Anda di halaman 1dari 17

Bikin sendiri rangkaian lampu LED untuk

lampu rem motor?(4)


MotorBlitz / Maret 30, 2014
Mungkin seharusnya artikel ini ditulis di awal, namun tidak ada salahnya juga kalau TP bahas
sedikit tentang dasar2 listrik. Listrik adalah sebuah energy yang dipancarkan dari kutub positif dan
diterima oleh kutub negative yang dihasilkan dari sumber listrik ( batre, accu, dsb). Mungkin sifat
listrik hampir sama dengan aliran air di sungai. kita ibaratkan kutub positif listrik adalah mata air di
gunung dan kutub negative adalah laut. Air sungai sebelum mengalir ke laut bisa dimanfaatkan
orang2 sejak dulu, misalnya untuk penggilingan padi dengan menggunakan kincir air. Coba
perhatikan gambar dibawah:

Dari gambar di atas mata air adalah lingkaran (+) dan lautan adalah (-) dan di tengah aliran air
sungai ada kincir air. Ada kasus misalnya aliran air sungai terlalu deras pastinya kincir air berputar
terlalu kencang & bisa2 kincir air protol alias rusak, cara mengatasinya aliran air sungai perlu
dikurangi dengan menambah bendungan agar arus lebih lambat. cek gambar dibawah:
Di gambar atas ada 2 bendungan yang diletakan setelah mata air dan sebelum kincir air. Fungsi
bendungan ini adalah untuk menghambat arus air, jadi ketika air masuk ke bendungan ditahan dulu
dan hanya keluar sedikit lewat lubang kecil di tengah bendungan.
Kalau yang merah2 itu apa? Itu namanya katup brosis, seperti yg terlihat di gambar sifat katup ini
hanya bisa dialiri arus air dari kanan ke kiri. Jadi kalau misalnya arus aliran sungai dibalik misalnya
lautan adalah mata air, air akan menekan katup/pintu berwarna merah. Pintu merah ini akan
menutup tertahan oleh pinggir katup sehingga air tidak bisa mengalir menerobos pintu merah.
Nah katup ini dalam elektronika sama saja fungsinya dengan dioda, dioda hanya bisa dialiri arus
listrik dari kaki anoda dioda menuju katoda dioda. kaki katoda dioda ditandai lingkaran putih di
bodinya.

Lalu fungsi bendungan juga sama dengan resistor yaitu menghambat arus listrik supaya gak
kegedean, kincir air bisa juga diibaratkan dengan lampu, lihat gambar di bawah :
Sama kan brosis? dari gambar2 di atas sifat aliran air sungai hampir sama dengan listrik, namun ada
sedikit perbedaan, dalam hal kelistrikan haram jika kita menghubungkan langsung dengan kabel
kutub positif & negatif tanpa resistor & lampu atau komponen lain yg sifatnya mengkonsumsi
listrik. Menghubungkan langsung dengan kabel kutub positif & negatif baik sengaja/tidak disebut
konsleting atau hubungan singkat :

Contoh gambar di atas adalah hubungan singkat yang menyebabkan resistor rusak karena arus
mengalir dari kutub positif melalui 2 resistor langsung terhubung dengan kutub negatif karena kabel
kuning.
Contoh gambar di atas adalah hubungan singkat yang menyebabkan dioda rusak karena arus
mengalir dari kutub positif melalui kabel kuning langsung terhubung dengan kutub negatif dioda.

Contoh gambar di atas apalagi, karena arus mengalir dari kutub positif terhubung langsung dengan
kutub negatif oleh kabel kuning.

Tapi kalau ngehubungin kabel kaya gini gpp, brarti dioda jadi gak aktif, Intinya sih jangan sampai
kabel negatif & positif terhubung langsung. Mungkin karena takut konslet juga kali ya makanya
mata air ada digunung jauh dari dari laut, emang ada ga sih mata air didalam laut?

Terus fungsi dioda di rangkaian led kemaren2 apa dong?


Ok sori brosis ngelantur, untuk fungsi dioda kita lihat gambar ini dulu:

Digambar ada 5 buah resistor 330 ohm yang ditujukan khusus untuk 2 rangkaian 4 led yang
berfungsi untuk lampu senja. ada juga 3 buah resistor 330 ohm yang ditujukan khusus untuk 6
rangkaian 4 led yang berfungsi untuk lampu rem. jadi ketika kunci kontak posisi on arus mengalir
melalui 5 buah resistor 330 ohm, sengaja diberi 5 buah resistor supaya lampu rem senja lebih redup.
Arus listrik tidak akan mengalir melalui 3 buah resistor 330 ohm karena kaki dioda yang terhubung
dengan 5 buah resistor 330 ohm adalah kaki Katoda, ingat listrik hanya bisa mengalir dari anoda ke
katoda, oleh karena itu untuk lampu senja yang menyala hanya 2 rangkaian 4 led.
Namun ketika pedal rem di injak arus listrik mengalir melalui 3 buah resistor 330 ohm, karena kaki
dioda yg terhubung dengan 3 buah resistor 330 ohm adalah kaki anoda maka arus listrik mengalir
juga melewati 5 buah resistor 330 ohm yang diberikan oleh kaki oleh kaki katoda dioda. tentunya
arus listrik yg melewati 3 buah resistor 330 ohm lebih besar daripada arus yang dilewati 5 buah
resistor 330 ohm, akibatnya 2 rangkaian 4 led yg berfungsi sebagai lampu senja ikut terang sama
seperti 6 rangkaian 4 led ketika pedal rem diinjak. Jadi fungsi dioda sebagai shortcut atau jalan
pintas arus listrik ketika pedal rem diinjak.
Kalo misalnya ngak pake dioda gmana masbro?
Kalau ga pakai dioda ya 2 rangkaian 4 led yg berfungsi sbg lampu senja nyalanya tetap redup
karena arus listrik yang didapat dari 2 rangkaian 4 led itu tetap dari 5 buah resistor 330 ohm.
Trus kalau lampu senjannya dibikin nyala semua gimana?
Maksudnya untuk lampu senja bukan cuma 2 rangkaian 4 led saja yang nyala tapi 6 rangkaian 4
led juga kan?
Yoi bro tapi redup?
Kalau mau dibikin kaya gitu berarti fungsi dioda (sebagai/seperti katup) di-nonaktifkan, caranya
tinggal sambung langsung sebuah kabel dari kaki katoda dioda dan kaki anoda dioda. jadi ketika
kunci kontak dalam posisi on & pedal rem belum diinjak arus listrik mengalir melalui 5 buah
resistor 330 ohm menuju 2 rangkaian 4 led juga 6 rangkaian 4 led melalui kabel pengganti dioda
tadi seperti ini:
Lalu ketika pedal rem diinjak, karena hambatan 5 buah resistor 330 ohm lebih besar dari 3 buah
resistor 330 ohm maka arus dominan melalui 3 buah resistor 330 ohm lebih menuju 6 rangkaian 4
led lalu melalui kabel pengganti dioda tadi menuju 2 rangkaian 4 led seperti ini:
Ya mungkin kejadiannya sama seperti aliran air, pasti air akan memilih mengalir melalui jalur yang
hambatannya lebih kecil juga kan?
Gimana brosis udah ada bayangan belum, gampangkan buatnya?
hah.. pusing, puyeng??
Coba liat urutan artikel sebelumnya , tapi emang enaknya langsung paraktek sih.. Jadi pengen

bikin lagi.. tapi bikin buat lampu rem motor apa ya hmmm
LAMA NYALA LAMPU LED:
Tergantung dari catu daya (sumber daya, misal: battery) yang memiliki kuat arus atau daya
(dengan satuannya: Ampere) yang lebih besar dapat membuat LED menyala lebih lama dibanding
dengan menggunakan catu daya yang lebih kecil.
Misal, battery dengan kuat arus 1500mA (baca: 1500 mili Ampere atau 1,5 Ampere) jauh lebih lama
dapat menyimpan arus daya dibandingkan dengan battery yang hanya memiliki kuat arus 800mA
(baca: 800 mili Ampere atau 0,8 Ampere). INGAT! Daya amper adalah kuat arus!! bukan
tegangan voltase..!!!
Anda dapat mengakali agar daya jauh lebih besar, hanya dengan menambahkan beberapa catu daya
(battery) dengan cara di paralel, bukan di seri..! awas LED bisa putus!!.
Cara paralel: sambungkan semua polaritas positif (+) pada semua battery jadi satu, begitu juga
sambungkan semua polaritas negatif (-) pada semua battery. Lalu sambungkan ke kaki-kaki LED
sesuai polaritasnya masing-masing.
Gunakan rangkaian paralel disebelah kiri untuk menambah daya namun tegangan akan tetap. maka
lampu LED akan menyala jauh lebih lama dan tidak akan putus. Jangan menggunakan diagram
disebelah kanan yaitu rangkaian seri yang berguna justru untuk menambah tegangan namun arus
tetap, maka LED akan over current dan cepat putus.

Bikin sendiri rangkaian lampu LED untuk


lampu rem motor? (5)
MotorBlitz / Mei 5, 2014

Dari tulisan-tulisan sebelumnya tentang lampu led :


bikin sendiri rangkaian lampu led untuk lampu rem motor
bikin sendiri rangkaian lampu led untuk lampu rem motor (bagian 2)
bikin sendiri rangkaian lampu led untuk lampu rem motor (bagian 3)
bikin sendiri rangkaian lampu led untuk lampu rem motor (bagian 4)
sebenarnya semuanya itu adalah hasil pengalaman ketika membuat rangkaian led kurang lebih satu
tahun yang lalu, awalnya pertama kali bikin pernah gagal banyak lampu led yang mati lebih dari
setengahnya yang mati setelah dipasang di lampu rem motor, kedua lumayan cuma satu dua yang
mati, ketiga & keempat berhasil malahan bisa dua kali ganti wadah untuk rangkaian lampu led.
Awal mula dari bikin lampu led ini gara-gara baca-baca di forum apa gitu lupa.. dan akhirnya
nemu situs bagaimana menentukan rangkaian lampu led disini. Disitus itu bro sist tinggal isi untuk :
-Source voltage artinya sumber listrik berapa volt? isi 12, karena accu motor bertegangan 12 volt.
-diode forward voltage artinya tegangan dioda berapa volt? isi 3 karena lampu led bertegangan 3
volt. Mungkin bro & sist bertanya.. kan yang ditanya tegangan dioda bukan lampu led, kenapa
jawab tegangan buat lampu led?!
Sebabnya karena Lampu led itu sebenarnya dioda atau sifatnya mirip dengan dioda, LED itu
singkatan dari light emitting diode yang artinya dioda yang memancarkan cahaya, tentang sifat
dasar dioda bro sist bisa baca disini.. lanjuutt
-diode forward current (mA) artinya LED-nya berama Milliampere? isi 20.
-View output as: pilih wiring diagram.
-ceklis help with resistor color codes supaya bisa tau warna-warna resistor juga, terakhir tinggal
pencet tombol design my array.

Dari situs itu juga kita bisa tau selain selain rangkaian 4 led bisa juga kita bikin rangkaian 3 led, 2
led atau 1 led saja dengan tegangan listrik 12 volt (accu), biasanya nilai resistor yang digunakan
untuk :
1led = 470 ohm,
2 led = 330 ohm,
3led = 150 ohm,
4led = 1 ohm.
Jadi misalnya bro sist ingin mengganti rangkaian 4 led dengan rangkaian 3 led tinggal ganti resistor
1 ohm (warna coklat,hitam,emas,emas) dengan resistor 150 ohm (kuning, ungu, coklat, emas).
gimana kalau rangkaian 4 led digabung dengan rangkaian 3 led, 2 led, atau 1 led?
Gpp sih cuma sesuai pengalaman kalau rangkaian 4 led digabungkan dengan rangkaian 3 led salah
satu rangkaian nyalanya lebih redup, oleh karena itu jika menggunakan rangkaian 3 led lebih baik
semua pakai rangkaian 3 led. Misalnya bro & sist sudah tanggung bikin rangkaian 4 led dan
ternyata pas dimasukan ke wadah ganjil atau kurang sreg dengan desain wadah lampu, bro sist tidak
perlu mengganti rangkaian 4 led itu dengan 3 led, caranya tinggal masukan 3 led ke wadah &
satunya jangan dimasukan seperti gambar ini :

Pasang dibelakang wadah lampu led, bisa juga sorotin kebawah ke arah spakbor supaya plat nomor
keliatan :
Tentang cara memasang, pertama kali bro sist harus tau dulu dimana letak 3 socket dekat lampu rem
dibawah jok. Socket ini bisa dicopot atau disambung lagi yang biasanya terbuat dari kuningan
terbungkus plastik transparan lunak. Seperti yang telah dibahas disini 3 socket ini yang nantinya
disambungkan ke kabel merah seluruh rangkaian led. Untuk lampu senja rem atau kabel kuning bro
sist harus tau dimana letak saklar pedal rem belakang, coba perhatikan gambar ini :
Saklar pedal rem belakang biasanya berbentuk tabung hitam seperti gambar diatas, dibawah saklar
rem ada besi panjang menyatu dengan pegas. diatasnya ada kabel, telusuri kabel itu hingga
diatasnya ada 2 kabel sampai ketemu 2 socket dimasing-masing ujungnya, nah 2 socket inilah yang
salah satunya digunakan untuk seluruh rangkaian led terutama untuk lampu senjanya.
O iya, tentang lampu bohlam asli lampu rem tetap dipasang, jadi yang dinonaktifkan itu cuma
fungsi lampu bohlam waktu pedal rem diinjak, sedangkan untuk lampu senjanya tetep nyala karena
biasanya jika lampu bohlam rem dicopot otomatis lampu depan lebih terang tapi lebih cepat putus.
solusinya ganti bohlam headlamp dengan watt yang lebih besar dari yang standar jika bohlam rem
mau dicopot. Berhubung pengalaman TP untuk motor-motor jenis lain masih awam, TP hanya bisa
membahas intinya saja, contohnya jenis motor matic yang kedua remnya ditangan. walaupun kalau
dipikir-pikir sebenarnya bisa karena pasti ada saklar remnya tapi berhubung TP belum pernah
bongkar & belum tau seluk-beluk kelistrikan motor lain TP hanya bisa membahas intinya saja
seperti diatas dan tulisan sebelumnya. Baiknya.. untuk pemasangan harus didampingi oleh montir
yang benar2 tau seluk-beluk tentang kelistrikan motor tersebut.. .

Selanjutnya tentang besar/kecil cahaya lampu led bisa kita bedakan dalam 5 jenis :
1. STS (sangat terang sekali), artinya titik pijar ditengah lampu led bukan lagi warna merah
tapi warna kuning terang, dalam kondisi ini tinggal menunggu beberapa detik lampu led
mati/rusak.
2. TS (terang sekali), warna lampu terang tapi cenderung menuju warna orange bukan merah,
dalam kondisi ini lampu led tidak akan bertahan lama sebulan biasanya putus.
3. T (terang), inilah kondisi ideal lampu led, warna sinarnya merah terang namun cenderung
tidak menuju ke warna orange.
4. R (redup), kondisi lampu led sedikit lebih redup dari T dan lebih terang dari RS.
5. RS (redup sekali), artinya titik pijar ditengah lampu led hanya menyala sedikit malah nyaris
tidak kelihatan.
Dari 5 kondisi lampu led diatas bisa diambil kesimpulan redup/terang cahaya lampu led hanya bisa
dibedakan ketika kita melihat lampu led menyala, otomatis hanya feeling kita yang bisa
menyimpulkannya & bro sist hanya bisa mengetahui redup/terang cahaya lampu led ini ketika bro
sist telah membuatnya.
Untuk resistor 330 0hm coba liat ini skema lagi :
Sesuai gambar diatas, 3 & 5 rangkaian resistor 330 ohm bertugas untuk mengatur redup/terang
cahaya led. Karena kelistrikan motor berbeda-beda maka 3 & 5 rangkaian resistor 330 ohm ini
nilainya relatif atau bisa diganti menyesuaikan kondisi kelistrikan motor masing-masing.
Kelistrikan motor biasanya ada 2 :
1. Motor dengan sistem kelistrikan AC.
Motor dengan listrik AC ini cirinya cahaya lampu depan dan & lampu senja rem belakang
mengikuti putaran mesin, jadi jika gas kita putar biasanya lampu depan & rem lebih terang. Pada
waktu mesin berputar terjadi proses pengisian accu akibatnya tegangan accu yang tadinya 12 volt
naik kurang lebih 13 volt atau mungkin lebih tergantung perputaran mesin semakin cepat berarti
tegangan listrik yang dikeluarkan accu semakin besar. Untuk mengatasi masalah itu perlu ditambah
3 & 5 rangkaian resistor 330 ohm, dengan kata lain setelah seluruh rangkaian led diberi 3 & 5
rangkaian resistor 330 ohm itu sebenarnya bukan rangkaian untuk accu 12 volt lagi tapi 13 volt,
supaya waktu tegangan yang keluar dari accu lebih dari 12 volt seluruh rangkaian led tetap aman.
2. Motor dengan sistem kelistrikan DC.
Motor dengan sistem kelistrikan DC cirinya ketika kunci kontak on lampu depan dan rem menyala
walaupun mesin belum dihidupkan, misalnya old v-xion, thunder, tiger revo dll. Selanjutnya coba
bro sist hidupkan mesin, injak rem belakang, mainkan gas terus perhatikan lampu rem belakang.
Kalau ternyata lampu bohlam rem belakang waktu digas sinarnya bertambah terang walaupun
sedikit berarti perlu ditambahkan resistor 330 ohm. Kalau ternyata lampu bohlam rem belakang
waktu digas sinarnya tidak bertambah terang, sama saja perlu juga ditambahkan tapi dikurangi
nilainya misalnya 47 ohm atau 100 ohm..
Jadi sebenarnya fungsi lain dari resistor 330 ohm itu sebagai pengaman juga. Tentang resistor nanti
kita bahas diartikel selanjutnya dengan judul yang berbeda dan buat yang baru nyoba bikin atau
newbie jangan khawatir TP akan coba jelaskan dengan cara yang lebih sederhana disini..