Anda di halaman 1dari 48

BAB IV

PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 PENGUMPULAN DATA


Tabel 4.1 Formulir Pengambilan Data Akhir

FORMULIR PENGAMBILAN DATA AKHIR


NAMA : Dede Nova
NPM : 1303007
OBJEK PENGAMATAN : Kelereng
BAGIAN DIUKUR : Diameter
ALAT UKUR : Vernier Caliper
JUMLAH DIUKUR : 75 (buah)
TANGGAL DIUKUR : 07 Mei 2015
POLA BILANGAN RANDOM : Kanan ke Kiri
NILAI BIL. RANDOM DIAMBIL : DUA ANGKA DIAKHIR

No Bilangan Bilangan Satuan Ket


Data Random Random Ukuran
Dipakai (cm,mm,d)
1 93067 67 16,00 mm
2 28747 47 15,45 mm
3 49184 84 16,25 mm
4 57187 87 16,30 mm
5 56395 95 16,00 mm
6 78607 07 15,55 mm
7 17286 86 15,80 mm
8 43189 89 15,00 mm
9 76040 40 16,00 mm
10 06006 06 15,75 mm
11 08337 37 15,65 mm
12 96891 91 15,55 mm
13 84858 58 15,20 mm

1
IV-2

Tabel Lanjutan Formulir Pengambilan Data Akhir

No Bilangan Bilangan Satuan Ket


Data Random Random Ukuran
Dipakai (cm,mm,d)
14 14727 27 16,45 mm
15 41765 65 15,35 mm
16 99600 00 16,00 mm
17 96975 75 16,00 mm
18 86883 83 15,70 mm
19 00336 36 16,00 mm
20 19219 19 15,55 mm
21 49379 79 16,00 mm
22 71402 02 16,00 mm
23 60190 90 15,55 mm
24 43311 11 16,35 mm
25 74722 22 16,35 mm
26 47831 31 15,55 mm
27 68013 13 16,00 mm
28 11435 35 15,85 mm
29 26245 45 15,80 mm
30 54076 76 16,00 mm
31 57477 77 15,90 mm
32 55841 41 16,20 mm
33 39942 42 15,85 mm
34 87625 25 16,00 mm
35 87278 78 15,85 mm
36 73555 55 16,10 mm
37 45794 94 15,45 mm
38 85044 44 16,00 mm
39 05920 20 15,65 mm
40 40916 16 15,35 mm
41 10046 46 16,00 mm
42 83872 72 15,20 mm
43 52848 48 15,00 mm
44 25685 85 16,00 mm
IV-3

Tabel Lanjutan Formula Pengambilan Data Akhir

No Bilangan Bilangan Satuan Ket


Data Random Random Ukuran
Dipakai (cm,mm,d)
45 75138 38 15,80 mm
46 49132 32 15,20 mm
47 93559 59 16,45 mm
48 93257 57 16,15 mm
49 61499 99 15,90 mm
50 33201 01 15,65 mm
51 84353 53 15,00 mm
52 54526 26 16,25 mm
53 21528 28 15,70 mm
54 71864 64 15,50 mm
55 19112 12 16,00 mm
56 49649 49 15,50 mm
57 26171 71 15,75 mm
58 56243 43 15,80 mm
59 63010 10 15,30 mm
60 46115 15 15,15 mm
61 29708 08 16,00 mm
62 96081 81 15,80 mm
63 30663 63 15,50 mm
64 39303 03 15,50 mm
65 14968 68 16,00 mm
66 26124 24 16,00 mm
67 87133 33 15,75 mm
68 1662 62 15,25 mm
69 44596 96 16,00 mm
70 98550 50 15,75 mm
71 19905 05 15,40 mm
72 30298 98 16,10 mm
73 68660 60 15,35 mm
74 31034 34 15,30 mm
75 45220 20 16,20 mm
IV-4

4.2 PENGUJIAN DATA


Pada bab pertama hanya melakukan pengolahan data mengikuti hail atau
tiap-tiap praktikum. Untuk bab kedua akan dilakukan pengolahan data dengan
menggunakan suatu model statistik dalam bentuk distribusi frekuensi. Denga
banyak kelas 4,5,6,7 dan dengan menggunakan formula sturgess.

Data Yang Diambil Secara Acak

1 16,00 14 16,45 27 16,00 40 15,35 53 15,70 66 16,00


2 15,45 15 15,35 28 15,85 41 16,00 54 15,50 67 15,75
3 16,25 16 16,00 29 15,80 42 15,20 55 16,00 68 15,25
4 16,30 17 16,00 30 16,00 43 15,00 56 15,50 69 16,00
5 16,0 18 15,70 31 15,90 44 16,00 57 15,75 70 15,75
6 15,55 19 16,00 32 16,20 45 15,80 58 15,80 71 15,40
7 15,80 20 15,55 33 15,85 46 15,20 59 15,30 72 16,10
8 15,00 21 16,00 34 16,00 47 16,45 60 15,15 73 15,35
9 16,00 22 16,00 35 15,85 48 16,15 61 16,00 74 15,30
10 15,75 23 15,55 36 16,10 49 15,90 62 15,80 75 16,20
11 15,65 24 16,35 37 15,45 50 15,65 63 15,50
12 15,55 25 16,35 38 16,00 51 15,00 64 15,50
13 15,20 26 15,55 39 15,65 52 16,25 65 16,00
Penyusunan Data Terkecil Sampai Terbesar

1 15,00 16 15,45 31 15,75 46 16,00 61 16,00


2 15,00 17 15,50 32 15,75 47 16,00 62 16,00
3 15,00 18 15,50 33 15,75 48 16,00 63 16,00
4 15,15 19 15,50 34 15,75 49 16,00 64 16,10
5 15,20 20 15,50 35 15,80 50 16,00 65 16,10
6 15,20 21 15,55 36 15,80 51 16,00 66 16,15
7 15,20 22 15,55 37 15,80 52 16,00 67 16,20
8 15,25 23 15,55 38 15,80 53 16,00 68 16,20
9 15,30 24 15,55 39 15,80 54 16,00 69 16,25
10 15,30 25 15,55 40 15,85 55 16,00 70 16,25
11 15,35 26 15,65 41 15,85 56 16,00 71 16,30
12 15,35 27 15,65 42 15,85 57 16,00 72 16,35
13 15,35 28 15,65 43 15,90 58 16,00 73 16,35
14 15,40 29 15,70 44 15,90 59 16,00 74 16,45
15 15,45 30 15,70 45 16,00 60 16,00 75 16,45
IV-5

Untuk mendapatkan distribusi frekuensi lakukanlah beberapa cara dibawah ini

1. Range atau jarak antara nilai terkecil sampai terbesar (R = MAX MIN)

2. Interval kelas jarak nilai observasi pada satu kelas (C = )

3. Distribusi frekuensi merupakan metode statistika untuk menyusun data


dengan cara membagi nilai-nilai observasi data kedalam kelas-kelas interval
tertentu (Lukas Setia Atmaja : 2009 Statistika Untuk Bisnis dan Ekonomi).

1. UNTUK JUMLAH KELAS 4

RANGE (R) INTERVAL KELAS (C)


R = MAX MIN C=


= 16,45 15,00 1,45
= 4
= 1,45
= 0,36 0,4

Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Jumlah Kelas 4

KELAS FREKUENSI
xi fi.xi
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi
15,00 - 15,39 14,995 15,395 13 13 15,20 197,54
15,40 - 15,79 15,395 - 15,795 21 34 15,60 327,50
15,80 - 16,19 15,795 - 16,195 32 66 16,00 511,84
16,20 - 16,59 16,195 - 16,595 9 75 16,40 147,56
Jumlah 75 63,18 1184,43

2. UNTUK JUMLAH KELAS 5

RANGE (R) INTERVAL KELAS (C)


R = MAX MIN C=


= 16,45 15,00 1,45
= 5
IV-6

= 1,45 = 0,29 0,30

Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi Jumlah Kelas 5

KELAS FREKUENSI
xi fi.xi
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi
15,00 - 15,29 14,995 - 15,295 13 13 15,15 196,89
15,30 - 15,59 15,295 - 15,595 15 28 15,45 231,68
15,60 - 15,89 15,595 - 15,895 14 42 15,75 220,43
15,90 - 16,19 15,895 - 19,195 24 66 16,05 385,08
16,20 - 16,49 16,195 - 16,495 9 75 16,35 147,11
jumlah 75 78,73 1181,18

3. UNTUK JUMLAH KELAS 6

RANGE (R) INTERVAL KELAS (C)


R = MAX MIN C=


= 16,45 15,00 1,45
= 6
= 1,45
= 0,24 0,25

Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi Jumlah Kelas 6


KELAS FREKUENSI
xi fi.xi
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi
15,00 - 15,24 14,995 - 15,245 7 7 15,12 105,84
15,25 - 15,49 15,245 - 15,495 9 16 15,37 138,33
15,50 - 15,74 15,495 - 15,745 14 30 15,62 218,68
15,75 - 15,99 15,745 -15,995 14 44 15,87 222,18
16,00 - 16,24 15,995 - 16,245 24 68 16,12 386,88
16,25 - 16,49 16,245 - 16,495 7 75 16,37 114,59
jumlah 75 94,47 1186,50
IV-7

4. UNTUK JUMLAH KELAS 7

RANGE (R) INTERVAL KELAS (C)


R = MAX MIN C=


= 16,45 15,00 1,45
= 7
= 1,45
= 0,2 0,22

Tabel 4.5 Distribusi Frekuensi Jumlah Kelas 7

KELAS FREKUENSI
xi fi.xi
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi
15,00 - 15,21 14,955 - 15,215 7 7 15,11 105,74
15,22 - 15,43 15,215 - 15,453 7 14 15,33 107,28
15,44 - 15,65 15,453 - 15,655 14 28 15,55 217,63
15,66 - 15,87 15,655 - 15,875 14 42 15,77 220,71
15,88 - 16,09 15,875 - 16,095 21 63 15,99 335,69
16,10 - 16,31 16,095 - 16,315 8 71 16,21 129,64
16,32 - 16,53 16,315 - 16,535 4 75 16,43 65,70
Jumlah 75 110,36 1182,38

5. Distribusi Frekuensi Dengan Menggunakan Formula Sturges

Formula strurges digunakan untuk menentukan jumlah kelas yang akan


digunakan pada distribusi frekuensi(Lukas Setia Atmaja : 2009 Statistika Untuk
Bisnis dan Ekonomi).

RANGE (R) JUMLAH KELAS (K) INTERVAL KELAS (C)


R = MAX MIN K = 1 + (3,3) log n C=

RANGE JUMLAH KELAS (K) INTERVAL


R = MAX MIN K = 1 + (3,3)log n KELAS (C)
= 16,45 15,00 = 1 + (3,3) log 75
IV-8

= 1,45 = 7,18
C=
1,45
= 7,18

= 0,20

Tabel 4.6 Distribusi Frekuensi Dengan Menggunakan Formula Strurges

KELAS FREKUENSI
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi xi fi.xi
15,00 - 15,19 14,995 - 15,195 4 4 15,10 60,38
15,20 - 15,39 15,195 - 15,395 9 13 15,30 137,66
15,40 - 15,59 15,395 - 15,595 12 25 15,50 185,94
15,60 - 15,79 15,595 - 15,795 9 34 15,70 141,26
15,80 - 15,99 15,795 - 15,995 10 44 15,90 158,95
16,00 - 16,19 15,995 - 16,195 22 66 16,10 354,09
16,20 - 16,39 16,195 - 16,395 7 73 16,30 114,07
16,40 - 16,59 16,395 - 16,595 2 75 16,50 32,99
Jumlah 75 126,36 1185,33

4.3 PEMBAHASAN HASIL


Pengolahan data ini dilakukan agar data hasil observasi dapat kita ketahui
baik dari ukuran ukuran yang dimiliki oleh suatu kelompok data pengamatan, dan
juga untuk mengetahui pola yang membenruk lonceng.

1. Untuk Jumlah Kelas 4

RANGE (R) INTERVAL KELAS (C)


R = MAX MIN C=


= 16,45 15,00 1,45
= 4
= 1,45
= 0,36 0,4
IV-9

Tabel 4.7 Distribusi Frekuensi Jumlah Kelas 4

KELAS FREKUENSI
xi fi.xi
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi
15,00 - 15,39 14,995 15,395 13 13 15,20 197,54
15,40 - 15,79 15,395 - 15,795 21 34 15,60 327,50
15,80 - 16,19 15,795 - 16,195 32 66 16,00 511,84
16,20 - 16,59 16,195 - 16,595 9 75 16,40 147,56
Jumlah 75 63,18 1184,43

a. Mean / Rata-rata :

Mean atau nilai rata-rata merupakan nilai sentral yang sering digunakan
untuk menentukan nilai rata-rata pada beberapa data. (Lukas Setia Atmaja : 2009
Statistika Untuk Bisnis dan Ekonomi).


Rumus : X =

fi = Frekuensi, = Mid Point (nilai tengah)


[(1315,20)+(2115,60)+(3216,00)+(916,40)]
X=
75
1184,43
X=
75
X = 15,79

b. Median
Median adalah nilai yang terletak ditengah pada suatu data yang telah
diurutkan dari nilai terkecil sampai nilai terbesar.
IV-10

Me = +12 1
2
NF
1
2
7534
Me = P + I [ ] = 15,80 + 0,4 [ ]
75+1 Fi 32
Me = 2
37,5 34
Me = 38 mediannya = 15,80 + 0,4 [ ] = 15,80 + 0,04
32
adalah 15,80 = 15,84
Jadi kelas median adalah kelas 3
c. Modus
Modus adalah item yang memiliki nilai tertinggi pada suatu datadengan kata
lain modus adalah nilai yang sering muncul pada suatu data.

Kelas modus = kelas 4


1
Mo = + [1+ 2]
11
= 15,80 + 0,4 [11+ 23]
11
= 15,80 + 0,4 [34]

= 15,80 + 0,37
= 15,92

Jadi kelas modus adalah kelas 3

R Me Mo

Gambar 4.1 Kurva Hubungan Mean Modus Dan Median


IV-11

d. Quartile
Kuartile nilai yang membagi nilai observasi suatu data yang telah diurutkan
dari nilai terkecil sampai nilai terbesar menjadi empat bagian dengan sama besar.

e. Desil
Kuartile nilai yang membagi nilai observasi suatu data yang telah diurutkan
dari nilai terkecil sampai nilai terbesar menjadi sepuluh bagian yang sama besar.
Jika pada kwartile kita mengenal ada 3 kuartile, maka pada desil terdapat 9 nilai
desil.

f. Persentile
Kuartile nilai yang membagi nilai observasi suatu data yang telah diurutkan
dari nilai terkecil sampai nilai terbesar menjadi seratus bagian yang sama besar.
Dengan demikian terdapat 99 nilai persentile

g. Standar deviasi
Standar deviasi atau variance merupakan cara untuk menentukan nilai error
pada rata-rata.

h. Varians
Varians adalah rata-rata kuadrat selisih atau kuadrat simpangan dari semua
nilai data terhadap rata-rata hitung varians untuk sampel dilambangkan dengan s2.
Sedangkan untuk populasi dilambangkan dengan 2.

i. Skewness (kemiringan)
Merupakan derajat atau ukuran dari ketidaksimetrisan (Asimetri) suatu
distribusi data. Kemiringan distribusi data terdapat 3 jenis, yaitu :

1) Simetris : menunjukkan letak nilai rata-rata hitung, median, dan modus


berhimpit (berkisar disatu titik)
2) Miring ke kanan : mempunyai nilai modus paling kecil dan rata-rata hitung
paling besar.
3) Miring ke kiri : mempunyai nilai modus paling besar dan rata-rata hitung
paling kecil.
IV-12

j. Kurtosis
Merupakan derajat atau ukuran tinggi rendahnya puncak suatu distribusi
data terhadap distribusi normalnya data. Kurtosis (keruncingan) dibagi menjadi 3
yaitu:

1) Mesokurtis (K=3)
2) Leptokurtis (K>3)
3) Platikurtis (K<3)

Berikut ini merupakan pengolahan data dengan menggunakan beberapa


pengujian yaitu:

1) Quartile Ke 1, 2 Dan 3



1 = + [ 4 ] 2 = + [ 4 ]

1. 75 2. 75
13 34
= 15,40 + 0,4 [ 4 ] = 15,80 + 0.4 [ 4 ]
21 32

18,75 13 37,5 34
= 15,40 + 0,4 [ ] = 15,80 + 0.4 [ ]
21 32
5,75 3,5
= 15,40 + 0,40 [ ] = 15,80 + 0.4 [ ]
21 32
= 15,40 + 0,10 = 15,80 + 0,04
= 15,50 = 15,84


3 = + [ 4 ]

3. 75
34
= 15,80 + 0.4 [ 4 ]
32

56,25 34
= 15,80 + 0.4 [ ]
32
22,25
= 15,80 + 0.4 [ ]
32
IV-13

= 15,80 + 0,28
= 16,08

2) Desil Ke 1, 2, 3....9



1 = + [ 10 ] 2 = + [ 10 ]

1. 75 2. 75
0 13
= 15,00 + 0,4 [ 10 ] = 15,4 + 0,4 [ 10 ]
13 21

7,5 0 15 13
= 15,00 + 0,4 [ ] = 15,4 + 0,4 [ ]
13 21
7,5 2
= 15,00 + 0,4 [ ] = 15,4 + 0,4 [ ]
13 21
= 15,00 + 0,23 = 15,4 + 0,4
= 15,23 = 15,44


3 = + [ 10 ] 4 = + [ 10 ]

3. 75 4. 75
13 13
= 15,4 + 0,4 [ 10 ] = 15,4 + 0,4 [ 10 ]
21 21

22,5 13 30 13
= 15,4 + 0,4 [ ] = 15,4 + 0,4 [ ]
21 21
9,5 17
= 15,4 + 0,4 [ ] = 15,4 + 0,4 [ ]
21 21
= 15,4 + 0,45 = 15,4 + 0,32
= 15,85 = 15,72


5 = + [ 10 ] 6 = + [ 10 ]

5. 75 6. 75
34 34
= 15,80 + 0,4 [ 10 ] = 15,80 + 0,4 [ 10 ]
32 32
IV-14

37,5 34 45 34
= 15,80 + 0,4 [ ] = 15,80 + 0,4 [ ]
32 32
3,5 11
= 15,80 + 0,4 [ ] = 15,80 + 0,4 [ ]
32 32
= 15,80 + 0,04 = 15,80 + 0,14
= 15,84 = 15,94


7 = + [ 10 ] 8 = + [ 10 ]

7. 75 8. 75
34 34
= 15,80 + 0,4 [ 10 ] = 15,80 + 0,4 [ 10 ]
32 32

52,5 34 60 34
= 15,80 + 0,4 [ ] = 15,80 + 0,4 [ ]
32 32
18,5 26
= 15,80 + 0,4 [ ] = 15,80 + 0,4 [ ]
32 32
= 15,80 + 0,23 = 15,80 + 0,32
= 16,03 = 16,12


9 = + [ 10 ]

9. 75
66
= 16,20 + 0,4 [ 10 ]
9

67,5 66
= 16,20 + 0,4 [ ]
9
1,5
= 16,20 + 0,4 [ ]
9
= 16,20 + 0,07
= 16,27
IV-15

3) Persentile30, 60 Dan 90



30 = +[ 100 ] 60 = +[ 100 ]

3. 75 6. 75
13 34
= 15,4 + 0,4 [ 100 ] = 15,80 + 0,4 [ 100 ]
21 32

22,5 13 45 34
= 15,4 + 0,4 [ ] = 15,80 + 0,4 [ ]
21 32
9,5 11
= 15,4 + 0,4 [ ] = 15,80 + 0,4 [ ]
21 32
= 15,4 + 0,45 = 15,80 + 0,14
= 15,85 = 15,94


90 = +[ 100 ]

9. 75
66
= 16,20 + 0,4 [ 10 ]
9

67,5 66
= 16,20 + 0,4 [ ]
9
1,5
= 16,20 + 0,4 [ ]
9
= 16,20 + 0,07
= 16,27
Tabel 4.8 Distribusi Jumlah Kelas 4

KELAS FREKUENSI
Xi xi^2 fi.xi
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi
15,00 - 15,39 14,995 15,395 13 13 15,195 230,89 197,535
15,40 - 15,79 15,395 - 15,795 21 34 15,595 243,20 327,495
15,80 - 16,19 15,795 - 16,195 32 66 15,995 255,84 511,84
16,20 - 16,59 16,195 - 16,595 9 75 16,395 268,80 147,555
Jumlah 75 63,18 998,73 1184,43
IV-16

Tabel lanjutan

fi.xi^2 ci ci^2 ci^3 ci^4 R xi.R xi-R (xi-R)^2 (xi-R)^3

3001,544 -2 4 -8 16 15,79 239,93 -0,59 0,35 -0,21


5107,285 -1 1 -1 1 15,79 246,25 -0,20 0,04 -0,01
8186,881 0 0 0 0 15,79 252,56 0,21 0,04 0,01
2419,164 1 1 1 1 15,79 258,88 0,61 0,37 0,22
18714,87 -2 6 -8 18 63 998 0,02 1 0,01

Tabel Lanjutan

(xi-R)^4 fi.ci fi.ci^2 fi.ci^3 fi.ci^4 fi(xi-R) fi(xi-R)^2 fi(xi-R)^3 fi(xi-R)^4

0,13 -26 52 -104 208 -7,73 4,60 -2,74 1,63


0,001 -21 21 -21 21 -4,10 0,80 -0,16 0,03
0,002 0 0 0 0 6,56 1,34 0,28 0,06
0,13 9 9 9 9 5,45 3,29 1,99 1,21
0 -38 82 -116 238 0,18 10 -1 3

4) STANDAR DEVIASI 5) VARIANCE

2
. 2 ( .)
. 2 ( . )
2 2 = (1)
=
( 1) 75 . 18714,87(1184,43)2
2 = 75(751)
75 . 18714,87 (1184,43)2 1403615,54 1402826,58
= 2 =
75(75 1) 5550
2 = 0,14
1403615,54 1402826,58
=
5550

= 0,14
= 0,37
IV-17

6) MOMEN

( )
=

( )1 ( )2
1 = 2 =

0,18 10
1 = 2 =
75
75
1 = 0,002
2 = 0,133
( )3 ( )4
3 = 4 =
50
1 3
3 = 4 =
75 75
3 = 0,013 4 = 0,04

A. M1l = M1 B. M2l = M2 (M1)2


M1l = 0,002 M2l = 0,133- (0,002)2
M2l = 0,132996
C. M3l = M3 3(M1)M2 + 2M13 D. M4l = M4 4M1M3 + 6(M1)2M2 3M14
M3l = 0,013 3(0,002) 0,133 +
M4l = 0,04 4(0,002)(0,013)+ 6(0,002)2 0,133
2(0,002)3
3(0,002)4
M3l = -0,014

M4l = 0,4001

7) SKEWNESS (KEMIRINGAN)

3( )
= =


15,79 15,92
= 3(15,79 15,84)
0,37
=
= -0,46 0,37
= -0,4
Gambar kemiringan kurva akan nampak miring kekiri karena dari hasil
perhitungan yang dilakukan nilai kemiringan hasilnya adalah minus (-).
IV-18

Gambar 4.2 Kemiringan Kurva

8) KURTOSIS

4 0,04
= = = 2,27
2 2 0,1332

Karena nilai K < 3 maka jenis kurva yang akan terbentuk adalah Platikurtis
seperti gambar dibawah ini.

Gambar 4.3 Kurva Platikurtis

2. UNTUK JUMLAH KELAS 5


RANGE (R) INTERVAL KELAS (C)
R = MAX MIN C=


= 16,45 15,00 1,45
= 5
= 1,45
= 0,29 0,30
IV-19

Tabel 4.9 Distribusi Frekuensi Jumlah Kelas 5


KELAS FREKUENSI
xi fi.xi
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi
15,00 - 15,29 14,995 - 15,295 13 13 15,15 196,89
15,30 - 15,59 15,295 - 15,595 15 28 15,45 231,68
15,60 - 15,89 15,595 - 15,895 14 42 15,75 220,43
15,90 - 16,19 15,895 - 19,195 24 66 16,05 385,08
16,20 - 16,49 16,195 - 16,495 9 75 16,35 147,11
jumlah 75 78,73 1181,18

1) Mean / Rata-Rata :


X=


X=

[(1315,15)+(15 15,45)+(14 15,75)+(24 16,05)+ (9 16,35)]
X=
75
1181,18
X=
75
X = 15,75
2) Median 3) Modus
Kelas modus = kelas 4
1
1 Mo = + [1+ 2]
NF
Me = P + I [2 ] 10
= 15,90 + 0,30 [10+ 15]
Fi
10
1 = 15,90 + 0,30 [25]
75 28
Me = 15,60 + 0,30 [2 ] = 15,90 + 0,29
14
= 16,02
37,5 28
Me = 15,60 + 0,30 [ ]
14
Me = 15,60 + 0,20 Jadi kelas modusnya terletak di
kelas 4
Me = 15,80
Jadi kelas median terletak di kelas 3
IV-20

R Me Mo

Gambar 4.4 Hubungan Antara Mean Median Dan Modus

4) QUARTILE KE 1, 2 DAN 3



1 = + [ 4 ] 2 = + [ 4 ]

1. 75 2. 75
13 28
= 15,30 + 0,3 [ 4 ] = 15,60 + 0.3 [ 4 ]
15 14

18,75 13 37,5 28
= 15,30 + 0,3 [ ] = 15,60 + 0.3 [ ]
15 14
5,75 9,5
= 15,30 + 0,3 [ ] = 15,60 + 0.3 [ ]
15 14
= 15,30 + 0,08 = 15,60 + 0.20
= 15,38 = 15,80


3 = + [ 4 ]

3. 75
42
= 15,90 + 0.3 [ 4 ]
24

56,25 42
= 15,90 + 0.3 [ ]
24
IV-21

22,25
= 15,90 + 0.3 [ ]
24
= 15,90 + 0.18
= 16,08

5) DESIL KE 1, 2, 3....9



1 = + [10 ] 2 = + [10 ]

1. 75 2. 75
0 13
= 15,00 + 0,3 [ 10 ] = 15,3 + 0,3 [ 10 ]
13 15

7,5 0 15 13
= 15,00 + 0,3 [ ] = 15,3 + 0,3 [ ]
13 15
7,5 2
= 15,00 + 0,3 [ ] = 15,3 + 0,3 [ ]
13 15
= 15,00 + 0,23 = 15,3 + 0,04
= 15,23 = 15,34


3 = + [10 ] 4 = + [10 ]

3. 75 4. 75
13 28
= 15,3 + 0,3 [ 10 ] = 15,6 + 0,3 [ 10 ]
21 14

22,5 13 30 28
= 15,3 + 0,3 [ ] = 15,6 + 0,3 [ ]
15 14
9,5 2
= 15,3 + 0,3 [ ] = 15,6 + 0,3 [ ]
15 14
= 15,3 + 0,19 = 15,6 + 0,04
= 15,49 = 15,64


5 = + [10 ] 6 = + [10 ]

5. 75
28
= 15,6 + 0,3 [ 10 ]
14
IV-22

37,5 28 6. 75
= 15,6 + 0,3 [ ] 42
14 = 15,90 + 0,3 [ 10 ]
24
9,5
= 15,6 + 0,3 [ ]
14 45 42
= 15,90 + 0,3 [ ]
= 15,6 + 0,2 24
= 15,80 11
= 15,90 + 0,3 [ ]
24
= 15,90 + 0,04
= 15,94


7 = + [10 ] 8 = + [10 ]

7. 75 8. 75
42 42
= 15,90 + 0,3 [ 10 ] = 15,90 + 0,3 [ 10 ]
24 24
52,5 42 60 42
= 15,90 + 0,3 [ ] = 15,90 + 0,3 [ ]
24 24
18,5 26
= 15,90 + 0,3 [ ] = 15,90 + 0,3 [ ]
24 24
= 15,90 + 0,13 = 15,90 + 0,23
= 16,03 = 16,13


9 = + [ 10 ]

9. 75
66
= 16,20 + 0,3 [ 10 ]
9

67,5 66
= 16,20 + 0,3 [ ]
9
1,5
= 16,20 + 0,3 [ ]
9
= 16,20 + 0,05
= 16,25

6) PERSENTILE KE 10, 20 DAN 30


IV-23



10 = +[ 100 ] 20 = +[ 100 ]

10. 75 20. 75
0 13
= 15,00 + 0,3 [ 100 ] = 15,3 + 0,3 [ 100 ]
13 15

7,5 0 15 13
= 15,00 + 0,3 [ ] = 15,3 + 0,3 [ ]
13 15
7,5 2
= 15,00 + 0,3 [ ] = 15,3 + 0,3 [ ]
13 15
= 15,00 + 0,23 = 15,3 + 0,04
= 15,23 = 15,34


30 = +[ 100 ]

30. 75
13
= 15,3 + 0,3 [ 100 ]
21

22,5 13
= 15,3 + 0,3 [ ]
15
9,5
= 15,3 + 0,3 [ ]
15
= 15,3 + 0,19
= 15,49
Tabel 4.10 Distribusi Jumlah Kelas 5

KELAS FREKUENSI
xi fi.xi xi^2
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi
15,00 - 15,29 14,995 - 15,295 13 13 15,15 196,89 229,37
15,30 - 15,59 15,295 - 15,595 15 28 15,45 231,68 238,55
15,60 - 15,89 15,595 - 15,895 14 42 15,75 220,43 247,91
15,90 - 16,19 15,895 - 19,195 24 66 16,05 385,08 257,44
16,20 - 16,49 16,195 - 16,495 9 75 16,35 147,11 267,16
Jumlah 75 78,73 1181,18 1240,43
Tabel Lanjutan
IV-24

fi.xi^2 ci ci^2 ci^3 ci^4 R xi.R xi-R (xi-R)^2 (xi-R)^3

2981,82 -3 9 -27 81 15,75 238,53 -0,61 0,37 -0,22


3578,22 -2 4 -8 16 15,75 243,26 -0,31 0,09 -0,03
3470,67 -1 1 -1 1 15,75 247,98 0 0 0
6178,61 0 0 0 0 15,75 252,71 0,30 0,09 0,03
2404,43 1 1 1 1 15,75 257,43 0,59 0,35 0,21
18613,75 -5 15 -35 99 78,75 1239,92 -0,02 0,90 -0,01
Tabel Lanjutan

(xi-R)^4 fi.ci fi.ci^2 fi.ci^3 fi.ci^4 fi(xi-R) fi(xi-R)^2 fi(xi-R)^3 fi(xi-R)^4

0,13 -39 117 -351 1053 -7,87 4,76 -2,88 1,74


0,01 -30 60 -120 240 -4,58 1,40 -0,43 0,13
0 -14 14 -14 14 0 0 0 0
0,01 0 0 0 0 7,08 2,09 0,62 0,18
0,13 9 9 9 9 5,35 3,19 1,90 1,13
0,28 -74 200 -476 1316 -0,07 11,43 -0,79 3,18

7) STANDAR DEVIASI 8) VARIANCE

2
. 2 ( .)
. 2 ( . )
2 2 = (1)
=
( 1) 75 . 18613,75(1181,18)2
2 = 75(751)
75 . 18613,75 (1181,18)2 1396031,25 1395174,38
= 2 =
75(75 1) 5550
2 = 0,15
1396031,25 1395174,38
=
5550

= 0,15
= 0,39

9) MOMEN
IV-25

( )
=

( )1 ( )2
1 = 2 =

0,07 11,43
1 = 2 =
75
75
1 = 0,0009
2 = 0,15
( )3 ( )4
3 = 4 =
50
0,79 3,18
3 = 4 =
75 75
3 = 0,01 4 = 0,04

E. M1l = M1 F. M2l = M2 (M1)2


M1l = 0,0009 M2l = 0,15- (0,0009)2
M2l = 0,149
G. M3l = M3 3(M1)M2 + 2M13 H. M4l = M4 4M1M3 + 6(M1)2M2 3M14
M3l = 0,01 3(0,0009) 0,15 +
3
M4l = 0,04 4(0,0009)(0,01)+ 6(0,0009)2 0,15
2(0,0009)
l
3(0,0009)4
M3 = -1,01

M4l = 0,04003

10) SKEWNESS (KEMIRINGAN)

Gambar 4.5 Kurva Kemiringan


IV-26

11) KURTOSIS

4 0,04
= 2 = = 1,78
2 0,152

Karena nilai K < 3 maka jenis kurva yang akan terbentuk adalah Platikurtis
seperti gambar dibawah ini.

Gambar 4.6 kurva Platikurtis

3. UNTUK JUMLAH KELAS 6

RANGE (R) INTERVAL KELAS (C)


R = MAX MIN C=


= 16,45 15,00 1,45
= 6
= 1,45
= 0,24 0,25

Tabel 4.11 Distribusi Frekuensi Jumlah Kelas 6


KELAS FREKUENSI
xi fi.xi
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi
15,00 - 15,24 14,995 - 15,245 7 7 15,12 105,84
15,25 - 15,49 15,245 - 15,495 9 16 15,37 138,33
15,50 - 15,74 15,495 - 15,745 14 30 15,62 218,68
15,75 - 15,99 15,745 -15,995 14 44 15,87 222,18
IV-27

16,00 - 16,24 15,995 - 16,245 24 68 16,12 386,88


16,25 - 16,49 16,245 - 16,495 7 75 16,37 114,59
Jumlah 75 94,47 1186,50

1) Mean / Rata-Rata :

X=


X=

[(715,12)+(915,37)+(14 15,62)+(14 15,82)+ (24 16,12)+(7 16,37)]
X=
75
1186,50
X=
75
X = 15,82

2) Median 3) MODUS
1 Kelas modus = kelas 4
NF
Me = P + I [2 ] 1
Fi Mo = + [ ]
1+ 2
10
1 = 16,00 + 0,25 [10+ 17]
75 30
Me = 15,75 + 0,25 [2 ] 10
14 = 16,00 + 0,25 [27]

37,5 30 = 16,00 + 0,09


Me = 15,75 + 0,25 [ ]
14 = 16,09
Me = 15,75 + 0,13
Me = 15,88 Jadi kelas modusnya terletak di kelas 5
Jadi kelas median terletak di kelas 4
IV-28

R Me Mo

Gambar 4.7 Kurva Hubungan Antara Mean Median Dan Modus

4) QUARTILE KE 1, 2 DAN 3



1 = + [ 4 ] 2 = + [ 4 ]

1. 75 2. 75
16 30
= 15,50 + 0,25 [ 4 ] = 15,75 + 0.25 [ 4 ]
14 14

18,75 16 37,5 30
= 15,50 + 0,25 [ ] = 15,75 + 0.25 [ ]
14 14
2,75 7,5
= 15,50 + 0,25 [ ] = 15,75 + 0.25 [ ]
14 14
= 15,50 + 0,05 = 15,75 + 0.13
= 15,55 = 15,88


3 = + [ 4 ]

3. 75
44
= 16,00 + 0.25 [ 4 ]
24

56,25 44
= 16,00 + 0.25 [ ]
24
IV-29

12,25
= 16,00 + 0.25 [ ]
24
= 16,00 + 0.13
= 16,13

5) DESIL KE 1, 2, 3....9


1 = + [ 10 ] 2 = + [ 10 ]

1. 75 2. 75
7 7
= 15,25 + 0,25 [ 10 ] = 15,25 + 0,25 [ 10 ]
9 9

7,5 7 15 7
= 15,25 + 0,25 [ ] = 15,25 + 0,25 [ ]
9 9
0,5 8
= 15,25 + 0,25 [ ] = 15,25 + 0,25 [ ]
9 9
= 15,25 + 0,01 = 15,25 + 0,22
= 15,26 = 15,47


3 = + [ 10 ] 4 = + [ 10 ]

3. 75 4. 75
16 16
= 15,5 + 0,25 [ 10 ] = 15,5 + 0,25 [ 10 ]
14 14

22,5 16 30 16
= 15,5 + 0,25 [ ] = 15,5 + 0,25 [ ]
14 14
6,5 14
= 15,5 + 0,25 [ ] = 15,5 + 0,25 [ ]
14 14
= 15,5 + 0,12 = 15,5 + 0,25
= 15,52 = 15,75


5 = + [ 10 ] 6 = + [ 10 ]

IV-30

5.75 6. 75
30 44
= 15,75 + 0,25 [ 10 ] = 16,00 + 0,25 [ 10 ]
14 24

37,5 30 45 44
= 15,75 + 0,25 [ ] = 16,00 + 0,25 [ ]
14 24
7,5 1
= 15,75 + 0,25 [ ] = 16,00 + 0,25 [ ]
14 24
= 15,75 + 0,13 = 16,00 + 0,01
= 15,88 = 16,01


7 = + [ 10 ] 8 = + [ 10 ]

7. 75 8. 75
44 44
= 16,00 + 0,25 [ 10 ] = 16,00 + 0,25 [ 10 ]
24 24

52,5 44 60 44
= 16,00 + 0,25 [ ] = 16,00 + 0,25 [ ]
24 24
8,5 16
= 16,00 + 0,25 [ ] = 16,00 + 0,25 [ ]
24 24
= 16,00 + 0,09 = 16,00 + 0,17
= 16,09 = 16,17


9 = + [ 10 ]

9. 75
44
= 16,00 + 0,25 [ 10 ]
24

67,5 44
= 16,00 + 0,25 [ ]
24
23,5
= 16,00 + 0,25 [ ]
24
= 16,00 + 0,25
= 16,25

6) PERSENTILE KE 20, 40 DAN 60


IV-31



20 = +[ 100 ] 40 = + [ 100 ]

20. 75 40. 75
7 16
= 15,25 + 0,25 [ 100 ] = 15,5 + 0,25 [ 100 ]
9 14

15 7 30 16
= 15,25 + 0,25 [ ] = 15,5 + 0,25 [ ]
9 14
8 14
= 15,25 + 0,25 [ ] = 15,5 + 0,25 [ ]
9 14
= 15,25 + 0,22 = 15,5 + 0,25
= 15,47 = 15,75


60 = +[ 100 ]

60. 75
44
= 16,00 + 0,25 [ 100 ]
24

45 44
= 16,00 + 0,25 [ ]
24
1
= 16,00 + 0,25 [ ]
24
= 16,00 + 0,01
= 16,01

Tabel 4.12 Distribusi Jumlah Kleas 6

KELAS FREKUENSI
xi fi.xi xi^2
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi
15,00 15,24 14,995 15,245 7 7 15,12 105,84 228,61
15,25 15,49 15,245 15,495 9 16 15,37 138,33 236,24
15,50 15,74 15,495 15,745 14 30 15,62 218,68 243,98
15,75 - 15,99 15,745 -15,995 14 44 15,87 222,18 251,86
16,00 16,24 15,995 16,245 24 68 16,12 386,88 259,85
16,25 16,49 16,245 16,495 7 75 16,37 114,59 267,98
IV-32

Jumlah 75 94,47 1186,50 1488,52

Tabel Lanjutan

fi.xi^2 ci ci^2 ci^3 ci^4 R xi.R xi-R (xi-R)^2 (xi-R)^3

1600,3 -4 16 -64 256 15,8 238,9 -0,68 0,46 -0,31


2126,1 -3 9 -27 81 15,8 242,8 -0,43 0,18 -0,08
3415,8 -2 4 -8 16 15,8 246,8 -0,18 0,03 -0,01
3526,0 -1 1 -1 1 15,8 250,7 0,07 0,00 0,00
6236,5 0 0 0 0 15,8 254,7 0,32 0,10 0,03
1875,8 1 1 1 1 15,8 258,6 0,57 0,32 0,19
18780,56 31,00 -99 355,00 94,80 1492,63 -0,33 1,11 -0,18
IV-33

Tabel Lanjutan

(xi-R)^4 fi.ci fi.ci^2 fi.ci^3 fi.ci^4 fi(xi-R) fi(xi-R)^2 fi(xi-R)^3 fi(xi-R)^4

0,21 -28 112 -448 1792 -4,76 3,24 -2,2 1,5


0,03 -27 81 -243 729 -3,87 1,66 -0,7 0,3
0,00 -28 56 -112 224 -2,52 0,45 -0,1 0,0
0,00 -14 14 -14 14 0,98 0,07 0,0 0,0
0,01 0 0 0 0 7,68 2,46 0,8 0,3
0,11 7 7 7 7 3,99 2,27 1,3 0,7
0,37 -90,00 270,00 -810 2766,00 1,50 10,15 -0,91 2,81

7) STANDAR DEVIASI 8) VARIANCE


2
. 2 ( .)
. 2 ( . )
2 2 = (1)
=
( 1) 75 . 18613,75(1181,18)2
2 = 75(751)
75 . 18780,6 (1186,5)2 1396031,25 1395174,38
= 2 =
75(75 1) 5550
2 = 0,15
1408541,6 140778,25
=
5550

= 0,14
= 0,37
9) MOMEN
( )
=

( )1 ( )2
1 = 2 =

1,50 10,15
1 = 2 =
75
75
1 = 0,02
2 = 0,13
( )3 ( )4
3 = 4 =
50
0,91 3,18
3 = 4 =
75 75
IV-34

3 = 0,01 4 = 0,04

. M1 l = M1 A. M2l = M2 (M1)2
M1l = 0,02 M2l = 0,13- (0,02)2
M2l = 0,09
B. M3l = M3 3(M1)M2 + 2M13 C. M4l = M4 4M1M3 + 6(M1)2M2 3M14
M3l = 0,01 3(0,02) 0,13 + 2(0,02)3
M4l = 0,04 4(0,02)(0,01)+ 6(0,02)2 0,13
M3l = -0,0169
3(0,02)4

M4l = 0,041
IV-35

10) SKEWNESS (KEMIRINGAN)


3( )
= =


15,8 16,09
= 3(15,8 15,88)
0,37
=
= -0,78 0,39
= -0,64
Gambar kemiringan kurva akan nampak miring kekiri karena dari hasil
perhitungan yang dilakukan nilai kemiringan hasilnya adalah minus (-).

Gambar 4.8 Kemiringan Kurva

11) KURTOSIS
4 0,04
= 2 = = 2,37
2 0,132

Karena nilai K < 3 maka jenis kurva yang akan terbentuk adalah Platikurtis
seperti gambar dibawah ini.

Gambar 4.9 Kurva Platikurtis


IV-36

4. UNTUK JUMLAH KELAS 7

RANGE (R) INTERVAL KELAS (C)


R = MAX MIN C=


= 16,45 15,00 1,45
= 7
= 1,45
= 0,2 0,22

Tabel 4.13 Distribusi Frekuensi Jumlah Kelas 7

KELAS FREKUENSI
xi fi.xi
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi
15,00 - 15,21 14,955 - 15,215 7 7 15,11 105,74
15,22 - 15,43 15,215 - 15,453 7 14 15,33 107,28
15,44 - 15,65 15,453 - 15,655 14 28 15,55 217,63
15,66 - 15,87 15,655 - 15,875 14 42 15,77 220,71
15,88 - 16,09 15,875 - 16,095 21 63 15,99 335,69
16,10 - 16,31 16,095 - 16,315 8 71 16,21 129,64
16,32 - 16,53 16,315 - 16,535 4 75 16,43 65,70
jumlah 75 110,36 1182,38

1) MEAN / RATA-RATA :

X=


X=

[(715,11)+(715,33)+(14 15,55)+(14 15,77)+ (21 15,99)+(8 16,21)+(4 16,43)]
X= 75
1182,38
X=
75
X = 15,77
IV-37

2) Median 1 3) MODUS
NF
+1 Me = P + I [2 ] Kelas modus =
Me = 2
Fi
75+1 kelas 4
Me = 1
2 75 30 1
Me = 38 mediannya adalah Me = 15,66 + 0,22 [2 ] Mo = + [
1+ 2
]
14
7
15,80 = 15,88 + 0,22 [7+ 13]
37,5 28
Me = 15,66 + 0,22 [ ] 10
14 = 15,88 + 0,22 [ ]
20
Me = 15,66 + 0,67 = 15,88 + 0,08
Me = 15,80 = 15,96
Jadi kelas median terletak di kelas 4

Jadi kelas modusnya


terletak di kelas 5

R Me Mo

Gambar 4.10 Kurva Hubungan Antara Mean Median Dan Modus

4) QUARTILE KE 1, 2 DAN 3


1 = + [ 4 ] 2 = + [ 4 ] 3 = + [ 4 ]

1. 75 2. 75 3. 75
14 28 42
= 15,44 + 0,22 [ 4 ] = 15,66 + 0.22 [ 4 ] = 15,88 + 0.22 [ 4 ]
14 14 21
IV-38

18,75 14 37,5 28 56,25 42


= 15,44 + 0,22 [ ] = 15,66 + 0.22 [ ] = 15,88 + 0.22 [ ]
14 14 21
4,75 9,5 14,25
= 15,44 + 0,22 [ ] = 15,66 + 0.22 [ ] = 15,88 + 0.22 [ ]
14 14 21
= 15,44 + 0,07 = 15,66 + 0.15 = 15,88 + 0.15
= 15,51 = 15,81 = 16,03

5) DESIL KE 1, 2, 3....9


1 = + [ 10 ] 2 = + [ 10 ] 3 = + [ 10 ]

1. 75 2. 75 3. 75
7 14 15
= 15,22 + 0,22 [ 10 ] = 15,44 + 0,22 [ 10 ] = 15,44 + 0,22 [ 10 ]
7 14 14

7,5 7 15 14 22,5 14
= 15,22 + 0,22 [ ] = 15,44 + 0,22 [ ] = 15,44 + 0,22 [ ]
7 14 14
0,5 1 8,5
= 15,22 + 0,22 [ ] = 15,44 + 0,22 [ ] = 15,44 + 0,22 [ ]
7 14 14
= 15,22 + 0,02 = 15,44 + 0,02 = 15,44 + 0,13
= 15,24 = 15,46 = 15,57


4 = + [ 10 ] 5 = + [ 10 ] 6 = + [ 10 ]

4. 75 5. 75 6. 75
28 28 42
= 15,66 + 0,22 [ 10 ] = 15,66 + 0,22 [ 10 ] = 15,88 + 0,22 [ 10 ]
14 14 21

30 28 37,5 28 45 42
= 15,66 + 0,22 [ ] = 15,66 + 0,22 [ ] = 15,88 + 0,22 [ ]
14 14 21
2 9,5 3
= 15,66 + 0,22 [ ] = 15,66 + 0,22 [ ] = 15,88 + 0,22 [ ]
14 14 21
= 15,66 + 0,03 = 15,66 + 0,15 = 15,88 + 0,03
= 15,69 = 15,81 = 15,91
IV-39



7 = + [ 10 ] 8 = + [ 10 ] 9 = + [ 10 ]

7. 75 8. 75 9. 75
42 42 63
= 15,88 + 0,22 [ 10 ] = 15,88 + 0,22 [ 10 ] = 16,10 + 0,22 [ 10 ]
21 21 8

52,5 42 60 42 67,5 63
= 15,88 + 0,22 [ ] = 15,88 + 0,22 [ ] = 16,10 + 0,22 [ ]
21 21 8
10,5 18 4,5
= 15,88 + 0,22 [ ] = 15,88 + 0,22 [ ] = 16,10 + 0,22 [ ]
21 21 8
= 15,88 + 0,11 = 15,88 + 0,19 = 16,10 + 0,12
= 15,99 = 16,07 = 16,22

6) PERSENTILE KE 70, 80 DAN 90




70 = +[ 100 ] 80 = +[ 100 ] 90 = +[ 100 ]

70. 75 80. 75 90. 75


42 42 63
= 15,88 + 0,22 [ 100 ] = 15,88 + 0,22 [ 100 ] = 16,10 + 0,22 [ 100 ]
21 21 8

52,5 42 60 42 67,5 63
= 15,88 + 0,22 [ ] = 15,88 + 0,22 [ ] = 16,10 + 0,22 [ ]
21 21 8
10,5 18 4,5
= 15,88 + 0,22 [ ] = 15,88 + 0,22 [ ] = 16,10 + 0,22 [ ]
21 21 8
= 15,88 + 0,11 = 15,88 + 0,19 = 16,10 + 0,12
= 15,99 = 16,07 = 16,22

Tabel 4.14 Distribusi Frekuensi

KELAS FREKUENSI
xi fi.xi xi^2
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi
15,00 - 15,21 14,955 - 15,215 7 7 15,11 105,74 49
15,22 - 15,43 15,215 - 15,453 7 14 15,33 107,28 49
15,44 - 15,65 15,453 - 15,655 14 28 15,55 217,63 196
15,66 - 15,87 15,655 - 15,875 14 42 15,77 220,71 196
15,88 - 16,09 15,875 - 16,095 21 63 15,99 335,69 441
16,10 - 16,31 16,095 - 16,315 8 71 16,21 129,64 64
16,32 - 16,53 16,315 - 16,535 4 75 16,43 65,70 16
Jumlah 75 110,36 1182,38 1011
IV-40

Tabel Lanjutan

(xi-
fi.xi^2 ci ci^2 ci^3 ci^4 R xi.R xi-R (xi-R)^3
R)^2
343 -4 16 -64 256 15,77 238,21 -0,66 0,44 -0,29
343 -3 9 -27 81 15,77 241,68 -0,45 0,20 -0,09
2744 -2 4 -8 16 15,77 245,14 -0,23 0,05 -0,01
2744 -1 1 -1 1 15,77 248,61 0 0 0
9261 0 0 0 0 15,77 252,08 0,22 0,05 0,01
512 1 1 1 1 15,77 255,55 0,43 0,19 0,08
64 2 4 8 16 15,77 259,02 0,66 0,43 0,28
16011 -7 35 -91 371 1740,30 -0,03 1,36 -0,02

Tabel Lanjutan

(xi-R)^4 fi.ci fi.ci^2 fi.ci^3 fi.ci^4 fi(xi-R) fi(xi-R)^2 fi(xi-R)^3 fi(xi-R)^4

0,20 -28 112 -448 1792 -4,65 3,10 -2,06 1,37


0,04 -21 63 -189 567 -3,12 1,39 -0,62 0,27
0,003 -28 56 -112 224 -3,15 0,71 -0,16 0,04
0 -14 14 -14 14 -0,07 0 0 0
0,002 0 0 0 0 4,52 0,97 0,21 0,04
0,04 8 8 8 8 3,48 1,51 0,66 0,29
0,18 8 16 32 64 2,62 1,72 1,12 0,74
0,46 -75 269 -723 2669 -0,37 9,39 -0,84 2,75

7) STANDAR DEVIASI 8) VARIANCE


2
. 2 ( .)
. 2 ( . )
2 2 = (1)
=
( 1) 75 . 16011(1011)2
2 = 75(751)
75 . 16011 (1011)2 1200825 1022121
= 2 =
75(75 1) 5550
2 = 32,20
IV-41

1200825 1022121
=
5550

= 32,20
= 5,67

9) MOMEN
( )
=

( )1 ( )2
1 = 2 =

0,37 9,39
1 = 2 =
75
75
1 = 0,004
2 = 0,12
( )3 ( )4
3 = 4 =
50
0,84 3,18
3 = 4 =
75 75
3 = 0,01 4 = 0,04

D. M1l = M1 E. M2l = M2 (M1)2


M1l = 0,004 M2l = 0,12- (0,004)2
M2l = 0,0119
F. M3l = M3 3(M1)M2 + 2M13 G. M4l = M4 4M1M3 + 6(M1)2M2 3M14
M3l = 0,01 3(0,004) 0,12 +
M4l = 0,04 4(0,004)(0,01)+ 6(0,004)2 0,12
2(0,004)3
l
3(0,004)4
M3 = -0,016139

M4l = 0,04016
IV-42

10) SKEWNESS (KEMIRINGAN)


3( )
= =


15,77 15,96
= 3(15,77 15,80)
5,67
=
= -0,033 5,67
= -0,016

Gambar 4.11 Kurva Kemiringan


11) KURTOSIS
4 0,04
= 2 = = 2,78
2 0,122

Karena nilai K < 3 maka jenis kurva yang akan terbentuk adalah Platikurtis
seperti gambar dibawah ini.

Gambar 4.12 Kurva Platikurtis


IV-43

5. Distribusi Frekuensi Dengan Menggunakan Formula Sturges

RANGE (R) JUMLAH KELAS (K) INTERVAL KELAS (C)


R = MAX MIN K = 1 + (3,3) log n C=

RANGE JUMLAH KELAS (K) 12) INTERVAL


R = MAX MIN K = 1 + (3,3)log n KELAS (C)
= 16,45 15,00 = 1 + (3,3) log 75 C=


= 1,45 = 7,18 1,45
= 7,18

= 0,20

Tabel 4.15 Tabel Distribusi Frekuensi Formula Sturgess

KELAS FREKUENSI
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi xi fi.xi
15,00 - 15,19 14,995 - 15,195 4 4 15,10 60,38
15,20 - 15,39 15,195 - 15,395 9 13 15,30 137,66
15,40 - 15,59 15,395 - 15,595 12 25 15,50 185,94
15,60 - 15,79 15,595 - 15,795 9 34 15,70 141,26
15,80 - 15,99 15,795 - 15,995 10 44 15,90 158,95
16,00 - 16,19 15,995 - 16,195 22 66 16,10 354,09
16,20 - 16,39 16,195 - 16,395 7 73 16,30 114,07
16,40 - 16,59 16,395 - 16,595 2 75 16,50 32,99
Jimlah 75 126,36 1185,33

1) MEAN ATAU RATA-RATA


X=


X=

[(415,10)+(915,30)+(12 15,50)+(9 15,70)+ (10 15,90)+(22 16,10)+(7 16,30)+(2 16,50)]
X= 75
IV-44

1185,33
X=
75
X = 15,80
2) Median 1 3) MODUS
NF
+1 Me = P + I [2 ] Kelas modus =
Me = 2
Fi
75+1 kelas 4
Me = 2 Me 1
Mo = + [1+ 2]
Me = 38 mediannya adalah = 15,80
7
15,80 1 = 15,88 + 0,22 [7+ 13]
75 34
+ 0,20 [2 ] 10
10 = 15,88 + 0,22 [ ]
20

Me = 15,88 + 0,08

= 15,80 = 15,96
37,5 34
+ 0,20 [ ]
10 Jadi kelas modusnya
Me = 15,80 + 0,07 terletak di kelas 5
Me = 15,87
Jadi kelas median terletak di
kelas 4

R Me Mo

Gambar 4.13 Kurva Hubungan Antara Mean Modus Dan Median


IV-45

Tabel 4.16 Distribusi Frekuensi

KELAS FREKUENSI
xi^2
INTERVAL BOUNDARIES (Fi) Fi xi fi.xi
15,00 - 15,19 14,995 - 15,195 4 4 15,10 60,38 227,86
15,20 - 15,39 15,195 - 15,395 9 13 15,30 137,66 233,94
15,40 - 15,59 15,395 - 15,595 12 25 15,50 185,94 240,10
15,60 - 15,79 15,595 - 15,795 9 34 15,70 141,26 246,33
15,80 - 15,99 15,795 - 15,995 10 44 15,90 158,95 252,65
16,00 - 16,19 15,995 - 16,195 22 66 16,10 354,09 259,05
16,20 - 16,39 16,195 - 16,395 7 73 16,30 114,07 265,53
16,40 - 16,59 16,395 - 16,595 2 75 16,50 32,99 272,09
Jumlah 75 126,36 1185,33 1997,54

fi.xi^2 ci ci^2 ci^3 ci^4 R xi.R xi-R (xi-R)^2 (xi-R)^3

911,44 -5 25 -125 625 15,8 238,50 -0,71 0,50 -0,3504


2105,43 -4 16 -64 256 15,8 241,66 -0,51 0,26 -0,1288
2881,14 -3 9 -27 81 15,8 244,82 -0,31 0,09 -0,0284
2217,00 -2 4 -8 16 15,8 247,98 -0,11 0,01 -0,0012
2526,51 -1 1 -1 1 15,8 251,14 0,09 0,01 0,0009
5699,08 0 0 0 0 15,8 254,30 0,29 0,09 0,0257
1858,69 1 1 1 1 15,8 257,46 0,50 0,25 0,1213
544,17 2 4 8 16 15,8 260,62 0,69 0,48 0,3357
18743,45 -12 60 -216 996 1996,49 -0,04 1,68 -0,03
(xi-R)^4 fi.ci fi.ci^2 fi.ci^3 fi.ci^4 fi(xi-R) fi(xi-R)^2 fi(xi-R)^3 fi(xi-R)^4

0,24703 -20 100 -500 2500 -2,82 1,99 -1,402 0,9881


0,06504 -36 144 -576 2304 -4,55 2,30 -1,159 0,5853
0,00865 -36 108 -324 972 -3,66 1,12 -0,340 0,1038
0,00012 -18 36 -72 144 -0,95 0,10 -0,010 0,0011
0,00008 -10 10 -10 10 0,95 0,09 0,009 0,0008
0,00757 0 0 0 0 6,49 1,91 0,565 0,1666
0,06004 7 7 7 7 3,47 1,72 0,849 0,4203
IV-46

0,23331 4 8 16 32 1,39 0,97 0,671 0,4666


0,62 -109 413 -1459 5969 0,32 10,18 -0,82 2,73

4) STANDAR DEVIASI 5) VARIANCE

2
. 2 ( .)
. 2 ( . )
2 2 =
(1)
=
( 1) 75 . 16011(1011)2
2 = 75(751)
75 . 18743,45 (1185,33)2 1200825 1022121
=
75(75 1) 2 =
5550
2 = 32,20
1405759 1404995,36
=
5550

= 0,14
= 0,37

6) MOMEN

( )
=

( )1 ( )2
1 = 2 =

0,32 10,18
1 = 2 =
75
75
1 = 0,004
2 = 0,14

( )3 ( )4
3 = 4 =
50
0,82 2,73
3 = 4 =
75 75
3 = 0,01 4 = 0,04
IV-47

H. M1l = M1 I. M2l = M2 (M1)2


M1l = 0,004 M2l = 0,14- (0,004)2
M2l = 0,0139

J. M3l = M3 3(M1)M2 + 2M13 K. M4l = M4 4M1M3 + 6(M1)2M2 3M14


M3l = 0,01 3(0,004) 0,14 +
M4l = 0,04 4(0,004)(0,01)+ 6(0,004)2 0,14
2(0,004)3
l
3(0,004)4
M3 = -0,0116

M4l = 0,0416

7) SKEWNESS (KEMIRINGAN)
3( )
= =


15,80 15,96
= 3(15,80 15,87)
0,37
=
= -0,43 5,67
= -0,57

Gambar kemiringan kurva akan nampak miring kekiri karena dari hasil
perhitungan yang dilakukan nilai kemiringan hasilnya adalah minus (-).

Gambar 4.14 Kemiringan Kurva

8) KURTOSIS
4 0,04
= = = 2,04 (leptokurtis)
2 2 0,14 2
IV-48

Karena nilai K < 3 maka jenis kurva yang akan terbentuk adalah Platikurtis
seperti gambar dibawah ini.

Gambar 4.9 Kurva Platikurtis