5

PMK tentang Kawasan Pelayanan Pabean Terpadu (KPPT) dalam rangka pengembangan sistem logistik

KP 4

SI 2

6

PMK untuk pengembangan sistem elektronik terkait dengan perijinan investasi di bidang kepabeanan dan perpajakan

KP 4

SI 2

7

Persentase penyelesaian aplikasi sistem kepabeanan yang terintegrasi dg portal NSW

KP 4

SI 2

8

Jumlah Perda yang dikaji

KP 1

SI 3

9

Paket jaringan sistem National Single Window

KP 4

SI 3

10

PMK-PMK tentang pemberian fasilitas fiskal sesuai peraturan perundang-undangan dan skema pembiayaan infrastruktur ke dan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

KP 3

SI 4

11

PMK tentang Authorized Economic Operator (AEO) dan dukungan terkait dengan Sistem Logistik Nasional

KP 3

SI 4

12

Persentase realisasi janji layanan publik terkait pemberian tempat penimbunan berikat (TPB)

KP 3

SI 4

20

No

Nama Indikator KP

KP

SI

13

Persentase realisasi janji layanan publik terkait pemberian fasilitas pertambangan

KP 3

SI 4

14

Peraturan pelaksanaan mengenai insentif potongan PPh 5% bagi perusahaan yang melakukan R&D

KP 5

SI 5

15

Jumlah kapal niaga

KP 3

SI 6

16

PMK-PMK tentang pemberian fasilitas fiskal sesuai peraturan perundang-undangan dan skema pembiayaan infrastruktur ke dan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

KP 5

SI 6

17

PMK tentang Authorized Economic Operator (AEO) dan dukungan terkait dengan Sistem Logistik Nasional

KP 5

SI 6

18

Persentase realisasi janji layanan publik terkait pemberian tempat penimbunan berikat (TPB)

KP 5

SI 6

19

Persentase realisasi janji layanan publik terkait pemberian fasilitas pertambangan

KP 5

SI 6

20

Paket sistem informasi cargo

KP 3

SI 7

21

Jumlah Peraturan Perundangan, peraturan pelaksanaan teknis, dan laporan kajian

KP 3

SI 8

22

Jumlah lokasi yang dibangun dan di rehabilitasi

KP 3

SI 9

Keterangan:

1. KP menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Kegiatan Prioritas Dokumen RPJMN 2010-2014.

2. SI menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014.

Prioritas Nasional (PN) 8: Program Aksi Bidang Energi

Hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) untuk PN 8: Program Aksi Bidang Energi, menunjukkan 86,96 persen KP RPJMN 2010- 2014 telah dijabarkan dalam dokumen RKP. Sementara itu untuk penjabaran indikator KP, sebanyak 88,71 persen telah dijabarkan dalam dokumen RKP (Gambar 27).

Apabila persentase penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 dirinci pada setiap tahun penyusunan RKP, maka terlihat kondisi yang terus menurun. Pada RKP 2011, terdapat 86,96 persen KP dan 85,48 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Selanjutnya persentase ini menurun pada RKP 2012, yaitu terdapat 60,87 persen KP dan 51,61 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Pada RKP 2013, penjabaran KP dan indikator KP kembali menurun menjadi hanya 43,48 persen KP dan 16,13 persen indikator KP (Gambar 28).

Gambar 27. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013
Gambar 27. Persentase Penjabaran KP & Indikator
KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013
PN 8: Program Aksi Bidang Energi
100,00
13,04
11,29
90,00
80,00
70,00
60,00
50,00
86,96
88,71
40,00
30,00
20,00
10,00
0,00
KP
Indikator KP
SudahDijabarkan dalamRKP
BelumDijabarkan dalamRKP

Gambar 28. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 8: Program Aksi Bidang Energi

120,00

100,00

80,00

60,00

40,00

20,00

0,00

13,04 14,52 39,13 48,39 56,52 83,87 86,96 85,48 60,87 51,61 43,48 16,13 KP Indikator KP
13,04
14,52
39,13
48,39
56,52
83,87
86,96
85,48
60,87
51,61
43,48
16,13
KP
Indikator
KP
Indikator
KP
Indikator
RKP2011
RKP2012
RKP2013
Sudah Dijabarkan dalam RKP
Belum Dijabarkan dalam RKP

21

Hasil identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) mengindikasikan kondisi kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 8: Program Aksi Bidang Energi yang cenderung menurun. Artinya, terdapat kecenderungan perubahan dokumen yang semakin besar tiap tahunnya, baik pada KP maupun indikator KP. Penurunan kesinambungan dan kekonsistenan KP dan indikator KP terjadi cukup tajam pada RKP 2012 dan terus berlanjut pada RKP 2013. Dari nilai 86,96 persen KP dan 85,48 persen indikator KP pada RKP 2011 menjadi sangat rendah yaitu 43,48 persen KP dan 16,13 persen indikator KP pada RKP 2013. Pada Gambar 29 ditunjukkan kecenderungan kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 8: Program Aksi Bidang Energi.

Adapun daftar KP dan indikator KP PN 8: Program Aksi Bidang Energi RPJMN 2010-2014 yang belum dijabarkan pada dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) disampaikan pada Tabel 16 (sebanyak 3 KP) dan Tabel 17 (sebanyak 7 indikator KP).

Gambar 29. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011,
Gambar 29. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan
KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013
PN 8: Program Aksi Bidang Energi
100,00
90,00
86,96
80,00
85,48
70,00
60,87
60,00
50,00
43,48
51,61
40,00
30,00
20,00
16,13
10,00
0,00
RKP 2011
RKP 2012
RKP 2013
KP
Indikator KP

Tabel 16. Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013), PN 8: Program Aksi Bidang Energi

No

Nama KP

SI

1

Dukungan pelaksanaan program prioritas pemerintah bidang energi

SI 1

2

Restrukturisasi BUMN besar / penting / strategis

SI 2

3

Dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya DJ Migas

SI 5

Keterangan: SI menunjukkan posisi KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014.

Tabel 17. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 8: Program Aksi Bidang Energi

No

Nama Indikator KP

KP

SI

1

Laporan

KP 7

SI 1

2

Risalah

KP 7

SI 1

3

Surat

KP 7

SI 1

4

Laporan

KP 1

SI 2

5

Laporan

KP 1

SI 2

6

Jumlah studi kelayakan energi laut (laporan)

KP 2

SI 4

7

Pembangunan SPBG (gas untuk transportasi)

KP 2

SI 5

Keterangan:

1. KP menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Kegiatan Prioritas Dokumen RPJMN 2010-2014.

2. SI menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014.

22

Prioritas Nasional (PN) 9: Program Aksi Bidang Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana

Hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) untuk PN 9: Program Aksi Bidang Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana, menunjukkan seluruh KP RPJMN 2010-2014 (100 persen) telah dijabarkan dalam dokumen RKP. Sementara itu untuk penjabaran indikator KP, sebanyak 95,12 persen telah dijabarkan dalam dokumen RKP (Gambar 30).

Apabila persentase penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 dirinci pada setiap tahun penyusunan RKP, maka terlihat kecenderungan penurunan penjabaran, kecuali pada RKP 2013 untuk penjabaran KP. Pada RKP 2011, terdapat 95,92 persen KP dan 91,46 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Selanjutnya persentase ini menurun cukup besar pada RKP 2012, yaitu 53,06 persen KP dan 34,15 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Pada RKP 2013, penjabaran KP meningkat sedikit menjadi 59,18 persen KP, sementara indikator KP terus menurun menjadi 17,68 persen (Gambar 31).

Gambar 30. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013
Gambar 30. Persentase Penjabaran KP & Indikator
KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013
PN 9: Program Aksi Bidang Lingkungan Hidup
dan Pengelolaan Bencana
4,88
100,00
90,00
80,00
70,00
60,00
50,00
100,00
95,12
40,00
30,00
20,00
10,00
0,00
KegiatanPrioritas
Indikator
SudahDijabarkan dalamRKP
BelumDijabarkan dalamRKP
Gambar 31. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam Setiap RKP 2011, 2012,
Gambar 31. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP
RPJMN 2010-2014 dalam Setiap RKP 2011, 2012, 2013
PN 2: Program Aksi Bidang Lingkungan Hidup dan
Pengelolaan Bencana
120,00
4,08
100,00
8,54
80,00
40,82
46,94
65,85
60,00
82,32
95,92
91,46
40,00
59,18
53,06
20,00
34,15
17,68
0,00
KP
Indikator
KP
Indikator
KP
Indikator
RKP2011
RKP2012
RKP2013
Sudah Dijabarkan dalam RKP
Belum Dijabarkan dalam RKP

Hasil identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) mengindikasikan kondisi kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 9: Program Aksi Bidang Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana yang cenderung mengalami penurunan, walaupun ada sedikit peningkatan untuk KP pada RKP 2013. Artinya, terdapat kecenderungan dokumen yang berubah-ubah, baik pada KP maupun indikator KP pada tiap tahun penyusunan RKP. Penurunan kesinambungan dan kekonsistenan KP dan indikator KP terjadi cukup tajam pada RKP 2012 dan terus berlanjut pada RKP 2013 untuk indikator KP. Dari nilai 95,92 persen KP dan 91,46 persen indikator KP pada RKP 2011 menjadi sangat rendah yaitu 59,18 persen KP dan 17,68 persen indikator KP pada RKP 2013. Berikut pada Gambar 32 ditunjukkan kecenderungan kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 9: Program Aksi Bidang Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana.

23

Adapun daftar indikator KP PN 9: Program Aksi Bidang Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana RPJMN 2010-2014 yang belum dijabarkan pada dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) disampaikan pada Tabel 18 (sebanyak 8 indikator KP).

Gambar 32. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011,
Gambar 32. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan
KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013
PN 9: Program Aksi Bidang Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana
120,00
95,92
100,00
80,00
91,46
59,18
53,06
60,00
40,00
34,15
20,00
17,68
0,00
RKP 2011
RKP 2012
RKP 2013
KP
Indikator KP

Tabel 18. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 9: Program Aksi Bidang Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana

No

Nama Indikator KP

KP

SI

1

Verifikasi karakteristik ekosistem gambut di 5 provinsi yang terkoordinasi antar K/L terkait

KP 1

SI 1

2

Persentase penerapan instrumen daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup dalam perencanaan ruang dan evaluasi pemanfaatan ruang di kabupaten dan propinsi [dari 11 kabupaten dan 4 propinsi yang direncanakan] yang terkoordinasi antar K/L dan daerah

KP 2

SI 1

3

Persentase bimbingan teknis pengembangan instrument ekonomi dan perhitungan PDRB Hijau di daerah iklim

KP 3

SI 2

4

Jumlah dokumen tentang bahan rumusan kebijakan insentif dan pendanaan lingkungan

KP 3

SI 2

5

Jumlah pedoman dan fasilitas teknis yang terkait dengan valuasi ekonomi SDA dan LH

KP 3

SI 2

6

Jumlah penerimaan target program pinjaman lunak terhadap persentase jumlah UMKM yang mengajukan permohonan pinjaman

KP 3

SI 2

7

Kesinambungan sistem analisa data di bidang gempabumi dan tsunami

KP 2

SI 3

8

Jumlah pembangunan stasiun pasang surut laut

KP 1

SI 4

Keterangan:

1. KP menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Kegiatan Prioritas Dokumen RPJMN 2010-2014.

2. SI menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014.

Prioritas Nasional (PN) 10: Daerah Tertinggal, Terluar, dan Paska Konflik

Hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) untuk PN 10: Daerah Tertinggal, Terluar dan Paska Konflik, menunjukkan 91,00 persen KP RPJMN 2010-2014 telah dijabarkan dalam dokumen RKP. Sementara itu untuk penjabaran indikator KP, sebanyak 95,00 persen telah dijabarkan dalam dokumen RKP (Gambar 33).

Apabila persentase penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 dirinci pada setiap tahun penyusunan RKP, maka terlihat kondisi yang terus menurun. Pada RKP 2011, terdapat 91,00 persen KP dan 93,00 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Selanjutnya persentase ini menurun pada RKP 2012, yaitu terdapat 82,00 persen KP dan 77,00 persen indikator

24

KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Pada RKP 2013, penjabaran KP dan indikator KP kembali menurun menjadi hanya 53,00 persen KP dan 54,00 persen indikator KP (Gambar 34).

Gambar 33. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013
Gambar 33. Persentase Penjabaran KP & Indikator
KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013
PN 10: Daerah Tertinggal, Terluar dan Paska
Konflik
100,00
5,00
9,00
90,00
80,00
70,00
60,00
50,00
95,00
91,00
40,00
30,00
20,00
10,00
0,00
KP
Indikator
Sudah Dijabarkan dalam RKP
BelumDijabarkan dalam RKP

Gambar 34. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 10: Daerah Tertinggal, Terluar dan Paska Konflik

120,00

 

100,00

9,00

 

7,00

           
 

18,00

23,00

80,00

   

47,00

46,00

60,00

91,00

93,00

   

40,00

82,00

77,00

53,00

54,00

20,00

0,00

KP

 

Indikator KP

KP

 

Indikator KP

KP

 

Indikator KP

RKP2011

RKP2012

RKP2013

KP KP   Indikator KP RKP2011 RKP2012 RKP2013 Sudah Dijabarkan dalam RKP BelumDijabarkan dalam RKP

Sudah Dijabarkan dalam RKP

KP KP   Indikator KP RKP2011 RKP2012 RKP2013 Sudah Dijabarkan dalam RKP BelumDijabarkan dalam RKP

BelumDijabarkan dalam RKP

Hasil identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) mengindikasikan kondisi kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 10: Daerah Tertinggal, Terluar dan Paska Konflik yang cenderung menurun. Artinya, terdapat kecenderungan perubahan dokumen yang semakin besar tiap tahunnya, baik pada KP maupun indikator KP. Penurunan kesinambungan dan kekonsistenan KP dan indikator KP terjadi cukup besar pada RKP 2013. Dari nilai 91,00 persen KP dan 93,00 persen indikator KP pada RKP 2011 menjadi cukup rendah yaitu 53,00 persen KP dan 54,00 persen indikator KP pada RKP 2013. Berikut pada Gambar 35 ditunjukkan kecenderungan kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 10: Daerah Tertinggal, Terluar dan Paska Konflik.

Gambar 35. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011,
Gambar 35. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan
KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013
PN 10: Daerah Tertinggal, Terluar dan Paska Konflik
100,00
91,00
90,00
82,00
93,00
80,00
70,00
77,00
60,00
53,00
50,00
54,00
40,00
30,00
20,00
10,00
0,00
RKP 2011
RKP 2012
RKP 2013
KP
Indikator KP

25

Adapun daftar KP dan indikator KP PN 10: Daerah Tertinggal, Terluar dan Paska Konflik RPJMN 2010-2014 yang belum dijabarkan pada dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) disampaikan pada Tabel 19 (sebanyak 4 KP) dan Tabel 20 (sebanyak 4 indikator KP).

Tabel 19. Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013), PN 10: Daerah Tertinggal, Terluar dan Paska Konflik

No

Nama KP

SI

1

Pembinaan pelayanan kesehatan komunitas

SI 1

2

Pembinaan pelayanan medik spesialistik

SI 1

3

Pendidikan dan pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan

SI 1

4

Pelaksanaan perundingan Perbatasan RI-Malaysia, Singapura, Timor Leste, Filipina, Vietnam,& Palau.

SI 3

Keterangan: SI menunjukkan posisi KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014.

Tabel 20. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 10: Daerah Tertinggal, Terluar dan Paska Konflik

No

Nama Indikator KP

KP

SI

1

Jumlah rute yang terselenggara

KP 3

SI 1

2

Terselenggaranya pelayanan kesehatan di puskesmas prioritas di perbatasan dan pulau terluar

KP 6

SI 3

3

Persentase guru di daerah terpencil yang mengikuti peningkatan kompetensi dan perofesionalisme

KP 10

SI 3

4

Jumlah pelaksanaan perundingan perbatasan maritim dan darat

KP 10

SI 3

Keterangan:

1. KP menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Kegiatan Prioritas Dokumen RPJMN 2010-2014.

2. SI menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014.

Prioritas Nasional 11: Kebudayaan, Kreativitas, dan Inovasi Teknologi

Hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) untuk PN 11: Kebudayaan, Kreativitas, dan Inovasi Teknologi menunjukkan 88,46 persen KP RPJMN 2010-2014 telah dijabarkan dalam dokumen RKP. Sementara itu untuk penjabaran indikator KP, sebanyak 87,50 persen telah dijabarkan dalam dokumen RKP (Gambar

36).

Apabila persentase penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 dirinci pada setiap tahun penyusunan RKP, maka terlihat kondisi yang terus menurun. Pada RKP 2011, terdapat 88,46 persen KP dan 87,50 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Selanjutnya persentase ini menurun pada RKP 2012, yaitu terdapat 73,08 persen KP dan 65,63 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Pada RKP 2013, penjabaran KP dan indikator KP kembali menurun menjadi hanya 34,62 persen KP dan 21,88 persen indikator KP (Gambar 37).

Hasil identifikasi penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 ke dalam 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) mengindikasikan kondisi kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 11: Kebudayaan, Kreativitas, dan Inovasi Teknologi yang cenderung menurun. Artinya, terdapat kecenderungan perubahan dokumen yang semakin besar tiap tahunnya, baik pada KP maupun indikator KP. Penurunan kesinambungan dan kekonsistenan KP dan indikator KP terjadi cukup tajam pada RKP 2013. Dari nilai 88,46 persen KP dan 87,50 persen indikator KP pada RKP 2011 menjadi sangat rendah yaitu 34,62 persen KP dan 21,88 persen indikator KP pada RKP 2013. Berikut pada Gambar 38 ditunjukkan kecenderungan kesinambungan dan kekonsistenan antardokumen perencanaan untuk PN 11: Kebudayaan, Kreativitas, dan Inovasi Teknologi.

26

Gambar 36. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013
Gambar 36. Persentase Penjabaran KP & Indikator
KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013
PN 11: Kebudayaan, Kreativitas, dan Inovasi
Teknologi
100,00
11,54
12,50
90,00
80,00
70,00
60,00
50,00
88,46
87,50
40,00
30,00
20,00
10,00
0,00
KP
Indikator KP
Sudah Dijabarkan dalam RKP
BelumDijabarkan dalam RKP

Gambar 37. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam Setiap RKP 2011, 2012, 2013 PN 11: Kebudayaan, Kreativitas, dan Inovasi Teknologi

120,00

100,00

80,00

60,00

40,00

20,00

0,00

11,54 12,50 26,92 34,38 65,38 78,13 88,46 87,50 73,08 65,63 34,62 21,88 KP Indikator KP
11,54
12,50
26,92
34,38
65,38
78,13
88,46
87,50
73,08
65,63
34,62
21,88
KP
Indikator
KP
Indikator
KP
Indikator
KP
KP
KP
RKP2011
RKP2012
RKP2013
Sudah Dijabarkan dalam RKP
Belum Dijabarkan dalam RKP
Gambar 38. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011,
Gambar 38. Persentase Kesinambungan dan Kekonsistenan
KP dan Indikator KP RPJMN 2010-2014 dengan RKP 2011, 2012, 2013
PN 11: Kebudayaan, Kreativitas, dan Inovasi Teknologi
100,00
88,46
90,00
80,00
87,50
73,08
70,00
60,00
65,63
50,00
34,62
40,00
30,00
20,00
21,88
10,00
0,00
RKP 2011
RKP 2012
RKP 2013
KP
Indikator KP

Adapun daftar KP dan indikator KP PN 11: Kebudayaan, Kreativitas, dan Inovasi Teknologi RPJMN 2010-2014 yang belum dijabarkan pada dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) disampaikan pada Tabel 21 (sebanyak 3 KP) dan Tabel 22 (sebanyak 4 indikator KP).

Tabel 21. Daftar KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013), PN 11: Kebudayaan, Kreativitas, dan Inovasi Teknologi

No

Nama KP

SI

1

Dukungan manajemen dan dukungan teknis lainnya Direktorat Jenderal Nilai Budaya, Seni dan Film

SI 2

2

Pelaksanaan insentif difusi iptek

SI 5

3

Pelaksanaan insentif peningkatan kapasitas iptek sistem produksi

SI 5

Keterangan: SI menunjukkan posisi KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014.

27

Tabel 22. Daftar Indikator KP RPJMN 2010-2014 yang Belum Dijabarkan pada Dokumen RKP (2011, 2012, 2013) PN 11: Kebudayaan, Kreativitas, dan Inovasi Teknologi

No

Nama Indikator KP

KP

SI

1

Jumlah fasilitasi sarana pengembangan, pendalaman, dan pergelaran seni budaya

KP 2

SI 2

- Propinsi

- Kabupaten/Kota

2

Jumlah paket

KP 6

SI 5

3

Jumlah paket insentif

KP 7

SI 5

4

Jumlah paket prototype, advokasi, dan rekomendasi

KP 8

SI 5

Keterangan:

1. KP menunjukian posisi indikator KP pada urutan Kegiatan Prioritas Dokumen RPJMN 2010-2014.

2. SI menunjukkan posisi indikator KP pada urutan Substansi Inti Dokumen RPJMN 2010-2014.

Prioritas Nasional Lainnya (PNL) 12: Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan

Hasil persandingan antara dokumen RPJMN 2010-2014 dengan 3 (tiga) dokumen RKP (2011, 2012, dan 2013) untuk PNL 12: Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan, menunjukkan 80,39 persen KP RPJMN 2010-2014 telah dijabarkan dalam dokumen RKP. Sementara itu untuk penjabaran indikator KP, sebanyak 82,47 persen telah dijabarkan dalam dokumen RKP (Gambar 39).

Apabila persentase penjabaran KP dan indikator KP RPJMN 2010-2014 dirinci pada setiap tahun penyusunan RKP, maka terlihat kecenderungan penurunan penjabaran, kecuali pada RKP 2013 untuk penjabaran KP. Pada RKP 2011, terdapat 76,47 persen KP dan 76,29 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Selanjutnya persentase ini menurun cukup besar pada RKP 2012, yaitu 56,86 persen KP dan 54,64 persen indikator KP RPJMN 2010-2014 yang sudah dijabarkan. Pada RKP 2013, penjabaran KP meningkat sedikit menjadi 62,75 persen KP, sementara indikator KP terus menurun menjadi 32,99 persen. (Gambar 40).

Gambar 39. Persentase Penjabaran KP & Indikator KP RPJMN 2010-2014 dalam RKP 2011, 2012, 2013 PNL 12: Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan

120,00

100,00

19,61

17,53

80,00

   

60,00

40,00

80,39

82,47

20,00

0,00

  60,00 40,00 80,39 82,47 20,00 0,00 KP SudahDijabarkan dalamRKP Indikator KP BelumDijabarkan

KP

SudahDijabarkan dalamRKP

60,00 40,00 80,39 82,47 20,00 0,00 KP SudahDijabarkan dalamRKP Indikator KP BelumDijabarkan dalamRKP
<