Anda di halaman 1dari 7

E-Book

E-Book ScalperExtreamABCFibonacci [Type the company name]

ScalperExtreamABCFibonacci

E-Book ScalperExtreamABCFibonacci [Type the company name]
E-Book ScalperExtreamABCFibonacci [Type the company name]
E-Book ScalperExtreamABCFibonacci [Type the company name]
E-Book ScalperExtreamABCFibonacci [Type the company name]

[Type the company name]

ScalperExtreamABC Fibonacci Versi-1

ScalperExtreamABC hanyalah sebuah nama dimana trading dengan menggunakan teknik Fibonacci dapat kita gunakan di TF H1 dan TF M15 Disini saya akan mencoba mengulas sedikit mengenai Fibonacci baik secara manual atau secara auto.

Langsung sahaja ye

Secara Manual:

Bila tuan atau sir menggunakan indicator Fibonacci baik di Android atau di Laptop,apa yang akan tuan atau sir lakukan,baik akan saya jabarkan semuanya disini:

1. Untuk bisa menemukan level-level retracement, kt harus terlabih dahulu menemukan titik-titik tertinggi dan terendah yang signifikan. Titik-titik tersebut kita sebut sebagai swing high (Harga Tertinggi) dan swing low (Harga Terendah)

2. Pada pergerakan di saat up trend, yang kita lakukan adalah menarik Fibonacci retracement dari swing low ke swing high, Perhatikan gambar dibawah ini:

dari swing low ke swing high, Perhatikan gambar dibawah ini: Ok kita lanjutkan ke Downtrend, perhatikan

Ok kita lanjutkan ke Downtrend, perhatikan kembali gambar dibawah ini:

3. Pada pergerakan di saat down trend, yang kita lakukan adalah menarik Fibonacci retracement dari swing high ke swing low

menarik Fibonacci retracement dari swing high ke swing low 4. Terlihat dalam kedua gambar di atas

4. Terlihat dalam kedua gambar di atas bahwa level-level Fibonacci yang kita gunakan dalam trading adalah level 0.0%, 23.6%, 38.2%, 50.0%, 61.8%, 76.4% dan 100.0%. Level-level itulah yang dijadikan sebagai acuan atau referensi untuk menentukan area support dan resistance (SnR). 5. Dengan beberapa level-level Fibonacci tersebut diatas,kita juga dapat memanfaatkan level-level referensi entry yaitu 38.2%, 50.0%, 61.8% dimana bila harga masuk ke area referensi tersubut sinyal Buy atau Sell sering muncul. Area referensi ini dinamakan GOLDEN RATIO.

bila harga masuk ke area referensi tersubut sinyal Buy atau Sell sering muncul. Area referensi ini
bila harga masuk ke area referensi tersubut sinyal Buy atau Sell sering muncul. Area referensi ini

6. Area referensi untuk mencari sinyal sell sebenarnya adalah area resistance.dan area referensi untuk mencari sinyal buy sebenarnya adalah area support. 7. Strateginya adalah: KITA menunggu pullback hingga ke area referensi/GOLDEN RATIO dan mencari apakah ada konfirmasi sinyal buy atau sell.

Selanjutnya ada beberapa strategi entry yang dapat kita lakukan yaitu:

STRATEGI BREAKOUT AGRESIF DAN KONSERVATIF

Strategi Breakout Agresif:

1. Perhatikan SnR 100.0% dan 0.0% support dan resistance tidak akan selamanya bertahan. Pada suatu saat level-level tersebut pasti akan tembus. Pada saat seperti itu kita bisa mencoba mencari peluang entry Buy atau Sell.

itu kita bisa mencoba mencari peluang entry Buy atau Sell. 2. Strategi yang digambarkan di atas

2. Strategi yang digambarkan di atas merupakan strategi agresif, di mana entry Buy atau Sell langsung dilakukan setelah mendapatkan konfirmasi tembusnya level support atau resistance tersebut.

Strategi Breakout konservatif:

Ketika breakout sudah terkonfirmasi, kt tdk lgs mengambil posisi buy atau sell seperti strategi breakout agresif/valid, melainkan kt menunggu terjadi pullback kembali ke area SnR. Setelah terjadi pullback, kt menunggu lagi terjadi pantulan dari level SnR tsb. Barulah kemudian kt dpt melakukan transaksi buy atau sell.

pullback, kt menunggu lagi terjadi pantulan dari level SnR tsb. Barulah kemudian kt dpt melakukan transaksi

Indicator Konfirmasi Sinyal Entry Stochastic oscillator

ScalperExtreamABC dalam melakukan trading tetap menggunakan indi Stochastic sebagai konfirmasi sinyal entry. Langsung saja pada poin-poinya

1.Indikator ini memiliki dua garis: yaitu garis %K dan garis %D. Warna yang biasa digunakan adalah warna biru muda untuk %K dan warna merah untuk %D. %D juga biasanya ditampilkan sebagai garis putus-putus.

%D. %D juga biasanya ditampilkan sebagai garis putus-putus. 2.Ketika market sedang tranding, kita dapat menggunakan

2.Ketika market sedang tranding, kita dapat menggunakan stochatic sebagai referensi sinyal Buy atau Sell. Syaratnya: sinyal yang muncul harus searah dengan tren yang sedang berlangsung. Jadi pada saat downtrend, yang dicari adalah sinyal sell. Sebaliknya pada saat uptrend, yang Anda cari adalah sinyal buy.

3.Sinyal Entrynya adalah crossover (persilangan/perpotongan) antara garis %K dan %D. Sinyal sell yang baik sering muncul ketika stochastic telah berada di area overbought.(Jenuh Beli) Crosline di level 80 ke bawah. Sinyal buy yang baik seringkali muncul ketika stochastic telah berada di area oversold.(Jenuh Jual) Crosline di level 20 ke atas.

PERHATIKAN GAMBAR DI BAWAH INI

ketika stochastic telah berada di area oversold.(Jenuh Jual) Crosline di level 20 ke atas. PERHATIKAN GAMBAR
Semoga Bermanfaat !!!! Team ScalperExtreamABC menggunakan indicator yang dirancang khusus di TF M15 (Scalper)dan H1(

Semoga Bermanfaat !!!!

Team ScalperExtreamABC menggunakan indicator yang dirancang khusus di TF M15 (Scalper)dan H1( Intraday) dimana indicator ini terbentuk secara otomatis disetiap market buka dan sesuai untuk segala pair,tugas kita hanya menunggu sinyal entry baik di M15 atau di H1, serta didalam indicator ini sudah terbentuk SnR kuat dan MA sebagai Trend. Bila tuan dan Sir berminat dapat menghubunggi kami via telegram di +6281351923154. Mari kita kita ABC in bersama-sama !!!!!

PENAMPAKAN INDICATOR ScalperExtreamABC Fibonacci

telegram di +6281351923154. Mari kita kita ABC in bersama-sama !!!!! PENAMPAKAN INDICATOR ScalperExtreamABC Fibonacci