Anda di halaman 1dari 6

PT. STEEL PIPE INDUSTRY OF INDONESIA No.

Form :
Revisi :0
UNIT III - WARUGUNUNG Halaman : 1 dari 2
:
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
Tanggal :
Lokasi/ Area kerja : REPAIR 2
Departemen : PRODUKSI
(q) =
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) (i) = (g+h) (j) (k) (l) (m) (n) (o) (p) (k+l+m+n+o+p) (r) (s) (t)

Kondisi Peluang Terjadi (Likelihood) Tingkat Bahaya (Severity)


Bahaya yang Dampak Terhadap Tingkat
No. Aktifitas / Sub Aktifitas Sumber Bahaya Pengendalian Risiko
ditimbulkan Tenaga Kerja Risiko
(R/NR/E) FK FP Total Kategori SK DP PT KP NK DM Total Kategori

1 PERSIAPAN

1. Mengangkat bahan pipa C a. Bendelan pipa a. Bendelan pipa jatuh - Patah tulang, memar, R 9 1 10 HU 3 6 3 6 9 9 36 VH TL TL Monitoring

untuk ditempatkan di kereta fatality

dan mengangkat hasil repair

dari kereta

2. Mendorong kereta berisi a. Cara mendorong kereta a. Posisi tubuh tidak - Cidera otot R 9 3 12 UL 3 3 3 6 1 3 19 HF TL TL Monitoring

muatan pipa ergonomis

3. Menurunkan pipa dari kereta a. Ujung pipa tajam a. Terkena bagian tubuh - Luka teriris, terkoyak R 9 3 12 UL 3 3 3 6 1 3 19 HF TL TL Monitoring

untuk di tempatkan di meja b. Tumpuka pipa a. Bagian tubuh terjepit - Luka memar R 9 3 12 UL 3 3 3 6 1 3 19 HF TL TL Monitoring

repair

2 APLIKASI REPAIR PIPA

1. Proses gerinda a. Percikan gerinda a. Terkena mata a. Cidera mata R 9 3 12 UL 9 3 3 6 6 6 33 VH MD MD Penilaian lebih lanjut

b. Terkena bagian tubuh a. Luka bakar ringan R 9 3 12 UL 9 3 3 6 1 3 25 HF TL TL Monitoring

b. Putaran mata gerinda a. Terkena bagian tubuh a. Luka terkoyak R 9 3 12 UL 1 3 1 6 3 6 20 HF TL TL Monitoring

c. Kabel / aliran listrik a. Tersengat aliran listrik a. Luka bakar, kematian R 9 3 12 UL 1 3 3 6 9 9 31 VH MD MD Penilaian lebih lanjut

d. Suara gerinda a. Kebisingan a. Gangguan pendengaran R 9 3 12 UL 3 3 3 6 1 3 19 HF TL TL Monitoring

2. Proses las SMAW a. Cahaya las a. Paparan cahaya las - Mata silau / pedih R 9 1 10 HU 3 3 3 6 1 3 19 HF TL TL Monitoring

b. Spatter a. Percikan spater - Luka bakar R 9 1 10 HU 9 3 3 6 1 6 28 HF TL TL Monitoring

d. Logam panas a. Tersentuh tubuh - Luka bakar R 9 1 10 HU 9 3 1 6 1 6 26 HF TL TL Monitoring

c. Asap Las a. Paparan asap - Gangguan pernafasan R 9 1 10 HU 3 3 3 6 1 3 19 HF TL TV Tidak ada pengendalian tambahan

e. Aliran Listrik a. Tersengat listrik - Luka bakar, kematian R 9 1 10 HU 1 3 3 6 9 9 31 VH TL TL Monitoring

Note : Kondisi : Peluang Terjadi (Likelihood) : Tingkat Bahaya (Severity) : Tingkat Risiko : Warugunung,
R = Rutine FK = Faktor Kemungkinan Terjadi SK = Faktor Sejarah Kecelakaan SH = Slightly Harmful IT = Intolerable Diketahui, Disetujui, Disiapkan oleh,
NR = Non Rutine FP = Faktor Pengendalian DP = Faktor Dampak terhadap Produktifitas HF = Harmful SB = Substansial
E = Emergency EU = Extremely Unlikely PT = Faktor Jumlah Pekerja Terpapar VH = Very Harmful MD = Moderate
HU = Highly Unlikely KP = Faktor Kendali Peraturan EH = Extremly Harmful TL = Tolerable
UL = Ulikely NK = Faktor Nilai Kerugian TV = Trivial
LL = Likely DM = Faktor Dampak Terhadap Manusia
Plant Manager AK3 Umum
TL

TL

TL

#REF! #REF! #REF! #REF!

TL

#REF! #REF! #REF! #REF!

#REF! #REF! #REF! #REF!

MD

TL

TL

MD

TL

TL

TL

TL

TL

TL
PT. STEEL PIPE INDUSTRY OF INDONESIA No. Form :
Revisi :0
UNIT III - WARUGUNUNG Halaman : 2 dari 2
:
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
Tanggal :
Lokasi/ Area kerja : REPAIR 2
Departemen : PRODUKSI
(q) =
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) (i) = (g+h) (j) (k) (l) (m) (n) (o) (p) (k+l+m+n+o+p) (r) (s) (t)

Kondisi Peluang Terjadi (Likelihood) Tingkat Bahaya (Severity)


Dampak Terhadap Tingkat
No. Aktifitas / Sub Aktifitas Sumber Bahaya Bahaya yang ditimbulkan Pengendalian Risiko
Tenaga Kerja Risiko
(R/NR/E) FK FP Total Kategori SK DP PT KP NK DM Total Kategori

3. Memotong dengan a. Cahaya las a. Paparan cahaya las - Mata silau / pedih NR 6 1 7 HU 3 3 3 6 1 3 19 HF TL TL Monitoring

las Oxy - Acetylene b. Spatter a. Percikan spatter - Luka bakar NR 6 1 7 HU 9 3 3 6 1 6 28 HF TL TL Monitoring

c. Logam panas a. Tersentuh tubuh - Luka bakar NR 6 1 7 HU 9 3 1 6 1 6 26 HF TL TL Monitoring

d. Asap a. Paparan asap - Gangguan pernafasan NR 6 1 7 HU 3 3 3 6 1 3 19 HF TL TL Monitoring

e. Tabung gas & Selang gas a. Ledakan / kebakaran - Luka bakar, kematian NR 6 1 7 HU 6 6 3 6 9 9 39 VH TL TL Monitoring

f. Gas Acetylene a. Kebocoran gas Gangguan pernafasan NR 6 1 7 HU 3 3 3 6 1 3 19 HF TL TL Monitoring

4. Proses potong dengan a. Percikan grinstone a. Terkena mata a. Cidera mata R 9 1 10 HU 9 3 3 6 6 6 33 VH TL TL Monitoring

mesin potong grinstone b. Terkena bagian tubuh a. Luka bakar ringan R 9 1 10 HU 9 3 3 6 1 3 25 HF TL TL Monitoring

b. Putaran mata grinstone a. Terkena bagian tubuh - Luka terkoyak R 9 1 10 HU 1 3 1 6 3 6 20 HF TL TL Monitoring

c. Kabel / aliran listrik a. Tersengat aliran listrik - Luka bakar, kematian R 9 1 10 HU 1 3 3 6 9 9 31 VH TL TL Monitoring

d. Suara grinstone a. Kebisingan - Gangguan pendengaran R 9 1 10 HU 3 3 3 6 1 3 19 HF TL TL Monitoring

3 KONDISI HUJAN a. Aliran listrik a. Tersengat aliran listrik - Luka bakar, kematian NR 3 3 6 HU 3 6 9 6 9 9 42 VH TL TL Monitoring

b. Genangan air a. Lantai licin - Terpeleset NR 3 3 6 HU 3 3 9 6 1 3 25 HF TL TL Monitoring

b. Kabel terbuka a. Tubuh tersengat listrik - luka bakar, kematian NR 6 3 9 HU 3 3 3 6 1 3 19 HF TL TL Monitoring

4 Lingkungan sekitar

1. Proses Galvaniz a. Asap amoniak (NH3) a. paparan asap NH3 - Gangguan pernafasan NR 6 1 7 HU 3 3 9 6 9 9 39 VH TL TL Monitoring

b. Uap Asam Sulfat (H2SO4) a. Paparan Uap H2SO4 - Gangguan pernafasan NR 6 1 7 HU 3 3 9 6 9 9 39 VH TL TL Monitoring

- Mata pedih NR 6 1 7 HU 3 3 9 6 6 9 36 VH TL TL Monitoring

2. Proses Varnish a. Uap Varnis dan Tinner a. Paparan Uap varnish - Gangguan pernafasan R 9 3 12 UL 3 3 9 6 9 9 39 VH MD MD Penilaian lebih lanjut

dan tinner

3. Proses Mill a. Suara gergaji pipa a. Kebisingan - Gangguan pendengaran R 9 1 10 HU 3 1 9 6 3 3 25 HF TL TL Monitoring

Note : Kondisi : Peluang Terjadi (Likelihood) : Tingkat Bahaya (Severity) : Tingkat Risiko : Warugunung,
R = Rutine FK = Faktor Kemungkinan Terjadi SK = Faktor Sejarah Kecelakaan SH = Slightly Harmful IT = Intolerable Diketahui, Disetujui, Disiapkan oleh,
NR = Non Rutine FP = Faktor Pengendalian DP = Faktor Dampak terhadap Produktifitas HF = Harmful SB = Substansial
E = Emergency EU = Extremely Unlikely PT = Faktor Jumlah Pekerja Terpapar VH = Very Harmful MD = Moderate
HU = Highly Unlikely KP = Faktor Kendali Peraturan EH = Extremly Harmful TL = Tolerable
UL = Ulikely NK = Faktor Nilai Kerugian TV = Trivial
LL = Likely DM = Faktor Dampak Terhadap Manusia
Plant Manager AK3 Umum
TL

TL

TL

TL

TL

TL

TL

TL

TL

TL

TL

TL

TL

TL

TL

TL

TL

MD

TL