Anda di halaman 1dari 9

PEMBAHASAN SOAL OSN MATEMATIKA SMP TINGKAT PROPINSI 2012

OLEH :SAIFUL ARIF, S.Pd (SMP NEGERI 2 MALANG)

PEMBAHASAN SOAL OLIMPIADE SAINS NASIONAL SMP


SELEKSI TINGKAT PROPINSI TAHUN 2012

BIDANG STUDI MATEMATIKA


WAKTU : 150 MENIT

A. ISIAN SINGKAT

1. Sebuah silinder memiliki tinggi 5 cm dan volume 20 cm3. Luas permukaan bola terbesar yang
mungkin diletakkan ke dalam silinder tersebut adalah .

SOLUSI :
Vsilinder = 20
r2 t = 20
r2. 5 = 20
r2 = 4
Dari persamaan terakhir untuk = 3,14, dapat ditunjukkan bahwa r < 2,5 cm atau diameter alas
silinder < 5 cm (tinggi silinder). Artinya bola terbesar yang bisa dimasukkan dalam silinder berjari-
jari maksimum sama dengan jari-jari alas silinder.
Jadi luas bola terbesar yang dimaksud adalah 4 r2 = 4 . 4 = 16 cm2

2. Jumlah tiga bilangan adalah 19. Jika bilangan pertama dan bilangan kedua masing-masing
dikurangi 1, maka diperoleh dua bilangan dengan rasio 1 : 3. Jika bilangan kedua dan ketiga
masing-masing ditambah 3, maka diperoleh dua bilangan dengan rasio 5 : 6. Selisih bilangan
terbesar dan terkecil adalah .

SOLUSI :
Misalkan ketiga bilangan itu berturut-turut a, b, dan c.
Jika bilangan pertama dan bilangan kedua masing-masing dikurangi 1 memiliki rasio 1 : 3 artinya:
a 1 1
=
b 1 3
1 1
a 1 = b
3 3
1 2
a = b+
3 3
Jika bilangan kedua dan ketiga masing-masing ditambah 3, maka diperoleh rasio 5 : 6, artinya
b+3 5
=
c+3 6
6 18
c+3= b+
5 5
6 3
c= b+
5 5

http://olimatik.blogspot.com
e-mail: koniciwa71@yahoo.co.id HAL 1
PEMBAHASAN SOAL OSN MATEMATIKA SMP TINGKAT PROPINSI 2012
OLEH :SAIFUL ARIF, S.Pd (SMP NEGERI 2 MALANG)
Jumlah tiga bilangan adalah 19, sehingga
a + b + c = 19
subtitusi nilai a dan c pada persamaan terakhir diperoleh
1 2 6 3
b + + b + b + = 19
3 3 5 5
Kedua ruas dikalikan 15 didapat
5b + 10 + 15b + 18b + 9 = 285
38b = 285 19
b = 266 : 38
b=7
1 2 7 2
Subtitusi b = 7 pada a = b + menghasilkan a = + = 3
3 3 3 3
6 3 42 3
Subtitusi b = 7 pada c = b + menghasilkan c = + =9
5 5 5 5
Jadi selisih bilangan terbesar dan terkecil adalah 9 3 = 6

1 1 1 1 1 1 1
3. Jika 1 + + + + + ... = a , maka + + + ... = ...
4 9 16 25 9 25 49

SOLUSI :
1 1 1 1
1+ + + + + ... = a
4 9 16 25

1 1 1 1 1 1
+ + + + + + ... = a 1
4 9 16 25 36 49

1 1 1 1 1 1
+ + + ... = a 1 + + + ...
9 25 49 4 16 36

1 1 1 1 1 1
+ + + ... = a 1 1 + + + ...
9 25 49 4 4 9

+ ... = a 1 (a )
1 1 1 1
+ +
9 25 49 4

1 1 1 3
+ + + ... = a 1
9 25 49 4

4. Lima belas bilangan prima pertama dituliskan berturut-turut pada lima belas kartu. Jika semua
kartu tersebut diletakkan dalam sebuah kotak dan kemudian diambil secara acak dua buah kartu
berturut-turut tanpa pengembalian, maka peluang terambil dua kartu dengan jumlah dua bilangan
tertulis merupakan bilangan prima adalah .

SOLUSI :
Himpunan 15 bilangan prima pertama adalah
P = {2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29, 31, 37, 41, 43, 47}
Misalkan a P, b P, maka a + b P jika dan hanya jika a dan b keduanya tidak ganjil. Jadi salah
satu dari a atau b harus genap yaitu 2. Selanjutnya pilih a = 2, maka ada 6 kemungkinan nilai b
yaitu 3, 5, 11, 17, 29, 43.

http://olimatik.blogspot.com
e-mail: koniciwa71@yahoo.co.id HAL 2
PEMBAHASAN SOAL OSN MATEMATIKA SMP TINGKAT PROPINSI 2012
OLEH :SAIFUL ARIF, S.Pd (SMP NEGERI 2 MALANG)
Banyak cara pengambilan secara acak dua buah kartu berturut-turut tanpa pengembalian adalah
15C2 = 105
Jadi peluang terambil dua kartu dengan jumlah dua bilangan tertulis merupakan bilangan prima
6 2
adalah =
105 35

5. Perhatikan gambar bangun datar setengah lingkaran dengan diameter AD dan pusat lingkaran M
berikut. Misalkan B dan C adalah titik-titik pada lingkaran sedemikian sehingga AC BM dan BD
memotong AC di titik P. Jika besar CAD = so, maka besar CPD = o

SOLUSI :

Perhatikan gambar berikut ini.

Misalkan Q adalah titik potong antara AC dan BM. Pada segitiga siku-siku AMQ diperoleh besar
AMQ = 90o so. Pada segitiga sama kaki AMC diperoleh besar ACM = so. Perhatikan bahwa
CMD adalah sudut luar segitiga AMC sehingga besar CMD = so + so = 2so. Selanjutnya
CPD adalah sudut antara dua tali busur AC dan BD yang besarnya adalah

CPD = (AMB + CMD )


1
2
1
(
CPD = 90 s o + 2s o
2
)
1
(
CPD = 90 + s o
2
)

6. Lima angka yakni 1, 2, 3, 4, dan 5 dapat disusun semuanya tanpa pengulangan menjadi 120
bilangan berbeda. Jika bilangan bilangan tersebut diurutkan dari yang terkecil ke yang terbesar,
maka bilangan yang menempati urutan ke-75 adalah .

SOLUSI :
Urutan bilangan yang dimaksud dimulai dari 12345, 12354,, dan seterusnya.
Kasus 1 : Jika angka pertamanya 1, maka ada 4 kebebasan menyusun angka 2, 3, 4, dan 5.
Banyaknya cara ada 4! = 24
Kasus 2 : Jika angka pertamanya 2, maka ada 4 kebebasan menyusun angka 1, 3, 4, dan 5.
Banyaknya cara ada 4! = 24
Kasus 3 : Jika angka pertamanya 3, maka ada 4 kebebasan menyusun angka 2, 3, 4, dan 5.
Banyaknya cara ada 4! = 24
Sehingga sudah terhitung 24 x 3 = 72 bilangan

http://olimatik.blogspot.com
e-mail: koniciwa71@yahoo.co.id HAL 3
PEMBAHASAN SOAL OSN MATEMATIKA SMP TINGKAT PROPINSI 2012
OLEH :SAIFUL ARIF, S.Pd (SMP NEGERI 2 MALANG)
Kasus 4 : Jika angka pertamanya 4, maka
Bilangan ke-73 adalah 41235
Bilangan ke-74 adalah 41253
Bilangan ke-75 adalah 41325
Jadi bilangan yang menempati urutan ke-75 adalah 41325.

7. Diketahui 1 + k habis dibagi 3, 1 + 2k habis dibagi 5, 1 + 8k habis dibagi 7. Jika k adalah bilangan
bulat positip, maka nilai terkecil untuk k adalah .

SOLUSI :
1 + k habis dibagi 3, dapat ditulis k = 3a 1 =3(a 1) + 2, untuk suatu a bilangan bulat
atau k 2 (mod 3) (1)
1 + 2k habis dibagi 5, dapat ditulis 2k = 5b 1 =5(b 1) + 4, untuk suatu b bilangan bulat
atau 2k 4 (mod 5) (2)
1 + 8k habis dibagi 7, dapat ditulis 8k = 7c 1 =7(c 1) + 6, untuk suatu c bilangan bulat
atau 8k 6 (mod 7) (3)
Selanjutnya permasalahan di atas kita selesaikan dengan Teorema Sisa Cina sebagai berikut.
Bilangan 3, 5, dan 7 saling relatif prima dengan KPK(3,5,7) = 105, sehingga bentuk (1), (2), (3)
berturut-turut ekuivalen dengan:
35k 70 (mod 105)
42k 84 (mod 105)
120k 90 (mod 105)
Mengingat k =120k 2(42k) 35k , maka
k [90 2(84) 70] (mod 105)
k [148] (mod 105)
k [148 + 2(105)] (mod 105)
k 62 (mod 105)
Secara umum selesaian dari k = 62 + 105m, untuk suatu parameter m bilangan bulat
Jadi nilai k terkecil adalah 62 + 105(0) = 62

8. Jika p = 20102 + 20112 dan q = 20122 + 20132, maka nilai sederhana dari 1 2( p + q ) + 4 pq
adalah .

SOLUSI :
p = 20102 + 20112 = 20112 + 20102
p = (2011 2010)2 2 (2011)(2010)
p = 1 2 (2011)(2010)
q = 20122 + 20132 = 20132 + 20122
q = (2013 2012)2 2 (2013)(2012)
q = 1 2 (2013)(2012)
Misalkan 2010 = a maka
p = 1 2a(a + 1) = 1 2a2 2a dan
q = 1 2(a + 2)(a + 3) = 1 (2(a2 + 5a + 6)) = 1 2a2 10a 12 = 2a2 10a 11
Misalkan x = 1 2( p + q ) + 4 pq , maka
x2 = 1 2(p +q) + 4pq
x2 = (2p 1)(2q 1)
x2 = (2(1 2a2 2a ) 1)(2(2a2 10a 11) 1)
x2 = (2 4a2 4a 1)(4a2 20a 22 1)
x2 = ( 4a2 4a + 1)(4a2 20a 21)
x2 = (4a2 + 4a 1)(4a2 + 20a + 21)

http://olimatik.blogspot.com
e-mail: koniciwa71@yahoo.co.id HAL 4
PEMBAHASAN SOAL OSN MATEMATIKA SMP TINGKAT PROPINSI 2012
OLEH :SAIFUL ARIF, S.Pd (SMP NEGERI 2 MALANG)
x2 = (2a + 1)2(2a + 3)(2a + 7)
Dengan mensubtitusikan kembali nilai a = 2010 didapatkan
x2 = (2(2010) + 1)2(2(2010) + 3)(2(2010) + 7)
x2 = (4021)2(4023)(4027)
x = (4021) 2 (9)(3)(149)(4027)
Karena 3, 149, dan 4027 bilangan prima maka
x = 4021 3 1800069
x = 12063 1800069

9. Jika a dan b adalah penyelesaian dari persamaan kuadrat 4x2 7x 1 = 0, maka nilai dari
3a 2 3b 2
+ adalah .
4b 7 4a 7

SOLUSI :
Persamaan kuadrat (PK) 4x2 7x 1 = 0 memiliki nilai a = 4, b = 7, dan c = 1. Akar-akar atau
penyelesaiannya bisa dicari dengan rumus:
b b 2 4ac
x1, 2 =
2a
7 49 + 16
x1, 2 =
8
7 8 1 15
x1, 2 = = atau
8 8 8
Diketahui akar-akar PK adalah a dan b. Dari dua nilai di atas tidak dapat dipastikan mana yang
merupakan nilai a atau b. Tetapi karena bentuk aljabar yang ditanyakan simetri (artinya jika nilai a
dan b ditukar maka hasilnya tetap sama), maka kita bebas memilih nilai a atau b sehingga
2 2
1 15
2 2 3 3
=
8
+
3a 3b 8
+

4b 7 4a 7 15 1
4 7 4 7
8 8
1 225
3 3
= 64
+ 64
15 1
7 7
2 2
1 225
3 3
= 64
+ 64 3 45
= =
42
=
21
1 15 32 32 32 16

2 2

10. Pada gambar berikut, kedua ruas garis putus-putus yang sejajar membagi persegi menjadi tiga
daerah yang luasnya sama. Jika jarak kedua ruas garis putus-putus tersebut 1 cm, maka luas persegi
adalah . cm2

http://olimatik.blogspot.com
e-mail: koniciwa71@yahoo.co.id HAL 5
PEMBAHASAN SOAL OSN MATEMATIKA SMP TINGKAT PROPINSI 2012
OLEH :SAIFUL ARIF, S.Pd (SMP NEGERI 2 MALANG)
SOLUSI :

Perhatikan gambar berikut !

Misalkan panjang sisi persegi adalah AB = BC = b cm, dan BE = a cm


Menurut teorema Pythagoras pada segitiga BEC diperoleh alas jajar genjang CE = a 2 + b 2
Diketahui luas I ( ADG) = luas II (jajar genjang AECG) = luas III ( BEC) , dan EF = 1 cm
Perhatikan bahwa
1
Luas I = Luas II = Luas Persegi ABCD
3
1 1
ab = 1 a 2 + b 2 = b2
2 3
Dengan mengkuadratkan kedua ruas persamaan ab = a 2 + b 2 diperoleh
1 2 2
a b = a2 + b2 ...(1)
4
1 1 3
Sedangkan dari persamaan ab = b2 diperoleh b = a .(2)
2 3 2
Subtitusi nilai b persamaan (2) ke persamaan (1) didapatkan
2 2
1 2 3 3
a a = a2 + a
4 2 2
9 4 9
a = a 2 + a2
16 4
9 4 13 2
a a =0
16 4
1 2 9 2
a a 13 = 0
4 4
2 2
a = 0 atau a = 13 atau a = 13
3 3
2
Karena a adalah ukuran panjang maka yang memenuhi adalah a = 13
3
3 3 2
Sehingga b = a = 13 = 13
2 2 3
Jadi luas persegi adalah b2 = 13 cm2

http://olimatik.blogspot.com
e-mail: koniciwa71@yahoo.co.id HAL 6
PEMBAHASAN SOAL OSN MATEMATIKA SMP TINGKAT PROPINSI 2012
OLEH :SAIFUL ARIF, S.Pd (SMP NEGERI 2 MALANG)
B. SOAL URAIAN

1. Tentukan semua bilangan real x yang memenuhi persamaan berikut :

2x + 3x 4x + 6x 9x = 1

SOLUSI :

?????!!!!!####

Ide Pemecahan :

2x + 3x 4x + 6x 9x = 1

2x + 3x (2x)2 + (2x3x) (3x)2 = 1

Misalkan : 2x = a, dan 3x =b

Salah satu selesaian persamaan:

Untuk x = 0, maka 2x + 3x 4x + 6x 9x = 20 + 30 40 + 60 90 = 1 + 1 1 + 1 1 = 1 (bernilai


benar)

2. Pada gambar berikut, Sembilan lingkaran kecil dalam lambang olimpiade akan diisi masing-
masing dengan bilangan 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, atau 9. Tentukan pengisian tersebut sehingga jumlah
bilangan di dalam setiap lingkaran besar adalah 14.

SOLUSI :

Perhatikan gambar berikut!

Kita harus menggantikan bilangan 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, atau 9 pada setiap huruf dan tidak boleh
berulang sehingga jumlah setiap huruf dalam satu lingkaran besar = 14.
Lingkaran I dan II memuat dua huruf, sedangkan lingkaran lainnya memuat tiga huruf. Hal ini
menandakan bahwa dua bilangan yang terbesar( 8 dan 9) masing-masing harus dimasukkan pada
lingkaran I dan III.
Isikan a = 8, maka d = 6. Isikan g = 9, maka c = 5.

http://olimatik.blogspot.com
e-mail: koniciwa71@yahoo.co.id HAL 7
PEMBAHASAN SOAL OSN MATEMATIKA SMP TINGKAT PROPINSI 2012
OLEH :SAIFUL ARIF, S.Pd (SMP NEGERI 2 MALANG)
Selanjutnya dengan cara coba-coba lengkapi sisa bilangan yang belum diisikan pada huruf yang
tersedia sehingga memenuhi kondisi soal. Hasilnya adalah
e = 7, h = 1; b = 4, f = 3; dan i = 2

3. Diketahui ABC dengan AB = 25 cm, BC = 20 cm, dan AC = 15 cm. Jika titik D terletak pada sisi
AB sedemikian sehingga perbandingan luas ADC dan ABC adalah 14 : 25, tentukan panjang
CD.

SOLUSI :

Perhatikan gambar berikut!

Karena 15, 20, dan 25 merupakan tripel Pythagoras maka segitiga ABC siku-siku di C.

[ABC] = Luas segitiga ABC = . 20 . 15 = 150

[ADC ] = 14
[ABC ] 25
[ABC] [BCD] = 14
[ABC ] 25

150 12 .20.DE 14
=
150 25

150 10.DE
= 14
6

150 10 DE = 84

DE = 6,6

Menurut kesebangunan pada segitiga

DE BE
=
AC BC

6,6 BE
=
15 20

6,6 BE
=
3 4

BE = 8,8, sehingga CE = 20 8,8 = 11,2

http://olimatik.blogspot.com
e-mail: koniciwa71@yahoo.co.id HAL 8
PEMBAHASAN SOAL OSN MATEMATIKA SMP TINGKAT PROPINSI 2012
OLEH :SAIFUL ARIF, S.Pd (SMP NEGERI 2 MALANG)
Menurut Teorema Pythagoras pada segitiga CDE diperoleh

CD = DE 2 + CE 2

CD = 6,6 2 + 11,2 2

CD = 43,56 + 125,44 = 169 = 13

Jadi panjang CD = 13 cm

4. Dari hasil sensus diketahui bahwa penduduk suatu kota tak lebih dari 10.000 orang dan anak-anak
20% lebih banyak dari penduduk dewasa. Jika anaklaki-laki 10% lebih banyak dari anak
perempuan, serta di antara penduduk dewasa terdapat 15% lebih banyak perempuan, tentukan
jumlah terbesar yang mungkin dari penduduk kota tersebut.

SOLUSI :

?????!!!!!####

5. Diketahui sebuah bilangan rasional positip kurang dari 1 yang dinyatakan dalam pecahan biasa
dalam bentuk paling sederhana. Jika hasil kali pembilang dan penyebut dari bilangan rasional
tersebut adalah 20! = 1 x 2 x 3 x x 20, tentukan semua bilangan yang dimaksud.

SOLUSI :
a a
Misalkan bilangan yang dimaksud adalah . Karena < 1 , maka a < b
b b
Diketahui a.b = 20! = 1 x 2 x 3 x x 20
a
Agar terbentuk pecahan biasa dalam bentuk paling sederhana sehingga memenuhi kondisi soal,
b
maka a dan b harus relatif prima (FPB(a,b) = 1) .
Daftar bilangannya sebagai berikut:
a a
No No
b b
1 1 9 13 17
2 3 4 ... 20 1 2 3 ... 11 12 14 15 16 18 19 20
2 11 10 13 19
1 2 3 ... 9 10 12 13 ... 20 1 2 3 ... 11 12 14 ... 18 20
3 13 11 17 19
1 2 3 ... 11 12 14 15 ... 20 1 2 3 ... 15 16 18 20
4 17 12 1113 17
1 2 3 ... 16 18 19 20 1 2 3 ... 10 12 14 15 16 18 19 20
5 19 13 11 13 19
1 2 3 ...17 18 20 1 2 3 ... 10 12 14 ... 18 20
6 11 13 14 11 17 19
1 2 3 ... 10 12 14 15 ... 20 1 2 3 ... 10 12 ... 16 18 20
7 11 17 15 13 17 19
1 2 3 ... 10 12 13 ... 16 18 19 20 1 2 3 ... 12 14 15 16 18 20
8 11 19 16 1113 17 19
1 2 3 ... 10 12 13 ... 18 20 1 2 3 ... 10 12 14 15 16 18 20

ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN.

http://olimatik.blogspot.com
e-mail: koniciwa71@yahoo.co.id HAL 9