Anda di halaman 1dari 19

Penyakit Definisi Epidemiologi Etiologi Gejala Klinik Diagnosis DD Pengobatan

PSORIASIS penyakit kulit Autoimun, - KU : tidak dipengaruhi Fenomena tetesan lilin, - Sifilis stadium II Topikal :
VULGARIS kronik dan residif Herediter, - Gatal ringan Auspitz, dan Kbner - Dermatitis seboroik 1. Preparat ter
Psikis, - Predileksi : - Dermatofitosis Efek, antiradang
Ditandai : Infeksi lokal 1. kulit kepala Histopatologi : psoriasis stadium asal : fosil : iktiol
Bercak2 eritema 2. Perbatasan kulit kepala dan - Gambaran khas penyembuhan kayu : oleum kadini dan oleum ruski
berbatas tegas wajah/muka hiperkeratosis, batubara : liantral, LCD
Skuama kasar 3. Ekstensor ekstremitas terutama siku, parakeratosis dan
berlapis-lapis dan lutut, lumbosacral akantosis .Psoriasis menahun ter dari batubara
transparan, disertai - Pada stratum .Psoriasis akut ter dari kayu Konsentrasi 2-5%
Kelainan Kulit : spinosum terdapat Ditambah asam salisilat 3-5% meningkatkan
- Bercak-bercak eritema yang meninggi kelompok leukosit penetrasi
(plak) dengan skuama diatasnya abses monro
- Eritema berbatas tegas dan merata - Kecuali itu terdapat pula : 2. Kortikosteroid golongan potent
- Pada stadium penyembuhan sering papilomatosis dan 3. Ditranol (antralin)
eritema yang ditengah menghilang vasodilatasi disub 4. Pengobatan penyinaran :
- Bercak-bercak eritema yang meninggi epidermis Sinar UV menghambat mitosis
(plak) dengan skuama diatasnya ** UVA + Psoralen
- Eritema berbatas tegas dan merata ** UVA + Psoralen ter Goeckman
- Pada stadium penyembuhan sering 5. Calcipotriol
eritema yang ditengah menghilang 6. Sintetik vitamin D salap/krim

Sistemik :
1. Sitostatik : Metrotrexat 3 x 2.5 mg,
interval 12 jam dalam seminggu. Dosis total 7.5
mg.
Jika tidak ada perbaikan, dosis dinaikkan 2.5-5 mg
per minggu.
Dosis 3 x 5 mg permibggu biasanya sudah tanpak
perbaikan
2. Levodopa 2 x 250 mg - 3x 500 mg
3. DDS 2 x 100 mg psoriasis pustulosa tipe barber
4. Etretinat (Tigason)
5. Siklosporin : efek imunosupresif 6 mg/KgBB
6. Kortikosteroid : Hanya digunakan pada psoriasis
eritroderma
dan psoriasis pustulosa generalisata 40 60 mg
Penyakit Definisi Epidemiologi Etiologi Gejala Klinik Diagnosis DD Pengobatan
PARA - Adanya eritema Sering pada Belum Parasporiasis gutata Histopatologi : - Pitiriasis rosea - Penyinaran UV
PSORIASIS dan skuama, pria, diketahui, - Pada dewsa muda ( >>pria) Psoriasis gutata - Psoriasis UVA, UVB
berkembang Usia diduga - Papul miliar, lentikular, eritema , infiltrat limfohistiositik di - Kortikosteroid topikal
perlahan-lahan, pertengahan autoimun skuama, dapat hemoragik, kadang- sekitar pembuluh darah - Eritromisin (40 mg / KgBB) parapsoriasis gutata
kronik kadang berkonfluensi , umumnya superfisial, hiperplasia
simetrik epidermal ringan, sedikit Anak : 125mg
Klasifikasi : - Predileksi badan, lengan atas, paha. spngiosis < 5 tahun : 200 mg
1. Parapsoriasis Tidak ada pada kulit kepala, muka dan < 15 tahun : 250 mg
gutata tangan Psoriasis variegata Dewasa : 500 mg
2. Parapsoriasis Epidermis tampak menipis,
variegate Parasporiasis variegata parakeratosis KI : Gastritis
3. Parapsoriasis en Pred badan, bahu, tungkai Dermis tampak infiltrat
plaque seperti pita limfosit
Parapsoriasis en plaque
Pred badan, ekstremitas
Bercak eritematosa, permukaan datar,
bulat/lonjong, skuama sedikit, merah
jambu atau kuning
Penyakit Definisi Epidemiologi Etiologi Gejala Klinik Diagnosis DD Pengobatan
Dermatitis Dermatitis seboroik - 2-5% Seborrhea, A. DERMATITIS SEBOROIK INFANTIL Histopatologi : Psoriasis tujuan :
Seboroik adalah penyakit POPULASI Mikroorgsm, Umumnya pada awal kelahiran, Akut atau subakut Tinea kapitis Menghilangkan skuama dan krusta
papuloskuamosa - Puncaknya lain-lain : sebagai penyakit inflamasi yang infiltrat limfosit dan Kandidosis Menghambat kolonisasi bakteri
kronik, yang mengenai : OBAT, mengenai skalp dan lipatan histiosit superfisial Telinga : Mengontrol infeksi sekunder
menyerang infantil infantil ABNORMALIT intertriginosa skuama berminyak perivaskular, moderate otomikosis & otitis Reduksi eritema dan pruritus
dan dewasa, dan (usia 3 AS, dan krusta. spongiosis, hiperplasia eksterna
biasanya minggu) NEUROTRANS Klinis pada area frontal & parietal, psoriasiform , follicular BAYI
dihubungkan usia 40- MITTER, ditutupi oleh skuama tebal, pecah- plug, krusta bersisik yang Scalp:
dengan 70an FAKTOR FISIK, pecah,berminyak,kekuningan (craddle mengandung neutrofil. menghilangkan krusta dengan asam salisilat 3%
peningkatan - > PROLIFERASI cap) meluas ke retroaurikuler, dalam minyak zaitun
produksi sebum segala usia ABBERANT telinga dan leher. kronik Psoriasiform kompres minyak zaitun hangat, kortikosteroid
pada skalp, wajah, - 85% EPIDERMAL, (susah dibedakan dengan potensi rendah dalam krim/ losion (hidrocortison)
dan badan. penderita KELAINAN B. ERITRODERMA DESKUAMATIVUM psoriasis) antifungal topikal (ketokonazol) dalam bentuk
HIV NUTRISI, (LEINERS DISEASE) Pityriasis Amiantacea shampoo
FAKTOR = Dermatitis seborrheic infantum spongiosis, parakeratosis, gunakan sampo bayi yang ringan, rawat kulit
GENETIK 1908 oleh Leiner migrasi limfosit menuju dengan emolien, krim, dan pasta yang lembut
Klinis eritroderma universal akut , epidermis, akantosis. Area Intertriginosa:
berat, biasanya disertai infeksi Clioquinol 0,2-0,5% dalam zinc lotion atau zinc oil
sekunder. Candidiasis: Losion nystatin atau ampgotericin B
dalam pasta yang ringan.
C. DERMATITIS SEBOROIK DEWASA Dermatitis madidans: gentian violet 0,1-0,25%
Berhubungan dengan seborea, skuama, Preparat imidazole dalam pasta, krim, atau losion
kemerahan ringan, gatal pada kepala,
alis, nasolabial, retroaurikular, DEWASA
sternum, bahu. Scalp:
Ketombe berwarna putih pada kepala Shampoo: selenium sulfida 1-2,5%, Ketoconazol
bentuk mildPitiriasis sicca 2%, Zinc pyrithion, benzoil peroksida, asam
Patchy DS bentuk klasik kronik, salisilat, preparat ter
rekuren Untuk menghilangkan krusta dan skuama:
Jarang: area intertriginosa kortikosteroid atau asamsalisilat pada malam hari
Berupa eritema dan skuama Hindari: tinktura, solusion alkohol, hair tonics,
kekuningan dan berminyak, berkrusta produk lain Wajah dan badan:
pitiriasis steatoides Hindari salep berminyak, penggunaan sabun,
Umumnya, penyakit berlangsung solusion alkoholik, losion setelah bercukur
selama 1 sampai bbrp tahun, membaik Kortikosteroid potensi ringan
pada musim hangat dan memburuk
saat musim dingin
Penyakit Definisi Epidemiologi Etiologi Gejala Klinik Diagnosis DD Pengobatan
PITIRIASIS Penyebab belum Belum Gatal ringan Tinea korporis Simptomatis
ROSEA diketahui diketahui Pada umumnya tidak ada gejala Gatal sedativa
Dimulai dengan Hipotesis : konstitusi Topikal bedak asam salisilat + menthol 0.05%
lesi inisial Penyebab Penyakit mulai dengan lesi pertama
berbentuk virus (Herald Patch), umumnya di badan
eritema dan Bersifat self Soliter, oval dan anular, diameter 3 cm
skuama halus limiting Lamanya : beberapa hari hingga
Disusul oleh lesi- disease - beberapa minggu
lesi yang lebih swasirna Lesi berikutnya timbul 4-10 hari setelah
kecil di badan, lesi pertama
lengan dan paha Gambaran khas : sama dengan lesi
atas yang pertama hanya lebih kecil
tersusun sesuai Susunannya sejajar dengan kosta,
dengan lipatan hingga menyerupai pohon cemara
kulit Lesi timbul serentak atau dalam
Sembuh dalam 3- beberapa hari
8 minggu Pred badan, lengan atas bagian
proksimal, paha atas.
Penyakit Definisi Epidemiologi Etiologi Gejala Klinik Diagnosis DD Pengobatan
ICHTYOSIS Ditandai : adanya Onset Tidak Pem.fisis: xerosis ( kulit kering ): skuama Dermatopatologi - Xerosis / - berendam di bak mandi diikuti dengan pemakaian
VULGARIS xerosis menyeluruh umur: 3 diketahui halus skuama tebal, melekat kuat, hiperkeratosis padat; hiperkeratosis. petrolatum,krim berisi urea(2-10%) mengikat air di
(DIV) yang ringan 12 bulan terikat kebawah pada pola skuama-ikan, lap.granuler berkurang - xerosis; ichtyosis stratum korneum. campuran Propylene Glycol-
(keratosis pilaris) Seks: = diffuse Lengan, punggung, bokong & atau tidak ada; didapat(bisa Glycerin-Asam laktik.
sering dikaitkan Autosomal lateral paha Wajah, fossa axilla & lap.germinatif mendatar. merupakan - Asam salisilik 6% dlm propylene Glycol &
dengan atopi. dominan poplitea terkena. Mikroskop sindrom alkohol,digunakan dibawah oklusi plastik
Kejadian elektron:granula paraneoplastik); - Asam hidroxy-(asam laktik atau asam glycolic).
sering 1: Keratosis pilaris: papula hiperkeratosis keratohyalin kecil - ichtyosis diinduksi - Retinoid sistemik hati-hati ok bersifat toksisitas.
250 perifollikular. (abnormal) obat; ichtyosis dlm
Warna kulit N berkelompok maupun bentuk lain
tersebar.
> dipermukaan ekstensor ekstremitas
anakpipi, tangan, kaki terkena,
palmoplantar lebih terlihat

ICHTYOSIS Onset Terkait X Pem.fisis: Pem.Lab: kadar kolesterol Topikal:


TERKAIT- umur: baru resesif: locus - lesi kulit: skuama tebal yg tampak sulfatase , peningkatan - emolienpetrolatum terhidrasi.
X(XLI) lahir atau gen Xp 22.23 coklat atau kotor. mobilitas lipoprotein - keratolitik propyleneglycol, 44-60% dlm air.
bayi pria - Leher posterior, lengan ekstensor, pada elektroforesis, steroid - asam salisilik, urea & asam -hidroksi ( asam
Kejadian: fossa antecubital & poplitea dan sulfatase menurun atau glikolik, asam laktik )
1:2000 - tubuh. tidak ada.
1:6000 - Telapak tangan & kaki,wajah Sistemik:
terkena Dermatopatologi: - Acitrasin 0,5 1 mg/kg oral sampai perbaikan.
- Lesi matakorneal stromal btk hiperkeratosis: tampak - Monitor lab.berkelanjutan dan pd regimen jangka
comma50% dewasa lapisan granular; kadang- panjang
kadang hiperkeratosis. - Pemeriksaan sinar X u/ kalsifikasi & sindrom
hiperostosis skeletal idiopatik diffuse ( DIHS ) harus
Riwayat keluarga dan dilakukan
temuan klinis.
Riwayat prenatal: lewat
amniocentesis dan sampel
chorionic villus, pem.
Steroid sulfatase u/melihat
defisiensi enzim.
Penyakit Definisi Epidemiologi Etiologi Gejala Klinik Diagnosis DD Pengobatan
Ichthyosis LI kadang Onset umur: Anak baru lahir: bayi Pem.Lab: kultur - Ichtyosis terkait X, Bayi baru lahir: rawat di unit perawatan intensif
Lamelar(LI) tampak saat lahir saat lahir, collodion.terbungkus dlm membran menyingkirkan infeksi - Hyperkeratosis neonatal, kamar kelembaban tinggi.
dengan bayi biasanya mirip collodion tembus pandanglepas sekunder & sepsis - epidermisitik, emolian pertrolatum berhidrasi spt pd XLI
terbungkus dalam sebagai bayi dlm beberapa minggu. terutama pada bayi baru - ichtyosiform monitor elektrolit, cairan, amati tanda-tanda
membran mirip collodion Ektropion, ellabion lahir. kongenital, infeksi local
collodion(bayi Seks: = Eritroderm enyeluruh Dermatopatologi: - eritroderma, atau sistemik
collodion) yg Kejadian: hiperkeratosis, tampak - sindrom
segera lepas & 1: 300.000 Anak-dewasa hiperkeratosis besar lapisan nethertons,
pembentukan Autusomal mirip kertas dari kulitseluruh granular=acanthosis. - trichothio
selanjutnya skuama resesif; locus tubuh. Transglutaminase dystrophy.
tebal, kasar gen 149.11. Plate hiperkeratotik pola spt ubin epidrmal
mengenai seluruh Riwayat: (tessalated), skuama besar,tebal &
tubuh, termasuk intoleransi coklathampir seluruh
semua daerah panas tubuhektremitas baeah & daerah
fleksura juga flexural
telapak tangan & Hiperkeratosis disekitar sendi bisa
kaki. veroucosa.
tangan/kaki: keratoderma, penonjolan
masa anak & celah palmar/plantar, bisa terjadi
dewasa kulit eritroderma
dibungkus dalam Rambut: terikat kebawah karena
skuama seperti skuama: sering infeksi tampak pada
plate alopecia berskar
Kuku: distropi sekunder dari inflamasi
lipatan kuku
Membran mukosa biasanya terkena
Lesi mata ektropion
Penyakit Definisi Epidemiologi Etiologi Gejala Klinik Diagnosis DD Pengobatan
Miliria Miliaria merupakan Miliaria Terjadi 3 Miliaria Kristalina Diagnosis ditegakkan Eritema toksikum Perawatan Umum :
suatu bentuk yang dapat terjadi gangguan Biasanya terjadi pada neonatus umur < 2 berdasarkan gejala dan neonatorum Penempatan Pasien pada lingkungan yang sejuk.
umum untuk suatu pada: dalam Miliaria: minggu dan dewasa yang sedang demam hasil pemeriksaan fisik. Folikulitis Regulasi suhu yang baik.
sumbatan saluran Pria dan terjadinya atau tinggal di daerah iklim tropis Pada pemeriksaan Herpes Simpleks Pakaian tipis yang menyerap keringat.
Lesi muncul bersamaan dlm beberapa hari
keringat yang Wanita sumbatan laboratorium tidak ada
sampai beberapa minggu setelah terpapar
mengakibatkan air Semua Ras saluran cuaca panas dan tidak hilang dlm bbrp jam
hasil pemeriksaan Terapi sistemik
keringat tertahan dan Semua keringat oleh sampai beberapa hari laboratorium yang Anti Histamin
didalam kulit yaitu Usia keratin Umumnya tdk memberi keluhan & sembuh abnormal kecuali saat Retinoid
pada epidermis dan robekan pada dengan sisik yang halus cuaca sangat panas yang Asam Askorbat Oral
papilla dermis, saluran Gambaran klinisnya: putih mengkilat disebabkan retensi
yang terjadi secara pembentukan keringat Terapi Topikal
mendadak dan vesikel yang Miliaria Rubra Hasil biopsi Antibiotik Topikal
menyebar secara berisi tahanan > berat dari pada miliaria kristalina memperlihatkan Losion faberi dapat pula diberikan, dengan
alami keringat Terdapat pada badan dan tempat-tempat sumbatan saluran komposisi :
tekanan atau gesekan pakaian
keringat, pecahnya Acid. Salicylic. 1 %
Trlihat papul merah / papul vesikular
Pembagian Jenis Faktor lain yang ekstrafolikular yg sangat gatal dan pedih
saluran keringat dan Talc. venetum 10 %
Miliaria : mendukung Trdpt pda org yg tdk biasa pd daerah tropik vesikel berisi timbunan Oxyd. Zinc. 10 %
Miliaria Kristalina terjadinya Lesi dpt sembuh dalam bbrp hari, bila pasien keringat pada lapisan kulit Amyl. Oryzae 10 %
Miliaria Rubra Miliaria: dpindahkn dri ruangan yg panas & lembab yang menandakan tipe Spiritus ad. 200 cc
Miliaria Pustulosa Pajanan Panas miliaria
Miliaria Profunda yang lama Miliaria Profunda
Lingkungan Bentuk ini sering terjadi pada orang-orang
yang lembab yang tinggal di daerah beriklim tropis, dan
Pekerjaan telah mengalami miliaria rubra secara
berulang
tertentu
Lesi ini berkembang dalam beberapa menit
Celana yang sampai beberapa jam setelah berkeringat,
tertutup rapat serta bersifat asimptomatis
Bakteri Lesi jenis ini cepat sembuh, biasanya kurang
normal kulit dari satu jam setelah penyebab berkeringat
dihilangkan
Gambaran klinisnya: papul2 eritema

Miliaria Pustulosa
variasi dari miliaria rubra yang mengalami
respon inflamasi atau terjadi infeksi sekunder
setelah terjadi berulang-ulang miliaria rubra
sehingga terbentuklah miliaria pustulosa
dengan gejala papul putih yang dalam, sering
terjadi pada iklim tropis
Penyakit Definisi Epidemiologi Etiologi Gejala Klinik Diagnosis DD Pengobatan
PalmoPlant Dermatitis yang P>L Beberapa Pomfoliks Berdasarkan gejala Dermatitis kontak Terapi Topikal
arPustulosa terjadi pada tangan 3:1 faktor Fase akut vesikel-vesikel pada klinis, anamnesa & alergi Steroid topikal first line Glukokortikoid potensi
dan kaki etiologi bagian lateral jari tangan gambaran histologi Dermatitis Kontak kuat.
gambaran klinis Usia 20 - 60 dihubungkan Pada anak remaja & dewasa muda Tes Patch Iritan Fase akut Domero soaks, Burows solution
berupa vesikel tahun dgn Pada musim panas menegakkan diagnosa & Dermatitis Atopik (aluminium acetate) atau Larutan Permanganas
sampai bula dan Pomfoliks Infeksi bakteri sekunder selulitis & membandingkan dgn Infeksi Potassium (1:8000)
gambaran histologi riwayat dpt menimbulkan kerusakan jaringan penyakit palmoplantar banyak diakibatkan Fase kronis Tacrolimus dapat digunakan pada
berupa spongiotic atopi, limfatik lainnya & menyingkirkan oleh Tinea. pasien dengan gejala ringan sampai berat
vesicle kontak kemungkinan faktor Kasus
alergi, faktor Chronic vesiculobullous hand eksaserbasi lainnya palmoplantar Terapi Sistemik
Klasifikasi : psikologis dermatitis eczema yang Prednison efektif Tx awal timbulnya gejala
Pompholyx dan cuaca vesikel-vesikel dgn ukuran 1-2 mm, isi Labolatorium : kronis jamur & gatal pd pomfoliks rekuren & chronic vesicular
Chronic panas cairan jernih, pd bagian lateral jari- Pasien dengan riwayat infeksi dapat dermatitis.
vesiculobullous Riwayat jari tangan, telapak tangan, dan atopi kadar menjadi Glukokortikoid sistemik tidak dianjurkan untuk
hand dermatitis pemberian telapak kaki. Imunoglobulin E dapat superimposed. jangka panjang efek samping
Hyperkeratotic terapi fase kronis tampak fissura & Tidak ada hasil yang khas Siklosporin dosis 3mg/kg/d 5mg/kg/d tx chronic
hand dermatitis Imunoglobul menjadi hyperkeratosis. vesicular dermatitis.
Id Reaction in i.v Patologi : Retinoid Hyperkeratotic eczema
Chronic hyperkeratotic hand dermatitis Tergantung kronisitas
Biasa terjadi pada laki-laki penyakit Terapi Radiasi
Pd usia pertengahan sampai orang Vesikel-vesikel primer UVB dan Psoralen + UVA pada kasus-kasus
tua tampak seperti vesikel berat dari chronic vesicular eczema.
chronic keratotic pruritic plaques, intraepidermal spongiotic
disertai fisura-fisura pd telapak Infiltrasi limfosit Terapi lainnya
tangan bagian tengah lapisan epidermis Botulinum toxin A efektif tx hiperhidrosis &
telapak kaki jarang fase kronis lapisan tx chronic vesicular eczema.
epidermis
Id Reaction hiperproliferasi,
vesikel eritematous pd jari-jari tangan hyperkeratosis,
& telapak tangan seperti pruritus terkadang gambaran
Erupsi vesikel terjadi tiba-tiba psoriasiform epidermal
akibat proses inflamasi, khususnya hyperplasia.
infeksi jamur
akibat dari reaksi alergi terhadap
jamur atau beberapa antigen selama
proses inflamasi
Penyakit Definisi Epidemiologi Etiologi Gejala Klinik Diagnosis DD Pengobatan
Leukoplaki Leukoplakia Bercak Faktor Resiko : Secara Klinik dibagi manjadi 2 subtipe; Diagnosis leukoplakia Lichen planus Terapi dan Pencegahan :
a didefenisikan putih - Rokok Homogenous dapat ditegakkan apabila Lupus Belum ada terapi yang direkomendasikan,
sebagai bercak disebabkan - Alcohol Non homogenous oral leukoplakia lesi / bercak putih eritematosus dianjurkan diangkat tergantung dari lokasi, ukuran,
atau plak putih oleh - Precancer menetap pada mukosa Kandidiasis oral gambaran histopatologinya.
pada mukosa yang peningkata OSCC Plak putih dapat muncul secara mulut dan tidak dapat Pencegahan dengan melakukan pemeriksaan
menetap/ tidak n uptake - Virus HPV homogen, verukosa, berbintik-bintik. diidentifikasi sebagai standar, klinis dan histopatologi untuk
bisa dihapus air epitelial - Candidiasis Warna lesi bervariasi dari putih sampai penyakit lain. memprediksi kemungkinan premaligna
Lesi hiperkeratotik Paling abu ataupun eritematous Masalah klinis ad. transformasi atau lesi oral prekanker.
yang sering sering Teksturnya dapat mengalami Bagaimana membedakan
mencapai didapatkan peninggian, berfissura, berkerut, lesi-lesi yang preneoplastik
permukaan pada verukosa at halus . dan neoplastik dari hanya
mukosa yang muk Ukuran dan lokasi bervariasi, namun melihat plak putih yang
berbentuk plak osa oral, paling sering mukosa pipi dan sudut sederhana
putih anal & mulut
Lesi premaligna genital Bila timbul pada lokasi resiko tinggi
pada mukosa ca.sel squamous ( dasar mulut, lidah Histopatologi :
mulut yang Hiperkerat ventrolateral, palatum mole) maka lesi Polanya dapat beragam
potensial menjadi osis ini harus diwaspadai dari tanpa displasia
squamous cell mukosal menjadi displasia dan
carsinoma dapat menjadi penyakit Bowen
disebabkan lalu ca. sel squamosa
iritasi invasif
kronik Pada epitel didapatkan
yang hiperplasia dengan
diinduksi akantosis, hiperkeratosis
gigi palsu dan parakeratosis
yang tidak
terpasang
dengan
baik & pipa
rokok
Penyakit Definisi Epidemiologi Etiologi Gejala Klinik Diagnosis DD Pengobatan
Acne Batasan Faktor yang KLASIFIKASI Diagnosis ditegakkan atas Pengobatan Topikal
Vulgaris Akne vulgaris berhubungan Menurut Pillsburry, gradasi akne terbagi dasar klinis dan Bahan iritan yang dapat mengelupas kulit
peradangan dengan atas : pemeriksaan ekskohleasi (peeling), misalnya sulfur (4 8%), resorsinol (1
menahun folikel patogenesis 1. Komedo di muka sebum yaitu pengeluaran 5%), asam salisilat (2 5%), peroksida benzoil
pilosebasea yang penyakit 2. Komedo, papul, pustul dan sumbatan sebum dengan (2,5 10%), asam vitamin A (0,025 0,1%),
ditandai dengan antara lain : peradangan lebih dalam di muka komedo ekstraktor (sendok asam azeleat (15 20%) dan asam alfa hidroksi
adanya komedo, Perubahan 3. Komedo, papul, pustul dan unna) [AHA] (asam glikolat 3 8%)
papul, pustul, pola peradangan lebih dalam di muka, Antibiotika topikal misalnya oksitetrasiklin (1%),
nodus dan kista keratinisasi dada, punggung eritromisisn (1%), klindamisin fosfat (1%)
Predileksi dalam folikel 4. Akne konglobata Antiperadangan topikal : Hidrokortison 1 2,5%,
wajah, bahu, Produksi suntikan intralesi triamsinolon asetonid 10 mg/cc
punggung dan sebum yang Akne Grade I Akne Grade II untuk lesi nodulo-kistik
ekstremitas meningkat
bagian atas Terbentukny Pengobatan Sistemik
a fraksi asam Antibakteri sistemik :
lemak bebas Tetrasiklin 250 mg 1,0 mg/hari
yang Eritromisin 4 x 250 mg/hari
menyebabka Doksisiklin 50 mg/hari
n terjadinya
inflamasi Akne Grade III Akne Konglobata Obat hormonal untuk menekan produksi androgen
Peningkatan dan secara kompetitif menduduki resptor organ
jumlah flora target di kelenjar sebasea, misalnya estrogen (50
folikel mg/hari selama 21 hari dalam sebulan) atau
(Propionibac antiandrogen siproteron
terium
acnes, Vitamin A sebagai anti keratinisasi (50.000 ui
Pityrosporu 150.000 ui/hari)
m ovale dan
Staphylococc Isotretinoin (0,5 1 mg/kgBB/hari) untuk
us menghambat produksi sebum pada akne
epidermidis) nodulokistik dan konglobata
Penyakit Definisi Epidemiologi Etiologi Gejala Klinik Diagnosis DD Pengobatan
Rosacea Rosacea ini Rosacea Tidak Tanda Kardinal fisik adalah sebagai Acne vulgaris,
dikenal sebagai cukup diketahui pasti pengikut: Dermatitis
gangguan kulit umum Kemungkinan : Eritema Seboroik
kronis yang terjadi - Pembuluh Telangiectasia Sarkoidosis,
terutama pada Sering darah Papula Lymorphous light
kulit wajah pada kulit - Iklim eksposur Pembengkakan eruption,
(pipi, dagu, hidun putih - Degenerasi Pustula Harbers
g, dan dahi) Namun matrils dermis syndrome
Tanda-tanda bisa juga - Bahan kimia Stadium Rosacea :
pada kulit : terjadi - Keradangan Episode Eritema : pada diatesis Rosacea
kemerahan, pada orang perivascular Stadium I : eritema persisten sedang
eritema, Afrika, Asia versus dengan telangiektasis tersebar.
telangiektasis, dan keradangan Stadium II : eritema
Histopatologi :
edema, papula, Amerika perifollicular persisten, telangiektasis
Tergantung stadium dari
pustula, lesi okul latin - Mikroorganis yang banyak, papula dan pustula rosacea
ar dan Setiap jenis m Stadium III. Eritema persisten dalam, Biasanya tidak untuk
rhynophyma. kelamin, telangiektasis diagnosis
usia padat papula, pustula, nodul dengan ede
Demodex folliculorum
Onset ma berbentuk plak
sering ditemukan pada
biasanya
semua tipe
dimulai Subtipe Rosacea : Terapi Tambahan :
pada Subtipe 1: eritematotelangiektasis Menggunakan tabir surya SPF 15 atau yang lebih
usia 30-an. rosacea tinggi
Subtipe 2: papulopustular rosacea. Massase wajah
Subtipe 3: phymatous rosacea. Tidak mengkonsumsi rokok, alkohol, kopi, pedas
Subtipe 4: ocular rosacea.
Pembedahan
Laser . Pembedahan laser menghilangkan lapisan
kulit
Dermabrasi. Prosedur ini dapat menghaluskan
kulit kasar dan benjolan dari hidung yang
disebabkan oleh rhinophyma.
Cosmetic surgery.
Bedah rekonstruksi dan bedah plastik dapat
membentuk kembali atau menghapus benjolan dari
hidung yang rusak akibat rhinophyma.
Penyakit Definisi Epidemiologi Etiologi Gejala Klinik Diagnosis DD Pengobatan
Dermatitis - Dermatitis kronis - Insiden >> - Tidak - Objektif: lesi papulovesikel pd dasar Laboratorium: - Neurodermatitis 1. Melindungi kulit dari trauma
Numular - Gatal usia diketahui yg eritem, batas tegas, dpt - Tdk ada yg spesifik - Dermatitis Kontak 2. Emolien
- Berbentuk bulat dewasa - Banyak berkonfluensi mjd bentuk coin. - Tes tempel DKA Alergi 3. Steroid sistemik maupun topikal
(coin) atau agak - Laki-laki > faktor yg Vesikel pecah eksudasi - KOH T.korporis - Pitiriasis rosea 4. Antibiotik oral atau topikal
- Lesi vesikuler kultur utk
lonjong wanita berperan mengering mjd krusta. - Dermatitis stasis 5. Antihistamin
mengetahui strain
- Berbatas tegas - Puncak - - Kulit sekitar lesi (N) / xerotik. Stafilokokus AB yg sesuai
- Dermatitis atopik 6. Calcineurin inhibitor
- Terutama insiden: - Stafilokokkus - Lesi dpt satu atau menyebar, bilateral - Kondisi lain yg mirip - Psoriasis 7. Fototerapi
menyerang usia 50-65 dan atau simetris. biopsi
daerah thn mikrokokus - Subyektif: Gatal
ekstremitas. - Jarang pd - Sebagian - Predileksi: extensor extremitas, dorsal Histopatologi:
bayi & anak besar Px tdk tangan dan badan. - Lesi akut spongiosis,
ada factor - Cenderung hilang timbul, ada jg yg mikrovesikel (+/-), infiltrat
atopi. terus menerus. limfosit & makrofag di
- Trauma fisik, perivaskuler
- Lesi subakut
kimia, kulit 3 bentuk klinis:
Parakeratosis, hiperplasia
kering, (1) D.numularis pd lengan & dan spongiosis epidermal.
alkohol, tangan. - Lesi kronik akantosis
stres, kontak (2) D.numularis pd tungkai & teratur, hipergranulosis dan
bhn2 badan. hiperkeratosis, mgkn jg
tertentu (3) D.numularis bentuk kering. spongiosis ringan

Dermatitis Penyakit Belum jelas Sekitar hidung bgn luar, bgn atas Rosacea Kortikosteroid topikal lemah
Perioral inflamasi Pemakaian lipatan nasolabial atau sekitar sudut eritema persisten Terapi oral dan sistemik
terjadi kortikosteroid bibir meluas sampai mengelilingi dan telangektasis
pada kulit topikal yang mulu Dermatitis
lama poten
wajah yang Papul-papul kecil, eritematous seboroik
Infeksi
tidak bakteri
polimorfi/kuning kecoklatan, vesikel skuama dan
diketahui fusiform, dan pustul simetris / unilateral dandruff
penyebabn candida sp, Sekitar mata periocular p.d Akne
ya tungau Rasa terbakar/nyeri dan GATAL komedogenik
Wanita demodex Lip-licking chelitis
muda 15 Kosmetik Dermatitis kontak
25 tahun bentuk iritasi PATCH TEST (+)
Dapat pula Pasta gigi
terjadi pd berflouride/
air yang
anak-anak
berfluoridasi
dan pria
Penyakit Definisi Epidemiologi Etiologi Gejala Klinik Diagnosis DD Pengobatan
Diaper Diaper dermatitis - Air - Eritem yang konfluens tampak pada 1. Dermatitis PENGGUNAAN POPOK
Dermatitis biasa disebut - Urine permukaan konveks yang bersentuhan seboroik Higiene yang baik & menjaga daerah popok tetap
nappy rash, napkin - Mikroorgans langsung pada popok , spt : bokong, 2. Psoriasiform kering mengganti popok secara teratur &
dermatitis, diaper - Gesekan genitalia, abdomen bagian bawah dan napkin dermatitis menggunakan popok sekali pakai
rash, perianal pada kulit paha bagian atas 3. Dermatitis atopi Popok sebaiknya diganti lebih sering,minimal tiap
dermatitis - Feses - Pada kasus ringan : hanya tampak 4. Intertrigo 2 jam disiang hari & 1x dimalam hari
Menunjukkan eritem, yg jika dibiarkan mengelupas 5. Neonatal Daerah popok dibersihkan dengan aquous cream
terjadinya erupsi dan terjadi edema, mungkin disertai kandidiasis dan air,dioleskan salep pelindung (spt :zinc oxide
inflamasi pada vesikel dan bulla, jika erosigejala 6. Sifilis kongenital oinment atau petrolatum)setiap kali mengganti
daerah popok klinis yg eksematous & piodermik. 7. Defisiensi zink popok & hindari pemakaian sabun & celana karet
Istilah diaper - Pelepasan popok sering menimbulkan 8. Defisiensi
dermatitis bau amoniak yang berasal dari karboksilase TERAPI SPESIFIK
sebaiknya dihindari pelepasan amoniak oleh bakteri feses & multiple DPIP sedang & berat tidak akan membaikjika
kecuali untuk urea pada urine 9. Granuloma hanya krem pelindung
pengertian yang glutea infantum dianjurkan kortikosteroid topikal potensi rendah
lebih luas, Jacquets dermatitis & krim pelindung
Istilah dermatitis Kasus berat, hidrokortison 1% 2x sehari selama 3-5 hari
popok iritan primer menyerupai ekzema herpetikum clotrimazole 1% atau miconazole 2%jika
(DPIP) lebih tepat Umumnya akibat kontak kronis curiga superinfeksi dengan candida
dipakai pada dengan urine atau feses Hidrokortison & anti jamur dioleskan
keadaan dimana Lesi berupa erosi, nodul atau ulserasi bersamaan 2xsehari pada saat mengganti
erupsi yang terjadi Lesi erosi dengan tepi meninggi popok, lalu dioles barier oinment diatasya
akibat kontak iritan memberi gambaran punch out Hidrokortison 1% dengan bahan dasar
dengan eksreta Sulit disembuhkan jika kelainan yang oinment
mendasari tidak diatasi
hindari kortikosteroid kuat ok popok
bersifat oklusif yg m absorbsi
Tide water dermatitis
kortikosteroid striae,atrofi kulit &
Eritema dan kekeringan daerah tepi
penekanan kelenjar adrenal
popok, oleh karena gesekan berlebihan &
nistatin, amfoterisisn B atau turunan
perubahan siklus lembab dan kering
imidazole powder untuk terapi lanjutan &
pencegahan
Eritema papulosum postereosivum
infeksi bakteri berespon baik terhadap
Bentuk DPIP yg berhubungan dengan
antibiotik spt mupirocin 2% 3-4x sehari
erusi papul pada gluteal
sampai sembuh pd DPIP + infeksi bakteri &
Lesi menyerupai papel sifilis
jamur
Terapi kortikosteroid topikal yang
nistatin oral 150.000 unit 3x sehari DPIP
mengandung fluor mengakibatkan
berat / yg disertai infeksi jamur saluran
tersebut berubah menjadi lesi yang
menyerupai tumor. cerna
Bayi yang mengalami dermatitis iritan infeksi stafilokokussebaiknya pakai
selama 3-5 hari sering disertai sefalosporin generasi I,dicloxacin atau
kandidiasis amoxicillin-clavulanat, & hindari pemakaian
Lesi berupa patch,maserasi,erosi dan eritromisin
lesi satelit, berupa papul eritematous DPIP eksudatif kompres dengan cairan
atau vesikopustul disekitar lesi. fisiologis atau larutan burowi yg dilakukan
Papul, pustul dapat mengalami erosi sebelum aplikasi topikal atau pasta
membentuk collarette. pelindung
Lesi dimulai pada sekitar anus dan
meluas kedaerah popok dan daerah Pencegahan :
kulit lainnya Tujuan: untuk mengurangi kontak antar kulit
Kebanyakan kasus, lesi ditemukan dengan bahan iritan
dilipatan inguinal, sering disertai oral Semakin sering popok diganti,semakim kecil
thrust kemungkinan terkena dermatitis
Ganti popok segera setelah BAB/BAK untuk
membatasi jumlah bahan iritan & mencegah
tercampurnya feses dan urin
Penggunaan popok daya serap kuat mengurangi
kelembaban pada daerah popok
Pencucian & gosokan berlebihan daerah popok
dapat mengiritasi kulit
Setelah BAK/BAB cuci dengan air hangat &
pembersih ringan, tp hentikan pemakaian selama
DPIP episode sedang-berat untuk cegah iritasi &
discomfort
Tersedia lotion,krim,atau oinment yg
mengandung emolien, dapat ditambah
kaolin,talk atau zinc oxide mengurangi
gesekan & absorbsi bahan iritan
Emolien digunakan 2-3x sehari
Hidrokortison topikal oles tipis saat mengganti
popok efektif & aman digunakan
Jika tidak menghendaki penggunaan
kortikosteroid gunakan oinment 1-2-3 yg
terdiri dari racikan larutan burow :
1. lanolin anhidrous
2. lassars paste tanpa asam salisil
3. 120 gr dispense
Penyakit Definisi Epidemiologi Etiologi Gejala Klinik Diagnosis DD Pengobatan
Neuroderm Nama lainnya Biasanya Penyebab Penderita mengeluh gatal, tetapi tidak Liken planus Antipruritus antihistamin
atitis Liken Simpleks pada orang pasti belum terus menerus,timbul pada waktu tidak Reaksi obat Kortikosteroid topikal poten
sirkumskrip Kronikus dewasa. diketahui sibuk. Photodermatitis Suntikan kortikosteroid intralesi
ta Pertama kali Puncaknya Faktor - Lesi bisa tunggal, pada awalnya berupa Dermatitis atopik Kortikosteroid topikal dikombinasi ter yang
dipakai oleh Vidal umur 30-50 faktor yang plak eritomatosa, sedikit edematosa Dermatitis kontak mempunyai efek antiinflamasi
Liken Vidal tahun. menyebabka Lambat laun edema dan eritema hilang Cutaneus T-cell Konsultasi Psikiatrik
Peradangan kulit Jarang n : gigitan bgn tengah berskuama dan menebal lymphoma
kronis, gatal, ditemukan serangga,luk likenifikasi dan ekskoriasi
berbatas tegas pada anak- a akibat sekitarnya hiperpigmentasi, batas
ditandai dengan anak. trauma,post dengan kulit normal tidak jelas
likenifikasi, > wanita herpetik,acn
menyerupai kulit Morfologi: e keloidalis Daerah predileksi :
batang kayu akut, nuchae,xeros leher,tungkai bawah,pergelangan kaki
akibat garukan subakut, is,kecemasan dan pergelangan tangan,di ats kelopak
atau gosokan kronis . mata,lubang telinga,punggung,belakang
yang berulang Diinduksi telinga,skrotum,vulva,area anal,daerah
ulang karena oleh gosokan pubis,lipat siku dan fleksor lutut.
berbagai dan garukan
rangsangan yang
pruritogenik berulang-
ulang
Dilaporkan
berhubunga
n dengan
dermatitis
atopik.

Liken Ditandai dengan - Belum Gatal setelah satu/beberapa Histopatologi : Psoriasis Kurang memuaskan
Planus papul-papul diketahui minggu setelah lesi pertama Penebalan lapisan Granuloma anulare Kortikosteroid setempat dan sistemik
merah biru, - Ada hipotesis Predileksi kelainan pertama granulosum Lupus Asam retinoat krim 0.05%
skuama dan yang ekstremitas bawah, fleksor Degenerasi mencair eritematosus Fotokemoterapi
beberbentuk mengatakan pergelangan tangan / lengan bawah membrana basalis dan Dermatitis
siku-siku oleh virus, Distribusi simetrik sel basal seboroik
Pred berdasarkan : Terdapat fenomena Kbner Infiltrat limfosit, Skabies
ekstremitas - Initial histiosit
fleksor, selaput lichenoma Bentuk Morfologi :
lender, alat mendahului Hipertrofik plak verukosa merah
kelamin meluasnya coklat / ungu, pada daerah tulang
Sangat gatal penyakit kering
Membaik dalam setelah Folikular papul seperti duri pada
1-2 tahun beberapa kulit, selaput lendir dan kulit kepala
bulan trias liken planopilaris
- Trauma Vesikular dan bulosa
- penyembuha Erosif dan ulseratif pada mukosa
n setelah yang didahului oleh liken planus
vaksinasi Atrofi jarang
- Fokus endemic
- pembiakan
dari papul
liken planus
pada

membran
korioalantoik

Granuloma Benign self limited Semua umur, Infeksi dan Khas : satu atau lebih papul dg Menunggu sampai terjadinya resolusi spontan
annulare disease bayi << imunisasi pelebaran sentrifugal dan dan Pemberian Kortikosteroid topikal dg atau tanpa
Tanda khas Paparan penyembuhan sentral oklusi
berupa papul- sinar Asimptomatis, kadang dg gatal yang Triamsinolon intra lesi
papul berbentuk matahari ringan dan rasa nyeri
cincin yang Obat-obatan
terlokalisir DM dan
Variasi klinik penyakit
berupa tipe tiroid
lokalisata, Keganasan
generalisata,
subkutaneus,
perforata dan
makular

Liken dermatosis dg Wanita >> Unknown Papul poligonal dan plak putih porselen Histopatologi : Lesi genital: KS topikal poten, mis clobetasol
schlerosus inflamasi kronis laki-laki Diduga dg kulit yang rapuh dan atrofi, gbrn epidermis yang atrofi ballanitis Calcineurin inhibitor, mis :
et pada daerah Dekade 5- bhubungan fisura,teleangiektasis,purpura, eritema dan sebuah infiltrat plasmacellularis Tacrolimus dan pimecrolimus topikal
atropicus anogenital yang 6, anak <10 dg penyakit dan berbagai derajat sklerosis likenoid pada dermal- child abuse Skin care
mengganggu tahun tiroid, Ukuran dari bbrp mm s/d ukuran besar epidermal junction dermatitis kontak Terapi retinoid sistemik
kualitas hidup alopesia pada badan hiperkeratotik epitelium, liken planus
karena rasa gatal areata,anemi Lesi pada anogenital gatal, nyeri, pelebaran pembuluh darah neurodermatiti
yang hebat a pernisiosa dispareuni,dysuria,tdk nyaman saat dermis vitiligo Prognosis :
bila lesi dan vitiligo defekasi Pada umumnya baik
extragenital gatal Lesi ekstragenital : Mengalami penyembuhan sendiri, namun
Anetoderma pada kasus yang berat memerlukan
liken nitidus pengobatan korikosteroid
liken planus
morphea
tinea versikolor

Pytiriasis Suatu kelompok pe >> anak dan Belum Lesi biasanya asimptomatik Leukositosis PLEVA : Bisa sembuh sendiri
Lichenoides nyakit kulit ditandai dewasa diketahui Rasa gatal dan terbakar kasus akut Pe ratio CD4/CD8 leukocytolastic Lini pertama :
dengan adanya muda Infeksius agen PLC : papula berskuama dan Histopatologi : vaskulitis - Steroid topical
gangguan dari Pria >> rasio mis, eritematosa, sembuh spontan dlm adanya infiltrat yang Viral exantem : - Antibiotik (eritromisin 500 mg p.o 2-4x/hr,
reaktifias sel T 5:1 toxoplasma bbrp mgg-bln terdiri dari limfosit dg varicella zoster, tetrasiklin 500 mg p.o 2-4x/hr, minosiklin
yang terbagi ke PLC >> gondii, Epstein PLEVA : papul eritematosa yang neutrofil dan histiosit. herpes simpleks 100 mg 2x/hr)
dalam bentuk akut PLEVA Barr virus, berkembang menjadi krusta, pustul Exocytosis, parakeratosis PLC : - Fototerapi (berjemur, UV B, UV A + UV B, UV
dan kronis dengan CMV, dan erosi seblm penyembuhan dan extravasasi dari Pityriasis rosea B gelombang pendek)
gambaran klinis parvovirus, spontan dlm bbrp mgg eritrosit. drug eruption
yang polimorfik HIV Variasi dg ulkus yg berat : pityriasis Kerusakan epidermis. psoriasis gutata Lini kedua :
Terapi lichenoides with ulceronecrosis and - Tacrolimus topical
Pityriasis estrogen- hyperthermia (PLUH) or febrile - Prednison (60/40/20 mg p.o tappering
lichenoides chronic progesteron ulceronecrostic Mucha-Haberman down, 5 hari tiap dosis)
(PLC) Obat-obatan Disease. - Methotrexate (10-25 mg, p.o tiap minggu)
Pityriasis kemoterapi Lesi PL terkonsentrasi pada badan dan - Fototerapi (UV AA, psoralen + UV A)
lichenoides et ekstremitas proksimal - Cyclosporin (2,5-4 mg/kg/hr, diberikan 2x/hr
varioliformis acuta p.o)
(PLEVA) - Retionoid (acitretin 25-50 mg PO/hari)

Melasma Disebut juga: Dewasa Belum Pemeriksaan Fisik : Histopatologi : Hiperpigment Prinsip terapi :
kloasma muda diketahui Bercak yang besar pada epidermal Epidermal asi Post Perlindungan terhadap sinar matahari
Melasma Wanita >> Factor lain : atau dermal biasanya terjadi pada : melanin Inflamasi Hambatan terhadap aktivitas melanosit
Hipermelanosis Pria Genetic, Pipi Basal and suprabasal Pitiriasis Hambatan terhadap sintesis melanin
simetris yang ( 10% kehamilan, Dahi Jumlah melanin lebih Versicolor Menghilangkan melanin
umum terjadi Pria ) kosmetik, Hidung tinggi dari normal Acquired Gangguan terhadap granula melanin
dan didapat Ras endokrin, Mustache area (perbatasan Dermalbiru keabuan, brachial
yang ditandai > kulit obat-obatan, hidung-bibir) makrofag dalam Cutaneus Perlindungan terhadap sinar matahari
oleh adanya coklat / paparan Alis melanin pada dyschromatos Sunscreen : Sun protection factor (SPF)
makula hitam sinar Dagu perivaskular Tar Melanosis Cosmetics : acylglutamate (cleanser)
berwarna coklat ultraviolet Tiga pola khas pada distribusi superfisial & mid- Pellagra Obat sistemik: chloroquin, Vit.C & E,
keabuan yang melasma : dermal Dermatitis
irreguler, dan Centrofasial : pipi, dahi, bibir Ultrastruktur fotokontak Penghambatan pada aktivitas melanosit
bercak pada bag. atas, hidung, dan dagu menunjukkan : Hindari :
area kulit yang Malar : hidung dan pipi - melanosit - Paparan sinar matahari
terpapar sinar Mandibular : lebih jarang - Melanogenesis - Kehamilan
matahari - Transfer dari - Kontrasepsi oral
Manifestasi Klinis : melanosomes - Kosmetik dengan pewangi
Lesi makula: - Ukuran dan - Obat2an fototoksik
- tepinya tajam spt gergaji/ serrated persentase
- tidak teratur/irreguler melanosom pada Penghambatan sistesis melanin
- batas geografika keratinosit Hydroquinone topikal 2% - 4%
- biasanya simetris Kojic acid 2 4 %
Azeleic acid 20 %.
Tipe dari hipermelanosis:
- coklat (epidermal) Menghilangkan melanin
- biru-abu2 (dermal) Trichloroacetic acid (TCA)
- coklat-abu2 (mixed) Jesners Solution
Glycolic acid 70 %
Pemeriksaan Lampu Wood
- Epidermal type : lesi tampak kontras Gangguan pada granula melanin
dengan kulit normal sekitarnya Pigmented laser
- Dermal type : lesi tidak tampak kontras
dengan kulit normal sekitarnya
- Mixed type : campuran dari 2 tipe
diatas
Vitiligo Merupakan 1 - 2% dari Kompleks : - Makula berwarna putih seperti kapur Histopatologi : Repigmentasi spontan (15 - 25%)
kelainan kulit yang populasi - Predisposisi atau susu Kehilangan dopa- Psoralen ultra violet A (PUVA): repigmentasi
didapat dan sering (0.14 - 8.8%) genetic - Beberapa variasi: positive melanocytes (50 70%).
merusak - Factor - Trichrome vitiligo. Tidak terdpt Steroid Systemic
penampilan, Semua pencetus - Quadrichrome vitiligo. peningkatan dari sel Terapi pembedahan
dengan manifestasi ras - Pentachrome vitiligo. langerhans
berupa makula Sex : Pria - Inflammatory vitiligo.
depigmentasi = Wanita
berwarna putih Semua Tipe Vitiligo :
usia 1. Focal vitiligo
Puncak 2. Segmental vitiligo
usia : 10 - 3. Generalized vitiligo
30 tahun 4. Abnormalitas kulit yang lain