Anda di halaman 1dari 37

FKM Unair (RPM 2004)

POST PARTUM
Adaptasi Fisiologis- Adaptasi Psikologis
Asuhan Keperawatan Post Partum

oleh
Ni Ketut Alit Armini
FKp UNAIR
FKM Unair (RPM 2004)

Referensi :
Bobak LM & Jensen MD (1993) Maternity & Gynecologyc Care,
The Nurse and The Family 5th ed , St Luis : CV Mosby
Company.
Bobak LM , Lowdwrmilk D.L, Jensen. M.D, Perry J.E, (1993)
Maternity Nursing, St Luis : CV Mosby Company.
Mattson Susan & Smith Judi E (2000). Core Curriculum for
Maternal Newborn Nursing . 2nd ed. Philadelphia. W.B.
Saunders Company.
Wiknyosastro,H. Saifudin, A.B, Reachimhadhi, T.Eds ( 1997 )
Ilmu Kebidanan , Jakarta Yayasan Bina Pustaka Sarwono
Prawiroharjo.
Artikel & Jurnal terkait..

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

POST PARTUM
Perubahan Konsep
Dulu Sekarang
Orientasi Sakit Sehat
Istirahat >>(10-14 hari) Cukup (2-3
hr)

total
Ketergantungan Self Care
Teaching Learning
- Kolaboratif
- Pemenuhan kebutuhan istrirahat
- Kenyamanan & pemulihan
- Hubungan ibu, bayi, dan keluarga
09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

Tujuan Keperawatan

Observasi perubahan fisiologis dan psikologis.

Meningkatkan pemulihan fungsi tubuh.

Meningkatkan istirahat dan kenyamanan ibu.

Meningkatkan hubungan bayi & orang tua


(bonding attachment ).

Memberi kesempatan ibu untuk perawatan bayinya.

Pendidikan kesehatan : perawatan mandiri dan bayi efektif.

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

Pengertian Puerperium (post partum)

Masa dimana tubuh menyesuaikan, baik fisik maupun psikososial


terhadap proses melahirkan.

Dimulai segera setelah bersalin sampai tubuh menyesuaikan secara sempurna


dan kembali mendekati keadaan sebelum hamil ( 6 minggu ).

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

Masa post partum dalam 3 tahap :

Immediate post partum ; dalam 24 jam pertama.


Early post partum period ; minggu pertama.
Late post partum period ; minggu kedua sampai
keenam.

Potensial bahaya pada immediate dan early


post partum period
Perubahan bertahap kebanyakan terjadi pada
late post partum period.
09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

ADAPTASI FISIOLOGIS
POST PARTUM (Sistem Tubuh)

Tanda Tanda Vital


Suhu tubuh : 24 jam pertama < 38 C
Jika setelah hari I suhu > 38 C selama 2 hari dalam 10
hari post partum

ANTISIPASI :
Sepsis puerperalis, infeksi saluran kemih,
endometritis, mastitis

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

ADAPTASI SISTEM REPRODUKSI

1. UTERUS
Mengalami involusi Miometrium
Endometrium
Kontraksi Miometrium
After pain > Uterus <<<
Multi < Kuat primi
Laktasi > Kuat Non Laktasi

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

INVOLUSI UTERUS

WAKTU POSISI FUNDUS BERAT


UTERUS
1-2 jam Tengah umbilikus 1000 gram
12 jam 1 cm dibawah umbi 750 gram
9 hari Tidak teraba di atas simp 500 gram
5-6 minggu Tidak teraba 50-70 gram

Kegagalan proses Involusi --- Sub Involusi

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

ENDOMETRIUM

Involusi Daerah Implantasi Plasenta

2-3 Hari PP Nekrosis pembuluh darah


7 Hari PP Terbentuk lapisan basal
16 Hari PP Normal Kembali
26 Hari PP Perkembangan sel- sel
epitel endomerium

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

LOCHEA Debris Vagina

Karakteristik Lochea
Nama Waktu Bentuk& Keadaan
Lochea Pengeluaran Warna Abnormal

Rubra hari 1-3 -Darah dgn bekuan -Bekuan banyak


-Bau agak anyir -Agak busuk
-bila bangun/meneteki -GantiPADterus
Serosa hari 4-9 -Merah muda/coklat - IDEM
-Agak anyir
Alba hari 10 - Kuning/putih - IDEM
- Lochea serosa
- Kembali merah
- Keluar>2-3 mgg

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

3. CERVIK
Os External melebar&memanjang ( fish mouth)

4. VAGINA
Beberapa saat setelah melahirkan :
Tonus otot (-)
Edema, membiru
Terdapat laserasi
Saluran melebar
Rugae (-)

Terdapat robekan hymen ( primipara


3 Mgg PP Rugae (+)
Lubrication vagina non laktasi > cepat laktasi

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

5. CLITORIS DAN LABIA


Kencang ( tidak terlalu keras)

6. PERINEUM
Episiotomi Tidak nyaman ( sakit) Bentuk insisi
Repair
5 atau 6 minggu Lamanya kala II

Early edema dan luka (biru)

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

7 PAYUDARA
Putting susu, areola, duktus & lobus

- Membesar
- Vaskularisasi Breast Engorgement

Pengeluaran :
Kolostrum 1- 3 hari post partum
ASI > 3 hari PP

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

ADAPTASI SISTEM ENDOKRIN

Hormon- hormonlasenta ( estrogen, progesteron )


Hormon- hormon pituitary prolaktin ; FSH ;
LH
Level FSH Laktasi = non laktasi

Non Laktasi Menstruasi + 12 Mgg PP


Estrogen fase foluculer 3 Mgg PP
Laktasi Menstruasi + 36 Mgg PP
Anovulatory

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

ADAPTASI SISTEM
PENCERNAAN
1-2 Hari PP nafsu makan

Konstipasi dapat terjadi akibat


- Ketakutan klien episiotomi rusak

- tonus otot abdomen

- Kurang intake menjelang partus

- Pengaruh klisma

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

ADAPTASI SISTEM PERKEMIHAN


Mekanisme persalinan :
- Udema
- Laserasihematuri Trauma uretra & blader
- Tindakan katerisasi

Tindaan SC - sensitivitas bladder retensi


tonus blader urine
Kandungan Urine
- Hematuria laserasi KK & uretra
- Proteinuria involusi uterus ( katabolik )
- Acetonuria partus lama mengakibatkan
09/13/17
dehidrasi alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

ADAPTASI SISTEM KARDIOVASKULER

Bradikardia 50 -70 X/ menit tanpa keluhan


Toleransi : kompensasi vaskuler
Resistensi vaskuler
Takikardia partus lama
>> perdarahan
Diaporesis & mengigil
Instability vasomotor
Malam hari normal bila tanpa demam
Komponen darah : Hb, Ht, Ery- normal
Leuko 15. 000-30.000
Trombo - trombo emboli
09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

ADAPTASI SISTEM MUSKULOSKELETAL

Usia kehamilan : BB
Bergesernya pusat gravitasi
Relax sendi- sendi
Ukuran uterus diastasis rektus abdominis
Sensasi ekstremitas bawah anastesi
Tromboplebitis aktifitas
protrombin

Edema ,, pada periode post partum dini


Tonus & kekuatan otot kembali pada periode post
partum lambat
Pemulihan --- exercise post partum

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

ASKEP IBU POST PARTUM

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

PENGKAJIAN

1. Frekwensi pemeriksaan post partum sesuai


protap :
Satu jam pertama : tiap 15 menit
Dua jam selanjutnya : tiap 30 menit
24 jam pertama : tiap 4 jam
Setelah 24 jam : tiap 8 jam

2. Pemeriksaan tanda- tanda vital

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

3.PAYUDARA
Bentuk payudara
Lembek, keras, bengkak, kemerahan atau nyeri
Keadaan putting payudara

4. UTERUS
Konsistensi dan tonus
Posisi- tinggi
Ukuran

5. Luka insisi Secsio saecaria, jika memungkinkan


Keadaan balutan
Drainase
Edema, perubahan warna kemerahan, ekimosis
09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

6. Kandung Kemih dan Urin Output


a. Kebiasaan menahan kencing
b. Distensi
c. Nyeri

7. Pencernaan
a. Peristaltik usus
b. Hemoroid
c. Auskultasi pada 4 kwadran, khususnya setelah sectio
caesaria

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

Lochea
a. Jenis dan jumlah lochea
b. Adanya bekuan dan bau lochea

9. Perineum
a. Episiotomi, laserasi, hemoroids
b. Hematoma, udema, perubahan jahitan
c. Area yang kemerahan indikasi infeksi

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

10. Ekstremitas untuk tromboplebitis


a. Homan Sign (nyeri- dorsofleksi kaki)
b. Kaji adanya kemerahan, lemah, dan panas

11. Pemeriksaan penunjang yang dianjurkan;


a. Pemeriksaan darah lengkap
b. Analisis urin

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

DIAGNOSIS KEPERAWATAN

1. Gangguan integritas jaringan b/d


episiotomi atau laserasi
2. Perubahan eliminasi ueri; risiko tinggi
retensi b/d udema perineal
3. Perubahan eliminasi fekal; risiko tinggi
konstipasi b/d ketidaknyamanan
perineal dan penurunan peristaltik
4. Perubahan kenyamanan: Nyeri b/d
episiotomi, hemoroid, atau insisi
caesaria
09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

Ggn integritas jaringan b/d episiotomi atau laserasi

Kaji episiotomi; kemerahan, edema, hematom, keadaan


jahitan dan perdarahan
Turunkan nyeri
a. Analgesik oral
b. Analgesik topikal

Evaluasi peningkatan integritas jaringan


1. Tanda penyembuhan episiotomi.
2. Tanda infeksi tidak ada
3. Ketidaknyamanan dapat ditoleransi

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

Perubahan eliminasi urin: risiko tinggi retensi b/d trauma perineal

Kaji adanya distensi blader, kateterisasi sesuai indikasi


Anjurkan untuk ambulasi dini
Pastikan intake cairan yang cukup
Berendam denganair hangat jika diperlukan

Evaluasi pemulihan eliminasi urin


1. Pengosongan pertama sekitar 4- jam setelah melahirkan
2. Blader tidak distensi
3. Pengeluaran > 200ml saat 2X berkemih pertama
4. Tanpa nyeri atau rasa tidak nyaman saat berkemih
09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

Perubahan eliminasi fekal: risiko konstipasi b/d


ketidaknyamanan perineal dan penurunan peristaltik

Anjurkan minum yang adekuat


Anjurkan diet tinggi serat
Anjurkan ambulasi
Anjrukan berendam dengan air hangat
Monitor peristaltik
Berikan medikasi sesuai indikasi

EVALUASI
1. Peristaltik (+)
2. Ketidaknyamanan minimal
09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

Perubahan kenyamanan: nyeri b/d episiotomi, hemoroid,


atau insisi caesaria

Inspeksi kondisi perineum


Berikan analgesik sesuai indikasi
Monitor nyeri insisi pada persalinan secsio caesaria
Jelaskan penyebab nyeri dan berapa lama nyeri akan
hilang
Jelaskan metode nonfarmakologi untuk mengatasi nyeri

EVALUASI
1. Ketidaknyamanan dapat ditoleransi
2. Tidak menunjukkan tanda ketidaknyaman
3. Mengkomunikasikan kebutuhan untuk mengatasi nyeri
09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

PENGKAJIAN PSIKOSOSIAL

1. Peran Ibu
a. Riwayat & faktor yang mempengaruhi transisi :
- Kondisi ibu (Jenis persalinan, komplikasi)
- Kondisi bayi (Usia gestasi, kelainan fisik)
- Faktor sosial ekonomi (sumber ekonomi)
- Faktor keluarga (kualitas hubungan ibu, ayah, sibling)
- Usia ibu atau paritas
Usia muda~kurang informasi ttg perawatan bayi
Paritas>> konflik pemenuhan kebutuhan keluarga
- Konflik peran b/d kebutuhan karier

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

Baby Blues
a. Observasi gejala :
- Iritabel/gelisah
- Gangguan istrirahat- tidur
- Marah pada anggota keluarga
- Gangguan mood- menangis
- Cemas

b. Respon psikososial berkaitan dengan depresi post partum dan


psikosis
- Gelisah yang memanjang
- Perilaku yang labil
- Menarik diri
- respon yang tidak sesuai pada bayi dan keluarga
09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

3. Attachment
a. Faktor ibu
- Pengalaman dgn ibu kandung/sendiri
- Latar belakang budaya & etnik
- Status sosial ekonomi
- Bayi yg diinginkan VS tidak diinginkan
- Kualitas hubungan dgn ayah bayi
- Dukungan pasangan
- Usia dan tingkat kematangan
- Kesehatan fisik
- Pengetahuan/intelegensi
- Kesesuaian harapan terhadap bayi yg dilahirkan

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

Faktor Infant ( Bayi)


- Jenis kelamin
- Penampilan
- Ada atau tidak adanya kelainan
- Tempramen bayi

c. Faktor ayah
- Usia dan tingkat kematangan
- Pengalaman sebelumnya dgn bayi
- Kesesuaian harapan dengan bayi
- Kualitas hubungan dengan ibu~bayi
- Keterlibatan ayah saat prenatal, dan intranatal

09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

Diagnosis Intervensi
Keperawatan
1. Risiko ggn proses parenting b/d gangguan peran ibu
Beri kesempatan ibu mengekspresikan perasaannya
sbg ibu.
Tempatkan ibu dan bayi dalam satu ruangan jika
memungkinkan
Beri kesempatan ibu berpartisipasi dalam perawatan
bayi.
Berikan perawatan pada bayi jika ibu kelelahan
Ajarkan ibu teknik perawatan bayi yg diperlukan:
menyusui, memandikan, menggnti popok,
ritme bayi
09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

Risiko koping tidak efektif b/d ggn mood

Observasi dan catat adanya gangguan mood dan


emosi negatif pada ibu
Berikan dukungan pada ibu
Berikan kesempatan pada ibu untuk istirahat dan
tidur
Beritahukan pasangan atau keluarga ttg perilaku yg
mungkin timbul.
Kolaborasi dgn psikiatris jika gejala berkembang ke
arah depresia atau psikosis
09/13/17 alitnik@unair
FKM Unair (RPM 2004)

SELAMAT BELAJAR
WISH YOU ALL THE
09/13/17 alitnik@unair