Anda di halaman 1dari 9

PENENTUAN DIIT PASIEN

No. Dokumen :
SOP
No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman :
TandaTangan :
PUSKESMAS PERAWATAN Dr. Alwia Assagaf. M. Kes
SIKO NIP. 197009072000122004

1 Pengertian
Dilakukan dengan mengunakan PAGT (proses asuhan gizi terstanda)
suatu metode dalam membuat keputusan untuk menangani masalah
yang berkaitan dengan gizi hingga dapat memberikan asuhan gizi
yang aman dan efektif.

2 Tujuan Memberikan makanan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan gizi


pasien.

3 Kebijakan SK KAPUS

4 Referensi Buku Proses asuhan gizi terstandar, 2011


Buku penuntun DIET
5 Prosedur/Langkah 1.Ahli gizi menerima laporan dari perawat bahwa ada pasien rawat
-langkssssssah inap baru.

2.Ahli gizi mencari keterangan yang terkait melalui perawat dan


dokter

3.Melakukan skrining gizi awal dengan membaca status pasien yang


meliputi hasil lab, pemeriksaan fisik klinis ,dan diagnosa penyakit
pasien

4. Menentukan jenis diet

5.Mencatat di buku diet pasien mengenai bentuk makanan dan jenis


diet pasien

6 Unit Terkait Ahli gizi,dokter dan perawat


PENDISTRIBUSIAN MAKANAN PASIEN
No. Dokumen :
SOP
No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman :
TandaTangan :
Dr. Alwia Assagaf. M. Kes
PUSKESMAS PERAWATAN SIKO
NIP. 197009072000122004

1 Pengertian Rangkaian kegiatan penyaluran makanan sesuai dengan jumlah


porsi dan jenis makanan pasien yang dilayani (makana biasa
atau makanan khusus)
2 Tujuan Agar pasien mendapatkan makanan sesuai dengan diet dan
ketentuan yang berlaku.
3 Kebijakan SK KAPUS

4 Referensi
Pedoman penyelenggaraan makanan rumah sakit, 2007

5 Prosedur/Langkah- 1.Distribusi makanan pasien dilakukan secara sentralisasi yaitu


langkah cara mengirim hidangan makanan dimana telah diporsikan
untuk konsumen

2.Makanan yang telah diolah oleh juru masak kemudian


diporsikan sesuai dengan jenis diet ...................

3.pelabelan dilakukan untuk mencegah keselahan dalam


pemberian jenis diet dan kegiatan distribusi kepada pasien

4.Waktu distribusi makanan


- makan pagi : 07.00
- makan siang : 12.00
- makan malam :18.00

6 Unit Terkait Rawat Inap


MONITORING DAN EVALUASI GIZI
No. Dokumen :
SOP
No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman :
TandaTangan :
Dr. Alwia Assagaf. M. Kes
PUSKESMAS PERAWATAN SIKO
NIP. 197009072000122004

1 Pengertian Kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui daya terima pasien


terhadap intervensi diet dan tingkat kaberhasilannya

2 Tujuan 1.untuk melihat apakah hasil terapi gizi sesuai yang diharapkan
oleh pasien dan ahli gizi
2.untuk melihat tingkat keberhasilan dari terapi nutrisi yang
telah diberikan
3 Kebijakan

4 Referensi Buku Proses asuhan gizi terstandar, 2011


5 Prosedur/Langkah- 1.Monitoring perkembangan kondisi pasien
langkah
a.mengecek pemahaman dan ketaan diet pasien
b.menentukan apakah intervensi dilaksanakan sesuai dengan
rencana diet
c.menentukan apakah status gizi pasien tetap atau berubah
d.mengumpulkan informasi yang menunjukan alasan tidak
adanya perkembangan dari kondisi pasien
2.Mengukur dampak
a.ada tidak nya perubahan pengetahuan,fisik atau nilai dari
LAB
3.Evaluasi dampak
a,Membandingkan data monitoring
b.evaluasi dampak dari status intervensi gizi
6 Unit Terkait instalasi gizi
instalasi rawat inap
PENYIMPANAN BAHAN MAKANAN
No. Dokumen :
SOP
No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman :
TandaTangan :
Dr. Alwia Assagaf. M. Kes
PUSKESMAS PERAWATAN SIKO
NIP. 197009072000122004
1 Pengertian Merupakan suatu tatacara,menyimpan,memelihara,keamanan
bahan makanan kering dan basah baik kualitas maupun
kuantitas digudang bahan makanan kering dan basah serta
pencatatan dan pelaporan nya.
2 Tujuan Tersedianya bahan makanan yang siap digunakan dalam jumlah
dan kualitas yang tepat sesuai dengan kebutuhan
3 Kebijakan
SK KAPUS
4 Referensi Pedoman penyelenggaraan makanan rumah sakit, 2007
5 Prosedur/Langkah- 1.Bahan makanan yang memenuhi syarat dibeli dan yang
langkah
langsung digunakan dibawa ke ruang persiapan selebih nya
disimpan sesuai jenis bahan makanan (kering dan basah )
2.Penyimpanan bahan maknan basah
a.Bahan makanan segar seperti sayur Dan buah disimpan
dalam lemari pendingin dengan suhu + 10 C dan lama
penyimpanan maksimal 3 hari
b.bahann makanan seperti daging,ayam,ikan dan hasil olahan
nya dicuci bersih kemudian disimpan dalam freser dengan
suhu -5 C dan penyimpanan maksimal selama 3 hari
3.Penyimpanan bahan makanan kering
a.bahan makanan ditempatkan secara teratur menurut
macam,dan golongan,contoh Tepung-tepungan,dan bumbu.
4.Pengeluaran bahan makanan dari ruang berdsarkan FIFO
5,Membersihkan ruang penyimpanan secara berkala 2 kali
sebulan.
6.Semua makanan yang telah diolah ditempatkan pada wadah-
wadah yan bersih dan tertutup.
6 Unit Terkait Rawat Inap
PERSIAPAN BAHAN MAKANAN
No. Dokumen :
SOP
No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman :
TandaTangan :
Dr. Wirda Albaar
PUSKESMAS PERAWATAN SIKO
NIP. 197910172006042013
1 Pengertian Persiapan bahan makanan adalah serangkaian kegiatan dalam
penanganan bahan makanan yaitu meliputi :berbagai proses
antara lain membersihkan, memotong, mengupas, mengocok,
merendam dan sebagainya.
2 Tujuan 1.Tersedianya racikan yang tepat dari berbagai macam bahan
makanan untuk berbagai hidangan dalam jumlah yang sesuai
dengan menu yang berlaku dan jumlah pasien.
2.Tersedianya bahan makanan yang siap diamasak dengan
menu dan jumlah pasien
3 Kebijakan SK KAPUS
4 Referensi Pedoman penyelenggaraan makanan rumah sakit,2007
5 Prosedur/Langkah- 1.Keluarkan bahan makanan yang disimpan dalam kulkas
langkah
2.petugas melakukan persiapan dengan ketentuan bahan
makanan :
A,sayuran
1.sayuran bentuk daun
a. potong akar pada sayur tersebut
b. lakukan pemilihan bagian yang busuk atau rusak
c.cuci sayuran tersebut pada air mengalir dan tiriskan
d. siapkan talenan dan dan pisau dalam keadaan bersih
e.potong sayuran tersebut sesuai menu

2.Sayuran bentuk kacang-kacangan


a. potong bagian ujung ya
b. buang bagian yang rusak atau busuk
c. lakukan pencucian dengan air mengalir dan tiriskan
d. siapkan talenan dan dan pisau dalam keadaan bersih
e. potong sayuran tersebut sesuai dengan menu

3.Sayuran bentuk buah


a. kupas sayuran hingga tidak menisahkan kulit
b. Lakukan pencucian dengan air mengalir dan tiriskan
c. siapkan talenan dan dan pisau dalam keadaan bersih
d. potong sayuran tersebut sesuai dengan menu

B. Buah-buahan
1.Cuci buah tersebut
2.kupas buah

C. Lauk pauk
1.Bersihkan lauk pauk
2.Lakukan pencucian dengan air mengalir dan tiriskan
3. siapkan talenan dan dan pisau dalam keadaan bersih
4. potong sayuran tersebut sesuai dengan menu

D. Bumbu
1.Bersihkan bumbu
2. Lakukan pencucian dengan air dan tiriskan
3. siapkan talenan dan pisau dalam keadaan bersih
4. Racik bumbu sesuai dengan menu

6 Unit Terkait Bagian gizi.


PERENCANAAN MENU
No. Dokumen :
SOP
No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman :
TandaTangan :
Dr. Alwia Assagaf. M. Kes
PUSKESMAS PERAWATAN SIKO
NIP. 197009072000122004

1 Pengertian Suatu kegiatan penyusunan menu yang akan diolah untuk


memenuhi selera konsumen atau pasien.

2 Tujuan Tersedia nya menu sesuai dengan sistem penyelengaraan


makanan
3 Kebijakan SK

4 Referensi Pedoman penyelenggaraan makanan rumah sakit, 2007


5 Prosedur/Langkah- 1.Menetapkan macam menu
langkah
2.Menetapkan siklus menu
3.Menetapkan priode siklus menu
4.Menetapkan pola menu
5.Menetapkan besar porsi

6 Unit Terkait Instalasi gizi


SOP PELAYANAN GIZI
No. Dokumen :
SOP
No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman :
TandaTangan :
PEMERINTAH Dr. Wirda Albaar
KOTA TERNATE NIP. 197910172006042013

1 Pengertian Pelayanan Gizi di Puskesmas Perawatan Siko Adalah


memberikan pelayanan Gizi pasien dan pegawai Khusus.

2 Tujuan Sebagai Acuan penerapan langkah langkah untuk pelayanan


gizi di Puskesmas Perawatan Siko.
3 Kebijakan

4 Referensi
5 Prosedur/Langkah- 1. Merencanakan pengadaan / penyedian bahan makanan
langkah
untuk pasien khusus.
2. Mengelolah bahan makanan yang di kirim oleh rekanan
sesuai dengan bon pesnana bahan makanan.
3. Mendistribusikan bahan makanan matang baik untuk
pasien maupun pegawai khusus.
4. Memberikan konsultasi gizi kepada pegawai yang
membutuhkan dan pasien di ruang rawat inap.
6 Unit Terkait Instalasi gizi, Ruang Rawat Inap.