Anda di halaman 1dari 5

SEJARAH TRADISI

ISLAM NUSANTARA
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

RAHMA ALMUFTIANI
KELAS : IX-8
SEJARAH TRADISI ISLAM NUSANTARA

A. KESENIAN DAN ADAT ISLAM DI NUSANTARA


1. Wayang
Dikenal sejak zaman prasejarah yaitu sekitar 1500 tahun sebelum
Masehi. Masyarakat Indonesia memeluk kepercayaan animism berupa
pemujaan roh nenek moyang yang disebut hyang atau dahyang, yang
diwujudkan dalam bentuik arca atau gambar.
Wayang merupakan seni tradisional Indonesia yang terutama
berkembang di Pulau Jawa dan Bali. Kesenian wayang di Nusantara
merupakan hasil karya seorang ulama yang terkenal, yaitu Sunan
Kalijaga sebagain sarana dakhwah menyebarkan agama Islam di
Nusantara.

2. Kasidah
Kasidah artinya puisi yang terdiri dari empat belas bait. Kasidah
merupakan jenis suara yang bernafaskan Islam. Lagu-lagu kasidah
biasanya diiringi dengan rebana. Rebana pada awalnya adalah
instrument yang mengiringi lagu-lagu keagamaan. Kesenian kasidah
mulai tumbuh seiring berkembangnya kesenian tradisional Islam yang
ada di tengah masyarakat Indonesia, seperti dzikir dan shalawat. Lagu
kasidah modern lirikntya dibuat dalam bahasa Indonesia selain Arab.
Perkembangan kesenian kasidah didasari adanya kesepakatan
ulama-ulama Islam bahwa seni adalah mubah (boleh). Dengan catatan
hal tersebut tidak melanggar aturan-aturan agamaserta tidak
mendorong orang melalaikan perintah-perintah agama. Bahkan
merupakan anjuran jika kesenian itu bertujuan untuk dakhwah.

Hal -2
3. Hadrah
Hadrah adalah suatu kesenian dalam bentuk seni tari dan nyanyian
yang bernafaskan Islam. Lagu-lagu yang berisi ajaran Islam,sedangkan
musiknya menggunakan rebana dan genjring. Hadrah biasanya
dipentaskan dalam acara syukuran atas kelahiran
anak,khitanan,pernikahan atau hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan
keislaman .
Hadrah banyak mempunyai fungsi,diantaranya:
a. Sebagai Ibadah atau Agama
b. Sebagai sosialisasi
c. Sebagai kesenian dan sastra
d. Sebagai upacara
e. Sebagai kepariwisataan.

B. TRADISI DAN UPACARA ADAT YANG BERNAFASKAN ISLAM


1. Syawalan dan Halal Bihalal
Tradisi Syawalan berkembang di wilayah Nusantara khususnya di
Jawa yang sangat erat dengan ibadah puasa. Banyak tempat yang
dijadikan tradisi Syawalan. Seperti di Klaten, Jawa Tengah.
Halah Bihalal merupakan tradisi Islam yang telah bersifat nasional.
Tradisi tersebutkan dimaksudkan untuk sal;ing memaafkan atas segala
dosa dan kesalahan yang diperbuat antar sesame manusia dan sebagai
sarana untuk menyambung silaturahmi.

2. Mauludan (Grebeg Maulud)


Mauludan ialah salah satu tradisi Islam di tanah air. Tradisi maulud
dimaksudkan untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad.

Hal -3
3. Perayaan Yaa Qawiyyu
Perayaan Islam ini diadakan setiap bulan Shafar pada hari
Jumat,biasanya dipilih hari Jumat Legi. Seusai shalat jumat apem
yang jumlahnya cukup banyak dan ditempatkan di panggung oleh
pejabat yang berwenang(bupati)kemudian disebarkan.

4. Ruwahan (Ziarah Kubur di Bulan Ruwah)


Ziarah kubur adalah salah satu amaliah yang diperintahkan dalam
agama Islam. Sebagaimana sabda Rasulullah Ziarahlah kubur, karena
sesungguhnya ziarah kubur itu dapat mengingatkan negeri akhirat.
Tradisi bias dilaksanakan di bulan Syaban dan tanggal ganjil setelah
tanggal 20.

5. Tradisi Dugder
Tradisi Dugder yaitu tradisi Islam yang dilaksanakan di daerah
dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Dari uraian beberapa tradisi Islam diatas, Nampak jelas bahwa:
a. Tradisi muncul di beberapa kalangan umat
b. Tradisi Islam merupakan syiar-syiar Islam
c. Tradisi Islam muncul karena pemahaman agama Islam
d. Tradisi Islam digunakan sebagai alat pendekatan diri kepada Allah
Swt.

C. MENGAPRESIASIKAN SENI BUDAYA LOKAL DAN UPACARA


ADAT YANG BERNAFASKAN ISLAM
Yang dimaksud dengan mengapresiasi yaitu bersimpati,
merawat,melestarikan, member penghargaan yang tinggi atas pencipta dan
karyanya melihat kenyataan seperti itu, maka juru dakhwah mendapat
strategi melalui seni dan upacara. Tujuan agama Islam bias diterima
dengan nyaman oleh peduduk nusantara yang sudah lekat dengan seni dan
upacara berdasarkan kepercayaan dan/atau agama lain tsb.

Hal -4
Orang Islam yang hidup pada abad ke-21, member hukum pada
seni budaya local dan upacara adat yang bernafaskan Islam tsb berbeda-
beda. Sebagian mengharamkan dan sebagian membolehkan. Lantas,mana
yang diikuti?orang Islam sebaiknya cerdas dan bijaksana. Mencontoh para
ulama Islam dan bersikap adil, jangan buru-buru mengharamkan kesenian
budaya dll, kita lihat dulu unsure-unsur dari kesenian tsb. Islam
mengajarkan untuk meluruskan dari adanya syirik,haram dan menyimpang
agama Islam.

Hal -5