Anda di halaman 1dari 1

Akibat pemanasan global, kutub utara mulai mencair.

Gambar berikut menunjukkan induk beruang yang


sedang berjuang bersama anaknya di tengah bongkahan es yang lepas dari sebagian daratan es yang
telah berubah menjadi lautan. Induk beruang mencoba untuk berenang mencari daratan baru, disusul
sang anak yang mengikutinya berenang dari belakang. Namun, pada akhirnya mereka kembai lagi ke
bongkahan es tersebut karena luasnya lautan di sekitar mereka. Tidak ada yang tahu sampai kapan
kedua beruang dapat bertahan hidup dengan terjebak di bongkahan es tersebut.

Sekedar informasi, waktu terus berputar dan selalu terjadi perubahan iklim alam. Dalam beberapa
dekade Kutub Utara akan kehilangan lapisan es yang sangat besar. Menurut para ahli, diperkirakan 40
persen habitat beruang kutub akan musnah pada tahun 2050.

Jika manusia memang peduli terhadap keadaan bumi sekarang ataupun nantinya, mulailah langkah awal
untuk mengurangi panas global warming. Setidaknya, kita bisa bertindak untuk tidak memperparah
keadaan yang telah terjadi. Mulailah mengurangi pemakaian kendaraan pribadi yang memperbanyak
polusi, cintailah budidaya menanam tanaman dan pohon-pohon di sekitar anda, kurangilah pemakaian
sistem pendingin dan bahan-bahan yang menghasilkan gas CO2 (pembakaran), CFC (sistem pendingin),
CH4 (timbunan sampah), dan N2O (transportasi, industri), hindari membakar sampah, dan budayakan
hidup dengan hemat energi.

#SaveOurEarth (y)