Anda di halaman 1dari 13

Fontana city hotel

LATAR BELAKANG

Bali, khususnya daerah Legian,


Badung merupakan salah satu pusat
segala kegiatan aktivitas baik ekonomi,
perdagangan, jasa dan industri daerah
Bali. Legian merupakan daerah yang
berperan langsung di dalam bidang
Kepariwisataan, hal ini dipengaruhi oleh
potensi alam yang mendukung seperti
Gambar I. Pantai Legian
pantai dan objek wisata lainnya.
Untuk mengantisipasi kedatangan wisatawan dalam negeri maupun asing ke
Legian untuk kegiatan berbisnis, maka Legian memerlukan fasilitas pendukung seperti
akomodasi untuk tempat menginap, salah satunya adalah hotel bintang yang
menyediakan fasilitas lengkap untuk pertemuan bisnis sekaligus untuk tempat rekreasi.
Akhir akhir ini bisnis perhotelan di Legian menunjukkan prospek yangcerah, hal
ini ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang menginap dihotel,
khususnya di hotel bintang.
berlangsung, tingkat hunian hotel berbintang terhitung tertinggi. Salah satu
penyebabnya adalah banyaknya kegiatan konvensi seperti rapat dan seminar yang
dilakukan oleh instansi instansi pemerintah dan swasta baik dalam tingkat local
maupun nasional yang diselenggarakan di Legian dan juga dengan diberlakukannya visit
batam yang memang bertujuan untuk menarik wisatawan sebanyak-banyaknya ke Legian
Dapat disimpulkan bahwa Kota Legian saat ini membutuhkan dibangunnya hotel
baru, khususnya city hotel berbintang.Sebagai suatu sarana akomodasi untuk memenuhi
kebutuhan wisatawan-wisatawan baik yang berorientasi bisnis maupun yang orientasinya
hanyalah rekreasi belaka, untuk itu dalamhal tempat menginap harus juga juga
dilengkapi dengan fasilitas penunjang kegiatan berbisnis seperti ruang pertemuan.
Selain itu juga sebagai tempat menginapnya wisatawan yang memiliki tujuan utama
berekreasi di Kota Batam dan sekitarnya.

1 |C I T Y H O TE L IN LEGIAN M A N A J E M E N P R O Y EK
2 |C I T Y H O TE L IN LEGIAN M A N A J E M E N P R O Y EK
City hotel hadir untuk memberikan alternative pada para wisatawan untuk
menginap. Gaya hidup masyarakat modern sekarang tidak bisa dilepaskan dari kafe,
pusat oleh-oleh, tempat hiburan untuk melepas penat menjadi alasan pembangunan City
Hotel Berbintang ini. Pada City hotel ini akan ditunjang dengan fasilitas-fasiltas
tambahan untuk menunjang gaya hidup eksekutif muda yang penat untuk mencari
hiburan. City hotel akan menjadi solusi yang bagus untuk memenuhi tuntutan kebutuhan
gaya hidup para wisatawan-wisatawan untuk mendapatkan hiburan pada satu tempat
mengingat mobiltas mereka yang sangat tinggi.
City hotel sangat terpengaruh dari faktor pemilihan lokasi dan segala hal yang ada
di sekitarnya meliputi fasilitas kuliner maupun transportasi. Fontana City Hotel suatu
kawasan yang sangat tepat bagi lokasi city hotel ini. Di kawasan ini segala fasilitas
tersedia cukup lengkap, mulai dari transportasi hingga kuliner bahkan entertainment.
Segala hal yang dimiliki oleh kawasan ini suungguh sangat tepat bagi sebuah city hotel
berdiri di dalamnya, sehingga diharapkan para wisatawan dengan maksimal dapat
mencapai segala tujuan mereka baik dibidang bisnis maupun rekreasi.

LOKASI DAN SITE

3 |C I T Y H O TE L IN LEGIAN M A N A J E M E N P R O Y EK
Lokasi site terletak di Desa Legian, Kuta, Badung, lebih-kurang 5 kilo meter dari
bandara Ngurah Rai, atau kira-kira 30 kilo meter dari kota Denpasar, berada dikawasan
strategis karena dekat dengan pusat perbelanjaan serta fasilitas publik lainnya. Daerah.
Kawasan dapat dikembangkan menjadi kawasan Hotel yang bernuansa modern namun
tetap mengandung unsur Arsitektur Bali. Yang dilengkapi dengan fasilitas
Parkir,Restaurant, Spa, Tennis court dan fasilitas entertainment lainnya, yang
kesemuanya dapat mendukung kenyamanan tinggal di Hotel ini.

KONSEP PENGEMBANGAN

Pengembangan diusulkan untuk membangun fasilitas hunian elite berupa villa lengkap
dengan fasilitas penunjang. Baik yang disediakan untuk kepentingan per unit hunian,
maupun yang dapat dimanfaatkan oleh umum (public), seperti bowling centre, tennis
court, SPA dan restaurant.

Villa direncanakan terdiri dari 2 tipe, yaitu tipe 700 M2 luas area dengan 400 M2 luas
bangunan, dan tipe 500 M2 luas area dengan 250 M2 luas bangunan. Parkir
direncanakan secara terpusat dengan maksud agar ketenangan dan privasi masing-
masing unit hunian dapat terpelihara dengan baik. Oleh karena itu, untuk alat tranfortasi
di dalam area hunian diusulkan untuk menggunakan mobil elektric (buggi). Fasilitas
restaurant, bowling centre dan tennis court harus dapat di access langsung dari public
area. SPA direncanakan melingkari area villa di bagian selatan site, sehingga perencanaan
accesnya dapat digabungkan dengan rencana acces ke Pura Subak yang terdapat
dibagian bawah selatan site. Untuk menjaga kesucian Pura Subak, maka di luar tembok
Pura harus dikosongkan minimal selebar 10 meter melingkari tembok Pura.

4 |C I T Y H O TE L IN LEGIAN M A N A J E M E N P R O Y EK
Fasilitas yang dikembangkan adalah :

1. Villa tipe 700 M2, dengan luas bangunan 400 M2, sebanyak 23 unit
2. Villa tipe 500 M2 dengan luas bangunan 250 M2, sebanyak 20 unit
3. Bowling centre dengan 12 track
4. Restaurant dengan kapasitas 200 tempat duduk
5. 8 unit SPA
6. 2 unit tennis court
7. Fasilitas parkir (privat parkir) kapasitas 60 mobil
8. Public swimming pool (dengan open stage, pool bar)
9. Lobby, lounge
10. Office
11. General locker
12. Public parkir
13. MEP room

5 |C I T Y H O TE L IN LEGIAN M A N A J E M E N P R O Y EK
KONSEP DESIGN

Penyesuaian dan penyelarasan dengan alam sekitar, dan semaksimal munkin dapat
memanfaatkan kondisi alam yang ada merupakan konsep utama yang dikembangkan.
Dalam hal ini keseluruhan jenis fasilitas yang dikembangkan secara arsitektur mengacu
pada keselarasan dan keseimbangan terhadap alam dan lingkungannya. Untuk itu
pemakaian material finishing dan design sosok bangunan dapat menampilkan wujud
Arsitektur lokal, tanpa mengurangi makna fungsi yang diwadahinya. Komposisi masa
pada Arsitektur lokal (Arsitektur Tradisional Bali), memberikan ciri khas Arsitektur
Tropis yang lembab. Oleh karena itu semaksimum mungkin penataan Arsitektur di
arahkan pada pencapaian konsep tersebut.

KONSEP PENATAAN JALAN MASUK (ACCESS ROAD)

Pencerminan alam pedesaan tradisional Bali merupakan target yang akan dicapai dalam
penataan jalan masuk ke kawasan (site), sehingga dalam penataannya diharapkan pihak
pemilik dapat ikut berperan, baik dalam penyediaan dana maupun dalam tahap
perencanaan. Dengan peran serta pihak pemilik dalam penataan jalan masuk, diharapkan
para penghuni kawasan, baik yang berstatus pemilik ataupun yang berstatus menyewa
dapat menikmati suasana yang asri, tenang, dan nyaman sebagaimana desa-desa yang
ada di Bali. Pembentukan image penghuni (pemakai kawasan) dimulai dari melewati
jalan masuk ini, dan jika kondisi ini mampu memberikan nilai positif, maka secara tidak
langsung menjadi sarana promosi yang handal.

6 |C I T Y H O TE L IN LEGIAN M A N A J E M E N P R O Y EK
KONSEP PENATAAN SITE (SITE PLANNING)

Kondisi transis site membutuhkan perencanaan yang lebih teliti, serta perhitungan
terhadap biaya yang optimal. Perencanaan tangggul-tanggul penahan tanah (retaining
walls) dapat serasi dengan lingkungan yang ada, dan site secara maksimal dapat
dimanfaatkan untuk fasilitas hunian dan fasilitas komersial lainnya. Pemakaian material
yang berkarakter kontras dengan lingkungan secara maksimal dihindari, untuk
menciptakan keserasian dengan lingkungan. Tangga dan jalan untuk pejalan kaki
(pedastrian ways) dapat digunakan secara nyaman, aman bagi pemakai. Penebangan
pepohonan yang telah ada diusahakan sesedikit mungkin, demikian juga dengan kontur
tanah yang ada. Pemakaian bentuk-bentuk lampu penerangan luar dan jalan disesuaikan
dengan karakteristik lingkungan yang ada.

PELUANG

STRATEGI PELAKSANAAN

7 |C I T Y H O TE L IN LEGIAN M A N A J E M E N P R O Y EK
8 |C I T Y H O TE L IN LEGIAN M A N A J E M E N P R O Y EK
9 |C I T Y H O TE L IN LEGIAN M A N A J E M E N P R O Y EK
RINGKASAN EKSEKUTIF

SEKAR AYU perusahaan developer yang baru berdiri yang beralamat kantor di
Jalan raya Batu Bulan 3X Gianyar, Bali, bermodal asset yang dimiliki bermaksud untuk
mengembangkannya untuk menjadi sebuah kawasan villa yang memiliki nilai komersial
tinggi dimana setiap villa dibangun diatas lahan tersebut akan dijual kepada para
expatriate yang ingin bermukim di Bali dan kepada masyarakat yang ingin memiliki Villa
dengan nuansa yang asri, lokasi yang aman serta menguntungkan sebab akan dikelola
oleh suatu management asing yang ahli di bidang pengelolaan hotel yang akan
memberikan keuntungan bagi pemilik. Untuk itu kami dari Sekar Ayu sudah bekerja
sama dengan Lembaga Management tersebut yang beralamat di Singapura. Tujuan
jangka pendek kami adalah menyediakan kawasan Villa yang setara dengan hotel bintang
lima dalam waktu secepat mungkin untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat serta
kepercayaan pasar. Sedangkan tujuan jangka panjang kami adalah mengembangkan
kawasan yang telah kami kuasai sebagaimana yang tersebut dalam proposal kami.

Lokasi kami merupakan faktor penarik utama dari calon investor karena terletak
pada kawasan pariwisata yang sudah mendunia yaitu UBUD dan disamping itu juga
menyediakan desain-desain khusus dan spesial juga bisa sesuai dengan permintaan
peminat, dan sampai saat ini sudah terdapat 15 calon pembeli yang berminat untuk
membeli Villa di kawasan yang akan dikembangkan.

Sumber modal utama adalah lahan seluas 7 ha yang bernilai Rp. 94.500.000.000,00
dan dalam jangka pendek kami harus mencari pinjaman dana sebesar Rp.
65.000.000.000,00 untuk membiayai pembangunan (terlampir pada proposal) dan
rencana jangka panjang kami adalah mengembangkan kawasan yang telah dikuasai yang
terletak di NUSA TENGGARA BARAT dan PANTAI JIMBARAN BALI. Dan disamping
modal berupa lahan, modal kami yang lain adalah Arsitek dan Engineer yang handal dan
berpengalaman menangani proyek Villa dan Hotel milik orang asing (luar negeri) dan
sudah paham betul akan selera dan karakteristik yang mereka miliki, juga tim marketing
yang sangat handal didalam pemasaran yang sudah memiliki pengalaman di Asia
(Malaysia, Singapura, Jepang, Brunei Darussalam) serta Eropa(Belanda).

10 |C I T Y H O TE L IN LEGIAN M A N A J E M E N P R O Y EK
RENCANA PEMASARAN

SEKAR AYU memiliki pasar yang sangat pasti yaitu para expatriate yang berencana
untuk memiliki tempat hunian di Bali khususnya Ubud yang sangat terkenal diluar negeri
dan secara kebetulan lokasi kami terletak disana dan disamping itu kami juga akan
bekerja sama dengan agent-agent properti baik yang ada di Indonesia maupun di luar
negeri untuk memasarkan produk yang kami miliki. Disamping itu kami juga akan
menciptakan pasar dengan mengadakan pameran dagang baik dalam maupun luar
negeri. Iklan dibeberapa media cetak dan elektronik, brosur-brosur serta perlengkapan
lainnya berupa Video Animasi yang akan secara rinci menampilkan kualitas produk kami,
bahan baku serta sistem pembuatan yang menimbulkan kepercayaan pasar terhadap
kami bahwa apa yang kami buat sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan.

Berikut akan kami lampirkan estimasi biaya dari rencana pemasaran :

1. Pameran dagang luar negeri (Malaysia, Brunei Darussalam, Jepang dan Belanda) @
7 hari : Rp. 2.500.000.000,00
2. Pameran dagang dalam negeri (Surabaya, Jakarta, Batam) @ 10 hari : Rp.
750.000.000,00
3. Iklan di Media cetak (Kompas, Jakarta Post, Jawa Post) @10 kali terbit : Rp.
500.000.000,00
4. Iklan di Televisi (Indosiar, RCTI,SCTV) durasi 2 menit @10 kali tayang : Rp.
500.000.000,00
5. Property brokerage 5% dari nilai transaksi yang dibuat
6. Brosur dari kawasan yang akan dibangun
7. Marketing Gathering 3 kali seminggu @ Rp. 2.000.000,00 selama 2 bulan : Rp.
48.000.000,00
8. Hadiah kepada 10 pembeli pertama berupa discount 2% dari nilai transaksi
9. Paket-paket hadiah lainnya seperti cinderamata

Semua hal diatas harus kami lakukan untuk memperluas jaringan pasar serta
peningkatan jumlah peminat terhadap Villa yang kami kembangkan dan untuk
melindungi jaringan bisnis tersebut kami harus bekerja tepat waktu, meningkatkan
kualitas dari produk yang akan kami hasilkan, dan kami merencanakan membangun 150
unit Villa dalam 2 tahun kedepan dan untuk mencapai hal tersebut kami harus
menempuh beberapa hal yang kami anggap sangat perlu dilakukan segera, yaitu :
membangun villa yang sesuai dengan minat pasar/pembeli dan berkualitas tinggi,

11 |C I T Y H O TE L IN LEGIAN M A N A J E M E N P R O Y EK
mengadakan promosi secara berkala baik tunggal maupun bersama, mengadakan
pameran dagang didalam maupun diluar negeri, dimana tujuan akhir dari semua ini
adalah untuk bisa melunasi pinjaman modal yang kami buat diawal proyek.

RENCANA KEUANGAN

Perusahaan kami memiliki 4 pusat laba yang meliputi :

1. Laba konstruksi yang mencapai 15% dari nilai proyek


2. Laba penjualan villa yang mencapai 20% dari nilai proyek
3. Laba operasional proyek yang mencapai 2% dari nilai proyek
4. Laba lain-lain yang mencapai 2% dari nilai proyek

Cara pencapaian laba tersebut adalah :

Dengan mengadakan pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan proyek, maka


kami akan bisa mengadakan efisiensi terhadap bahan serta sumber daya pendukung,
sehingga akan muncul selisih yang menyebabkan timbulnya keuntungan. Nilai jual
terhadap 1 unit villa adalah 20% dari nilai dasar, dengan menggunakan teknologi yang
memadai maka kami akan bisa menghemat waktu pengerjaan dari sebuah proyek dan
bahan-bahan yang kami gunakan langsung didatangkan dari produsen untuk
menghindari laba berganda dari pihak penjual.

Syarat pembayaran yang kami tetapkan adalah menggunakan progress proyek, yaitu :

1. Down Payment sebesar : 30%

2. Termijn I (2 bulan dari DP) : 20%

3. Termijn II (2 bulan dari termijn I) : 20%

4. Termijn III (2bulan dari termijn II) : 20%

5. Termijn IV (pada saat seraah terima) : 10%

12 |C I T Y H O TE L IN LEGIAN M A N A J E M E N P R O Y EK
Neraca sementara kami (pra proyek)

Jumlah Jumlah
No. Uraian Uraian
(Rp) (Rp)

1 Aktiva lancar - Passiva -


2 Kas - Hutang jangka pendek -
3 Piutang - Hutang Bank -
4 Aktiva tetap Hutang jangka panjang -
- Tanah 7 ha 94,500,000,000.00 Modal 97,080,000,000.00
- Gedung 2,500,000,000.00 Total passiva 97,080,000,000.00
- Kendaraan 80,000,000.00

Taotal aktiva tetap 97,080,000,000.00

13 |C I T Y H O TE L IN LEGIAN M A N A J E M E N P R O Y EK