Anda di halaman 1dari 2

IDENTIFIKASI RESIKO PASIEN JATUH DI

RAWAT INAP
No. Dokumen :440/C.IX.SOP. .11/436.7.2.58/2016
No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 2 Nopember 2016
Halaman : 1/2

UPTD Puskesmas drg. Gaguk Septijo Widodo


Siwalankerto NIP 196009131987011002
Surabaya

1. Pengertian 1. Risiko jatuh adalah pasien yang beresiko untuk jatuh yang umumnya
disebabkan oleh faktor lingkungan dan faktor fisiologis yang dapat berakibat
cedera .
2. Jatuh adalah suatu peristiwa di mana seseorang mengalami jatuh dengan atau
tanpa disaksikan orang lain , tidak disengaja / tidak direncanakan , dengan
arah jatuh ke lantai , dengan atau tanpa mencederai dirinya
3. Identifikasi pasien resiko jatuh adalah suatu langkah atau cara yang dilakukan
untuk mengidentifikasi kemungkinan pasien tersebut mempunyai resiko jatuh
atau kemungkinan yang besar atau tidak untuk terjadinya jatuh sehingga dapat
diambil tindakan pencegahan

2. Tujuan Sebagai acuan dalam penerapan langkah langkah penanganan resiko pasien jatuh.

3. Kebijakan Surat Penetapan Kepala UPTD Puskesmas Siwalankerto Nomor


440/C.IX.SP.......11/436.7.2.58/2016 Tentang Penanganan KTD, KTC, KPC dan
KNC
4. Referensi 1. Humpty-Dumpty-Journal-of-Pediatric-Specialists
2. panduan nasional keselamatan pasien 2008
3. Fall TIPS Toolkit_MFS Training Module
5. Alat dan Bahan 1. Alat : -
2. Bahan : -
6. Prosedur/ 1. Lakukan identifikasi resiko pasien jatuh sesuai dengan form pemantauan
Langkah- pasien jatuh
langkah Form pengkajian resiko jatuh dewasa (skala morse).
Form pengkajian resiko jatuh anak anak (Humpty Dumpty.
2. Jumlahkan total skor yang didapat dan kategorikan sesuai dengan jumlah
skor yang didapat
3. Intervensi resiko tinggi jatuh
Menganjurkan pasien untuk meminta bantuan bila membutuhkan
bantuan pemenuhan KDM.
Memastikan tempat tidur dalam posisi terkunci.
Menutup pagar tempat tidur.
Memastikan panjang celana / sarung diatas tumit.
Menganjurkan pasien pada posisi postural hypotension.
Meletakkan bel panggilan ditempat yang mudah diraih (bila ada)
Meletakkan tanda kewaspadaan jatuh pada tempat tidur .
Menyarankan penunggu selalu berada disekitar pasien.
Bantu pasien untuk berpindah / ambulasi.
Beri penjelasan kepada pasien / orang tua tentang kewaspadaan /
pencegahan pasien jatuh.
Bantu pasien saat ambulasi.
Tempatkan pasien pada tempat tidur yang tepat.
Pertimbangkan menempatkan pasien yang lebih dekat dengan nurse
station.
Evaluasi sewaktu pemberian obat.
Pindahkan setiap peralatan yang tidak digunakan
4. Intervensi resiko jatuh rendah
Orientasi terhadap ruangan
Posisi tempat tidur terkunci
Pasang pagar / penyangga tempat tidur.
Observasi kebutuhan eliminasi, beri bantuan sesuai kebutuhan.
Lingkungan bebas dari peralatan yang tidak digunakan.
Beri penerangan yang adekuat.
Beri penjelasan orangtua tentang pencegahan jatuh.

5. Observasi secara teratur dan dokumentasikan hasil pengkajian.


7. Diagram Alir
Mul
ai

Lakukan identifikasi resiko pasien


jatuh
Tidak
Resiko jatuh

YA
Catat secara
lengkap Untuk Pasien beresiko jatuh (lakukan
perintah penangganan resiko rendah tinggi)
dokter pada
form rekam
Observasi secara teratur

Selesa
i
8. Unit Terkait 1. Unit Rawat Inap Umum;
2. Unit Rawat Inap Bersalin;
3. IGD
9. Dokumen 1. Rekam Medis
Terkait

10. Rekaman Historis Perubahan


Tanggal
No. Yang diubah Isi Perubahan
Mulai Diberlakukan

2/3