Anda di halaman 1dari 2

TEMA DAN LANGGAM BANGUNAN TAJ MAHAL

Dengan bentuk bangunan seperti ini , pada umumnya orang akan beranggapan bahwa Taj
Mahal adalah sebuah tempat beribadah yaitu Masjid, ini terlihat dari bentuk bangunan yang
memiliki kubah dengan hiasan kaligrafi tulisan arab. Selain itu bangunan Taj Mahal ini
memiliki daya tarik tersendiri dari proporsi bangunan yang simetris, serta keindahan bentuk
bangunannya. Sang Raja, Syah Jahan memerintahkan Ustaz Ahmad untuk membangun Taj
Mahal ini dengan sangat megah, karena beliau ingin mempersembahkan bangunan ini untuk
mendiang istrinya.

Kemegahan ini dapat dilihat dari banyak digunakannya hiasan-hiasan atau ornamen, serta
penggunaan batu mulia dan marmer sebagai dinding atau lantai menambah kesan megah pada
bangunan ini. Sehingga menurut saya bangunan ini memiliki Tema Analogi karena bangunan
Taj Mahal mirip dengan tempat beribadah seperti
Masjid dan mengedepankan estetika dari bangunan
itu sendiri. Bangunan ini mirip dengan Masjid
karena dipengaruhi oleh budaya Mughal yang
dimana memang kerajaan yang dipimpin oleh Syah
Jahan merupakan Kerajaan islam.

Kaligrafi pada dinding bangunan


Salah satu ornamen pada bangunan Taj Mahal

Untuk langgam, Taj Mahal menggunakan Langgam Arsitektur Romance dan Arsitektur
Mughal. Arsitektur Romance adalah Konsep perancangan Bangunan Arsitektur dengan
mengedepankan nilai-nilai estetika yang menjadi sebuah kesan dan mewakili sejarah.
Menurut saya mengapa Bangunan ini menggunakan langgam ini karena awal mula
pembuatan bangunan ini adalah kesedihan seorang Raja Mughal yang memiliki istri yang
telah meninggal, sehingga Sang Raja ingin membuatkan makam bagi sang istri yang
sangatmegah.

Sedangkan Arsitektur Mughal adalah salah satu gaya arsitektur India yang berpengaruh sejak
1526 SM. Arsitektur Mughal ini dipengaruhi oleh seni Islam. Ciri khas arsitektur ini adalah
penggunaan kaligrafi pada bangunan, selain itu arsitektur ini juga ditandai dengan perpaduan
dari gaya India dengan Iran, menggunakan kubah, gerbang utama atau pintu utama
melengkung , dan penggunaan marmer putih dan taman, serta menekan kan pada pola
simetris pada bangunan. Semua ciri-ciri tersebut terlihat jelas pada bangunan Taj Mahal.