Anda di halaman 1dari 106

TATALAKSANA KEPABEANAN

DIBIDANG IMPOR
Up date :AGUSLI GANTHI,H.DRS.
Instruktur Ahli Diklat PPJK Appresindo Pusdiklat Bea dan Cukai
DASAR HUKUM
l UU NO. 10 /TH.1995 yo UU NO.17/TH.2006
tentang Kepabeanan
l SK Menteri Keuangan RI No.
453/KMK.04/2002 tentang Tatalaksana
Kepabeanan di Bidang Impor
l Per.Menkeu No. 39//PMK.04/2006
l Per.Men.Keu No. 144/PMK.04/2007.
l SK Dirjen BC No. 07/BC/2003 tentang
Petunjuk Pelaksanaan Tatalaksana Kepabeanan
di Bidang Impor,
l Pert.Dir.Jen BC No. 10/BC/2006
l SK Dirjen No.06/BC/2007 tentang Perubahan
atas Kep. Dirjen BC No. 07/BC/2003
l KEP-21/BC/2007 : KEP-42/BC/2008;
Terakhir dirubah dgn KEP 08/BC/2009.
ALUR TATALAKSANA
KEPABEANAN DI BIDANG IMPOR

KEDATANGAN SARANA PENGANGKUT DAN


KEDATAANGAN BARANG IMPOR
PEMBONGKARAN DAN PENIMBUNAN
PENGELUARAN BARANG IMPOR
TATALAKSANA PENYERAHAN DAN PENATAUSAHAAN
PEMBERITAHUAN KEDATANGAN SARANA PENGANGKUT, MANIFES
KEDATANGAN SARANA PENGANGKUT DAN MANIFES
KEBERANGKATAN SARANA PENGANGKUT

Peraturan Menkeu No. P-39/PMK.04/2006


Peraturan Dirjen BC No. P-10/BC/2006
Peraturan Dirjen BC No. P-19/BC/2006
1. RKSP, JKSP, dan Inward/Outward Manifest merupakan
DOKUMEN UTAMA yang dipergunakan sebagai dasar /
referensi kontrol terhadap setiap pergerakan/lalu-lintas
Barang Impor dan Barang Ekspor saat masuk/keluar DP
atau diangkut ketempat lain dlm DP maupun keluar DP.
2. Inward / Outward Manifest merupakan ALAT PENGAWASAN
yang dipergunakan oleh Petugas DJBC untuk mengetahui
semua barang yang diangkut oleh Sarana Pengangkut pada
saat kedatangan dan keberangkatan.
3. Inward / Outward Manifest merupakan ALAT PENGAWASAN
terhadap semua dokumen Pemberitahuan Pabean (semua
kegiatan Pelayanan Kepabeanan) lainnya dalam tatalaksana
kepabeanan di bidang impor dan ekspor.
4. RKSP, JKSP dan Inward/Outward Manifest merupakan
dokumen utk memenuhi pemb.pabean oleh Pengangkut.
1. Barang impor adalah barang yang dimasukkan ke dalam Daerah Pabean.
2. Barang ekspor adalah barang yang dikeluarkan dari Daerah Pabean.
3. Barang diangkut terus adalah barang yang diangkut dengan sarana pengangkut
melalui Kantor Pabean tanpa dilakukan pembongkaran terlebih dahulu.
4. Barang diangkut lanjut adalah barang yang diangkut dengan sarana pengangkut
melalui Kantor Pabean dengan dilakukan pembongkaran terlebih dahulu.
5. Pengangkut adalah orang, kuasanya, atau yang bertanggung jawab atas
pengoperasian sarana pengangkut yang mengangkut barang dan/atau orang.
6. Rencana Kedatangan Sarana Pengangkut adalah pemberitahuan kedatangan
sarana pengangkut ke suatu Kantor Pabean yang disampaikan oleh pengangkut.
7. Jadual Kedatangan Sarana Pengangkut adalah pemberitahuan kedatangan sarana
pengangkut yang datang secara reguler ke suatu Kantor Pabean yang disampaikan
oleh pengangkut.
8. Inward Manifest adalah daftar muatan barang yang diangkut oleh sarana pengangkut
melalui laut, udara atau darat pada saat memasuki Kawasan Pabean.
9. Outward Manifest adalah daftar muatan barang yang diangkut oleh sarana
pengangkut melalui laut, udara atau darat pada saat meninggalkan Kawasan Pabean.
(SEBELUM KEDATANGAN SARANA PENGANGKUT):

Sarana Pengangkut (SP)


Datang langsung dari Luar
Daerah Pabean;
Datang dari Dalam Daerah RKSP
Pabean, mengangkut barang
impor , barang ekspor dan/atau
barang asal Daerah Pabean yg Utk sp laut :
diangkut ke DPIL melalaui luar
Paling lambat 24 jam sebelum kedatangan SP
Daerah Pabean ;
Dlm hal waktu tempuh < 24 jam - palaing lambat sebelum
kedatangan
Utk sp udara - paling lambat sebelum kedatanganya.
Utk sp dengan jadwal teratur JKSP disetiap kantor pab. paling lambat
sebelum kedatangan pertama.
Penyerahan RKSP dan JKSP tdk diwajibkan bg sp
yg dtg dr luar Daerah Pabean melalui darat
Perubahan RKSP/JKSP :
RKSP ---- Paling lama pada saat SP segera datang,
JKSP ---- Paling lama pada saat Kedatangan pertama SP
ELEMEN DATA RKSP
SEKURANG-KURANGNYA

1. Nama SP
2. No. pengangkutan (voyage/flight number)
3. Nama pengangkut
4. Pelabuhan asal
5. Pelab tujuan / bongkar
6. Perkiraan tempat sandar / kade/parkir
7. Perkiraan tanggal dan jam kedatangan sp
8. Jumlah kemasan, peti kemas, atau barang curah yang
diangkut
9. Perkiraan tanggal dan jam keberangkatan SP
Singapore Australia
Memuat/tidak memuat barang impor Kapal D

Kapal A
Kapal B Kapal C

Tg.Priok Tg. Emas Tg.Perak


Memuat BE dari Tg.Emas
Memuat BI eks A/L dari Tg Priok Tujuan ke Australia, bongkar
tujuan Ke Tg.Emas Tg Perak utk dimuat kapal D

Kapal A International Liner, datang dari Singapore


memuat maupun tidak memuat barang2
impor/ekspor/barang BC 1.3 Wajib
Kapal B National Liner, memuat brg impor eks A/L menyerahkan
dari Tg Priok ke Tg Emas RKSP / JKSP
Kapal C National Liner, memuat brg ekspor tujuan
Australia dari Tg Emas dibongkar di Tg Perak
untuk di A/L ke Australia dengan Kapal D
KEWAJIBAN
PENGANGKUT

SAAT KEDATANGAN :

Sarana Pengangkut Inward Manifest


Datang langsung dari Luar Daerah Barang Impor :
SP Laut dan Udara : yang Dibongkar/ Diselesaikan,
Pabean; Sebelum melakukan pembongkaran muatan Diangkut Lanjut, Diangkut Terus
Datang dari Dalam Daerah Pabean dan Paling Lambat dalam jangka waktu :
a. 24 Jam sejak kedatangan SP (Laut) Barang ekspor:
mengangkut barang impor, brg
ekspor dan/atau barang asal Daerah b. 8 Jam sejak kedatangan SP (Udara) yang Diangkut Lanjut, Diangkut
Pab yg diangkut ke DPIL melalui luar SP Darat : Terus
Daerah Pab
Pada saat kedatangan SP Barang BC 1.3

Menyerahkan secara manual :


a. Daftar penumpang dan/atau awak sarana pengangkut,
b. Daftar bekal kapal,
c. Stowage plan, Utk SP melalui udara , Pengangkut
d. Daftar senjata api, dan wajib menyerahkan Daftar
e. Daftar obat-obatan termasuk narkotika. Penumpang paling lambat 1 (satu)
jam sebelum kedatangan SP.
Tidak Wajib menyerahkan Inward Manifest
Untuk SP yang tidak melakukan kegiatan bongkar/muat dan : SP yang Tidak melakukan Bongkar/ Muat :
- lego jangkar tdk lebih 24 jam (SP Laut) Bila Lego jangkar > 24 jam atau Mendarat > 8 Jam
- Mendarat tdk lebih dari 8 jam (SP udara) => menyerahkan Inward Manifest NIHIL
Bila Lego jangkar < 24 jam atau Mendarat < 8 Jam
Menyerahkan Pemberitahuan NIHIL => TIDAK WAJIB menyerahkan Inward Manifest
Jika tidak melakukan kegiatan bongkar/muat, akan tetapi : Inward manifest(BC1.1) yg telah diterima dan men-
- lego jangkar lebih 24 jam (SP Laut) dptkan No.pendaftaran berlaku sbg persetetujuan
- Mendarat lebih dari 8 jam (SP udara) Pembongkaran brg
ELEMEN DATA INWARD MANIFEST
Bagi SP melalui laut
a. Nama SP
b. Bendera/kebangsaan
c. Nomor pelayaran (voyage number)
d. Nama pengangkut
e. Pelabuhan asal/pelabuhan muat
f. Pelabuhan bongkar
g. Tanggal dan jam kedatangan
h. Jumlah Bill of Lading
i. Nomor urut
j. Noor dan tanggal Bill of Lading
k. Nama dan alamat pengirim (shipper/suplier)
l. Nama dan alamat penerima (consignee)
m. Nama dan alamat pemberitahu (notify party/notify adress)
n. Nomor dan merek kemasan/peti kemas
o. Nomor segel kemasan/peti kemas
p. Jumlah dan jenis kemasan/peti kemas
q. Ukuran dan tipe kemasan / peti kemas
r. Uraian barang
s. Berat kotor (brutto)
t. Ukuran/volume barang
u. Mother vessel , apabila ada
v. Keterangan
w. Tanda tangan dan nama jelas pengangkut
ELEMEN DATA INWARD MANIFEST
Bagi SP melalui laut
a. Nama SP
b. Bendera/kebangsaan
c. Nomor pelayaran (voyage number)
d. Nama pengangkut
e. Pelabuhan asal/pelabuhan muat
f. Pelabuhan bongkar
g. Tanggal dan jam kedatangan
h. Jumlah Bill of Lading
i. Nomor urut
j. Noor dan tanggal Bill of Lading
k. Nama dan alamat pengirim (shipper/suplier)
l. Nama dan alamat penerima (consignee)
m. Nama dan alamat pemberitahu (notify party/notify adress)
n. Nomor dan merek kemasan/peti kemas
o. Nomor segel kemasan/peti kemas
p. Jumlah dan jenis kemasan/peti kemas
q. Ukuran dan tipe kemasan / peti kemas
r. Uraian barang
s. Berat kotor (brutto)
t. Ukuran/volume barang
u. Mother vessel , apabila ada
v. Keterangan
w. Tanda tangan dan nama jelas pengangkut
ELEMEN DATA INWARD MANIFEST
Bagi SP melalui udara
a. Nama SP
b. Bendera/kebangsaan
c. Nomor penerbangan (flight number)
d. Nama pengangkut
e. Pelabuhan asal/pelabuhan muat
f. Pelabuhan bongkar
g. Tanggal dan jam kedatangan
h. Jumlah Airway Bill
i. Nomor urut
j. Nomor dan tanggal Airway Bill
k. Nama dan alamat pengirim (shipper/suplier)
l. Nama dan alamat penerima (consignee)
m. Nama dan alamat pemberitahu (notify party/notify adress)
n. Nomor dan merek kemasan
o. Jumlah dan jenis kemasan
p. Uraian barang
q. Berat kotor (brutto)
r. Ukuran/volume barang
s. First carrier , apabila ada
t. Keterangan
u. Tanda tangan dan nama jelas pengangkut
ELEMEN DATA INWARD MANIFEST
Bagi SP darat

a. Nomor tanda kendaraan (car registration number)


b. Nama pengangkut
c. Tempat asal
d. Tempat tujuan
e. Tanggal kedatangan
f. Nomor urut
g. Nama dan alamat pengirim (suplier)
h. Nama dan alamat penerima barang
i. Jumlah dan jenis kemasan/peti kemas
j. Uraian barang
k. Berat kotor (brutto)
l. Ukuran/volume barang
m. Keterangan
n. Tanda tangan dan nama jelas pengangkut
Contoh Pengajuan Inward Manifest NIHIL dan
SP yang TIDAK WAJIB Menyerahkan Inward Manifest

Singapore Australia

Memuat barang impor

Tg.Priok
Tg.Perak
Tidak bongkar/muat brg imp/eksp
Membongkar/memuat brg eksp

Sebelum kedatangan Sebelum kedatangan


RKSP krn datang dr LDP RKSP krn memuat brg imp.

Saat kedatangan Saat Kedatangan


- Berlabuh < 24 Jam : - Menyerahkan Inw/Manif.
Tidak Wajib serahkan Manifes
- Berlabuh > 24 Jam : Saat Keberangkatan
Wajib serahkan I/M NIHIL - Menyerahkan Out/Manif.
PENGELOMPOKAN POS-POS :
KELOMPOK URAIAN

Kelompok Barang Impor yang akan dibongkar/ kewajiban pabeannya Detail


akan diselesaikan di Kantor Pabean setempat (BI-LDP)

Kelompok Barang Impor yang akan di-Angkut Lanjut (BI-AL) Detail

Kelompok Barang Impor yang akan di-Angkut Terus (BI-AT) Detail

Kelompok Barang Ekspor yang akan dibongkar di Kantor Pabean Detail


setempat untuk kemudian di-Angkut Lanjut (BE-AL)
Kelompok Barang Ekspor yang akan diangkut terus (BE-AT) Detail

Kelompok Barang Asal Daerah Pabean yang diangkut dari satu


Kawasan Pabean ke Kawasan Pabean lainnya melalui luar Daerah
Pabean (BC1.3)

Uraian barang dalam Inward Manifest harus dapat diklasifikasikan ke dalam


4 digit pos tarif BTBMI.

Apabila lebih dari 5 (lima) jenis barang, dicantumkan uraian 5 (lima) jenis
barang yang paling besar nilainya.
CONTOH PENGAJUAN RKSP/INWARD MANIFEST:

Singapore Mengangkut barang impor Australia


- Tg. Priok
- Tg. Perak
- Philipina Mengangkut barang impor
- Australia tujuan Australia
Barang BC 1.3 Asal Tg.
Perak tujuan Tg. Priok
Mengangkut brg imp + brg eksp.
Tg.Priok Tg.Perak
Muat barang impor ex AL
Bongkar BE/BI Tujuan Philippina utk di AL
Tujuan Tg. Perak
Muat brg eksp. Tujuan Australia Sebelum kedatangan
& Philippina
RKSP SP yg datang dari LDP
Sebelum kedatangan
RKSP SP yg datang dari LDP Saat kedatangan
Inward manifest :
Saat kedatangan BI-LDP :
Inward Manifes, dgn pengelompokan : Utk Brg Impor Tujuan Tg.Perak
- BI-LDP : BI-AT :
Utk Brg Impor Tujuan Tg.Priok Utk Brg Impor tujuan Phil.& Austr.
- BI-AT : BE-AL :
Utk Brg impor tujuan Tg.Perak, Utk brg ekspor yg bongkar tg. Perak
Philipina & Australia utk di AL tujuan Philipina
- BC 1.3: BE-AT :
Utk Brg BC 1.3 asal Tg. Perak tuj. Tg. Priok Utk Brg Ekspor yg muat di Tg.Priok
SAAT KEBERANGKATAN SARANA PENGANGKUT :

Sarana Pengangkut Outward Manifest


Menuju ke luar Daerah Pabean;
Barang ekspor: yang dimuat,
atau
Paling lambat sebelum diangkut lanjut, diangkut terus
Menuju dalam Daerah Pabean keberangkatan SP Barang impor: diangkut lanjut,
(intersuler) dgn membawa brg diangkut terus
impor, brg ekspor atau brg asal
Barang BC 1.3
Daerah Pab yg diangkut ke DPIL
melalui luar Daerah Pab

Tidak wajib menyerahkan Outward Manifest


Untuk SP yang tidak melakukan kegiatan bongkar/muat dan :
- lego jangkar tdk lebih 24 jam (SP Laut)
- Mendarat tdk lebih dari 8 jam (SP udara)

Menyerahkan Pemberitahuan NIHIL


Jika SP pada saat menuju LDP, tidak mengangkut :
- Barang ekspor
- Barang impor AT/AL
- Barang asal DP yang diangkut ke DPL melalui LDP
ElEMEN DATA OUTWARD MANIFEST
Bagi SP melalui laut

a. Nama SP
b. Bendera/kebangsaan
c. Nomor pelayaran (voyage number)
d. Nama pengangkut
e. Pelabuhan asal/pelabuhan muat
f. Pelabuhan bongkar
g. Tanggal dan jam kedatangan
h. Jumlah Bill of Lading
i. Nomor urut
j. Noor dan tanggal Bill of Lading
k. Nama dan alamat pengirim (shipper/suplier)
l. Nama dan alamat penerima (consignee)
m. Nama dan alamat pemberitahu (notify party/notify adress)
n. Nomor dan merek kemasan/peti kemas
o. Nomor segel kemasan/peti kemas
p. Jumlah dan jenis kemasan/peti kemas
q. Ukuran dan tipe kemasan / peti kemas
r. Uraian barang
s. Berat kotor (brutto)
t. Ukuran/volume barang
u. Mother vessel , apabila ada
v. Keterangan (nomor dan tanggal PEB/Pemberitahuan Pabean lainnya)
w. Tanda tangan dan nama jelas pengangkut
ElEMEN DATA OUTWARD MANIFEST
Bagi SP melalui udara

a. Nama SP
b. Bendera/kebangsaan
c. Nomor penerbangan (flight number)
d. Nama pengangkut
e. Pelabuhan asal/pelabuhan muat
f. Pelabuhan bongkar
g. Tanggal dan jam kedatangan
h. Jumlah Airway Bill
i. Nomor urut
j. Nomor dan tanggal Airway Bill
k. Nama dan alamat pengirim (shipper/suplier)
l. Nama dan alamat penerima (consignee)
m. Nama dan alamat pemberitahu (notify party/notify adress)
n. Nomor dan merek kemasan
o. Jumlah dan jenis kemasan
p. Uraian barang
q. Berat kotor (brutto)
r. Ukuran/volume barang
s. First carrier , apabila ada
t. Keterangan (nomor dan tanggal PEN/Pemberitahuan Pabean Lainnya
u. Tanda tangan dan nama jelas pengangkut
ElEMEN DATA OUTWARD MANIFEST
Bagi SP melalui darat

a. Nomor tanda kendaraan (car registration number)


b. Nama pengangkut
c. Tempat asal
d. Tempat tujuan
e. Tanggal kedatangan
f. Nomor urut
g. Nama dan alamat pengirim (suplier)
h. Nama dan alamat penerima barang
i. Jumlah dan jenis kemasan/peti kemas
j. Uraian barang
k. Berat kotor (brutto)
l. Ukuran/volume barang
m. Keterangan (nomor dan tanggal PEB/Pemberitahuan Pabean lainnya)
n. Tanda tangan dan nama jelas pengangkut
CONTOH PENGAJUAN OUTWARD MANIFEST NIHIL/TIDAK WAJIB
MENYERAHKAN PEMBERITAHUAN

Singapore Australia

Mengangkut barang impor

Tg.Priok
Tg.Perak
Tdk bongkar barang impor
Tdk muat brg ekspor/ brg impor eks A/L bongkar barang impor
muat brg ekspor/ brg impor eks A/L
Sebelum kedatangan
RKSP krn datang dr LDP Sebelum kedatangan
RKSP krn datang membawa
Saat keberangkatan brg impor
- Berlabuh < 24 Jam : Saat keberangkatan
Tdk wajib Pembrthn.
- Berlabuh > 24 Jam : Wajib menyerahkan Outward
Outward Manifest NIHIL Manifest
PENGELOMPOKAN POS-POS :

KELOMPOK URAIAN

Kelompok Barang Ekspor yang dimuat di Kantor Pabean Detail


setempat (BE-DDP + BE-AL)

Kelompok Barang Ekspor yang akan di-Angkut Terus (BE-AT) Detail

Kelompok Barang Impor yang di-Angkut Lanjut Detail

Kelompok Barang Impor yang di-Angkut Terus Detail

Kelompok Barang Asal Daerah Pabean yang diangkut dari satu


Kawasan Pabean ke Kawasan Pabean lainnya melaluai luar
Daerah Pabean (BC1.3)

Uraian barang dalam Outward Manifest harus dapat diklasifikasikan ke


dalam 4 digit pos tarif BTBMI.

Apabila lebih dari 5 (lima) jenis barang, dicantumkan uraian 5 (lima) jenis
barang yang paling besar nilainya.
CONTOH PENGAJUAN OUTWARD MANIFEST :

Singapore Australia
Mengangkut barang impor
- Tg. Priok
- Tg. Perak Mengangkut barang impor
- Philipina tujuan Australia
- Australia
Tg.Priok Mengangkut brg imp + brg eksp.
- Muat brg eksp. (Lokal) Tujuan Tg.Perak
Australia Muat brg BC 1.3 tuj. Tg. Priok
- Muat brg eksp. (eks A/L) Tujuan Muat brg ekspor tuj. Australia
Australia Muat brg impor eks AL tuj. Aust.
Sebelum kedatangan Sebelum kedatangan
RKSP SP yg datang dari LDP RKSP SP yg datang dari LDP

Saat keberangkatan Saat keberangkatan


Outward Manifes, dgn pengelompokan : Outward manifest :
- BE-DDP : BE-DDP: Utk brg ekspor tuj. Aust. Muat di
Utk Brg Ekspor (Lokal/eks AL) Tujuan tg. Perak
Australia BE-AT: Utk Brg Ekspor Tuj. Austr.
- BI-AT : BI-AL: Utk brg impor AL muat Tg Perak Tuj.
Utk Brg impor tujuan Tg.Perak, Aust.
Philipina & Australia BI-AT : Utk Brg Impor tuj. Phil.& Austr.
BC 1.3 : utk brg BC 1.3 muat Tg. Perak
Uraian barang dalam Inward dan outward manifest dibuat secara
terperinci sehingga dapat diklasifikasikan kedalam pos tarif tertentu
dalam 4 digit BTBMI
Tidak Diterima Diterima
Spare parts, auto parts Gear, nut, bolt, chain, camshaft
Electronic parts, electric parts Diode, transistor, LED, IC, PCB, cable
foodstuff Noodle, candy, tea, coffee
stationery Books, pencil, pen, ink
Household, home appliances Wood Chair, blender, refrigerator,
television
Chemical goods, chemical, chemical Dyestuff, surfactant, soap, toothpaste
products
Various goods, sundry goods, General
cargo, general merchandise
Fabrics, textile Jeans, T-shirt, underwear, sweater
Plastic products Toothbrush, plastic toys, comb
Electronic goods, Electronics Radio, Video player, VCD player
Machinery Sewing machine, drilling machine
Tools Screwdriver, hammer, saw, drill
Sepanjang dpt dibuktikan dgn dok.pendukung,pengangkut
atau pihak lain yg bertanggungjawab atas pengangkutan brg
dpt mengajukan perbaikan Manifest (BC 1.1) dlm hal :
1. Terdpt kesalahan mengenai nomor, merek, ukuran dan jns kemasan
dan/atau petikemas,
2. Terdpt kesalahan mengenai jmlh kemasan dan/atau petikemas serta
jlmh brg curah,
3. Terdpt kesalahan penulisan nama Consignee dan/atau Notify party
pada Manifes,
4. Diperlukan penggabungan bbrp pos menjadi satu pos dhgn syarat:
a.pos BC 1.1 yg akan digabungkan berasal dari BC 1.1 yg sama,
b.nama dan alamat shipper/suplier,consignee, npotify adress/
notify party dan pel.muat hsr sama utk masing2 pos yg digab,
c.telah diterbitkan refisi B/L atau AWB,
5. Terdpt perubahan pos manifes tanpa mengubah jlmh/jns brg.
( dokumen pendukung berupa : BL/AWB, Invoice, Plist, dan dokumen
pendukung lainnya)
Perbaikan BC 1.1 Dengan persetujuan Kepala Kantor/Pej.BC
TATAKERJA PENYERAHAN DAN PENATAUSAHAAN
RKSP/ JKSP SECARA ELEKTRONIK
MELALUI SISTEM PDE
Petugas pemeriksa SP

5
Surat perintah
Meneliti data / pemeriksaan & Print
BCL 1.1
perubahan RKSP / out BC 1.0
Data RKSP / JKSP JKSP 4
Data Pemberitahuan Mencetak BC 1.0
perubahan

1 Sistem Pejabat yang Analisa


Pengangkut 3
2 Aplikasi mengelola profil SP
BC 1.0
Respon no & tgl BC 1.0 Komputer manifes
Respon bukti penerimaan
perubahan RKSP / JKSP
4 4
Print out BC 1.0
BCL 1.2
BCL 1.1 5

Pejabat yang Petugas yang memantau


melakukan pembongkaran / penimbunan
pengawasan barang
TATAKERJA PENYERAHAN DAN PENATAUSAHAAN INWARD MANIFEST
SECARA ELEKTRONIK MELALUI SISTEM PDE

Menutup pos BC 1.1 Meneliti IM brg yng dibongkar &


Bank/ Pejabat yg
dgn dokumen mencocokkan dgn BCL 1.2, daftar
bendaharawan PNBP melakukan bongkar & daftar timbun
penyelesaian brg ybs pengawasan
Menghitung BM, Cukai, PDRI dan
2 SA jk kedptan kurang/lebih bongkar
Inward Manifest Meneliti pos BC 1.1 yg msh terbuka
Bukti bayar Pemberitahuan ttg yg melebihi jk wkt penimbunan utk
Bayar PNBP PNBP brg BCF 1.5 yg tdk dinyatakan sbg brg tdk dikuasai
ditemukan
1
7
Inward manifest Pejabat yang
3 Sistem 6
Pengangkut mengelola
4 aplikasi Inward Manifest manifes
Respons bukti komputer
5 penerimaan (no & tgl
BC1.1)
Pemberitahuan
no pos 7 7

BCF 1.5 +
barangnya
Importir Daftar timbun BCL 1.2 BCF 1.6

Petugas yg Pejabat yg
mengawasi mengelola Pejabat yg
Pengusaha TPS pembongkaran penagihan mengelola TPP
TATAKERJA PERBAIKAN INWARD MANIFEST

Bank/
bendaharawan PNBP

Kepala Kantor
2 Pabean
Bukti bayar
Bayar PNBP PNBP
5

Permohonan +
1 4
lampiran
Bukti bayar PNBP BCF 1.6
3 Pejabat yg 7 Pejabat yg
Pengangkut mengelola mengelola
6
Persetujuan / manifes penagihan
5 penolakan
Pemberitahuan SPSA / SPKPBM
no pos
7

Melakukan penelitian Pejabat yg


Manifes yg tlh
Importir Menghitung BM, Cukai, PDRI melakukan
dilegalisir
dan SA jk kedptan pengangkut pengawasan
kurang/lebih bongkar
Menyematkan perbaikan
manifes / update data
manifes
TATAKERJA PENYERAHAN DAN PENATAUSAHAAN OUTWARD
MANIFEST SECARA ELEKTRONIK MELALUI SISTEM PDE

Mencocokkan bukti
Meneliti alasan perubahan data
bayar PNBP dgn OM OM & mencocokkan dgn dok
Rekonsiliasi PEB dgn pendukung
pos OM Melakukan update data OM
Perubahan data OM dilampiri
B/L / AWB

Data Outward manifest Outward Manifest


Sistem Pejabat yang
Pengangkut
aplikasi mengelola
Respons bukti
penerimaan (no & tgl
BC1.1)
komputer manifes
Bayar Respons persetujuan
PNBP perubahan

Outward
Bank Manifest
Credit advice

Pejabat yang
melakukan
pengawasan
Not Acceptable Acceptable

Apparel Clothing
Wearing Apparel Shoes
Footwear
Ladies' Apparel Jewelry (may include watches)
Men's Apparel
Appliances Kitchen Appliances
Industrial Appliances
Heat Pump
Autoparts New Autoparts
Parts Used Autoparts

Caps Baseball Caps


Blasting Caps
Bottle Caps
Hub Caps
Chemicals, hazardous Actual Chemical Name (not brand name)
Chemicals, non-hazardous Or U.N. HAZMAT Code Identifier #

Electronic Goods Computers


Electronics Consumer Electronics, Telephones
Electronic Toys (can include Gameboys, Game Cubes,
Dancing Elmo Doll etc.)
Personal/Household Electronics (i.e. PDA's, VCR's, TV's)
Equipment Industrial Equipment, Oil Well Equipment
Automotive Equipment, Poultry Equipment etc.
Flooring Wood Flooring, Plastic Flooring, Carpet, Ceramic Tile,
Marble Flooring
Foodstuffs Oranges
Fish
Packaged Rice, Packaged Grain, Bulk Grain
Iron Iron Pipes, Steel Pipes
Steel Iron Building Material, Steel Building Material
Leather Articles Saddles
Leather Handbags
Leather Jackets, Shoes
Machinery Metal Working Machinery
Cigarette Making Machinery
Not Acceptable Acceptable
Machines Sewing Machines
Printing Machines

Pipes Plastic Pipes


PVC Pipes
Steel Pipes
Copper Pipes

Plastic Goods Plastic Kitchenware, Plastic Houseware,


Industrial Plastics
Toys, New/Used Auto Parts

Polyurethane Polyurethane Threads


Polyurethane Medical Gloves
Personal Effects
Household Goods

Rubber Articles Rubber Hoses


Tires
Toys
Rubber Conveyor Belts

Rods Welding Rods


Rebar
Aluminum Rods
Reactor Rods

Scrap Plastic Scrap


Aluminum Scrap
Iron Scrap

STC (Said to Contain), General Cargo


FAK ( Freight of All Kinds)
"No Description"
Tiles Ceramic Tiles, Marble Tiles

Tools Hand Tools, Power Tools, Industrial Tools

Wires Electric Wires, Auto Harness, Coiled Wire (Industrial)


PEMBONGKARAN BARANG
IMPOR
w Dilaksanakan di :
nKawasan Pabean
n Tempat lain setelah mendapat ijin dr
Ka KPBC
w Dalam waktu paling lama 12 jam setelah
selesai pembongkaran barang
pengangkut wajib menyampaikan daftar Att :
kemasan atau kemasan atau jumlah brg
curah yang telah dibongkar SA berdasarkan ps
10A ay (3) dan (4)
w Pejabat BC dpt melakukan pengawasan UU No. 10/1995 yo
atas pembongkaran brg impor UU No. 17/2006
3/17/2012 33
PENIMBUNAN BARANG
IMPOR

w Dilaksanakan di :
Kawasan TPS
n

n Gudang / lap penimbunan milik importir setelah


mendapat ijin dr Ka KPBC
w Dalam waktu paling lama 12 jam setelah selesai
penimbunan pengusaha tempat penimbunan wajib
menyampaikan daftar kemasan atau kemasan atau jumlah
brg curah yang telah dibongkar

3/17/2012 34
PENGELUARAN BARANG DARI KAWASAN
PABEAN DAPAT DILAKUKAN UNTUK
TUJUAN

w DIIMPOR UNTUK DIPAKAI


w DIIMPOR SEMENTARA
w DITIMBUN DI TEMPAT PENIMBUNAN
BERIKAT
w DIANGKUT KE TPS DI KAWASAN PABEAN
LAINNYA
w DIANGKUT TERUS
w DIANGKUT LANJUT
w DIEKSPOR KEMBALI
(Brg yg ditimbun di TPS hrs sdh dikeluarkan dlm waktu 30 hr utk TPS di
Pel & 60 hr utk TPS diluar area Pel).
3/17/2012 35
DOKUMEN PEMBERITAHUAN
PABEAN IMPOR
w Pemberitahuan Impor Barang :PIB (BC 2.0),
w Pemberitahuan Impor Barang Khusus: PIBK (BC 2.1),
w Pemberitahuan atas Impor Barang yg Dibawa oleh Penumpang
dan Awak Sarana Pengangkut Custom Decralation : (BC 2.2),
w Pemberitahuan Impor Barang untuk Ditimbun di TPB,
w Pemberitahuan Penyelesaian Barang asal Impor yang Mendapat
PEMBERITAHUAN Kemudahan Impor Tujuan Ekspor,
IMPOR BARANG w Pemberitahuan Impor Barang dari TPB,
w Pemberitahuan Pengeluaran Barang dari TPB dengan Jaminan;
w Pemberitahuan Pemasukan Kembali Barang yang Dikeluarkan
dari TPB dengan Jaminan,
w Pemberitahuan Pengeluaran Barang untuk Diangkut dari TPB ke
TPB lainnya.
( Perat Dir.Jen BC :P-41/BC/2010 tgl.29 Okt. 2010)
w PPKP (Pencacahan dan Pembeaan Kiriman Pos)
w Pemberitahuan Lintas Batas /KILB

3/17/2012 36
ANGKA PENGENAL IMPOR (API)
(PERMENDAG:45/M-DAG/PER/9/2009 YO 17/M-DAG/PER/3/2010)

w Angka Pengenal Impor (API) terdiri dari:


w API-Umum (API-U), hanya diberikan kpd Importir yg melakukan impor brg utk
keperluan kegiatan usaha dgn memperdagangkan ,atau memindah tangankan brg kpd
pihak lain,
w API-Produsen (API-P), hanya diberikan kpd importir yg me;lakukan impor brg utk
digunakan sendiri, sbg bhn.baku, bhn.penolong, dan/atau utk mendukung proses
produksi. Brg yg diimpor dilarang utk diperdagangkan atau dipindahtangankan kpd
pihak lain.
w Kewenangan penerbitan API berada pd Menteri Perdagangan;
w Menteri mendelegasikan kewenangan penerbitan API kpd:
1.Dir.Jen utk BU atau Kontraktor di bid.energi, minyak dan gas bumi,mineral serta
pengelolaan sda langsung yg melakukan kegiatan usaha berdsrkan perjanjian KKS
dgn Pemerintah RI.
2. Kepala BKPM utk perushn PMA dan PMDN;
3. Kepala Dinas Prop. utk menerbitkan API-U&API-P utk perushn selain badan usaha
atau kontraktor sebgmn dimaksud poin 1&2 diatas.
w Penerbitan API-U dan API-P ditandatangani utk dan an.Menteri.
3/17/2012 37
IMPOR BARANG TANPA API
a. Brg pindahan,
b. Brg promosi,
c. Brg utk keperluan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan,
d. Brg kiriman,
e. Brg sbg hibah, hadiah atau pemberian utk keperluan ibadah umum,amal, sosial,kebudayaan atau
utk ke[entingan penanggukangan bencana alam,
f. Brg yg merupakan obat-obatan dan peralatan kes. Yg menggunakan AP,
g. Brg yg telah diekspor utk keperluan perbaikan dan pengerjaan yg diimpor kembali dlm jmlh
paling banyak sama dgn jmlh diekspor sesuai PEB,
h. Brg ekspor yg ditolak oleh pembeli di ln, kmdn diimpor kembali dgn jmlh paling banyak sesuai
dgn PEB,
i. Brg contoh yg tdk diperdagangkan,
j. Brg utk keperluan instansi pem./lembaga negara lainnya yg diimpor sendiri oleh instansi/lembaga
negara tsb,
k. Brg pperwakilan negara asing beserta pejabatnya yg bertugas di Indinesia,
l. Brg utk keperluan Badan internasional beserta Pejabatnya yg bertugas di Indonesia,
m. Brg pindahan.
w Brg tanpa API hanya dpt diimpor setelah mendpt Persetujuan impor dari Dir.Impor Kemendag,
kecuali point k,l dan m.
3/17/2012 38
REGISTRASI IMPORTIR
( KEP: 454/KMK.04/2002 & KEP DJBC NO-88/BC/2002 dan
Perat-124/PMK.04/2007& S-655/BC.09/2010 04-04-2010)

1.Terhdp importir yg melakukan kegiatan kepabeanan di bidang impor


dilakukan registrasi importir oleh Dit.Jen Bea dan Cukai;
2.Registrasi importir dilakukan dlm rangka pemenuhan persyaratan
kepabeanan di bidang impor yg meliputi :
a. kejelasan dan kebenaran alamat,
b. kejelasan dan kebenaran identitas pengurus dan penanggung-
jawab,
c. kejelasan dan kebenaran jenis usaha,
d. kepastian importir menyelenggarakan pembukuan yg auditable.
3.Importir yg memenuhi persyaratan registrasi akan diberikan SRP
(Sertifikat Registrasi Pebean) yg berlaku di seluruh daerah pabean
Indonesia sbg persyaratan utk melakukan kegiatan kepab.impor,
4.SRP dpt dicabut dlm hal importir melakukan pelanggaran ketentuan
dlm UU No.10/1995 dan UU no.11/1995 serta peraturan terkait.
5.SRP mulai berlaku efektif pd tgl 01 Januari 2003.
3/17/2012 39
TATACARA PENGAJUAN REGISTRSI
KEPABEANAN (S-655/BC.9.2010)
w Permohonan Rgistrasi Kepabeanan ( Importir dan PPJK ) dpt dilaksanakan
pengjuaannya secara on-line dan dpt dipantau status proses penyelesaiannya
melalui situs resmi DJBC: www/beacukai/go/id
w Utk memudahkan dlm proses pelaksanaan registrasi kepabeanan, agar diperhatikan
hal-hal sbb :
w a. Pengurusan registrasi kepabeanan dilakukan sendiri oleh pengguna Jasa
Kepabeanan (Importir&PPJK) dan tdk diperkenankan melalui Jasa Perantara
(konsultan/calo dan lainnya).
w b. Sebelum pengurusan Registrasi, pengguna jasa kepabeanan hrs mempelajari
aturan, petunjuk dan tatacara pelaksanaan registrasiyg dpt diakses melalui
e-services Registrasi dan fitur Informasi Registrasi Importir di website DJBC.
w Dlm hal pengguna jsa menemui kesulitan,hub.Sub.Dit.Registrasi Kepabeanan
Dit.IKC.
w Seluruh proses Registrasi&proses lainnya DJBC tdk memungut biaya.
w Apbl mendpt pelayanan tdk semestinya, hub. Dir.IKC, Lt.2 KPDJBC.
3/17/2012 40
IMPOR BRG OLEH
IMPORTIR TANPA SRP
1. Brg perwakilan negara asing beserta para pejabat-
nya yg bertugas di Indonesia,
2. Brg utk keperluan Badan-badan Internasional be-
serta pejabatnya yg bertugas di Indonesia,
3. Brg pribadi penumpang, awak sarana pengangkut,
pelintas batas dan brg kiriman,
4. Brg pindahan,
5. Brg hadiah dan hibah,
6. Brg utk keperluan pemerintah/lembaga negara lain-
nya yg diimpor sendiri oleh lembaga tsb,
7. Brg impor sementara yg dibawa penumpang.
3/17/2012 41
PENGELUARAN BRG IMPOR UTK DIPAKAI
(PERATUARN MENKEU NO 144/PMK.04/2007 TGL 22 NOV 2007)

w Beberapa Pengertian dlm TTI: adalah kawasan dgn batas-


w Kawasan Pabean adalah kawasan dgn batas-batas tertentu di pelabuhan
laut,bandar udara, atau tempat lain yg ditetapakan utk lalu-lintas brg yg
sepenuhnya berada di bawah pengawasan DJBC;
w Impor adalan kegiatan memasukkan brg ke dalam DP;
w PPJK adalah badan usaha yg melakukan kegiatan pengurusan pemenuhan
Kewajiban Pabean utk dan atas nama importir;e,
w PDE Kepabeanan adalah alir informasi bisnis antar aplikasi dan organisasi
secara elektronik , yg terintegrasi dgn menggunakan standar yg disepakati
bersama;
w Dok.Pelengkap Pabean adalah semua dokumen yg digunakan sbg pelengkap
pemberitahuan pabean, misalnya invoice, packing list, B/L atau AWB , manifest
dan dok. Lainnya yg dipersyaratkan;
w PIB adalah Pemberitahuan Pabean utk pengeluaran brg yg diimpor utk dipakai

3/17/2012 42
Pengeluaran Barang Impor utk Dipakai

w Pengeluaran brg impor dari KP atau tempat lain yg diperlakukan sama


dgn TPS dgn tujuan diimpor utk dipakai wajib menggunakan PIB ,kec:
1. brg pindahan;
2. brg impor sementara yg dibawa penumpang;
3. brg impor melalui jasa titipan;
4. brg penumpang dan awak sarana pengangkut;
5. brg kiriman melalui PT(Persero) Pos Indonesia;
6. brg impor pelintas batas;
7. brg impor tertentu yg ditetapkan Dir.Jen BC.
w PIB dibuat oleh importir atau PPJK berdsrkan dok.pel.pab dgn
menghitung sendiri BM,Cukai, daqn/atau PDRI yg hrs dibayar.
w a. pengeluaran brg impor poin 1,2,3,dan 7 dgn PIBK;
w b. pengeluaran brg poin 4 dgn CD,
w c. pengeluaran poin 5 dgn PPKP ,dan
w d. pengeluaran poin 6 dgn Buku Pas barang Lintas Batas(BPBLB)
3/17/2012 43
CARA PENGAJUAN PIB KE
KPBC
w Setiap pengimporan atau secara berkala
w Penyampaian PIB utk setiap pengimporan setelah
pengangkut menyerahkan pemb.pabean BC 1.1,
w PIB disampaikan dlm bentuk data elektronik atau tulisan
diatas formulir,
w Utk Kantor Pabean yg menerapkan sistem PDE ,
pengiriman data melalui komputer yg on-line dgn sistem
PDE Kepabeanan
w Utk importir tertentu penyampaian PIB dpt dilakukan
sebelum pengangkut menyerahkan pemb.pabean BC 1.1
w Importir bertanggung jawab atas BM, CK, dan PDRI yg
terutang sejak tgl pendaftaran PIB
w Penyampaian PIB diatas form. atau dgn media
penyimpan data dilayani dlm hal:
- KKPPBC ybstan belum menerapkan PDE,
- Sistem PDE tdk dpt beropersi lebih 4 jam
w Brg impor eksep dpt diselesaikan dgn,
menggunakan PIB semula atau PIB baru.
3/17/2012 44
PEMBAYARAN BEA
MASUK, CUKAI, PDRI
w Pembayaran BM dan PDRI dpt dgn :
n Pembayaran biasa
n Pembayaran berkala . Khusus utk importir JP dan
kemudahan PIB Berkala;
w Untuk Kantor Pab.yg telah menerapkan
sistem PDE, pembayaran BM&PDRI
dilakiukan pd BDP/Pos Persepsi yg on-line
dengan sistem PDE Kepabeanan;
w Utk KPPBC yg belum menerapkan sistem
PDE Kepab.pembayaran dilakukan di
BDP/Pos Persepsi
w Pembayaran melalui KPPBC hanya dpt
dilakukan:
a.jika dikota/wil.kerja KPPBC tdk tdpt BDP/Pos Persep
b.impor brg penumpang,asp,atau pelintas batas .
BDP/Pos Persepsi membubuhkan
NTPN/BPN dlm SSPCP, dan mengirim
Credit advice mel. PDE utk KPPBC yg
telah memakai PDE Kepab.
KPPBC memberikan Bukti pembayaran
berupa BPPCP
3/17/2012 45
PENGELUARAN BRG IMPOR DARI KP

w Brg impor dpt dikeluarkan dari KP atau dari tempat lain yg diperlakukan sama
dgn TPS setelah diberikan persetujuan pengeluaran brg oleh Pej.BC atau sistem
komputer pelayanan;
w Sebelum diberikan persetujuan pengeluaran brg , Pej. BC melakukan
pemeriksaan pabean secara selektif, berupa penelitian dokumen dan/atau
pemeriksaan fisik brg;
w Brg impor yg dilarang atau dibatasi hanya dpt dikeluarkan dari KP atau tempat
lain yg disamakan dgn TPS, setelah persyaratan yg diwajibkan oleh instansi
teknis terkait telah dipenuhi. Penelitiannya dilakukan oleh portal INSW atau
Pej.BC yg menangani pen. Brg Lar.Tab;
w Ka.KPBC dpt memberikan persetujuan utk pengeluaran brg impor yg
dimohonkan utk memperoleh fas.pembebasan/keringan BM dan PDRI, dan/atau
Cukai dgn vooruitslag, sebelum kep. Pembebasan/keringanan ditetapkan dgn
imoprtir pempertaruhkan Jaminan;
w Utk pelayanan segera (rush handling) brg impor dpt dikeluarkan setelah importir
menyerahkan dok.pelangkap pabean dan Jaminan.
3/17/2012 46
Beberapa pengertian dlm Tata
Laksana Impor ( P-08/BC/2009)
w Dok.Pel.Pab adalah semua dok. yg digunakan sbg pelengkap
Pemberitahuan Pab, misalnya: invoice, Packing list, Bill of lading/AWB,
dok.pemenuhan persyaratan impor dan dok. Lainnya yg dipersyaratkan
w MITRA UTAMA (MITA Prioritas) adalah Importir yg penetapannya
dilakukan oleh Dir.Teknis Kepabeanan am. Ditr.Jen utk mendapatkan
kemudahan pelayanan kepabeanan.
w MITA Non Prioritas adalah Importir yg penetapannya dilakukan oleh
Dir.Teknis Kepabeanan an.Dir.Jen berdsrkan usulan Ka.Kantor Pabean
utk mendptkan kemudahan pelayanan kepabeanan.
w Jalur MITA Prioritas adalah proses pelayanan dan pengawasan yg
diberikan kpd MITA Prioritas utk pengeluaran brg impor tanpa
dilakukan pemeriksaan fisik dan penelitian dokumen.
w Jalur Merah adalah proses pelayanan dan pengawasan pengeluaran brg
impor dgn dilakukan pemeriksaan fisik dan pen.dok sebelum SPPB.
3/17/2012 47
LANJUTAN

w Jalur MITA Non Prioritas adalah proses pelayanan dan pengawasan yg diberikan
kpd MITA Non Prioritas utk pengeluaran brg impor tanpa dilakukan
pemeriksaan fisik dan pen.dok, kecuali dlm hal :
a. brg ekspor yg diimpor kembali,
b. brg yg terkena pemeriksaan acak,
c. brg impor sementara.
w Jalur Hijau adalah proses pelayanan dan pengawasan pengeluaran brg impor dgn
tdk dilakukan pemeriksaan fisik, ttp dilakukan pen.doksetelah penerbitan SPPB.
w Jalur Kuning adalah proses pelayanan dan pengawasan pengeluaran brg impor
dgn tdk dilakukan pemeriksaa fisik, ttp dilaskukan pen.doksebelum SPPB.
w Nota Pemberitahuan Brg Lar.Tab yg selanjutnya disebut NPBL adalah nota ug
dibuat oleh Pej.BC kpd importir agar memenuhi ketentuan Lar.Tab impor.
w Koordinator Pelayanan Pengguna Jasa yg selanjtnya disebut client coordinator
adalah Pej.BC yg ditunjuk utk menjadi penghubung antara DJBC dgn orang.

3/17/2012 48
JALUR PENGELUARAN
BRG IMPOR
w JALUR MERAH
w JALUR KUNING;
w JALUR HIJAU
w JALUR MITA PRIORITAS
w JALUR MITA NON
PRIORITAS
3/17/2012 49
LANJUTAN
w Terhdp brg impor yg merupakan:
1. Brg ekspor yg diimpor kembali,
2. Brg yg terkena pemeriksaan acak,
3. Brg impor sementara,
yg pengeluaran ditetapkan Jalur MITA Non Prioritas
diterbitkan SPPF yg merupakan izin utk dilakukan
pemeriksaan fisik di tempat importir;
w Dlm hal JK dan diperlukan pemeriksaan lab. importir wajib
menyiapkan brg-nya utk pengambilan contoh;
w Thdp pengeluaran Brg dgn JK dpt dilakukan pemeriksaan
fisik melalui mekanisme NHI berdsrkan informasi PFPD.
3/17/2012 50
KRITERIA JALUR MERAH

w Brg yg diimpor Importir Baru


w Brg diimportir oleh importir
kategori ResikoTinggi
w Barang impor sementara
w Barang re-impor
w Brg impor Terkena pemeriksaan
acak
w Barang impor tertentu yg
ditetapkan pemerintah
w Brg impor resiko tinggi dan/atau
diimpor oleh importir yg berisiko
tinggi

3/17/2012 51
JALUR HIJAU
w Mekanisme pelayanan kepabeanan di bidang impor yg
diberikan kepada importir yang mempunyai reputasi
baik dan memenuhi persyaratan/kriteria yg ditentukan
sehingga terhadap importasinya hanya dilakukan
pemeriksaan dokumen tdk dilakukan pemeriksaan fisik;

w Hanya untuk Importir atau importasi yg tidak termasuk


dalam kriteria sebagaimana tersebut dalam jalur merah.

w SPPB diterbitkan setelah PIB mendpt No.pendaftaran,


dan pemeriksaan dok. dilakukan setelah SPPB.
3/17/2012 52
JALUR PRIORITAS
w Mekanisme pelayanan kepabeanan di bidang
impor yang diberikan kepada importir yang
mempunyai reputasi sangat baik dan memenuhi
persyaratan/kriteria yang ditentukan untuk
mendapatkan pelayanan khusus, sehingga
penyelesaian importasinya dapat dilakukan dg
lebih sederhana dan cepat,utk:
-- Jalur MITA Prioritas, dan
-- Jalur MITA Non Prioritas.

w SPPB diterbitkan setelah PIB mendpt No.


pendaft, dan tdk dilakukan pemeriksaan dok.
3/17/2012 53
PEMERIKSAAN PABEAN
&PEMERIKSAAN JABATAN
w Brg hanya dpt dikeluarkan dari Kaw. Pab.atau tempat
lain dlm pengawasan Pabean setelah tdpt pemeriksaan
pab dan diberikan persetujuan
w Pemeriksaan Pab.meliputi pemeriksaan fisik barang
(scr selektif) dan pemeriksaan dokumen
w Dlm hal brg impor ditetapkan jalur merah dan dlm
waktu 3 hr kerja setelah tgl SPJM importir atau
kuasanya :
Tidak menyerahkan hard-copy PIB dan Dok Pel.Pab

Tdk menyiapkan brg utk diperiksa; atau

Tidak hadir utk pelaksanaan pemeriksaan fisik

Maka dilakukan Pemeriksaan Jabatan ---. Resiko dan


biaya importir
w Atas permintaan Importir (dgn alasan)jangka waktu
sda dpt diperpanjang paling lama 2 hari .
w Brg impor berupa BKC wajib dilekati Tanda Pelunasan
atau Pengawasan Cukai
3/17/2012 54
PENELITIAN TARIF,
PEMBEBANAN DAN NILAI PABEAN
* Penelitian dan penetapan klasifikasi, pembebaban
dan NP dilakukan oleh Pej.Pemeriksa Dokumen(PFPD);
Penetapan NP berpedoman kpd Perat.Dir.Jen BC
No.P-01/BC/2007;
Tujuan penelitian klasifikasi dan NP adalah:
a. PIB utk mengetahui kebenaran klasifikasi & NP
b. PIBT - menetapkan klasifikasi dan NP;
w Dlm hal penelitian dan penetapan klasifikasi,
pembebanan,dan NP utk PIB-JM mengakibatkan
kekurangan BM&PDRI, SPPB diterbitkan setelah:
a.importir melunasi kekurangan BM/PDRI/DA,
b.importir menyerahkan jaminan sebesar BM/
PDRI/DA dlm hal diajukan keberatan,
c.importir membayar semua tagihan sbg akibat dari
prelaksanaan pem.jabatan dlm dilakukan
pemeriksaan jabatan oleh Pej.BC.
3/17/2012 55
NDPBM UTK PERHITTUNGAN
B.MASUK ,CUKAI DAN PDRI
w NDPBM yg berlaku pd saat:
w A. 1)PIB dgn pembayaran BM,CK dan/atau PDRI,
2)PIB berkala,atau
3)PIB penyelesaianatas brg yg mendpt fas.pembebasan.
w B. diserahkan Jaminan sebesar BM,CK dan PDRI utk PIB
Jaminan,
w C. PIB mendpt no.pendaftaran di Kantor pabean dlm hal:
- PIB dgn BM dan PDRI dibebeskan atau dit.pemerintah, atau
- PIB dgn pembayaran berkala.
w Nilai tukar mata uang yg dioergunakan sbg NDPBM ditetpakan
sesuai dgn Kep. Men.Keu yg diterbitkan secara berkala.
w NilaI tukar yg tdk tercantum dlm Kep.Men.Keu .digunakan
NDPBM dgn nilai tukar spot harian valuta asing ybstan di pasar
internasional thdp USD yg berlaku pd hari sebelumnya.
3/17/2012 56
TATAKERJA PENYELESAIAN
BARANG IMPOR

w DGN PIB SECARA ELEKTRONIK


MELALUI JARINGAN PDE
w DGN PIB SECARA ELEKTRONIK
MELALUI MEDIA DISKET
w DGN PIB SECARA SECARA MANUAL

3/17/2012 57
Tata Kerja Penyelesaian Barang Impor Untuk Dipakai dgn PIB yg
Disampaikan Melalui Sistem PDE Kepabeanan
I. Pendaftaran PIB
1. Importir mengisi PIB secara lengkap dgn menggunakan program aplikasi PIB,
dgn mendasarkan pd data dan informasi dari dokumen pelengkap pabean.
2. Importir melakukan pembayaran bea masuk(BM), cukai, PDRI dan PNBP
melalui Bank Devisa Persepsi/Pos Persepsi yg telah terhubung dgn sistem PDE
Kepabeanan, kecuali untuk Importir yg menggunakan fasilitas pembayaran
berkala.
3. Importir mengirim data PIB secara elektronik ke Sistem Komputer
Pelayanan(SKP) di Kantor Pabean melalaui portal INSW.
a. Portal INSW melakukan penelitian ttg pemenuhan ketentuan larangan /
pembatasan atas Brg Impor yg diberitahukan.
b. Dlm hal hsl penelitian menunjukkan Brg Impor yg diberitahukan terkena
ketentuan larangan/pembatasan&persyaratannya blm dipenuhi, portal
INSW mengembalikan data PIB kpd Importir unt diajukan kembali stlh
dipenuhi.
c. Dlm hal hasil penelitian menunjukkan brg yg diimpor:
Pertama, Tidak terkena ketentuan larangan/pembatasan atau ketentuan
larangan/ pembatasannya telah dipenuhi, portal INSW meneruskan data PIB
ke SKP di Kantor Pabean untuk diproses lebih lanjut.
Kedua, Perlu penelitian lbh lanjut terkait dgn ketentuan larangan/pembatasan,
portal INSW meneruskan data PIB ke SKP di Kantor Pabean untuk diproses.
Lanjutan
4. Bank Devisa Persepsi/Pos Persepsi mengirim credit advice secara elektronik ke SKP di
Kantor Pabean.
5. SKP di Kantor Pabean menerima data PIB dan melakukan penelitian ada atau tidaknya
pemblokiran Importir dan PPJK.
6. Dlm hal hasil penelitian menunjukkan Importir diblokir, SKP menerbitkan respons
penolakan.
7. Dalam hal hasil penelitian menunjukkan Importir tdk diblokir:
- SKP melakukan penelitian data PIB meliputi:
a. kelengkapan pengisian data PIB
b. pembayaran BM, Cukai, dan PDRI
c. pembayaran PNBP
d. nomor dan tanggal B/L, AWB/nomor pengajuan tdk berulang.
e. kesesuaian PIB dgn BC 1.1(no/tgl/pos/sub.pos BC 1.1,jlh/no/uk.cont
f. Kode dan nilai tukar valuta asing ada dlm data NDPBM
g. pos tarif tercantum dlm BTBMI,
h. importir memiliki NIK utk selain importasi pertama atau importir yg dikecualikan
i. bukti penerimaan jaminan dlm hal importasi memerlukan jaminan,
j. PPJK memiliki Nomor Pokok PPJK (NP PPJK),
k. Jumlah Jaminan yg dipertaruhkan oleh PPJK
- Dalam hal pengisian data PIB DIATAS TIDAK SESUAI :
a. SKP mengirim respons penolakan,
b. Importir melakukan perbaikan data PIB sesuai respons penolakan dan mengirimkan
kembali data PIB yg telah diperbaiki.
PENGELUARAN BARANG
IMPOR SEMENTARA
w Pengeluaran brg Impor Sementara dri KP/TPS dilakukan dgn
mengajukan PIB dan dok.pel.pab serta buktu pembayaran
dan/atau jaminan,
w Pengeluaran brg impor sementara yg dibawa penumpang dgn
PIBT dan dokpelbap serta bukti pembayaran dan/atau jaminan;
w PIB atau PIBTdan dok.pel.pab serta bukti pembayaran dan/atau
jaminan diajukan oleh importir;
w Dilakukan pemeriksaan fisik brg;
w Dlm hal pemeriksaa fisik kedptan jlmh dan/atau jns brg tdk
sesuai dgn PIB/PIBT, importir wajib mengajukan permohonan
perbaikan ijin IS dan penyesuaian jaminan dan/atau jlmh BM yg
dibayar.
w Besar jaminan :
o Sebesar BM + PDRI terutang - - I.S dgn fas. Pembebasan,
o Selisih BM terutang dikurangi dgn BM yang telah dibayar + PPh
ps. 22 I.S dgn fas. Keringanan,
3/17/2012 60
PENGELUARAN BARANG
UNTUK DITIMBUN DI TPB

w Pengeluaran brg impor dari KP/TPS dgn tujuan utk


ditimbun di TPB dilakukan dgn Pemberitahuan
Pabean ( BC 2.3 ) yg diajukan kpd Pej. Pabean di
Kantor Pabean yang mengawasiTPB;
w Persetujuan pengeluaran brg diberikan oleh Pej.BC
di KPBC tempat pembongkaran/penimbunan brg
apabila jlmh ,jns, nomor, merk serta ukuran
kemasan atau peti kemas yg tercantum dlm BC 2.3
kedapatan sesuai;
w BC 2.3 diajukan secara elektronik atau manual
w Tatakerja akan dibahas pada topik ttg TPB

3/17/2012 61
PENGELUARAN BARANG IMPOR UNTUK
DIANGKUT KE TPS DI KAWASAN PABEAN
LAINNYA
w Menggunakan Pemberitahuan Pabean (BC 1.2)
w Importir menyerahkan BC 1.2 dan jaminan BM, cukai +
PDRI kpd Pejabat Pabean tempat pembongkaran
barang
w Persetujuan pengeluaran dan/atu pemuatan diberikan
oelh Pejabat Pabean tempat pembongkaran barang jika
jumlah, jenis, nomor, merek serta ukuran kemasan atau
peti kemas yg tercantum dlm BC 1.2 kedptan sesuai
dgn kemasan dan/atau petikemas ybstan;
w Jaminan dikembalikan jika BC 1.2 (lembar -2) diterima
kembali dari KPBC tujuan, dan barang dibongkar sesuai.
w Jika dlm waktu 14 hr , BC 1.2 (lembar-2) belum
diterima , Pejabat yang mengelola manifest meminta
konfirmasi dari Pej. BC di pelab. Tujuan.
Hasil konfirmasi negatif - Surat Tagihan
w 3/17/2012 62
PENGELUARAN BARANG IMPOR UNTUK
DIANGKUT LANJUT

w Menggunakan Pemberitahuan Pabean (BC 1.2) yang


diajukan oleh Pengangkut kpd Pej. BC
pembongkaran brg
w Persetujuan pengeluaran dan/atu pemuatan
diberikan oleh Pejabat Pabean tempat
pembongkaran barang jika jumlah, jenis, nomor,
merek serta ukuran kemasan atau petikemas dlm
BC 1.2 kedptan sesuai kemasan/petikemas
w Utk barang impor yg diangkut lanjut dgn tujuan
dalam Daerah Pabean , jika dlm waktu 14 hr BC 1.2
(lembar-2) belum diterima , Pejabat yang
mengelola manifest meminta konfirmasi dari Pej.
BC di pelab. Tujuan.
w Hasil konfirmasi tdk sesuai dibonhkar - Surat
Tagihan
3/17/2012 63
PENGELUARAN BARANG IMPOR
UNTUK DIEKSPOR KEMBALI
w Terhadap brg impor yg masih berada didalam Kawasan Pabean
/TPS dpt diekspor kembali dgn alasan :
P Tidak sesuai pesanan
P Tdk dpt diimpor karena perubahan peraturan
P Salah kirim
P Rusak
P Tdk dpt memenuhi persyaratan impor dr instansi tehnis
w Ketentuan diatas tdk berlaku jika tlh diajukan PIB dan hasil
pemeriksaan fisik kdptn jumlah / jenis brg tidak sesuai;
w Importir mengajukan permohonan ke Ka.KPBC dgn menyebut
alasan diatas;
w Berdsrkan perset.Ka.KPPBC,importir/pengangkut membuat :
n BC 1.2 dlm hal brg impor belum diajukan PIB.
n BC 3.0 dlm hal brg impor telah diajukan PIB.
w Persetujuan pemuatan brg diberikan apbl jlmh,jns,nomor,merk
serta ukurankemasan/petikemas yg tercantum dlm
Pemb.Pabean
3/17/2012
dgn kemasan /petikemas ybstan. kedptan sesuai
64
PENEGAHAN BRG IMPOR
w Brg akan dikeluarkan dari KP/TPS
ke peredaran bebas tanpa memenuhi
Kewajiban Pabean.
Pemeriksaan fisik:
w Brg akan dikeluarkan dari KP/TPS
yg bdsrkan petunjuk yg cukup Oleh Pejabat yg
belum memenuhi sebagian atau melakukan pengawasan
seluruh Kewajiban Pabean;
w Brg impor telah mendpt SPPB yg
terkena NHI
w Brg impor bdsr pemeriksaan
mendadak kedapatan tidak sesuai
3/17/2012 65
PENEGAHAN TIDAK DAPAT
DILAKUKAN

w Paket atau brg yg disegel oleh penegak


hukum lain atau dinas pos
w Brg yg diduga merupakan hasil pelanggaran
HAKI yg tidak dimaksudkan tujuan
komersial berupa :
P Barang bawaan penumpang/awak SP
P Brg pelintas batas
P Brg kiriman melalui pos / jasa titipan

3/17/2012 66
NOTA HASIL INTELIJEN

w Pej. dpt menerbitkan NHI thd brg impor yg bdsr analisa


intelijen atau informasi lainnya tdpt kecurigaan atas suatu
importasi
w Proses , pemeriksaan fisik oleh :
P Pejabat yg melakukan pengawasan, utk PIB jalur hijau
P Pejabat Pemeriksa Barang bersama Pejabat yg melakukan
pengawasan utk PIB Jalur Merah
w Jika telah mendapatkan SPPB, dpt dilakukan di Kawasan
Pabean atau tempat lain atas persetujuan Ka KPBC
w Penyelesaian :
P Tdpt unsur tindak pidana dilakukan Pej. yg melakukan
pengawasan
P Tidak tdpt unsur tindak pidana , dilakukan sesuai tatakerja
3/17/2012 67
penyelesaian brg impor
PEMERIKSAAN MELALUI
HI-CO SCAN
w Hanya utk Kantor Pabean yang mengoperasikan Hi-Co
Scan
w Hanya dilakukan terhadap :
n Brg impor dgn PIB Jalur Hijau yg ditetapkan scr acak oleh
komputer
n Barang impor eksep
n Brg impor lainnya yg ditetapkan oleh Kepala Kantor
w Dikecualikan dari pemeriksaan HI-Scan :
n Brg peka cahaya (photo sentitive)
n Brg mengandung zat radioaktif
n Brg impor kondisi LCL
n Brg impor sementara dan re-impor

3/17/2012 68
PENYERAHAN HSL CETAK
PIB,DOK.PEL.PAB DAN SPBCP
UTK PIB PDE KE KANTOR PABEAN.
w 3(tiga) hari kerja setelah tgl Spjm utk PIN JM,
w 3(tiga) hari kerja setelah tgl SPJK utk PIB JK,
w 3(tiga) hari kerja setelah tgl SPPB utk PIB JH,
w 5(lima) hari kerja setelah tgl SPPF utk Jalur MITA Prioritas yg dilakukan
pemeriksaan fisik.
w 3 ( tiga ( hari kerja setelah tgl SPB utk Jalur MITA prioritas atau MITA Non
Prioritas yg berdsrkan fasilitasnya hrs menyerahkan hasil cetak PIB dan
dok.pel.pab.
w Dlm hal PIB diajukan melalui portal INSW , dok.pel.pab yg berupa izin impor brg
lar/tab dpt disampaikan dlm bentuk hsl cetak dari portal INSW.
w Dlm hal PIB diajukan dgn menggunakan kemudahan pemberitahuan pendahuluan ,
hsl cetak PIB wajib mencantumkan no. dan tgl BC 1.1 serta no.pos/sub.pos BC 1.1.
w Apbl ketentuan penyerhan PIB sebgmn diatur diatas tidak dipenuhi, penyampaian
PIB berikutnya oleh importir ybstan tidak dilayani sampai dipenuhinya ketentuan
tsb diatas.

3/17/2012 69
KEMUDAHAN-KEMUDAHAN
DIBIDANG PELAYANAN PABEAN
DI BIDANG IMPOR
w Jalur Prioritas
w Pemberitahuan Pendahuluan (pre-notification)
w Pelayanan Segera (rushhandling)
w Penangguhan pembayaran BM, Cukai dan PDRI
w Pembongkaran brg impor di tempat lain selain TPS
w Pemeriksaan brg impor di gudang milik Importir
w Pemeriksaan Pendahuluan dan pengambilan contoh untuk
pembuatan PIB
w PIB Berkala
w Pengemas yang dipakai berulang-ulang
3/17/2012 70
JALUR PRIORITAS
w PERSYARATAN :
n Reputasi sangat baik tercermin dr profil perusahaan
n Nature of business jelas
n Tdk pernah menyalahgunakan fasilitas dibidang kepabeanan selama satu
tahun
n Tdk pernah memberitahukan salah jumlah, jenis dan nilai pabean selama
satu tahun
n Telah diaudit oleh akuntan publik yg menyatakan perusahaan tdk
mendapatkan opini disclaimer atau sdverse
n Tdk mempunyai tunggakan utang kpd DJBC
n Mempunyai kemampuan utpamk mengajukan pemberitahuan pabean
secara langsung.
w MENGAJUKAN PERMOHONAN KPD DIRJEN BC
MELALUI DIRFAS UTK MITA PRIORITAS, DAN
MELALUI KA.KANTOR PABEAN UTK MITA NON
PRIORITAS.

3/17/2012 71
FASILITAS YG DIBERIKAN THD
IMPORTIR JALUR PRIORITAS
w MITA PRIORITAS: TIDAK DILAKUKAN PEMERIKSAAN
FISIK DAN PENELITIAN DOKUMEN,
w UTK MITA NON PRIORITAS: KECUALI BRG IMPOR
SEMENTARA , REIMPOR ATAU BRG YG TERKENA
PEMERIKSAAN ACAK
w PEMERIKSAAN FISIK DPT DILAKUKAN DI LOKASI
IMPORTIR
w TRUCKLOSSING
w PEMBAYARAN BERKALA , BAGI IMPORTIR JALUR
PRIORITAS YG MENGIMPOR BAHAN BAKU/BAHAN
PENOLONG/BARANG MODAL
w PRE-NOTIFICATION TANPA PERMOHONAN.

3/17/2012 72
IMPORTIR JALUR PRIORITAS
DENGAN FAS. PEMBAYARAN BERKALA

w WAJIB MENYERAHKAN JAMINAN TERTULIS BERUPA GARANSI


PERUSAHAAN (CORPORATE GUARANTEE) YG DISAHKAN
NOTARIS
w BM DAN PDRI DILUNASI PD SETIAP AKHIR BULAN SETELAH
BULAN PENDAFTARAN PIB :
n Bila akhir bulan jatuh hari minggu Hari kerja sebelumnya
n Bila akhir bulan jatuh pd akhir th anggaran - tgl 20 jk jatuh hari
minggu/libur nasional -hari kerja sebelumnya

w THD IMPORTIR JALUR PRIORITAS DILAKUKAN AUDIT


KEPABEANAN SECARA PERIODIK.

w IMPORTIR JALUR PRIORITAS YG TIDAK MEMENUHI


KEWAJIBAN PEMBAYARAN SDA, DIKENAKAN :
n SA ps 8 (6) UU No. 10/1995 10% x BM yg wajib dilunasi
n Pencabutan fas. Pembayaran Berkala selam 6 bulan sejak tgl jatuh tempo

3/17/2012 73
KEWAJIBAN IMPORTIR
JALUR PRIORITAS

w MEMBUAT/MENANDATANGANI
SURAT PERNYATAAN
w SANKSI :
n Pencabutan pelayanan jalur prioritas selama satu
tahun
n Penabutan secara tetap dlm hal melakukan
tindak pidana di bidang kepabeanan

3/17/2012 74
PEMBERITAHUAN PENDAHULUAN
(Prenotification)
w Importir dpt menyampaikan pemberitahuan
pendahuluan dengan mengajukan PIB sebelum
penyerahan Inward Manifest dgn ketentuan Pelayanan PIB
sbb: sesuai Tatakerja
P Tanpa hrs mengajukan permohonan bagi Importir
MITA prioritas ; penyelesaian brg
Bagi importir lainnya setelah mendptkan persetujuan
P
Kepala Kantor Pabean atau Pejabat yg ditunjuk impor untuk dipakai
w Penyampaian PIB dilaksanakan menurut
ketentuansebgmn dimaksud psl 24 P-
08/BC/2010.
w Penyampaian pemberitahuan pendahuluan
oleh MITA Prioritas, importir wajib
menyerahkan rekapitulasi PIB dlm bentuk
softcopy paling lambat tgl 10 bln berikutnya
kpd CC sesuai format lamp.VIII
w Importir mengajukan permohonan dgn
melampirkan :
P Copy/fax AWB dan/atau HWB, B/L dan/atau HB/L yg
3/17/2012 ditandasahkan oleh pengangkut 75
PELAYANAN SEGERA
(Rush Handling)
w Organ tubuh manusia
w Jenazah dan abu jenazah
w Brg yg nerusak lingkungan
w Binatang hidup
w Tumbuhan hidup
w Surat kabar/majalah peka
waktu
w Dokumen yg diurus PJT
w Brg lain yang mendapat ijin
Dirjen BC Jaminan sebesar BM & PDRI

3/17/2012 76
PENYELESAIAN PELAYANAN
SEGERA
w Importir menyerahkan Dok. Pel. Pabean + Jaminan
w Importir wajib menyerahkan PIB Definitif, sesuai
tata kerja, dgn mdpt Jalur Hijau tanpa diterbitkan
SPPB dlm wkt 7 hr kerja sejak pengeluaran brg
impor
w Utk brg yg merusak lingkungan, binatang /
tumbuhan hidup, hanya dpt dikeluarkan setelah
tdpt ijin dari instansi terkait
w Jika kewajiban tdk dipenuhi :
n Jaminan dicairkan
P SA bdsr ps 8 (6) UU No. 10/1995 ttg Kepabeanan
P Kemudahan hanya dpt diberikan lagi 6 bulan sejak
Importir menyelesaikan kewajibannya
3/17/2012 77
PENANGGUHAN
PEMBAYARAN BM & PDRI

w Diberikan thd brg


impor :
n Utk pembangunan
proyek mendesak
n Penanggulangan
keadaan darurat
n Yg akan memperoleh
pembebasan /
keringanan BM
dan/atau PDRI
Persetujuan Ka KPBC
3/17/2012 78
PENANGGUHAN
PEMBAYARAN BM & PDRI
w Importir menyerahkan kepada Pejabat Pabean :
n PIB dgn jaminan, dan/atau
n Dok. Pelengkap Pabean dan jaminan
w Penangguhan paling lama 6o hr sejak tgl pendaftaran
PIB atau Dok. Pel. Pab.
w Importir wajib menyerahkan PIB Definitif, dgn
mendapat Jalur Hijau tanpa diterbitkan SPPB dlm
waktu paling lama tgl jatuh tempo pemberian
penangguhan
w Jika tdk dipenuhi :
n Jaminan dicairkan
n SA bdsrk ps 8 (6) UU Pab.
n Kemudahan diberikan lagi setelah 6 bulan sejak kewajiban pab diselesaiakan
3/17/2012 79
Pembongkaran/Penimbunan
Barang Impor Ditempat Lain Selain
Kawasan Pabean/TPS
w Keadaan darurat (force
majeur)
w Sifat brg
w Kendala tehnis
w Kongesti
w Kawasan Pab/TPS tidak
memenuhi syarat
w Alasan lain bdsr
pertimbangan Ka KPBC
Persetujuan Ka KPBC
3/17/2012 80
Pembongkaran/Penimbunan
Barang Impor Ditempat Lain Selain
Kawasan Pabean/TPS
w Untuk pembongkaran :
n Permohonan tertulis kpd Ka KPBC dgn menyebut alasan dan
melampirkan copy manifest dan dok. Pendukung lainnya
n Dlm hal force majeur permohonan tdk perlu diajukan, namun
pengangkut wajib melaporkan kpd Ka KPBC dlm waktu 72 jam
setelah selesai pembongkaran
n Menyerahkan daftar kemasan/peti kemas /jmlh brg curah yg telah
dibongkar dlm waktu 12 jam sejak selesai pembongkaran
w Untuk importir :
n Permohonan tertulis kpd Ka KPBC dgn menyebut alasan dan
melampirkan copy BL/AWB
n Menyerahkan daftar kemasan/peti kemas/jumlah brg curah telah
ditimbun dlm wkt 12 jam sejak selesai penimbunan

3/17/2012 81
PEMERIKSAAN BARANG IMPOR DI
GUDANG ATAU LAPANGAN
PENIMBUNAN MILIK IMPORTIR

w Harus mendapat
perseutujuan Ka KPBC
w Persetujuan merupakan
ijin untuk menumbun brg
impor di gudang atau
lapangan penimbunan
milik importir

3/17/2012 82
PEMERIKSAAN PENDAHULUAN
DAN PENGAMBILAN CONTOH
UNTUK PEMBUATAN PIB
w Dapat dilakukan dalam hal :
Importir tidak dpt menetapkan
sendiri klasifikasi dan/atau
penghitungan nilai pabeaan sebagai
dasar utk penghitungan BM , Cukai
dan PDRI karena uraian brg
dan/atau rincian brg tdk jelas
w Permohonan kpd Ka KPBC

3/17/2012 83
PEMBERITAHUAN IMPOR
BARANG BERKALA
w Diberikan kpd Importir yg mengimpor brg :
n dlm frekuensi tinggi dan perlu segera digunakan
n melalui saluran pipa atau transmisi
n bdsrkan pertimbangan Dirjen BC
w Pengeluaran brg dgn dok. pel. Pab & jaminan dgn periode
paling lama 30 hari
w Importir wajib menyerahkan PIB Berkala beserta bukti
pembayaran paling lama 3 hari kerja sejak tgl jatuh tempo
n Jika tdk ditaati :
l Jaminan dicairkan
l SA bdsr ps 8 UU No. 10 /1995
l Kemudahan PIB Berkala dpt diberikan lagi setelah 6 bulan sejak importir
melaksanakan kewajibannya

3/17/2012 84
PENGEMAS YANG DIPAKAI
BERULANGKALI
(returnable package)
w Importir dpt menggunakan pengemas yang dipakai
berulang kali dlm pelaksanaan importasi
w Ijin diberikan oleh Ka KPBC dan berlaku untuk
jangka waktu 1 (satu) tahun dan setiap tahunnya dpt
diperpanjang atas permohonan importir
w Pengemas yg tidak dipergunakan lagi wajib
diekspor dlm jangka waktu 30 hari sejak tanggal
teguran dari Kepala Kantor Pabean
w Importir yg tidak melaksanakan - bayar BM +
PDRI serta SA 100 % x BM

3/17/2012 85
NILAI DASAR PENGHITUNGAN BM
(NDPBM)
w Yang berlaku :
n Dlm hal PIB bayar BM,CK dan PDRI,PIB Berkala, dan

PIB penyerlesaian atas brg-brg yg mendpt


fas.pembebbasan, pd saat dilakuan pembayaran.
n PIB dgn Jaminan pd saat diaserhkan jaminan;

n PIB dgn BM& PDRI dibebaskan atau Dit.Pemerintah


atau PIB dgn pembayaran berkala pada saat PIB
mendptkan nomor pendaftaran di KPBC
w NDPBM ditetapkan Men.Keu yg diterbitkan secara
berkala
w NDPBM tdk tercantum dipakai kurs spot BI dipasar
bebas thdp USD
3/17/2012 86
KLASIFIKASI DAN PEMBEBANAN
BARANG IMPOR

w Penetapan berpedoman pada BTBMI


w Penetapan dapat dilakukan sebelum
penyerahan Pemberitahuan Pabean (pre-entry
classification) atas dasar permohonan yang
bersangkutan
w Didasarkan pada ketentuan yang berlaku
pada saat PIB mendapat nomor pendaftaran
di Kantor Pabean

3/17/2012 87
TATAKERJA PENYELESAIAN BARANG IMPOR
DENGAN PIB SECARA ELEKTRONIK MELALUI JARINGAN
PERTUKARAN DATA ELEKTRONIK
PIB
3 hari

Pejabat
Penerima Dokumen
Komputer KPBC
PIB Mandatory Content
Dalam hal Barang termasuk
Importir /PPJK Check Check Larangan /pembatasan
Respon

Analyzing Point

Bayar
Penetapan
Jalur
Bukti
Bayar

Credit
Advice Hijau Merah
SPPB

Pemeriksaan Pemeriksaan
Hi Co Scan Fisik
Bank
Penelitian
Dokumen

SPPB Pengeluaran
Back Barang
3/17/2012 SPPB 88
TATAKERJA PENYELESAIAN BARANG IMPOR
DENGAN PIB SECARA ELEKTRONIK MELALUI MEDIA DISKET

DISKET + HARD COPY Pejabat


Penerima Dokumen Komputer KPBC
PIB Dalam hal Barang termasuk
Mandatory Content Larangan /pembatasan

Check Check
Importir /PPJK Analyzing Point

SPPB Penetapan
Bayar
Jalur

Bukti
Bayar
Hijau Merah

SPPB Pemeriksaan Pemeriksaan


Hi Co Scan Fisik
SPPB
Bank
Penelitian
Dokumen

SPPB

Back Pengeluaran
3/17/2012 Barang 89
TATAKERJA PENYELESAIAN BARANG IMPOR
DENGAN PIB SECARA MANUAL

Pejabat
HARD COPY
Penerima Dokumen
PIB
Pejabat
Importir /PPJK Pemeriksa Dokumen
Penelitian
Dokumen
SPPB Penetapan
SPPB
Bayar Jalur

Bukti
Bayar

Hijau Merah

SPPB
Pemeriksaan
Bank Fisik

Back Pengeluaran
3/17/2012 Barang 90
TATAKERJA PENYELESAIAN BARANG IMPOR
DENGAN PIB SECARA ELEKTRONIK MELALUI JARINGAN
PERTUKARAN DATA ELEKTRONIK (JALUR PRIORITAS) PIB
Paling Lama 5 hari
Pejabat
Penerima Dokumen
Komputer KPBC
PIB Mandatory Content
Importir Jalur SPPB
Prioritas Check Check
Respon

Bayar
Penetapan
Jalur
Bukti
Bayar

Credit
Advice Merah
SPPB
Pemeriksaan
Fisik
Bank
Penelitian
Dokumen

Pengeluaran
SPPB Barang
Back 3/17/2012 91
TATAKERJA PENYELESAIAN BARANG IMPOR
DENGAN PIB SECARA ELEKTRONIK MELALUI MEDIA DISKET
Membuat PIB dengan (JALUR PRIORITAS)
Modul Importir milik sendiri

Disket+ Hard copy Pejabat


Penerima Dokumen Komputer KPBC
PIB
Importir Jalur Mandatory Content
Prioritas
Check Check
SPPB

Bayar
Penetapan
Jalur
Bukti
Bayar
SPPB

Merah

Pemeriksaan
SPPB Fisik
Bank
Penelitian
Dokumen

Back Pengeluaran
3/17/2012 Barang 92
TATAKERJA PENYELESAIAN BARANG IMPOR
DENGAN PIB SECARA MANUAL
(JALUR PRIORITAS)

HARD COPY Pejabat


Penerima Dokumen
PIB

Importir Jalur Pejabat


Prioritas
Pemeriksa Dokumen
SPPB
Penelitian
Dokumen

Penetapan
Bayar Jalur

Bukti
Bayar

Merah

SPPB
SPPB Pemeriksaan
Bank Fisik

Back Pengeluaran
3/17/2012 Barang 93
3/17/2012 94
3/17/2012 95
MITRA UTAMA ( MITA )
PERATURAN DIR.JEN BC NO.P-24/BC/2007

Mitra Utama yg selanjutnya disebut MITA adalah:

w Importir Jalur Prioritas yg penetapannya dilakukan


oleh Dir.Tehnis Kepabeanan a.n Dir.Jen Bea dan Cukai
sebagamana diatur dlm Peraturan Dir.Jen BC ttg
Jalur Prioritas,

w Orang yg memenuhi persyaratan dan ditetapkan sbg


Mitra Utama oleh Kepala Kantor Pelayanan Utama a.n
Dir.Jen Bea dan Cukai berdasarkan Peraturan Dir.Jen
ini.

HAG , Widyaiswara Pusdiklat BC 96


PERSYARATAN MITRA UTAMA

w MITA ditetapkan berdsrkan persyaratan :


a.dpt berhubungan dgn system jaringan elektronik DJBC,
b.memp. Pola bisnis yg jelas,
c.memiliki sistem pengendalian yg memadai utk menjamin keakuratan
data yg diajukan,
d.memiliki rekam keakuratan pemberitahuan pab dan/atau cukai yg baik,
e.telah di audit oleh kantor akuntan publik yg menyatakan bhw perusahaan
tsb mendptkan opini wajar tanpa pengecualian utk 2 th terakhir,
f.selalu dpt memenuhi ketentuan perizinan dan persyaratan imp/eks dari
instansi tehnis terkait.

w Dlm hal perush mendptkan fas.pembebasan/ keringanan/penangguhan BM,


persyaratan diatas ditambah dgn melakukan penatausahaan dan pengelolaan
sedian brg yg dibuat sedemikian rupa shg dpt diket. Jns,jlh, pemasukkan dan
pengeluaran sedian brg.

Sunarno , Widyaiswara Pusdiklat BC 97


MITRA UTAMA

w Mitra Utama Prioritas dan Non Prioritas mendptkan


kemudahan dlm penyelesaian pengeluaran brg.
w Mitra Utama Prioritas selain mendptkan kemudahan
sbg mana poin.1 juga dpt diberikan fasilitas
pembayaran berkala.
w Persyaratan,pelayanan,dan pengawasan MITA diatur
dlm Peraturan Dir.Jen BC tersendiri

HAG Widyaiswara Pusdiklat BC 98


PENGAJUAN PERMOHONAN MITA
1. Untuk menjadi MITA, perusahaan mengajukan permohonan
kpd Kepala Kantor, dimana kegiatan impornya paling banyak
dilakukan
2. Permohonan dilampiri dgn :
a. laporan keuangan periode 2 thn terakhir yg telah diaudit
oleh kantor akuntan publik
b. Standard operating procedure(SOP) pembelian&pembayaran
impor/penjualan&penerimaan kas ekspor
c. SOP pembuatan,pembayaran&penyerahan(transfer) PIB/PEB
yg selama ini dimiliki&dijalankan oleh perusahaan
d. Surat pernyataan sesuai contoh sbgmn ditetapkan dlm
Lampiran II Peraturan Dirjen
e. Ket lain yg dpt memberikan gambaran positif perusahaan,
misal terdpt wajib pajak patuh pada Dirjen Pajak, sertifikat
ISO
3. Dalam hal perusahaan menggunakan PPJK, permohonan
dilampiri daftar nama PPJK yg diberi kuasa
HAG, Widyaiswara Pusdiklat BC 99
(Lanjutan: Penelitian pada KPPBC)
1. Kepala Kantor melakukan pemeriksaan terhadap
permohonan
2. Pemeriksaan, berupa :
a. penelitian dan penilaian data intern Dirjen Bea Cukai
b. penelitian dan penilaian data yg diajukan perusahaan
c. dapat meliputi pemeriksaan lapangan
3. Kepala Kantor memberikan persetujuan / penolakan
atas permohonan dlm waktu paling lama 60 hari kerja
terhitung sejak diterima permohonan lengkap
4. Apabila permohonan disetujui, Kepala Kantor
menerbitkan surat penetapan
5. Jika permohonan ditolak, Kepala Kantor membuat surat
penolakan dgn menyebutkan alasannya
6. Permohonan yg ditolak, dpt diajukan kembali setelah
perusahaan memenuhi persyaratan
AgusliG, Widyaiswara Pusdiklat BC 100
KEMUDAHAN-KEMUDAHAN
MITA
w Tdk dilakukan penelitian dok & pemeriksaan fisik brg
sbgmn dilakukan pd JM dan JH,kec:
a. brg Imp.Semantara, b.Brg re-Imp; c.Brg yg terkena NHI dan d. komoditi Resiko
Tinggi.
* Pem.fisik thdp brg a dan b dpt dilakukan di Gudang importir
tanpa pengajuan surat permohonan.
* Pengeluaran brg dpt dgn Trucklossing,
* Tdk perlu menyerahkan hardcopy PIB/PEB ,
* Mendptkan akses pelayanan client coordinator,
* Pemuthakiran data registrasi importir,
* Pembayaran berkala khusus kpd Importir produsen.
Kemudahan tdk perlu menyerahkan hardcopy PIB tdk berlaku dlm hal
dilakukan pem.fisik brg dan/atau pem.dokumen.
AgusliG , Widyaiswara Pusdiklat BC 101
KEWAJIBAN MITA
w MITA wajib memenuhi ketentuan yg ditetapkan oleh instansi
tehnis terkait sebelum menyampaikan PIB;
w MITA wajib :
a.menyampaikan pemberitahuan Pabean impor atau ekspor secara
elektronik,
b.tdk memberikan dan/atau meminjamkan modul importir kpd
pihak/perusahaan lain,
c.melaporkan kehilangan dan/atau penyalahgunaan modul
importir pd kesempatan pertama,
d.memberitahukan perubahan nama-nama PPJK yg diberi kuasa
kpod Kepala Kantor,
e.menyampaikan nama pegawai Perusahaan yg ditunjuk utk
berhubungan dgn Client Coordinator.
HAG, Widyaiswara Pusdiklat BC 102
PENGAWASAN PROAKTIF DAN AUDIT
1. Pengawasan proaktif dilakukan dgn melakukan
analisis terhadap data importasi dan hasilnya
disampaikan kpd client coordinator / unit terkait
2. Hasil tindak lanjut digunakan untuk pemutakhiran
profil MITA
3. Pemutakhiran profil MITA dilakukan secara periodik
4. Audit kepabeanan / audit cukai terhadap MITA dpt
menggunakan teknik audit sampling berdasarkan
manajemen resiko
5. Pelaksanaan teknik audit sampling diatur tersendiri
oleh Dirjen.

HAG, Widyaiswara Pusdiklat BC 103


PENCABUTAN SEMENTARA
MITA
w Kepala Kantor Pelayanan Utama a.n Dir.jen melakukan
pencabutan sementara selama 6 bln status perush sbg
MITA dlm hal perush tdk lagi memenuhi salah satu
ketentuan persyaratan diatas,

w Pencabutan dpt diperpanjang dlm hal penanganan


pelanggaran MITA msh dlm proses,

w Status sbg MITA yg dicabut sementara berlaku kembali


setelah berakhirnya jangka waktu pencabutan jika dlm
jangka waktu tsb MITA tdk melakukan pelanggaran lain
.

AgusliGanthi, Widyaiswara Pusdiklat BC 104


PENCABUTAN TETAP M I T A

Kepala KPU a.n Dir.Jen BC melakukan pencabutan


status perush sbg MITA secara tetap dlm hal :
w a.atas permohonan perush,
w b.dlm waktu 6 bln secara terus menerus perush tdk
melakukan kegiatan kepabeanan di bidang impor
dan/atau ekspor,
w c.perush telah melakukan 2(dua) kali pelanggaran yg
menyebabkan pencabutan sementara MITA dlm
3(tiga) thn terakhir,
w Pengadilan memutuskan perush bersangkutan telah
melakukan tindak pidana kepab dan/atau cukai, atau
w Perush dinyatakan pailit oleh pengadilan.
H.Agusli Ganthi,Drs
Widyaiswara Pusdiklat BC 105
Sekian dan Terima kasih
Wassalamualaikum WW

Drs. H. Agusli Ganthi


HP 0813 1114 4949/ email agusliganthi@yahoo.com

H.Agusli Ganthi,Drs,
Widyaiswara Pusdiklat BC 106