Anda di halaman 1dari 8

1.

1 Pengertian

Bekam (Arab: ;al-hijamah) adalah metode pengobatan dengan cara


mengeluarkan darah statis (kental) yang mengandung toksin dari dalam
tubuh manusia. Berbekam dengan cara melakukan pemvakuman di kulit dan
pengeluaran darah darinya. Pengertian ini mencakup dua mekanisme pokok dari
bekam, yaitu proses pemvakuman kulit kemudian dilanjutkan dengan pengeluaran
darah dari kulit yang telah divakum sebelumnya.

Terapi bekam adalah metode perawatan alternatif yang melibatkan pemasangan


mangkuk pada tubuh. Mangkuk yang digunakan dapat bermacam-macam mulai
dari mangkuk kaca, bambu, silikon, dan tembikar atau tanah liat. Mangkuk yang
dipasang pada tubuh akan menciptakan hisapan yang akan membuat peredaran
darah Anda menjadi lebih sehat dan lancar. Asupan darah yang meningkat cukup
dipercaya dapat membuat tubuh berfungsi lebih baik. Kondisi tersebut juga dapat
membuat proses penyembuhan pada beberapa bagian tubuh tertentu menjadi lebih
cepat, apapun penyakitnya.

a) Bekam basah (Hijamah Rothbah)

Yaitu pertama kita melakukan bekam kering, kemudian kita melukai permukaan
kulitdengan jarum tajam (lancet) atau sayatan pisau steril (surgical blade ) lalu di
sekitarnya dihisap dengan alat cupping set dan hand pump untuk mengeluarkan darah
kotor dari dalam tubuh. Lamanya setiap hisapan 3 sampai 5 menit, dan maksimal 9
menit, lalu dibuang darah kotornya.

Penghisapan tidak lebih dari 7 kali hisapan.Darah kotor berupadarah merah pekat
dan berbuih.Insya Allah bekasnya (kulit yang lebam) akan hilang 3hari kemudian
setelah diolesi minyak habbah sauda atau minyak zaitun. Dan selama 3jam setelah
dibekam ,kulit yang lebam itu tidak boleh disiram air. Jarak waktu pengulangan
bekam pada tempat yang sama adalah 4 minggu.Bekam basah berkhasiatuntuk
berbagai penyakit, terutama penyakit yang terkait dengan terganggunya system
peredaran darah di tubuh. Kalau bekam kering dapat menyembuhkan penyakit-
penyakitringan, maka bekam basah dapat menyembuhkan penyakit-penyakti yang
lebih berat,akut, kronis ataupun yang degeneratif, seperti darah tinggi, kanker, asam
urat ,diabetesmellitus (kencing manis), kolesterol, dan osteoporosis.

b) Bekam Api

Bekam ini dipergunakan dengan cara menaruh api pada bagian dalam gelas lalu
dengan segera di tempelkan ke kulit. Udara panas akan mendingin dan menyusut saat
ditempelkan di kulit, sehingga dapat menarik kulit.

Hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan bekam ini adalah saat meletakan api,
api tidak boleh menyentuh bibir gelas. Bibir gelas akan menyentuh kulit pasien,
andai bibir gelas terlalu panas maka akan melukai pasien.

Waktu ideal berbekam


Waktu yang paling ideal untuk melakukan hijamah adalah sebagai berikut:

Siklus jam: rentang 3 jam sesudah makan,


Siklus harian: antara jam 8.0010.00 atau jam 13.0015.00,
Siklus mingguan: Senin, Selasa dan Kamis,
Siklus bulanan: tanggal 17, 19, 21 dari bulan Qomariyah
Siklus tahunan: bulan Syaban.

1.2 Tujuan Berbekam :

- Bekam merupakan suatu pengamalan sunnah Nabi


- Penyembuhan penyakit
- Pencegahan penyakit
- Memulihkan dan meningkatkan system imuniti tubuh
- Membangkitkan saraf-saraf yang tidak aktif atau lemah
- Mengeluarkan racun dalam darah
1.3 Manfaat Bekam Basah
1. Membersihkan darah dari toksin sisa makanan dan dapat meningkatkan
aktifitas saraf tulang belakang.
2. Memperbaiki permeabilitas pembuluh darah.
3. Menghilangkan rasa pusing-pusing, memar di bagian kepala, wajah, migrain,
dan sakit gigi.
4. Membantu mengatasi kemalasan, lesu, dan banyak tidur.
5. Mengatasi gangguan tekanan darah yang tidak normal dan pengapuran pada
pembuluh darah (Arteriosclerosis ).
6. Sangat bermanfaat bagi penderita asma, pneumonia, dan angina pectoris
7. Membantu dalam pengobatan mata.
8. Mengobati gangguan rahim dan berhentinya haid.
9. Menghilangkan sakit bahu, dada, dan punggung.
10. Menghilangkan kejang-kejang dan keram yang terjadi pada otot.
11. Menyembuhkan penyakit reumatik dan encok.
12. Mengatasi gangguan kulit, alergi, jerawat, dan gatal-gatal.
13. Mengatasi radang ginjaldan radang selaput jantung

1.4 Manfaat Bekam Api

1. Membantu Menghilangkan Nyeri

Berbekam dengan menggunakan bekam kapi dapat membantu menghilangkan


rasa nyeri pada beberpa bagian tubuh yang sering merasakan nyeri. Panas yang
ditimbulkan dari api yang digunakan untuk bekam dapat membuat permukaan kulit
menjadi lebih panas dibandingkan dengan bekam dengan pompa vakum. Panas yang
ditimbulkan tidak hanya untuk mengeluarkan darah kotor, akan tetai juga dapat
membantu mengatasi beberapa rasa nyeri yang sering terjadi.

2. Mengatasi Masuk Angin

Biasanya, masuk angin diatasi dengan meminum wedang jahe, maupun dengan
kerokan. Sama halnya dengan kerokan, bekam api juga dapat mengatasi masuk angin.
Jika kerokan juga menimbulkan rasa panas dari minyak atau balsem yang digunakan,
bekam api juga menimbulkan rasa panas dari api yang digunakan untuk berbekam.
Panas yang ditimbulkan dari berbekam api dapat membantu mengeluarkan angin
berlebih di dalam tubuh yang dapat menyebabkan masuk angin. Dengan bekam api,
angin berlebih dalam tubuh penyebab masuk angin dapat dikeluarkan.

3. Meringankan Tubuh

Ketika tubuh sedang merasa letih, beberapa orang biasanya akan pijet untuk
membantu menghilangkan rasa letih. Sama halnya dengan pijat, melakukan bekam
api juga dapat membantu menghilangkan letih, sehingga dapat membuat tubuh
menjadi lebih ringan dan rileks. Panas yang ditimbulkan dari api yang digunakan
untuk berbekam dapat membantu menghilangkan rasa letih yang dapat membebani
tubuh.

4. Melancarkan Peredaran Darah

Bekam api dapat membantu menimbulkan rasa hangat dan mengeluarkan darah
kotor pada tubuh. Selain darah kotor yang keluar, rasa panas pada permukaan kulit
dapat membantu melancarkan peredaran darah. Lancarnya aliran darah tidak hanya
disebabkan karena darah kotor keluar, namun juga dari efek hangat yang diciptakan.

Tujuan utama dari bekam sebenarnya untuk mengeluarkan darah kotor melalui
permukaan kulit. Selain untuk mengeluarkan darah menggunakan vakum, cara lain
dengan bekam ai atau bekam kering juga sangat baik untuk tubuh karena efek panas
yang ditimbulkan dapat memberikan manfaat lain untuk tubuh. Tidak hanya dengan
alat pompa, bekam api juga lebih mudah dilakukan karena dapat dilakukan hanya
dengan menggunakan cangkir atau gelas yang diberikan api di dalamnya.

1.5 Hasil Penelitian tentang Bekam

Diyakini, bila sirkulasi darah lancar, tubuh akan terasa segar dan sehat.
Sebaliknya, bila ada sisa kotoran, misalnya kotoran yang berasal dari makanan yang
mengandung kolesterol berlebihan, tubuh akan mengalami gangguan. Bila tidak segera
dibersihkan, maka kotoran itu akan mengendap sehingga mengganggu saluran peredaran
darah. Maka terjadilah penyakit.
Pada saat ini di negeri-negeri barat (Eropa dan Amerika) melalui penelitian ilmiah, serius
dan terus-menerus menyimpulkan fakta-fakta ilmiah bagaimana keajaiban bekam sehingga
mampu menyembuhkan berbagai penyakit secara lebih aman dan efektif dibandingkan
metode kedokteran modern.Sehingga bekam mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari
dan bermuncullah Ahli Bekam serta Klinik Bekam di kota-kota besar di Amerika dan
Eropa.Bahkan pada tahun-tahun terakhir ini pengobatan dengan bekam telah dipelajari dalam
kurikulum fakultas kedokteran di Amerika.
Dr.Amir Muhammad Sholih (Dosen Tamu di Universitas Chichago, peraih
penghargaan di Amerika bidang pengobatan natural dan anggota Organisasi Pengobatan
Alternatif di Amerika). Amir mengemukakan sisi ilmiah terapi bekam dalam majalah Arab
Al-Ahram edisi 218-2001. Menurut Amir, pengobatan dengan bekam telah dipelajari dalam
kurikulum kedokteran di Amerika.Pengobatan bekam terbukti bermanfaat karena orang yang
melakukan pengobatan dengan bekam dirangsang pada titik saraf tubuh seperti halnya
pengobatan akupuntur.Tetapi dalam akupuntur yang dihasilkan hanya perangsangan,
sedangkan bekam selain dirangsang juga terjadi pergerakan aliran darah.
Manfaat bekam juga dibenarkan oleh Dr.Ahmad Abdus Sami, Kepala Divisi
Hepatologi Rumah Sakit Angkatan Darat Mesir.Di majalah Al-Ahram, Ahmad berujar,
Unsur besi yang terdapat dalam darah manusia kadarnya berbeda-beda.Bisa berupa unsur
panas yang dapat menyebabkan terhambatnya aktifitas sel-sel sehingga mengurangi imunitas
terhadap virus.Karenanya pasien yang dalam darah kandungan besinya tinggi, raksi
pengobatan lebih lambat dibandingkan pasien kandungan besinya rendah dalam
darah.Risetnya juga membuktikan, pembuangan sebagian darah seperti dalam terapi bekam
terbukti mampu memulihkan reaksi pengobatan menjadi lebih cepat sehingga bekam bisa
diterapkan sebakai terapi pendamping pengobatan medis.
Hasil percobaan yang pernah dilakukan Dr.Amir pada pasien terinveksi virus
hepatitis C dan memiliki kadar besi cukup tinggi dalam darahnya. Setelah pasien diterapi
bekam dan diberi obat Interferon dan Riboviron memiliki reaksi positif dan kekebalan
meningkat.Padahal sebelum dibekam reaksi terhadap obat tersebut hampir tidak
bereaksi. Dalam pengantar buku berjudul Bekam Sunnah Nabi dan Mukjizat
Medis, Dr.Wadda Amani Umar, memberikan penjelasan berbeda tentang cara kerja bekam.
Menurutnya, di bawah kulit dan otot terdapat banyak titik saraf.Titik-titik ini saling
berhubungan antara organ tubuh satu dengan lainnya sehigga bekam dilakukan tidak selalu
pada bagian tubuh yang sakit namun pada titik simpul saraf terkait. Pembekaman biasanya
dilakukan pada permukaan kulit (kutis), jaringan bawah kulit (sub kutis) jaringan ini akan
rusak. Kerusakan disertai keluarnya darah akibat bekam akan ikut serta keluar beberapa
zat berbahaya seperti serotonin, bistamin, bradiknin dan zat-zat berbahaya lainnya. Bekam
juga menjadikan mikrosirkulasi pembuluh darah sehingga timbul efek relaksai pada otot
sehingga dapat menurunkan tekanan darah.
Para dokter dikejutkan oleh pernyataan ilmuwan Damaskus, Muhammad Amin Syaikhu
berdasarkan laporan umum penelitian tentang pengobatan dengan metode bekam tahun 2001
M (pada 300 kasus) dalam bukunya Ad Dawau l-Ajib.Tentang bekam dan rahasia umum
tentang mekanisme kesembuhan yang diperoleh dari praktik bekam terletak pada
dibersihkannya tubuh dari darah rusak yang menghambat berjalannya fungsi-fungsi dan
tugas-tugas tubuh secara sem-purna, sehingga tubuh menjadi mangsa empuk bagi berbagai
penyakit.

1.6 Titik-titik Bekam Basah

1.7 Peralatan dan prosedur berbekam


Bekam Basah

Alat :

1. Alat Bekam (Kop dan Pompa yang sudah disterilisasi)


2. Pena bekam
3. Jarum Bekam
4. Tisu
5. Minyak Zaitun
6. Kantong Kresek
7. Sarung Tangan Karet (Sensi Gloves)
8. Alat Tensimeter (untuk mengecek tensi pasien)
Cara Bekam Basah / Bekam Darah
1. Setelah dibekam kering, satu persatu kita lakukan bekam basah
2. Keluarkan udara dari kop dengan menarik katup
3. Segera tusukkan jarum pada permukaan yang dibekam kering
4. Banyak tusukan 9,11, atau 13 tusukan melingkar seperti obat nyamuk berlawanan
arah dengan jarum jam.
5. Tempelkan lagi kop dan sedot 2 kali
6. Biarkan sampai darah keluar menetes dari luka yang terjadi.
7. Lama penyedotan antara 5 sampai 7 menit (jangan terlalu lama).
8. Lepaskan Satu-persatu kop dan lap darahnya dengan tisu.
9. Tisu bekas darah dimasukkan kedalam kantong keresek, demikian juga dengan
kop bekas masukan pada kantong kresek yang lain untuk disterilisasi nanti.
10. Oleskan minyak Zaitun pada permukan kulit yang dibekam tipis-tipis. Bersihkan
dengan tisu bagian kulit yang tidak dibekam
11. Selesai.
Daftar Pustaka

Abu Mujahidah al-Ghifari, Lc, M.E.I. Mahad Huda Islami Program Beasiswa

Sarjana Qurani Vol.28/Th.VIII, hlm.23-25.

Al-Albani, Muhammad.1998. Silsilah Hadits Dhaif dan Maudhu. Jakarta: Gema

Insani

Hawin, Murtadlo. 2005. Bekam: Sunnah Nabi dan Mukzizat Dalam Medis. Solo:

Medis