Anda di halaman 1dari 2

PELAKSANAAN PONED

No. Dokumen : SOP/UKM/SPKD/


No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 01/02/2017
Halaman :1 / 2

Ns. Rika Armadiani, S. Kep


Puskesmas Sumpur
NIP.19820218 201001 2 010
Kudus
1. Pengertian Pelayanan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar)
merupakan pelayanan untuk menanggulangi kasus-kasus
kegawatdaruratan obstetric neonatal yang meliputi segi :
Pelayanan obstetric: penatalaksanaan kegawatdaruratan medic,
perdarahan pada kehamilan muda, perdarahan post partum, pre eklamsia,
dan eklamsia, persalinan macet, infeksi nifas, serta pertolongan
persalinan menggunakan vakum ekstrakor.
Pelayanan neonatal : meliputi penatalaksanaan bayi berat lahir rendah
(BBLR), hipotermi, hipoglikemia, ikterus, masalah pemberian minum,
asfiksia, gangguan nafas, kejang, infeksi neonatal, dan trasportasi rujukan
ke rumah sakit
PONED dilaksanakan di tingkat puskesmas, dan menerima rujukan dari
tenaga atau fasilitas kesehatan di tingkat desa atau masyarakat dan
merujuk kerumah sakit PONEK.

2. Tujuan 1. Memperbaiki keadaan umum pasien


2. Ibu dan bayi lahir dengan selamat
3. Mencegah komplikasi pada ibu dan bayi
4. Menurunkan angka kematian ibu dan bayi
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. 800/ /HC-SPKD/II/2017 tentang Evaluasi
Kinerja
4. Referensi 1. Asuhan Persalinan Normal, Depkes, 2008
2. Paket Pelatihan Pelayanan Obstetri Dan Neonatal Emergensi Dasar,
2008
3. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal, Sarwono
Prawirohadjo, Jakarta, 2000

5. Prosedur Pelayanan Poned meliputi :


1. Menerima pasien
2. Anamnesa dan pengkajian
3. Pelayanan tindakan
4. Kolaborasi dengan lintas program
5. Melakukan rujukan ke rumah sakit
6. Melakukan rujukan balik ke bidan Poskesri dan Pustu
6. Langkah Langkah 1. Petugas menerima pasien yang datang sendiri atau kiriman dari bidan
pustu dan poskesri
2. Melakukan anamnesa dan pengkajian
3. Pengisian inform concent
4. Melakukan pemeriksaan fisik,:
Pemeriksaan umum
Pemeriksaan Kebidanan
Pemeriksaan Labor : protein dan hb jika ada indikasi
5. Menegakkan diagnosa kebidanan
6. Kolaborasi dengan dokter dan tim kesehatan lainnya
7. Menerapkan prinsip prinsip pencegahan infeksi dalam tindakan
8. Melakukan rujukan ke Rumah Sakit PONEK
9. Mencatat semua tindakan dalam rekam medik, dan
mendokumentasikan
10. Melakukan rujukan balik ke bidan Poskesri dan Pustu
7. Hal yang perlu 1. Kondisi pasien
diperhatikan 2. Kebersihanan ruang bersalin dan rawatan
3. Kesterilan Peralatan
4. Pencegahan Infeksi
8. Unit Terkait Poskesri, Puskesmas Pembantu, Poli KIA, UGD, Rawatan kebidanan,
Laboratorium, Apotik

9. Dokumen Terkait Rekam medic dan Inform concent


Surat rujukan
Register UGD PONED
Register rujukan
Laporan jaga rawatan kebidanan
10.Rekaman Historis
Perubahan No. Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai diberlakukan