Anda di halaman 1dari 10

LANDASAN TEORI,

KERANGKA BERFIKIR DAN


PENGAJUAN HIPOTESIS

Kelompok 3:
Evi Arista
Mila Orbita
Natalia Bete
I. Pengertian Teori
 Teori adalah seperangkat konstruk
(konsep), definisi dan proposisi yang
berfungsi untuk melihat fenomena
secara sistematik, melalui spesifikasi
hubungan antara variabel, sehingga
dapat berguna untuk menjelaskan dan
meramalkan fenomena. (Neumen dalam
Sugiyono, 2010:52).
Menurut Mark 1963 ada 3 macam teori
yang berhubungan dengan data empiris:
 Teori yang deduktif
 Teori yang induktif
 Teori yang fungsional
 Dapat di tarik kesimpulan bahwa suatu
teori adalah suatu konseptualisasi yang
umum yang diperoleh melalui jalan
sistematis dan dapat diuji kebenarannya.
II. Tingkatan dan Fokus Teori
 Menurut tingkatannya teori ada tiga,
yaitu:
1. Teori Micro Level
2. Teori Meso Level
3. Teori Macro Level
 Fokus Teori ada dua, yaitu:
1. Teori substantif
2. Teori formal
III. Kegunaan Teori dalam Penelitian
 Menurut (Sugiyono,2012:57) kegunaan teori
dalam sebuah penelitian yaitu:
1. Teori digunakan untuk memperjelas dan
mempertajam ruang lingkup, atau
konstruk variabel yang akan diteliti.
2. Untuk merumuskan hipotesis dan
menyusun instrumen penelitian.
3. Memprediksi dan membantu menemukan
fakta tentang sesuatu hal yang hendak
diteliti.
IV. Deskripsi Teori
 Deskripsi teori dalam suatu penelitian
merupakan uraian sistematis tentang teori dan
hasil-hasil penelitian yang relevan dengan
variabel yang diteliti serta teori yang
digunakan bukan sekedar pendapat dari
pengarang, pendapat penguasa, tetapi teori
yang betul-betul telah teruji kebenarannya
secara empiris.
 Pendeskripsian teori akan memberikan
gambaran apakah peneliti menguasai teori dan
konteks yang diteliti atau tidak.
V. Kerangka Berfikir
 Kerangka berpikir adalah serangkaian
konsep dan kejelasan hubungan antar
konsep tersebut yang dirumuskan oleh
peneliti berdasar tinjauan pustaka dan
digunakan sebagai dasar untuk menjawab
pertanyaan-pertanyaan penelitian yang
diangkat.
VI. Hipotesis
 Hipotesis merupakan jawaban sementara
terhadap rumusan masalah penelitian, di
mana rumusan masalah penelitian telah
dinyatakan dalam bentuk kalimat
pertanyaan.
 Penelitian yang merumuskan hipotesis
adalah penelitian yang menggunakan
pendekatan kuantitatif.
TERIMA KASIH