Anda di halaman 1dari 7

Nama VETARIYA RONA SAFITRI

NIM 165100201111026
Jurusan KETEKNIKAN PERTANIAN
Kelas E
kelompok E3

LAPORAN PRAKTIKUM

Praktikum 1.Penggunaan Mikroskop

2. Jelaskan peranan kertas koran (huruf) pada praktikum penggunaan mikroskop!

Pada praktikum penggunaan mikroskop, huruf dari kertas koran digunakan sebagai
objek mikroskopis yang diamati. Satu huruf dari kertas yaitu huruf b dan t koran diletakkan
pada preparat kemudian diamati dengan perbesaran lemah ke perbesaran kuat. Dengan
perbesaran yang berbeda, didapatkan hasil yang berbeda pula.

3. Mengapa pengamatan obyek dilakukan pada perbesaran terkecil kemudian dilanjutkan


ke perbesaran yang lebih besar?

Pada pengamatan obyek dilakukan pada perbesaran yang terkecil terlebih dahulu
kemudian dilanjutkan ke perbesaran yang lebih besar. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar
dapat menentukan titik fokus serta untuk mempermudah pencarian objek yang diamati. Jadi,
contohnya kita mengamati obyek mikroskopis dengan perbesaran 40x terlebih dahulu
tujuannya agar bidang pandang kita lebih luas sehingga obyek mikroskopis dapat ditemuikan,
lalu selanjutnya memakai perbesaran 100x dan kita dapat melihat benda mikro lebih
mendetail.

4. Mengapa permukaan gelas obyek yang sudah bersih tidak boleh disentuh dengan
tangan? Jelaskan!

Permukaan gelas obyek yang sudah dibersihkan dengan akuades dan disterilkan oleh
alkohol 70% tidak boleh disentuh dengan tangan karena tangan yang digunakan untuk
menyentuh permukaan gelas obyek kemungkinan terdapat mikroba atau debu. Dan pada
gelas obyek akan membekas sentuhan sidik jari, hal-hal tersebut menyebabkan gelas obyek
tidak steril lagi dan akan mengganggu pengamatan obyek.

5. Selain dengan menggunakan alkohol, apakah gelas obyek dan penutup dapat
dibersihkan dengan bahan lain? Jelaskan!

Pembersihan gelas obyek dan penutup dilakukan untuk membunuh bakteri dan
kuman.Selain menggunakan alkohol, gelas obyek dan penutup dapat dibersihkan dengan
desinfektan lain. Etanol, sulfonamida, senyawa amonium kuartener, betapropiolakton,
hidrogen peroksida, etilen oksida, formaldehida, kresol dan senyawa klor dapat digunakan
untuk membunuh bakteri dan kuman. Selain itu dapat pula digunakan detergen. Detergen

Praktikum Biologi 2014-2015


Nama VETARIYA RONA SAFITRI
NIM 165100201111026
Jurusan KETEKNIKAN PERTANIAN
Kelas E
kelompok E3

menurunkan tegangan permukaan, bakteri bersama minyak dan partikel lain akan terjaring
dalam detergen dan terbuang melalui proses pencucian (Abbat, 2010).

6. Mengapa pada penyiapan preparat huruf, ditambahkan aquades? Jelaskan!

Pada penyiapan preparat huruf ditambahkan aquades. Hal ini bertujuan agar preparat
dapat melekat dengan cover glass sehinnga posisi obyek tidak berubah-ubah.

7. Jelaskan apa saja kelebihan dan kekurangan mikroskop cahaya dibandingkan dengan
mikroskop elektron!

Kelebihan mikroskop cahaya:


Tidak membutuhkan tempat yg luas, sehingga dapat dilihat oleh langsung oleh
pengamat.
Penelitiannya dapat dilakukan dimana saja karena sumber cahaya berasal dari lampu
(mikroskop optik menggunakan sinar matahari).
Kekurangan mikroskop cahaya:
Tampilan gambar tidak sebagus mikroskop elektron, terkadang kurang jelas
Perbesaran hanya sampai 1000x
Kelebihan mikroskop elektron
Menghasilkan gambar yang lebih besar, jelas dan lebih baik daripada microskop
cahaya
Perbesaran sampai 1juta kali
Kekurangan mikroskop elektron
Membutuhkan proyektor dan ruangan yang luas untuk melihat hasil pengamatan
Harganya lebih mahal daripada mikroskop cahaya
Membutuhkan lebih banyak energi (Campbell,
2008).

Praktikum Biologi 2014-2015


Nama VETARIYA RONA SAFITRI
NIM 165100201111026
Jurusan KETEKNIKAN PERTANIAN
Kelas E
kelompok E3

8. Jelaskan masing-masing peranan bagian mikroskop!

Bagian-bagian mikroskop beserta peranannya, yaitu :

1. Lensa Okuler, perannya membentuk bayangan maya, tegak dan diperbesar dari lensa
obyektif sehingga dapat dilihat oleh mata.
2. Lensa Obyektif, peranannya memperbesar obyek mikroskopis agar terlihat oleh lensa
okuler.
3. Revolving Nospiece, peranannya memilih perbesaran lensa obyektif yang sesuai.
4. Penjepit Preparat, peranannya menjepit preparat yang digunakan.
5. Meja benda, perannya sebagai tempat meletakkan obyek mikroskopis yang diamati.
6. Kondensor, peranannya mengumpulkan cahaya yang masuk.
7. Pengatur lampu, perannya mengatur cahaya yang masuk.
8. Tombol pengatur diopter, peranannya mengatur lensa okuler.
9. Tombol ON/OFF, perannnya menyalakan atau mematikan mikroskop.
10. Pengatur jarak interpupilar, perannya yaitu mengatur jarak dari interpupilar.
11. Sumber Cahaya, perannannya sebagai sumber cahaya yang digunakan dan juga
memperjelas hasil pengamatan.
12. Skrup Vertikal, perannya menggeser meja preparat secara vertikal atau ke atas ke
bawah.
13. Skrup Horizontal, perannya menggeser meja preparat secara horizontal atau ke kanan
ke kiri.
14. Skrup Kasar, peranannya yaitu menaikkan atau menurunkan meja benda.
15. Skrup Halus, perannya yaitu menggerakkan lensa obyektif sehingga diperoleh fokus
yang tepat.
16. Pengatur pengamat obyek, perannya yaitu mengatur pengamat obyek.
17. Pengatur diafragma, perannya mengatur intensitas cahaya yang masuk.
18. Tempat lensa okuler, perannya menghubungkan lensa okuler dengan lensa obyektif.
(Donnersberger, 2007).

Praktikum Biologi 2014-2015


Nama VETARIYA RONA SAFITRI
NIM 165100201111026
Jurusan KETEKNIKAN PERTANIAN
Kelas E
kelompok E3

9. Gambarlah hasil pengamatan preparat huruf anda dengan mikroskop pada tiap
perbesaran!

Perbesaran 100x Perbesaran 400x Perbesaran 1000x

Perbesaran 100x Perbesaran 400x Perbesaran 1000x

10. Jelaskan sifat bayangan yang dibentuk pada pengamatan preparat huruf! Mengapa
demikian?

Dalam praktikum penggunaan mikroskop, kita menggunakan obyek huruf b dan t


dari kertas koran. Cara membuat preparat huruf tersebut adalah pertama kita memotong 1
huruf yang dibutuhkan lalu diletakkan pada gelas obyek yang sudah dibersihkan, cara
membersihkan gelas obyek yaitu dipegang bagian lalu di cuci menggunakan aquades dan
dilap searah menggunakan tissue kemudian dibersihkan lagi menggunakan alkohol 70%
gunanya agar bakteri atau kuman yang menempel pada gelas obyek mati, cover glass juga
harus dibersihkan dengan cara yang sama. Setelah itu ditutup dengan cover glass dengan
meneteskan aquades sebanyak satu tetes ke gelas obyek tetapi jangan sampai mengenai obyek
karena dapat merusak obyek yang akan diamati kertas koran karena mudah meresap air,

Praktikum Biologi 2014-2015


Nama VETARIYA RONA SAFITRI
NIM 165100201111026
Jurusan KETEKNIKAN PERTANIAN
Kelas E
kelompok E3

fungsi diteteskannya aquades agar gelas kaca atau cover glass dapat menempel pada gelas
obyek. Cara menempelkannya yaitu cover glass dipegang miring 45o agar nanti menempel
sempurna dan tidak ada gelembung yang dapat mengganggu pengamatan obyek. Dan
preparat huruf siap diamati.

Pengamatan yang dilakukan adalah pengamatan dengan perbesaran lemah ke


perbesaran tinggi yaitu perbesaaran 40x, 100x dan 400x. Hal ini sesuai dengan literatur
(Syaifudin, 2014) yang menjelaskan bahwa pada pengamatan obyek mikroskopis dengan
menggunakan mikroskop cahaya, maka bayangan yang dibentuk adalah maya terbalik dan
diperbesar. Hal ini dapat terjadi dikarenakan terdapat lensa okuler pada mikroskop yang
fungsinya membentuk bayangan maya, tegak dan diperbesar.

Sebelum dilakukannya pengamatan, bayangan huruf yaitu nyata, tegak dan tetap.
Lalu sesudah dilakukan pengamatan obyek mikroskopis berupa potongan huruf b dari
koran dengan perbesaran 40x diperoleh hasil berupa bayangan yang dibentuk adalah maya,
terbalik, diperbesar serta huruf terlihat penuh. Ketika perbesaran yang digunakan adalah
100x, hasil yang diperoleh yaitu bayangan yang terbentuk adalah maya, terbalik, diperbesar
serta beberapa bagian huruf hilang atau tidak terlihat dan juga tekstur dari huruf terlihat jelas.
Dan ketika menggunakan perbesaran 400x, hasil yang diperoleh yaitu bayangan yang
terbentuk adalah maya, terbalik, diperbesar serta tidak membentuk huruf lagi dan tekstur dari
huruf terlihat sangat jelas.
Sedangkan dari pengamatan obyek mikroskopis berupa potongan huruf t dari koran
yang sebelumnya nyata, tegak dan tetap dengan perbesaran 40x diperoleh hasil berupa
bayangan yang dibentuk adalah maya, terbalik dan diperbesar. Ketika mengggunakan
perbesaran 100kali, bayangan yang terbentuk maya, terbalik dan diperbesar serta beberapa
bagian dari huruf t sudah hilang. Dan ketika menggunakan perbesara 400x, hasil yang
didapatkan yaitu bayangan yang dibentuk adalah maya, terbalik, diperbesar dengan huruf t
sudah tidak membentuk huruf lagi dan tekstur dari huruf tersebut sangat jelas.
Jika dibandingkan, hasil pengamatan dengan preparat huruf b dan preparat huruf
t menunjukkan hasil yang sama dengan masing-masing perbesaran yang digunakannya.
Hal ini sudah sesuai dengan literatur (Ardrsasmits, 2008) yang menjelaskan bahwa
pengamatan obyek mikroskopis menggunakan mikroskop dengan menggunakan perbesaran
tertentu maka akan menghasilkan bayangan yang maya, tegak dan diperbesar. Selain itu hasil
pengamatan dengan menggunakan preparat huruf b dan huruf t juga sesuai degan
literatur (Syaifudin, 2014) yang menjelaskan bahwa semakin kuat perbesaran yang
digunakan pada saat pengamatan dengan menggunakan mikroskop, maka detail dari obyek
mikroskopis akan semakin tampak.

Praktikum Biologi 2014-2015


Nama VETARIYA RONA SAFITRI
NIM 165100201111026
Jurusan KETEKNIKAN PERTANIAN
Kelas E
kelompok E3

KESIMPULAN

Prinsip penggunaan mikroskop adalah mengamati objek mikroskopis dengan


memanfaatkan sifat optik dari lensa yang digunakan dengan menggunakan perbesaran
tertentu untuk membentuk sifat akhir bayangan yaitu maya, terbalik, diperbesar sehingga
objek mikroskopis dapat diamati.

Kegunaan mikroskop yaitu untuk membantu melihat benda-benda mikroskopis yang


tidak tampak oleh mata telanjang, mikroskop sangat berperan dalam biologi. Tetapi dalam
praktikum ini, mikroskop digunakan untuk mengamati bayangan huruf yang dibentuk oleh
mikroskop itu sendiri.

Hasil pengamatan preparat huruf b dan t dalam perbesaran 40x, 100x, dan 400x
membentuk bayangan yang maya, terbalik, dan diperbesar. Dalam setiap perbesaran semakin
kuat perbesaran yang digunakan pada saat pengamatan dengan menggunakan mikroskop,
maka detail dari obyek mikroskopis akan semakin tampak.

Praktikum Biologi 2014-2015


Nama VETARIYA RONA SAFITRI
NIM 165100201111026
Jurusan KETEKNIKAN PERTANIAN
Kelas E
kelompok E3

DAFTAR PUSTAKA TAMBAHAN

Abbat FR. 2010. A Guide for Teachers of Primary Health care staff. London: World Healt
Organization

Ardrsasmita, M.S. 2008. Pengolahan Citra Digital Dan Analisis Kuantitatif Dalam
Karakteristik Citra Mikroskopik. 3(1):25

Campbell A. Neil, dkk. 2008. BIOLOGI Edisi kedelapan Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga

Donnersberger Anne B, 2007. Anatomy and Physiology. London: Jones and Barlett Publisher

Syaifudin dan Setyoningsing E. D. 2014. Perancangan Sistem Pencahayaan Dan Kamera


Pada Mikroskop Manual. 9(2):1025

Praktikum Biologi 2014-2015