Anda di halaman 1dari 3

ANALYSIS SWOT SRIWIJAYA AIR

STRENGTHS

MEDIUM FLIGHT

Dari berbagai orang mungkin kesal akan LCC, walaupun murah tapi keamanan tidak terjamin
dikarenakan banyaknya peristiwa yang terjadi pada maskapai dengan konsep LCC. Namun di sisi
lain mereka juga tidak menginginkan tiket mahal, maka dari itu MEDIUM FLIGHT ini menjadi
kekuatan sriwijaya untuk menarik penumpang yang ingin melakukan penerbangan dengan
harga tidak mahal namun keamanan bisa dipercaya. Apalagi sriwijaya sangat kecil akan angka
kecekalakaannya. Itulah sebabnya medium flight bisa menarik penumpang dari berbagai
kalangan, karena sriwijaya murah tapi tidak murahan.

AIRCREW

Untuk aircrew khususnya cabincrew, PT. Sriwijaya memperbolehkan Cabincrewnya untuk


menggunakan jilbab baik itu Sriwijaya air ataupun NAM Air, ini point lebih karena membuat
image maskapai tersebut lebih diperhatikan karena tidak adanya diskriminasi dalam pemilihan
SDM, apalagi di Indonesia yang mayoritas muslim dapat menjadikan maskapai ini sebagai
sebagai maskapai dengan nuansa halal sehingga sangat layak untuk Indonesia sebagai
pemenang halal tourism.

FOODS

Sriwijaya juga memberikan makanan dan minuman, walaupun tidak seberapa tapi ini
merupakan keunggulan karena maskapai penerbangan murah lainnya tidak memberikan
pelayanan seperti ini, jadi penumpang yang mungkin belum sempat makan adanya makanan
gratis itu sangat mengatasi masalah penumpang khususnya penerbangan domestic.

MAINTENANCE

Untuk Sriwijaya bekerja sama dengan perusahaan singapur dimana perusahaan tersebut telah
menangani berbagai maskapai besar, namun sriwijaya akan membuka bengkel maintenance
pribadi di Bintan agar peralatan dari singapur bisa lebih cepat masuk ke bintan daripada ke
Jakarta. Karena Maintenance yang handal inilah sehinggah sriwijaya air bisa membuat
penumpang yakin akan keamanannya saat dalam penerbangan.

ON TIME PERFORMANCE
Dilihat dari data 2016 bahwa maskapai sriwijaya air dan Nam air masuk dalam 5 besar
penerbangan paling tepat waktu bahkan mengalahkan executive flight, oleh sebab itu maskapai
ini sangat lebih baik dibandingkan dengan executive flight apalagi LCC dari segi on time
performance apalagi yang LCC.

WEAKNESS BOEING-EMBRAER

Kelemahannya terletak pada pesawatanya dimana rata-rata pesawat tersebut berusia 25 tahun,
sangat tua dalam hal transportasi dan juga sriwijaya memiliki beraneka ragam pesawat, itu
membutuhkan berbagai peratalan berbeda untuk melakukan perawatan pesawat. Lain untuk
embraer , lain untuk boeing.

OPPORTUNITY

ASEAN OPEN SKY

Dengan dibukanya ASEAN Open Sky, membuat maskapai ini berpeluang untuk masuk ke Negara
ASEAN lainnya, beberapa Negara ASEAN yang belum terjangkau oleh Sriwijaya bisa menjadi
destinasi baru yang akan dituju Sriwijaya dan melebarkan sayapnya ke Negara-negara asean
lainnya.

Jakarta-Jeddah

Sriwijaya air berencana membuka rute Jakarta-jeddah pada akhir 2017, peluang ini sangat bagus
mengingat Sriwijaya air memiliki cabincrewa yang dikenal berjilbab. Dengan dibelinya 4 pesawat
widebody mengingat masih kurangnya maskapai Indonesia tujuan Jeddah memungkinkan
Sriwijaya bisa menyaingi penerbangan umrah lainnya bahkan Sriwijaya Air sangat berpotensi
untuk melakukan penerbangan bagi para penumpang haji.

THREATS

ASEAN OPEN SKY

Selain menjadi peluang, asean open sky juga menjadi ancaman tersendiri karena banyaknya
maskapai luar yang akan masuk ke Indonesia sehingga competitor akan terus bertambah dalam
persaingan internasional dimana bebasnya maskapai luar untuk masuk ke Indonesia.

Competitor

Beberapa tahun terakhir, banyak pendatang baru berdatangan seperti Trigana, Kartika airlines,
dan Citylink menjadi pendatang baru yang memiliki prospek ke depan memungkinkan Sriwijaya
menurun karena semakin banyaknya maskapai sehingga penumpang juga memiliki maskapai
alternative lainnya, Sedangkan dari luar seperti Air Asia dari Malaysia dan Tiger Airways dari
Singapur walaupun tidak mempengaruhi jalur domestic tapi sangat mempengaruhi jalur
internasional karena 2 Negara tersebut termasuk tujuang terpopuler oleh penumpang
Indonesia.