Anda di halaman 1dari 20

TUGAS AKHIR PROGRAMAKUNTANSI

(EKSI 4500)

Kasus
Saudara adalah auditor senior pada Kantor Akuntan Publik (KAP) Olivia, Rini, dan Partners (KAP ORP) yang saat ini
sedang bertugas untuk mengaudit PT. Makmur Semesta di Kalimantan. Berbagai persyaratan administrasi untuk program
audit telah Saudara persiapkan. PT. Makmur Semesta merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang
pertambangan emas dan telah beroperasi selama 10 tahun. Saudara menemukan beberapa hal menyangkut Laporan
Keuangan internal perusahaan. Laporan Keuangan internal yang diberikan kepada Saudara adalah sebagai berikut:

PT. MAKMUR SEMESTA


NERACA
TAHUN 2013

PT.MAKMUR SEMESTA
LAPORAN LABA RUGI
YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2013
Pendapatan Usaha Rp. 30.120.000.000,-
Harga Pokok Pendapatan 24.096.000.000,-
Laba Kotor Rp. 6.024.000.000,-
Biaya Administrasi dan Umum
Biaya Gaji Karyawan Rp. 1.081.400.000,-
Biaya Listrik Kantor 94.562.675,-
Biaya Telepon Kantor 67.108.225,-
Biaya Transportasi Karyawan 109.450.000,-
Biaya ATK Kantor 59.400.000,-
Biaya Penyusutan Peralatan Tambang 984.375.000,-
Biaya Pegawai Kontrak 391.858.750,-
Biaya Pajak 815.086.300,-
Biaya Kantor Lainnya 35.850.000,-
Jumlah Biaya Administrasi dan Umum Rp. 3.639.090.950,-
Pendapatan dan Biaya Lain-Lain
Pendapatan Lain-Lain Rp. 791.957.500,-
Biaya Lain-Lain 641.352.500,-
Jumlah Pendapatan dan Biaya Lain-Lain Rp. 150.605.000,-
Laba Sebelum Biaya Bunga Bank Rp. 2.535.514.050,-
Biaya Bunga Bank Rp. 1.050.000.000,-

LABA BERSIH Rp. 1.485.514.050,-

Kasus 1.
Dari Pemeriksaan Laporan Keuangan PT. MakmurSemesta Tahun 2013, Saudara menemukan bukti sebagai berikut:
1. Dalam pemeriksaan fisik kas ditemukan bahwa perusahaan belum mencatat biaya telepon bulan Desember sebesar Rp. 3.1
2. Perusahaan belum mencatat penerimaan piutang melalui transfer bank untuk pembayaran piutang sebesar Rp. 662.500.000
3. Penyesuaian untuk biaya dibayar dimuka untuk pembayaran biaya pajak sebesar Rp. 185.500.000,-
4. Penyesuaian untuk kekurangan pencatatan biaya penyusutan peralatan tambang sebesar Rp. 106.250.000,-
5. Penyesuaian untuk pendapatan diterima dimuka yang telah jatuh tempo dan diakui sebagai pendapatan sebesar Rp. 675.00
6. Penyesuaian untuk biaya pegawai kontrak yang telah jatuh tempo dan belum dibayar oleh perusahaan sebesar Rp. 114.000

Kasus 2.
Selain kasus sebelumnya, PT. Makmur Semesta mempunyai 2 unit yang saling transfer barang atau jasa dari satu pusat laba
ke pusat laba yang lain dan memiliki jumlah transaksi yang signifikan. Kedua unit tersebut adalah Unit A danUnit B.
Ada puninformasi mengenai Unit A adalah sebagai berikut:

Bisnis Unit A (Manufaktur) Produk X


Penjualan diperkirakan per bulan ke Bisnis Unit B 10.000 unit
Biaya Variabel per unit Rp. 2.000,-
Biaya Tetap per bulan dibebankan ke produk Rp. 8.000.000,-
Investasi dalam modal kerja dan fasilitas Rp. 240.000.000,-
ROI per tahun 10%
Pertanyaan: NILAI/ SCORE
1. a. Menyusun kertas kerja pemeriksaan akun yang terkoreksi dengan format standar (12)
b. Membuat jurnal koreksi atas temuan Saudara (6)
c. Membuat kertas kerja utama atas koreksian Saudara (17)
d. Menyusun Laporan Keuangan hasil audit (15)

2. Hitunglah Harga Transfer per unit dengan menggunakan metode dua langkah (25)
(Two-Step Transfer Price).

3. a. Jelaskan kurun waktu pencarian istilah prinsip dan standar akuntansi di Amerika Serikat (10)
b. Jelaskan empat tipe persyaratan standar akuntansi menurut Edey (1977) (15)
ORP) yang saat ini
nistrasi untuk program
dalam bidang
angkut Laporan
sebagai berikut:
sebagai berikut:
n Desember sebesar Rp. 3.172.500,-
ang sebesar Rp. 662.500.000,-

6.250.000,-
ndapatan sebesar Rp. 675.000.000,-
sahaan sebesar Rp. 114.000.000,-

jasa dari satu pusat laba


Unit A danUnit B.

Produk X
10.000 unit
Rp. 2.000,-
Rp. 8.000.000,-
Rp. 240.000.000,-
NILAI/ SCORE
1. Jawab Kasus 1
a. Kertas Kerja Pemeriksaan Akun yang Terkoreksi dan Jurnal Koreksi

1) PT Makmur Semesta
Kertas Kerja Pemeriksaan
Kas
Per 31 Desember 2013

Saldo Buku Per 31 Desember 2013 Rp 19,740,000


Pengurangan:
Pembayaran biaya telepon bulan Desember 2013 Rp 3,172,500
Saldo Audit Per 31 Desember 2013 Rp 16,567,500
V
Koreksi:
Biaya Telepon Kantor Rp 3,172,500
Kas Rp 3,172,500
(jurnal koreksi ini kami usulkan untuk mencatat pengeluaran atas pembayaran biaya telepon bulan Desember)

2) PT Makmur Semesta
Kertas Kerja Pemeriksaan
Piutang Usaha
Per 31 Desember 2013

Saldo Buku Per 31 Desember 2013 Rp 10,864,120,000


Pengurangan:
Pembayaran piutang melalui bank Rp 662,500,000
Saldo Audit Per 31 Desember 2013 Rp 10,201,620,000
V
Koreksi: Rp 662,500,000
Bank Rp 662,500,000
Piutang Usaha
(jurnal koreksi ini kami usulkan untuk mencatat pembayaran piutang usaha melalui transfer bank )

3) PT Makmur Semesta
Kertas Kerja Pemeriksaan
Biaya Dibayar Dimuka
Per 31 Desember 2013

Saldo Buku Per 31 Desember 2013 Rp 437,500,000


Pengurangan:
Pembayaran pajak Rp 185,500,000
Saldo Audit Per 31 Desember 2013 Rp 252,000,000
V
Koreksi:
Biaya Pajak Rp 185,500,000
Biaya Dibayar Dimuka Rp 185,500,000
(jurnal koreksi ini kami usulkan untuk mencatat penyesuaian Biaya Dibayar Dimuka karena adanya pembayaran pajak)
4) PT Makmur Semesta
Kertas Kerja Pemeriksaan
Biaya Penyusutan Peralatan Tambang
Per 31 Desember 2013

Saldo Buku Per 31 Desember 2013 Rp 984,375,000


Penambahan:
Kekurangan catat Biaya penyusutan peralatan tambang Rp 106,250,000
Saldo Audit Per 31 Desember 2013 Rp 1,090,625,000
V
Koreksi:
Biaya Penyusutan Peralatan Tambang Rp 106,250,000
Akumulasi Penyusutan Peralatan Tambang Rp 106,250,000
(jurnal koreksi ini kami usulkan untuk mencatat kekurangan pencatatan Biaya penyusutan peralatan tambang)

5) PT Makmur Semesta
Kertas Kerja Pemeriksaan
Pendapatan Diterima Dimuka
Per 31 Desember 2013

Saldo Buku Per 31 Desember 2013 Rp 1,900,000,000


Pengurangan:
Pendapatan Rp 675,000,000
Saldo Audit Per 31 Desember 2013 Rp 1,225,000,000
V
Koreksi:
Pendapatan Diterima Dimuka Rp 675,000,000
Pendapatan Rp 675,000,000
(jurnal koreksi ini kami usulkan untuk mencatat Pendapatan yang telah jatuh tempo)

6) PT Makmur Semesta
Kertas Kerja Pemeriksaan
Biaya Pegawai Kontrak
Per 31 Desember 2013

Saldo Buku Per 31 Desember 2013 Rp 391,858,750


Penambahan:
Utang Karyawan Rp 114,000
Saldo Audit Per 31 Desember 2013 Rp 391,972,750
V
Koreksi
Biaya Pegawai Kontrak Rp 114,000
Utang Karyawan Rp 114,000
(jurnal koreksi ini kami usulkan untuk mencatat Biaya Pegawai Kontrak yang telah jatuh tempo dan belum dibayar)

sudah ditelusuri ke bukti pendukung


penjumlahan dan pengurangan sudah dilakukan
V sudah di cek ke buku besar
an Desember)

a pembayaran pajak)
tan tambang)

an belum dibayar)
PT Makmur Semesta
Kertas Kerja Pemeriksaan Utama
Per 31 Desember 2013

No Saldo Buku per 31 Desember 2013 Koreksi Audit Saldo Buku per 31 Desember 2013 Audited
Akun
Akun
Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit

Kas Rp 19,740,000 1) Rp 3,172,500 Rp 16,567,500


Bank Rp 8,086,400,000 2) Rp 662,500,000 Rp 8,748,900,000
Piutang Usaha Rp 10,864,120,000 2) Rp 662,500,000 Rp 10,201,620,000
Piutang Lain-Lain Rp 920,000,000 Rp 920,000,000
Persediaan Lahan Rp 5,671,750,000 Rp 5,671,750,000
Biaya Dibayar Dimuka Rp 437,500,000 3) Rp 185,500,000 Rp 252,000,000
Tanah Rp 1,419,500,000 Rp 1,419,500,000
Bangunan Rp 3,000,000,000 Rp 3,000,000,000
Kendaraan Rp 1,687,500,000 Rp 1,687,500,000
Peralatan Tambang Rp 2,062,500,000 Rp 2,062,500,000
Akumulasi Penyusutan Bangunan Rp 600,000,000 Rp 600,000,000
Akumulasi Penyusutan Kendaraan Rp 1,265,625,000 Rp 1,265,625,000
Akumulasi Penyusutan Peralatan Tambang Rp 1,237,500,000 4) Rp 106,250,000 Rp 1,343,750,000
Utang Usaha Rp 12,619,942,500 Rp 12,619,942,500
Utang Karyawan Rp 207,225,000 6) Rp 114,000,000 Rp 321,225,000
Utang Lain-Lain Rp 186,307,500 Rp 186,307,500
Pendapatan Diterima Dimuka Rp 1,900,000,000 5) Rp 675,000,000 Rp 1,225,000,000
Utang Bank Rp 7,500,000,000 Rp 7,500,000,000
Utang Komisaris Rp 750,000,000 Rp 750,000,000
Utang Jangka Panjang Lainnya Rp 830,362,500 Rp 830,362,500
Setoran Modal Rp 2,500,000,000 Rp 2,500,000,000
Laba Ditahan Rp 3,086,533,450 Rp 3,086,533,450
Laba Tahun Berjalan Rp 1,485,514,050 Rp 1,751,591,550
Pendapatan Usaha Rp 30,120,000,000 5) Rp 675,000,000 Rp 30,795,000,000
Harga Pokok Pendapatan Rp 24,096,000,000 Rp 24,096,000,000
Biaya Gaji Karyawan Rp 1,081,400,000 Rp 1,081,400,000
Biaya Listrik Kantor Rp 94,562,675 Rp 94,562,675
Biaya Telepon Kantor Rp 67,108,225 1) Rp 3,172,500 Rp 70,280,725
Biaya Transportasi Karyawan Rp 109,450,000 Rp 109,450,000
Biaya ATK Kantor Rp 59,400,000 Rp 59,400,000
Biaya Penyusutan Peralatan Tambang Rp 984,375,000 4) Rp 106,250,000 Rp 1,090,625,000
Biaya Pegawai Kontrak Rp 391,858,750 6) Rp 114,000,000 Rp 505,858,750
Biaya Pajak Rp 815,086,300 3) Rp 185,500,000 Rp 1,000,586,300
Biaya Kantor Lainnya Rp 35,850,000 Rp 35,850,000
Pendapatan Lain-Lain Rp 791,957,500 Rp 791,957,500
Biaya Lain-Lain Rp 641,352,500 Rp 641,352,500
Biaya Bunga Bank Rp 1,050,000,000 Rp 1,050,000,000
LABA BERSIH Rp 1,485,514,050 Rp 1,751,591,550
Rp 65,080,967,500 Rp 65,080,967,500 Rp 1,746,422,500 Rp 1,746,422,500 Rp 65,567,295,000 Rp 65,567,295,000
PT.MAKMUR SEMESTA
LAPORAN LABA RUGI Audited
YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2013

Pendapatan Usaha Rp 30,795,000,000


Harga Pokok Pendapatan Rp 24,096,000,000
Laba Kotor Rp 6,699,000,000
Biaya Administrasi dan Umum
Biaya Gaji Karyawan Rp 1,081,400,000
Biaya Listrik Kantor Rp 94,562,675
Biaya Telepon Kantor Rp 70,280,725
Biaya Transportasi Karyawan Rp 109,450,000
Biaya ATK Kantor Rp 59,400,000
Biaya Penyusutan Peralatan Tambang Rp 1,090,625,000
Biaya Pegawai Kontrak Rp 505,858,750
Biaya Pajak Rp 1,000,586,300
Biaya Kantor Lainnya Rp 35,850,000
Jumlah Biaya Administrasi dan Umum Rp 4,048,013,450
Pendapatan dan Biaya Lain-Lain
Pendapatan Lain-Lain Rp 791,957,500
Biaya Lain-Lain Rp 641,352,500
Jumlah Pendapatan dan Biaya Lain-Lain Rp 150,605,000
Laba Sebelum Biaya Bunga Bank Rp 2,801,591,550
Biaya Bunga Bank Rp 1,050,000,000

LABA BERSIH Rp 1,751,591,550

PT. MAKMUR SEMESTA


NERACA Audited
Per 31 Desember Tahun 2013

Aktiva
Aset Lancar Utang Lancar
Kas Rp 16,567,500
Bank Rp 8,748,900,000
Piutang Usaha Rp 10,201,620,000
Piutang Lain-Lain Rp 920,000,000
Persediaan Lahan Rp 5,671,750,000
Biaya Dibayar Dimuka Rp 252,000,000
Jumlah Aset Lancar Rp 25,810,837,500 Utang Jangka Panjang
Aset Tetap
Tanah Rp 1,419,500,000
Bangunan Rp 3,000,000,000
Kendaraan Rp 1,687,500,000
Peralatan Tambang Rp 2,062,500,000
Jumlah Aset Tetap Rp 8,169,500,000 Ekuitas
Akumulasi Penyusutan
Akumulasi Penyusutan Bangunan Rp 600,000,000
Akumulasi Penyusutan Kendaraan Rp 1,265,625,000
Akumulasi Penyusutan Peralatan Tambang Rp 1,343,750,000
Jumlah Penyusutan Rp 3,209,375,000

Total Aktiva Rp 30,770,962,500


R SEMESTA
Audited
er Tahun 2013

Pasiva
Utang Lancar
Utang Usaha Rp 12,619,942,500
Utang Karyawan Rp 321,225,000
Utang Lain-Lain Rp 186,307,500
Pendapatan Diterima Dimuka Rp 1,225,000,000
Jumlah Utang Lancar Rp 14,352,475,000

Utang Jangka Panjang


Utang Bank Rp 7,500,000,000
Utang Komisaris Rp 750,000,000
Utang Jangka Panjang Lainnya Rp 830,362,500
Jumlah Utang Jangka Panjang Rp 9,080,362,500
Setoran Modal Rp 2,500,000,000
Laba Ditahan Rp 3,086,533,450
Laba Tahun Berjalan Rp 1,751,591,550
Jumlah Ekuitas Rp 7,338,125,000

Rp 30,770,962,500
Jawab Kasus 2

Metode dua langkah (Two-Step Transfer Price) untuk perhitungan harga transfer:
Biaya Variabel per unit
Biaya Tetap per unit = 8.000.000/10.000 unit =
Tingkat Laba per unit = = {(Rp. 240.000.000,-/12) x 10 %}/10.000 =
Harga transfer per unit =
Untuk pembelian oleh unit B ke unit A untuk produk X adalah:
= 10.000 unit x harga per unit Rp 3.000 = Rp 30,000,000
Rp 2,000
800
200
Rp 3,000
Jawab Nomor 3

a. Kurun waktu pencarian istilah prinsip dan standar akuntansi di Amerika Serikat
1. Kurun waktu Tahun 1930 hingga akhir Perang Dunia II (Awal Mulai Pencarian)

2. Kurun waktu berakhirnya Perang Dunia II (Pencarian Dipercepat)


3. Kurun waktu akhir tahun 1960
4. Kurun waktu tahun 1970

b. Empat tipe persyaratan standar akuntansi menurut Edey (1977)


1. Tipe 1 menyatakan bahwa akuntan harus melaporkan pada masyarakat
tentang apa yang mereka lakukan dengan mengungkapkan metode-metode
serta asumsi-asumsi (kebijakan akuntansi) yang digunakan.

2. Tipe 2 mengarah pada pencapaian keseragaman penyajian laporan keuangan

3. Tipe 3 melakukan pengungkapan terhadap hal-hal khusus di mana para


pengguna diminta untuk melakukan pengujian terhadap kebijakan yang
dibuat
4. Tipe 4 memerlukan pembuatan keputusan baik secara eksplisit maupun
implisit tentang persetujuan penilaian aset dan penetapan income