Anda di halaman 1dari 5

TUGAS AKHIR DASAR GIZI KESEHATAN MASYARAKAT (DIKM)

REVIEW JURNAL ILMIAH GIZI INTERNATIONAL DENGAN JUDUL


Prevalence of Undernutrition and Its Associated Factors Among Children
Below Five Years of Age in Bure Town, West Gojjam Zone, Amhara National
State, Northwest Ethiophia

DISUSUN OLEH :
Billy Suyatman 25010113140334

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT


UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2017
Review Journal
Judul English : Prevalence of Undernutrition and Its
Associated Factors Among Children
Below Five Years of Age in Bure Town,
West Gojjam Zone, Amhara National
State, Northwest Ethiophia
Indonesia : Prevalensi Kekurangan Gizi dan Faktor
hubungannya di antara anak-anak di
bawah usia lima tahun di kota biro,
zona Gojjam Barat, negara bagian
Amhara National, Northwest
Ethiophia
Jurnal Jurnal dalam Bidang Gizi Kesehatan Masyarakat
http://dx.doi.org/10.1155/2016/7145708
Download

Volume 2016, Article ID 7145708, 8 pages


Volume

Tahun 2016
Penulis Desalegne Amare, Birtukan Assefa, Ayenew Negesse,
dan Birehanu Ayenie

Reviewer Billy Suyatman


Tanggal 29 Mei 2017
Abstrak Jurnal yang berjudul Prevalence of Undernutrition and
Its Associated Factors Among Children Below Five Years
of Age in Bure Town, West Gojjam Zone, Amhara
National State, Northwest Ethiophia berisi tentang
malnutrisi atau gizi salah sebagai salah satu masalah
utama kesehatan masyarakat di dunia terutama di negara
Afrika Sub Sahara, salah satunya Ethiophia.
Abstrak yang digunakan penulis hanya menggunakan
Bahasa Inggris (Bahasa International). Secara
keseluruhan penulis menjelaskan penelitian di abstrak
secara singkat, padat dan jelas. Penulis langsung menuju
ke topik pembahasan yaitu metode penelitian, desain
sampling, jumlah responden, instrumen penelitian, serta
aplikasi pengolah data yang digunakan. Penulis juga
menjelaskan hasil akhir atau kesimpulan dari penelitian
tersebut.
Pengantar Dalam bagian pengantar, penulis menjelaskan bahwa
malnutrisi merupakan masalah kesehatan masyarakat
utama yang dihadapi oleh dunia. Penulis juga
menjelaskan bahwa di seluruh dunia terdapat 165 juta
anak balita yang mengalami gizi buruk-kurang dimana
26% mengalami kerdil. Saya pribadi sangat setuju
dengan penjelasan penulis ini saat ini masalah gizi buruk-
kurang menjadi masalah kesehatan masyarakat utama
yang tidak hanya dialami oleh Indonesia. Namun,
diberbagai belahan dunia lain juga mengalami masalah
yang sama.
Pada bagian pengantar, penulis mulai menjelaskan
keadaan permasalahan gizi di Negara Ethiophia,
berdasarkan Laporan EDHS Prevalensi Stunting di
Ethiophia cenderung stagnan dan tidak mengalami
penurunan yang signifikan, yaitu: 58% pada tahun 2000,
lalu menurun sedikit pada tahun 2005 sebesar 51%, dan
menurun namun masih cenderung tinggi pada tahun 2011
sebesar 44%.
Pada penjelasan diatas, penulis menggambarkan bahwa
tren prevalensi stunting dan underweight terus
mengalami penurunan namun dalam kecepatan yang
lambat.
Di bagian pengantar ini, penulis menjelaskan tujuan
penelitian ini untuk menilai faktor-faktor yang
berhubungan dengan prevalensi stunting dan underweight
pada balita di Kota Bure, Ethiophia.
Pembahasan Pada bagian pembahasan, penulis membagi sub
pembahasan yaitu:
Metodologi penelitian yang digunakan, yaitu: desain
sampling, jumlah populasi, jumlah sample dan teknik
sampling, variabel yang digunakan, instrumen
penelitian serta pengukuran antropometri.
Standar Definition, yaitu: kualitas kontrol data,
analisis data serta etika penelitian.
Analisis Faktor Risiko Malnutrisi pada Balita di
Kota Bure, Ethiophia, yaitu: umur, jenis kelamin,
agama, tingkat pendidikan ibu, tingkat pendidikan
ayah, pendapatan keluarga per bulan, pekerjaan ibu
serta penyakit infeksi yang dialami dalam satu bulan
terakhir.
Di bagian pembahasan ini, penulis menjelaskan secara
rinci metode dan semua variabel yang digunakan apakah
berhubungan atau tidak. Penelitian ini sangat mudah
dipahami oleh pembaca.
Kesimpulan Pada bagian kesimpulan, penulis menyimpulkan bahwa
tren kekurangan gizi pada anak balita di Kota Bure,
Ethiophia terus mengalami penurunan namun dalam
kecepatan yang lambat. Pada penelitian ini, disimpulkan
bahwa laki-laki lebih terpengaruh terhadap malnutrisi
dibandingkan perempuan. Selain itu, umur, jenis kelamin,
tingkat pendidikan ibu, pendapatan keluarga per bulan
serta penyakit infeksi merupakan faktor yang
mempengaruhi status gizi anak.
Kelebihan Penelitian 1. Bahasa yang digunakan oleh penulis mudah dipahami
maksud dan tujuannya oleh pembaca. Analisisnya
sangat rinci dan mudah dipahami
Kekurangan 1. Menurut saya, akan lebih jelas dan tepat jika penelitian
Penelitian ini menggunakan desain studi case control sehingga
dapat membandingkan antara kasus dan kontrol.