Anda di halaman 1dari 29

PANDUAN PRAKTIKUM

MATA KULIAH

KEWIRAUSAHAAN

Disusun Oleh:
TIM PENGAMPU MATA KULIAH

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS


JURUSAN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
TAHUN 2017

i | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah
memberikan kalam-Nya sehingga kami dapat berolah fikir untuk membuat panduan
praktikum mata kuliah Kewirausahaan.
Panduan praktikum ini memuat kegiatan-kegiatan mahasiswa yang minimal
perlu dilakukan untuk lebih memahami tentang kewirausahaan. Kegiatan yang
terangkum dalam panduan praktikum ini merupakan gabungan dari softskill dan
hardskill. Kedua jenis kemampuan tersebut sangat penting diperlukan untuk
mengembangkan karakter kemampuan untuk survive dalam dunia usaha.
Praktikum kewirausahaan ini tidak mutlak ditujukan untuk menghasilkan
wirausahawan baru di bidang agrobisnis karena tidak semua mahasiswa memiliki
karakter yang mendukung kewirausahaan. Namun demikian, praktikum ini minimal
dapat mengenalkan kepada mahasiswa karakter dan kegiatan yang perlu dipahami
sebagai dasar mengembangkan kemampuan berwirausaha.
Kami mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak
yang telah berkontribusi sehingga dapat tersusun panduan praktikum ini. Mengutip
istilah tidak ada gading yang tak retak, kami sangat berharap kritik dan saran yang
membangun demi penyempurnaan panduan praktikum kewirausahaan ini.

Purwokerto, 1 Maret 2017

Penulis

ii | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


DAFTAR ISI

Halaman judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
ACARA I. MENGENALI POTENSI DIRI
1. Pendahuluan
2. Tujuan
3. Alat dan Bahan
4. Metode
5. Format Laporan
6. Lampiran
a. Personal Test: Brain Color
b. Pengukuran Kreatifitas
ACARA II. MOTIVASI BERWIRAUSAHA
1. Pendahuluan
2. Tujuan
3. Alat dan Bahan
4. Metode
5. Format Laporan
6. Lampiran
Kuesioner motivasi wirausaha
ACARA III. PROFIL WIRAUSAHA/SUCCESS STORY
1. Pendahuluan
2. Tujuan
3. Alat dan Bahan
4. Metode
5. Format Laporan
ACARA IV. MENGIDENTIFIKASI PELUANG BISNIS
1. Pendahuluan
2. Tujuan
3. Alat dan Bahan
4. Metode
5. Format Laporan
ACARA V. MENYUSUN RENCANA BISNIS
1. Pendahuluan
2. Tujuan
3. Alat dan Bahan
4. Metode
5. Format Laporan
6. Lampiran
Format Rencana Bisnis

iii | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


TATA TERTIB PRAKTIKUM

1. Mahasiswa yang terlibat pada praktikum ini merupakan mahasiswa aktif yang
mengambil mata kuliah kewirausahaan
2. Masing-masing acara praktikum dilakukan di dalam dan di luar kelas. Pada saat
melakukan praktikum di luar kelas, gunakanlah identitas sebagai mahasiswa
Fakultas Pertanian UNSOED
3. Pembagian kelompok mengikuti petunjuk dosen pengampu
4. Utamakan asas kesopanan, saling menghormati dan kehati-hatian dalam melakukan
semua acara praktikum
5. Konsultasikan kesulitan yang dihadapi pada setiap acara praktikum ke asisten atau
dosen pengampu
6. Laporan yang dikumpulkan sebagai laporan akhir adalah laporan semua acara
yang telah dijilid rapi yang berisi identitas anggota kelompok. Selain itu dibuat juga
softcopy dalam bentuk file PDF yang kemudian dikumpulkan dalam sebuah keping
CD yang dikoordinir oleh ketua kelas dan dikumpulkan ke dosen pengampu.
7. Pengampu mata kuliah akan mengfasilitasi surat keterangan sebagai pengantar
apabila diperlukan
8. Lakukan setiap acara praktikum dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan
kemampuan psikomotorik yang maksimal.

Pengampu

iv | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


ACARA I
MENGENALI POTENSI DIRI

1. PENDAHULUAN
Glasov (2008) menyatakan bahwa otak manusia memiliki warna yang
berbeda-beda. Warna pada otak manusia tersebut mencerminkan cara berfikir dan
bertindak masing-masing. Istilah warna otak tersebut sering digunakan pada
Personal Test: Brain Color yang bertujuan untuk mengenali pikiran dasar
seseorang. Warna otak manusia dibagi menjadi empat (4), yaitu: Kuning (A), Biru
(B), Hijau (C) dan Orange (D).
Warna kuning (A) adalah simbol dari eksekutif yang cenderung hati-hati,
tertib, disiplin, tanggung jawab, cenderung bekerja secara rutin, memlihara tradisi
dan menyenangi kestabilan. Pada orang yang pikirannya berwarna kuning
cenderung lebih suka menjadi karyawan yang menyukai rutinitas. Warna biru (B)
adalah simbol dari kebijaksanaan, kreatif dan romantis. Orang yang memiliki warna
otak seperti ini cenderung ingin memberi kehangatan, motivatosional dan inspiring.
Warna Hijau (C) mencerminkan orang yang berfikiran ilmiah/scientific. Orang
yang pikirannya berwarna hijau tidak percaya mitos dan gosip. Selain itu orang
tersebut cenderung kaku dan terlalu mengandalkan logika/akal. Warna Orange (D)
adalah karakter entrepreneur yang memiliki kecenderungan spontan, murah hati,
win-win solution, pemburu peluang dan pemecah masalah.
Wirausaha yang sukses dan mampu mengembangkan usahanya akan
memiliki warna otak Orange (D) yang dominan. Selain itu orang tersebut juga
memiliki warna otak kuning (A) dan biru (B) yang menonjol, karena warna otak
kuning (A) memiliki kecenderungan pada karakter leadership dan kepemimpinan
sedangkan biru (B) memiliki kecenderungan pada karakter kehangatan hubungan
(relationship).
Kreatifitas merupakan salah satu hal penting yang dimiliki oleh wirausaha.
Kreatifitas akan mendukung seorang wirausaha untuk senantiasa membuat inovasi
dalam pembaharuan produk, manajemen, dan pengembangan usaha yang lain.
Salah satu alat ukur kreatifitas yang sering digunakan adalah Princenton Creative
Research.

1 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


2. TUJUAN
1. Mengetahui potensi diri mahasiswa melalui Personal Test: Brain Color
2. Mengidentifikasi kemampuan kreatifitas mahasiswa
3. ALAT DAN BAHAN
1. Kuesioner
2. Kertas
3. Lembar skoring
4. METODE
Pelaksanaan Personal Test: Brain Color dan pengukuran kreatifitas
mahasiswa dilakukan dengan cara mengisi kuesioner yang telah disediakan pada
bagian akhir acara ini. Kuesioner tersebut diisi secara mandiri kemudian mahasiswa
menghitung skor hasil isiannya dan menarik kesimpulan. Cara pengisian,
perhitungan skor dan penarikan kesimpulan akan disertakan pada kuesioner
tersebut. Setelah melakukan penarikan kesimpulan, mahasiswa membuat laporan.
5. FORMAT LAPORAN
1. Halaman judul (memuat: judul acara, logo universitas, identitas pembuat
laporan, program studi, tahun pembuatan)
2. Pendahuluan
3. Tujuan praktikum
4. Hasil dan pembahasan
Hasil yang dituliskan merupakan hasil penilaian mandiri dari Personal Test:
Brain Color dan pengukuran kreatifitas. Hasil tersebut kemudian direspon
dengan pembahasan yang memuat visi dan misi mahasiswa 10 tahun ke depan
berdasarkan hasil tes yang diperoleh.
5. Kesimpulan
Tuliskan kesimpulan tentang hasil tes yang Anda peroleh.

2 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


LAMPIRAN
A. Personal Test: Brain Color
Petunjuk:
1. Berikan penilaian tentang diri Anda berdasarkan skor di bawah ini
4 = saya sekali (gue banget.....)
3 = mendekati saya
2 = agak kurang
1 = jarang/bukan saya (bukan gue banget....)

2. Isilah kuesioner di bawah ini


A B C D
Skor Saya itu...
Terorganisir Kreatif Mandiri Antusias
Tepat waktu Komunikatif Rasa ingin Kesenanga
tahu n
Detail Fleksibel Sabar Kompetitif
Bertanggung- Perhatian Analitis Panjang
jawab akal
Berkomitmen Sensitif Tafakur Berani
Berhati-hati Koperatif Teknikal Energik
Dapat Hangat Otonom Petualang
dipertanggun
g-jawabkan
Respek Original Kompetensi Pemurah
Dapat diduga Mengasuh Investigatif Spontan

Ketika membuat keputusan, saya cenderung...


Mempunyai Berbicara Menyimpul Percaya
planning dengan kan fakta- naluri
orang lain fakta

Ketika bekerjasama dengan orang lain, saya melihat diri saya sebagai:
Coach Pemain team Problem Trouble
solver shooter

Saya merasa nyaman dengan lingkungan kerja yang...


Stabil/tenang Harmonis Privacy Bebas

Total Skor Total Skor Total Skor Total Skor


A:__________ B:__________ C:__________ D:__________

3 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


Keterangan:
1. Setelah Anda mengisi skor di kolom yang telah disediakan (kolom sebelah kiri
dari masing-masing statements) jumlahkan semua skor kemudian isi di kolom
Total Skor.
2. Perhatikan Total Skor dominan Anda dan tarik kesimpulan berdasarkan
penjelasan kolom di bawah ini. Apakah warna otak Anda?
Otak Bersifat hati-hati, penuh perencanaan, terorganisir, bertanggung jawab,
Kuning berkomitmen
Orang-orang ini cenderung detail dan memimpin dengan rencana, step
by step
Merupakan lambang kekuasaan, waspada, kebijaksanaan, dan kesiapan
(bersiap-siap)
Profesi yang cocok biasanya sebagai eksekutif kantor dan CEO
perusahaan
Otak Hijau Merupakan puncak pengetahuan dan orang-orang ini cenderung
berhati-hati, sangat kalkulatif, dan berpegang pada logic dan science
Mereka sulit mengikuti kehendak orang lain karena kritis dan rasional,
dan sangat mengandalkan fakta. Jadi tidak bisa percaya begitu saja
dengan rumor, gosip, mitos atau cerita-cerita publik.
Mereka sangat dingin, kurang bersosialisasi dan menjadi pemain
tunggal
Profesi yang cocok biasanya sebagai ilmuan, peneliti, akuntan, ahli
hukum, ahli kimia, dll.
Otak Biru Orang-orang ini terdiri atas orang-orang hangat, kreatif, penuh
perhatian, sensitif, peduli dan komunikatif
Mereka cenderung tidak agresif dan disukai banyak orang karena
kalem dalam memberi semangat
Profesi biasanya sebagai pekerja kreatif, presenter TV, artis,
profesional marketing, guru, perawat, pekerja sosial, dll.
Otak Orang yang berani mengambil keputusan, cinta damai, banyak akal,
Oranye trouble shooter, spontan dan logic
Mereka tidak menyukai konflik dan bila konfil mereka ingin
mendamaikan
Biasanya adalah orang yang luwes, mudah bergaul, terbuka, dan
mudah melihat peluang dari pada ancaman.
Profesi yang cocok biasanya wirausaha.

3. Buatlah daftar kelebihan dan kekurangan Anda sebanyak-banyaknya, sesuai


dengan hasil Personal Test: Brain Color yang telah Anda lakukan. Tuliskan
ulasan singkat tentang apa yang perlu Anda lakukan agar bisa menjadi
wirausaha yang sukses berdasarkan hasil tes tersebut.

4 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


B. Pengukuran Kreatifitas
Tingkat kreatifitas seseorang bisa diukur. Salah satu alat ukur kreatifitas yang
sering digunakan adalah Princenton Creative Research yang digunakan untuk
mengidentifikasi kemampuan calon wirausaha dari sisi kreatifitasnya. Berikut ini
merupakan langkah-langkah yang dilakukan untuk mengukur kreatifitas tersebut.
1. Berikut ini disediakan kuesioner yang berisi 75 pertanyaan. Isi kuesioner
tersebut sesuai dengan pilihan Anda dengan kriteria sebagai berikut:
A = Sangat setuju
B = Setuju
C = Ragu-ragu
D = Tidak setuju
E = Sangat tidak setuju
Kuesioner (isi dengan jujur dan yakin untuk melihat kreativitas Anda. Apapun
hasil kuesioner yang Anda dapatkan tidak berpengaruh pada penilaian
praktikum ini) :

1 Hanyalah membuang waktu saja bagi saya bila menanyakan


sesuatu yang saya tahu tidak ada harapan untuk memperoleh ( )
jawaban.
2 Saya mencurahkan lebih banyak perthatian terhadap sesuatu
yang menarik minat saya daripada yang biasa dilakukan orang ( )
lain.
3 Sebelum menangani persoalan yang penting, saya membekali
( )
diri saya dengan mempelajari segala sesuatu tentang hal tersebut.
4 Banyak waktu yang saya pergunakan untuk memikirkan apa
( )
yang dipikirkan orang lain tentang saya.
5 Saya merasa bahwa saya mempunyai andil khusus dalam dunia
( )
ini.
6 Saya sangat terganggu bila seseorang menghalangi saya. ( )
7 Untuk menjadi efisien, seseorang harus mempertahankan jam
( )
kerja yang teratur dan memelihara pola kerja yang teratur.
8 Lebih penting bagi saya untuk mengerjakan sesuatu yang
menurut pendapat saya benar daripada mencoba mendapat ( )
pengakuan orang lain.
9 Saya curiga terhadap orang yang mengerjakan hal-hal yang
( )
menyenangkan saya.
10 Saya sering merasa sulit untuk sepakat melakukan sesuatu
( )
tindakan yang telah ditetapkan.
11 Saya berpendapat bahwa saya mempunyai lebih banyak masalah
daripada yang dapat saya atasi dan lebih banyak pekerjaan ( )
daripada waktu yang tersedia untuk itu.
12 Pada saat-saat tertentu saya terlalu tertarik pasa sesuatu. ( )

5 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


13 Gagasan-gagasan yang aneh hanya merupakan pemborosan
( )
waktu.
14 Saya sering mendapat gagasan-gagasan yang terbaik bila saya
( )
sedang tidak mengerjakan sesuatu yang khusus.
15 Saya mengandalkan intuisi dan perasaan saya tentang sesuatu
( )
yang benar dan yang salah dalam mengatasi sesuatu persoalan.
16 Saya merasa bahwa saya sangat berbeda dari orang lain. ( )
17 Dalam keadaan stres, saya menjadi bingung dan kacau. ( )
18 Saya kadang-kadang disingkirkan karena melanggar peraturan
( )
dan mengerjakan sesuatu yang tidak seharusnya saya kerjakan.
19 Saya menyukai hobi yang berkaitan dengan pengumpulan
( )
sesuatu.
20 Saya lebih suka mempelajari sesuatu dengan cara saya sendiri
( )
daripada tergantung pada buku.
21 Saya merasa bahwa saya bergairah, bersemangat dan menarik
( )
daripada orang lain yang saya kenal.
22 Saya dapat bergaul dengan orang lebih baik bila mereka berasal
( )
dari kelas sosial seperti saya.
23 Saya cenderung gugup bila sesuatu tudak berjalan sebagaimana
( )
direncanakan.
24 Saya lebih bergairah dengan gagasan-gagasan saya sendiri
( )
daripada gagasan orang lain.
25 Saya sering merasa bahwa saya dihianati dan menjadi korban
( )
kehidupan.
26 Saya terdorong untuk meraih status dan kekuasaan yang tinggi
( )
dalam kehidupan ini.
27 Bila menghadapi suatu persoalan, saya sering menjaga dan
( )
mencari berbagai pendekatan.
28 Saya ingin mengungkapkan ketidak setujuan saya kepada salah
( )
seorang atau kedua orang tua saya.
29 Saya lebih tertarik bila memperoleh gagasan-gagasan baru
( )
daripada harus meyakinkanya kepada orang lain.
30 Saya cenderung menghindari situasi dimana saya akan merasa
( )
rendah diri.
31 Saya rasanya tidak mempunyai tenaga sebanyak yang dimiliki
( )
orang lain.
32 Kadang-kadang saya tidak dapat menghindarkan diri dari
( )
melakukan sesuatu yang saya tahu tidak benar.
33 Menghargai diri sendiri lebih berarti dari pada penghargaan
( )
orang lain.
34 Gagasan-gagasan sering timbul dibenak saya dan menghalangi
( )
saya untuk tidur.
35 Bila saya sedang mengerjakan pekerjaan rutin saya sering
( )
memikirkan masalah-masalah yang belum terpecahkan.
36 Saya sering menemui kesulitan untuk mengingat nama orang-
( )
orang yang pernah saya temui.
37 Saya lebih banyak belajar sendiri daripada melakukan kursus- ( )

6 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


kursus.
38 Saya dapat memelihara motivasi dan antusiasme saya dalam
suatu proyek, walaupun sedang menghadapapi kekecewaan, ( )
hambatan, atau perlawanan.
39 Saya merasa perjuangan hidup merupakan warisan yang
( )
berguna.
40 Saya lebih terkesan dengan sesuatu yang tidak saya ketahui
( )
daripada sesuatu yang sudah saya ketahui.
41 Pada kebanyakan pertanyaan, hanya terdapat satu jawaban yang
( )
benar.
42 Walaupun sudah diputuskan, saya masih sering merubahnya. ( )
43 Saya lebih suka bermain-main dengan gagasan baru, walaupun
( )
tidak ada imbalanya.
44 Saya tidak suka bertanya sesuatu yang tampaknya lugu. ( )
45 Sekali saya memahami suatu pekerjaan, saya menetapkan untuk
( )
menyelesaikanya, walaupun dalam kondisi frustasi sekalipun.
46 Saya tidak pernah merasa sangat bersemangat. ( )
47 Kegaduhan kota besar mengganggu saya. ( )
48 Saya kagum pada tokoh yang berpengaruh lebih daripada artis
( )
yang kreatif.
49 saya merasa bahwa pada umumnya orang-orang dapat dipercaya. ( )
50 Paling tidak seorang dari keluarga dekat saya adalah seorang
( )
yang kreatif.
51 Salah seorang atau kedua orang tua saya mempunyai gagasan-
( )
gagasan yang tidak kolot dan tradisional.
52 Orang yang berorientasi pada teori kurang berarti daripada orang
( )
yang praktis.
53 Saya menganggap diri saya lebih generalis daripada spesialis. ( )
54 Kebijaksanaan lebih berharga daripada pengetahuan. ( )
55 Saya menghindari situasi yang mungkin dapat mempersalahkan
( )
sikap dan kegiatan saya.
56 Saya yakin bahwa melamun dan berhayal hanya membuang-
( )
buang waktu.
57 Saya berhasrat untuk meraih sebanyak mungkin dalam hidup. ( )
58 Saya lebih suka menjadi bankir daripada pemahat. ( )
59 Saya memiliki banyak hobi. ( )
60 Gagasan-gagasan yang tidak umum dan pandangan yang berani
( )
menarik minat dan menggelitik saya.
61 Saya tidak peduli akan pendapat orang lain tentang saya. ( )
62 Orang yang sering merencanakan dan mempertimbangkan
segala sesuatu adalah orang-orang yang ragu-ragu dalam ( )
melakukan tindakan.
63 Hanya membuang-buang waktu saja untuk memikirkan
( )
kegagalan orang lain.
64 Saya tidak berkompromi dengan sesuatu yang berkaitan dengan
( )
nilai-nilai mendasar yang saya anut.
65 Saya menyukai pekerjaan yang tetap waktu kerjanya. ( )

7 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


66 Saya sering merasakan bahwa pendapat saya lebih penting
( )
daripada pendapat umum.
67 Saya tidak menyukai kemalasan, baik pada diri saya sendiri
( )
maupun pada orang lain.
68 Saya percaya pada perasaan saya untuk menuntut menimba
( )
pengalaman.
69 Saya berusaha lebih mendapatkan kepuasan dari pekerjaan saya
( )
daripada orang lain.
70 Pada masa remaja, saya lebih menghargai setinggi-tingginya
( )
kehidupan rumah tangga dan hubungan saya dengan orang tua.
71 Sampai umur 18 tahun, saya menghargai setinggi-tingginya
( )
kehidupan rumah tangga dan hubungan saya dengan orang tua.
72 Dalam pekerjaan, saya tidak melaksanakanya kecuali bila
( )
instruksinya jelas.
73 Saya terganggu dengan perubahan-perubahan yang ada disekitar
( )
saya.
74 Dihargai sebagai anggota kelompok yang baik, sangat penting
( )
untuk saya.
75 Masa kanak-kanak saya amat sangat bahagia. ( )

2. Setelah Anda mengisi kuesioner tersebut dengan kriteria huruf (A/B/C/D/E),


buatlah skoring dengan cara melingkari skor yang tertera pada tabel berikut ini:
No A B C D E No A B C D E
1 1 2 3 4 5 39 5 4 3 2 1
2 5 4 3 2 1 40 5 4 3 2 1
3 5 4 3 2 1 41 1 2 3 4 5
4 1 2 3 4 5 42 5 4 3 2 1
5 5 4 3 2 1 43 5 4 3 2 1
6 5 4 3 2 1 44 1 2 3 4 5
7 1 2 3 4 5 45 1 2 3 4 5
8 5 4 3 2 1 46 1 2 3 4 5
9 1 2 3 4 5 47 1 2 3 4 5
10 5 4 3 2 1 48 1 2 3 4 5
11 5 4 3 2 1 49 5 4 3 2 1
12 5 4 3 2 1 50 5 4 3 2 1
13 1 2 3 4 5 51 5 4 3 2 1
14 5 4 3 2 1 52 1 2 3 4 5
15 5 4 3 2 1 53 5 4 3 2 1
16 5 4 3 2 1 54 5 4 3 2 1
17 1 2 3 4 5 55 1 2 3 4 5
18 5 4 3 2 1 56 1 2 3 4 5
19 1 2 3 4 5 57 5 4 3 2 1
20 5 4 3 2 1 58 1 2 3 4 5
21 5 4 3 2 1 59 5 4 3 2 1

8 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


22 1 2 3 4 5 60 5 4 3 2 1
23 1 2 3 4 5 61 5 4 3 2 1
24 5 4 3 2 1 62 1 2 3 4 5
25 1 2 3 4 5 63 1 2 3 4 5
26 1 2 3 4 5 64 5 4 3 2 1
27 5 4 3 2 1 65 1 2 3 4 5
28 5 4 3 2 1 66 5 4 3 2 1
29 5 4 3 2 1 67 5 4 3 2 1
30 1 2 3 4 5 68 5 4 3 2 1
31 1 2 3 4 5 69 5 4 3 2 1
32 5 4 3 2 1 70 5 4 3 2 1
33 5 4 3 2 1 71 5 4 3 2 1
34 5 4 3 2 1 72 1 2 3 4 5
35 5 4 3 2 1 73 5 4 3 2 1
36 5 4 3 2 1 74 1 2 3 4 5
37 5 4 3 2 1 75 1 2 3 4 5
38 5 4 3 2 1
TOTAL TOTAL

Misalkan pada nomor 1 kriteria Anda adalah A, maka lingkari angka 1 (angka
pada kolom A). Jika nomor 2 kriteria Anda adalah A, maka lingkari nomor 5,
begitu seterusnya.
3. Totalkan angka-angka yang Anda lingkari dengan cara dijumlahkan. Perhatikan
tabel berikut ini:
No A B C D E No A B C D E
TOTAL TOTAL
TOTAL A+B+C+D+E = X TOTAL A+B+C+D+E = Y
SKOR TOTAL KESELURUHAN (X+Y) = .................

4. Setelah nilai TOTAL didapatkan, bagi dengan 375 untuk mendapatkan nilai skor
akhir. Kriteria hasil nilai akhir sebagai berikut:
No Interval nilai skor Hasil
1 60 79 % Sedang
2 80 90 % Tinggi
3 > 90 % Sangat tinggi

9 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


5. Tuliskan hasil pengukuran terhadap diri Anda berdasarkan tabel kriteria hasil
nilai akhir dan tuliskan ulasan singkat tentang apa yang perlu Anda lakukan
agar bisa meningkatkan tingkat kreatifitas Anda.

10 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


ACARA II
MOTIVASI WIRAUSAHA

A. PENDAHULUAN
Menjadi seorang wirausaha yang sukses membutuhkan motivasi kuat dan terarah.
Motivasi tersebut terletak sebelum orang memulai usaha dan pada saat mengembangkan
usahanya tersebut agar lebih maju. Motivasi dalam berwirausaha didapatkan dari berbagai
macam faktor, antara lain: keturunan, keadaan ekonomi, dorongan lingkungan, keinginan
atau ambisi, cita-cita, tujuan hidup, dan lain-lain.
Ada beberapa faktor kritis untuk memulai usaha baru (Bygrave dalam Alma, 2000):
1. Personal, menyangkut aspek-aspek kepribadian seseorang
2. Sosiologikal, menyangkut hubungan dengan keluarga
3. Environtmental, menyangkut hubungan dengan lingkungan.
Apabila ada seseorang yang memiliki ide untuk membuat suatu usaha baru maupun
mengembangkannya, maka orang tersebut akan selalu mencari faktor-faktor yang
memperkuat keinginannya tersebut.
Saat ini kreativitas dan keinginan untuk memiliki kebebasan dalam bekerja menjadi
salah satu faktor pendorong munculnya wirausahawan baru. Kreativitas mendorong para
pengusaha baru untuk berkreasi dan berusaha mendapatkan reward dari kreasinya tersebut.
Jika dihubungkan dengan keinginan untuk memiliki kebebasan dalam bekerja, reward yang
diinginkan tersebut adalah membuat suatu usaha yang menjadi penyaluran kreativitas. Pada
kondisi tersebut, seorang wirausahawan tidak hanya bertujuan untuk mencari uang namun
juga kepuasan atas pengakuan kreativitasnya tersebut.

B. TUJUAN
Tujuan dari acara praktikum ini adalah:
1. Mencari faktor-faktor yang memotivasi seseorang mengawali usaha
2. Mencari kendala-kendala dalam memulai usaha
3. Mencari faktor-faktor yang memotivasi seseorang dalam mengembangkan usaha
4. Mencari kendala-kendala dalam pengembangan usaha

11 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


C. ALAT DAN BAHAN
1. Alat tulis
2. Alas kertas
3. Kuesioner
4. Transportasi

D. METODE
Metode yang digunakan pada praktikum ini adalah observasi.
1. Dibentuk kelompok sebanyak 8 buah yang jumlah anggotanya disesuaikan dengan
mahasiswa
jumlah mahasiswa di kelas anggota .
8

2. Masing-masing kelompok mencari sebuah UMKM di bidang agribisnis.
3. Konfirmasikan kepada pemilik UMKM bahwa akan diadakan wawancara dan pembuatan
konten untuk profil wirausaha (sebagian pelaksanaan Acara 2 dapat digabung dengan
Acara 3).
4. Masing-masing kelompok diberi kuesioner yang berisi pertanyaan-pertanyaan untuk
menggali keterangan atau data sesuai dengan tujuan praktikum. Kuesioner dibuat oleh
dosen pengampu mata kuliah.
5. Wawancara yang dilakukan dengan pemilik usaha dijadikan bahan untuk acara 3.
6. Hasil wawancara yang terkait dengan kuesioner didiskusikan dengan anggota kelompok
kemudian dibuat laporan Acara 2.

E. FORMAT LAPORAN
1. Halaman judul (memuat: judul acara, logo universitas, identitas pembuat laporan,
program studi, tahun pembuatan)
2. Pendahuluan
3. Tujuan praktikum
4. Hasil dan pembahasan
Ulasan singkat tentang motivasi wirausaha yang berisi:
a. Motivasi memulai usaha
b. Motivasi mengembangkan usaha

12 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


c. Cara-cara mengatasi kendala dalam berwirausaha
d. Faktor-faktor penting untuk menjadi wirusaha sukses
Ulasan singkat tersebut didasarkan dari hasil wawancara dengan responden.
5. Kesimpulan

F. LAMPIRAN Tanggal : _________________

KUESIONER
MOTIVASI WIRAUSAHA

A. Identitas Responden
Nama : _______________________________________________________
Alamat rumah : _______________________________________________________
: _______________________________________________________
Umur : _______________________________________________________
Nama Usaha : _______________________________________________________
Bidang : _______________________________________________________
Alamat usaha : _______________________________________________________
Mulai usaha tahun: ___________

B. Motivasi memulai usaha


Ceritakan apa yang menjadi motivasi ketika mengawali usaha pertama kali.

C. Kendala ketika memulai usaha


1. Bagaimana komentar keluarga ketika akan mengawali usaha?
2. Bagaimana komentar teman-teman terdekat ketika akan mengawali usaha?
3. Apa saja yang menjadi kendala ketika mengawali usaha?

D. Motivasi mengembangkan usaha


Ceritakan apa yang menjadi kendala ketika mengembangkan usaha.

13 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


E. Kendala dalam mengembangkan usaha
Apa saja yang menjadi kendala ketika akan mengembangkan usaha?
1. Keuangan
2. Rencana pengembangan usaha?
3. Pemasaran?
4. Strategi pengembangan usaha?

14 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


ACARA III
PROFIL WIRAUSAHA / SUCCESS STORY

1. PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi informasi berlangsung sangat cepat pada era
globalisasi saat ini. Masyarakat telah mengalami perubahan dalam melakukan
komunikasi. Perkembangan teknologi informasi telah melahirkan alat-alat
komunikasi yang canggih dan dapat digunakan dengan mudah. Telepon
genggam, komputer, video dan internet merupakan produk hasil kemajuan
teknologi informasi tersebut. Jika sebelumnya komunikasi dilakukan dengan
pertemuan, maka saat ini komunikasi dapat dilakuan tanpa harus bertemu.
Cukup menggunakan alat-alat tersebut maka orang dapat melakukan komunikasi
dan interaksi. Hal itu yang dinamakan interaksi di dunia maya.
Profil usaha merupakan salah satu bagian penting yang perlu
dipromosikan untuk memperkuat image masyarakat terhadap produk yang
dipasarkan. Penyampaian informasi yang tepat tentang profil suatu usaha akan
mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap usaha tersebut.
Pengetahuan tersebut menjadi sesuatu yang penting untuk meningkatkan
jaminan terhadap barang atau jasa yang dipasarkan.
Di era globalisasi sekarang ini, akses internet relatif mudah didapatkan.
Karena kemudahan tersebut, internet bukan lagi menjadi barang baru di
masyarakat. Akses terhadap internet tidak harus menggunakan komputer lagi,
tetapi bisa dilakukan dengan menggunakan handphone yang cukup banyak
dimiliki oleh masyarakat. Apalagi saat ini muncul smartphone yang
menyediakan berbagai macam fasilitas dan aplikasi berbasis internet. Kehadiran
smartphone tersebut mampu meningkatkan jumlah pengguna internet sehingga
menjadi peluang pasar online marketing.
Pemanfaatan media internet sebagai alat penyampaian informasi dapat
memperluas jangkauan pemasaran karena informasi tentang produk yang
ditawarkan dapat diakses oleh calon pembeli di semua tempat. Aksesibilitas
informasi produk sangat terbuka luas sehingga calon pembeli potensial tidak
hanya berasal dari daerah sekitar produsen, tetapi juga dapat dari kota lain atau

15 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


bahkan provinsi lain. Bahkan dengan penggunaan media internet dapat
membuka peluang ekspor suatu produk karena informasi produk yang
ditawarkan produsen dapat diakses secara global. Tidak mengherankan jika telah
ada beberapa produsen di daerah terpencil yang mampu memasarkan produknya
hingga ke manca negara.
2. TUJUAN
Mahasiswa mampu menganalisis profil wirausaha

3. ALAT DAN BAHAN


1. Komputer
2. Jaringan internet
3. Pemutar multimedia
4. Konten

4. METODE
Urutan kegiatan praktikum pada acara ini adalah sebagai berikut:
a. Mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok
b. Masing-masing kelompok mencari profil wirausaha yang berisi materi
tentang Success Story wirausaha. Materi tersebut berbentuk multimedia
dan/atau tertulis.
c. Masing-masing kelompok mengamati dan mendiskusikan profil wirausaha,
kemudian merangkum hal-hal penting yang berkaitan dengan jiwa/karakter
wirausaha yang sukses.
d. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil rangkumannya tersebut di
depan kelas

5. FORMAT LAPORAN
1. Halaman judul (memuat: judul acara, logo universitas, identitas pembuat
laporan, program studi, tahun pembuatan)
2. Pendahuluan
3. Tujuan praktikum
4. Hasil dan pembahasan

16 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


Hasil praktikum acara ini mencakup:
Rangkuman terkait dengan profil wirausaha yang sukses
Pembahasan praktikum ini mencakup:
Langkah-langkah untuk mengasah jiwa kewirausahaan dan tahapan-tahapan
meraih kesuksesan dalam berwirausaha
5. Kesimpulan

17 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


ACARA IV
MENGIDENTIFIKASI PELUANG USAHA

1. PENDAHULUAN
Peluang usaha bersumber dari adanya kebutuhan dari individu atau
masyarakat. Oleh karena itu jika ingin mulai mewujudkan berwirausaha, hendaknya
terlebih dahulu menjawab pertanyaan Apakah yang menjadi kebutuhan
masyarakat atau kebanyakan anggota masyarakat saat ini atau di masa yang
akan datang?. Untuk memahami kebutuhan masyarakat diperlukan suatu
diagnosa terhadap lingkungan usaha secara keseluruhan, yang meliputi faktor
ekonomi, politik, pasar, persaingan, pemasok, teknologi, sosial dan geografi.
Lingkungan usaha senantiasa berubah setiap saat, bahkan perubahannya
cukup pesat dan seiring dengan itu terjadi pula perubahan kebutuhan masyarakat.
Untuk menemukan peluang usaha yang prospektif seharusnya kita sebagai
wirausahawan senantiasa mencari informasi yang terkait dengan perubahan
lingkungan dan kebutuhan masyarakat. Sumber informasi dapat diperoleh dari
instansi/lembaga pemerintah, media massa, pasar atau mungkin melalui
wawancara dengan konsumen. Jadi, peluang senantiasa ada karena perubahan-
perubahan terus berlangsung baik di tingkat individu, maupun ditingkat
masyarakat. Kemampuan kita melihat peluang sangat tergantung dari informasi
yang kita peroleh tentang faktor lingkungan usaha.
Berangkat dari pertanyaan di atas dengan memanfaatkan potensi diri
kita, maka dalam menemukan peluang usaha yang cocok, kita dapat menggunakan
dua pendekatan, yaitu:
a. Pendekatan in-side-out (dari dalam ke luar) bahwa keberhasilan akan dapat
diraih dengan memenuhi kebutuhan yang ada saat ini.
b. Pendekatan out-side-in (dari luar ke dalam) bahwa keberhasilan akan dapat
diraih dengan menciptakan kebutuhan
2. TUJUAN
1. Mahasiswa mampu mencari peluang bisnis
2. Mahasiswa mampu menentukan beberapa gagasan usaha

18 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


3. Mahasiswa mampu menentukan 3 (tiga) buah gagasan usaha utama beserta
pembobotannya
4. Mahasiswa mampu melakukan analisis SWOT sederhana untuk menentukan
gagasan usaha paling utama yang dapat diaplikasikan

3. ALAT DAN BAHAN


1. Komputer
2. Jaringan internet
3. Kertas
4. METODE
Urutan kegiatan praktikum pada acara ini adalah sebagai berikut:
a. Mahasiswa membuat kelompok sesuai pada acara sebelumnya
b. Masing-masing anggota kelompok mencari peluang bisnis di bidang agribisnis.
Minimal ada 7 (tujuh) peluang usaha yang dicari. Peluang bisnis yang telah
didapatkan oleh masing-masing anggota kelompok tersebut kemudian
didiskusikan.
c. Lakukan pembobotan sesuai dengan petunjuk yang ada di lampiran
d. Lakukan analisis SWOT sederhana untuk menentukan gagasan usaha utama
yang paling dapat diaplikasikan
e. Buat laporan praktikum
5. FORMAT LAPORAN
1. Halaman judul (memuat: judul acara, logo universitas, identitas pembuat
laporan, program studi, tahun pembuatan)
2. Pendahuluan
3. Tujuan praktikum
4. Pembahasan: Analisis penentuan peluang usaha
5. Kesimpulan

19 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


LAMPIRAN
PETUNJUK PENENTUAN PELUANG USAHA

1. Mahasiswa diminta untuk mencoba memilih 7 (tujuh) dari sekian banyak


gagasan usaha dan produk
2. Ketujuh gagasan yang kelompok mahasiswa pilih tersebut adalah gagasan usaha
yang diprioritaskan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan lingkungan eksternal,
misalnya: potensi pasar (lokal, nasional, dan global), ketersediaan bahan baku,
ketersediaan teknologi dan tenaga kerja, kebijakan pemerintah, dan sebagainya.
3. Kemudian kelompok mahasiswa diminta untuk menuliskan ketujuh jenis
gagasan tersebut beserta pertimbangan-pertimbangan memilih pada format tugas
berikut.
No Gagasan Usaha Alasan / Pertimbangan-pertimbangan
1
2
3
...
7

4. Jika mahasiswa telah melakukan Brainstorming kemungkinan usaha,


lanjutkan dengan melakukan analisis lanjutan melalui pembobotan. Setidaknya
akan terpilih memilih 3 (tiga) dari 7 (tujuh) gagasan usaha tersebut.
5. Pengampu/asisten praktikum menyampaikan berbagai macam pertimbangan.
Pertimbangan yang digunakan adalah pertimbangan internal, seperti: pengetahuan
dan keterampilan, ketersediaan sumberdaya (lahan, bangunan, peralatan, dan
finansial), serta potensi-potensi lain yang di miliki dan dapat mendukung untuk
mewujudkan gagasan.
6. Untuk memilih ketiga gagasan usaha tersebut, di bawah ini disediakan matriks.
Pengampu/asisten praktikum menyampaikan bahwa mahasiswa cukup memberi
bobot penilaian sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan yang telah ditetapkan.
Berikut ini adalah keterangan bobot dari tabel:
1 = Tidak mendukung
2 = Kurang mendukung
3 = Cukup mendukung

20 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


4 = Mendukung
5 = Sangat Mendukung
kemudian totalkan bobot dari masing-masing gagasan, dan pilih tiga gagasan yang
memiliki bobot tertinggi.
7. Setelah mahasiswa mengetahui tiga usaha unggulan yang akan dipilih, maka
lakukan judment terakhir dengan analisis SWOT. Analisis ini bertujuan untuk
mengetahui sisi kondisi internal yang terdiri atas kekuatan dan kelebihan, serta
kondisi eksternal yaitu peluang dan ancaman. Perspektif dari analisis ini adalah
mengetahui kondisi secara seimbang dan objektif satu usaha unggulan yang
benar-benar Anda akan laksanakan.
8. Gunakan bobot penilaian untuk masing-masing pertimbangan pada setiap
faktor yang dianalisis seperti kriteria bobot yang digunakan pada analisis mikro.
Setelah total bobot pada setiap faktor analisis diperoleh, masukkan dalam rumus
(Kekuatan +Peluang) (Lemah+Ancaman), disingkat (S+O)-(W+T)
Perspektif SWOT Total Bobot Setiap Total Bobot
Perspektif
S (Kekuatan)
O (Peluang)
(S + O) ...
W (Kelemahan)
T (Ancaman)
(W+T) ...
(S+O) (W+T) ...

21 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


ACARA V
MENYUSUN RENCANA BISNIS

1. PENDAHULUAN
Terdapat sebuah istilah bahwa seorang pengusaha yang menjalankan
usahanya tanpa adanya rencana maka sama saja dengan merencanakan kegagalan.
Membuat sebuah usaha membutuhkan perencanaan sebelumnya. Perencanaan
tersebut dapat berupa bayangan bisnis, pemikiran sederhana tentang bisnis yang
akan dilakukan, perhitungan untung rugi dalam menjalankan bisnis tersebut,
bagaimana cara menjalankan bisnis, apa nama bisnisnya, bagaimana persaingan
bisnis tersebut, dan lain-lain. Semua pertanyaan-pertanyaan seputar bisnis tersebut
akan menjadi sebuah Perencanaan Bisnis apabila dapat dijawab dengan baik.
Ada banyak sekali pengertian tentang business plan yang ditulis oleh
pengarang buku kewirausahaan. Diantaranya adalah:
1. Bygrave (1994) menyatakan bahwa Business Plan merupakan suatu dokumen
yang menyatakan keyakinan tentang kemampuan sebuah bisnis untuk menjual
barang atau jasa yang menghasilkan keuntungan menarik bagi penyandang dana
2. Hisrich-Peters (1995) menyatakan bahwa Business Plan adalah sebuah dokumen
tertulis yang dipersiapkan oleh pengusaha yang isinya menjelaskan tentang
faktor-faktor internal dan eksternal yang relevan untuk memulai sebuah usaha.
Isinya seringkali berupa rencana yang terpadu meliputi: pemasaran, keuangan,
produksi dan sumber daya manusia.
Sangat penting jika semua pemikiran tentang perencanaan usaha tersebut
dapat dituliskan dalam sebuah rencana usaha (Business Plan) sehingga dapat dibaca
kembali dan dievaluasi agar rencana tersebut dapat dijalankan secara sistematis dan
efisien. Hal tersebut sudah lazim dilakukan oleh perusahaan kecil maupun besar
dengan membuat laporan harian, mingguan, bulanan, kwartal dan tahunan sehingga
dapat disusun RJP (Rencana Jangka Pendek) dan RJPa (Rencana Jangka Panjang).
Dalam RJP dan RJPa tersebut tercantum posisi keuangan perusahaan, target yang
akan dicapai dan kendala-kendala teknis dan non-teknis.

22 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


2. TUJUAN
Mahasiswa mampu membuat sebuah rencana bisnis yang bersumber dari peluang
bisnis yang telah ada
3. ALAT DAN BAHAN
1. Komputer
2. Jaringan internet
3. Kertas
4. METODE
Urutan kegiatan praktikum pada acara ini adalah sebagai berikut:
a. Mahasiswa membuat kelompok sesuai pada acara sebelumnya
b. Masing-masing anggota kelompok mencari peluang bisnis di bidang agrobisnis.
Peluang bisnis yang telah didapatkan oleh masing-masing anggota kelompok
tersebut kemudian didiskusikan dan diambil satu peluang terbaik (sesuai hasil
diskusi) untuk dibuat rencana bisnisnya
c. Membuat rencana bisnis sesuai dengan format
5. FORMAT LAPORAN
1. Halaman judul (memuat: judul acara, logo universitas, identitas pembuat
laporan, program studi, tahun pembuatan)
2. Pendahuluan
3. Tujuan praktikum
4. Isi rencana bisnis (mengikuti pedoman penulisan PKM-K RISTEKDIKTI 2016)

23 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


LAMPIRAN
FORMAT RENCANA BISNIS

24 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis


4.2 Jadwal Kegiatan
Jadwal kegiatan disesuaikan dengan acara/waktu praktikum

25 | Modul Praktikum Kewirausahaan S1 Agribisnis