Anda di halaman 1dari 10

PERUBAHAN RKPD KABUPATEN LAMANDAU TAHUN 2014

BAB II
EVALUASI HASIL RKPD
SAMPAI DENGAN TRIWULAN II

2.1 Permasalahan Pembangunan Daerah

Permasalahan pembangunan daerah memuat uraian rumusan umum


permasalahan pembangunan daerah berdasarkan hasil analisis isu permasalahan
daerah yang berhubungan dengan prioritas pembangunan daerah, dan permasalahan
lainnya yang berhubungan dengan layanan dasar dan tugas fungsi SKPD.

Suatu permasalahan daerah dianggap memiliki nilai prioritas jika


berhubungan dengan tujuan dan sasaran pembangunan khususnya program
pembangunan daerah (RPJMD) dengan prioritas pembangunan daerah (RKPD) pada
tahun rencana serta prioritas lain dari kebijakan nasional/provinsi yang bersifat
mandatory.

2.1.1. Permasalahan daerah yang berhubungan dengan prioritas dan sasaran


pembangunan daerah

Beberapa permasalahan pembangunan mendasar yang dapat diidentifikasi


dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Lamandau akan diuraikan berikut
ini.

Pendidikan
Permasalahan di bidang Pendidikan dapat dilihat dari indikator di bawah ini:

Rendahnya angka rata-rata lama sekolah

Angka Partisipasi Murni yang rendah untuk pendidikan menengah atas

Tingkat rasio sekolah-murid yang masih rendah, terutama untuk pendidikan


menengah atas

4Kesehatan
Permasalahan di bidang Kesehatan dapat dilihat dari indikator di bawah ini:

II-1 |
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN LAMANDAU TAHUN 2014

Rendahnya rasio dokter per satuan penduduk


Rendahnya rasio puskesmas, poliklinik, dan pustu per satuan penduduk
Rendahnya rasio rumah sakit per satuan penduduk

Ketenagakerjaan
Permasalahan di bidang Ketenagakerjaan dapat dilihat dari indikator di bawah ini:

Tingkat partisipasi angkatan kerja yang masih rendah

Pekerjaan Umum

Permasalahan di bidang Pekerjaan Umum adalah:

Kondisi jalan yang rusak masih tinggi

Sarana dan prasarana Dinas Pekerjaan Umum (alat berat) umur pakainya
sudah tidak layak dan sering mengalami kerusakan, akibatnya pemeliharaan
jalan tidak dapat dilakukan secara maksimal

Sampai saat ini izin pembukaan lahan ke daerah terisolir masih belum selesai
dan masih dalam proses

Potensi pengembangan sumber daya air belum termanfaatkan secara


maksimal, khususnya dibidang air baku dan irigasi

Infrastruktur pedesaan belum seluruhnya terakomodir dalam pembangunan

Perumahan

Permasalahan di bidang Perumahan dapat dilihat dari indikator di bawah ini:

Rendahnya rumah tangga pengguna air bersih


Rendahnya rumah tangga pengguna listrik

2.1.2. Identifikasi permasalahan penyelenggaraan urusan pemerintahan


daerah.

Permasalahan pada bagian ini merupakan permasalahan pembangunan yang


dibuat tiap urusan yang menyangkut layanan dasar dan tugas/fungsi tiap SKPD. Suatu
identifikasi permasalahan menjelaskan apa yang menjadi masalah dimasa lalu dan
masa mendatang serta gambaran solusi yang ditawarkan.

II-2 |
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN LAMANDAU TAHUN 2014

Tabel 2.1
Identifikasi Permasalahan Pembangunan Daerah
Faktor-faktor
penentu Permasalahan
No. Kriteria / Aspek Urusan keberhasilan

(1) (2) (3) (4) (5)


Kinerja Penyelenggaraan
I
Pemerintahan Daerah
Tataran Pengambil
a
Kebijakan
Adanya Perda yang
Ketentraman dan mendukung
Wajib Tidak ada masalah
ketertiban umum daerah ketentraman dan
ketertiban umum
Keselarasan dan Penyampaian
efektivitas hubungan laporan keuangan
Penyampaian laporan
antara pemerintahan dan kinerja tepat
SKPD dalam
daerah dan Pemerintah waktu
Wajib mendukung laporan
serta antarpemerintahan
keuangan dan kinerja
daerah dalam rangka
masih lambat
pengembangan otonomi
daerah
Keselarasan antara Kesesuaian prioritas
kebijakan pemerintahan pembangunan
Wajib Tidak ada masalah
daerah dengan kebijakan
Pemerintah
Efektivitas hubungan Perda yang
antara pemerintah Wajib ditetapkan Tidak ada masalah
daerah dan DPRD
Efektivitas proses Keputusan DPRD
pengambilan keputusan yang ditindaklanjuti
oleh DPRD beserta tindak Wajib oleh Pemda Tidak ada masalah
lanjut pelaksanaan
keputusan
Efektivitas proses Peraturan Bupati
pengambilan keputusan yang ditindaklanjuti
oleh Kepala Daerah Wajib Tidak ada masalah
beserta tindak lanjut
pelaksanaan keputusan
Peraturan
perundang-
Ketaatan pelaksanaan undangan sebagai
penyelenggaraan dasar dalam
pemerintahan daerah Wajib penyelenggaraan Tidak ada masalah
pada peraturan pemerintahan
perundang-undangan daerah

Intensitas dan efektivitas Pelaksanaan


proses konsultasi publik konsultasi publik Partisipasi masyarakat
Wajib
antara pemerintah yang diadakan masih rendah
daerah dengan Pemkab dan DPRD

II-3 |
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN LAMANDAU TAHUN 2014

Faktor-faktor
penentu Permasalahan
No. Kriteria / Aspek Urusan keberhasilan

(1) (2) (3) (4) (5)


masyarakat atas dalam rangka
penetapan kebijakan penyusunan Perda
publik yang strategis dan
relevan untuk Daerah
Transparansi dalam Dana yang terserap
Kinerja SKPD dalam
pemanfaatan alokasi, dibanding yang
upaya percepatan
pencairan dan Wajib direncanakan
penyerapan anggaran
penyerapan DAU, DAK,
masih belum optimal
dan Bagi Hasil
Intensitas, efektivitas, Perbandingan PAD
dan transparansi terhadap seluruh Kecilnya persentase
pemungutan sumber- pendapatan dalam PAD terhadap
Wajib
sumber pendapatan asli APBD pendapatan dalam
daerah dan APBD
pinjaman/obligasi daerah
Efektivitas perencanaan, Opini BPK terhadap Perlu penyempurnaan
penyusunan, pelaksanaan laporan keuangan dalam laporan
tata usaha, pertanggung Wajib keuangan untuk
jawaban, dan mempertahankan opini
pengawasan APBD BPK yang sudah baik
Pengelolaan potensi Peningkatan PAD Upaya peningkatan
Wajib
daerah PAD belum optimal
Jumlah inovasi yang
dikembangkan
Inovasi
Terobosan/inovasi baru dalam rangka
penyelenggaraan
dalam penyelenggaraan Wajib peningkatan
pemerintahan daerah
pemerintahan daerah pelayanan publik
masih terbatas
dan kesejahteraan
masyarakat

Tataran Pelaksana
b
Kebijakan
Kebijakan teknis Program Nasional Masih ada perbedaan
penyelenggaraan urusan Wajib/pilihan yang dilaksanakan nomenklatur dengan
pemerintahan oleh SKPD program Nasional
Ketaatan terhadap -
peraturan perundang- Wajib/pilihan -
undangan
SPM yang telah Lemahnya pemahaman
Tingkat capaian SPM Wajib/pilihan dilaksanakan SKPD terhadap
pelaksanaan SPM
Kesesuaian
Perlu optimalisasi
Penataan kelembagaan kelembagaan
Wajib/pilihan kinerja dari lembaga
daerah daerah dengan
daerah yang sudah ada
kebutuhan daerah
Pengelolaan kepegawaian Struktur jabatan dan Tingkat kemampuan
Wajib/pilihan
daerah eselonering yang aparatur dalam jabatan

II-4 |
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN LAMANDAU TAHUN 2014

Faktor-faktor
penentu Permasalahan
No. Kriteria / Aspek Urusan keberhasilan

(1) (2) (3) (4) (5)


terisi perlu ditingkatkan
Tersusunnya
Masih lambatnya
dokumen
Perencanaan SKPD dalam menyusun
Wajib/pilihan perencanaan
pembangunan daerah dokumen perencanaan
pembangunan di
pembangunan
SKPD
Anggaran SKPD Penetapan pagu
terhadap APBD anggaran SKPD
Pengelolaan keuangan
Wajib/pilihan terhadap prioritas
daerah
pembangunan perlu
dioptimalkan
Tersusunnya Perlu usaha lebih keras
Pengelolaan barang milik
Wajib/pilihan inventaris dalam inventaris
daerah
barang/aset SKPD barang milik daerah
Jumlah fasilitasi / masih rendahnya
Pemberian fasilitasi
sarana prasarana di anggaran dalam
terhadap partisipasi Wajib/pilihan
masyarakat pemberian fasilitasi
masyarakat
kepada masyarakat

Kemampuan
II Penyelenggaraan
Otonomi Daerah
Kesejahteraan Tingkat ekonomi Kerjasama stake holder
Wajib/pilihan
masyarakat meningkat perlu ditingkatkan
Tingkat kepuasan
Pelayanan umum Wajib/pilihan Tidak ada masalah
masyarakat
Tingkat investasi ke Optimalisasi investasi
daerah yang masuk untuk
Daya saing daerah Wajib/pilihan
kesejahteraan
masyarakat

III Daerah Otonomi Baru


Perkembangan Perda tentang Perangkat daerah
penyusunan perangkat Wajib/pilihan perangkat daerah harus disesuaikan
daerah dengan kebutuhan
Aparatur yang
sesuai dengan Optimalisasi aparatur
Pengisian personil Wajib/pilihan
kepangkatan dan dalam tugas dan fungsi
kemampuan
Terselenggaran Optimalisasi
Pengisian keanggotaan
Wajib/pilihan pemilu dan PAW partisipasi masyrakat
DPRD
dalam pemilu
Penyelenggaraan urusan -
Wajib/pilihan Tidak ada masalah
wajib dan pilihan
Pembiayaan Wajib/pilihan - Tidak ada masalah

II-5 |
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN LAMANDAU TAHUN 2014

Faktor-faktor
penentu Permasalahan
No. Kriteria / Aspek Urusan keberhasilan

(1) (2) (3) (4) (5)


Jelasnya aset dan Optimalisai dalam
Pengalihan aset dan
Wajib/pilihan dokumen yang pengalihan aset dan
dokumen
dialihkan dokumen
Kesepakatan daerah
perbatasan, kesepakatan
Pelaksanaan penetapan
Wajib/pilihan keputusan perbatasan perlu dikaji
batas wilayah
pemerintah pusat lebih maksimal
dan provinsi
Ketersediaan Ketidaksesuaian
Penyediaan sarana dan
Wajib/pilihan anggaran sapras yang ada
prasana pemerintahan
dengan kebutuhan
Pemindahan ibukota bagi -
daerah yang ibukotanya Wajib/pilihan -
dipindahkan

Tabel 2.2
Identifikasi Permasalahan Pembangunan dari Kebijakan Nasional/Provinsi
dan Lingkungan Eksternal Lainnya
Isu Penting dan Masalah Mendesak
No. Tingkat Nasional Tingkat Provinsi Lingkungan Eksternal
Lainnya
(1) (2) (3) (4)
Bidang Sosbud dan kehidupan Penyediaan infrastruktur, Infrastruktur yang
beragama ; sistem jaminan sosial pengairan dan kelistrikan menghubungkan antar
Nasional, penurunan angka kematian provinsi terutama
1. ibu dan bayi, pengendalian jumlah diwilayah antar provinsi
penduduk, sinergi perccepatan di Kalimantan yang masih
penanggulangan kemiskinan, dan terbatas
optimalisasi anggaran pendidikan.
Bidang pembangunan ekonomi ; Optimalisasi Komitmen Internasional
transformasi struktur industri dan pengembangan sektor dan terhadap adaptasi dan
2. peningkatan daya saing tenaga kerja komoditas unggulan mitigasi perubahan iklim
berbasis sumber daya alam global
lokal
Bidang pembangunan sarana prasana ; Masih banyaknya desa Masalah tata batas antar
penguatan konektiivitas Nasional tertinggal provinsi dan
melalui keseimbangan pembangunan pengembagan daerah
antar wilayah, mendorong perbatasan antar provinsi
3. pertumbuhan ekonomi, pembangunan
transportasi massal perkotaan,
ketersediaan infrastruktur pelayanan
dasar melalui peningkatan rasio
elektrifikasi Nasional, peningkatan

II-6 |
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN LAMANDAU TAHUN 2014

akses air minum dan sanitasi, penataan


perumahan/permukiman, dan
ketahanan air
Bidang pembangunan pengelolaan Sinergitas dan sinkronisasi Keberpihakan terhadap
sumber daya alam dan lingkungan pembangunan pembangunan kawasan
hidup ; perkuatan ketahanan pangan, timur Indonesia yang
peningkatan ketahanan energi, masih kurang
percepatan pembangunan kelautan, menimbulkan
peningkatan keekonomian kesenjangan wilayah,
4.
keanekaragaman hayati dan kualitas dengan sumber daya alam
lingkungan hidup cukup melimpah
seharusnya bisa
dimanfaatkan untuk
pengembangan daerah
penghasil
Bidang pembangunan ilmu Penetapan Provinsi Tantangan untuk
pengetahuan dan teknologi ; perkuatan Kalimantan Tengah sebagai meningkatkan derajat
kapasitas ilmu pengetahuan dan percontohan REDD+. Perlu ekonomi kawasan dengan
5.
teknologi kejelasan tata ruang, tetap menjagga isu
kelembagaan, monitoring, tentang kelestraian
evaluasi dan lain-lain lingkungan hidup
Bidang pembangunan politik ;
6.
konsolidasi demokrasi
Bidang pembangunan pertahanan dan
keamanan ; percepatan pembangunan
Minimum Essensial Force (MEF) dengan
7.
pemberdayaan industri pertahanan dan
peningkatan ketertiban dan keamanan
dalam negeri
Bidang pembangunan hukum dan
aparatur ; reformasi birokrasi dan
8. peningkatan kapasitas kelembagaan
publik serta pencegahan dan
pemberantasan korupsi
Bidang pembangunan wilayah dan tata
ruang ; pembangunan daerah tertinggal
9. dan perbatasan, pengelolaan resiko
bencana dan sinergi pembangunan
perdesaaan

2.2 Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan RKPD sampai dengan


triwulan II
Mengemukakan hasil evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan
pembangunan daerah sampai dengan triwulan II. Evaluasi meliputi seluruh program
dan kegiatan yang dikelompokkan menurut kategori urusan wajib/pilihan
pemerintahan daerah.

II-7 |
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN LAMANDAU TAHUN 2014

Tabel 2.3. Hasil Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan RKPD sampai dengan triwulan II
PAGU ANGGARAN REALISASI KEUANGAN REALISASI FISIK
No NAMA SKPD Belanja Tidak Belanja BELANJA TIDAK BELANJA Belanja
Total TOTAL Belanja
Langsung Langsung LANGSUNG LANGSUNG Tidak Rata-
Langsung
Langsung rata
(Rp) (Rp) (Rp) (Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%) (%)
(%)
1 2 3 5 7 8 9 10 11 12 13 14 16
1 DIKJAR 86.342.126.052 41.764.679.918 128.106.805.970 37.716.823.236 43,68 8.145.510.872 19,50 45.862.334.108 35,80 43,68 50,00 45,74
2 DINKES 19.573.113.971 20.308.452.829 39.881.566.800 7.094.242.751 36,24 4.262.984.298 20,99 11.357.227.049 28,48 36,56 30,45 33,45
3 RSUD 6.707.658.520 15.807.380.983 22.515.039.503 2.586.413.610 38,56 2.743.102.263 17,35 5.329.515.873 23,67 38,56 23,12 27,72
4 DPU 4.007.106.346 107.680.834.697 111.687.941.043 1.256.434.866 31,36 15.178.015.380 14,10 16.434.450.246 14,71 31,36 30,00 30,05
5 BAPPEDA 1.947.609.854 5.184.795.304 7.132.405.158 584.625.495 30,02 1.533.596.443 29,58 2.118.221.938 29,70 30,46 34,58 33,45
6 DISHUBKOMINFO 1.502.888.600 6.224.305.400 7.727.194.000 567.765.672 37,78 1.150.879.016 18,49 1.718.644.688 22,24 37,78 31,34 32,59
7 BLH 1.410.144.000 4.109.744.000 5.519.888.000 526.765.062 37,36 892.823.587 21,72 1.419.588.649 25,72 37,36 23,38 26,95
8 DISDUKCAPIL 1.655.670.757 3.468.794.530 5.124.465.287 516.566.877 31,20 1.355.122.872 39,07 1.871.689.749 36,52 31,20 39,07 36,52
9 BP3AKB 1.123.211.768 2.780.750.002 3.903.961.770 343.375.179 30,57 443.284.882 15,94 786.660.061 20,15 30,57 14,37 19,03
10 DISOSNAKERTRANS 1.828.240.000 3.712.988.715 5.541.228.715 624.653.263 34,17 1.178.137.161 31,73 1.802.790.424 32,53 34,17 23,56 27,06
DISPERINDAGKOP &
11 1.656.140.000 9.244.603.000 10.900.743.000 551.420.163 33,30 2.695.588.232 29,16 3.247.008.395 29,79 33,30 29,16 29,79
UMKM
12 DISPARSENIBUD 1.370.088.100 6.278.559.400 7.648.647.500 612.260.736 44,69 1.102.094.154 17,55 1.714.354.890 22,41 44,69 50,27 49,27
13 DISPORA 1.153.557.563 4.683.862.437 5.837.420.000 463.765.706 40,20 977.345.027 20,87 1.441.110.733 24,69 50,00 37,00 39,57
14 BAKESBANGPOL 1.148.525.235 3.501.724.800 4.650.250.035 380.027.448 33,09 524.961.823 14,99 904.989.271 19,46 33,09 31,87 32,17
15 BPBD 1.462.205.200 2.347.076.880 3.809.282.080 472.035.762 32,28 782.067.292 33,32 1.254.103.054 32,92 32,28 33,32 32,92
16 SATPOL PP 1.850.194.857 3.458.886.643 5.309.081.500 760.927.878 41,13 1.483.209.412 42,88 2.244.137.290 42,27 41,13 49,28 46,44
17 DPRD 3.445.172.700 3.445.172.700 1.538.934.996 44,67 0,00 1.538.934.996 44,67 44,67 44,67
18 KDH & WKDH 605.700.000 605.700.000 228.675.957 37,75 0,00 228.675.957 37,75 37,75 37,75
19 Setda 11.355.688.750 36.507.719.721 47.863.408.471 3.219.590.996 28,35 8.976.522.352 24,59 12.196.113.348 25,48 28,35 45,80 41,66
20 Setwan 1.620.698.524 12.060.318.900 13.681.017.424 675.752.892 41,70 3.894.811.534 32,29 4.570.564.426 33,41 40,83 38,10 38,42

II-8 |
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN LAMANDAU TAHUN 2014

21 Inspektorat 1.326.660.378 2.985.901.300 4.312.561.678 554.343.855 41,78 919.834.691 30,81 1.474.178.546 34,18 41,78 33,39 35,97
22 DPPKAD (SKPD) 4.656.362.344 6.425.114.406 11.081.476.750 2.200.334.764 47,25 1.874.614.275 29,18 4.074.949.039 36,77 47,25 29,18 36,77
23 DPPKAD (PPKD) 51.390.478.000 51.390.478.000 20.882.953.758 40,64 0,00 20.882.953.758 40,64 40,64 40,64
24 BPPTPM 1.238.428.004 1.529.338.176 2.767.766.180 532.665.368 43,01 406.863.740 26,60 939.529.108 33,95 43,01 53,46 48,78
25 BKPP 2.145.401.150 5.406.959.100 7.552.360.250 671.239.694 31,29 1.325.961.073 24,52 1.997.200.767 26,44 46,16 53,28 51,26
26 Kec. Bulik Timur 656.876.870 1.080.122.400 1.736.999.270 274.009.951 41,71 234.811.900 21,74 508.821.851 29,29 41,71 21,74 29,29
27 Kec. Bulik 1.700.228.266 2.021.755.484 3.721.983.750 682.771.093 40,16 394.021.984 19,49 1.076.793.077 28,93 40,16 20,85 29,67
28 Kec. Lamandau 1.435.050.887 1.373.169.113 2.808.220.000 502.857.621 35,04 265.233.504 19,32 768.091.125 27,35 35,09 21,15 28,27
29 Kec. Delang 1.293.660.000 1.569.100.000 2.862.760.000 468.816.737 36,24 383.269.300 24,43 852.086.037 29,76 36,24 27,31 31,35
30 Kec. Sematu Jaya 687.204.769 921.169.863 1.608.374.632 275.488.513 40,09 242.961.124 26,38 518.449.637 32,23 40,09 40,86 40,53
31 Kec. Menthobi Raya 709.870.915 1.071.991.085 1.781.862.000 305.660.280 43,06 432.729.395 40,37 738.389.675 41,44 45,48 44,00 44,59
32 Kec. Belantikan Raya 567.450.650 1.212.324.350 1.779.775.000 210.543.762 37,10 446.508.550 36,83 657.052.312 36,92 37,10 36,83 36,92
33 Kec. Batang Kawa 612.208.176 1.170.027.100 1.782.235.276 248.739.642 40,63 302.038.000 25,81 550.777.642 30,90 43,70 31,55 35,72
34 BPMDes 1.369.408.108 3.804.539.692 5.173.947.800 454.526.382 33,19 877.140.822 23,06 1.331.667.204 25,74 33,19 50,00 45,55
PERPUSTAKAAN &
35 704.881.000 816.239.000 1.521.120.000 194.163.020 27,55 251.208.197 30,78 445.371.217 29,28 27,55 30,96 29,38
ARSIP DAERAH
36 DISTANAKAN 2.718.684.089 13.574.719.911 16.293.404.000 956.208.030 35,17 1.048.089.382 7,72 2.004.297.412 12,30 35,17 15,72 18,96
37 BP2KP 3.276.306.500 1.965.933.500 5.242.240.000 1.334.448.117 40,73 462.759.181 23,54 1.797.207.298 34,28 40,73 23,54 34,28
38 DISHUTBUN 3.441.904.875 10.808.204.263 14.250.109.138 1.341.682.382 38,98 1.693.148.280 15,67 3.034.830.662 21,30 38,98 48,30 46,05
39 DISTAMBEN 1.327.421.187 20.871.143.813 22.198.565.000 449.210.649 33,84 1.610.143.539 7,71 2.059.354.188 9,28 33,84 20,91 21,68
TOTAL 233.024.226.965 367.733.230.715 600.757.457.680 93.261.722.163 40,02 70.491.393.537 19,17 163.753.115.700 27,26 40,25 34,48 36,72

II-9 |
RPJMD KABUPATEN LAMANDAU TAHUN 2013 - 2018

X-2 |