Anda di halaman 1dari 10

PANDUAN LATIHAN KETERAMPILAN MANAJEMEN

MAHASISWA (LKMM)
UNIVERSITAS NEGERI MALANG

I. Pendahuluan

Pendidikan Nasional harus mampu menumbuhkan dan


memperdalam rasa cinta tanah air, mempertebal semangat
kebangsaan dan rasa setia kawan sosial. Sejalan dengan itu perlu
dikembangkan iklim belajar di Perguruan Tinggi yang dapat
menumbuhkan rasa percaya diri serta sikap dan perilaku inovatif,
kreatif. Dengan demikian pendidikan nasional akan mampu
menghasilkan manusia-manusia pembangunan yang dapat
membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung
jawab atas pembangunan bangsa.

Perguruan tinggi terus dikembangkan dan diarahkan untuk


mendidik mahasiswa agar mampu meningkatkan daya penalaran,
menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, berjiwa
interprenuer, penuh pengabdian serta memiliki rasa tanggung
jawab yang besar terhadap masa depan negara dan bangsa.

Pengembangan kemahasiswaan merupakan suatu usaha


pendidikan yang dilakukan dengan penuh kesadaran, berencana,
teratur, terarah, dan bertanggung jawab untuk mengembangkan
sikap, kepribadian, pengetahuan dan keterampilan mahasiswa,
dilaksanakan paralel dengan kegiatan kurikuler untuk mencapai
tujuan pendidikan nasional.

Dalam rangka mewujudkan prinsip-prinsip tersebut di atas


dirasakan sangat perlu memberikan pembekalan kepada para
mahasiswa tentang keterampilan di bidang menajemen dengan
harapan agar kelak mahasiswa dapat menjadi pemimpin yang
mempunyai kemampuan teknis sesuai dengan tuntutan
masyarakat di masa mendatang. Usaha ini diwujudkan dalam
format kegiatan ekstrakurikuler yang diberi nama Latihan
Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM). Kegiatan LKMM
dilaksanakan secara berjenjang mulai dari LKMM tingkat Dasar,
Tingkat Menengah dan tingkat Lanjut. Pelaksanaan mulai di
tingkat Fakultas hingga di tingkat Universitas.
Melalui LKMM diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan
kemampuan berorganisasi, dan melatih diri dalam kegiatan
manajemen organisasi yang terarah dalam rangka memantapkan
sikap dan mengembangkan wawasan serta kemampuan
kepemimpinan untuk dapat menjadi bekal bagi mahasiswa sebagai
kader bangsa. Untuk memberikan arah pelaksanaan LKMM di
Universitas Negeri Malang, dipandang perlu adanya panduan
LKMM Universitas Negeri Malang.

II. Dasar Pelaksanaan

Dasar penyusunan panduan LKMM Universitas Negeri Malang


adalah:
a. Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78. Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301).
b. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 66 Tahun 2010
tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia No. 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5105)..
c. Pola Pengembangan Mahasiswa Universitas Negeri Malang
d. Hasil Rakernas Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan.
e. Buku pelatihan untuk pemandu (PP) OPPEK dan PP LKMM,
Direktorat Kelembagaan Ditjen Dikti Depdiknas 2008
f. Hasil rapat koordinasi antara Pembantu Rektor dan para
Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri
Malang.

III. Tujuan Pelaksanaan LKMM

Secara umum pelaksanaan LKMM bertujuan untuk memberikan


bekal kepada mahasiswa berupa wawasan, sikap dan keterampilan
untuk memberdayakan organisasi kemahasiswaan agar menjadi
lebih efektif, inovatif dan produktif dengan berdasarkan pada
prinsip-prinsip dan kaidah manajerial. Tujuan di atas dapat
dirumuskan lebih lanjut sebagai berikut :
2
1) Mahasiswa memiliki kemampuan manajerial yang sepadan
dengan tanggungjawabnya.
2) Mahasiswa memiliki tanggungjawab dan sikap mandiri melalui
kegiatan berorganisasi.
3) Mahasiswa mengembangkan sikap positif yang berorientasi
pada pencapaian prestasi terbaik.
4) Mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan berpikir
ilmiah dalam praktik berorganisasi.
5) Mahasiswa mampu menerapkan kesadaran berbangsa dan
bernegara serta rasa cinta tanah air melalui berorganisasi.

Secara khusus tujuan LKMM pada masing-masing jenjang/tahapan


dirumuskan sebagai berikut:

a. Tujuan LKMM Tingkat Dasar

LKMM Tingkat Dasar bertujuan untuk membekali peserta dalam


memahami prinsip-prinsip dasar berorganisasi dan kepemimpinan,
serta terampil menyelenggarakan kegiatan kemahasiswaan dengan
perencanaan yang sistematis. Secara khusus tujuan LKMM Tingkat
Dasar meliputi:

1) Peserta mampu merumuskan gagasan awal dalam bentuk visi


dan misi dengan mempertimbangkan potensi dan kelemahan
yang ada.
2) Peserta memahami konsep dan prinsip-prinsip dasar organisasi
dan kepemimpinan.
3) Peserta mampu menyusun program kerja tahunan, bulanan,
dan menyusun usulan kegiatan.
4) Peserta mampu menjabarkan rencana kerja suatu organisasi.
5) Peserta memahami dan menguasai administrasi
kesekretariatan dan keuangan.
6) Peserta mampu mengambil keputusan secara tepat dan
mengelola konflik.

b. Tujuan LKMM Tingkat Menengah

LKMM Tingkat Menengah bertujuan memberi wawasan dan


keterampilan untuk mengkoordinasikan dan membina tim kerja

3
dalam suatu organisasi. Tujuan di atas dapat dirumuskan lebih
lanjut sebagai berikut :

1) Memiliki wawasan tentang kondisi lingkungan yang


mempengaruhi eksistensi organisasi yang dipimpinnya.
2) Mampu menjabarkan tujuan umum organisasi yang
dipimpinnya dalam program kerja yang realistis.
3) Mampu berdiskusi dengan sikap ramah.
4) Mampu menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan
tantangan organisasi yang dipimpinnya untuk merealisasikan
program kerja.
5) Mampu merumuskan dan menyelesaikan masalah yang
dihadapi organisasi.
6) Mampu menjaga dan mengkoordinasi kerja kelompok untuk
mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

c. Tujuan LKMM Tingkat Lanjut/Pelatihan Mahasiswa


Kader Bangsa

LKMM Tingkat Lanjut atau Pelatihan Mahasiswa Kader bangsa


bertujuan untuk membekali peserta dalam memahami konsep
nasionalisme dan globalisasi, nilai dan visi masa depan bangsa,
peningkatan kesejahteraan, analisis situasi serta wacana publik.
Tujuan di atas dapat dirumuskan lebih lanjut sebagai berikut :

1) Peserta memahami konsep nasionalisme dan globalisasi.


2) Peserta memahami konsep wawasan demokrasi, humanitas
dan Hak Azasi Manusia.
3) Peserta memahami dan menguasai berbagai upaya
peningkatan kesejahteraan
4) Peserta memiliki ketrampilan melakukan analisis situasi dan
diagnosis situasi.
5) Peserta mampu melakukan analisis wacana dan teknik
sosialisasi wacana

IV. Penjenjangan LKMM

Berdasarkan tingkat kesiapan peserta serta karakteristik materi,


LKMM bagi mahasiswa Universitas Negeri malang dilaksanakan
dalam tiga jenjang atau tingkat yaitu LKMM Tingkat Dasar, LKMM
4
Tingkat Menengah dan LKMM Tingkat Lanjut atau Pelatihan
Mahasiswa kader Bangsa.

a. LKMM tingkat dasar dilaksanakan di fakultas,


b. LKMM tingkat menengah dilaksanakan di universitas,
c. LKMM tingkat lanjut/pelatihan Kader bangsa dilaksanakan di
universitas.

V. Kurikulum LKMM

Kurikulum LKMM dikembangkan secara berkelanjutan, mulai dari


kurikulum LKMM tingkat dasar, menengah hingga Lanjut.
Keseluruhan materi merupakan satu kesatuan sebagai bekal bagi
para calon pemimpin masa depan.

Kurikulum LKMM bagi mahasiswa Universitas Negeri Malang


LKMM TINGKAT DASAR
No Materi Topik Metode Waktu
1 Perumusan a. Analisis kondisi Latihan/ 2 jam
Gagasan lingkungan penugasan
Awal b. Perumusan gagasan Latihan/ 2 jam
awal penugasan
2 Penjabaran a. Tolok ukur Ceramah/ 1 jam
rencana keberhasilan latihan
kerja dan b. Perencanaan jadwal Ceramah/ 2 jam
kepanitiaan kerja latihan
c. Dasar-dasar Ceramah 1 jam
organisasi
d. Kepanitiaan Latihan 2 jam
e. Komunikasi antar Unit Eksperimen 2 jam
kerja
3 Administra- a. Administrasi Ceramah/ 1 jam
si kesekretariatan latihan
b. Administrasi Ceramah/ 1 jam
keuangan latihan
4 Motivasi a. Hakikat motivasi Ceramah 1 jam
Berorganis b. Pengambilan
asi keputusan Latihan 2 jam
c. Pengendalian konflik Ceramah/ 1jam

5
eksperimen
5 Pengem a. Teknik penyusunan Ceramah 1 jam
bangan usulan kegiatan
Program b. Penyempurnaan Penugasan 1 jam
kerja usulan programkerja
Jumlah 20 jam

LKMM TINGKAT MENENGAH


No Materi Topik Metode Waktu
1 Pengem a. Etika Diskusi Ilmiah Simulasi 2 jam
bangan b. Gaya Kerja Ceramah & 2 jam
Wawasan Simulasi
c. Isue Aktual* Ceramah & 4 jam
diskusi

2 Pengem a. Hakikat Ceramah 2 jam


bangan Organisasi Curah 1 jam
Sikap dan b. Klasifikasi Pendapat
Keterampil masalah-masalah (Pleno)
an Organisasi
Berorganis Ceramah, 1 jam
asi Latihan, 2 jam
c. Pengukuran Diskusi 2 jam
Kinerja Organisasi Kelompok,
Kunjungan 6 jam
Lapangan
Diskusi 3 jam
Diskusi 6 jam
d. Perumusan
Masalah
e. Penyusunan
Rencana
Pengembangan
Organisasi
Jumlah 32 jam

LKMM TINGKAT LANJUT/PELATIHAN MAHASISWA KADER


BANGSA
No Materi Topik Metode Waktu

6
1 Nasionalis a. Sejarah Ceramah & 3 jam
me dan perkembang-an tanya-jawab
globalisasi bangsa-bangsa
b. Interdepen-densi Kerja
dan pembagian kelompok
peran
c. Heteroginitas dan Diskusi
kemung-kinan pleno dan
konflik horisontal ulasan
d. Mutual trust pakar
2 Nilai dan a. Demokrasi Kerja 4 jam
Visi masa b. Humanitas mandiri
depan c. Ham/Kam Diskusi dan
bangsa ulasan
pakar
3 Peningkatan a. Ekonomi Kerja 3 jam
kesejahtera b. Pendidikan mandiri
an c. Kesehatan Diskusi dan
ulasan
pakar
4 Pengemban a. Pengertian sistem Ceramah, 2 jam
gan Sistem b. Ciri-ciri sistem kerja
Swabina c. Pengembang-an mandiri dan
sistem Swabina diskusi
5 Analisis a. Macam dan sumber Kerja 12 jam
dan data & informasi mandiri,
diagnosis b. Analisis data & kunjungan
situasi informasi lapangan
c. Diagnosis situasi dan diskusi
6 Manajemen a. Analisis wacana Ceramah, 12 jam
wacana b. Struktur wacana kerja
publik c. Strategi sosialisasi kelompok
wacana dan diskusi
pleno
Jumlah 36 jam

VI. Pemateri

Ketentuan pemateri diatur sebagai berikut:


7
a. Pemateri Untuk LKMM tingkat dasar adalah pimpinan, pejabat
kemahasiswaan fakultas, dosen pembina kemahasiswaan
Jurusan. Jika dipandang perlu dapat melibatkan mahasiswa
senior untuk menjadi pemateri dengan catatan telah lulus
LKMM tingkat Menengah.
b. Pemateri untuk LKMM tingkat menengah dan lanjut atau
pelatihan mahasiswa kader bangsa adalah pimpinan, pejabat
kemahasiswaan baik fakultas maupun universitas, pejabat dari
institusi lain yang relevan, dosen pakar, dosen alumni PP
LKMM, PP OPPEK, pelatihan sejenisnya.

VII. Peserta

Sesuai dengan tingkatan LKMM dan penyelenggaraannya, maka


peserta LKMM diatur sebagai berikut:
a. LKMM tingkat dasar diikuti oleh mahasiswa fakultas
penyelenggara. Peserta merupakan perwakilan dari masing-
masing jurusan.
b. LKMM tingkat menengah dan lanjut diikuti oleh mahasiswa
Universitas Negeri Malang (UM) merupakan perwakilan dari
masing-masing fakultas.

Ketentuan peserta LKMM diatur sebagai berikut:

a. Persyaratan Umum:

1) Mahasiswa aktif Universitas Negeri Malang, (dibuktikan


dengan bukti registrasi (administrasi dan akademik);
mempunyai KTR; KTM) pada semester saat LKMM yang
diikuti sedang diselenggarakan.
2) Mendapatkan rekomendasi sebagai peserta dari dosen
Pembina HMJ atau dari Pembantu Dekan Bidang
Kemahasiswaan.
3) Diutamakan pengurus Ormawa yang dibuktikan dengan
surat keputusan Rektor (untuk tingkat universitas), dan
Dekan (untuk tingkat fakultas dan jurusan).
4) Memiliki sertifikat PKPT.

b. Persyaratan Khusus:

8
1) LKMM tingkat dasar:
Peserta LKMM tingkat dasar adalah:
a) Sekurang-kurangnya duduk pada semester II,
b) Telah memperoleh minimal 20 SKS,
c) Memiliki potensi di bidang kepemimpinan/organisasi
yang direkomendasikan oleh Pendamping HMJ

2) LKMM tingkat menengah


Peserta LKMM tingkat menengah:
a) Lulus LKMM tingkat dasar (menunjukkan sertifikat),
b) Perwakilan fakultas dengan rekomendasi Pembantu
Dekan III.

3) LKMM tingkat lanjut:


Peserta LKMM tingkat lanjut:
a) Lulus LKMM tingkat menengah (menunjukkan
sertifikat),
b) Mahasiswa perwakilan fakultas dengan rekomendasi
Pembantu Dekan III.

IX. Evaluasi

Dalam pelaksanaan LKMM ini dilakukan dua macam evaluasi yaitu:

a. Evaluasi proses, yaitu evaluasi yang ditujukan pada proses


penyelenggaraan LKMM mulai perencanaan,
penyelengggaraan, dan akhir penyelenggaraan.
b. Evaluasi hasil, yaitu evaluasi yang ditujukan pada peserta
LKMM untuk mengetahui tingkat penguasaan materi pelatihan
bagi para peserta.

Tindak lanjut dari evaluasi hasil diatur sebagai berikut:

1) Bagi peserta yang lulus LKMM tingkat dasar mendapatkan


sertifikat yang ditandatangani Dekan Fakultas penyelenggara
dan berkesempatan untuk mengikuti LKMM tingkat
menengah.

9
2) Bagi peserta yang lulus LKMM tingkat menengah mendapatkan
sertifikat yang ditandatangani Pembantu Rektor III dan
berkesempatan untuk mengikuti KMM tingkat lanjut.
3) Bagi peserta yang lulus LKMM tingkat lanjut mendapatkan
sertifikat yang ditandatangani Rektor.

X. Pendanaan

Biaya operasional penyelenggaraan LKMM, termasuk honorarium


panitia dan pemateri diatur sebagai berikut:

a. Anggaran pelaksanaan LKMM tingkat dasar dibebankan


kepada masing-masing fakultas penyelenggara.
b. Angaran pelaksanaan LKMM tingkat menengah dan lanjut
dibebankan kepada universitas

XI. Lain-lain

Hal-hal yang belum diatur dalam pedoman ini akan diatur dalam
ketentuan tersendiri dan tidak bertentangan dengan pedoman ini.

Malang, 24 Januari 2011


Pembantu Rektor
Bidang Kemahasiswaan,

Kadim Masjkur
NIP 19541216 198102 1 001

10