Anda di halaman 1dari 24

PT.

KERETA API INDONESIA

Disusun untuk memenuhi salah satu tugas matakuliah Sistem Informasi


Manajemen

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK 7

Imam Hambali 21115048


Geral Mamboh 21115058
Iman Kurniadi 21115061
Rini Pebriani 21115071
Deka Efalba 21115081
Nadya Isti Faridah 21115073
Lucky Wulan Oktaviani 21115101

PROGRAM STUDI AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
2016
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT Yang Maha Pengasih Lagi Maha

Penyayang. Kami panjatkan puji dan syukur atas Kehadirat-Nya, yang telah

memberikan kesehatan lahir dan batin kepada kami,sehingga kami dapat

menyelesaikan Makalah Sistem Informasi Manajemen yang membahas tentang

Sistem Informasi yang berada di dalam PT.Kereta Api Indonesia.

Isi Makalah Sitem Informasi yang berada di dalam PT.KAI ini bersumber

dari kunjungan langsung terhadap PT.KAI dan beberapa pembahasan di media

online yang kemudian kami perbaiki lagi, sehingga kami bisa memaparkan materi

yang sesuai dengan gambaran sistem informasi yang terjadi di PT.KAI.

Kami menyadari bahwa masih ada banyak kekurangan baik dari segi

sususnan kalimat maupun tata bahasa. Oleh karena itu, kami mohon maaf atas

adanya kekuarangan tersebut. Semoga makalah ini dapat memberi ilmu dan

manfaat bagi pembacanya.

Bandung, 20 Desember 2016

Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................................................... i

DAFTAR ISI ........................................................................................................................ ii

BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................... 1

1.1 Latar Belakang .......................................................................................................... 1


1.2 Rumusan Masalah ...................................................................................................... 2
1.3 Tujuan ....................................................................................................................... 2
1.4 Metode Pengumpulan Data ........................................................................................ 3
1.5 Sistematika Penulisan ............................................................................................... 3

BAB II PEMBAHASAN ..................................................................................................... 5

2.1 Profil dan Sejarah PT.KAI ..................................................................................... 5


2.2 Tujuan, Visi, dan Misi ............................................................................................. 7
2.3 Upaya dalam Memajukan Perusahaan .................................................................... 8
2.4 Kaitan SIM dan PT.KAI ......................................................................................... 13
2.5 Cara Pemesanan Ticket secara Online ( KAI ACCES ) ......................................... 16
2.6 Kelebihan dan Kekurangan dari Pemesanan Tiket secara Online .......................... 18

BAB III PENUTUP ............................................................................................................. 20

3.1 Kesimpulan .............................................................................................................. 20


3.2 Saran ........................................................................................................................ 20

DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................................... 21

ii
BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kereta api adalah sarana transportasi berupa kendaraan dengan

tenaga gerak, baik berjalan sendiri maupun dirangkaikan dengan

kendaraan lainnya, yang akan ataupun sedang bergerak di rel. Kereta api

merupakan alat transportasi massal yang umumnya terdiri dari lokomotif

(kendaraan dengan tenaga gerak yang berjalan sendiri) dan rangkaian

kereta atau gerbong (dirangkaikan dengan kendaraan lainnya). Rangkaian

kereta atau gerbong tersebut berukuran relatif luas sehingga mampu

memuat penumpang maupun barang dalam skala besar. Karena sifatnya

sebagai angkutan massal efektif, beberapa negara berusaha

memanfaatkannya secara maksimal sebagai alat transportasi utama

angkutan darat baik di dalam kota, antarkota, maupun antarnegara.

Di Indonesia, Perusahaan yang mengelola Kereta api bernama PT

Kereta Api Indonesia (Persero) atau disingkat PT KAI yang merupakan

Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang menyelenggarakan jasa

angkutan kereta api meliputi pengiriman angkutan barang maupun

penumpang.

Semakin berkembangnya zaman dan teknologi PT KAI pun

melakukan terobosan yaitu dengan mengahadirkannya beberapa kelas

kereta dengan fasilitas yang berbeda diantanya kelas Eksekutif, kelas

Bisnis, kelas Ekonomi AC dan kelas Ekonomi Non AC.

1
Maka dari pada itu kami selaku penyusun makalah ini ingin lebih

menjelaskan secara detail Sistem informasi yang ada di PT Kereta Api

Indonesia dengan tujuan agar lebih menambah ilmu maupun mengetahui

kekurangan dan kelebihan PT KAI tersebut.

Dalam Makalah ini pun dijelaskan beberapa Rumusan Masalah

yang akan kami bahas satu persatu secara signifkan .

1.2 Rumusan Masalah

Dari uraian diatas telah disinggung tentang PT Kereta Api

Indonesia sehingga muncul beberapa pertanyaan , diantaranya :

1. Bagaimana Sejarah Berdirinya PT KAI tersebut di Indonesia ?

2. Apa Tujuan ,Visi , dan Misi PT KAI sebagai Perusahaan Kereta api

terbesar di Indonesia ?

3. Hal apa saja yang dilakukan PT KAI dalam memajukan perusahaanya?

4. Bagaimana kaitan PT KAI dengan Sistem Informasi Manajemen ?

5. Bagaimana cara melakukan Sistem pemesanan Tiket secara Online ?

6. Apakah kekurangan dan kelebihan dari sistem pemesanan secara

Online ?

1.3 Tujuan Penulisan

Pada dasarnya tujuan penulisan atau penyusunan makalah tentang

sistem informasi manajemen ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu tujuan

umum dan tujuan khusus. Tujuan umum dalam penulisan atau penyusunan

makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas kelompok mata

kuliah Sistem Informasi Manajemen, sedangkan tujuan khusus dari

2
penulisan makalh ini adalah untuk membahas tentang SIM yang ada di PT

KAI mengenai :

1. Mengetahui sejarah berdirinya PT KAI

2. Mengetahui Tujan, Visi, dan MisimPT KAI

3. Mengetahui kaitan SIM dengan PT KAI

4. Mengetahui pemesanan tiket secara online

5. Mengetahui Apa kelemahan dan kelebihan dari pemesanan tiket secara

online

6. Mengetahui upaya apa saja yang dilakukan PT KAI dalam memajukan

usaha nya

1.4 Metode Pengumpulan Data

Makalah ini menggunakan metode tidak langsung dengan

mengumpulkan data dari berbagai sumber pembahasan di Internet.

1.5 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan karya tulis ini terdiri dari beberapabagian

sebagai berikut :

1. Bagian Tengah ( Isi )

I. Pendahuluan, menjelaskan tentang latar belakang, rumusan

masalah, tujuan penulisan akalah, serta metode kami dalam

mengumpulkan data-data yang menyangkut dengan

pembelajaran SIM.

II. Pembahasan, kami menjelaskan tentang sejaeah berdirinya Pt

KAI tersebut, Tujuan Visi dan Misi PT KAI, upaya PT dalam

memajukan usahanya, kaitannya SIM dengan PT KAI,

3
pemesanan tiket secara online, kelemahan dan kelebihan

pemesanan tiket secara online.

III. Penutup, merupakan ringkasan materi dan permintaan saran

serta pendapat dari pembaca demi tercapainya penyempurnaan

karya tulis ini.

4
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Profil dan Sejarah PT KAI


Kehadiran kereta api di Indonesia ditandai dengan pencangkulan

pertama pembangunan jalan KA di desa Kemijen, Jum'at tanggal 17 Juni

1864 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Mr. L.A.J Baron Sloet van

den Beele. Pembangunan diprakarsai oleh Naamlooze Venootschap

Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NV. NISM) yang

dipimpin oleh Ir. J.P de Bordes dari Kemijen menuju desa Tanggung (26

Km) dengan lebar sepur 1435 mm. Ruas jalan ini dibuka untuk angkutan

umum pada hari Sabtu, 10 Agustus 1867.

Keberhasilan swasta, NV. NISM membangun jalan KA antara

Kemijen - Tanggung, yang kemudian pada tanggal 10 Februari 1870 dapat

menghubungkan kota Semarang - Surakarta (110 Km), akhirnya

mendorong minat investor untuk membangun jalan KA di daerah lainnya.

Tidak mengherankan, kalau pertumbuhan panjang jalan rel antara 1864 -

1900 tumbuh dengan pesat. Kalau tahun 1867 baru 25 Km, tahun 1870

menjadi 110 Km, tahun 1880 mencapai 405 Km, tahun 1890 menjadi

1.427 Km dan pada tahun 1900 menjadi 3.338 Km.

Selain di Jawa, pembangunan jalan KA juga dilakukan di Aceh

(1874), Sumatera Utara (1886), Sumatera Barat (1891), Sumatera Selatan

(1914), bahkan tahun 1922 di Sulawasi juga telah dibangun jalan KA

sepanjang 47 Km antara Makasar-Takalar, yang pengoperasiannya

dilakukan tanggal 1 Juli 1923, sisanya Ujungpandang - Maros belum

5
sempat diselesaikan. Sedangkan di Kalimantan, meskipun belum sempat

dibangun, studi jalan KA Pontianak - Sambas (220 Km) sudah

diselesaikan. Demikian juga di pulau Bali dan Lombok, pernah dilakukan

studi pembangunan jalan KA.

Sampai dengan tahun 1939, panjang jalan KA di Indonesia

mencapai 6.811 Km. Tetapi, pada tahun 1950 panjangnya berkurang

menjadi 5.910 km, kurang Iebih 901 Km raib, yang diperkirakan karena

dibongkar semasa pendudukan Jepang dan diangkut ke Burma untuk

pembangunan jalan KA di sana.

Jenis jalan rel KA di Indonesia semula dibedakan dengan lebar

sepur 1.067 mm; 750 mm (di Aceh) dan 600 mm di beberapa lintas cabang

dan tram kota. Jalan rel yang dibongkar semasa pendudukan Jepang (1942

- 1943) sepanjang 473 Km, sedangkan jalan KA yang dibangun semasa

pendudukan Jepang adalah 83 km antara Bayah - Cikara dan 220 Km

antara Muaro - Pekanbaru. Ironisnya, dengan teknologi yang seadanya,

jalan KA Muaro - Pekanbaru diprogramkan selesai pembangunannya

selama 15 bulan yang mempekerjakan 27.500 orang, 25.000 diantaranya

adalah Romusha. Jalan yang melintasi rawa-rawa, perbukitan, serta sungai

yang deras arusnya ini, banyak menelan korban yang makamnya

bertebaran sepanjang Muaro- Pekanbaru.

Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamir-kan pada tanggal 17

Agustus 1945, karyawan KA yang tergabung dalam Angkatan Moeda

Kereta Api (AMKA) mengambil alih kekuasaan perkeretaapian dari pihak

Jepang. Peristiwa bersejarah tersebut terjadi pada tanggal 28 September

6
1945. Pembacaan pernyataan sikap oleh Ismangil dan sejumlah anggota

AMKA lainnya, menegaskan bahwa mulai tanggal 28 September 1945

kekuasaan perkeretaapian berada di tangan bangsa Indonesia. Orang

Jepang tidak diperbolehkan campur tangan lagi urusan perkeretaapian di

Indonesia. Inilah yang melandasi ditetapkannya 28 September 1945

sebagai Hari Kereta Api di Indonesia, serta dibentuknya Djawatan Kereta

Api Republik Indonesia (DKARI).

Nama DKARI keudia diubah menjadi Perusahaan Negara Kereta

Api ( PJKA ) pada tanggal 15 September 1971. Pada tanggal 2 Januari

1991, nama PJKA secara resmi diubah menjadi Perusahaan Umum Kereta

Api ( Perumka ) dan semenjak tanggal 1 Juni 1999 diubah menjadi PT

Kereta Api Indonesia ( Persero ) sampai sekarang.

2.2 Tujuan, Visi dan Misi

TUJUAN

1. Menjadi penyedia jasa perkeretaapian terbaik yang fokus pada

pelayanan pelanggan dan memenuhi harapan.

2. Menyelenggarakan bisnis perkeretaapian dan bisnis usaha

penunjangnya melalui praktik bisnis dan model organisasi terbaik

untuk memberikan nilai tambah yang tinggi bagi pemangku

kepentingan dan kelestarian lingkungan berdasarkan empat pilar

utama: Keselamatan, Ketepatan Waktu, Pelayanan, dan Kenyamanan.

3. Melaksanakan dan mendukung kebijaksanaan dan program pemerintah

di bidang ekonomi dan pembangunan nasional, khususnya di bidang

transportasi, dengan menyediakan barang dan jasa yang bermutu tinggi

7
dan berdaya saing kuat untuk dapat melakukan ekspansi baik di pasar

domestik maupun internasional di bidang perkeretaapian. Usaha

tersebut meliputi usaha pengangkutan orang dan barang dengan kereta

api, kegiatan perawatan dan pengusahaan prasarana perkeretaapian,

pengusahaan bisnis properti secara profesional, serta pengusahaan

bisnis penunjang prasarana dan sarana kereta api secara efektif untuk

kemanfaatan umum.

VISI

Visi menjadi penyedia jasa perkeretaapian terbaik yang fokus pada

pelayanan pelanggan dan memenuhi harapan stakeholders.

MISI
Misi menyelenggarakan bisnis perkeretaapian dan bisnis usaha

penunjangnya, melalui praktek bisnis dan model organisasi terbaik untuk

memberikan nilai tambah yang tinggi bagi stakeholders dan kelestarian

lingkungan berdasarkan 4 pilar utama : Keselamatan, Ketepatan waktu,

Pelayanan dan Kenyamanan.

2.3 Upaya dalam memajukan Perusahaan

Upaya PT KAI dalam memajukan perusahaannya adalah dengan

melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan lainnya, yaitu :

A. PT Reska Multi Usaha

PT Reska Multi Usaha bergerak dalam bidang usaha Restorasi KA,

Service On Train (SOT), Jasa Boga (Catering), Resto & Cafe,

Parkir. Komposisi kepemilikan saham PT Reska Multi Usaha yaitu PT

KAI 95,01% dan Yayasan Pusaka 4,99%.

8
B. PT Railink

PT Railink merupakan joint venture antara PT Kereta Api

Indonesia (Persero) dengan PT Angkasa Pura II (Persero) dengan

komposisi kepemilikan saham 60% KAI dan 40% AP II. Kegiatan usaha

yang dijalaninya yakni pengoperasian, Pengoperasian pengelolaan dan

pengusahaan kereta api bandara, Pengembangan dan pengelolaan stasiun

kereta api di bandara dan di pusat kota, Pengadaan dan pemeliharaan

sarana dan prasarana kereta api, Pembagunan prasarana kereta api,

Konsultasi dan desain sistem perkerataapian, Pengusahaan jasa lainnya

yang menunjang usaha-usaha pokok.

C. PT KAI Commuter Jabodetabek

Jabodetabek dibentuk berdasarkan Inpres No. 5 tahun 2008 dam

surat Menneg BUMN No.S-653/MBU/2008 tanggal 12 agustus 2008.

Tugas pokok KCJ adalah menyelenggarakan pengusahaan jasa angkutan

kereta api commuter dengan menggunakan sarana Kereta Rel Listrik di

wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi serta pengusahaan

di bidang usaha non angkutan penumpang. PT KAI Commuter

Jabodetabek dengan komposisi kepemilikan saham KAI 99,78% dan

Yayasan Pusaka 0,22%.

D. PT KA Pariwisata

PT KA Pariwisata atau disingkat PT KA Wisata bertujuan untuk

menyediakan barang atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat

di pasar dalam wilayah Indonesia dibidang pariwisata kereta api, dan

kegiatan usaha yang mendukung pariwisata kereta api dengan menerapkan

9
prinsip-prinsip Perseroan Terbatas. Komposisi kepemilikan saham PT KA

Pariwisata yaitu KAI 99,90% dan Yayasan Pusaka 0,1%.

E. PT. KA Logistik

PT Kereta Api Logistik (Kalog) memiliki usaha di bidang layanan

distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis door to door

service untuk memberikan pelayanan yang parnipurna bagi pelanggan

kereta api yang didukung dengan angkutan pra dan lanjutan serta layanan

penunjangnya, meliputi pengelolaan Termianal Peti Kemas (TPK),

bongkar muat, pergudangan, pengepakan, pelabelan, pengangkutan,

penjejakan, pengawalan logistik serta manajemen logistik dengan

menerapkan prinsip-prinsip perseroan terbatas. Orientasi bisnis

Kalog kedepan adalah sebagai jasa layanan distribusi logistik secara Total

Solution melalui End-to-End Services atau dengan kata lain sebagai SCM

Service Provider.

Fungsi dan peran kontributif Kalog terhadap jasa layanan yang telah

disediakan oleh induknya adalah sebagai pencipta nilai tambah (value

creator) sepanjang rantai nilai (value chain) layanan distribusi logistik,

termasuk layanan yang telah disediakan oleh PT Kereta Api Indonesia

(Persero), seperti angkutan barang dan pergudangan. Komposisi

kepemilikan saham PT KA Logistik yaitu KAI 99,90% dan Yayasan

Pusaka 0,1%.

F. PT KA Properti Manajemen

PT KA Properti Manajemen atau disingkat PT KAPM memiliki

usaha di bidang pengelolaan aset/properti perkeretaapian milik PT Kereta

10
Api Indonesia (Persero) maupun pihak lainnya dengan tujuan

mengoptimalkan pemanfaatan serta memberikan nilai tambah aset/properti

tersebut guna memenuhi standar mutu terbaik dengan menerapkan prinsip-

prinsip Perseroan Terbatas. Komposisi kepemilikan saham PT KA

Properti Manajemen yaitu KAI 99,90% dan Yayasan Pusaka 0,1%.

G. PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia

Pilar Sinergi BUMN Indonesia atau disingkat PSBI merupakan

Joint Venture dari 4 BUMN yaitu PT Wijaya Karya (Persero) (WIKA), PT

Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), PT Kereta Api Indonesia (Persero)

(KAI) dan PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII) dengan

kepelimilikan saham Wika 38%, KAI 25%, PN VIII 25%, dan JSMR 12%.

PT PSBI bersama-sama dengan China Railway International Co. Ltd. dari

Tiongkok membentuk PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk

menyelenggarakan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Selain bekerjasama dengan beberapa perusahaan, PT KAI pun

melakukan terobosan guna menarik pelanggan dengan mengeluarkan

beberapa fasilitas-fasilitas yang diberikan sesuai dengan tarif harganya,

yaitu :

1. Kelas Eksekutif

Formasi tempat duduk 2-2 (AB CD) sebayak 13 baris dengan

kapasitas total 50 atau 52 tempat duduk.

Tempat duduk bisa dirotasi (diputar arahnya) dan diatur sudut

kemiringannya.

11
Tersedia Stop Kontak (colokan listrik), LCD TV, AC Central,

sandaran kaki, dan meja lipat untuk makan (di sebagian kereta)

Bantal dan Selimut (gratis)

Makanan dan minuman (bayar)

Toilet

2. Kelas Bisnis

Formasi tempat duduk 2-2 (AB CD) sebayak 17 baris dengan

kapasitas total 64 tempat duduk.

Tempat duduk tidak bisa dirotasi (sebagai gantinya sandaran

tempat duduk bisa dibalik untuk membalik arah), namun tetap

dapat diatur sudut kemiringannya.

Tersedia Stop Kontak (colokan listrik), 6 unit AC Split.

Bantal, Makan, dan Minum (Sewa)

Toilet

3. Kelas Ekonomi

Kereta Api kelas ekonomi dibagi menjadi 2 yakni Ekonomi AC

dan Ekonomi non-AC.

Ekonomi AC

Kereta Api kelas Ekonomi AC ini menyediakan 2 jenis gerbong yakni

untuk penumpang dirotasi.

Tersedia Stop Kontak (colokan listrik) dan 6 unit AC Split.

Bantal, Makan, dan Minum (Sewa)

Toilet

Ekonomi non-AC

12
Formasi tempat duduk 3-2 (ABC DE) sebanyak 24 baris dengan

kapasitas total 106 tempat duduk.

Tempat duduk memiliki sandaran 90 derajat yang tidak bisa diatur

kemiringannya ataupun dirotasi.

Tersedia Stop Kontak (colokan listrik)

Bantal, Makan, dan Minum (Sewa)

Toilet umum dan penumpang difabel.

Formasi tempat duduk untuk penumpang umun 2-2 (ABC DE)

sebanyak 22 baris dengan kapasitas total 106 tempat duduk.

Sedangkan untuk gerbong penumpang difabel hanya ditata

sebanyak 16 baris dengan kapasitas 64 tempat duduk.

Tempat duduk memiliki sandaran 90 derajat yang tidak bisa diatur

kemiringannya ataupun.

2.4 Kaitan SIM dengan PT KAI

PT. Kereta Api Indonesia telah melakukan langkah awal yang lebih

maju dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan.

Perusahaan ini memiliki situs web yang menyediakan segala macam

informasi yang dibutuhkan pelanggan mengenai kereta api. Situs web

tersebut adalah http://www.kereta-api.co.id. Segala informasi yang

dibutuhkan seperti sejarah, visi dan misi, sarana dan prasarana serta

pemesanan tiket kereta api terdapat dalam situs web tersebut

Dalam rangka membangun database pelanggan yang kuat, PT.

Kereta Api (Persero) melakukan berbagai inovasi untuk menarik minat

pelanggan, diantaranya seperti menyediakan Info Wisata untuk Museum

13
Ambarawa, Museum Sawah Lunto, Lawang Sewu, dan Sepur Kluthuk

Jaladara di Solo. Selain itu, juga terdapat layanan-layanan terbaru dari PT.

Kereta Api (Persero) seperti Layanan One Night Service (ONS)terhadap

pengiriman barang serta kemudahan dalam memperoleh tiket kereta api

melalui layanan Agen Tiket KA. Sementara itu, untuk

aktivitas Customer Relationship Management (CRM) lain seperti membuat

profil dari setiap pelanggan, dilakukan PT. Kereta Api (Persero) melalui

menu Web Mail yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi

(profil) dari suatu pelanggan kereta api.

Aplikasi Main Button yang ada didalam situs web tersebut antara lain :

Cara Memesan Ticket Kereta Api

Pemesanan tiket paling mudah yang bisa dilakukan di rumah sambil


menonton bersama keluarga, fungsi tombol ini adalah untuk
pemesanan tiket yang sudah terjadwalkan sebelumnya. Jadwal yang
dikeluarkan ONLINE REAL TIME dari server Kereta Api Indonesia
sendiri.

Cara Melihat Jadwal Kereta lalu Pesan Ticket

Fungsi tombol ini tidak jauh berbeda dengan tombol Pesan


Ticket hanya saja proses pemesanan dilakukan tanpa mengisikan jumlah
penumpang. jumlah penumpang di-isikan setelah calon penumpang
memilih Kereta Api. Dan bisa juga jika hanya sekedar mencari jadwal.

14
Melihat Status pembayaran yang sudah dibayarkan melalui kode
pembayaran atau kode booking

Dengan memasukan kode booking atau kode pembayaran yang


telah terbayarkan pada aplikasi ini sudah menjadi bukti bahwa pembelian
sudah lunas dan bisa ditunjukan langsung kepada loket untuk
mendapatkan tiket.

Informasi history pemesanan yang sudah dipesan sebelumnya

Semua pemesanan yang sudah dilakukan sebelumnya akan tercatat


pada device anda, sehingga anda tidak akan lupa tentang pemesanan tiket
anda. Kode booking, relasi stasiun, jadwal berangkat, daftar penumpang,
semua sudah tercatat pada device.

Maps Stasiun

Dengan daftar peta lokasi stasiun, anda tidak perlu lagi bingung
dalam mencari stasiun yang terdapat di kota anda. Peta sudah terintegrasi
dengan GPS device anda, jadi anda cukup mengikuti petunjuk jalan yang
ada pada peta, dan anda akan sampai di stasiun.

Kereta Api Indonesia News

15
Menghadirkan berita-berita official dari PT. Kereta Api Indonesia
(PERSERO) yang membuat anda tidak ketinggalan mengenai berita
tentang perkeretaapian di indonesia. Banner Promo juga memudahkan
anda dalam mengetahui berita tentang promo-promo yang dilakukan oleh
kereta api.

Profile

Anda tidak perlu lagi mengisi biodata berulang kali ketika akan
berangkat menggunakan kereta api karena profile anda sudah disimpan
pada device. Aplikasi dapat menyimpan sampai 4 penumpang sehingga
tidak perlu repot mengisi biodata keluarga anda, setelah data tersimpan,
cukup beberapa kali sentuh dan anda sekeluarga sudah bisa mendapatkan
tiket kereta api.

Informasi seputar Kereta Api

Informasi seputaran PT. Kereta Api Indonesia (persero), Informasi


pembayaran dan Account Social Networking PT. Kereta Api Indonesia
(persero).

2.5 Cara Pemesanan Ticket secara Online ( KAI ACCES )

1. Kunjungi situs resmi PT KAI di https://tiket.keretaapi.co.id lalu klik

2. Setelah situs sudah terbuka lalu tentukan Tanggal Keberangkatan,

Stasiun Asal, Stasiun Tujuan, dan Isi jumlah penumpang dengan kategori

dewasa dan isi jumlah Infant untuk anak-anak yang berusia dibawah 2

tahun.Lalu klik tombol tampilkan

16
3.Setelah itu akan muncul jadwal keberangkatan kereta api dengan disertai

harga tiket Pilih salah satu kereta yang anda inginkan dengan klik slaha

satu tombol booking menyesuaikan dengan kelas dan harga yang anda

inginkan.

4. Selanjutnya akan muncul konfirmasipemesanan tiket berisi jumlah

penumpang untuk memastikan anda salah dalam memasukkan jumlah

penumpang untuk melanjutkan ,jangan lupa centang kotak kecil dengan

yang berada di sebelah kiri tulisan. : Dengan ini saya setuju dan mematuhi

persyaratan dan ketentuan reservasi. Dengan cara mengkliknya lau, klik

tombol lanjutkan.

5, Kemudian isi data penumpang seperti terlihat pada gambar dibawah ini.

Hal yang paling penting adalah perhatikan dalam memasukkan alamat

email, karena alamat email tersebut nantinya akan dikirimi pesan terkait

dengan pemesanan anda. Jika sudah terisi klik tombol Selanjutnya. Jika

anda pergi bersama dengan anak yang belum meiliki kartu identtas seperti

KTP, maka anda bisa menggunakan nomor NIKyang ada di kartu keluarga

seperti yang terilhat dibawah ini.

Pada halaman berikutnya akan ditampilkan informasi beserta tempat

duduknya. Anda dapat engatur tempat duduk anda dan penumpang yang

berangkat bersama anda dengan klik tombol pindah. Dan selanjutnya

melakukan pembayaran via ATM. Dan jangan lupa untuk mencatat kode

pemesanan.

17
Setelah selesai , anda harus print out tiket sendiri jika sudah berada di

stasiun pada komputer yang sudah disediakan dengan cara memasukan

kode pemesanan yang terdapat di struk pembayaran. Jadi pastikan anda

datang setengah jam sebelum keberangkatan agar mencegah antian di

printout tiket.

2.6 Kelebihan dan Kekurangan dari Pemesanan Tiket secara Online

Kelebihan dari Pemesanan Tiket secara online adalah :

Cukup melakukan pembayaran di channel yang telah disediakan.

Setelah tiket terbayarkan, cukup menunjukan bukti lunas di menu kode

booking dan anda bisa mendapatkan tiket.

Maximal pemesanan sampai 3 bulan.

Minimal pemesanan sampai 10 jam sebelum kereta berangkat.

Jumlah pemesanan bisa sampai 4 Penumpang. Penumpang dapat

disimpan pada device untuk mempermudah pemesanan berikutnya

Integrasi dengan calendar device, sehingga mengingatkan calon

penumpang kapan akan berangkat.

Dapat memilih Seat.

Dapat melihat history pemesanan sebelumnya.

Bisa dilakukan dimana saja, kapan saja, tanpa batasan waktu.

Kelemahan dari Pemesanan Tiket secara Online adalah :

Karena pelanggan kereta api kebanyakan orang orang yang dari

kalangan menengah kebawah maka tidak semua pelanggan KAI

18
mempunyai akses internet, maka dari itu mereka harus mengantri lagi

untuk membeli tiket secara konvensional hal tersebut akan lebih lama

mendapatkan tiket dibandingkan dengan yang membeli tiket secara

online.

Jika sedang memilih bangku/tempat duduk yang masih tersedia tetapi

setelah sudah memilih tiba-tiba sering keluar pemberitahuan jika

bangku tersebut sudah habis.

Jika melakukan pembayaran lewat online/ ATM sering dipotong uang

sebesar Rp. 7500

Sering terjadinya penipuan dan PT KAI tidsk bertanggung jawab atas

penipuan tersebut.

19
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

PT KAI merupakan Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang

menyelenggarakan jasa angkutan kereta api meliputi pengiriman

angkutan barang maupun penumpang serta merupakan perusahaan

kereta api terbesar di Indonesia.Pt KAI kini tidak hanya memberikan

layanan pembayaran secara konvensional saja melainkan sudah

memberikan layanan secara Online yaitu KAI ACCESS dengan tujuan

memudahkan para penumpang untuk membeli tiket tanpa harus

mengantri di loket pembayaran tetapi adanya kelebihan-kelebihan dari

layanan tersebut ternyata ada pula kelemahan yang sering di keluhkan

para pelanggan seperti sulitnya mengakses jaringan internet ke PT KAI

tersebut atau sering terjadinya gagal dalam pembayaran.

3.2 Saran

Melihat dari kelebihan maupun kelemahan yang sering dikeluhkan

para pelanggan kepada PT KAI maka saran menurut kami adalah

dengan lebih dibanyakkannya lagi pelayan seperti loket pembayaran

agar mengatisipasi terjadinya antrian panjang pembelian tiket apalagi

jika hari hari besar tiba. Sekian saran dari kami selaku para penyusun

makalah , mohon baiknya para pembaca bisa memberikan tanggapan

mengenai makalah ini, Terimakasih .

20
DAFTAR PUSTAKA

https://www.kereta-api.co.id/

https://tiket.kereta-api.co.id/

21