Anda di halaman 1dari 6

Petunjuk Tekhnis Keprotokoleran dan Pelantikan

https://karangtarunaku.blogspot.co.id/2016/03/petunjuk-tekhnis-keprotokoleran-dan.html

Oleh : Dicki Dirmania

STANDARISASI KEPROTOKOLERAN

PEMBUKAAN

1. Ucapan selamat datang oleh MC;

2. Pembacaan Ayat Suci Al-Quran;

3. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya;

4. Menyanyikan Mars Karang Taruna;

5. Pembacaan Dasa Sakti Karang Taruna;

6. Laporan Ketua Panitia;

7. Sambutan dari Ketua Karang Taruna;

8. Sambutan dari Ketua Karang Taruna setingkat diatasnya (atau yang mewakilinya);

9. Sambutan Pejabat Pemerintah : Walikota/Camat/Lurah/yang mewakili sekaligus


membuka secara resmi acara;
10. Penyerahan Cindera Mata (Kalau Ada);

11. Doa Penutup;

12. Selesai/Ramah Tamah.

PENUTUPAN

1. Pengantar oleh MC;

2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya;

3. Menyanyikan Mars Karang Taruna;

4. Pembacaan Hasil Keputusan Acara;

5. Laporan dari Ketua Panitia;

6. Sambutan Ketua Karang Taruna (Sekaligus Menutup Acara);

7. Sambutan dari Pemerintah setempat (Kalau Ada);

8. Doa Penutup;

9. Ramah Tamah.

Catatan : Seremonial Pembukaan dan Penutupan Permusyawaratan dan Rapat-Rapat Karang


Taruna atau Acara Seremonial lainnya seyogyanya mengacu urutan acara diatas dan
disesuaikan dengan kebutuhan.

Alur keprotokoleran dan pendelegasian


PELANTIKAN PENGURUS KARANG TARUNA
PROSESI PELANTIKAN :

Prosesi Pelantikan/Pengukuhan PKTK/PKTC/PKTL agar dilaksanakan dengan waktu


tersendiri sehingga memiliki nilai politis dan strategis bagi organisasi terhadap Pengurus,
Instansi terkait serta masyarakat luas.

JADWAL ACARA PELANTIKAN :

1. Pembukaan oleh MC;

2. Pembacaan Ayat Suci Al-Quran;

3. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya;

4. Menyanyikan Mars Karang Taruna;

5. Pembacaan Dasa Sakti Karang Taruna;

6. Laporan Ketua Panitia Pelantikan;

7. Pembacaan SK Pengurus Karang Taruna oleh Kadis/Kabid/Kasie social;

8. Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Karang Taruna Oleh Pembina Umum;

9. Pengucapan Janji Pengurus dipimpin oleh Ketua Terpilih;

10. Penyerahan Pataka dari Pembina umum kepada Ketua terpilih;

11. Penandatanganan Berita Acara Pelantikan;

12. Foto Bersama Pengurus dengan Pembina dan Undangan penting lainnya;

13. Ucapan selamat dari para undangan;

14. Sambutan dari Ketua Karang Taruna terpilih;

15. Sambutan Pembina Umum;

16. Sambutan dari Ketua Karang Taruna setingkat diatasnya (atau yang mewakilinya);

17. Penyerahan Cindera Mata (Kalau Ada);

18. Doa Penutup;

19. Selesai/Ramah Tamah;

DASA SAKTI KARANG TARUNA


1. KARANG TARUNA BERWATAK SOSIAL YANG MENJADIKANNYA SEBAGAI
SATU-SATUNYA ORGANISASI SOSIAL WADAH PENGEMBANGAN
GENERASI MUDA;

2. KARANG TARUNA BERKEDUDUKAN DI DESA/KELURAHAN, YANG


MEMPOSISIKANNYA SEBAGAI ORGANISASI YANG PALING MENGAKAR;

3. KARANG TARUNA BERSIFAT LOKAL YANG DILANDASI OLEH NILAI-NILAI


KEARIFAN BUDAYA SETEMPAT, PENGETAHUAN SERTA KESADARAN DAN
TANGGUNGJAWAB SOSIALNYA TERHADAP WILAYAH LOKALNYA;

4. KARANG TARUNA BERBENTUK OTONOM DALAM ARTI BERKAPASITAS


MENYELENGGARAKAN KEGIATAN KESEJAHTERAAN SOSIAL UNTUK
MASYARAKATNYA TANPA INTERVENSI DARI PIHAK MANAPUN;

5. KARANG TARUNA BERSIFAT NON-PARTISAN (INDEPENDEN) TERUTAMA


DALAM PENDIRIAN POLITIKNYA YANG HANYA UNTUK KEPENTINGAN
KESEJAHTERAAN SOSIAL MASYARAKAT;

6. SUMBERDAYA MANUSIA KARANG TARUNA ADALAH PEJUANG YANG


DENGAN PENGETAHUANNYA DAN INTEGRITAS KEPRIBADIANNYA
SELALU MELAHIRKAN KARYA NYATA BAGI MASYARAKATNYA;

7. TUGAS POKOK KARANG TARUNA ADALAH SEBAGAI KOMPONEN


MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN PERMASALAHAN SOSIAL DAN
PENGEMBANGAN POTENSI SOSIAL-EKONOMI DALAM KERANGKA
PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN SOSIAL;

8. KARANG TARUNA MEMILIKI WARGA TERBESAR DITANAH AIR DENGAN


KEANGGOTAAN YANG BERSIFAT TERBUKA BAGI SELURUH WARGA
MASYARAKAT TANPA MEMANDANG JENIS KELAMIN, STATUS SOSIAL
EKONOMI, AGAMA, SUKU DAN PENDIRIAN POLITIK;

9. PEMBERDAYAAN DAN PENGEMBANGAN KARANG TARUNA


DISELENGGARAKAN MELALUI JEJARING KEPENGURUSAN MULAI
TINGKAT NASIONAL HINGGA KECAMATAN YANG BERSIFAT
HORISONTAL;

10. KARANG TARUNA ADALAH KOMPONEN UTAMA BANGSA DALAM


PENGEMBANGAN KEMITRAAN PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN
SOSIAL DAN SEBAGAI PEREKAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA.

KATA-KATA PELANTIKAN

BERDASARKAN HASIL MUSYAWARAH WARGA/TEMU KARYA KARANG TARUNA


KE KOTA/KECAMATAN/KELURAHAN YANG
DILAKSANAKAN PADA TANGGAL .20.. DI , DAN
BERDASARKAN SURAT KEPUTUSAN WALIKOTA/CAMAT/LURAH
.. Nomor ., SAYA ATAS NAMA
WALIKOTA/CAMAT/LURAH .. DENGAN INI SAYA
MELANTIK SAUDARA-SAUDARA MENJADI PENGURUS KARANG TARUNA
KOTA /KECAMATAN/KELURAHAN MASA BHAKTI
.. SEMOGA TUHAN YANG MAHA ESA SENANTIASA MEMBERIKAN
KEKUATAN LAHIR DAN BATHIN KEPADA SAUDARA-SAUDARA DALAM
MELAKSANAKAN TUGAS DAN AMANAH YANG DIBERIKAN

PENGUCAPAN JANJI PENGURUS

Demi Allah/ Atas nama Tuhan/ Atas nama Sang Budha/ Demi Sang Hyang Widhi, saya
berjanji :

1. Akan melaksanakan tugas dan kewajiban saya sebagai pengurus Karang


Taruna .............................. dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya;

2. Taat pada Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga Karang Taruna serta
ketentuan-ketentuan organisasi lainnya;

3. Setia dan teguh pada amanah Temu Karya;

4. Memegang teguh rahasia jabatan dan bersedia mempertanggung jawabkan jabatan


saya tersebut secara moral maupun organisasional.

KATA-KATA SAAT PENYERAHAN PATAKA KARANG TARUNA

WAHAI ANAK MUDA KIBARKANLAH PANJI-PANJI KARANG TARUNA


DISELURUH PENJURU KOTA/KECAMATAN/KELURAHAN ..
YANG KITA CINTAI INI, BERKARYA DAN BERJUANGLAH DENGAN HATI.
SELAMAT BERTUGAS ANAK MUDA !!!