Anda di halaman 1dari 14

Piping and Instrumentation Diagram

P&ID (By Adi Fadillah)

Piping dan Instrumentation Diagram (P&ID) merupakan skema dari ,jalur pipa, equipment,
instrumentasi, control system,dari suatu sistem proses yang terdapat di Oil Refinery, Chemical
Plant, Paper Mill, Cement Plant, dll. Simbol-simbol yang terdapat dalam P&ID mewakili
peralatan seperti actuator, sensor-sensor dan kontroler. P&ID menjelaskan secara detail
mengenai flow process (Diagram Alir), terkecuali parameter-parameter seperti temperatur,
tekanan, dan besarnya arus tidak dapat dijelaskan dalam P&ID. Alat-alat process seperti valve
(katup), instrument,dan Saluran pipa diidentifikasikan dengan kode. Kode-kode tersebut
berdasarkan ukuran, jenis cairan yang dialirkan, jenis sambungan pipa (Seperti dengan
menggunakan Bolt atau Flang), dan keadaan Status Valve (Normally Close atau Normally
Open).
Diagram P&ID pada suatu Process System

P&ID dapat digambarkan dengan tangan (gambar biasa diatas kertas) atau dengan menggunakan
komputer. Software dalam membuat P&ID untuk PC atau Mac, antara lain dapat menggunakan
Microsoft Visio (PC), Omni Grafle (Mac), atau menggunakan software yang didesain untuk
P&ID yaitu Cadworx P&ID dari COADE

Beberapa software P&ID ini tidak menunjukan ukuran aktual dan posisi dari peralatan-peralatan
seperti sensor, valve, dan equipment, akan tetapi untuk menampilkan sebuah diagram hubungan
dari suatu sistem process yang disimpan sebagai data elektronik dan dapat dilihat di PC.
Software Cadworx P&ID dapat menyimpan Database dan menghasilkan Report equipment table
list dari komponen-komponen / instrument yang terdapat dalam P&ID suatu process. Pada
bagian berikutnya dari artikel ini kita akan membuat suatu P&ID dengan menggunakan software
Cadworx P&ID
Representasi dari Line Process
pada P&ID

Line Symbol

Line Symbol digunakan untuk menggambarkan hubungan antara unit-unit yang berbeda dalam
sistem yang dikontrol. Tabel berikut di bawah ini merupakan Line Simbol yang pada umumnya
sering digunakan.
Tabel 1. Line Symbol

Dari table 1, Piping line merupakan proses utama dimana pipa mengalirkan bahan kimia yang
diidentifikasikan dengan menggunakan kode. Simbol line lainnya menjelaskan bagaimana system
terhubung antara satu proses dengan proses lainnya,serta signal yang digunakan dalam sistem
instrumentasi, seperti electrical signal,pneumatic signal,data, dll.

Gambar 1

Kode-kode yang terdapat pada Piping Line menunjukan Diameter Pipa, Fluid Service, material,
dan isolasi. Diameter pipa dalam Inch. Fluid service memberi keterangan jenis fluida yang
dialirkan. Material memberikan informasi mengenai bahan pembuat pipa. Sebagai contoh CS
untuk Carbon Steel atau stainless steel SS.

Pengunaan kode-kode pada Process Line sebagai contoh gambar 1, pada aliran pipa no 39
menunjukan pipa dengan diameter 4 Inch, dengan Fluid Service mengalirkan bahan kimia N,
berbahan material CS (Carbon Steel) , dan tanpa insulasi (No Insulation)
Simbol untuk
Valves

Simbol
untuk Valves Actuator
Simbol untuk
Fitting dan Representasi
Simbol untuk Equipment

Instrumentation Symbol

Kode-kode Instrumentasi yang tertera di P&ID adalah sebagai berikut, huruf pertama
mengidentifikasikan parameter yang dikontrol, huruf selanjutnya mengidentifikasikan tipe
perangkat control
Berdasarkan contoh diagram P&ID di atas, FT101, huruf pertama F mempunyai arti kode
(berdasarkan kode ISA) yaitu Flow. Huruf kedua T mempunyai arti Transmitter,kode FT101
dapat diartikan sebagai Flow Transmitter,Lingkaran menunjukan FT101 terpasang (mounted) di
Field Area, yang dihubungkan oleh electric signal (Garis putus-putus). Pada FIC101, berarti
(Flow Indicator Controller), simbol berupa kotak dan lingkaran menunjukan FIC101, terletak di
Shared Control / Shared Displays dan dapat diakses oleh operator
Huruf Pertama Parameter yang
dikontrol
A Analysis
C Conductivity
D Density
E Voltage
F Flow Rate
I Current
L Level
M Moisture(Humidity)
P Pressure or Vacuum
T Temperature
V Viscosity
Huruf Tipe Peralatan
Selanjutnya Kontrol
A Alarm
C Controller
I Indicator
T Transmitter
V Control Valve
E Element
IC Indicator Controller
FC Ratio Controller
R Recorder
HS Hand Switch
HV Hand Valve
Q Totalizer
IQ Indicating Totalizer
XV Solenoid Valve
Y Calculation
FY Ratio Callculation
SL Switch Low
SH Switch High
AL Alarm Low
ALL Alarm Low Low
AH Alarm High
AHH Alarm High High

Berdasarkan ANSI/ISAs S5.1-1984 (R 1992) Instrumentation symbols and identification


standard.

CADWORX P&ID

Software CADWorx P & ID, merupakan software yang khusus dirancang untuk keperluan
pembuatan Proses Instrumentasi Diagram (P & ID). Sebagai program berbasis AutoCAD,
Software ini menggunakan teknologi terbaru dari Autodesk berupa objek (ObjectARX). Menu
dan tools pada software ini memudahkan dalam mengambarkan P&ID secara sistematis, sistem
editing yang lebih efektif, membuat proses perancangan lebih cepat dengan tetap
mempertahankan konsistensi, dan keakuratan data.

CADWorx P & ID support dengan program AutoCAD 2005 2008, dan semua produk
Autodesk, meliputi produk Autodesk Mechanical Desktop (MDT), Arsitektur Desktop (ADT),
Map 3D dan Land Desktop (LDD).
Perbedaan PID dan PFD

PID atau piping and instrument diagram adalah panduan dalam sebuah plant, kitab yang paling suci dan
harus di ikuti oleh designer agar perencanaan sistem piping yang di hasilkan dapat beroperasi dengan
baik sesuai proses yang telah di tentukan.

Lalu apakah PID itu?


Piping and instrument diagram adalah sebuah diagram yang di dalamnya menunjukan proses alir suatu
system dilengkapi dengan ekuipment dan instrument yang bekerja di dalamnya. Di dalam PID, akan
dimuat beberapa informasi tentang properties pipa, properties equipment dan termasuk pula
instrument yang di gunakan di dalamnya. PID ibarat rangkuman, maka kita akan tau seluruh operasional
plant dan porses yang terjadi didalamnya.

Apa yang dimaksud PFD?


Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, mari saya tunjukan sebuah diagram sederhana.

Gambar di atas menjelaskan sebuah proses alir, aliran fluida dari reboiler (E-101) menuju ke vertical
vessel (depropanizer, V-101). Gas yang dihasilkan dari depropanizer ini kemudian mengalir ke condenser
(E-102) untuk diubah menjadi fluida cair dan dikumpulkan di reflux accumulator (V-102). Fluida cair dari
reflux accumulator ini sebagian menjadi produk dan lainya akan di masukan kembali ke vertical vessel.

Diagaram di atas, hanya menyebutkan sebuah aliran. Darinya kita dapat melihat kira kira apa yang
terjadi di dalam proses tersebut secara sederhana. Itulah yang dinamakan PFD, process flow diagram, ia
hanya menunjukan sebuah aliran tanpa ditunjukan lebih detail seperti apa pipanya, equipment dan
propertisnya. Bandingkan dengan gambar di bawah.

Gambar di atas, selain menunjukan flownya dilengkapi pula dengan line number, pipe class serta ukuran
pipanya, valve yang digunakan, termasuk kode instrumennya. Di gambar ini kita melihat jumlah
pompanya ada dua, lengkap dengan aliran pipa, ukuran pipa dan fitting yang digunakan dan lain
sebagainya. Gambar diatas lebih lengkap dibanding dengan gambar sebelumnya. Inilah yang kita
namakan PID.
Lalu apa yang membedakan PID dan PFD?
Dalam PFD memang lebih sederhana, namun kita akan lebih memahami seluruh proses dari sebuah
plant dengan hanya melihat sebuah gambar sederhana. Dan biasanya, sebelum PID dilahirkan, maka PFD
akan lebih dulu dibuat. PID akan mengacu semua prosesnya ke process flow diagram (PFD), PID ini yang
akan menjabarkan semua detail dari PFD itu tadi. Cobalah lihat contoh di bawah lagi, anda akan lebih
memahami sebuah PFD, PFD ini saya ambil dari salah satu buku oil and gas.

Proses Flow Diagram, untuk memperjelas, klik link ini

Kalau melihat contoh dari gambar sebelumnya, PID tersebut hanya satu lembar. Ya karena itu hanya
sebuah contoh, tetapi pada kenyataannya, PID dapat berlembar lembar dan anda akan dibuat bingung
didalamnya. Kenapa banyak? karena setiap detail proses dan propertisnya akan di jelaskan. PID tersebut
akan menjelaskan proses yang dialami oleh vessel, pompa,atau equipent lainya, lengkap dengan
instrument yang digunakan.

Disamping itu, PID yang berlembar lebar tadi terdapat pula penjelasan mengenai pressurenya, kapan
pressure itu akan dilepaskan (untuk PSV), properties temperature, termasuk pula perlakuan kusus
seperti ketinggian yang dibutuhkan untuk ekuipment, pipa yang hanya di ijinkan untuk turun dan lain
sebagainya. Kita akan memahami seluruh plant, hanya dari PID. Mungkin lain kesempatan kita akan
lebih dalam membahas tentang cara memahami piping and instrument diagaram.