Anda di halaman 1dari 23

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS INDONESIA

UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL


TAHUN AKADEMIK 2011/2012

Mata Kuliah : Tata Kelola Perusahaan


Program : Program S1 Reguler
Waktu : 180 menit (3 jam)
Hari/ Tanggal :
Sifat/Bentuk : Open All Resources
Dosen : Tim Pengajar

SOAL 1 (Bobot 25%)

Struktur kepemilikan sebagian besar perusahaan terbuka di Indonesia adalah terkonsentrasi


dengan struktur kepemilikan piramid.
Berdasarkan konteks tersebut, jelaskan dan sertakan argumen yang mendukung penjelasan
anda:
a. Peran dan tugas unit internal audit untuk memastikan kepentingan perseroan terjaga dan
tercapainya penegakan GCG.
b. Posisi unit internal audit dalam struktur organisasi perusahaan, serta kepada siapa unit
tersebut bertanggung jawab dan melapor secara administratif maupun fungsional.
c. Pengangkatan dan pemberhentian kepala internal audit.

SOAL 2 (Bobot 25%)

Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan kegiatan yang dilakukan perusahaan


sebagai bagian dari suatu lingkungan. Dalam praktiknya perusahaan seringkali melakukan
CSR sebagai kegiatan yang memberikan signal mengenai image perusahaan dan hanya
bersifat philanthropic, seperti sumbangan bencana alam dan lain sebagainya.

1. Jelaskan hasil survey McKinsey Global Survey Results, 2008 mengenai pendapat
berbagai pihak dari kegiatan CSR
2. Menurut anda apakah semua jenis CSR akan memberikan dampak /benefit yang sama
bagi perusahaan? Faktor-faktor apa saja yang dapat meningkatkan manfaat dari CSR
bagi perusahaan?
3. Kesulitan apakah yang banyak dihadapi perusahaan dalam menerapkan CSR?
4. Bagi perusahaan eksplorasi sumber daya alam, seperti PT Kaltim Prima Coal
tanggung jawab untuk menjaga kelestarian alam dan masyarakat sekitar seringkali
lebih berat. Menurut anda bagaimanakah perusahaan tersebut dapat menjalankan
tanggung jawab sosialnya secara lebih baik?

SOAL 3 (Bobot 30%)

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:


1. Penman (2003) membahas mengenai kualitas pelaporan keuangan:
a. Apa yang dimaksud dengan kualitas pelaporan keuangan?
b. Menurut Anda, bagaimana pengguna laporan keuangan dapat menilai kualitas suatu
laporan keuangan?
c. Jelaskan peranan mekanisme corporate governance, terutamaauditor eksternal,
terhadap kualitas pelaporan keuangan tersebut.
2. Saat ini terdapat aturan yang mengharuskan rotasi auditor (Akuntan Publik maupun
Kantor Akuntan Publik):
a. Apakah aturan tersebut efektif untuk mempertahankan independensi auditor?
b. Menurut Anda, apakah terdapat cara lain untuk mempertahankan dan meningkatkan
independensi dan kompetensi auditor? Jelaskan.
3. Salah satu prinsip CG adalah disclosure and transparency. Namun, beberapa hasil
penelitian menunjukkan tingkat pengungkapan perusahaan publik di Indonesia masih
relatif rendah. Berikan rekomendasi Anda mengenai aturan atau kondisi apa saja yang
sebaiknya perlu ada untuk meningkatkan tingkat pengungkapan di Indonesia.

Soal 4 (Bobot 30%)

1. Ada pendapat, bahwa sektor swasta merupakan korban korupsi, sekaligus


sumber/penyebab terjadinya korupsi, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam
mengurangi/memberantas korupsi. Berikan contoh kejadian/tindakan yang terjadi di
sektor swasta untuk ketiga kondisi tersebut . Apa peran corporate governance dan
public governance dalam mengatasi hal tersebut di atas ? Menurut anda apakah
perangkat dan pelaksana hukum dan perundang undangan yang ada di Indonesia
sudah memadai untuk mengurangi dan atau memberantas tindak pidana korupsi ? Apa
usulan anda untuk memperbaikinya (15 poin).
2. James E. Copeland, Jr dalam artikelnya yang berjudul Ethics as an imperative
menjelaskan tentang masalah pelanggaran etika kasus Enron, WorldCom dan skandal-
skandal keuangan lainnya yang membuat prihatin dan tercorengnya reputasi profesi
akuntansi dan audit. Jelaskan akibat / kerugian yang dapat terjadi akibat pelanggaran
etika profesi ini? Tindakan apa dan oleh siapa/pihak mana yang harus dilakukan untuk
meningkatkan kesadaran beretika dan penerapan etika bisnis dan profesi yang baik ?
Jelaskan kaitan penerapan etika bisnis dan profesi dalam upaya perusahaan
menerapkan dan mencapai tujuan Good Corporate Governance (poin 15).

SELAMAT MENGERJAKAN, SEMOGA SUKSES


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS INDONESIA

UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL


TAHUN AKADEMIK 2012/2013

Mata Kuliah : Tata Kelola Perusahaan


Program : Program S1 Reguler
Waktu : 150menit (2,5 jam)
Hari/ Tanggal : 2 Januari 2013
Sifat/Bentuk : Open Books
Dosen : Tim Pengajar

Soal 1: Disclosure and Transparency (15%)

Prinsip Disclosure and Transparency dari OECD menyatakan sebagai berikut:

The corporate governance framework should ensure that timely and accurate disclosure
is made on all material matters regarding the corporation, including the financial
situation, performance, ownership, and governance of the company.

a. Analisis dan evaluasi apakah aturan-aturan Bapepam-LK yang saat ini berlaku telah
cukup memadai untuk memastikan perusahaan publik menerapkan prinsip tersebut?
b. Berikan rekomendasi upaya-upaya untuk meningkatkan tingkat pengungkapan dan
transparansi perusahaan publik di Indonesia.

Soal 2 : Kualitas Laporan Keuangan (15%)

a. Sampaikan pemahaman dan justifikasi anda terhadap definisi yang seharusnya dari
Laporan Keuangan yang Berkualitas.
b. Jelaskan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan.

Soal 3 : Praktek CG di Indonesia (10%)

Berdasarkan penilaian Bank Dunia dan IICD terhadap praktek CG di Indonesia, jelaskan 3
kelemahan utama praktek CG dari perusahaan terbuka di Indonesia serta upaya yang perlu
dilaksanakan untuk mengatasi kelemahan tersebut.
Soal 4 : Pengendalian internal (15%)

Sebagian besar perusahaan menempatkan posisi Pengendalian Internal (PI) di bawah Direksi.
Kondisi tersebut menimbulkan keraguan atas objektivas dan independensi fungsi
Pengendalian Internal.

1. Jika posisi PI tetap di bawah Direksi, mekanisme apa yang harus dilakukan untuk
meningkatkan objektivitas dan independensi PI dalam menjalankan tugasnya?

2. Berikanalternatifstrukturorganisasi (selainpoin 1) yang


bisadiusulkanuntukmenjaminobjektivitasdanindependensi PI!

3. Berikanpenjelasansingkatterkaitkelemahanpengendalian internal di
kasuspenempatandeposito Bank Mega!

Soal5 :Etika (15%)

Etikaadalahsesuatu yang perludiresapidanmunculdarilubukhati yang paling


dalam.Etikabukanlahaturanbaku yang tertera di peraturanataupunundang-undang.

Pertanyaan:

1. Mengapa moral etikasangatpentingdalamkehidupansehari-hari? (3 poin)

2. Kita sangatprihatindenganmaraknyakasus yang


menyangkutetikapejabatpubliksepertieksJaksaUripTriguna, eks Hakim Agung
Yamani danBupatiGarut. Begitu pula denganaksitawurananaksekolahdanantarwarga
yang seringterjadi di negeriini. Sebagaimahasiswadangenerasipenerus,
bagaimanaAndamenyikapihaltersebut? (4 poin)

3. Bacalahkasus di bawahiniuntukmenjawabpertanyaan a. dan b. (8 poin)

Justifying Price Increases

Author : Craig A. Kelley, Professor of Marketing, California State University, Sacramento.

Characters: Sam, Marketing Research Manager at a television station


John, General Manager of a television station

Last year Sam was promoted to manager of marketing research for the sole television station
in a small metropolitan market. Sam had earned a bachelors degree in marketing research
three years earlier and immediately accepted an entry-level marketing research position
at the television station because its management had a reputation for honesty and helping
small businesses gain access to the mass media. The television station was sold six months
ago to an international conglomerate. At that time, the general manager was replaced by John.
John has developed a reputation in the industry of raising revenues and cutting costs.

John just finished reviewing the policies of the former general manager and
noted that, although the cost of servicing the numerous small business accounts
was high, the profit margin on these accounts was about the same as for large business
accounts. John decided that revenues and profits could be increased by 20 percent simply by
charging small business accounts proportionately more for television air time. John
calls Sam and wants him to conduct a survey that would guarantee data that would
justify his price increase.

Sam is dismayed at the prospect of conducting such research. In his college


coursework, Sam had learned the importance of conducting objective, unbiased
research studies. Furthermore, Sam had won a national competition with his senior
marketing research project. Through the first two years with the television station, Sam
was consistently complimented by the small business owners that he worked with for his
integrity in conducting research studies. It was this work and these compliments that led to
his promotion to manager of marketing research.

After Sam got off the telephone with John, he stared into space and pondered his dilemma.
Jobs were not readily available in the town, and he did not wish to relocate elsewhere. Yet if
he produced the data that John wanted, it would go against his training and pride in
conducting proper research studies. And what about all of those small businesses that have
come to rely on the television station for their access to the mass media? How many would be
able to pay the higher price for television air time?

1992 Arthur Andersen & Co, SC. All rights reserved.

http://wpweb2.tepper.cmu.edu/ethics/AA/mktg08-case.pdf

Ringkasancerita:

1. Sebagaiseorangpeneliti, Sam memilikireputasibaikdenganintegritastinggi.

2. Usaha kecilmenengah (UKM) mengandalkanstasiuntelevisisebagaisaranaakseske


media massa.

3. Porsipendapatandariakun UKM (bagistasiuntelevisitempat Sam bekerja),


walaupunkecil-kecil (tapibanyak)
danmemakanwaktusertabiayauntukmengadministrasikannyanamunmemiliki profit
margin yang besarnyakuranglebihsamadenganperusahaanbesar.

4. John memilikireputasisebagai orang yang


ahlidalamhalmeningkatkanpendapatandanmemangkasbiaya.

5. John meminta Sam untukmelakukansuatusurvei yang menghasilkansuatu data yang


bisamendukungrencana John,
bahwahasilsurveiharusbisamenjustifikasidilakukannyakenaikanhargatarifiklan TV
bagiklien UKM.

Berikutadalahbeberapakondisinyata di
lapangansebagaipertimbanganuntukmenentukansikapterbaik yang akandiambil Sam:

Lapanganpekerjaan di kotatersebutrelatifsangatterbatasjika Sam


harusmemutuskankeluar.

Tidakadarisetpemasaran yang murniseratuspersenobjektifdanbebas bias.


Namundemikian, adaupaya yang bisadilakukanuntukmeminimalkan bias
dankesalahan di hasilrisettersebut.

Sepanjangsejarah, beberapa UKM tidakmungkinmampumembayarhargaiklan TV


berapapunharganya.

Pertanyaan:

a. Apa yang harusdilakukan Sam atasdilema yang dihadapinya? BerikanargumenAnda.

b. Apa yang sebaiknya Sam lakukanterhadapparaklien UKM?

Soal 6 : Korupsi dan Good Public Governance (15%)

a. Artikel dari World Bank Institute,, New empirical frontiers in fighting corruption and
improving governance a few selected issues, menjelaskan tentang penyebab korupsi
dan beberapa usulan tindakan dan kebijakan yang harus dilakukan, baik oleh sektor
publik maupun sektor swasta. Jelaskan dengan ringkas apa saja penyebab korupsi dan
usulan untuk menguranginya menurut WBI? (7 poin)
b. Apaperancorporate governancedanpublic governancedalammengatasihaltersebut di
atas ? Menurutandaapakahperangkatdanpelaksanahukumdanperundangundangan yang
ada di Indonesia
sudahmemadaiuntukmengurangidanataumemberantastindakpidanakorupsi ?Sebutkan
UU/Peraturan/Institusi yang sudah ada dan peran mereka daram mengurangi /
memberantas korupsi. Apakah sudah berjalan dengan baik? Bila belum, apa
usulanandauntukmemperbaikinya (8poin).
Soal 7 : CSR dan stakeholder (15%)

a. Mengapa saat ini perusahaan lebih memperhatikan para pemangku kepentingan


perusahaannya (stakeholder)? Trend apa yang mendorong fenomena tersebut? (5 poin)
b. Jelaskan hubungan antara pemangku kepentingan (stakeholder), CSR dan penerapan Good
Corporate Governance(5 poin)
c. Jelaskan masalah dan kesulitan yang dihadapi perusahaan perusahaan di Indonesia dalam
menerapkan CSR (kaitkan jawaban anda dengan UU dan peraturan serta penegakan hukum
yang berkaitan dengan penerapan / praktek CSR ( 5poin )
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS INDONESIA

UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP


TAHUN AKADEMIK 2011/2012

Mata Kuliah : Tata Kelola Perusahaan


Program : Program S1 Reguler
Waktu : 150menit (2,5 jam)
Hari/ Tanggal : 1 Juni 2012
Sifat/Bentuk : Open All Resources
Dosen : Tim Pengajar

Problem 1 (20%)

Freeman (1987) defines stakeholder as Any group or individual that can affect, or is affected
by, the performance of the organisation , while Johnson and Scholes (1999) define
stakeholder as Individuals or groups who depend on the organisation to fulfil their own
goals and on whom, in turn, the organisation depends (Johnson & Scholes 1999). More
companies consider stakeholders are important . They try to do their best to treat them fairly.
Many efforts have been done to know who their stakeholders, to identify what the
stakeholders need, and to know how to make them happy.

a. Why companies nowdays put more consideration to their stakeholders? Explain, what are
the factors that push this trend.
b. What is the relation between stakeholder, CSR and Good Corporate Governance practice
c. What are the difficulties and problems faced by companies in Indonesia in applying CSR
(please relate your response to law and regulation that exist until now in Indonesia and
their enforcement)

PROBLEM 2 (20%)

All channel on Indonesian TV show the news about corruption. Traveler cheques case in
Central Bank Senior Deputyselection, Wisma Atlet construction case, Hambalang case,
Angelina Sondakh case, and many more.

a. In your opinion, what are the causes of corruption in Indonesia? What are the impacts
of corruption for our country / nation?
b. Private sectors could be the victim, the source and the solution of corruption . Please
explain the meaning of this phrase and give example of each condition. What is the
role of corporate governance and public governance in eradicating corruption?
c. Please give your opinion whether Indonesia has already had sufficient tools (laws,
regulations, institutions) to combat corruption? Please explain
d. In your opinion (and knowledge) , what is lesson learned that could be drawned from
Jaksa Urip Triguna case,

PROBLEM 3 (15%)

Internal control and risk management are important as part of corporate governance
application in Indonesia.
a. Please explain the relation of internal audit, committee audit and external auditor in
good corporate governance context
b. Do you agree that the internal Auditor is a key player inCorporate Governance?
Please explain why
c. In your opinion (and according to you knowledge), what are the problems faced by
internal auditors in Indonesia in doing their function?

PROBLEM 4. (20%)

Read this excerpt of an article below:

BEI: Masih Ada Akuntan Langgar Pelaporan Keuangan

Ekonomi - | Senin, 31 Oktober 2011 18:20 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan masih ada


beberapa perusahaan akuntan publik yang melakukan penyajian pelaporan keuangan untuk
perusahaan terbuka yang masih perlu dikoreksi. Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Eddy
Sugito mengatakan, dari 432 emiten yang terdaftar di BEI, sebanyak 75 persen sampai 80
persen dalam penyediaan laporan keuangan sudah memenuhi standar, sementara sebanyak
20-25 persen masih perlu dikoreksi.

"Dari 20-25 persen itu yang melakukan pelanggaran laporan keuangan bisa dihitung dengan
jari, kira-kira 1-5 perusahaan," katanya di Jakarta, Senin (31/10).

Ia mengatakan, praktik "Good Corporate Governance" (GCG) sangat baik bagi lembaga
publik maupun swasta dalam mewajibkan untuk melaporkan keuagannya yang transparan dan
dapat dipertanggung jawabkan dalam mendorong kepercayaan pemangku kepentingan,
termasuk penanaman modal.

"Di sinilah salah satu peran strategis akuntan profesional dalam membuat laporan keuangan
yang transparan dan akuntabel," katanya.
Ia mengemukakan, jika ekonomi Indonesia ingin terus mempertahankan tingkat pertumbuhan
yang tinggi dan mencapai sasaran berdasarkan potensi yang ada, maka profesi akuntan sangat
diperlukan untuk itu.

"Hal ini dikarenakan sebagian besar perusahaan multinasional dunia yang berkantor di
Indonesia seperti pertambangan, manufaktur, serta penyelenggara jasa membutuhkan akuntan
berstandar tinggi," katanya.(MI/BEY)
http://metrotvnews.com/read/news/2011/10/31/70169/BEI-Masih-Ada-Akuntan-Langgar-
Pelaporan

Questions:
a. The issue regarding the disclosure and transparency of financial reporting has been
the subject of much research. Describe the issue, especially for Indonesian case.
b. How public accountants can improve the quality of financial reporting? Explain min.3
points.
c. What factors (min. 3) can affect the quality of financial reporting? Explain briefly.
d. In your opinion, why are most accounting students reluctant (=enggan) to be an
external auditor as their profession?

PROBLEM 5. (15%)
For each situation below, give your argument (based on your opinion and/or knowledge)
a. Bejo is an public accountant. Betari, Bejos client, has offered him some shares in
Kriya Corp ( a company owned by Betari). Betari also requested Bejo to do an audit for Kriya
Corp. Bejo thinks that its a very good point.
What should Bejo do?
b. Rani has an audit client who offers great holiday deals. She was flicking through its
holiday brochure this year and spotted a holiday that she was interested in. The client wont
be offering her any special discounts.
Can Rani buy this holiday?
c. What is the important of ethics, particularly in business? (see Copeland, 2005).

PROBLEM 6. (10%)

Describe in general, the Indonesian corporate governance assessment according to 2010


ROSC (Report on the Observance of Standards and Codes). What recommendations did the
World Bank suggest for Indonesia?

GOODLUCK
Program S1 Reguler
Fakultas Ekonomi
Universitas Indonesia

UJIAN AKHIR SEMESTER


TAHUN AJARAN 2010/2011
Mata Kuliah : Corporate Governance
Dosen : Paralel
Hari/ Tanggal :
Waktu Ujian : 150 Menit
Sifat/ Bentuk Ujian : Open Book

SOAL 1 (Bobot 20%)


Pengendalian internal merupakan hal yang sangat penting dalam implementasi Corporate
Governance dalam perusahaan. Komite audit bersama dengan auditor internal dan
eksternal memiliki peran yang sangat besar dalam pengendalian internal perusahaan.
PERTANYAAN:
a. Jelaskan hubungan antara audit internal, audit eksternal dan komite audit dalam
konteks corporate governance.
b. Jelaskan bagaimana kontrol internal yang baik dapat membantu tercapainya tujuan
corporate governance.

SOAL 2 (Bobot 20%)


Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat korupsi yang sangat tinggi
di dunia. Pemerintah saat ini telah melakukan beberapa tindakan untuk memberantas
praktik korupsi ini, namun tindakan pemerintah belum memberikan hasil yang
memuaskan.
PERTANYAAN:
a. Jelaskan mengapa korupsi merupakan suatu yang lazim di Indonesia dan bagaimana
mengatasinya?
b. Identifikasi dan jelaskan 5 butir kelemahan yang signifikan dari praktek corporate
governance perusahaan terbuka di Indonesia. Sertakan argumen dan bukti yang
mendukung pernyataan anda.

SOAL 3 (Bobot 20%)


Berikut adalah kutipan pernyataan beberapa pihak terkait pengaturan tanggung jawab
sosial dalam UU PT No. 40 Tahun 2007 (dikutip dari www.kompas.com):

bentuk CSR tidak bisa diatur dengan suatu UU yang membakukan bentuk dari CSR.
CSR itu kan sifatnya sukarela, jadi bentuknya juga beda-beda di tiap perusahaan sesuai
dengan kebijakan perusahaan dan kebutuhan masyarakat sekitar
CSR ini tidak bisa diregulasi sebagai kewajiban hukum (legal obligation). CSR itu
kalau sudah diwajibkan is not CSR anymore
PERTANYAAN:
a. Bagaimana pendapat Anda terkait pernyataan tersebut di atas?
b. Menurut Anda, bagaimana seharusnya pengaturan tanggung jawab sosial di
Indonesia?
c. Berikan analisis Anda mengenai pelaksanaan tanggung jawab sosial oleh perusahaan-
perusahaan di Indonesia sampai saat ini dan juga praktek pengungkapannya.

SOAL 4 (Bobot 20%)


Membangun praktek-praktek Good Governance yang baik tentu harus menekankan
kepada penguatan fungsi pengawasan (yang di reprentasikan oleh dewan Komisaris) dan
fungsi manajemen (yang di reprsentasikan dewan direksi). Harus ada keseimbangan
efektifitas fungsi masing-masing agar supaya mekanisme chek dan balances tercipta
secara konsisten dan berkesinambungan dalam upaya mencapai tujuan perusahaan
(kinerja perusahaan) secara bersama-sama (kolegial sesuai dengan UU PT). Komite
Audit adalah merupakan organ struktur governance dalam upaya melakukan
maksimalisasi fungsi pengawasan di atas.
PERTANYAAN:
a. Apakah argumentasi pentingnya komite audit di bentuk dan pada kondisi apa komite
audit perlu di bentuk ?
b. Coba saudara gambarkan dan jelaskan bagan struktur Governance perusahaan
Indonesia (sistim dual board).
c. Agar supaya fungsi komite audit bisa berjalan maksimal, apa kriteria seseorang
menjadi anggota komite audit?
d. Dalam banyak penelitian perusahaan di Indonesia menunjukkan bahwa keberadaan
komite audit tidak efektif/signifikan dalam upaya meningkatkan kinerja perusahaan.
Coba jelaskan mengapa hal ini bisa terjadi?

SOAL 5 (Bobot 20%)


Salah satu prinsip dari Corporate Governance adalah Transparansi. Pengungkapan
merupakan salah satu cara bagi perusahaan untuk menjalankan prinsip transparansi
tersebut. OECD menyatakan bahwa kerangka corporate governance harus memastikan
adanya pengungkapan yang tepat waktu dan akurat untuk setiap hal yang terkait dengan
perusahaan, termasuk di dalamnya kondisi finansial, kinerja, kepemilikan, dan
pengelolaan perusahaan.
PERTANYAAN:
a. Jelaskan bagaimana transparansi dan pengungkapan dapat meningkatkan kualitas
pelaporan keuangan!
b. Bagaimanakah peran dari auditor eksternal bagi perusahaan dalam menjalankan
prinsip transparansi tersebut?
c. Berikan analisis anda mengenai praktik prinsip transparansi pada perusahaan di
Indonesia saat ini! Hal-hal apa saja yang harus dilakukan oleh para stakeholder
(pemerintah, karyawan, investor, analyst, dan masyarakat pada umumnya) agar
perusahaan selalu menjalankan prinsip Transparansi ini?
Program S1 Ekstensi
Salemba dan Depok
Fakultas Ekonomi
Universitas Indonesia

UJIAN AKHIR SEMESTER


SEMESTER GENAP 2011/2012
Mata Kuliah : Corporate Governance
Dosen : Team Pengajar
Hari/ Tanggal : 4 Juni 2012
Waktu Ujian : 150 Menit
Sifat/ Bentuk Ujian : Open All Sources
(termasuk Sbuka
notebook)

SOAL 1 (Bobot 20%)

World Bank mendefinisikan korupsi sebagai : abuse of public office for private gain.
Sedangkan menurut Transparency International (TI) korupsi adalah :the misuse of
entrusted power for private gain. Akhir-akhir ini kasus korupsi semakin marak
diberitakan. Kasus suap Jaksa Urip Triguna, kasus suap pemilihan Deputy Senior Bank
Indonesia, kasus pembangunan Wisma atlet di Palembang, Kasus di Badan Anggaran
DPR RI, kasus Hambalang dan banyak lagi kasus lainnya.

a. Menurut anda, apa yang mendorong/ menyebabkan marak dan suburnya kasus
korupsi di Indonesia? Menurut anda, apa pengaruh/ akibat dari korupsi untuk
negara/ perekonomian kita?
b. Jelaskan, faktor apa yang membuat Corruption Perception Index Indonesia tetap
rendah, walau tindakan pemberantasan korupsi sudah dilakukan sejak masa
pemerintahan orde lama dan corporate governance sudah mulai diterapkan di
banyak perusahaan sejak awal tahun 2000?
c. Menurut anda, apakah Indonesia telah mempunyai cukup perangkat (UU,
peraturan, institusi) untuk memberantas tindak pidana korupsi? Jelaskan

SOAL 2 (Bobot 15%)

Dalam bisnis, ada interaksi perusahaan dengan lingkungan dan semua stakeholder yang
harus dijaga agar hubunganya sehat dan etis. Pedoman etika bisnis perusahaan dibuat
sebagai acuan untuk sebuah entitas maupun perorangan. Pedoman etika bisnis adalah
bagian dari penerapan GCG. Etika bisnis memiliki semangat mempersempit wilayah abu-
abu di dalam pengambilan keputusan. Praktek penerapan etika bisnis yang paling sering
kita jumpai pada umunya diwujudkan dalam bentuk buku saku code of conducts atau
kode etik dimasing-masing perusahaan.
a. Jelaskan kaitan antara penerapan etika bisnis dalam perusahaan dengan penerapan
GCG dan pencapaian tujuan GCG
b. James E. Copeland, Jr dalam artikelnya yang berjudul Ethics as an imperative
menjelaskan tentang masalah pelanggaran etika bisnis dalam kasus Enron,
WorldCom dan skandal-skandal keuangan lainnya yang mencoreng reputasi
profesi akuntansi dan audit. Menurut anda, apa penyebab terjadinya degradasi
etika di bidang akuntansi
c. Jelaskan akibat / kerugian yang mungkin dapat terjadi akibat pelanggaran etika
profesi ini?

SOAL 3 (Bobot 20%)

Dalam artikelnya tentang accounting quality, auditing, and corporate governance, Eugene
A. Imhoff, Jr menjelaskan masalah yang dihadapi di bidang akuntansi dan auditing.

a. Jelaskan apa saja masalah yang diindentifikasi oleh Imhoff dan apa usulan cara
untuk mengatasi / memecahkan masalah-masalah tersebut ?
b. Menurut anda, mengapa kualitas akuntansi dan auditing diperlukan dalam
penerapan Good Corporate Governance?
c. Menurut Anda, bagaimana pengguna laporan keuangan dapat menilai kualitas
suatu laporan keuangan?

SOAL 4 (Bobot 15%)

Pengungkapan informasi secara terbuka mengenai perusahaan sangatlah penting bagi


perusahaan publik. Hal ini dilakukan sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas
manajemen perusahaan kepada stakeholders. Keterbukaan informasi dari perusahaan
dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi stakeholders dalam pengambilan
keputusan.
a. Jelaskan secara singkat permasalahan praktek pengungkapan dan corporate
governance di Indonesia seperti yang ditulis oleh Bapak Prof.Siddharta Utama
dalam artikelnya.
b. Jelaskan bagaimana transparansi dan pengungkapan dapat meningkatkan kualitas
pelaporan keuangan.
c. Bagaimanakah peran dari auditor eksternal bagi perusahaan dalam menjalankan
prinsip transparansi tersebut?

SOAL 5 (Bobot 20%)

Freeman (1987) mendefinisikan stakeholder sebagai Any group or individual that can
affect, or is affected by, the performance of the organisation , sementara Johnson and
Scholes (1999) mendefinisikan stakeholder sebagai Individuals or groups who depend
on the organisation to fulfil their own goals and on whom, in turn, the organisation
depends. Makin banyak perusahaan yang menempatkan stakeholders sebagai faktor
yang penting untuk mencapai tujuan perusahaan .

a. Mengapa saat ini perusahaan lebih memperhatikan para pemangku kepentingan


perusahaannya (stakeholder)? Trend apa yang mendorong fenomena tersebut?
b. Jelaskan hubungan antara pemangku kepentingan, CSR dan penerapan Good
Corporate Governance
c. Menurut anda, apakah sebaiknya praktek CSR itu bersifat sukarela, atau
diwajibkan? Jelaskan alasannya.
d. Jelaskan masalah dan kesulitan yang dihadapi perusahaan perusahaan di
Indonesia dalam menerapkan CSR (kaitkan jawaban anda dengan UU dan
peraturan serta penegakan hukum yang berkaitan dengan penerapan / praktek
CSR)

PROBLEM 6 (Bobot 10%)

Kontrol internal dan manajemen resiko adalah bagian penting dari penerapan tata kelola
perusahaan.
a. Jelaskan hubungan antara kontrol internal , audit internal, komite audit dan dan
eksternal auditor dalam konteks good corporate governance
b. Jelaskan dimana kedudukan internal audit dalam struktur organisasi? Jelaskan
alasan dari penempatan posisi tersebut ? Siapa yang mengangkat dan
memberhentikan manajer internal audit?

SELAMAT MENGERJAKAN, SEMOGA SUKSES


Program S1 Ekstensi
Salemba dan Depok
Fakultas Ekonomi
Universitas Indonesia
UJIAN AKHIR SEMESTER
SEMESTER GENAP 2012/2013
Mata Kuliah : Corporate Governance
Dosen : Team Pengajar
Hari/ Tanggal : 13 Juni 2013
Waktu Ujian : 150 Menit
Sifat/ Bentuk Ujian : Open Book

SOAL 1 (Bobot 15%)

Belakangan ini media, cetak maupun elektronik, banyak menyajikan berita-berita yang
berkaitan dengan korupsi yang berhubungan dengan sektor publik. Mulai dari kasus
Bank Century yang melibatkan pejabat Bank Indonesia, Kasus Simulator SIM yang
melibatkan pejabat kepolisian, kasus Hambalang yang melibatkan salah seorang menteri
di kabinet dan elit partai politik hingga kasus korupsi yang pencetakan al-quran di
kementrian agama. World Bank mendefinisikan korupsi sebagai : abuse of public office
for private gain. Sedangkan menurut Transparency International (TI) korupsi adalah
:the misuse of entrusted power for private gain.
a. Menurut anda, apa yang mendorong/ menyebabkan marak dan suburnya kasus
korupsi di sektor publik di Indonesia? Menurut anda, apa pengaruh/ akibat dari
korupsi untuk negara/ perekonomian kita? (5%)
b. Apa yang sudah dilakukan pemerintah (dalam bentuk perangkat hukum dan
institusi) untuk memberantas / mengurangi korupsi, baik sektor publik maupun
di sektor swasta? (5%)
c. Menurut anda, walaupun sudah memiliki perangkat dan institusi yang sudah
dibentuk untuk memberantas korupsi, mengapa korupsi tetap marak, baik di
tingkat pusat maupun di daerah? (5%)

SOAL 2 (Bobot 15%)

1. Menurut Anda, apa dorongan yang membuat perusahaan melaksanakan


program etika sekarang ini? (5%)
2. James E. Copeland, Jr (2005) dalam artikelnya yang berjudul Ethics as an
Imperative menjelaskan tentang masalah pelanggaran etika yang terjadi di kasus
Enron, WorldCom dan skandal-skandal keuangan lainnya yang membuat prihatin
dan tercorengnya reputasi profesi akuntansi dan audit. Jelaskan akibat/kerugian
yang dapat terjadi akibat pelanggaran etika profesi ini? (5%)
3. Salah satu saran Copeland adalah mengajarkan Etika di institusi pendidikan.
Menurut Anda, bagaimana etika ini harus disebarkan di institusi pendidikan, di
lingkungan bisnis dan di pemerintahan? (5%)

SOAL 3 (Bobot 15%)


Menurut ROSC report on Corporate Governance Country Assessment Indonesia April
2010
R
Achievements: Bapepam-LK, the securities regulator, has continued to introduce and
amend its regulations, and has actively enforced these regulations to better protect
investors. In 2006, Bank Indonesia introduced rules for corporate governance in banks,
and has actively monitored and enforced their implementation. The Code of Good
Corporate Governance (CGCG), first adopted in 1999, was amended in 2006, and sector
specific codes issued for Banking and Insurance. In 2007 a new Company Law was
adopted that introduced explicit duties for board members. The Ministry of State
Owned Enterprises has also carried out significant corporate governance reform in the
State Owned Enterprise (SOE) sector.

Basic shareholder rights are in place. Under recently revised Bapepam-LK regulation,
nonconflicted shareholders approve certain related party transactions before they take
place and the2007 Company Law expanded shareholder rights to private redress.
Regulatory requirements and private actions have improved board professionalism and
companydisclosure. The authorities have declared their intention to fully adopt
international accounting and auditing standards. Companies produce relatively timely
and complete reports. Boards of commissioners are more professional about their
responsibilities, and have independent members. Many board members have received
training on their duties and other areas.

Pertanyaan :
1. Menurut anda, dengan keberhasilan yang dijelaskan di atas, mengapa peringkat
tata kelola perusahaan kita masih rendah, dan melangkah lamban menuju ke
arah yang lebih baik? (7,5%)
2. Hambatan apa yang dihadapi oleh pemerintah dan dunia usaha untuk
menerapkan GCG ?(7,5%)

SOAL 4 (Bobot 15%)

Dalam artikelnya tentang accounting quality, auditing, and corporate governance,


Eugene A. Imhoff, Jr menjelaskan masalah yang dihadapi di bidang akuntansi dan
auditing.
a. Jelaskan apa saja masalah yang diindentifikasi oleh Imhoff dan apa usulan cara
untuk mengatasi / memecahkan masalah-masalah tersebut ? (5%)
b. Menurut anda, mengapa kualitas akuntansi dan auditing yang baik diperlukan
dalam penerapan Good Corporate Governance? (5%)
c. Apa kesimpulan / lessons learned yang bisa ditarik dari kasus yang berkaitan
dengan auditor eksternal di PT Telkom? (5%)

SOAL 5 (Bobot 15%)

Pengungkapan informasi secara terbuka mengenai perusahaan sangatlah penting bagi


perusahaan publik. Hal ini dilakukan sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas
manajemen perusahaan kepada stakeholders. Keterbukaan informasi dari perusahaan
dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi stakeholders dalam pengambilan
keputusan.
a. Jelaskan secara singkat permasalahan praktek pengungkapan dan corporate
governance di Indonesia seperti yang ditulis oleh Bapak Prof.Siddharta Utama
dalam artikelnya (5%)
b. Bagaimanakah peran dari auditor eksternal bagi perusahaan dalam menjalankan
prinsip transparansi tersebut? (5%)
c. Apa kesimpulan / lessons learned yang bisa ditarik dari kasus yang berkaitan
dengan pengungkapan di PT PGN Tbk? (5%)

SOAL 5 (Bobot 15%)

Freeman (1987) mendefinisikan stakeholder sebagai Any group or individual that can
affect, or is affected by, the performance of the organisation , sementara Johnson and
Scholes (1999) mendefinisikan stakeholder sebagai Individuals or groups who depend
on the organisation to fulfil their own goals and on whom, in turn, the organisation
depends. Makin banyak perusahaan yang menempatkan stakeholders sebagai faktor
yang penting untuk mencapai tujuan perusahaan .

a. Mengapa saat ini perusahaan lebih memperhatikan para pemangku kepentingan


perusahaannya (stakeholder)? Trend apa yang mendorong fenomena tersebut?
(5%)
b. Jelaskan hubungan antara pemangku kepentingan, CSR dan penerapan Good
Corporate Governance (5%)
c. Jelaskan masalah dan kesulitan yang dihadapi perusahaan-perusahaan di
Indonesia dalam menerapkan CSR (kaitkan jawaban anda dengan UU dan
peraturan serta penegakan hukum yang berkaitan dengan penerapan / praktek
CSR) (5%)
PROBLEM 7 (Bobot 10%)

Kontrol internal dan manajemen resiko adalah bagian penting dari penerapan tata
kelola perusahaan.
a. Jelaskan hubungan antara kontrol internal , audit internal, komite audit dan dan
eksternal auditor dalam konteks good corporate governance (5%)
b. Menurut anda dimana sebaiknya kedudukan internal audit dalam struktur
organisasi? Jelaskan alasan dari penempatan posisi tersebut ? (5%)

SELAMAT MENGERJAKAN, SEMOGA SUKSES


Program S1 Ekstensi
Salemba dan Depok
Fakultas Ekonomi
Universitas Indonesia
UJIAN AKHIR SEMESTER
SEMESTER GENAP 2012/2013
Mata Kuliah : Corporate Governance
Dosen : Team Pengajar
Hari/ Tanggal : 13 Juni 2013
Waktu Ujian : 150 Menit
Sifat/ Bentuk Ujian : Open all resources
(include notebook,
ipad, tablet)

SOAL 1 (Bobot 15%)

Belakangan ini media, cetak maupun elektronik, banyak menyajikan berita-berita yang
berkaitan dengan korupsi yang berhubungan dengan sektor publik. Mulai dari kasus
Bank Century yang melibatkan pejabat Bank Indonesia, Kasus Simulator SIM yang
melibatkan pejabat kepolisian, kasus Hambalang yang melibatkan salah seorang menteri
di kabinet dan elit partai politik hingga kasus korupsi yang pencetakan al-quran di
kementrian agama. World Bank mendefinisikan korupsi sebagai : abuse of public office
for private gain. Sedangkan menurut Transparency International (TI) korupsi adalah
:the misuse of entrusted power for private gain.
a. Menurut anda, apa yang mendorong/ menyebabkan marak dan suburnya kasus
korupsi di sektor publik di Indonesia? Menurut anda, apa pengaruh/ akibat dari
korupsi untuk negara/ perekonomian kita? (5%)
b. Apa yang sudah dilakukan pemerintah (dalam bentuk perangkat hukum dan
institusi) untuk memberantas / mengurangi korupsi, baik sektor publik maupun
di sektor swasta? (5%)
c. Menurut anda, walaupun sudah memiliki perangkat dan institusi yang sudah
dibentuk untuk memberantas korupsi, mengapa korupsi tetap marak, baik di
tingkat pusat maupun di daerah? (5%)

SOAL 2 (Bobot 15%)

1. Menurut Anda, apa dorongan yang membuat perusahaan melaksanakan


program etika sekarang ini? (5%)
2. James E. Copeland, Jr (2005) dalam artikelnya yang berjudul Ethics as an
Imperative menjelaskan tentang masalah pelanggaran etika yang terjadi di kasus
Enron, WorldCom dan skandal-skandal keuangan lainnya yang membuat prihatin
dan tercorengnya reputasi profesi akuntansi dan audit. Jelaskan akibat/kerugian
yang dapat terjadi akibat pelanggaran etika profesi ini? (5%)
3. Salah satu saran Copeland adalah mengajarkan Etika di institusi pendidikan.
Menurut Anda, bagaimana etika ini harus disebarkan di institusi pendidikan, di
lingkungan bisnis dan di pemerintahan? (5%)

SOAL 3 (Bobot 15%)


Menurut ROSC report on Corporate Governance Country Assessment Indonesia April
2010
R
Achievements: Bapepam-LK, the securities regulator, has continued to introduce and
amend its regulations, and has actively enforced these regulations to better protect
investors. In 2006, Bank Indonesia introduced rules for corporate governance in banks,
and has actively monitored and enforced their implementation. The Code of Good
Corporate Governance (CGCG), first adopted in 1999, was amended in 2006, and sector
specific codes issued for Banking and Insurance. In 2007 a new Company Law was
adopted that introduced explicit duties for board members. The Ministry of State
Owned Enterprises has also carried out significant corporate governance reform in the
State Owned Enterprise (SOE) sector.

Basic shareholder rights are in place. Under recently revised Bapepam-LK regulation,
nonconflicted shareholders approve certain related party transactions before they take
place and the2007 Company Law expanded shareholder rights to private redress.
Regulatory requirements and private actions have improved board professionalism and
companydisclosure. The authorities have declared their intention to fully adopt
international accounting and auditing standards. Companies produce relatively timely
and complete reports. Boards of commissioners are more professional about their
responsibilities, and have independent members. Many board members have received
training on their duties and other areas.

Pertanyaan :
1. Menurut anda, dengan keberhasilan yang dijelaskan di atas, mengapa peringkat
tata kelola perusahaan kita masih rendah, dan melangkah lamban menuju ke
arah yang lebih baik? (7,5%)
2. Hambatan apa yang dihadapi oleh pemerintah dan dunia usaha untuk
menerapkan GCG ?(7,5%)

SOAL 4 (Bobot 15%)


Dalam artikelnya tentang accounting quality, auditing, and corporate governance,
Eugene A. Imhoff, Jr menjelaskan masalah yang dihadapi di bidang akuntansi dan
auditing.

a. Jelaskan apa saja masalah yang diindentifikasi oleh Imhoff dan apa usulan cara
untuk mengatasi / memecahkan masalah-masalah tersebut ? (5%)
b. Menurut anda, mengapa kualitas akuntansi dan auditing yang baik diperlukan
dalam penerapan Good Corporate Governance? (5%)
c. Apa kesimpulan / lessons learned yang bisa ditarik dari kasus yang berkaitan
dengan auditor eksternal di PT Telkom? (5%)

SOAL 5 (Bobot 15%)

Pengungkapan informasi secara terbuka mengenai perusahaan sangatlah penting bagi


perusahaan publik. Hal ini dilakukan sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas
manajemen perusahaan kepada stakeholders. Keterbukaan informasi dari perusahaan
dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi stakeholders dalam pengambilan
keputusan.
a. Jelaskan secara singkat permasalahan praktek pengungkapan dan corporate
governance di Indonesia seperti yang ditulis oleh Bapak Prof.Siddharta Utama
dalam artikelnya (5%)
b. Bagaimanakah peran dari auditor eksternal bagi perusahaan dalam menjalankan
prinsip transparansi tersebut? (5%)
c. Apa kesimpulan / lessons learned yang bisa ditarik dari kasus yang berkaitan
dengan pengungkapan di PT PGN Tbk? (5%)

SOAL 5 (Bobot 15%)

Freeman (1987) mendefinisikan stakeholder sebagai Any group or individual that can
affect, or is affected by, the performance of the organisation , sementara Johnson and
Scholes (1999) mendefinisikan stakeholder sebagai Individuals or groups who depend
on the organisation to fulfil their own goals and on whom, in turn, the organisation
depends. Makin banyak perusahaan yang menempatkan stakeholders sebagai faktor
yang penting untuk mencapai tujuan perusahaan .

a. Mengapa saat ini perusahaan lebih memperhatikan para pemangku kepentingan


perusahaannya (stakeholder)? Trend apa yang mendorong fenomena tersebut?
(5%)
b. Jelaskan hubungan antara pemangku kepentingan, CSR dan penerapan Good
Corporate Governance (5%)
c. Jelaskan masalah dan kesulitan yang dihadapi perusahaan-perusahaan di
Indonesia dalam menerapkan CSR (kaitkan jawaban anda dengan UU dan
peraturan serta penegakan hukum yang berkaitan dengan penerapan / praktek
CSR) (5%)
PROBLEM 7 (Bobot 10%)

Kontrol internal dan manajemen resiko adalah bagian penting dari penerapan tata
kelola perusahaan.
a. Jelaskan hubungan antara kontrol internal , audit internal, komite audit dan dan
eksternal auditor dalam konteks good corporate governance (5%)
b. Menurut anda dimana sebaiknya kedudukan internal audit dalam struktur
organisasi? Jelaskan alasan dari penempatan posisi tersebut ? (5%)

SELAMAT MENGERJAKAN, SEMOGA SUKSES