Anda di halaman 1dari 1

Format Kertas Kerja

Format kertas kerja dalam bentuk lama adalah kertas dokumen yang panjang, ditulis tangan oleh
auditor dengan sample dari laporan dan lain-lain yang termasuk dalam paket. Namun seiring
dengan perkembangan jaman dan penggunaan computer, format kertas kerja pun berubah
menyesuaikan dengan situasi, namun tetap memiliki poin penting sebagai pendeskripsi hasil
observasi auditor. Terlepas dari ukuran halaman ataupun media yang digunakan, tujuan kertas
kerja adalah untuk menyediakan standar kerangka kerja yang digunakan untuk
mendokumentasikan kegiatan audit internal. Seperti yang dibahas, halaman kertas kerja
seharusnya memiliki judul, tanggal, diparaf oleh preparer, dan disusun secara rapi dan tertib.

Pengorganisasian Dokumen Kertas Kerja

Internal audit mencakup mengumpulkan sejumlah besar materi untuk mendokumentasikan


beberapa proses pengendalian internal atau hasil pengujian audit. Dengan berbagai kegiatan yang
ditinjau dan cakupan prosedur audit yang lebar, bentuk dan isi dari masing-masing kertas kerja
dapat sangat bervariasi. Bagi internal auditor kertas kerja dapat dibagi menjadi 3 area:

1. Permanent files
2. Administrative files
3. Audit procedures file