Anda di halaman 1dari 7

Soal

1. Sebutkan 5 pengertian BK Karir di sekolah menurut para ahli dan simpuklkan menurut
pendapat anda.
2. Sebut dan jelaskan,disertai contoh hubungan antara landasan psokologi dengan
bimbingan karir
3. Sebut dan jelaskan,disertai contoh hubungan antara landasan filosofi dengan bimbingan
karir
4. Sebut dan jelaskan,disertai contoh hubungan antara landasan pedagogis dengan
bimbingan karir
5. Sebut dan jelaskan,disertai contoh hubungan antara landasan sosiologis dengan
bimbingan karir
6. Sebut dan jelaskan,disertai contoh tahapan BK karir di SD
7. Sebut dan jelaskan,disertai contoh tahapan BK karir di SMP
8. Sebut dan jelaskan,disertai contoh tahapan BK karir di SMA/SMK
9. Sebut dan jelaskan,disertai contoh tahapan BK karir di Perguruan Tinggi
10. Sebut dan jelaskan,disertai contoh program layanan BK karir
11. Berikan penjelasan tentang ketidak hadiran,kehadiran dan keaktifan anda dalam
mengikuti keaktifan BK Karir di dalam kelas.
12. Sesuai soal no 1,maka anda mau di beri nilai berapa.

Jawaban

1. 5 pengertian BK Karir di sekolah menurut para ahli:


a. Bimbingan Karir adalah proses pemberian bantuan kepada siswa dalam memahami dan
berbuat atas dasar pengenalan diri dan mengenal kesempatan kerja, mampu mengambil
keputusan sehingga yang bersankutan dapat mengelola pengembangan kariernya.
(Manrihu).
b. Menurut Winkel bimbingan karir adalah bimbingan dalam mempersiapkan diri
menghadapi dunia kerja, dalam memilih lapangan kerja atau jabatan /profesi tertentu
serta membekali diri supaya siap memangku jabatan itu, dan dalam menyesuaikan diri
dengan berbagai tuntutan dari lapanan pekerjaan yang dimasuki
c. Menurut Miller dalam Roosdi Achmad Syuhada (1998:15) Bimbingan didefinisikan
sebagai suatu proses pemberian bantuan kepada individu-individu dalam mencapai
pemahaman dan pengarahan diri
d. sedangkan karier diartikan sebagai suatu rangkaian pekerjaan-pekerjaan, jabatan-jabatan
dan kedudukan yang mengarah pada dunia kerja (Dewa Ketut Sukardi,)
e. Pengertian BK Karir menurut Dewa Ketut Sukardi (1987:22) adalah bantuan layanan
yang diberikan kepada individu-individu untuk memilih, menyiapkan, menyesuaikan
dan menetapkan dirinya dalam pekerjaan yang sesuai serta memperoleh kebahagiaan
daripadanya.
f. Menurut saya bimbingan karir adalah: Bimbingan mempersiapkan diri dalam
menghadapi dunia kerja.

2. Hubungan antara landasan psikologi dengan BK Karir adalah


Landasan psikologis berhubungan dengan pemahaman tentang perilaku individu yang
menjadi sasaran layanan bimbingan dan konseling, meliputi :
(a) motif dan motivasi;
(b) pembawaan dan lingkungan;
(c) perkembangan individu;
(d) belajar; dan
1
(e)kepribadian
Contoh : memberikan bimbingan agar siswa dapat merubah perilakunya yang kurang
baik.
3. Landasan filosofis
a. Bimbingan hendaknya didasarkan kepada pengakuan akan kemuliaan dan harga diri
individu dan hak-haknya untuk mendapat bantuannya.
b. Bimbingan merupakan proses yang berkeseimbangan
c. Bimbingan harus Respek terhadap hak-hak klien
d. Bimbingan bukan prerogatif kelompok khusus profesi kesehatan mental
e. Fokus bimbingan adalah membantu individu dalam merealisasikan potensi dirinya
f. Bimbingan merupakan bagian dari pendidikan yang bersifat individualisasi dan
sosialisasi
contoh : memberikan bimbingan agar siswa dapat menghargai arti dari sebuah
kehidupan dan orang lain di dalam kehidupan bermasyarakat.
4. Landasan pedagogis
1. Pendidikan sebagai upaya pengembangan Individu: Bimbingan merupakan bentuk
upaya pendidikan.
2. Pendidikan sebagai inti Proses Bimbingan Konseling
3. Pendidikan lebih lanjut sebagai inti tujuan Bimbingan tujuan dan konseling
Contoh : dengan adanya pendidikan kita dapat memahami dan mengetahui berbagai
perkembangan dan ilmu pengetahuan.
5. Landasan sosiologis
6. tahapan BK karir di SD adalah Tahap perkembangan karir siswa sekolah dasar
Tahap perkembangan karir siswa sekolah dasar (0 11 tahun) adalah tahap fantasi. Pada
tahap fantasi anak sering kali menyebutkan cita-cita mereka kelak kalau sudah besar,
sesuai dengan peran-peran yang mereka lihat di lingkungan mereka. Jabatan atau
pekerjaan yang mereka inginkan atau perankan pada umumnya masih sangat
dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya dari TV, video, majalah, atau tontonan maupun
tokoh-tokoh yang pernah melintas dalam kehidupan mereka. Maka tidak mengherankan
jika pekerjaan ataupun jabatan yang mereka sebut masih jauh dari pertimbangan
rasional maupun moral. Mereka memang asal sebut saja pekerjaan yang dirasa menarik
saat itu. Dalam hal ini orang tua dan pendidik tidak perlu cemas atau pun gelisah jika
suatu ketika anak ternyata menyebut atau menginginkan pekerjaan yang jauh dari
harapan orang tua atau pun pendidik. Dalam tahap ini anak belum mampu memilih jenis
pekerjaan/jabatan secara rasional dan obyektif, karena mereka belum mengetahui bakat,
minat, dan potensi mereka yang sebenarnya. Mereka sekedar berfantasi saja secara
bebas, yang sifatnya sama sekali tidak mengikat.
Contoh : ingin menjadi dokter, ingin menjadi petani, pilot pesawat, guru, tentara, dll.
Mereka juga senang bermain peran (misalnya bermain dokter-dokteran, bermain jadi
guru, bermain jadi polisi, dan sebagainya)

7. tahapan BK karir di SMP


Bimbingan karir di SLTP merupakan proses bantuan yang dberikan oleh konselor
sekolah kepada siswa dalam rangka pemberian informasi karir dan pekerjaan sehingga
muncul kesadaran pada diri siswa untuk memilih pekerjaan sesuai dengan bakat, minat
dan kemampuan yang dimiliki.di bawah ini adalah tahapan-tahapan BK Karir di SMP :
2
a. Pengenalan konsep diri berkenaan dengan bakat dan kecenderungan pilihan
karir/jabatan serta arah pengembangan karir.
b. Pengenalan bimbingan karir khususnya berkenaan dengan pilihan pekerjaan.
c. Orientasi dan informasi jabatan dan usaha untuk memperoleh penghasilan.
d. Pengenalan berbagai jenis lapangan pekerjaan yang dapat dimasuki tamatan SMP.
e. Orientasi dan informasi pendidikan menengah sesuai dengan cita-cita melanjutkan
pendidikan dan pengembangan karir.
Contoh : memberikan penjelasan dan perkenalan tentang pekerjaan serta dengan
pendapatan yang akan di emban di masa yang akan.
8. tahapan BK karir di SMA/SMK :
Terkait dengan penjabaran kompetensi dan materi layanan bimbingan dan konseling di
SMTA, bidang bimbingan karier diarahkan untuk :
Pemantapan pemahaman diri berkenaan dengan kecenderungan karier yang
hendak dikembangkan.
Pemantapan orientasi dan informasi karier pada umumnya dan karier yang hendak
dikembangkan pada khususnya.
Orientasi dan informasi terhadap dunia kerja dan usaha memperoleh penghasilan
untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan hidup berkeluarga, bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara.
Pengenalan berbagai lapangan kerja yang dapat dimasuki tamatan SMTA.
Orientasi dan informasi terhadap pendidikan tambahan dan pendidikan yang lebih
tinggi, khususnya sesuai dengan karier yang hendak dikembangkan.
Khusus untuk Sekolah Menengah Kejuruan; pelatihan diri untuk keterampilan
kejuruan khusus pada lembaga kerja (instansi, perusahaan, industri) sesuai dengan
program kurikulum sekolah menengah kejuruan yang bersangkutan. (Muslihudin,
dkk, 2004)
Contoh : sesudah seorang siswa menamatkan diri dari SMA dan tidak melanjutkan ke
perguruan tinggi maka ia dapat mengikuti kursus tambahan sesuai dengan ketrampilan
yang dimilikinya untuk bekerja.
9. tahapan BK karir di Perguruan Tinggi :
adanya pembentukan Unit Pelayanan Konseling (UPK) yang memberikan pelayanan
konseling kepada mahasiswa dan klien-kliennya, baik dari dalam maupun dari luar
kampus. UPK ini akan mengelola pelayanan kepada mahasiswa dalam arti luas yaitu,
pelayanan pra perguruan tinggi, pelayanan era perguruan tinggi dan pelayanan pasca
perguruan tinggi. Pelayanan pra perguruan tinggi diperlukan untuk menjangkau siswa-
siswa SLTA yang akan memasuki PT sebagai informasi awal tentang program studi
yang akan diikuti sehingga mampu merencanakan karir yang lebih baik dan sesuai
dengan potensinya, pelayanan era perguruan tinggi diberikan kepada mahasiswa yang
sedang menjalani perkuliahan di kampus, untuk lebih memantapkan pengembangan
keilmuannya, sedangkan pelayanan pasca perguruan tinggi diberikan terhadap alumni-
alumni sebagai upaya untuk memasuki dunia kerja.

3
Contoh : saat kita melanjutkan ke perguruan tinggi,kita memilih sebuah jurusan yang
sesuai dengan kemauan kita tampa paksaan orang lain untuk meningkatkan kemampuan
kita di dalam program studi tersebut agar setelah selesai kita dapat memilih pekerjaan
sesuai dengan skill yang telah di pelajari agar dapat menunjang kehidupan selanjutnya.
10. program layanan BK karir :
ada 5 tahap Program layanan BK Karir meliputi :
(a) perumusan tujuan pelayanan;
(b) pemilihan dan pengorganisasian materi pelayanan;
(c) pemilihan instrumen/media;
(d) strategi pelayanan; dan
(e) rencana evaluasi dan tindak lanjut.
Contoh :
PERENCANAAN PROGRAM
PELAYANAN BIMBINGAN DAN
KONSELING

A. Materi Layanan 1 : Identifikasi kemampuan bakat, minat


B. Sub Materi Layanan : Mengembangkan kemampuan bakat dan minat
C. Jenis Layanan : Informasi
D. Fungsi Layanan : Pemahaman
E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi
F. Tugas Perkembangan : Mengenal kemampuan, bakat, minat serta arah
kecendrungan karir dan aspirasi seni
G. Sasaran Layanan : Siswa kelas VII
H. Semester / Waktu : Genap / 1x 40 menit
I. Tujuan Layanan : Siswa mampu memahami arah kecendrungan karir
sesuai dengan bakat dan minat
J. Uraian Kegiatan :
Kegiatan 1 : Guru pembimbing mengabsen siswa
Kegiatan 2 : Melalui penjelasan guru pembimbing
a. Siswa mengetahui kemampuan bakat dan
mina b. Siswa mengetahui bakat dan minatnya
sendiri
c. Siswa mengetahui hibungan antara bakat,
minat dan kecendrungan karir
Kegiatan 3 : Berdasarkan penjelasan guru pembimbing
siswa berdiskusi atau kerja kelompok tentang
:
a. Pemahaman bakat, minat dan kemampuan
b. Menyusun diskripsi tentang hubungan bakat,
minat dan kecendrungan karir
K. Nilai-nilai yang harus dikembangkan dalam materi ini :

4
a. Menyadari bahwa setiap manusia mempunyai bakat, minat dan
kemampuan b. Pentingnya pengembangan bakat, minat untuk arah
kecendrungan karir

Pengembangan Diri :
a. Mengenali kegiatan yang menunjang bakat, minat dengan mengikuti kegiatan
Ekstrakurikule
r
b. Mengembangkan bakat yang sudah dimiliki dan disadari melalui kegiatan di
sekolah maupun di luar sekolah
c. Mengebangkan bakat, minat untuk arah kecendrungan karir
L. Sumber Belajar : Buku Melapendis
M. Metode : Ceramah bervariasi, diskusi, problem solving dan
pemberian tugas
N. Tempat : Ruang kelas VII
O. Penyelenggara : Guru Pembimbing
P. Pihak yang diikutkan : - Wali kelas
- Orang
tua
Q. Penilaian :
Unsur yang dinilai :
1. Pemahaman Materi
2. Perasaan yang dialami setelah pelayanan selesai
3. Hasil diskusi dan tugas-tugas di Melapendis
4. Tugas-tugas yang dikerjakan :
1. Setelah membaca materi di atas, anda diharapkan dapat menjelaskan kapan
manusia memiliki bakat dan minat ?
2. Jelaskan pengertian bakat, beserta contohnya !
3. Apakah yang dimaksud bakat khusus ?
4. Dalam uraian materi di atas dijelaskan bahwa minat adalah .........
5. Dengan demikian bakat dan minat memiliki hubungan ..........
R. Tindak Lanjut : Bimbingan Kelompok / Individu bagi siswa yang
belum memahami materi tersebut
S. Catatan Khusus :
(Hal-hal yang sangat penting terjadi selama proses kegiatan berlangsung
untuk menjadikan perhatian berikutnya).

............, ...................................... Mengetahui

5
Kepala Sekolah Guru Pembimbing

.......................................... .........................................
NIP. ............................... NIP. .............................

11. ketidak kehadiran saya dua kali karna sakit ,ketidak aktifan saya 10 % dan keaktifan
saya didalam klas 9o %.
12. Saya ingin mendapatkan nilai 90

6
UAS
BIMBINGAN KONSELING KARIR DI SEKOLAH

NAMA : MELKISEDEK SERAN


NIM : 1120712198
KELAS : F
SEMESTER : LIMA (V)

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI NTT
KUPANG
2014