Anda di halaman 1dari 10

9/12/2017 KETRINA MAGDALENA 2013230081 (SISTEM POLITIK DAN KEKUATAN POLITIK NEGARA ASEAN) | HI Asia Tenggara (IISIP)

News Ut fringilla placerat libero, sed viverra nunc

HI ASIA
TENGGARA
(IISIP)
KETRINA MAGDA
2013230081 (SIST
POPULAR
MARYFHAT POSTS WISY
Home / TUGAS INDIVIDU 3 / KETRINA MAGDALENA 2013230081 (SISTEM POLITIK DAN KEKUATAN POLITIK DAN KEK
POLITIK NEGARA ASEAN) 2013230102
POLITIK REVI
NEGARA
KETRINA MAGDALENA
(SISTEM
Individu) POLITIK
SISTEM POLITIK D
KETRINA MAGDALENA 2013230081 (SISTEM POLITIK DAN KEKUATAN POLIT
KEKUATAN POLITIK NEGARA ASEAN)
MARYFHAT WISYA 201323010
NEGARA
POLITIK ASEAN)
DAN KEKUATAN POL
ASEAN ...
TUGAS INDIVIDU 3
ASEAN
Kampus Tercinta-INDIA
IISIP Jakart
dan Ilmu Politik Kerja Sama AS

KETRINA MAGDALENA
2013 2300 81
(Tugas Individu)
SISTEM POLITIK DAN KEKUATAN POLITIK NEGARA ASEAN

Politik bertujuan untuk memenuhi keinginan masyarakat bukan keinginan pribadi.


Secara garis besar, suatu negara pasti memiliki sebuah sistem politik, ada bermacam-
macam sistem politik didunia, ada negara yang menganut sistem politik parlementer,
monarki, presidensil dan masih banyak sistem pemerintahan lainnya. Biasanya sebuah
sistem politik akan mempengaruhi kekuatan dari negara tersebut dalam kancah dunia
internasional.
Dalam sistem politk, sistem menerima input bersifat dukungan serta tuntutan dari
masyarakat. Input ini dalam sistem politik dikonversi menjadi output dalam bentuk ASEAN DAN GLOBALISASI DA
ASEAN SPILLOVER
KONSEPTUAL DAN GLO
kebijakan dan peraturan. Hal ini terjadi dalam black box. Output ini pada gilirannya INTERNASIONAL DI ...
dikembalikan ke lingkungan dan menjadi input baru. (Miriam Budiardjo: 2008 h.10) Komunitas Politik
HUBUNGAN INTERNA SIONA
Keamanan
TENGGARA

KOMUNITAS POL
Disusun oleh: Tiara ...

http://asiatenggaraiisip.blogspot.co.id/2016/04/ketrina-magdalena-2013230081-sistem.html
ASEAN - AUSTRA
1/15
9/12/2017 KETRINA MAGDALENA 2013230081 (SISTEM POLITIK DAN KEKUATAN POLITIK NEGARA ASEAN) | HI Asia Tenggara (IISIP)
ASEAN
Kampus Tercinta-AUSTRA
IISIP Jakart
ASEAN merupakan bentuk nyata dari adanya kerjasama dengan sistem dan Ilmu Politik RELASI ASEA

pemerintahan politik yang berbeda namun tetap saling mengikat, karena adanya
MAKALAH KELOMPOK HUBU
ASEAN - RUSIA
Andriantama
INTERNASIONAL Nug
DI ASIA TEN
keuntungan dalam bidang-bidang lain, diantaranya ekonomi (pasar). Adanya sistem politik HUBUNGAN ASEAN DENGAN
2013230042 (TUJU
yang terjalin baik pasti akan memberikan dampak positif juga terhadap ekonomi suatu Hana
PRINSIP Jauza 20132
ASEAN)
Andriantama Nugraha 2013230
(Sistem
PRINSIP ASEANPolitik
SEJARAHda AS
negara atau kawasan.
Kekuatan Politik N
SISTEM POLITIK dan KEKUAT
Politik luar negeri anggota ASEAN tidak dapat dipisahkan dari dinamika hubungan ASEAN) ASEAN
NEGARA-NEGARA
Asean berdiri ...
antara faktor-faktor domestik dan internasional. Faktor-faktor domestik seperti politik, ASEAN Sosio-Cu
Community
K ampus Tercint
sosial, budaya, ekonomi dan militer menentukan pengambilan keputusan luar negeri dan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu ...

tidak bisa lepas dalam sebuah proses pembuatan kebijakan luar negeri masing-masing
negara anggota. Sementara pada sisi lain, faktor-faktor internasional seperti negara-negara SPONSOR

besar, negara-negara regional, kekuatan ekonomi dan politik internasional ikut


LABELS
mempengaruhi para pengambil keputusan luar negeri di ASEAN dalam menentukan

kebijakan luar negeri mereka. Politik luar negeri bukan merupakan sekedar sarana INFO TUGAS INDIVIDU

mencapai kepentingan nasional akan tetapi untuk pemeliharaan dan kedaulatan bangsa. INFO TUGAS KELOMPO

Pengertian ini berdasarkan karena sebagian besar negara-negara anggota ASEAN adalah TUGAS INDIVIDU 1

negara yang lahir paska PD II. Pengambilan kebijakan luar negeri haruslah memerhatikan TUGAS INDIVIDU 2

secara hati-hati dan seksama dari pengaruh domestik termasuk tradisi dan nilai yang TUGAS INDIVIDU 3

merupakan akar-akar budaya dari faktor-faktor politik,ekonomi,sosial,budaya dan militer. TUGAS INDIVIDU 4
Indonesia
TUGAS KELOMPOK 10
Negara Indonesia adalah negara kesatuan (desentralis) yang berbentuk republik.
Indonesia menganut bentuk pemerintahan Republik Konstitusional, merupakan bentuk TUGAS KELOMPOK 11

pemerintahan yang dipimpin oleh seorang presiden. Kekuasaan presiden dibatasi oleh TUGAS KELOMPOK 3
UUD atau konstitusi.
TUGAS KELOMPOK 4
Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan sebagai kepala negara dan
sekaligus kepala pemerintahan. Sistem presidensial merupakan sistem pemerintahan TUGAS KELOMPOK 5
negara republik di mana kekuasaan eksekutif dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan TUGAS KELOMPOK 6
kekuasaan legislatif.
TUGAS KELOMPOK 8
Di Indonesia, sistem politik yang dianut adalah sistem Politik Demokrasi pancasila
yakni sistem politik yang didasarkan pada nilai-nilai luhur, prinsip, prosedur dan TUGAS KELOMPOK 9
kelembagaan yang demokratis. Adapun prinsip-prinsip sistem politik demokrasi di
Indonesia antara lain:
SUBSCRIBE
Pembagian kekuasaan eksekutif, legislatif dan yudikatif berada pada badan yang berbeda
Negara berdasarkan atas hukum
Pemerintah berdasarkan konstitusi
http://asiatenggaraiisip.blogspot.co.id/2016/04/ketrina-magdalena-2013230081-sistem.html 2/15
9/12/2017 KETRINA MAGDALENA 2013230081 (SISTEM POLITIK DAN KEKUATAN POLITIK NEGARA ASEAN) | HI Asia Tenggara (IISIP)

Jaminan terhadap kebebasan individu dalam batas-batas tertentu PAGES

Pemerintahan mayoritas Beranda


Pemilu yang bebas
Partai politik lebih dari satu dan mampu melaksanakan fungsinya MENGENAI SAYA
Sebagai suatu sistem, prinsip-prinsip ini saling berhubungan satu sama lain. Sistem
HI Asia Tenggara (IISIP
politik demokrasi akan rusak jika salah satu komponen tidak berjalan atau ditiadakan.
Contohnya, suatu negara sulit disebut demokrasi apabila hanya ada satu partai politik. Lihat profil lengkapku

Dengan satu partai, rakyat tidak ada pilihan lain sehingga tidak ada pengakuan akan
kebebasan rakyat dalam berserikat, berkumpul dan mengemukakan pilihannya secara FLICKR IMAGES

bebas. Dengan demikian berjalannya satu prinsip demokrasi akan berpengaruh pada
prinsip lainnya. LIKE US ON FACEBOOK
Dalam Penyusunan keputusan-keputusan kebijaksanaan diperlukan adanya
kekuatan yang seimbang dan terjalinnya kerjasama yang baik antara suprastruktur dan
infrastruktur politik sehingga memudahkan terwujudnya cita-cita dan tujuan-tujuan
masyarakat/Negara. Dalam hal ini yang dimaksud suprastruktur politik adalah Lembaga-
Lembaga Negara. Lembaga-lembaga tersebut di Indonesia diatur dalam UUD 1945 yakni
MPR, DPR, DPD, Presiden dan Wakil Presiden, Mahkamah Agung, Mahkamah
Konstitusi, Komisi Yudisial. Lembaga-lembaga ini yang akan membuat keputusan-
keputusan yang berkaitan dengan kepentingan umum.
Thailand
Politik Thailand saat ini dilakukan dalam kerangka monarki konstitusional, di mana
Perdana Menteri adalah kepala pemerintahan dan raja turun-temurun adalah kepala negara.
Pengadilan independen dari eksekutif dan legislatif. Bentuk negara Thailand berbentuk
Kesatuan.
Sistem pemerintahan Thailand adalah parlementer. Parlemen Thailand yang
menggunakan sistem dua kamar dinamakan Majelis Nasional atau Rathasapha yang terdiri
dari Dewan Perwakilan (Sapha Phuthaen Ratsadon) yang beranggotakan 480 orang dan
Senat (Wuthisaph) yang beranggotakan 150 orang. Kepala pemerintahan adalah Perdana
Menteri, yang dilantik sang raja dari anggota-anggota parlemen.
Anggota Dewan Perwakilan menjalani masa bakti selama empat tahun, sementara
para senator menjalani masa bakti selama enam tahun. raja mempunyai sedikit kekuasaan
langsung di bawah konstitusi namun merupakan pelindung Buddhisme Kerajaan Thai dan
lambang jati diri dan persatuan bangsa. Raja yang memerintah saat ini dihormati dengan
besar dan dianggap sebagai pemimpin dari segi moral, suatu hal yang telah dimanfaatkan
pada beberapa kesempatan untuk menyelesaikan krisis politik.
Politik luar negeri Thailand tidak dapat dilepaskan dari konsepsi keamanan
nasional Negara tersebut mengingat politik luar negeri bertujuan, antara lain, memelihara
dan mempertahankan keamanan nasional setiap bangsa. Sejak militer berkuasa di Thailand
konsepsi keamanan nasional merupakan salah satu produk dari rejim militer yang
berkuasa. Sebagaimana rejim lain di asia tenggara, milliter Thailand menjadikan kesatuan,
http://asiatenggaraiisip.blogspot.co.id/2016/04/ketrina-magdalena-2013230081-sistem.html 3/15
9/12/2017 KETRINA MAGDALENA 2013230081 (SISTEM POLITIK DAN KEKUATAN POLITIK NEGARA ASEAN) | HI Asia Tenggara (IISIP)

stabilitas, tata tertib, dan disiplin sebagai nilai-nilai dasar yang menopang Negara
Thailand.
Malaysia
Malaysia adalah sebuah federasi, Federasi merupakan bagian dari bentuk-bentuk
pemerintahan yang membagi negaranya menjadi beberapa negara bagian yang saling
bekerja sama dan membentuk negara kesatuan. Sistem pemerintahan yang dianut oleh
Malaysia adalah sistem parlementer.
Dalam Negara federal seperti Malaysia maka ada kekuasaan federal dan ada
kekuasaan negara bagian. Soal-soal yang menyangkut Negara dalam keseluruhannya
diserahkan kepada kekuasaan federal. Dalam hal tertentu misalnya mengadakan perjanjian
internasional atau mencetak uang, pemerintah federal bebas dari Negara bagian dan dalam
bidang itu pemerintah federal mempunyai kekuasaan yang tertinggi. Tetapi untuk hal yang
mengenai Negara bagian saja dan tidak termasuk kepentingan nasional, diserahkan kepada
kekuasaan Negara-negara bagian. Jadi, dalam hal itu pemerintah Negara bagian bebas dari
pemerintah federal misalnya soal kebudayaan, kesehatan, dan pendidikan.
Bentuk pemerintahan Malaysia adalah monarki konstitusional, yaitu berupa Negara
kerajaan yang diatur oleh konstitusional. Dimana kepala negaranya merupakan seorang
raja yang disebut dengan Yang di-Pertuan Agong (Raja Malaysia). Yang di-Pertuan Agong
dipilih dari dan oleh Sembilan Sultan Negeri-Negeri Malaya, untuk menjabat selama lima
tahun secara bergiliran. Sistem Pemerintahan yang dianut oleh Malaysia adalah sistem
parlementer yang dipakai oleh Malaysia bermodelkan sistem parlementer Westminster,
yang merupakan warisan Penguasa Kolonial Britania. Dalam sistem pemerintahan
Malaysia yang menjadi kepala pemerintahan adalah seorang Perdana Menteri.
Sistem Politik Malaysia dapat dikatakan demokrasi, hal ini dapat dilihat dari
adanya pembagian kekuasaan dan adanya pelaksanaan pemilu. Di Malaysia kekuasaan
Negara terdiri dari badan Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif. Kekuasaan eksekutif
dilaksanakan oleh kabinet yang dipimpin oleh perdana menteri : konstitusi Malaysia
menetapkan bahwa perdana menteri haruslah anggota deqan rendah (dewan rakyat), yang
direstui Yang di-Pertuan Agong dan mendapat dukungan majoritas didalam parlemen.
Kabinet dipilih dari para anggota Dewan Rakyat dan Dewan Negara dan bertanggung
jawab kepadan badan itu, sedangkan kabinet merupakan anggota parlemen yang dipilih
dari Dewan Rakyat atau Dewan Negara.
Pemilihan umum parlemen Malaysia dilakukan paling sedikit lima tahun sekali.
Pemilih terdaftar berusia 21 tahun ke atas dapat memberikan suaranya kepada calon
anggota Dewan Rakyat dan calon anggota dewan legislatif Negara bagian juga.
Dibeberapa Negara bagian Voting tidak diwajibkan. Malaysia menganut sistem multipartai.
Di Malaysia, yang menganut sistem parlementer,pelaksaan pemilu bisa disederhakan
sehingga memudahkan pemilih dalam menentukan pilihan.
Partai-partai dengan latar belakang ras dan ideologi yang beragam itu bertarung
dalam dua bendera koalisi, yang dijalin sebelum dan sesudah pemilu, serta dilakukan
http://asiatenggaraiisip.blogspot.co.id/2016/04/ketrina-magdalena-2013230081-sistem.html 4/15
9/12/2017 KETRINA MAGDALENA 2013230081 (SISTEM POLITIK DAN KEKUATAN POLITIK NEGARA ASEAN) | HI Asia Tenggara (IISIP)

secara permanen. Kerangka konstitusional sistem politik Malaysia memang bersifat


demokratis. Namun, kerangka demokratis itu disertai kontrol otoritarian yang luas untuk
menyumbat oposisi yang efektif. Sejak awal, system politik Malaysia merupakan
campuran dari karakteristik responsif dan represif. Sistem dirancang untuk cenderung
menguntungkan partai pemerintah sehingga hampir mustahil ia dapat dikalahkan.
Singapura
Bentuk pemerintahan Singapura adalah Republik dimana kekuasaan pemerintahan
dijalankan kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri. Pemilihan Umum di Singapura
dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Singapura menganut sistem pemerintahan parlementer
dimana perdana menteri bersama para menteri baik secara bersama - sama ataupun sendiri
- sendiri bertanggung jawab kepada parlemen. Selama ini yang terjadi di Singapura,
kabinet dibentuk berdasarkan pada kekuatan yang ada di dalam parlemen. Sehingga para
anggota kabinet secara keseluruhan mencerminkan kekuatan yang ada di dalam parlemen.
Parlemen di Singapura bisa menjatuhkan kabinet setiap saat, demikian juga
sebaliknya, atas presiden Singapura juga bisa membubarkan parlemen dan memerintahkan
untuk diadakan pemilihan umum. Presiden melakukan itu atas dasar saran dari perdana
menteri. Karena kabinet merupakan cerminan dari kekuatan parlemen, maka masa jabatan
kabinet tidak bisa ditentukan dengan pasti. Selain itu, kedudukan kepala negara di
Singapura tidak dapat diganggu gugat namun kepala negara tetap diminta
pertanggungjawabannya atas pelaksanaan jalannya pemerintahan.
Membicarakan sistem politik sebuah negara, pasti erat kaitannya dengan sistem
pemerintahan. Begitupun dengan sistem politik Singapura. Ketika membicarakan sistem
politik negara tertentu, berbagai aroma berbau aturan-aturan pemerintahan pasti
mengiringi. Melekat erat bagai dua sisi mata uang. Hal tersebut menjadi wajar mengingat
para pelaku pemerintahan adalah mereka yang juga berpolitik. Sistem Politik Singapura
pada akhirnya menjadi kendaraan yang digunakan siapapun untuk duduk di bangku
pemerintahan. Jadi, sangatlah wajar jika pada akhirnya sistem politik memiliki nama lain
sebagai sistem pemerintahan. Sebuah negara bekas jajahan memiliki kecenderungan untuk
mengadopsi sistem politik atau sistem pemerintahan yang sama dengan negara yang
menjajah. Begitupun dengan sistem politik Singapura. Dalam sistem politik Singapura,
perdana menteri adalah pemegang kekuasaan pemerintahan. Sama persis dengan apa yang
terjadi pada sistem pemerintahan Inggris.
Perdana menteri ini terpilih karena kedudukannya sebagai ketua partai politik yang
mempunyai anggota parlemen terbanyak. Sementara posisi presiden, hanyalah simbolis
kenegaraan. Dalam hal ini, sistem politik Singapura memiliki perbedaan dengan Inggris.
Tentu saja, karena di Inggris, simbol negara dipegang oleh Ratu. Sama dengan peran Ratu
di negara Inggris, presiden dalam sistem politik Singapura, secara historis disebut sebagai
jabatan seremonial. Sebuah jabatan yang sifatnya mendekati formalitas. Namun, presiden
di Singapura bukan lantas tidak memiliki hak. Presiden di Singapura diberi kehormatan
sebagai pemegang keputusan kunci di negara ini.
http://asiatenggaraiisip.blogspot.co.id/2016/04/ketrina-magdalena-2013230081-sistem.html 5/15
9/12/2017 KETRINA MAGDALENA 2013230081 (SISTEM POLITIK DAN KEKUATAN POLITIK NEGARA ASEAN) | HI Asia Tenggara (IISIP)

Konstitusi dalam sistem politik Singapura yang berdasarkan sistem Westminster ini
tidak jauh berbeda dengan Inggris karena memang Singapura adalah bekas jajahan Inggris.
Sejak merdeka hingga sekarang, parlemen Singapura oleh Partai Aksi Rakyat (PAP). PAP
yang menguasai pemerintahan telah membuat undang-undang yang membatasi
berkembangnya partai oposisi yang kuat sehingga lebih terkesan otoriter daripada
demokrasi. Oleh karena itu, sistem politik Singapura dianggap menerapkan sebuah sistem
bernama demokrasi sosialis. Namun secara fakta, jika dilihat berdasarkan sistem
pemerintahannya, sistem politik Singapura bisa juga disebut sebagai sistem republik
parlementer dengan sistem pemerintahan yang pastinya bersifat parlementer.
Filipina
Filipina merupakan negara kepulauan yang sistem pemerintahannya berbentuk
republik. pemerintahan Filipina adalah mengikuti Pemerintahan Amerika Serikat. Filipina
adalah kerajaan berbentuk kesatuan berpresiden. Presiden Filipina merupakan ketua
kerajaan, ketua Negara dan panglima besar bagi angkatan tentara. Presiden akan dipilih
melalui undian popular pada setiap 6 tahun dan bebas untuk melantik dan mengetuai
cabinet sendiri. Kongres dwidewan Filipina terdiri dari Dewan Perwakilan Filipina dan
Senat. Kongres dwidewan merupakan Parlemen atau tempat yang membuat undang-
undang yang terdiri dari dua dewan di mana setiap dewan mempunyai ahli dan cara
pemilihannya yang tersendiri.
Bagi Filipina, dua dewan yang terdiri dari Kongres dwiden adalah House of
Representatives (Dewam Perwakilan Filipina) dan Senate(Senat). Anggota dua dewan
yang disebut tadi dippilih oleh pemilu. Sebanyak 24 senator yang akan menjabat selama 6
tahun di Senat manakala Dewan Perwakilan Filipina terdiri dari tidak lebih dari 250
anggota kongres selama 3 tahun. Kuasa kehakiman terletak di bawah Mahkamah Agung.
Dibandingkan dengan negara-negara tetangga ASEAN lain, Filipina memiliki ciri
khas dan berbeda dengan yang lain. Sebagai bekas negara jajahan amerika satu-satunya di
Asia Tenggara, filiphina hingga kini masih tergantung dalam banyak hal seperti
perdagangan, investasi, kredit dan bantuan militer pada AS. Satu-satunya negara yang
tergantung pada AS dalam jangka waktu yang panjang hanyalah filiphina. Dibandingkan
dengan negara-negara tetangganya, struktur negaranya tergolong paling lemah (persaingan
antar elite sangat kuat) yang berpengaruh pada proses pemeliharaan tata tertib negara dan
pelaksanaan kebijakan termasuk kebijakan luar negeri. Persaingan antar elite sedemikian
kuat mempengaruhi birokrasi politik luar negeri filiphina khususnya sebelum tahun1972.
Misalnya, saat presiden Ramos Magsaysay berkuasa dalam tubuh senat muncul lawan
politiknya yang didukung oleh wakil menteri luar negeri filiphina. Sementara, menteri luar
negeri justru pendukung Ramos persaingan antar birokrasi ini menyebabkan lambatnya
proses pengambilan kebijakan luar negeri filiphina. Bagi lawan-lawan politik presiden di
senat persaingan ini memang dieksploitasi untuk menggalang dukungan politik dalam
percalonan presiden. Marcos, misalnya terpilih sebagai presiden ditengah perseteruan
politiknya dengan Machapagal. Dibawah kepemimpinan marcos stabilitas dan legitimasi
http://asiatenggaraiisip.blogspot.co.id/2016/04/ketrina-magdalena-2013230081-sistem.html 6/15
9/12/2017 KETRINA MAGDALENA 2013230081 (SISTEM POLITIK DAN KEKUATAN POLITIK NEGARA ASEAN) | HI Asia Tenggara (IISIP)

rezim marcos tergantung pada undang-undang darurat (matrial law) yang dicanangkan
tahun 1992 dan dukungan penuh amerika dalam tindak ekonomi, perdagangan, dan militer.
Jika salah satu dari dua pondasi utama rezim marcos rusak, marcos dipastikan akan
tumbang. Logika inilah yang mendasari politik luar negeri filiphina dibawah pemerintahan
marcos. (Bambang Cipto: 2007 hal. 139-140).
Brunei Darussalam
Brunei merupakan sebuah negara yang menjalankan sistem pemerintahan monarki
mutlak dan mengamalkan sistem undang-undang Inggris walaupun undang-undang syariah
Islam menggantikan undang-undang itu dalam beberapa perkara. Sistem politik di Brunei
ditetapkan oleh perlembagaan dan berdasarkan konsep Melayu Islam Beraja (MIB). Tiga
komponen MIB adalah kebudayaan Melayu, agama Islam dan sistem politik dibawah
pemerintahan beraja.
Baginda dinasihati oleh beberapa majlis dan sebuah kabinet menteri, walaupun
baginda secara berkesan merupakan pemerintah tertinggi. Pada September 2004, Sultan
Brunei mengadakan persidangan Parlimen yang tidak pernah bersidang sejak kemerdekaan
pada tahun 1984. Parlimen ini tidak mempunyai kuasa selain daripada menasihati sultan
disebabkan oleh pemerintahan mutlak oleh Sultan. Brunei ialah salah satu daripada negara
yang paling stabil dari segi politik di Asia. Brunei seperti sesetengah negara yang lain juga
menuntut beberapa kawasan tuntutan seperti wilayah di Sarawak iaitu Limbang dan
kawasan Kepulauan Spratly yang dipertikaikan. Banyak pulau kecil yang terletak di antara
Brunei dan Labuan termasuk Pulau Kuraman telah dipertikaikan oleh negara Brunei dan
Malaysia. Walau bagaimanapun, pulau-pulau ini diakui sebagai sebagian daripada
Malaysia di peringkat antarabangsa.
Daripada kandungan titah pemasyuran tersebut wawasan negara dapat dijabarkan seperti
berikut:
Negara Brunei Darussalam kekal sebagai sebuah negara Melayu Islam Beraja yang
demokratik yang bersendikan ajaran-ajaran Islam mengikut ahli Sunnah Wal-Jamaah
Keadilan dan Amanah bagi mewujudkan "good governance"
Ketenteraman dan keselamatan Negara Brunei Darussalam sebagai negara aman dan
tenteram
Kebajikan dan kesejahteraan bagi mewujudkan kemakmuran dan perkembangan sosial
dan ekonomi
Hubungan antarabangsa yang berlandaskan saling menghormati dan bebas dari campur
tangan.
Wawasan dan maklumat tersebut adalah merupakan elemen-elemen penting yang
menjadi perjalanan politik.
Vietnam
Vietnam menganut sistem partai tunggal dengan Republik Sosialis Vietnam sebagai
partai tunggal negara. Pada April 1992, lahir sebuah konstitusi baru menggantikan versi
1975. Peran utama terdahulu Partai Komunis disertakan kembali dalam semua organ-organ
http://asiatenggaraiisip.blogspot.co.id/2016/04/ketrina-magdalena-2013230081-sistem.html 7/15
9/12/2017 KETRINA MAGDALENA 2013230081 (SISTEM POLITIK DAN KEKUATAN POLITIK NEGARA ASEAN) | HI Asia Tenggara (IISIP)

pemerintah,politik dan masyarakat. Hanya organisasi poltik yang bekerjasama atau


didukung oleh PartaiKomunis diperbolehkan ikut dalam pemilihan umum. Ini meliputi
Barisan Tanah Air Vietnam (Vietnamese Fatherland Front), partai serikat pedagang dan
pekerja. Meskipun negara tetap secara resmi berjanji kepada sosialisme sebagai
doktrinnya, makna ideologi tersebut telah berkurang secara besar sejak tahun 1990-an.
Presiden Vietnam adalah kepala negara dan secara nominal adalah panglima tertinggi
militer Vietnam, menduduki Dewan Nasional untuk Pertahanan dan Keamanan (Council
National Defense and Security).
Perdana Menteri Vietnam adalah kepala pemerintahan, mengepalai kabinet yang
terdiri atas 3 deputi perdana menteri dankepala 26 menteri-menteri dan perwira-
perwira.Adapun Majelis Nasional Vietnam (National Assembly of Vietnam) adalah
pemegang hak legislatif di negara tersebut yang terdiri atas 498 anggota yang mempunyai
tugas sebagai pembuat undang-undang. Majelis ini memiliki posisi yang lebih tinggi
daripada lembaga eksekutif dan judikatif. Seluruh anggota kabinet berasal dari Majelis
Nasional. Mahkamah Agung Rakyat (Supreme Peoples Court of Vietnam) memiliki
kewenangan hukum tertinggi di Vietnam, juga bertanggung jawab kepada Majelis
Nasional. Di bawah Mahkamah Agung Rakyatadalah Pengadilan Kotamadya Propinsi dan
Pengadilan Daerah Vietnam. Pengadilan MiliterVietnam juga cabang adjudikatif yang kuat
dengan kewenangan khusus dalam hal keamanan nasional. Semua organ-organ pemerintah
Vietnam secara besar dikontrol oleh Partai Komunis.Mayoritas orang-orang yang ditunjuk
pemerintah adalah anggota-anggota partai.
Laos
Laos memiliki 3 ideologi yaitu Komunis, Nasionalis, dan Poros Tengah. Ketiga
ideologi ini menimbulkan perpecahan, pergolakan politik, dan penuh dengan kudeta di
negara Laos. Pada tahun 1975, kelompok Laos pimpinan Pathet Lao melakukan kudeta
terhadap pemerintahan Raja Savang Vatthana. Pathet Lao mendapat dukungan dari Uni
Soviet dan kelompok komunis di Vietnam, sedangkan Raja Savang Vatthana mendapat
dukungan dari Amerika dan Perancis. Pathet Lao mengganti nama Laos menjadi Republik
Demokratik Rakyat Laos yang berlangsung hingga saat ini dan menjalin kerjasama dengan
Vietnam yang juga menganut sistem komunis.
Partai Revolusioner Rakyat Laos atau Lao People's Revolutionary Party (LPRP)
merupakan partai politik pertama di Laos yang berdiri tahun 1975 dan merupakan partai
satu-satunya yang ada di Laos. Sistem pemerintahan komunis di Laos membuat Laos krisis
ekonomi sehingga pada bulan maret tahun 1991 struktur ekonomi Laos mulai membuka
perdagangan bebas dan membolehkan investor asing masuk ke Laos. Laos mulai
bergabung menjadi anggota ASEAN pada 23 Juli 1997.
HOME
Myanmar TUGAS INDIVIDU TUGAS KELOMPOK EDIT BLOGGER
Hluttaw atau dewan perwakilan rakyat terdiri dari dua anggota terpilih perkota dan
ditambah perwakilan terpilih untuk masing-masing dikirim di dewan perwakilan nasional.
Panglima tentara juga menunjuk perwakilan militer yang setara dengan satu pertiga dari
http://asiatenggaraiisip.blogspot.co.id/2016/04/ketrina-magdalena-2013230081-sistem.html 8/15
9/12/2017 KETRINA MAGDALENA 2013230081 (SISTEM POLITIK DAN KEKUATAN POLITIK NEGARA ASEAN) | HI Asia Tenggara (IISIP)

perwakilan-perwakilan rakyat terpilih. Hluttaw kelak memilih seorang ketua, juru bicara,
dan wakil juru bicara, dari anggota-anggotanya. Akibat perbedaan besarnya jumlah
penduduk di masing-masing negara bagian, sistem konstituensi tersebut menghasilkan
jumlah konstituen berbeda per representatif. Masing-masing diberi tanggung jawab
tertentu, namun beberapa di antaranya ditangguhkan untuk tanggung jawab dalam
beberapa sektor, seperti pertanian misalnya.
Proses pengangkatan menteri melibatkan presiden yang memilih negara/wilayah
Hluttaw sesuai kualifikasi yang dibutuhkan. Setelah pemilihan, pengangkatan jabatan
kemudian dikonfirmasi oleh Hluttaw (Nixon, 2013). Karena seorang calon hanya dapat
ditolak jika terbukti gagal dalam memenuhi kualifikasikonstitusi, pemilihan Kepala
Menteri efektif sepenuhnya berada di tangan Presiden, dengan syarat bahwa ia adalah
anggota dari negara atau wilayah Hluttaw.
Penting untuk dicatat bahwa anggota yang dipilih oleh Presiden biasanya adalah
anggota terpilih, tetapi terkadang juga dapat diambil dari anggota militer. Penunjukan
menteri negara atau wilayah sebagian besar di tangan Kepala Menteri. Negara dan daerah
memiliki Pengadilan Tinggi terdiri dari Ketua dan hakim yang terdiri dari tiga hingga tujuh
orang. Pengadilan Tinggi mengawasi anak kabupaten, kota dan adminsitrasi-mandiri
diberikan pengadilan daerah. Tidak ada layanan peradilan yang mandiri. Kepala
Pengadilan wilayah/negara bagiandinominasikan oleh Presiden, dengan berkonsultasi
bersama Kepala Pengadilan Negara, dan hakim dipilih oleh Kepala Menteri, yang juga
dengan dikonsultasikandengan Kepala Pengadilan Nasional. Nominasi-nominasi tersebut
diusulkankepada hluttaw negara/wilayah bagian untuk disetujui. Semua badan peradilan
menjadi subordinasi dari Pengadilan Tertinggi.
Kamboja
Berdasarkan ketentuan Undang Undang Dasar (UUD), Kamboja adalah sebuah
negara kerajaan monarki konstitusional dengan sistem trias politika. Raja adalah kepala
negara seumur hidup, panglima tertinggi tentara negara, lambang kesatuan dan keabadian
negara. Raja berhak mengumumkan amnesti, dan berhak membubarkan Majelis Nasional
berdasarkan usul Perdana Menteri dan setelah mendapt persetujuan Ketua Majelis
Nasional. Ketua Senat akan menjalankan tugas kepala negara selama raja berhalangan atau
tidak berada di dalam negeri. Takhta kerajaan tidak diwariskan. Setelah raja wafat, Komisi
Takhta Kerajaan 9 Orang yang terdiri dari perdana menteri, pemimpin kedua faksi
Buddhis, ketua dan wakil ketua Senat dan Majelis Nasional akan memilih raja baru dari
keturunan raja. Majelis Nasional adalah lembaga kekuasaan dan lembaga legislatif
tertinggi di Kamboja, masa tugas 5 tahun. Senat adalah lembaga legislatif negara, berhak
membahas rancangan undang-undang (RUU) yang diluluskan Majelis Nasional, masa
tugas 6 tahun. UUD Kamboja menetapkan, undang-undang negara harus dibahas dan
diluluskan oleh Majelis Nasional, Senat dan Komisi Konstitusional, dan akan berlaku
setelah ditandatangani oleh raja.

http://asiatenggaraiisip.blogspot.co.id/2016/04/ketrina-magdalena-2013230081-sistem.html 9/15
9/12/2017 KETRINA MAGDALENA 2013230081 (SISTEM POLITIK DAN KEKUATAN POLITIK NEGARA ASEAN) | HI Asia Tenggara (IISIP)

Tugas kepala negara dijalankan untuk sementara oleh Ketua Senat selama raja
berhalangan atau tidak berada di dalam negeri. Juli 2004, Kamboja memberlakukan pasal
UUD tambahan yang menetapkan bahwa Majelis Nasional dapat menentukan calon
pimpinan Majelis Nasional dan mengesahkan pemerintah baru dengan mengadakan
pemungutan suara. Oktober 2004, Majelis Nasional Kamboja membahas dan mengesahkan
undang-undang tentang pembentukan dan pelaksanaan komposisi Komisi Takhta Kerajaan
tentang pemilihan pewaris takhta kerajaan. Dalam mana ditetapkan untuk memilih raja
baru Kamboja dalam waktu 7 hari setelah raja wafat, pensiun dan mundur dari takhtanya.

Sumber :
Buku :
Cipto, Bambang. Hubungan Internasional di Asia Tenggara, Yogyakarta: pustaka
pelajar. 2007
Budiharjo, Miriam & Rauf, Maswadi. Perkembangan Ilmu Politik di Indonesia,
ghalia indonesia. 1983
Andaya, Barbara Watson & Andaya, Leonard. Sejarah Malaysia, Petaling Jaya:
Macmilan Publisher. 1983
Evans, Grant. 2002. A Short History Of Laos The Land In Between. Australia :
Allen & Unwin
Budiardjo, Miriam. Dasar-dasar Ilmu Politik, Jakarta : Gramedia Pustaka Utama,
2008
Almond, Gabriel A. dan G. Bingham Powell, Jr. Comparative Politic: A
Developmental Aprroach, Boston: Little, Brown and Co. 1966
Internet :
http://www.bruneiresources.com
http://www.ms-wikipedia.org
http://www.adb.org/Document/Fact_Sheets/MAL.pdf
https://www.scribd.com/doc/143737838/perbandingan-sistem-politik-indonesia-
singapura
http://inspirasi.co/referensi/buku/view/1375018801/a_short_history_of_laos
http://indonesia.cri.cn

Share on Facebook Share on Twitter Share on Google Plus

About HI Asia Tenggara (IISIP)

RELATED POSTS

http://asiatenggaraiisip.blogspot.co.id/2016/04/ketrina-magdalena-2013230081-sistem.html 10/15