Anda di halaman 1dari 3

Public Private Partnership dan Corporate Social Responsibility

Oleh: Sarah Qodriyani | 145060601111053 | Pembiayaan Pembangunan C

PPP atau Public Private Partenrship merupakan suatu bentuk kerjasama antara pemerintah
dengan sektor swasta. Pelaksanaan suatu proyek dengan PPP memungkinkan adanya
penyelesaian yang lebih cepat. Hal tersebut utamanya dipengaruhi oleh pendanaan atau
pembiayaan yang diadakan oleh sektor swasta. Periode kontrak PPP umumnya adalah
sekitar 25-30 tahun atau bahkan lebih lama dari itu. Sektor swasta dalam PPP bertugas
untuk mendesain, mengimplmentasikan, dan membiayai proyek, sementara pemerintah
bertugas untuk mendefinisikan proyek yang diharapkan serta mengawasi berjalannya
proyek.
CSR atau Corporate Social Responsibility yang juga disebut sebagai Corporate Citizenship
merupakan sebuah bentuk inisiatif yang dilakukan oleh sebuah perusahaan sebagai bentuk
tanggung jawab lingkungan dan sosial. Secara sederhana, CSR dapat berbentuk sebuah
donasi pada acara amal. Namun CSR juga bisa berupa bantuan yang lebih kompleks dan
besar seperti beasiswa, bantuan air bersih, perbaikan wilayah, dan sebagainya.
PPP dan CSR merupakan sebuah program yang memiliki banyak perbedaan. PPP
merupakan sebuah bentuk kerjasama antara pemerintah dan sektor swasta, dengan masing-
masing pihak memiliki tujuan spesifik yang berbeda. Tujuan utama pihak pemerintah
adalah untuk mewujudkan suatu pembangunan yang lebih cepat dan efisien dengan bantuan
pihak lain, utamanya prasarana seperti jalan tol. Sementara tujuan utama pihak swasta
adalah untuk mendapatkan keuntungan dari pengadaan pembangunan tersebut, karena
meskipun proyek PPP dibiayai oleh swasta, pada akhirnya penggunaan hasil program akan
dibayar oleh pengguna program itu sendirisebagai contoh, pengguna jalan tol membayar
karcis sebelum memasuki jalan tol. Sementara, CSR merupakan sebuah inisiatif sebuah
perusahaan untuk memberikan suatu tanggung jawab lingkungan dan sosial. Berbeda
dengan PPP, proyek CSR tidak didefinisikan oleh pemerintah untuk kemudian dilakukan
bersama swasta. Proyek CSR merupakan inisiatif perusahaan swasta sendiri sebagai bentuk
tanggung jawab. Selain untuk memperbaiki kehidupan sosial masyarakat dan kualitas
lingkungan, sebagian orang juga mempercayai bahwa CSR juga berfungsi untuk
membentuk citra baik perusahaan sehingga akan didapatkan keuntungan secara tidak
langsung di masa mendatang, baik sekedar berupa pandangan masyarakat terhadap
perusahaan tersebut maupun peningkatan pendapatan perusahaan akibat meningkatnya
kepercayaan masyarakat.
Studi kasus PPP di Indonesia:
Proyek PLTA Rajamandala merupakan salah satu bentuk PPP yang bertujuan untuk
menyediakan energi listrik pada sistem Pembangkit Jawa Bali yang dilakukan oleh PT.
PLN Persero bersama PT. Rajamandala Electric Power. Proyek tersebut akan dibanun di
sungai citarum di Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa
Barat. Pelaksanaan proyek PLTA Rajamandala dilakukan dengan dengan kontrak selama
30 tahun masa operasi dan dengan bentuk BOT. BOT atau build operate transfer yang
merupakan sebuah bentuk kerjasama antara instansi pemerintah dan sektor swasta dengan
jangka 10-30 tahun dan ditandai dengan transfer aset dari sektor swasta pada pihak
pemerintah ketika masa kontrak telah berakhir. Setelah masa kontrak berakhir, PLTA
Rajamandala akan diserahkan kepada PT. PLN Persero.
Studi kasus CSR di Indonesia:
Salah satu proyek CSR di Indonesia adalah revitalisasi Hutan Kota Malabar yang dilakukan
oleh PT. Otsuka Indonesia. Revitalisasi tersebut berbentuk penataan ulang Hutan Kota
Malabar yang terletak di Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang,
Provinsi Jawa Timur. Namun sayangnya, PT Otsuka sempat melanggar tata desain hutan
kota yaitu dengan adanya logo PT Otsuka yang cukup besar di pintu masuk Hutan Kota
Malabar. Atas pelanggaran tersebut, PT Otsuka telah diminta untuk membayar pajak iklan.
Menurut Kepala Dinas Pendapatan Daerah Malang, meskipun CSR, pemasangan logo
perusahaan yang bertujuan untuk branding tetap dapat dikenakan pajak reklame.
Seperti yang telah disampaikan pada perbedaan CSR dengan PPP sebelumnya, CSR
memang seringkali dimanfaatkan oleh perusahaan untuk promosi dan pembentukan citra
perusahaan. Hal tersebut, sebagai contohnya, telah terjadi pada Taman Merbabu di dekat
Hutan Kota Malabar yang didominasi oleh logo Nivea karena proyek tersebut merupakan
proyek CSR Nivea. Tentunya hal tersebut menimbulkan munculnya kesan privatisasi oleh
swasta.
Referensi

Asian Development Bank. 2012. Public Private Partnership Operational Plan 2012-2020
Realizing The Vision For Strategy 2020: The Transformational Role Of Public Private
Partnership In Asian Development Bank. Philipines.
Abidin, Aflahul. 2016. Ternyata, Logo Otsuka di Taman Malabar Merupakan Iklan.
http://suryamalang.tribunnews.com/2016/04/13/ternyata-logo-otsuka-di-taman-malabar-
merupakan-iklan. Diakses pada 9 Mei 2017.
Corporate Social Responsibility. http://www.investopedia.com/terms/c/corp-social-
responsibility.asp. Diakses pada 8 Mei 2017.
Dwiyanto, Bambang. 2014. PLN Tandatangani Kontrak Pembelian Listrik PLTA Rajamandala
47 MW. http://www.pln.co.id/pln-tandatangani-kontrak-pembelian-listrik-plta-rajamandala-
47-mw/. Diakses pada 9 Mei 2017.
Public-Private Partnership. http://www.investopedia.com/terms/p/public-private-
partnerships.asp. Diakses pada 8 Mei 2017.