Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PRAKTIKUM

untuk memenuhi kompetensi Mata Pelajaran Biologi

Disusun oleh:

Alya Hananti

Anjanie

Ayu Sekar Putri

Lathifa Hanum

Widya Pratama Kesuma

XI IPA 2

SMA NEGERI 3 BANDUNG

2010
Latar Belakang
Latar belakang kami menulis laporan ini adalah untuk mengetahui keterkaitan indera
pengecap dengan pembau; menentukan jarak bintik buta dari mata, daerah bintik buta pada
kertas, dan titik pandangan dekat; serta mengetahui cara kerja test pack untuk memenuhi
standar kompetensi mata pelajaran Biologi.
Praktikum 1: Indra Penglihatan

Tujuan:
 Menentukan jarak bintik buta dari mata, daerah bintik buta pada kertas dan titik
pandangan dekat.

Alat dan Bahan:


 Penggaris panjang
 Kertas buram/HVS
 Jarum pentul
 Penentu bintik buta

Cara Kerja:
a) Bintik buta
1. Peganglah penentu bintik buta (titik hitam sebelah kanan tanda +) pada jarak
20 cm di depan wajah sejajar dengan mata kanan Anda.
2. Tutuplah mata kiri Anda.
3. Fokuskan mata Anda pada tanda positif dengan perlahan menggerakkan
penentu bintik buta tersebut mendekati wajah Anda.
4. Pada jarak tertentu, bintik hitam akan menghilang dari pandangan Anda. Tepat
pada saat hilangnya titik hitam dari pandangan Anda, ukurlah jarak antara alat
penentu bintik buta tersebut dengan mata Anda (dalam cm).
5. Bandingkan dengan jarak yang diperoleh oleh praktikan lainnya dalam satu
kelompok.
b) Pandangan Dekat
1. Tutuplah satu mata dengan tangan dan fokuskan satu mata yang lain pada
jarum yang dipegang tangan Anda jauh-jauh.
2. Doronglah perlahan-lahan mendekati mata Anda, sehingga benda tampak
kabur.
3. Ukurlah jarak dari mata ke jarum yang kabur. Jarak ini adalah titik pandang
dekat mata Anda.
4. Ulangi proses tadi dengan mata yang lain dan bandingkan keduanya.
Hasil Pengamatan:
a) Bintik buta

Nama Jarak bintik buta


Alya Hananti 27 cm
Anjanie 30 cm
Ayu Sekar Putri 27 cm
Lathifa Hanum 22 cm
Widya Pratama K. 21 cm
b) Pandangan Dekat

Nama Jarak Pandangan Dekat


Alya Hananti 16 cm
Anjanie 19 cm
Ayu Sekar Putri 10 cm
Lathifa Hanum 11 cm
Widya Pratama K. 9 cm

Pertanyaan:
1. Berdasarkan tabel di atas, berapakah jarak rata-rata pandangan dekat dan bintik buta?
 Jarak rata-rata bintik buta 25,4 cm.
Jarak rata-rata pandangan dekat 12,2 cm.
2. Mengapa pada jarak tertentu kita tidak dapat melihat benda?
 Karena lensa mata memiliki daya akomodasi yang terbatas. Ketika benda
berjarak terlalu dekat, lensa tidak bisa membentuk bayangan benda jatuh tepat
di retina, sehingga benda akan terlihat kabur.
3. Buatlah kesimpulan dari kegiatan praktikum yang telah kalian lakukan!
 Mata manusia memiliki kemampuan melihat yang terbatas. Benda yang
letaknya lebih jauh dari pandangan jauh manusia atau lebih dekat dari
pandangan dekat manusia akan terlihat kabur. Adapun setiap orang memiliki
jarak pandangan yang berbeda-beda.
Praktikum 2: Keterkaitan Indra Pembau
dengan Indra Pengecap
Tujuan:
Melalui kegiatan ini, siswa dapat:

1. Membedakan fungsi indera pembau dengan indera pengecap.


2. Menemukan keterkaitan antara indera pembau dengan indera pengecap.
3. Menghubungkan kepekaan indera pembau, indera pengecap, dengan kesehatan.
4. Melatih psikomotor siswa dengan melakukan percobaan.

Variabel:
1. Variabel Bebas : indera pembau
2. Variabel Terikat : indera pengecap

Alat dan Bahan:


1. Botol jam/gelas plastik kecil/wadah plastik kecil
2. Cotton bud steril
3. Larutan NaCl (garam dapur) secukupnya
4. Larutan sukrosa (gula) secukupnya
5. Larutan asam asetat (cuka) secukupnya
6. Larutan kina secukupnya
7. Apel, kentang, bawang, tomat, jeruk, masing-masing 1 buah
8. Air mineral secukupnya
9. Kain penutup mata
10. Pisau

Langkah Kerja:
1. Tutuplah mata dan hidung Anda. Kemudian, letakkan secara bergantian apel, kentang,
tomat, jeruk, dan bawang pada lidah Anda. Coba bedakan rasa masing-masing bahan
pangan tersebut.
2. Ulangi percobaan tersebut dengan tanpa menutup hidung. Coba bandingkan rasa
bahan-bahan pangan tadi dengan ketika hidung ditutup.
3. Dengan cotton bud, oleskan larutan NaCl di seluruh permukaan lidah Anda. Rasakan
larutan tersebut di bagian-bagian lidah dan perhatikan dimanakah larutan tersebut
terasa paling kuat. Setelah itu, berkumurlah hingga bersih.
4. Lakukan secara bergantian untuk masing-masing larutan, yaitu larutan gula, asam
asetat, dan kina. Setiap akan berganti larutan harus berkumur hingga bersih.
5. Siswa mengisi tabel pengamatan yang telah disediakan yang berisi tabel pengenalan
makanan, mengenali peta rasa pada lidah dengan mengarsir bagian tertentu lidah serta
menuliskan macam rasa pada lokasi yang telah diarsir.

Hasil Pengamatan:

Makana Hidung ditutup Hidung tidak ditutup


n Rasa Bau Rasa Bau
Kentang + - + +
Apel + - + +
Jeruk + - + +
Tomat + - + +
Bawang + - + +
Keterangan:
Rasa bahan pangan lebih terasa ketika hidung tidak ditutup.
Tepi Tepi
No Ujung Pangka
Larutan Ujung Pangka
. lidah l Lidah
Lidah l Lidah
1 Larutan gula (manis) + - - -
Larutan asam cuka
2 (asam) - - + -
3 Larutan garam (asin) - + - -
Larutan pil kina
4 (pahit) - - - +

Pertanyaan:
1. Apakah seluruh permukaan lidah peka terhadap semua jenis rasa larutan?
 Tidak
2. Apakah perbedaan yang kamu temukan pada saat meletakkan makanan pada lidah
disertai dengan menutup hidung dan mata dengan meletakkan makanan pada lidah
tidak disertai menutup dengan hidung?
 Rasa bahan pangan lebih terasa dan lebih dapat dikenali jika hidung tidak
ditutup.
3. Jika kita dalam keadaan sakit (flu), memakan makanan tidak terasa apa-apa. Apakah
hal tersebut dapat dianalogikan dengan keadaan hidung yang ditutup pada kegiatan
praktikum yang dilakukan? Jelaskan!
 Ya. Ketika kita sedang flu, hidung kita tersumbat oleh lendir sehingga jalan
udara ke hidung kitapun tertutup dan kita tidak dapat mencium aroma
makanan. Hal ini sama seperti ketika hidung kita ditutup.
4. Mengapa jika setiap setelah mengoleskan larutan, dari larutan satu ke larutan lainnya
harus berkumur terlebih dahulu?
 Karena rasa yang sebelumnya dioleskan di lidah masih ada di lidah, sehingga
kalau tidak berkumur, rasa yang akan diuji akan bercampur dengan rasa yang
masih tertinggal di lidah.
5. Buatlah kesimpulan dari kegiatan praktikum yang telah kalian kerjakan1
 Terdapat keterkaitan antara indera pembau dengan indera pengecap. Indera
pembau membantu kinerja indera pengecapan sehingga rasa akan lebih terasa
di indera pengecap.
Pertanyaan Penutup:
1. Kesulitan atau kendala apa yang kamu hadapi dalam melakukan kegiatan praktikum?
 Situasi kelas kurang kondusif, pengarahan dari guru kurang jelas, lembar kerja
siswa untuk sistem reproduksi hanya satu untuk untuk satu kelas sehingga
menyulitkan siswa untuk membuat laporan.
2. Saran apa saja yang dapat kamu berikan utnuk percobaan-percobaan berikutnya?
 Sebaiknya guru memberikan pengarahan lebih jelas dan lembar kerja
dibagikan untuk setiap kelompok.

Anda mungkin juga menyukai