Anda di halaman 1dari 15

Identitas Buku

Buku 1
Judul Buku :Fisika
Pokok Bahasan :Fluida
Pengarang : Douglas C.Giancoli
Penerbit : Erlangga
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2001
Edisi : Kelima
Jilid :1
ISBN : 979-688-132-2
Halaman : 324-355

Buku II
Judul Buku :Fisika Untuk Sains dan Teknik
Pokok Bahasan :Fluida
Pengarang : Tipler Paul A
Penerbit : Erlangga
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit :1991
Edisi : Ketiga
Jilid :1
ISBN : 979-411-624-6
Halaman :383-410

Buku III
Judul Buku :Fisika
Pokok Bahasan :Fluida
Pengarang : David Halliday
Robert Resnick
Penerbit : Erlangga
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit :1985

1
Edisi : Ketiga
Jilid :1
Halaman :553-597

1. Pendahuluan

Fluida adalah suatu zat yang dapat mengalir. Jadi, istilah fluida termasuk
cairan dan gas. Beberapa fluida, seperti gelas atau teryang mengalir begitu lambat
sehingga berperilaku seperti benda padat untuk interval-interval waktu yang biasa
kita gunakan untuk bekerja dengan benda-benda tersebut. Plasma, yang
merupakan gas yang sangat terionisasi tidak cocok untuk digolongkan kedalam
salah satu kategori ini; plasma tersebut sering kali dinamakan keadaan keempat
dari materi (fourth state of matter) untuk membedakannya dari keadaan
padat,cair,dan gas.

Fluida meliputi cairan yang mengalir melalui pengaruh gravitasi sampai


menenpati daerah terendah yang mungkin dari penampungnya dan gas yang
mengembang mengisi penampungnya tanpa peduli bentuknya. Penerapan fluida
dapat dilihat ketika udara di pompa kedalam ban mobil, udara tersebut tidak
seluruhnya mengalir kebagian bawah ban seperti zat cair, melainkan menyebar
untuk memenuhi seluruh volume ban. Karena zat gas tidak mempertahankan
bentuk yang tetap tetapi memiliki kemampuan untuk mengalir.

2. Deskrpsi Isi Buku

Buku 3(David Halliday


NO Buku1 (Douglas C.Giancolli ) Buku 2( Paul A. Tipler )
Robert Resnick )

Massa jenis dan Gravitasi


1. Kerapatan Fluida
khusus.
Tekanan pada fluida Tekanan dan Massa
2. Tegangan dan rengangan
jenis
Tekanan Atmosfer dan Variasi tekanan di
3. Tekanan dalam Fluida
tekanan terukur dalam fluida yang diam
4. Prinsip Pascal Gaya apung ke atas Dan Prinsip pascal dan

2
Buku 3(David Halliday
NO Buku1 (Douglas C.Giancolli ) Buku 2( Paul A. Tipler )
Robert Resnick )

prinsip archimedes. prinsip Archimedes


Pengukuran tekanan, alat Tegangan permukaan Pengukuran tekanan
5.
ukur dan barometer dan kapilaritas.
Pengapungan dan rinsip Fluida bergerak dan Konsep-konsep umum
6.
Archimedes persamaan Bernuolli mengenai aliran fluida
Gerak Fluida; laju aliran;da Garis arus
7. Aliran Viskos.
persamaan kontinuitas.
8. Persamaan bernoulli. Persamaan kontinuitas
Penerapan Prinsip Bernoulli;
Persamaan Bernouli
9. dari Torricelli ke perahu
layar, air foil dan TIA.
Persamaan bernouli dan
10. Viskositas persamaan kontinuitas

Kekekalan momentum
Aliran pada tabung;
di dalam mekanika
11. Persamaan poiseuille, Aliran
fluida
darah

Tegangan Permukaan dan Medan aliran


12.
kapilaritas
Pompa; jantung dan tekanan
13.
darah.

A. Ringkasan isi sub bab pada materi fluida


1.Buku 1 Douglas C.Giancoli
1) Massa jenis dan gravitasi khusus.
Massa jenis (desinty), sebuah benda ( adalah huruf kecil dari abjad
Yunani rhodidefenisikan sebagai massa per satuan volume.

= .Satuan SI untuk massa jenis adalah kg/m3

3
Gravitasi khusus suatu zatb didefenisikan sebagai perbandingan dari massa
jenis zat tersebut terhadap massa jenis air pada 40oC.
2) Tekanan pada fluida.
Tekanan didefenisikan sebagai gaya per satuan luas,di mana F dipahami
bekerja tegak lurus terhadap permukaan A
F
P= . Satuan SI untuk tekanan adalah N/m2 yang memilki nama resmi pascal
A

(Pa).
Fluida memberikan tekanan ke semua arah.Besar tekanan selalu sama di
semua arah pada fluida untuk kedalaman tertentu ,jika tidak fluida akan bergerak.
Gaya yang bekerja pada luas daerah adalah F=mg= Ahg,di mana Ah
adalah volume kolom, adalah massa jenis zat cair dan g adalah percepatan
gravitasi.Tekanan P dengan demikian adalah :
F .Ahg
P= A = A

Tekanan pada kedalaman yang sama dalam zat cair yang serba sama adalah
sama.Untuk menentukan perbedaan tekanan P pada ketinggian yang berbeda
,dimana adalah massa jenis rata-rata.
P = pgh
3) Tekanan atmosfir dan tekanan terukur
Tekanan atmosfir bumi pada setiap fluida berubah terhadap kedalaman
.Tekanan udara di suatu tempat sedikit bervariasi menurut cuaca . Pada
permukaan laut ,rata-rata tekanan atmosfer adalah 1,013 x 105 N2/m2 .Satuan
tekanan lain adalah atmosfir 1 atm= 1,013 x 10 5N/m2=101,3 kPa.Tekanan tanpa
memperhitungkan tekanan atmosfir di sebut tekanan terukur.
4) Prinsip Pascal
Prnsip pascal menyatakan bahwa tekanan yang diberkan pada fluida alam
suatu tempat akan menambah tekanan keseluruhan dengan besaran yang sama
Penerapan prinsip pascal adalah rem hidrolik dan lift hidrolik.Pada kasus lift
hidrolik sebuah gaya kecil dapat digunakan untuk memberikan gaya besar dengan
membuat luas satu piston lebih luas dari luas piston yang lainnya.
Hukum pascal di rumuskan :
P keluar = P masuk

4
5) Pengukuran tekanan alat ukur dan barometer
Alat ukur tekanan di antara manometer tabung terbuka,pengukur aneroid
dan pengukur tekanan ban.
Tekanan P yang terukur dihubungkan dengan perbedaan tinggi h dari dua
ketinggian zat cair dengan hubungan Po adalah tekanan atmosfir yang dirumuskan
:P= Po + gh
Satuan mmHg di sebut torr untuk menghormati Evangelista Torricelli yang
menciptakan barometer.
Tekanan atmosfir sering diukur dengan air raksa yang dimodifikasi dengan
satu ujung ditutup di sebut barometer raksa.
6) Pengapungan dan prinsip Archimedes.
Gaya apung terjadi karena tekanan pada fluida bertambah terhadap
kedalaman .Sehingga tekanan atas pada permukaan bawah benda yang
dibenamkan lebih besar dari tekanan ke bawah pada permukaan atasnya.
Gaya total yang disebabkan tekanan fluida yang merupakan gaya apung
yaitu :
FB =F2-F1
=fgA(h2-h1)
= fgAh
=fgV
Prinsip Archimedes menyatakan bahwa gaya apung yang bekerja pada
benda yang dimasukkan dalam fluida sama dengan berat jenis fluida yang
dipindahkannya.Pada fluida benda dapat terapung jika massa jenisnya lebih kecl
dari massa jenis fluida .
7) Gerak fluida,laju aliran dan persamaan Kontinuitas.
Dua jenis aliarn fluida diantaranya aliaran laminer yaitu lapisan lapisan
yang bersebelahan muncul satu sama lain dengan mulus dan lurus.Aliran turbulen
yaitu aliran yang menyerupai pusaran
8) Persamaan Bernouli
Prinsip Bernouli menyatakan bahwa dimana kecepatan fluida tinggi
,tekanan rendah dan dimana kecepatan rendah ,tekanan tinggi.

5
Pada gambar 10.22 terdapat gambar untuk mendaoptkan rumusan
persamaan bernouli.adapun gambarnya adalah sebagia berikut :

Persamaan Bernouli dirumuskan :


P+1/2 v2 +gh= konstan
9) Penerapan prinsip Bernouli, dari torricelli ke perahu layar ,airfoil dan TIA
Penerapan prinsip Bernouli ada pada teorema Torrcelli,Sayap pesawat udara
dan airfoil yang bergerak dengan relatif terhadap udara yang dirancang untuk
membelokkan udara
10) Viskositas
Viskositas merupakan gaya gesek antara lapisan-lapisan yang bersisian
pada fluida pada waktu lapisan itu bergerak
11) Aliran pada tabung ,persamaan Poiseuille,Aliran darah
Laju alran fluida dalam tabung yang bulat bergantung pada viskositas
fluda,perbedaan tekanan,dan dimensi tabung.Persamaan Poiseuille di rumuskan
sebagai berikut :
r4(P1-P2)
Q=
8L

12) Tegangan Permukaan dan Kapilaritas


Tegangan permukaan terjadi karena permukaan zat cair berprilaku seakan
akan mengalami tegangan dan tegangan bekerja sejajar dengan permukaanmuncul
dari gaya tarik antar molekul.

6
13) Pompa,jantung dan tekanan darah.
Pompa dapat diklasifikasikan dalam beberapa kategori menurut fungsinya
diantaranya pompa vakum,pompa gaya

2.Buku II Tipler Paul A

1) Kerapatan
Sebuah sifat penting dari zat adalah rasio massa terhadap volumenya yang
dinamakan kerapatan .Huruf Yunani (rho) biasanya digunakan untuk
m
menyatakan kerapatan yang dirumuskan sebagai berkut : = v

Bila kerapatan benda lebih besar dari kerapatan air maka benda akan
tenggelam dan bila kerapatannya kecil maka benda akan terapung.
Kerapatan berat adalah hasil kali kerapatan dengan percepatan
w mg
gravitasi.Sehingga dapat dirumuskan : g=V = , Kerapatan berat air adalah
V

wg=62,4 lb/ft3.
2) Tegangan dan Regangan
Tegangan tarik adalah gaya per satuan luas yang bekerja pada sebuah benda :
F
Tegangan =A

Regangan adalah perubahan fraksional pada panjang benda :



Regangan =

Modulus Young adalah rasio tegangan terhadap regangan


Tegangan F/A
Y= =
Regangan L/L

Modulus geser adalah rasio tegangan geser terhadap regangan geser


Tegangan geser Fs/A
Ms= =
Regangan geser X/L

Rasio(negatif) tekanan terhadap perubahan fraksional volume sebuah benda



dinamakan modulus limbak : B= - /

3) Tekanan dalam Fluida



Tekanan fluida adalah gaya per satuan luas yang dikerjakan oleh fluida : P =

Satuan SI tekanan adalah Pascal (Pa).1 Pa = 1 N/m2

7
Banyak satuan tekanan lain seperti atmosfer,barr,torr,pound per inci persegi
atau milimeter air raksa sering kali digunakan,Satuan-satuan ini dihubungkan
oleh :
1 atm = 101,3245kPa=760 mmHg =760 torr =29,9 inHg
=33,9 ftH2O=14,71 lb/in2
Tekanan gauge adalah perbedaan antara tekanan absolut dan atmosfer.
4) Gaya Apung ke atas dan Prinsip Archimedes
Prinsip Archimedes menyatakan bahwa sebuah benda yang seluruhnya atau
sebagian tercelup dalam fluida diapungkan ke atas oleh gaya yang sama dengan
berat fluida yang dipindahkan .
5) Tegangan Permukaan dan Kapilaritas
Benda benda dapat ditopangkan di permukannya oleh fluida yang kurang
rapat karena tegangan permukaan yaitu hasil gaya-gaya molekuler di permukaan
fluida.Gaya-gaya yang molekuler ini juga bertanggung jawab untuk kenaikan
cairan dalam pipa yang halus,yang dikenal sebagai kapilaritas
6) Fluida Bergerak dan Persamaan Bernoulli
Untuk aliran fluida inkompresible keadaan tunak,laju aliran volume adalah
sama diseluruh fluida.Iv=vA=Konstan ,ini dinamakan persamaan kontinuitas.

Persamaan Bernouli :
P + gy+1/2 v2=Konstan
Berlaku unyuk aliran keadaan tunak ,non viskos tanpa turbulensi dimana
energi mekanika kekal .Untuk keadaan dimana kita dapat mengabaikan perubahan
ketinggian,kita mempunyai hasil yang penting yang bila kelajuan fluida
bertambah ,tekanan turun .Hasil ini dikenal sebagai efek venturi,dapat digunakan

8
untuk menjelaskan secara kualiatatif daya angkat pada sayap pesawat terbang dan
kurva jejak baseball.
7) Aliran Viskos
Dalam aliran viskos lewat suatu pipa ,turunnya tekanan sebanding dengan
laju aliran volume dan dengan resistansi yang selanjutnya berbanding terbalik
dengan jari-jari pipa pangkat empat :

P =IvR=

3.Buku III Halliday Resnick

1) Fluida
Fluida adalah suatu zat yang dapat mengalir. Jadi, istilah fluida termasuk
cairan dan gas. Beberapa fluida, seperti gelas atau ter (pitch), mengalir begitu
lambat sehingga berperilaku seperti benda padat untuk interval-interval waktu
yang biasa kita gunakan untuk bekerja dengan benda-benda tersebut. Plasma,
yang merupakan gas yang sangat terionisasi tidak cocok untuk digolongkan
kedalam salah satu kategori ini; plasma tersebut sering kali dinamakan keadaan
keempat dari materi (fourth state of matter) untuk membedakannya dari
keadaan padat,cair,dan gas.
2) Tekanan dan Massa Jenis
Gaya yang beraksi pada suatu fluida dengan menentukan tekanan p, yang
didefinisikan sebagai besarnya gaya normal per satuan luas permukaan. Tekanan
adalah suatu kuantitas skalar. Satuan SI dari tekanan adalah pascal (singkatan Pa,
1 Pa= 1 N/m2). Satuan ini dinamai menurut nama ilmuan PerancisBlaise Pascal
(1623-1662). Satuan-satuan lain adalah bar (1 bar = 105 Pa), lb/in2, atmosfer (1
atm = 14,7 lb/in2 = 101.325 Pa), dan mmHg (760 mm Hg=1 atm). Suatu fluida
yang mengalami tekanan akan mengerahkan sebuah gaya pada permukaan yang
bersentuhan dengan fluida tersebut
3) Variasi tekanan di dalam fluida yang diam
Jika suatu fluida berada di dalam kesetimbangan, maka tiap-tiap bagian fluida
berada di dalam kesetimbangan. Variasi tekanan dengan ketinggian di dalam
udara dan dengan kedalaman di dalam air.

9
4) Prinsip pascal dan prinsip Archimedes
Suatu fluida yang dilengkapi dengan sebuah pengisap yang dapat bergerak.
Tekanan disuatu titik P tidak hanya dihasilkan oleh berat fluida diatas permukaan
P tetapi juga oleh gaya yang dikerahkan oleh pengisap. Tekanan p di suatu titik P
yan sembarang sejarak h di bawah permukaan yang sebelah atas dari cairan yang
diberikan oleh persamaan p= p0 + pgh .Hasil ini dinyatakan oleh Blaise
Pascal dinamakan prinsip Pascal. Biasanya prinsip tersebut yaitu: tekanan yang
dipakaikan kepada suatu fluida tertutup diteruskan tanpa berkurang besarnya
kepada setiap bagian fluida dan dindimg-dinding yang berisi fluida tersebut. Hasil
ini adalah suatu konsekuensi yang perlu dari hukum-hukum mekanika fluida, dan
bukan merupakan sebuah prinsip yang bebas.
Prinsip Archimedes adalah juga suatu konsekuensi yang perlu dari hukum-
hukum statika fluida. Bila sebuah benda seluruhnya atau sebagian dicelupkan
didalam suatu fluida (baik suatu cairan maupun suatu gas) yang diam, maka fluida
tersebut mengerahkan tekanan pada tiap-tiap bagian permukaan benda yang
bersentuhan dengan fluida tersebut. Tekanan tersebut adalah lebih besar pada
bagian benda yang tercelup lebih dalam. Resultan semua gaya adalah sebuah gaya
yang mengarah ke atas yang dinamakan kakas apung (buoyancy) dari benda yang
tercelup tersebut. Tekanan pada setiap bagian permukaan benda sudah tentu tidak
bergantung pada bahan benda.

5) Pengukuran tekanan
Evangelista Torricelli (1608-1647) membuat satu metoda untuk mengukur
tekanan atmosfer dengan diciptakan olehnya barometer air raksa di dalam tahun
1643. Barometer air raksa tersebut adalah sebuah tabung gelas yang panjang yang
telah diisi dengan air raksa.Tekanan atmosfer P0 adalah P0 = pgh

10
Tekanan atmosfer disuatu titik secara numerik adalah sama dengan berat
kolom udara sebanyak satu satuan luas penampang yang membentang dari titik
tersebut ke puncak atmosfer. Manometer tabung terbuka untuk mengukur tekanan
di dalam tangki.
6) Konsep-konsep umum mengenai aliran fluida
Ciri- ciri umum dari aliran fluida.
1. Aliran fluida dapat merupakan aliran tunak (steady) atau tak tunak (non-steady)
2. Aliran fluida dapat merupakan aliran berolak (rotational) atau aliran tak
berolak(irrational)
3. Aliran fluida dapat termampatkan (compressible) atau tak termampatkan
(incompressible).
4. Aliran fluida dapat merupakan aliran kental (viscous) atau tak kental
(nonviscous).
Sebuah garis arus adalah sejajar dengan kecepatan partikel-partikel fluida
di tiap-tiap titik. Tidak ada dua garis arus yang dapat saling bersilangan, sebab
jika dua garis arus dapat bersilangan, maka sebuah partikel fluida yang datang
dapat pergi kearah mana sajapun,dan aliran tersebut tidak mungkin lagi tunak.
7) Garis arus
Sebuah garis arus adalah sejajar dengan kecepatan partikel fluida pada tiap
titik. Tidak ada dua garis arus yang dapat saling bersilang. Sebab jika dua garis
arus dapat bersilang, maka sebuah partikel fluida yang datang dapat pergi kearah
mana sajapun dan aliran tersebut tidak mungkin lagi tunak.
8) Persamaan kontinuitas
Kecepatan fluida di bagian dalam tabung, walaupun sejajar kepada
tabungdi setiap titik, dapat mempunyai besar yang berbeda-beda di titik yang
berbeda. 1A1v1 = 2A2v2

Av = konstan, jika fluida tersebut tak termampatkan maka berlaku persamaan

A1v1 = A2v2
Av = konstan

11
9) Persamaan Bernouli
Persamaan bernouili adalah sebuah hubungan fundamental di dalam
mekanika fluida.

Rumus :P + gy+1/2 v2=Konstan


10) Persamaan bernouli dan persamaan kontinuitas
Persamaan bernouli dapat digunakan untuk menentukan laju fluida dengan
cara mengukur tekanan. Prinsip yang umumya digunakan di dalam alat pengukur
seperti itu adalah sebagai berikut: persamaan kontinuitas mengharuskan bahwa
laju fluida di tempat penyempitan akan bertambah besar; persamaan bernouli
kemudian kemudian memperlihatkan bahwa tekanan harus turun di tempat
1
tersebut. Yakni, untuk sebuah pipa horizontal maka v2 + p menyamai sebuah
2

konstanta; jika v bertambah besar dan fluida tersebut adalah tak termampatkan,
maka p harus berkurang.
11) Kekekalan momentum di dalam mekanika fluida
Dalam mekanika partikel newton hukum-hukum kekekalan momentum
linier dan sudut menggunakan secara eksplisit hukum ketiga newton mengenai
gerak. Gaya dakil dan momen kakas dakil didalam sebuah sistem mekanis akan
saling meniadakan satu sama lain karena hanya gaya luar dan momen kakas luar
yang membuat kontribusi kepada meomentum-momentum. Dalam kasus fluida
gaya dakil dinyatakan oleh tekanan di dalam fluida.
12) Medan aliran
Untuk sebuah aliran tunak medan aliran adalah stasioner dan pada umumnya
medan aliran adalah sebuah vektor.

12
B. Penilaian kelebihan dan kekurangan materi fluida yang terdapat dalam
sub bab masing-masing buku
1) Buku 1 Douglas C.Giancoli
Kelebihan:
- Pada halaman 325-326 ,paragraf ke-3 dijelaskan materi gravitasi khusus suatu
zat , sedangkan di buku pengarang Tipler dan Haliday tidak dibahas.
- Pada halaman 326, materi tentang tekanan pada fluida dijelaskan lebih rinci,
mulai dari pengertian tekanan ,rumus tekanan ,konsep tekanan hingga contoh
soal yang di sertai gambar .Sehingga dari gambar tersebut, pembaca dapat
lebih mudah memahami soal.
- Pada halaman 333 ,pembahasan mengenai pengapungan dan prinsip
archimedes di paragraf ke-2 dijelaskan penurunan rumus gaya apung secara
lengkap sesuai dengan gambar 10.1
Fluida memberikan tekanan P1 =f.g.h1 di permukaan atas silinder.Gaya yang
disebabkan oleh tekanan di bagian atas silinder ini adalah F1 =P1A= f.g.h1A
dan menuju ke bawah.Dengan cara yang sama,fluida memberikan gaya ke atas
pada bagian bawah silinder yang sama dengan F2 =P2A= f.g.h2A.Gaya total
yang disebabkan tekanan fluida yang merupakan gaya apung FB bekerja ke atas
dengan besar :
FB = F2-F1
= f.g.A(h2-h1)
= f.g.Ah
= f.g.V
- Pada buku Giancoli halaman 344 ,penerapan fluida tidak hanya menjelaskan
tentang sayap pesawat,perahu layar ,tabung karburator, tetapi pada buku
Giancoli ini dibahas aplikasi fluida dalam tubuh manusia,seperti aliran darah
pada sistem sirkulasi manusia gambarnya dapat dilihat pada halaman 340
gambar 10-20
- Pada buku Giancoli ini contoh soal yang disajikan lebih mengarah kepada
analisis .

13
Kekurangan :

Pada buku ini pembahasannya cukup lengkap tetapi bahasa yang


disajikan tidak mudah untuk dipahami oleh pembaca.

2) Buku II Tipler Paul A


Kelebihan :
- Pada materi prinsip Archimedes halaman 394 dijelaskan rumus mencari berat
benda yag terapung dan terdapat gambar untuk mendapatkan rumus berat jenis
tersebut .Hal ini dapat dilihat pada gambar 11-10 .

- Pada materi kapilaritas dan tegangan halaman 398 penjelasannya lebih jelas
dan rinci mulai dari rumus,contoh soal, dan penerapannya.

Kekurangan
`Pada buku ini setiap sub bab di bahas secara lengkap tetapi pokok
pembahasannya kurang lengkap tidak seperti pada buku karangan Giancolli
dan Halliday.

3) Buku III David Halliday,Robert Resnick.


Kelebihan
- Pada materi prinsip pascal halaman 562-564 pembahasannya di jelaskan secara
lengkap mulai dari rumus, contoh soal, dan penerapannya.
- Pada buku ini halaman 554-555 di jelaskan tentang massa jenis, tidak hanya
rumus tetapi juga macam-macam massa jenis beberapa bahan dan benda .
- Pada buku ini halaman 565 di gambarkan alat ukur tekanan barometer
torricelli.

14
- Pada materi persamaan bernouli halaman 584 -592 di jelaskan lebih lengkap
mulai dari pembahasan rumus hingga penerapannya secara lengkap.
- Pada buku Halliday ini contoh soalnya mudah dipahami pembaca.Selain itu
pada halaman 568-574 banyak soal-soal yang disajikan pada buku ini.

Kekurangan :

Pada buku ini tidak dijelaskan materi viskositas seperti pada buku karangan
Giancolli dan Tipler.

3.Komentar
Berdasarkan penilaian dari ketiga buku antara lain buku Halliday,
Tipler dan Giancolli. Buku yang dapat dijadikan referensi adalah buku David
Halliday,Robert Resnic, karena di dalam buku tersebut materi fluida dibahas
secara lengkap dan mudah di pahami pembaca. Selain itu pada buku Halliday ini
banyak soal-soal yang disajikan.

4. Penutup

1) Kesimpulan
Buku yang dapat dijadikan bahan referensi adalah buku David
Halliday,Robert Resnick.
2) Saran
Pada buku Tipler sebaiknya materi yang disajikan harus lebih lengkap
seperti pada buku Halliday dan Giancolli. Pada buku Giancolli sebaiknya
bahasa yang digunakan harus lebih mudah di pahami agar materi tersebut lebih
mudah di pahami pembaca.
Jadi saran yang dapat diberikan mengenai ketiga buku ini adalah agar lebih
melengkapi materi-materi yang belum lengkap pada masing-masing buku baik
itu rumusnya,contoh soal dan penerapannya

15