Anda di halaman 1dari 16

PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA .....

KECAMATAN ..... KABUPATEN JOMBANG .....


Jl. ............ No...... Jombang

KEPUTUSAN
PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA .....
KECAMATAN ..... KABUPATEN JOMBANG
NOMOR .... TAHUN 2016
TENTANG
TATA TERTIB PELAKSANAAN PEMILIHAN KEPALA DESA ................
KECAMATAN.......KABUPATEN JOMBANG TAHUN 2016

KETUA PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA,

Menimbang : bahwa berdasarkan hasil musyawarah Panitia Pemilihan Kepala


Desa tentang tata tertib pelaksanaan pemilihan kepala desa...........,
maka untuk kelancaran pelaksanaan pemilihan kepala desa perlu
menetapkan Tata Tertib Pelaksanaan Pemilihan Kepala
Desa..............dengan Keputusan Ketua Panitia Pemilihan Kepala
Desa;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran


Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);
2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan
Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang
Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor
123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5539) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah
Nomor 47 Tahun 2015 (Lembaran Negaran Republik Indonesia
Tahun 2015 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Nomor
5717);
4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 2014
tentang Pemilihan Kepala Desa (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 2092);
5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 82 Tahun 2015 tentang
Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 4);
6. Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Kepala Desa,
Perangkat Desa, dan Organisasi Pemerintah Desa (Lembaran
Daerah Kabupaten Jombang Tahun 2016 Nomor 1/D);
7. Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2016 tentang Badan
Permusyawartan Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Jombang
Tahun 2016 Nomor 2/D);
8. Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemilihan
Kepala Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Jombang Tahun
2016 Nomor 4/D);
9. Peraturan Bupati Nomor ... Tahun 2016 tentang Tata Cara
Pelaksanaan Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Berita Daerah
Kabupaten Jombang Tahun 2016 Nomor.../E);
Memperhatikan: Berita Acara Hasil Musyawarah Panitia Pemilihan, Pemerintah Desa
dan BPD ......... Tangggal........................Nomor................... perihal
Pembahasan Tata Tertib Pelaksanaan Pemilihan Kepala
Desa ............Tahun 2016.

MEMUTUSKAN :
Menetapkan:
KESATU : Tata Tertib Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa
........Kecamatan..........Kabupaten Jombang Tahun 2016.
KEDUA : Tata Tertib sebagaimana dimaksud Diktum KESATU terdiri dari:
BAB I PENDAHULUAN
BAB II KEPANITIAN
BAB III PENDAFTARAN PEMILIH
BAB IV PENDAFTARAN DAN PENETAPAN CALON
BAB VI PELAKSANAAN PEMUNGUTAN SUARA
BAB VII PENETAPAN CALON TERPILIH
KETIGA : Rincian Tata Tertib sebagaimana dimaksud Diktum KEDUA
sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari Keputusan ini.
KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : nama desa


pada tanggal : .............................
KETUA PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA
....................

tanda tangan dan stempel


(Nama Jelas)
Tembusan disampaikan kepada Yth.
1. Sdr. Ketua Panitia Pemilihan Kabupaten;
2. Sdr. Ketua BPD .............;
3. Sdr. Kepala Desa/Pj. Kepala Desa.
LAMPIRAN : KEPUTUSAN PANITIA PEMILIHAN
KEPALA DESA .....................
NOMOR :....................
TANGGAL:.............................

TATA TERTIB PELAKSANAAN PEMILIHAN KEPALA DESA ..................


KECAMATAN ..................... KABUPATEN JOMBANG TAHUN 2016

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas
wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan
pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa
masyarakat, hak asal- usul dan/atau hak tradisional yang diakui dan
dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan
dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan Negara
Kesatuan Republik Indonesia.
Pemilihan Kepala Desa adalah pelaksanaan kedaulatan rakyat di
desa dalam rangka memilih kepala desa yang bersifat langsung, umum,
bebas, rahasia, jujur dan adil. Dalam hal pelaksanaan pemilihan kepala desa
serentak di Kabupaten Jombang telah diatur dalam Peraturan Daerah
Kabupaten Jombang Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Desa
dan Peraturan Bupati Jombang Nomor .... Tahun 2016 tentang Tata Cara
Tahapan Pemilihan Kepala Desa.
Berkaitan dengan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa
......Kecamatan..............Kabupaten Jombang Tahun 2016, agar berjalan
lancar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, maka Panitia
Pemilihan Kepala Desa menetapkan tata tertib tentang pelaksanaan pemilihan
kepala desa.

2. Dasar
a. Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 4 Tahun 2016 tentang
Pemilihan Kepala Desa;
b. Peraturan Bupati Nomor 54 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan
Tahapan Pemilihan Kepala Desa;
c. Keputusan Badan Permusyawaratan Desa .................Nomor ... Tahun 2016
tentang Pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa;
d. Berita Acara Musyawarah Desa Tanggal ....... Nomor ...... tentang
Pembahasan Tata Tertib Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa.
3. Tujuan
a. Memberikan pedoman dalam pelaksanaan pemilihan kepala
desa .........kepada Panitia Pemilihan sebagai pelaksana dan kepada
masyarakat dalam upaya mewujudkan pelaksanaan pemilihan kepala
desa yang bersifat lansung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.
b. Memberikan petunjuk teknis kepada panitia pemilihan dalam
melaksanakan tugas-tugas panitia agar berjalan sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan.
BAB II
KEPANITIAN

1. Susunan Panitia
Panitia Pemilihan Kepala Desa ......Kecamatan ..........Kabupaten Jombang
ditetapkan dengan Keputusan Badan Permusyawaratan Desa ......
Nomor....... Tanggal........ dengan susunan keanggotaan sebagai berikut:

KEDUDUKAN DALAM
NO NAMA KETERANGAN
PANITIA
1 2 3 4

1 Ketua ............................. ....................


2 Wakil Ketua ............................. ....................
2 Sekretaris ............................. .....................
3 Bendahara ............................. ....................
4 Seksi-Seksi:
a. Publikasi dan 1) ........................... .....................
Dokumentasi 2) ............................ .....................
3) ........................... .....................
4) ........................... ....................
b. Pendaftaran Pemilih 1) .......................... .....................
2) .......................... .....................
3) .......................... .....................
4) .......................... ....................
c. Pendaftaran dan 1) ......................... .....................
Penetapan Bakal Calon 2) ......................... .....................
3) ......................... .....................
4) ......................... ....................

d. Keamanan 1) ......................... .....................


2) ......................... .....................
3) ......................... .....................
4) ......................... ....................
e. Perlengkapan dan 1) ........................ .....................
Konsumsi 2) ........................ .....................
3) ........................ .....................
4) ........................ ....................

2. Tugas Panitia Pemilihan


a. merencanakan, mengoordinasikan, menyelenggarakan,
mengawasi, dan mengendalikan semua tahapan pelaksanaan
pemilihan;
b. merencanakan dan mengajukan biaya pemilihan kepada Bupati
melalui Camat;
c. melakukan pendaftaran dan penetapan pemilih;
d. mengadakan penjaringan dan penyaringan bakal calon;
e. menetapkan calon yang telah memenuhi persyaratan;
f. menetapkan tata cara pelaksanaan pemilihan;
g. menetapkan tata cara pelaksanaan kampanye;
h. memfasilitasi penyediaan peralatan, perlengkapan dan tempat
pemungutan suara;
i. melaksanakan pemungutan suara;
j. menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara dan
mengumumkan hasil pemilihan;
k. menetapkan calon kepala Desa terpilih; dan
l. melakukan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pemilihan.

3. Uraian pembagian tugas Panitia Pemilihan


3.1. Ketua dan Wakil Ketua
a. Menyusun program kerja
b. Mengatur pembagian tugas anggota
c. Memimpin penyelenggaraan rapat
d. Mengawasi proses kegiatan setiap seksi
e. Konsultasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait
penyelenggaraan pilkades
f. Menyampaikan laporan hasil pelaksanaan pilkades kepada BPD

3.2. Sekretaris
a. Bertanggungjawab terhadap urusan kesekretariatan
b. Menyusun dan mengagendakan surat masuk dan surat keluar
c. Menyiapkan bahan dan program kerja
d. Menyiapkan daftar hadir dan notulen rapat
e. Membuat dan menyiapkan surat-surat dan dokumen lainnya
f. Menyiapkan blanko isian untuk bakal calon kepala desa
g. Menyiapkan Berita Acara setiap tahapan pelaksanaan pilkades
3.3. Bendahara
a. Menyusun rencana anggaran pilkades bersama dengan anggota
panitia yang lain
b. Bertanggungjawab terhadap urusan keuangan
c. Mencatat administrasi penerimaan dan pengeluaran keuangan
d. Menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan
3.4. Seksi Publikasi dan Dokumentasi
a. Bertanggungjawab terhadap penyebaran informasi melalui
spanduk, surat, media lainnya terkait:
1) pengumuman pendaftaran bakal calon kepala desa
2) syarat-syarat pendaftaran
3) tempat dan waktu pendaftaran
4) tata cara teknis pendaftaran
5) informasi lain yang dianggap penting
b. merancang pembuatan dan pemasangan seluruh media informasi
c. mendokumentasikan/memfoto setiap kegiatan pilkades
d. menyimpan dokumentasi/foto mulai tahap persiapan sampai
pelaksanaan pilkades selesai.
e.
3.5. Seksi Pendaftaran Pemilih
a. Melakukan pendaftaran pemilih berkoordinasi dengan ketua
RT,RW dan Kepala Dusun
b. Menyusun Daftar Pemilih Sementara, Daftar Pemilih Tambahan
dan Daftar Pemilih Tetap
c. Menyusun tata tertib pemungutan suara dan penghitungan suara
d. Memfasilitasi pencetakan surat suara
e.
3.6. Seksi Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa
a. Menerima pendaftaran bakal calon
b. Memberikan tanda terima pendaftaran bakal calon
c. Memverifikasi berkas persyaratan bakal calon
d. Menetapkan calon yang berhak dipilih
e. Melakukan pengundian nomor urut calon
3.7. Seksi Keamanan
a. Menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan pilkades
b. Mengawasi pelaksanaan kegiatan kampanye
c. Menjaga, mengawasi dan mengendalikan keamanan dalam
pemungutan suara dan penghitungan suara
d. Merespon dan menindaklanjuti setiap permasalahan yang
berpotensi menimbulkan gangguan pelaksanaan pilkades
e. Berkonsultasi dan koordinasi dengan babinsa dan
babinkamtibmas

3.8. Seksi Perlengkapan dan Konsumsi


a. Menyiapkan bahan dan alat yang menunjang kegiatan pilkades
b. Menyiapkan bahan dan logistik lainnya
c. Menyiapkan konsumsi untuk Panitia, Tamu Undangan dan
lainnya
4. Pada saat pemungutan dan penghitungan suara semua Panitia harus
hadir di lokasi pemungutan suara, bekerjasama saling membantu tugas-
tugas panitia yang lain sehingga pelaksanaan pemungutan suara berjalan
lancar dan tertib.

BAB III
PENGUMUMAN, PENDAFTARAN DAN PENETAPAN CALON

A. PENGUMUMAM
Pelaksanaan tugas dan kegiatan Panitia Pemilihan Kepala
Desa ..........Kecamatan..............Kabupaten Jombang berdasarkan pada
ketentuan yang diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 4
Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Desa, Peraturan Bupati Jombang
Nomor ...Tahun 2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tahapan Pemilihan
Kepala Desa dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Tahun
2016.
Pelaksanaan tugas dan kegiatan Panitia Pemilihan Kepala Desa
meliputi:
1. Menyusun Program Kerja dan Jadwal Kegiatan Pemilihan Kepala Desa
Tahun 216 (disesuaikan dengan Juknis Pilkades dari Kabupaten)
Tabel 1.1.
No Program Kegiatan Jadwal Keterangan
Tanggal waktu
1. Pengumuman jadwal 9 hari Di Balai Desa,
pelaksanaan pilkades rumah Kepala
Dusun dll
2. Pendaftaran bakal calon Sekretariat
Panitia/ Balai
Desa
3 Pendaftaran Pemilih Setiap Dusun
4 Penetapan Daftar Pemilih 3 hari Balai Desa
Sementara
5 Pengumuman Daftar 3 hari Balai Desa
Pemilih Tambahan
6 Penetapan Daftar Pemilih Sampai Balai Desa
Tetap hari H
7 Penelitian persyaratan 20 hari sekretariat
bakal calon dan verifikasi
8 Penetapan dan sda
pengumumam bakal calon
yang memenuhi
persyaratan
9 Apabila calon kurang dari 2 20 hari
orang, waktu pendaftaran
diperpanjang
10 Penetapan Calon disertai 7 hari
pengundian nomor urut
calon
11 Kampanye 3 hari
12 Masa tenang 3 hari
sebelum
hari H
13 Penyampaian undangan
Pemilih
14 Pemungutan dan 1 hari
penghitungan suara
15 Penetapan calon kepala 1 hari
desa terpilih
16 Laporan panitia kepada 1 hari
BPD

2. Mengumumkan kepada masyarakat tentang jadwal pendaftaran dan


persyaratan bakal calon kepala desa.......
2.1 pengumuman tertulis ditempatkan di tempat yang mudah dilihat
dan dibaca oleh masyarakat.
2.2 Sosialisasi di Balai Desa mengenai persyaratan pendaftaran bakal
calon
2.3 Adapun persyaratan umum bakal calon kepala desa adalah: (seuai
perbup dan juknis)
a. Warga Negara Republik Indonesia;

b. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

c. memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan


Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,
serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara
Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika;

d. berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah pertama


atau sederajat;

e. berusia paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun pada saat


mendaftar;

f. bersedia dicalonkan menjadi kepala Desa;

g. tidak sedang menjalani hukuman pidana penjara;


h. tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan
pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap
karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana
penjara paling singkat 5 (lima) tahun atau lebih, kecuali 5 (lima)
tahun setelah selesai menjalani pidana penjara dan
mengumumkan secara jujur dan terbuka kepada publik bahwa
yang bersangkutan pernah dipidana serta bukan sebagai
pelaku kejahatan berulang-ulang;

i. tidak sedang dicabut hak pilihnya sesuai dengan putusan


pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap;

j. berbadan sehat;

k. tidak pernah sebagai kepala Desa selama 3 (tiga) kali masa


jabatan, baik berturut-turut maupun tidak berturut-turut;

l. berkelakuan baik dibuktikan dengan surat yang dikeluarkan


oleh pihak Kepolisian;

m. bersedia dan sanggup menjalankan kewajiban sebagai kepala


Desa sesuai ketentuan perundang-undangan;

n. sanggup bertempat tinggal di desa yang bersangkutan apabila


terpilih menjadi kepala desa; dan

o. mendapatkan izin secara tertulis dari pejabat yang berwenang


apabila calon berasal dari pegawai negeri sipil/TNI/Polri.

2.4 Khusus
a. Kepala Desa yang akan berakhir masa jabatanya dan
mencalonkan kembali sebagai Kepala Desa, harus mengajukan
cuti kepada Bupati melalui Camat;
b. Perangkat Desa yang mencalonkan sebagai Bakal Calon Kepala
Desa, wajib mengajukan permohonan cuti kepada Kepala Desa
dengan tembusan Camat;
c. Anggota BPD yang mendaftar sebagai bakal calon Kepala Desa
wajib mengajukan permohonan cuti kepada Bupati terhitung
sejak ditetapkan sebagai calon Kepala Desa;
2.5 Persyaratan Administrasi
Setiap orang yang mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Kepala
Desa harus menyampaikan permohonan secara tertulis
kepada Bupati melalui Panitia Pemilihan Kepala Desa
dengan dilampiri persyaratan administrasi sebagai berikut:
a. Foto copy Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga yang
dilegalisir oleh pejabat yang berwenang; (Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil);
b. surat pernyataan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
bermaterai cukup;
c. surat pernyataan memegang teguh dan mengamalkan
Pancasila, melaksanakan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945, serta mempertahankan dan
memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan
Bhinneka Tunggal Ika bermaterai cukup;
d. foto copy ijazah yang diligalisir oleh pejabat yang berwenang;
(Dinas Pendidikan atau Kantor Kementerian Agama atau
Perguruan Tinggi yang mengeluarkan);
e. foto copy akta kelahiran yang dilegalisir oleh pejabat yang
berwenang; (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil)
f. surat pernyataan bersedia dicalonkan sebagai kepala Desa
bermaterai cukup;
g. surat pernyataan tidak sedang menjalani hukuman pidana
penjara bermaterai cukup;
h. surat keterangan dari Ketua Pengadilan Negeri bahwa tidak
pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan
pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap
karena melakukan tindak pidana penjara paling singkat 5 (lima)
tahun atau lebih;
i. surat keterangan dari Ketua Pengadilan Negeri bahwa tidak
sedang dicabut hak pilihnya sesuai dengan putusan
pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap;
j. surat keterangan berbadan sehat yang menerangkan bahwa
yang bersangkutan dapat menjalankan tugas dan fungsinya
sebagai kepala Desa dari Rumah Sakit Umum Daerah;
k. surat pernyataan tidak pernah menjadi kepala Desa selama 3
(tiga) kali masa jabatan bermaterai cukup;
l. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli dari
Kepolisian Resort Jombang ;
m. surat pernyataan bersedia dan sanggup menjalankan kewajiban
sebagai kepala Desa sesuai ketentuan peraturan perundang-
undangan bermaterai cukup;
n. surat pernyataan sanggup bertempat tinggal di Desa yang
bersangkutan bermaterai cukup ;
o. surat keterangan bebas narkoba dari Rumah Sakit Umum
Daerah;
p. pas foto berwarna ukuran 4x6 cm sebanyak 4 (empat) lembar
dengan latar belakang warna merah putih;
q. surat izin dan/atau cuti dari pejabat yang berwenang bagi
bakal calon kepala Desa dari unsur PNS/TNI/Polri/kepala
Desa/ perangkat Desa/BPD;
r. Surat Keterangan Pengalaman bekerja di bidang pemerintahan
dilampiri Surat Keputusan Pengangkatan (bagi calon kepala
desa yang mempunyai pengalaman bekerja di bidang
pemerintahan yaitu: PNS, TNI, POLRI, BUMN, BUMD,Honorer
Pemda);

B. PENDAFTARAN

1. Waktu pendaftaran

a. Setiap hari pukul 07.00-15.00 WIB

b. Pada hari terakhir penutupan jam 24.00 WIB

2. Tempat Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan di sekretariat pemilihan Kepala Desa ...... .

3. Tahapan-tahapan Pendaftaran
a. Tahap I : 9 hari kerja (tgl ... s/d ..... 2016) j

b. Tahap II : 20 hari kerja (tgl .... s/d .... 2016)

Dengan ketentuan sebagai berikut:

1) Apabila pada Tahap I ada 2 (dua) calon yang mendaftar atau


lebih dan telah memenuhi persyaratan administrasi, panitia
menetapkan bakal calon kepala desa.

2) Apabila pada tahap I bakal calon yang mendaftar kurang dari 2


( dua) orang, panitia membuka pendaftaran tahap II.

3) Apabila pada tahap II bakal calon yang mendaftar masih kurang


dari 2 (dua) orang, maka panitia pemilihan menyampaikan
kepada BPD untuk dilakukan penundaan, dan panitia pemilihan
dibubarkan.

4. Tata Cara Pendaftaran

a. Bakal calon kepala desa datang sendiri ke kantor sekretariat panitia


pemilihan kepala desa (Balai Desa) dan diterima oleh Seksi
pendaftaran Bakal Calon

b. Menyerahkan berkas persyaratan yang telah ditentukan

c. Berkas disusun, dibendel dan dimasukkan pada map snelhecter


rangkap 3 (tiga).

d. Setiap pendaftar menerima tanda terima pendaftaran dari panitia.

e. Terhadap berkas bakal calon kepala desa yang tidak memenuhi


persyaratan, maka berkas tersebut dikembalikan kepada yang
bersangkutan dilengkapi tanda terima pengembalian berkas.

f. Bakal calon kepala desa yang dinyatakan memenuhi persyaratan


berhak maju pada tahap penyaringan, pengesahan, dan penetapan
menjadi calon kepala desa.

C. PENETAPAN CALON DAN PENGUNDIAN NOMOR URUT

1. Penetapan calon kepala desa dituangkan dalam Berita Acara, dan


dimumkan di tempat yang mudah dibaca oleh masyarakat.
2. Setelah pengumuman Calon kepala desa yang berhak dipilih, Panitia
Pemilihan melakukan undian nomor urut Calon.
3. Pengambilan undian nomor urut calon ditentukan berdasarkan
nomor urut pendaftaran
4. Pengundian dilaksanakan secara terbuka disaksikan oleh semua
calon kepala desa
5. Hasil undian nomor urut calon dibuatkan dalam berita acara dan
diumumkan di tempat terbuka yang mudah dibaca oleh
masyarakat.
BAB IV
PENDAFTARAN PEMILIH

1. Syarat-syarat pemilih:

a. Penduduk desa .... yang pada saat pelaksanaan pemungutan suara


pemilihan Kepala Desa sudah berumur 17 (tujuh belas) tahun atau
sudah/pernah menikah;

b. Nyata-nyata tidak sedang terganggu jiwa/ingatannya;

c. Tidak dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah


memperoleh kekuatan hukum tetap; dan

d. Terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan memiliki surat


undangan yang dikeluarkan oleh panitia Pemilihan Kepala Desa.

2. Waktu Pendaftaran Pemilih

a. Waktu Pendaftaran Pemilih dilaksanakan mulai tanggal .... s.d


tanggal ......

b. Penetapan dan pengumuman daftar pemilih sementara (DPS)


tanggal ...... s.d tanggal ...... (selama tiga hari)

c. Pendaftaran pemilih tambahan tanggal ........ s.d ....... (selama 3 hari)

d. Penetapan daftar pemilih tetap (DPT) tanggal ..... (6 hari sebelum


pelaksanaan pemungutan suara)

3. Tempat Pendaftaran Pemilih


Tempat pendaftaran dilaksanakan di Dusun masing-masing.

4. Tata Cara Pendaftaran Pemilih


a. Panitia Pemilihan Kepala Desa yang bertugas sebagai Pendaftar Pemilih
mendatangi rumah pemilih
b. Petugas terdiri dari :
1) Petugas Pendaftar Pemilih didampingi Kepala Dusun masing-masing
Dusun atau ketua RT/RW
2) Pada saat petugas pendaftar pemilih melakukan pendaftaran pemilih
harus menunjukkan KTP atau KK.
3) Pemilih yang belum terdaftar secara aktif mendaftarkan diri kepada
petugas pendaftar melalui RT/RW dengan menunjukkan KTP atau
KK.
4) Apabila ada temuan di lapangan tentang status kependudukan yang
diragukan, petugas pendaftar pemilih meminta petunjuk ketua
panitia untuk diselesaikan di tingkat musyawarah dan mufakat dan
dituangkan dalam berita acara.
5) Jika upaya penyelesaian pada angka 4 mengalami kesulitan, maka
panitia meminta pertimbangan kepada BPD secara berjenjang untuk
mengambil keputusan.
BAB V
KAMPANYE

A. PELAKSANAAN KAMPANYE

1. Calon Kepala Desa dapat melakukan kampanye sesuai dengan kondisi


sosial budaya Desa dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
2. Kampanye dilaksanakan selama 3 (tiga) hari sebelum pelaksanaan
pemungutan suara pemilihan Kepala Desa.
3. Kampanye dilaksanakan pada tanggal ...................s.d.........
4. Pemasangan tanda gambar calon dan atribut kampanye dimulai pukul
07.00 WIB tanggal ............ dan berakhir pada pukul 24.00 WIB
tanggal .. ................................
5. Setelah masa kampanye usai, menjelang waktu pemungutan suara
Panitia Pemilihan menetapkan masa tenang dalam jangka waktu 3 (tiga)
hari.
6. Masa tenang dilaksanakan pada tanggal .................s.d.....................
7. Kampanye dilaksanakan dalam bentuk :
a. pertemuan terbatas;
b. tatap muka dan dialog;
c. penyebaran melalui media cetak dan media elektronik;
d. penyiaran melalui radio;
e. penyebaran bahan kampanye kepada masyarakat;
f. pemasangan alat peraga di tempat umum;
g. kegiatan lain yang tidak melanggar peraturan perundang-undangan.
8. Penyebaran bahan kampanye kepada masyarakat dapat berupa : sticker,
topi, kaos dan barang-barang cindera mata lainnya.
9. Setiap calon berhak melaksanakan kampanye baik oleh calon yang
bersangkutan maupun Tim Sukses atau juru kampanye masing-masing
calon.
10. Setiap calon hanya boleh menunjuk Tim sukses atau juru kampanye dari
warga Desa ................
11. Setiap calon dalam melaksanakan kampanye berkewajiban :
a. menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila dan UUD 1945;
b. menjaga, menghormati dan menjunjung tinggi norma agama, norma
adat serta menjaga jati diri bangsa;
c. menjaga persatuan dan kesatuan;
d. meningkatkan kesadaran hukum;
e. memberikan informasi yang benar, seimbang dan bertanggung
jawab sebagai bagian pendidikan politik;
f. mematuhi peraturan perundang-undangan mengenai pemilihan
kepala desa;
g. menyampaikan visi, misi dan program-program pembangunan desa;
h. mematuhi ketentuan waktu pelaksanaan kampanye.
12. Penyampaian materi kampanye dilakukan secara :
a. sopan, yaitu menggunakan bahasa/kalimat yang santun dan
pantas ditampilkan kepada umum
b. tertib, yaitu tidak mengganggu kepentingan umum,
c. mendidik, yaitu memberikan informasi yang bermanfaat dan
mencerahkan pemilih;
d. bijak dan beradab, yaitu tidak mencela pribadi, kelompok,
golongan atau calon lain; dan
e. tidak bersikap provokatif.
13. Materi kampanye berisi visi, misi, serta program-program pembangunan
Desa yang akan dilaksanakan apabila Calon terpilih sebagai Kepala Desa.
14. Visi Misi harus disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah Kabupaten Jombang
15. Calon atau tim kampanye wajib membersihkan alat peraga kampanye
paling akhir tanggal ............... pukul 01.00 WIB sebelum masa tenang.

B. LARANGAN KAMPANYE

1. Guna menciptakan ketertiban, keindahan dan kondusifitas Desa, diluar


waktu kampanye Pemilihan Kepala Desa, masyarakat, Calon dan
siapapun tidak diperbolehkan:
a. memasang gambar, foto pribadi/ bakal calon/ calon yang bersifat
ajakan memilih atau mohon dukungan;
b. memasang baliho, spanduk atau sejenis yang bernada kampanye
mendukung salah satu masyarakat yang terindikasi akan
mencalonkan sebagai Kepala Desa, Bakal Calon dan Calon;
c. memasang/ memperlihatkan/ mempertontonkan barang-barang
doorprize berkaitan dengan Pemilihan Kepala Desa; dan
d. membuat/ menyebarluaskan selebaran/ kupon doorprize berkaitan
dengan Pemilihan Kepala Desa.
2. Diluar waktu kampanye adalah sejak pembentukan Panitia Pemilihan
sampai dengan menjelang waktu kampanye dan setelah waktu
kampanye.
3. Apabila ternyata diluar waktu kampanye terdapat pelanggaran larangan
tersebut pada angka 1 maka Panitia Pemilihan melakukan penertiban
dibantu pihak pemerintahan Desa dan aparat keamanan dan apabila
terdapat unsur pidananya akan dilaporkan kepada pihak berwenang
untuk diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
4. Dalam melaksanakan kampanye, calon tidak diperbolehkan :
a. menyinggung suku, ras dan agama;
b. mendiskreditkan/ menghina/ merendahkan Calon lain dan
keluarganya;
c. memasang/ memperlihatkan/ mempertontonkan kepada
masyarakat barang-barang doorprize
d. memasang tanda gambar/ foto Calon yang berdekatan dengan
tempat tinggal Calon lain dalam radius 50 meter
e. memasang tanda gambar di tempat umum dan tempat ibadah,
antara lain lingkungan balai Desa, kantor Kepala Desa, masjid,
sekolah, puskesmas, kantor pemerintah dan tempat umum
lainnya;
f. memasang tanda gambar di lingkungan tempat pemungutan suara
dalam radius 25 (dua puluh lima) meter dari tempat pemungutan
suara;
g. melakukan pawai kendaraan bermotor;
h. melakukan kegiatan yang bertentangan dengan norma agama,
norma kesusilaan dan norma adat;
i. melibatkan aparatur Pemerintah Desa, BPD dan anggota Panitia
Pemilihan;
j. memasang tanda gambar/ foto Calon yang berakibat menutupi/
merusak/ menghalangi tanda gambar/ foto Calon lain; dan
k. merugikan kepentingan umum.

BAB VI
PELAKSANAAN PEMUNGUTAN SUARA
A. WAKTU DAN TEMPAT PEMUNGUTAN SUARA
1. Waktu Pemungutan Suara.
Pemungutan suara pemilihan Kepala Desa ........ dilaksanakan pada
hari ....... tanggal ......... pukul 07.00 s/d 13.00 WIB.
2. Tempat Pemungutan Suara
Tempat pemungutan suara dilaksanakan di dalam
gedung/pendopo/halaman Balai Desa ........

B. PERSIAPAN PEMUNGUTAN SUARA

1. Surat undangan pemungutan suara disampaikan paling lambat 1


(satu) hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara.

2. Pada saat pemungutan suara calon kepala desa harus datang di


tempat pemungutan suara yang telah ditentukan oleh Panitia,
kecuali sakit yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter.

3. Calon kepala desa menandatangani daftar hadir yang telah


disediakan panitia.

4. Saksi calon kepala desa menyerahkan surat mandat kepada ketua


panitia dan menempati tempat yang disediakan oleh panitia.

5. Calon kepala desa menempati tempat yang telah ditentukan panitia


sesuai nomor urut calon.

6. Panitia menempati tempat sesuai dengan tugas masing-masing.

7. Sambutan pembukaan oleh ketua panitia.

8. Ketua panitia membuka kotak suara memperlihatkan kepada para


pemilih dan saksi bahwa kotak suara kosong serta menutup
kembali, mengunci dan menyegel dengan kertas stiker yang
berstempel panitia.

9. Penandatanganan berita acara dimulainya pemungutan suara oleh


ketua panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) anggota panitia serta
dapat ditandatangani oleh para saksi.

10. Ketua panitia beserta saksi memeriksa dan memastikan bilik suara
pencoblosan tidak ada hal-hal yang mencurigakan.

11. Ketua panitia memperlihatkan bahwa surat suara dalam keadaan


tersampul kepada pemilih serta membacakan :
a. Jumlah pemilih tetap;
b. Jumlah dan identitas calon kepala desa;
c. Jumlah surat suara pokok dan cadangan.
12. Sekretaris Panitia membacakan tata tertib pemungutan suara.
13. Calon Kepala Desa dapat diberikan kesempatan pertama untuk
melaksanakan hak pilihnya.

C. PELAKSANAAN

Panitia melakukan kegiatan kegiatan sebagai berikut :


1) Panitia meneliti surat undangan pemilih dengan mencocokkan nama
dan alamat yang bersangkutan dengan data yang tercantum di DPT,
kemudian menukarnya dengan surat suara.

2) Apabila surat undangan hilang dapat menggunakan KTP, KK atau


kartu identitas diri yang dikeluarkan oleh Negara asal terdaftar di
dalam DPT.

3) Panitia mempersilakan pemilih menempati tempat duduk yang


disediakan untuk menunggu giliran memasuki bilik suara untuk
mengunakan hak suaranya.

4) Apabila surat suara yang diterima oleh pemilih ternyata rusak


sebelum digunakan, pemilih dapat menukarkan kepada panitia
untuk diganti dengan surat suara yang baru, sedangkan surat suara
yang rusak disimpan tersendiri oleh panitia.

5) Jika pemilih tuna netra, lumpuh dan bingung untuk melakukan


pencoblosan di bilik suara, maka dapat didampingi oleh panitia,
keluarga, atau orang lain yang diminta pemilih demi menjaga asas
luber.

6) Setelah melakukan pencoblosan, kertas suara harus dilipat kembali


dan dimasukkan ke dalam kotak suara yang disaksikan oleh
panitia.

7) Pemilih yang telah melakukan pencoblosan ditandai dengan


pencelupan salah satu jari tangan ke tinta yang sudah disediakan
oleh panitia, kemudian meninggalkan ruang pemilihan melalui pintu
keluar yang disediakan oleh panitia.

8) Panitia wajib menjaga pelaksanaan pemilihan berjalan dengan


aman, tertib, lancar, jujur dan adil.

5. Penghitungan suara

Penghitungan suara dilakukan apabila :

1) Waktu pelaksanaan pemungutan suara telah habis dan ditutup


oleh panitia.
2) Setelah penghitungan surat suara, panitia meneliti satu persatu
surat suara, untuk tiap surat suara ditunjukkan dihadapan para
saksi dan seluruh masyarakat yang hadir.
3) Surat suara yang telah dibuka dan dibacakan oleh panita
kemudian dicatat di papan yang ditempel kertas manila.
4) Calon kepala desa yang memperoleh suara terbanyak dinyatakan
sebagai calon kepala desa terpilih.
5) Dalam hal jumlah Calon Kepala Desa terpilih yang memperoleh
suara terbanyak yang sama lebih dari 1 (satu) Calon maka
diadakan pemilihan ulang selambat-lambatnya 14 (empat belas)
hari.
6) Setelah penghitungan suara selesai panitia mengisi berita acara
dan ditanda tangani oleh ketua panitia dan dapat ditandatangani
oleh saksi calon kepala desa, kemudian membacakan berita
acara tersebut dihadapan para pemilih dan saksi yang hadir
pada hari itu.
7) Ketua panitia menetapkan calon kepala Desa terpilih
berdasarkan berita acara pemilihan.

6. Pelaporan

1. Panitia menyampaikan nama calon kepala desa terpilih kepada


BPD paling lambat 7 (tujuh) hari setelah penetapan.

2. Panitia menyampaikan laporan penyelenggaraan dan


pertanggungjawaban keuangan pemilihan kepala desa kepada
BPD.

PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA.............

KETUA PANITIA, SEKRETARIS,

........................................ ...........................................