Anda di halaman 1dari 9

PROPOSAL

PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

(PNBP) TAHUN 2016

BALAI DIKLAT INDUSTRI REGIONAL VII

MAKASSAR

PROPOSAL IZIN PENGGUNAAN DANA PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) PADA BALAI DIKLAT INDUSTRI REGIONAL VII MAKASSAR TAHUN 2016

A. Latar Belakang Balai Diklat Industri Regional VII Makassar adalah salah satu unit pelaksana teknis dibidang pendidikan dan pelatihan bagi SDM Aparatur dan Dunia Usaha sektor industri di bawah Pusdiklat Kementerian Perindustrian RI. Berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 50/M-IND/PER/6/2006 tanggal 29 Juni 2006. Balai Diklat Industri Regional VII Makassar mempunyai tugas dan fungsi melaksanakan Diklat Kepemimpinan, Fungsional, Teknis dan Dunia Usaha. Dalam melaksanakan tugas pokok Balai Diklat Industri Regional VII Makassar sebagai unit pelaksana teknis hendaknya didukung oleh anggaran yang memadai, sementara anggaran pendapatan yang bersumber dari APBN (Rupiah Murni) masih sangat terbatas, sehingga pelaksanaan tugas pokok tidak maksimal. Oleh karena itu perlu adanya upaya untuk mendapatkan sumber pendapatan lainnya dengan memaksimalkan sumber daya, sarana dan prasarana yang dimiliki. Sumber pendapatan dimaksud berupa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB). Dengan adanya sumber pendapatan yang berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diharapkan akan mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pada Balai Diklat Industri Regional VII Makassar. Upaya-upaya yang akan dilakukan dalam meningkatkan pendapatan melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) meliputi kegiatan Sewa Gedung dan Pendidikan dan Pelatihan secara swadana yang ditawarkan pada Aparatur dan dan Dunia Usaha Sektor Industri. Pelaksanaan kegiatan Pendapatan yang bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak tentunya tidak terlepas dari kaidah atau atau aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, dalam hal ini Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2011 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak di Lingkungan Kementerian Perindustrian.

Mulai tahun 2006 sampai dengan tahun 2008 telah mendapatkan target pendapatan melalui pendidikan dan pelatihan, namun pada kenyataannya kegiatan tersebut tidak dapat terealisir oleh karena pagu anggarannya sangat kecil sehingga dirasakan sulit untuk melakukan program pendidikan dan pelatihan secara swadana yang ditawarkan pada aparatur Pemerintah Daerah dan Dunia Usaha sektor industri. Sementara sumber pendapatan yang diperoleh melalui sewa gedung tidak dapat digunakan oleh karena belum menyusun program kegiatan yang sumber dananya dari sewa gedung tersebut, yang selama ini hanya disetor ke Rekening Kas Negara. Pada Tahun 2013 Balai Diklat Industri Makassar mendapatkan target penerimaan sebesar Rp. 370.000.000,- (Tiga Ratus Tujuh Puluh Juta Rupiah) dengan program kegiatan Sewa Gedung dan program kegiatan Pendidikan dan Pelatihan berupa Diklat Pengadaan Barang dan Jasa Pada Tahun 2014 Balai Diklat Industri Makassar mendapatkan target penerimaan sebesar Rp. 400.000.000,- (Empat Ratus Juta Rupiah) dengan program kegiatan Sewa Gedung dan program kegiatan Pendidikan dan Pelatihan berupa Diklat Pengadaan Barang dan Jasa

B. Visi dan Misi Visi :

Balai Diklat Industri Regional VII Makassar mempunyai visi: Menjadi lembaga diklat industri yang profesional, tangguh dan berbasis kompetensi dalam pengembangan Sumber Daya Manusia, Aparatur dan Dunia Usaha.

Misi :

Dalam rangka mewujudkan visi tersebut di atas, maka misi yang diemban oleh Balai Diklat Industri Regional VII Makassar adalah :

1. Meningkatkan kerjasama diklat industri dengan instansi pemerintah dan dunia usaha.

2. Meningkatkan sumber daya aparatur pemerintah dan dunia usaha yang profesional.

3. Menjadi transformasi kebijakan pemerintah sektor industri

C.

Tugas Pokok dan Fungsi Tugas Pokok :

Melaksanakan pendidikan dan pelatihan aparatur dan dunia usaha pada sektor

industri.

Fungsi :

a. Menyusun rencana dan program pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, fungsional, teknis umum dan keterampilan khusus serta dunia usaha

b. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, fungsional, teknis umum dan keterampilan khusus serta dunia usaha

c. Pelaksanaan pengembangan dan kerjasama pendidikan dan pelatihan

d. Evaluasi dan pelaporan kegiatan pendidikan dan pelatihan

e. Pelaksanaan urusan tata usaha Balai Diklat Industri Regional VII Makassar

D. Target dan Realisasi PNBP Tahun Anggaran 2013, 2014 dan 2015

Target dan Realisasi PNBP Tahun Anggaran 2013

     

Realisasi

%

No

U

r a i a n

Target PNBP

 

2013

Penerimaan

Real. Angg

1

Pendapatan Sewa Gedung

90.000.000

51.400.000

13,89

2

Pendapatan Pendidikan Lainnya

280.000.000

175.750.000

47,50

   

Jumlah

370.000.000

227.150.000

61,39

Target dan Realisasi PNBP Tahun Anggaran 2014

 
     

Realisasi

%

No

U

r a i a n

Target PNBP

 

2014

Penerimaan

Real. Angg

1

Pendapatan Sewa Gedung

110.000.000

35.250.000

32,05

2

Pendapatan Pendidikan Lainnya

290.000.000

83.250.000

28,71

   

Jumlah

400,000,000

118,500,000

29,63

Target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Tahun Anggaran 2015

Target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Tahun Anggaran 2015 di uraikan

sebagai berikut :

     

Pagu PNBP

Realisasi

%

No

U

r a i a n

Target

2015

Penerimaan

Real. Angg

1

Pendapatan Sewa Gedung

110.000.000

85.679.000

0

 

2

Pendapatan Pendidikan Lainnya

290.000.000

225.881.000

0

 
   

Jumlah

400.000.000

311.560.000

0

 

*Ket : Realisasi Penerimaan sampai bulan Januari 2015

E. Pokok-Pokok Kebijakan PNBP Tahun Anggaran 2016

Pokok-pokok kebijakan atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Tahun Anggaran 2016 yakni mengupayakan untuk melakukan penyelenggaran Pendidikan dan Pelatihan dengan menawarkan program pelatihan pada unit-unit aparatur yang menangani sektor industri di daerah. Selain itu, melakukan optimalisasi terhadap penyewaan Gedung dan Bangunan.

F. Target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Tahun Anggaran 2016

Target

Penerimaan

Negara

Bukan

Pajak

(PNBP)

Tahun

Anggaran

2016

diuraikan sebagai berikut :

Pagu

PNBP

2016

Realisasi

Pendapatan

%

Real. Angg

No U

r

a

i a

n

Target

1

Pendapatan Sewa Gedung

110,000,000

85,679,000

2

Pendapatan Pendidikan Lainnya

290,000,000

225,881,000

Jumlah

400,000,000

311,560,000

G. Alasan/Justifikasi Target 2016

1. Kondisi sarana dan prasarana pada Balai Diklat Industri Regional VII sangat

memungkinkan untuk mendapatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)

2. Kegiatan tahun 2015 baru dapat dipastikan setelah APBN sudah final di perkirakan pada bulan Juli 2015, sehingga masih sulit untuk memprediksikan berapa target yang akan dicapai dalam tahun 2016.

H. Realisasi Penggunaan Dana PNBP Tahun Anggaran 2013 dan 2014

Realisasi Penggunaan Dana PNBP Tahun Anggaran 2013:

   

Pagu PNBP

Realisasi

Realisasi

%

No

U

r a i a n

Real.

 

2013

Pendapatan

Penggunaan

Penggunaan

1

Pendapatan Sewa Gedung

240.000

51.400.000

0

0

3

Pendidikan dan Pelatihan Teknis

369.760.000

175.750.000

136.891.675

36,99

   

Jumlah

370.000.000

227.150.000

136.867.200

36,99

Pagu Penggunaan PNBP Tahun Anggaran 2013 berdasarkan izin Menteri Keuangan sebesar Rp. 369.760.000,- yang berasal dari pendapatan pendidikan lainnya sudah terealisasi sejumlah Rp. 136.891.675,- atau sebesar 36,99% dari total Pagu penggunaan PNBP. Sedangkan untuk penerimaan PNBP yang berasal dari pendapatan sewa gedung sejumlah Rp. 51.400.000,- tidak dapat digunakan oleh karena belum dimasukkan dalam usulan penggunaan anggaran.

Realisasi Penggunaan Dana PNBP Tahun Anggaran 2014:

   

Pagu PNBP

Realisasi

Realisasi

%

No

U

r a i a n

Real.

 

2014

Pendapatan

Penggunaan

Penggunaan

1

Pendapatan Sewa Gedung

110.000.000

35.250.000

0

0

3

Pendidikan dan Pelatihan Teknis

290.000.000

83.250.000

64.843.100

16,21

   

Jumlah

400.000.000

118.500.000

64.843.100

16,21

Pagu Penggunaan PNBP Tahun Anggaran 2014 berdasarkan izin Menteri Keuangan sebesar Rp. 400.000.000,- yang berasal dari pendapatan pendidikan lainnya

sudah terealisasi sejumlah Rp.64.843.100,- atau sebesar 16,21% dari total Pagu penggunaan PNBP. Sedangkan untuk penerimaan PNBP yang berasal dari pendapatan sewa gedung sejumlah Rp.32.250.000,- tidak dapat digunakan oleh karena belum dimasukkan dalam usulan penggunaan anggaran.

I. Besaran Pagu yang diusulkan untuk dibiayai dari Dana PNBP untuk T.A 2016

Besaran Pagu yang diusulkan untuk dibiayai dari Dana PNBP untuk tahun anggaran 2016 dengan mengacu pada persetujuan penggunaan sebagian dana PNBP

yang ditetapkan Menteri Keuangan (77,89%) adalah sebagai berikut:

   

Besaran Pagu yang diusulkan untuk dibiayai dari dana PNBP (Rp)

No

Uraian

A.

Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan:

 

1

Belanja Bahan

115,281,000

2

Honor yang terkait dengan Output Kegiatan

11,000,000

3

Belanja Barang Non Operasional Lainnya

15,000,000

4

Belanja Jasa Profesi

54,600,000

5

Belanja Perjalanan Lainnya (DN)

30,000,000

B.

Pengadaan Perlengkapan:

 

1

Belanja Barang Operasional Lainnya

85,679,000

 

Total Pagu yang di usulkan

311,560,000

J. Perkiraan Target dan Pagu PNBP tahun anggaran 2017 - 2019

Perkiraan Target dan Pagu PNBP tahun anggaran 2017

   

Target

Pagu Penggunaan PNBP sesuai Izin MenKeu

Realisasi

%

No

U r a i a n

Real.

Penerimaan

(77,89%)

Penggunaan

Penggu

1

Pendapatan Sewa Gedung

110,000,000

85,679,000

- -

 

2

Pendapatan Pendidikan Lainnya

290,000,000

225,881,000

- -

 
 

Jumlah

400,000,000

311,560,000

- -

 

Perkiraan Target dan Pagu PNBP tahun anggaran 2018

   

Target

Pagu Penggunaan PNBP sesuai Izin MenKeu

Realisasi

%

No

U

r a i a n

Real.

 

Penerimaan

(77,89%)

Penggunaan

Penggu

1

Pendapatan Sewa Gedung

110,000,000

85,679,000

- -

 

2

Pendapatan Pendidikan Lainnya

290,000,000

225,881,000

- -

 
   

Jumlah

400,000,000

311,560,000

- -

 

Perkiraan Target dan Pagu PNBP tahun anggaran 2019

 
   

Target

Pagu Penggunaan PNBP sesuai Izin MenKeu

Realisasi

%

No

U

r a i a n

Real.

 

Penerimaan

(77,89%)

Penggunaan

Penggu

1

Pendapatan Sewa Gedung

110,000,000

85,679,000

-

-

2

Pendapatan Pendidikan Lainnya

290,000,000

225,881,000

-

-

   

Jumlah

400,000,000

311,560,000

-

-

Demikian Proposal Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ini disampaikan untuk mendapatkan pertimbangan sebagaimana mestinya.

Makassar, 8 Januari 2015

Kepala Balai Diklat Industri Makassar

untuk mendapatkan pertimbangan sebagaimana mestinya. Makassar, 8 Januari 2015 Kepala Balai Diklat Industri Makassar