Anda di halaman 1dari 1

Pengertian Lahan

Lahan adalah suatu hamparan (areal) tertentu di permukaan bumi secara vertikal
mencakup komponen iklim seperti udara, tanah, air, dan batuan yang ada di bawah tanah serta
vegetasi dan aktivitas manusia pada masa lalu atau saat ini yang ada di atas tanah atau
permukaan bumi (Subroto, 2003).
Lahan merupakan sumber daya alam yang jumlahnya terbatas. Hampir semua kegiatan
produksi, rekreasi, dan konservasi memerlukan lahan. Pemanfaatan lahan untuk berbagai
kepentingan dari berbagai sektor seharusnya selalu mengacu pada potensi fisik lahan, faktor
sosial ekonomi, dan kondisi sosial budaya setempat serta sistem legalitas tentang lahan
(Subroto, 2003).
Lahan diartikan sebagai lingkungan fisik yang terdiri atas iklim, relief, tanah, air dan
vegetasi serta benda yang diatasnya sepanjang ada pengaruhnya terhadap penggunaan lahan,
termasuk didalamnya hasil kegiatan manusia dimasa lalu dan sekarang seperti hasil reklamasi
laut, pembersihan vegetasi dan juga hasil yang merugikan seperti yang tersalinasi. (FAO dalam
Arsyad, 1989)

Pengertian Peruntukan Lahan


Struktur peruntukan lahan merupakan komponen rancang kawasan yang berperan
penting dalam alokasi penggunaan dan penguasaan lahan/tata guna lahan yang telah ditetapkan
dalam satu kawasan perencanaan tertentu berdasarkan ketentuan dalam rencana tata ruang
wilayah.
Penggunaan lahan mengacu pada UU No. 5 Tahun 1960, dimana pemerintah diberi
kewenangan untuk:
a. Mengatur dan menyelenggarakan peruntukkan, penggunaan, persediaan dan
pemeliharaan bumi, air, dan ruang angkasa.
b. Menentukan dan mengatur hubungan-hubungan hukum antara orang-orang dengan
bumi, air, dan ruang angkasa.
c. Menentukan dan mengatur hubungan-hubungan hukum antara orang-orang dan
perbuatan-perbuatan hukum yang mengenai bumi, air, dan ruang angkasa.