Anda di halaman 1dari 14

BELAJAR DAN BERBAGI ILMU DENGAN PETANI UNTUK

MENCIPTAKAN PERTANIAN INDONESIA YANG LEBIH BAIK DAN


BERKELANJUTAN

Oleh: Rizki Pradana


A34080057

Sudah sejak lama sebutan negara agraris melekat pada tanah air kita. Selama
berabad-abad, pertanian pun telah menjadi mata pencarian utama masyarakat
Indonesia. Karena relatif lebih mudah ditekuni oleh masyarakat, maka pertanian
boleh dibilang menjadi primadona kala itu. Di Indonesia diperkirakan kegiatan
pertanian sudah muncul pada zaman neolitik, yaitu suatu babakan dalam periode
prasejarah. Pada zaman neolitik itu, masyarakat yang sebelumnya hidup secara
nomaden (berpindah-pindah tempat), mulai hidup secara menetap.

Hingga saat ini pun pertanian Indonesia masih tetap bertahan dengan segala
kelebihan dan kekurangannya di tengah deru jaman yang kian menggilas. Dan
selama ini pun pertanian masih menjadi ujung tombak kehidupan di negeri ini.
Peran pertanian Indonesia antara lain sebagai salah satu penyerap tenaga kerja,
kontribusi terhadap pendapatan, kontribusi dalam penyediaan pangan, pertanian
sebagai penyedia bahan baku, kontribusi dalam bentuk kapital, serta sebagai
sumber devisa negara.

Untuk menjaga eksistensi pertanian di Indonesia, salah satu langkah yang dapat
dilakukan adalah menciptakan suatu system pertanian terpadu dan bekelanjutan.
Definisi komprehensif bagi pertanian berkelanjutan adalah meliputi komponen-
komponen fisik, biologi dan sosioekonomi, yang direpresentasikan dengan sistem
pertanian yang melaksanakan pengurangan input bahan-bahan kimia dibandingkan
pada sistem pertanian tradisional, erosi tanah terkendali, dan pengendalian gulma,
memiliki efisiensi kegiatan pertanian (on-farm) dan bahan-bahan input maksimum,
pemeliharaan kesuburan tanah dengan menambahkan nutrisi tanaman,
pengendalian hama dan penyakit secara terpadu dan penggunaan dasar-dasar
biologi pada pelaksanaan pertanian.
Meski kegiatan agraria di negeri ini telah berlangsung sangat lama tak berarti
perjalanan panjang pertanian di Indonesia bebas dari rintangan. Halangan dan
kendala senantiasa menghantui pertanian di Indonesia baik dalam proses
perjalanannya hingga proses pengembangannnya kearah sustainable agriculture
(pertanian berkelanjutan), mulai dari masalah penyusutan lahan, terbatasnya sarana
dan prasarana serta teknologi penunjang, adanya gangguan organisme pengganggu
tanaman (OPT), hingga masalah ketimpangan kebijakan pemerintah selalu
mengiringi perjalanan dan perkembangan pertanian di Indonesia.

Organisme penganggu tanaman (OPT) merupakan salah satu faktor pembatas yang
sangat berpengaruh dalam proses produksi tanaman di Indonesia baik tanaman
pangan, hortikultura maupun perkebunan. Organisme pengganggu tanaman
merupakan salah satu penghambat produksi dan sering pula menjadi penyebab
ditolaknya suatu produk untuk masuk ke suatu Negara. Berdasarkan pengalaman,
masih adanya permasalahan OPT yang belum tuntas penanganannya dan perlu kerja
keras untuk mengatasinya dengan berbagai upaya dilakukan, Selain itu, dalam
kaitannya dengan terbawanya OPT pada produk yang akan diekspor dan dianalis
potensial masuk, menyebar dan menetap di suatu wilayah negara, akan menjadi
hambatan yang berarti dalam perdagangan internasional.

Sebagai mahasiswa pertanian juga sekaligus pelaku perlindungan tanaman meliahat


masalah nyata di sektor agraria tersebut membuat kita tidak bisa tinggal diam.
Dan pergerakan dari kita sebagai mahasiswa proteksi tanaman pun tak bisa hanya
dijalankan seorang diri. Komunikasi dan kerjasama langsung dengan petani wajib
hukumnya untuk dilakukan. Karena seperti kita ketahui bahwa petani memiliki
pengalaman yang banyak dan aplikatif dilakukan di lapangan. Sedangkan kita
sebagai mahasiswa memiliki sedikit pengetahuan dalam hal teori yang nantinya
dapat dikembangkan dan diapliakasikan.

Di Indonesia pertanian berkelanjutan bersumber dari pengetahuan lokal dan sudah


terbukti kesuksesannya selama bertahun-tahun, dan proses pelaksaanya pun baik
disadari ataupun tidak sudah dilakukan oleh para petani kita sendiri, hanya saja
banyak yang belum terarah dan ala kadarnya, serta perkembangannya senantiasa
menghadapi tantangan, baik dari ancaman OPT, liberalisasi pangan hingga
masuknya tanaman transgenik. Disinilah peran kita sebagai mahasiswa yang
terfokus dalam bidang pertanian khususnya perlindungan tanaman untuk menggali
potensi tersebut dari petani dan bersama-sama dengan mereka mengmebangkan
sustainable agriculture ini.

Petani pun pasti memiliki kearifan tersendiri dalam mengendalikan OPT, tapi
kembali lagi terkadang pelaksaannya masih belum optimal. Disinilah perlunya kita
menjadi sahabat petani. dan kita pun harus banyak belajar dari kearifan lokal yang
mereka miliki dan memadukannya dengan landasan teori yang kita dapat, dengan
begitu untuk mewujudkan kekuatan sektor perlindungan tanaman untuk menunjang
pertanian yang berkelanjutan bukan lagi menjadi suatu masalah yang berarti. Salah
satu bentuk pendekatan kepada petani yang dapat kita lakukan sebagai
mahaswa,dapat melalui kegiatan turun lapang, KKN, atau turut serta berpartisipasi
dalam kegiatan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL PHT).

Besar harapan bagi seluruh civitas akademika lulusan proteksi tanaman atau bidang
perlindungan tanaman, dapat belajar langsung ke petani dan membagi sedikit
pengetahuan yang dimilikinya, sehingga terjalin suatu hubungan yang sinergis
antara kaum intelektual dalam hal ini seluruh civitas akademika lulusan proteksi
tanaman, dan pelaku lapangan dalam hal ini petani. Dengan terjalinnya hubungan
yang sinergis tersebut pertanian yang berkelanjutan pun dapat terwujud dan
tentunya diharapakan pertanian di tanah khatulistiwa ini akan tetap lestari dan terus
berkembang lebih baik.
Mengembangkan Pertanian Holtikultura

Selasa, 18/02/2014 15:19 WIB - Oleh : Bejo Munanto, S.Pt Dibaca 8147 kali

Perkembangan usaha tanaman hortikultura di Indonesia semakin baik dan


meningkat. Ada berbagai macam varietas dari masing-masing jenis tanaman
hortikultura. Namun masyarakat umum hanya mengetahui varietas tanaman yang
populer dan sebatas yang dikonsumsi serta dibudidayakan secara sederhana di
pekarangan rumah. Pengetahuan tentang produk hortikultura dapat diperluas
dengan aplikasi budidaya tanaman hortikultura secara langsung di pekarangan
rumah dengan menanam tanaman sayuran dan buah-buahan.
Pengertian hortikultura (horticulture) sendiri berasal dari bahasa Latin hortus
(tanaman kebun) dan cultura/colere (budidaya), dan dapat diartikan sebagai
budidaya tanaman kebun. Kemudian hortikultura digunakan secara lebih luas
bukan hanya untuk budidaya di kebun. Istilah hortikultura digunakan pada jenis
tanaman yang dibudidayakan. Bidang kerja hortikultura meliputi pembenihan,
pembibitan, kultur jaringan, produksi tanaman, hama dan penyakit, panen,
pengemasan dan distribusi. Hortikultura merupakan salah satu metode budidaya
pertanian modern.
Hortikultura merupakan cabang dari agronomi. Berbeda dengan agronomi,
hortikultura memfokuskan pada budidaya tanaman buah (pomologi/frutikultur),
tanaman bunga (florikultura), tanaman sayuran (olerikultura), tanaman obat-
obatan (biofarmaka), dan taman (lansekap). Salah satu ciri khas produk
hortikultura adalah perisabel atau mudah rusak karena segar. Orang yang
menekuni bidang hortikultura dengan profesional disebut sebagai hortikulturis.
Pemanfaatan lahan untuk pertanian hortikultura tentunya harus memilih
komoditas yang menguntungkan secara ekonomis, masyarakat sudah terbiasa
membudidayakannya, dan dibudidayakan pada lahan yang tidak bermasalah dari
segi teknis, ekologis dan menguntungkan secara ekonomis. Dengan begitu dapat
dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kepentingan generasi sekarang dan
generasi mendatang.
Kegiatan mitigasi yang dilakukan dalam kegiatan pertanian hortikultura agar tidak
merusak lingkungan hidup adalah dengan pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB)
dan pengembangan areal pada lahan non kawasan hutan, semak belukar dan lahan
kritis. Kemudian, penggunaan pupuk secara berimbang dan pengembangan
pembuatan kompos atau pupuk organik.
Lahan di Indonesia yang umumnya sangat subur ,cocok untuk pertanian
hortikultura. Dengan mengetahui manfaat serta sifat-sifatnya yang khas, dalam
pengembangan hortikultura agar dapat berhasil dengan baik maka diperlukan
pengetahuan yang lebih mendalam terhadap permasalahan hortikultura tersebut.
Pertanian hortikultura adalah komoditas yang akan memiliki masa depan sangat
cerah menilik dari keunggulan komparatif dan kompetitif yang dimilikinya dalam
pemulihan perekonomian Indonesia waktu mendatang. Oleh karenanya para
petani harus berani untuk memulai mengembangkannya pada saat ini. Masyarakat
harus bisa melihat bahwa komoditas hortikultura memiliki potensi untuk menjadi
salah satu pertumbuhan baru di sektor pertanian. Oleh karena itu dimasa
mendatang perlu ditingkatkan lagi penanganannya terutama dalam menyongsong
pasar bebas abad 21.
Kita tentu berharap, masyarakat tidak mengalihkan fungsi lahan pertanian dengan
fungsi lain. Apalagi dipergunakan untuk pembangunan kawasan perumahan dan
bangunan permanen lainnya. Bila itu tidak dilakukan bisa dipastikan pertanian
akan mengalami peningkatan. Jadi, kita ingin petani memiliki komitmen untuk
tetap melestarikan keberadaan lahan pertanian. Supaya ke depan daerah ini bisa
kembali menjadi sentra pertanian seperti masa-masa dahulu.
Ini bisa dicapai dengan tidak mengalih fungsikan lahan pertanian. Artinya, sama
dengan mendukung pemerintah dibidang pertanian secara nasional. Program ini
merupakan sinergitas antara kabupaten kota dengan provinsi di bidang pertanian.
Jika program pertanian dapat berjalan dengan baik maka akan memberikan
dampak bagi sektor kesejahteraan masyarakat kedepannya.
Bercerita tentang pertanian hortikultura, perlu kiranya kita berkaca dari
keberhasilan petani cabai di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar,
Provinsi Riau. Ditempat ini lahan banyak dipergunakan untuk pertanian cabai.
Bahkan masyarakatnya bisa memperoleh penghasilan Rp1,2 miliar sekarang ini.
Bukan itu saja, di Kabupaten Kampar juga saat ini secara bertahap menuju sentra
bawang merah. Bahkan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kampar tahun 2014 ini
memprogramkan setiap kecamatan ada sekitar 50 hektare dimanfaatkan untuk
pertanian bawang merah. Kampar menargetkan 1.050 hektar dimanfaatkan untuk
pertanian bawang merah.
Indonesia memiliki tanah yang subur. Struktur tanah yang subur ini harus
diperlakukan dengan baik. Salah satunya memanfaatkan lahan untuk pertanian
bawang merah. Seperti halnya negara-negara lain yang mengandalkan devisanya
dari hasil hortikultura, antara lain Thailand dengan berbagai komoditas
hortikultura yang serba Bangkok, Belanda dengan bunga tulipnya, Nikaragua
dengan pisangnya, bahkan Israel dari gurun pasirnya kini telah mengekspor apel,
jeruk, anggur dan sebagainya.
Terjadinya peningkatan tersebut dapat dikatakan, bahwa petani hortikultura
merupakan petani yang responsif terhadap inovasi. Dalam pengembangannya
tentulah mempergunakan teknologi berupa penerapan teknologi budidaya,
penggunaan sarana produksi dan pemakaian benih/bibit yang bermutu.
Pengamat Pertanian Indonesia, Andrian Kamil SH LLM menyebutkan, buah-
buahan yang dihasilkan oleh para petani Indonesia tidak kalah bersaing dengan
buah-buahan yang di impor dari China. Walaupun hasil pertanian Indonesia
mendapat akses pasar yang sama, akan tetapi pengelolaan terhadap pemanfaatan
lahan pertanian sampai tahap akhir pemasaran hasil produksi belumlah maksimal
saat ini.
Kebanyakan masyarakat Indonesia lebih memilih untuk membeli produk impor di
banding produksi sendiri. Hal ini lebih dititikberatkan kepada kebijakan
pemerintah yang kurang cermat dan dinilai terburu-buru dalam mengambil
keputusan untuk ikut menandatangani perjanjian internasional tersebut yang
akhirnya memiliki dampak yang luas bagi sektor perekonomian dan kesejahteraan
rakyat Indonesia.
Pemerintah dalam hal ini harus segera mengambil langkah cepat untuk
menanggulangi berbagai macam ancaman yang dapat membahayakan kehidupan
petani dan hasil produksi pertanian Indonesia ke depan. Paling tidak, langkah
yang harus diperbaiki dengan cara lebih memaksimalkan himbauan kepada
masyarakat Indonesia akan pentingnya mengkonsumsi produk pertanian dalam
negeri.
Selanjutnya memberikan para petani akses politik yang seluas-luasnya kepada
Pemerintah dan wakilnya di DPR seperti halnya di negara-negara maju, agar dapat
memberikan informasi yang lebih akurat dan turut serta dalam menentukan arah
kebijakan ekonomi pertanian. Petani adalah pekerjaan yang mulia, dan tidak lagi
harus dipandang sebelah mata sebagai suatu mata pencaharian.
Karena petani adalah salah satu bentuk pengabdian terhadap negara. Melalui jasa-
jasa para petani lah sampai dengan hari ini kita masih bisa menikmati berbagai
macam hasil yang dihasilkan oleh para petani, seperti beras, sayuran, buah-buahan
dan berbagai macam hasil produksi pertanian yang lainnya.

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Indonesia adalah negri yang subur makmur pa lagi dari segi tanahnya bahkan jika
kita menancapkan batang pohon saja maka akan tumbuh tanaman yang bagus,dan
karna banyaknya tanaman itu terdapat juga tanaman- tanaman yang berkasiat bagi
kesehatan tubuh kita ini dan termasuk daun sirih yang ada disekitar kita yang
sebagian orang tidak tahu manfaat daun sirih bagi tubuh kita ini maka dari itu saya
mencoba membahas lebih kanjut tentang manfaat-manfaat yang ada dalam daun
sirih bagi kesehatan tubuh kita.

Daun sirih termasik kedalam obat herbal atau alimi jadi tidak ada dampak
negatifnya seperti obat-obatan kimia yang memiliki bayak aspek negatif dan yang
paling utama kita mudah mendapatkanya geratis pula.

B. Perumusan Masalah

Atas dasar penentuan latar belakang dan identiikasi masalah diatas, maka kami
dapat mengambil perumusan masalah sebagai berikut:

1. Apa Manfaat daun sirih?

2. Apa khasiat Daun sirih

C. Tujuan Penulisan

Penelitian ini dilakukan untuk dapat memenuhi tujuan-tujuan yang dapat


bermanfaat bagi kesehatan manusia. Secara terperinci tujuan dari penelitian ini
adalah:

1. untuk Mengetahui manfaat dari daun sirih

2.Untuk Mengetahui kasiat daun sirih


BAB II PEMBAHASAN

A. Manfaat Daun Sirih Untuk Kesehatan.

Daun sirih (Piper betle) adalah nama sejenis tumbuhan merambat, daun dan
buahnya dimakan orang dikunyah bersama gambir, pinang dan kapur. Sirih
termasuk sebagai tanaman obat (fitofarmaka). Daun sirih untuk kesehatan dan
cara meramunya.
Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol),
seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan chavicol yang memiliki daya
mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur. Sirih berkhasiat
menghilangkan bau badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan.
Daun sirih juga bersifat menahan perdarahan, menyembuhkan luka pada kulit, dan
gangguan saluran pencernaan. Selain itu juga bersifat mengerutkan, mengeluarkan
dahak, meluruhkan ludah, hemostatik, dan menghentikan perdarahan.
Daun sirih sangat terkenal karena khasiatnya yang dapat menyembuhkan berbagai
macam penyakit.

B. KHASIAT DAUN SIRIH SEBAGAI OBAT MATA

Sirih merupakan tumbuhan obat yang sangat besar manfaatnya. Ia


mengandung zat antiseptik pada seluruh bagiannya. Daun sirih banyak digunakan
untuk mengobati mimisan, mata merah, keputihan, membuat suara nyaring, dan
banyak lagi, termasuk disfungsi ereksi.Khasiat daun sirih sudah banyak dikenal
dan telah teruji secara klinis. Hingga kini, penelitian tentang tanaman ini masih
terus dikembangkan. Daun sirih bermanfaat untuk mengobati berbagai
penyakit.Pada umunya obat tradisional memakai bahan-bahan yang didapat dari
alam, salah satu contoh obat tradisional itu adalah daun sirih, khususnya sebagai
obat sakit mata. Daun sirih ini bisa juga di kategorikan sebagai obat herbal karena
pembuatan obat ini tidak memakai bahan-bahan kimia dalam peramuannya atau
hanya memamakai bahan murni dari alam dalam pembuatannya.Obat mata
tradisional dari bahan dasar daun sirih bisa disebut salah satu obat sakit mata
yang paling efektif, ampuh dan manjur untuk mengatasi sakit mata. Biasanya
daun sirih ini lbih umum digunakan oleh sebagian orang untuk mengatasi sakit
mata atau mata merah karena sakit mata yang satu ini sifatnya menular.
Disamping berbahaya, penyakit mata merupakan salah satu penyakit yang sangat
mudah menular. Karena itu tidaklah mengherankan apabila ada salah seorang
anggote keluarga yang terjangkit, maka seluruh anggota keluarga yang lain juga
ikut tertutar. 0!eh sebab itu, kalau Anda menderite sakit mata segeralah
mengobatinya agar tidak menuiar pada orang lain.Untuk dapat meramu daun sirih
ini menjadi sebuah obat sakit mata yang ampuh dan manjur, ada beberapa
langkah yang harus Anda ketahui.

Berikut ini adalah beberapa langkah-langkah membuat obat tradisional dari daun
sirih:

1. Pilih beberapa lembar daun sirih, lalu cuci daun sirih


tersebut hingga bersih dan setelah di cuci dengan bersih, rebuslah daun sirih
tersebut dengan sedikit campuran garam dapur sampai mendidih.

2. Jika daun sirih yang Anda rebus tadi sudah


mendidih, angkatlah dan tunggulah sampai daun sirih ini benar-benar dingin.

3. Setelah daun sirih tersebut benar-benar dingin,


kemudian saringlah daun tersebut dengan menggunakan saringan atau kain bersih
lainnya.

4. Pakailah air saringan dari air daun sirih tersebut


untuk mencuci mata yang sakit.

Usahakan Anda mencuci mata dengan air tersebut 3 kali sehari agar sakit mata
yang Anda derita dapat segera sembuh.

1. KHASIAT DAUN SIRIH SEBAGAI OBAT GIGI

Masyarakat Indonesia sejak dulu, biasa menggunakan daun sirih


sebagai penguat gigi, obat untuk menghentikan pendarahan pada gusi,
menghilangkan bau mulut dan sekaligus daun sirih dikenal sebagai antiseptik
alami.
Dr. Hasim DEA, Dosen Bio Kimia & Toksikologi FMIPA & Pascasarjana IPB
tertantang untuk membuktikan khasiat daun sirih secara ilmiah dengan penelitian
yang bertujuan membandingkan efektivitas minyak atsiri daun sirih dengan
senyawa fluoride.
Pada konsentrasi yang sama, terbukti bahwa minyak atsiri Daun Sirih yang
mengandung fenol dan kavikol memiliki aktivitas antibakteri 3x lebih efektif
daripada senyawa fluoride, karena fluoride hanya berfungsi menghambat
perkembangan bakteri dan tidak memusnahkan sedangkan fenol & kavikol dalam
minyak atsiri daun sirih memiliki sifat bakterisidal yang mampu membasmi
bakteri sehingga lebih efektif dalam menjaga kesehatan gigi, gusi dan
menghilangkan bau mulut.
Kini Mustika Ratu mengemas khasiat daun sirih dalam Pasta Gigi dan Mouthwash
Daun Sirih. Menjelang bulan suci Ramadhan, rawatlah kesehatan gigi & rongga
mulut dengan Pasta Gigi & Mouthwash Daun Sirih agar keluhan masalah gigi dan
mulut selama berpuasa dapat teratasi
Pastikan kita menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan tahun ini dengan
hati bersih sekaligus dengan gigi yang kuat, bersih dan nafas yang segar.
2. KHASIAT DAUN SIRIH SEBAGAI OBAT WAJAH

Kandungan minyak atsiri seperti chavicoldan betlephenol mengandung khasiat


sebagai antijamur, antioksidasi dan antikuman jadi jangan heran kenapa daun sirih
begitu bermanfaat bagi kesehatan.

Tak hanya itu, ada penelitian yang juga mencatat di dalam daun sirih terkandung
zat yang disebut arecoline di semua bagian tanamannya. Zat tersebut bermanfaat
merangsang saraf pusat dan daya pikir guna menekan risiko kepikunan. Daun
yang juga mengandung eugenol yang bersifat analgesic, sehingga bisa
dimanfaatkan untuk meredakan rasa nyeri atau rasa sakit.

Tahukah Anda daun sirih juga dapat dimanfaatkan untuk perawatan kecantikan?

Semua wanita pastinya mengingin wajah lebih mulus, bersih dan merona. Mudah
saja, tidak perlu menghabiskan uang banyak untuk mewujudkannya, Anda bisa
mencoba cara alami. Selain lebih mudah dan murah perawatan alami dengan daun
sirih tidak menimbulkan efek samping.

Caranya mudah, Anda hanya perlu menyiapkan 4-6 lembar daun sirih yang masih
segar. Sebelum mengolahnya, cuci sampai bersih semua daun lalu haluskan.
Gunakan daun sirih halus sebagai masker, diamkan beberapa saat lalu bersihkan.
Perawatan ini dapat membuat wajah terlihat lebih sehat, bersih dan segar.

3. KHASIAT DAUN SIRIH SEBAGAI OBAT KEPUTIHAN

Untuk menyembuhkan keputihan, kunci utamanya adalah menjaga kebersihan


organ kewanitaan, menghindari stress serta olahraga secara teratur. Untuk
membantu penyembuhan dari keputihan serta menjaga kebersihan wanita kita bisa
memanfaatkan bahan herbal salah satunya daun sirih.

Daun sirih (Piper betle) merupakan daun yang banyak dimanfaatkan untuk
berbagai kepentingan oleh masayarakat tradisional. Sirih merupakan tanaman
merambat dengan batang berwarna coklat kehijau-hijaun dan beruas yang
merupakan tempat munculnya akar.

Sirih mudah dijumpai, karena tumbuhan ini tumbuh liar, umumnya pada daerah
dengan ketinggian lebih dari 300 mdpl. Sirih juga biasanya dimanfaatkan untuk
penghias rumah yang dikembangbiakan dengan cara stek sulur. Dalam mencegah
keputihan, sirih berperan untuk menjaga kehigienisan daerah kewanitaan kita.

Untuk mendapatkan manfaat daun sirih ,rebus 10 helai daun sirih yang telah
dicuci bersih bersama 6 gelas air. Rebus selama 15 menit dalam keadaan tertutup.
Setelah itu, air rebusan didiamkan hingga dingin, lalu disaring. Air saringan
terebut bisa dimanfaatkan untuk cebok. Hal ini sebaiknya dilakukan secara teratur
hingga keputihan sembuh.

4. KHASIAT DAUN SIRIH SEBAGAI KULIT


Dengan sifat antiseptiknya, sirih sering digunakan untuk menyembuhkan luka
padakaki karena mengandung
styptic untuk menahan pendarahan dan vulnerary, yang menyembuhkan luka pada
kulit (menyembuhkan kulit atau kaki). Juga bisa dikunyah untuk memperbaiki
suara penyanyi. Dari hasil penelitian sebagaimana dikutip
oleh buku tanaman obat terbitan Kebun Tanaman Obat Karyasari diungkapkan
bahwa sirih juga mengandung arecoline di seluruh bagian tanaman. Zat ini
bermanfaat untuk merangsang saraf pusat dan daya pikir, meningkatkan gerakan
peristaltik, dan meredakan dengkuran. Daunnya mengandung eugenol yang
mampu mencegah ejakulasi dini, membasmi jamur Candida albicans, dan bersifat
analgesik (meredakan rasa nyeri).

5. KHASIAT DAUN SIRIH SEBAGAI OBAT MIMISAN/PENDRAHAN

Kandungan bahan-bahan kimia inilah yang membuat daun sirih dapat


menghentikan perdarahan pada saat mimisan. Tidak hanya pada mimisan, daun
sirih juga bisa menghentikan perdarahan pada luka. Secara tradisional, tanaman
yang berasal dari India, Sri Lanka, dan Malaysia ini dipakai untuk mengatasi bau
badan dan mulut, sariawan, mimisan, gatal-gatal dan koreng, serta mengobati
keputihan pada wanita. Ini karena tanaman obat yang sudah dikenal sejak tahun
600 SM ini mengandung zat antiseptik yang mampu membunuh kuman.
Kandungan fenol dalam sifat antiseptiknya lima kali lebih efektif dibandingkan
dengan fenol biasa. Dalam farmakologi Cina, sirih dikenal sebagai tanaman yang
memiliki sifat hangat dan pedas. Secara tradisional mereka menggunakan daun
sirih untuk meluruhkan kentut, menghentikan batuk, mengurangi peradangan, dan
menghilangkan gatal. Pada pengobatan tradisional India, daun sirih dikenal
sebagai zat aromatik yang menghangatkan, bersifat antiseptik, dan bahkan
meningkatkan gairah seks. Dengan sifat antiseptiknya, sirih sering digunakan
untuk menyembuhkan kaki yang luka karena mengandung styptic buat menahan
pendarahan dan vulnerary, yang menyembuhkan luka pada kulit. Juga bisa
dikunyah untuk memperbaiki kualitas suara. Dari hasil penelitian sebagaimana
dikutip oleh buku tanaman obat terbitan Kebun Tanaman Obat Karyasari
diungkapkan bahwa sirih juga mengandung arecoline di seluruh bagian tanaman.
Zat ini bermanfaat untuk merangsang saraf pusat dan daya pikir, meningkatkan
gerakan peristaltik, meredakan dengkuran. Pada daunnya terkandung eugenol
yang mampu mencegah ejakulasi dini, membasmi jamur Candida albicans, dan
bersifat analgesik (meredakan rasa nyeri). Ada juga kandungan tannin pada
daunnya yang bermanfaat mengurangi sekresi cairan pada vagina, melindungi
fungsi hati, dan mencegah diare. Dalam artikel ini saya akan mengulas manfaat
daun sirih sebagai obat mimisan.

Mimisan atau dalam bahasa kedokterannya disebut Epistaksis merupakan gejala


yang sangat sering dijumpai pada anak anak, mimisan sendiri bukan merupakan
suatu penyakit tetapi merupakan gejala dari suatu penyakit, itu artinya mimisan
bisa terjadi karena bermacam sebab dari yang ringan sampai yang berat. Mimisan
merupakan gejala keluarnya darah dari hidung yang dapat terjadi akibat sebab
kelainan lokal pada rongga hidung ataupun karena kelainan yang terjadi di tempat
lain dari tubuh. Kelainan lokal dapat berupa trauma misalnya mengorek hidung,
terjatuh, terpukul, benda asing di hidung, dan iritasi gas yang merangsang. Sebab
lokal yang lain adalah infeksi hidung dan organ sekitarnya, tumor baik yang jinak
maupun ganas, perubahan lingkungan yang mendadak misalnya perubahan
tekanan atmosfir yang mendadak pada penerbang dan penyelam, benda asing yang
masuk ke hidung tanpa permisi, dan penyebab yang lain yang belum diketahui
dengan pasti.

Gejala-gejala:

1. Keluar darah dari hidung, meski tidak deras.

Resep Pengobatan :

Bahan:

1. Daun Sirih (Piper betle L.).

Cara pembuatan:

1. Cuci dan gulung sambil menekan-nekan selembar daun sirih agar keluar
kandungan minyaknya.

2. Ramuan siap untuk digunakan sebagai obat luar.

Cara pengobatan:

1. Masukkan ke dalam lubang hidung yang mengeluarkan darah.

2. Kompreslah kepala dengan handuk basah.

Mimisan akan segera tertangani.

6. KHASIAT DAUN SIRIH SEBAGAI OBAT DIARE

Ambil 4 - 6 lembar daun sirih, 6 biji lada, 1 sendok makan minyak kelapa.
Tumbuk semua bahan bersama-sama sampai halus, lalu gosokkan pada bagian
perut. Ulangi sampai sembuh.

7. KHASIAT DAUN SIRIH SEBAGAI KULIT ALERGI

Ambil 6 lembar daun sirih, 1 potong jahe kuning, 1,5 sendok minyak kayu
putih. Semua bahan tersebut ditumbuk bersama-sama hingga halus, kemudian
digosokkan pada bagian badan yang gatal-gatal.

8. KHASIAT DAUN SIRIH SEBAGAI OBAT BRONKHITIS


Ambil 7 lembar daun sirih dan 1 potong gula batu. Daun sirih dirajang
halus, kemudian direbus bersama gula batu dengan air 2 gelas sampai mendidih
hingga tinggal 1 gelas, lalu disaring. Air rebusan diminum 3 kali sehari, masing-
masing 3 sendok makan.

9. KHASIAT DAUN SIRIH SEBAGAI KULIT SIFILIS

Ambil 25 - 30 lembar daun sirih bersama tangkainya dan 0,25 kg gula aren
dan garam dapur secukupnya. Semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2
liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Diminum 3 kali 1 hari secara terus
menerus.

BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Alam telah memberikan dan menyediakan segala kebutuhan bagi kehidupan


manusia banyak tumbuhan disekiatar kita yang dapat di manfaatkan sebagai obat
alternatif bagi kesehatan tubuh kita dengan cara membuatnya / dan meraciknya
pun sangat mudah.

Salah satu tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan kita adalah daun sirih yang
dapat mengobati berbagi macam penyakit tubuh ini di antaranya,mata,wajah
kepitihan, kulit, gigi, keputihan dan laian-lain.

Jika dilihat dari segi keaman obat herbal ini tergolong aman dan tidak berdampak
negatif bagikesehatan tubuh organ lain.

B. SARAN

Dari karya tulis ini, penulis berharp serta mengajak kepada pembaca untuk lebih
memanfaatkan alam semagai pengobatan bagi berbagai macam penyakit.
Tinggalkan lah obat-obatan pabrik karna itu cukup berbahaya bagi tubuh kita dan
beralihlah kepada obat-obatan alami yang lebih murah dan ter jamin keamanannya
yang dalam hal ini adalah daun sirih yang mempunyai berbagai khasiat
2. Dewi Sartika

Dewi Sartika adalah Pahlawan Nasional Wanita Indonesia kelahiran kota


Bandung, 4 Desember 1884 - meninggal di Tasikmalaya, 11 September 1947.
Ia adalah tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita dan diakui sebagai
Pahlawan Nasional Wanita oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1966.

Dewi Sartika adalah putri dari pasangan Raden Somanagara dan Raden Ayu
Rajapermas yang pada waktu menjadi patih di Bandung pernah menantang
Pemerintah Hindia Belanda. Karena itulah istrinya dibuang ke Ternate
sementara Dewi Sartika dititipkan pada pamannya, Patih Arya Cicalengka.

Pada tahun 1906, Dewi Sartika menikah dengan Raden Kanduruan Agah
Suriawinata dan memiliki putra yang bernama R. Atot yang merupakan
ketua umum BIVB, Sebuah klub sepakbola yang merupakan cikal bakal dari
Persib Bandung.

Sejak 1902, Dewi Sartika sudah merintis pendidikan bagi kaum perempuan
di sebuah ruangan kecil dibelakang rumah ibunya di Bandung. Dewi Sartika
mengajar dihadapan anggota keluarganya yang perempuan merenda,
memask, jahit menjahit, membaca. menulis dan sebagainya.

Usai berkonsultasi dengan Bupati R.A.A Martanagarapada 16 Januari 1904,


Dewi Sartika membuka Sakola Istri (Sekolah Perempuan) pertama se-
Hindia Belanda
1. R.A Kartini

Raden Adjeng Kartini lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1979 -


meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904, adalah tokoh
perempuan dan Pahlawan Nasional Wanita Indonesia yang setiap hari
kelahirannya pada tanggal 21 April diperingati oleh seluruh rakyat
Indonesia setiap tahunnya. Karena dengan keberaniannya, Kartini
membuka mata masyarakat mengenai pentingnya pendidikan bagi kaum
wanita Indonesia.

R.A Kartini merupakan putri dari pasangan Raden Mas Adipati Ario
Sosroningrat, seorang patih yang diangkat menjadi Bupati setelah Kartini
lahir dan M.A Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji
Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.

Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah Ia mulai belajar


sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondesi yang berasal
dari Belanda, Salah satunya adalah Rosa Abenanon yang banyak
mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini
tertarik pada kemajuan berpikir wanita-wanita Eropa dan timbul
keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi. Karena ia melihat
perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Kartini adalah Pahlawan Nasional Wanita Indonesia paling populer dan


jasanya tetap dikenang hingga kini.