Anda di halaman 1dari 13

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Air merupakan komponen penting dalam kehidupan manusia. Hampir seluruh


aktifitas manusia tidak dapat lepas dari air mulai dari makan, minum, proses
menghasilkan produk makan, mencuci, mandi, dan sebagainya. Hal inilah yang
menyebabkan pentingya untuk menjaga kebersihan dan keamanan air, sanitasi yang baik,
dan memperbaiki higienitas air sangat penting untuk menjaga kesehatan manusia dan
alam. Meskipun air penting bagi kehidupan, namun air juga dapat menularkan beberapa
penyakit ketika air tersebut terkontaminasi organisme ataupun zat yang dapat
menyebabkan penyakit Water bone disease. Lantas apa itu water-borne disease?

Water-borne diseases merupakan penyakit yang ditularkan ke manusia akibat adanya


cemaran baik berupa mikroorganisme ataupun zat pada air. Kerugian akibat water-borne
disease tidak hanya pada manusia namun juga dapat berdampak pada lingkungan tempat
manusia tinggal. Kontaminasi pada manusia dapat melalui kegiatan, minum, mandi,
mencuci, proses menyiapkan makanan, ataupun memakan makanan yang telah
terkontaminasi saat proses penyiapan makanan. Umumnya gejala paling sering akibat
penyakit ini yaitu diare, dan paling sering terjadi pada anak-anak terutama pada daerah
dengan sanitasi dan higienitas yang buruk. WHO memperkirakan bahwa water-borne
disease merupakan 4,1% dari total penyebab kematian atau sekitar 1,8 juta jiwa
pertahunnya.

Water-borne diasease diakibatkan oleh mikroorganisme berupa bakteri, protozoa, dan


cacing. Untuk bakteri dan protozoa umumnya menyebabkan sakit akibat masuknya
organisme tersebut dapat merusak jaringan ataupun sistem sirkulasi pada saluran
pencernaan. Hal inilah yang menyebabkan pencernaan tidak bekerja optimal sehingga
menyebabkan diare bagi penderita. Kondisi yang lebih parah dapat menyebabkan
kerusakan pada saluran pencernaan sehingga menyebabkan luka saluran cerna yang
berakibat pada diare berdarah. Diare yang cukup sering dapat berbahaya bagi manusia
diakibatkan kekurangan cairan pada tubuh, dan kehilangan cairan parah dapat
menyebabkan keseimbangan asam basa tubuh tidak seimbang yang berujung pada
kerusakan sistem organ. Jika hal ini dibiarkan maka dapat meyebabkan kematian bagi
penderita.

Macam-macam Penyakit Yang Disebabkan Oleh Air 1


Protozoa yang umumnya mengkontaminasi melalui air yaitu Entamoeba,
Cryptosporidium, Cyclosporidium, dan Giardia. Keempat jenis protozoa tersebut dapat
dengan mudah mengkontaminasi air yang tercemar dengan feces baik manusia maupun
hewan. Jika dikaitkan dengan lingkungan, hal inilah pentingnya bagi pemukiman
penduduk untuk tidak berdekatan dengan peternakan serta fungsi sanitasi yang baik di
pemukiman penduduk. Bakteri yang dapat mengkontaminasi air yaitu Campylobacter,
Vibrio cholera (penyebab kolera), E. coli, Salmonela (penyebab Salmonelosis). Berbagai
jenis bakteri tersebut dapat masuk melalui tubuh melalui minum dan makanan yang
terkontaminasi bakteri. Umumnya bakteri tersebut meyebabkan gejala diare dari yang
sifatnya ringan hingga parah. Jika diakitkan dengan lingkungan, sanitasi yang baik serta
menjaga higienitas air minum, air untuk mengolah makanan, maupaun air untuk
keperluan sehari-hari merupakan langkah minimal untuk mencegah kejadian penyakit ini.

Penyebab lainnya dari water-borne-disease yaitu infeksi cacing nematoda. Contoh


kontaminasi cacing yang paling sering yaitu Schistosoma (penyebab Scistosomiasis),
Taenia (infestasi cacing pita, Taeniasis), dan Ascaris (penyebab kecacingan Ascariasis).
Kecacingan dapat terjadi akibat dari minum air yang terkontaminasi oleh telur cacing.
Umumnya kecacingan lebih sering terjadi melalui kontaminasi lewat makanan di
bandingkan lewat air minum.

Tidak hanya melalui air minum dan makanan, water-borne disease juga dapat terjadi
akibat kontaminasi di kolam renang. Kondisi higienitas air kolam yang buruk juga dapat
menyebabkan infeksi telinga dan kulit bagi korban. Untuk beberapa penyakit juga dapat
terjadi akibat adanya vektor penyakit yang tinggal di air seperti malaria (disebabkan
protozoa Plasmodium dengan vektor nyamuk), dan demam berdarah (disebabkan oleh
virus dengan vektor nyamuk).

Pentingya peranan air serta resiko penyakit yang dapat ditularkannya membuat kita
harus bersikap lebih bijak dalam menggunakan air. Penggunaan air yang bijak dapat
dilakukan dengan menggunakan air yang sehat dan aman untuk konsumsi, serta air yang
bersih dan higienis untuk keperluan lainnya. Menggunakan air kran merupakan pilihan
yang tepat dikarenakan aspek kebersihan dan keberlanjutannya lebih baik. Air kran
menggunakan hasil air permukaan yang bersumber dari air sungai atau danau serta diolah
terlebih dahulu lalu disalurkan ke rumah-rumah. Jika menggunakan air sumur, pastikan
terlebih dahulu kualitas air dengan melakukan uji di laboratorium terutama kandungan
logam-logam berbahaya. Kualitas air tanah juga tergantung pada daerah sekitar. Daerah
sekitar peternakan umumnya rentan cemaran feces atau daerah industri umumnya rentan
terhadap cemaran bahan kimia. Akhir kata, Mari kita pergunakan sumber air dengan bijak
dengan menjaga kualitas air dari berbagai resiko cemaran penyakit.

Macam-macam Penyakit Yang Disebabkan Oleh Air 2


1.2 Rumusan Masalah

Adanya penyakit yang disebabkan oleh air bagi kelangsungan hidup yang dapat
menimbulkan efek pada kesehatan. Penyakit yang umum di tularkan oleh media air,
sperti kolera, disentri, thypus abdominalis, hepatitis A, serta bagaimana cara
mengidentifikasi penyakit bawaan air.

1.3 Tujuan

Berdasarkan latar belakang masalah, tujuan penulisan makalah ini ialah untuk
mengetahui dan memahami tentang penyakit terutama proses terjadinya penyakit.
Mengetahui mengapa terjadi penyakit, mengetahui gejala penyakit serta cara mencegah
agar tidak terkena penyakit.

1.4 Manfaat

1. Agar kita lebih memperhatikan penyakit yang di disebabkan oleh air


2. Lebih memahami bagaimana proses terjadinya suatu penyakit, serta cara
mencegah agar tidak terkena penyakit

Macam-macam Penyakit Yang Disebabkan Oleh Air 3


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Definisi Penyakit

Penyakit dapat didefinisikan sebagai perubahan pada individu-individu yang

menyebabkan parameter kesehatan mereka berada dibawah kisaran normal. Tolak ukur

biologik yang paling berguna untuk kenormalan berkaitan dengan kemampuan individu

untuk memenuhi tuntutan-tuntutan dalam tubuh dan beradaptasi dengan tuntutan-tuntutan

ini atau perubahan-perubahan pada lingkungan eksternal dalam rangka mempertahankan

konstanan yang layak pada lingkungan internal. Semua sel dalam tubuh memerlukan

sejumlah tertentu oksigen dan nutrien untuk kelangsungan hidup dan fungsinya, dan sel

juga memerlukan lingkungan yang menyediakan kisaran suhu yang sempit, kandungan

air, keasaman, dan konsentrasi garam. Dengan demikian, pemeliharaan kondisi internal

dalam batas yang cukup sempit merupakan gambaran penting tubuh normal.

2.2 Penyebab Penyakit

Adanya penyebab penyakit di dalam air dapat menimbulkan efek langsung terhadap
kesehatan . penyebab penyakit yang mungkin ada dapat di kelompokan menjadi dua
bagian besar yaitu :

1. Penyebab hidup , yang menyebabkan penyakit menular, dan


2. Penyebab yang tidak hidup , yang menyebabkan penyakit tidak menular.
2.3 Penyakit Menular
Peran air dalam terjadinya penyakit menular dapat bermacam macam sebagai
berikut:
1. Air sebagai penyebar mikroba patogen
2. Air sebagai insekta penyebar penyakit
3. Jumlah air bersih yang tersedia tidak mencukupi , sehingga orang tidak dapat
membersihkan dirinya dengan baik dan
4. Air seabagai sarang hospes sementara penyakit.

2.4 Air sebagai penyebar mikroba pathogen

Penyakit menular yang menyebar lewat air secara langsung di antara mayarakat
seringkali di nyatakan sebagai penyakit bawaan air yang sejati atau the the true water
borne diseases. Penyakit penyakit ini hanya dapat menyebar apabila mikroba
penyebabnya dapat masuk kedalam sumber air yang di pakai masyarakat untuk
memenuhi kebutuhannya sehari hari seperti minum, makan, mencuci. Sedangkan jenis

Macam-macam Penyakit Yang Disebabkan Oleh Air 4


mikroba yang dapat menyebar lewat air ini sangat banyak macamnya. Mulai dari firus,
bakteri, protozoa dan metazoa . Tabel 1.1. di bawah ini menyakit beberapa contoh
penyakit water borne yang banyak terdapat di Indonesia.

Tabel 1.1. Beberapa penyakit bawaan air dan agentnya

Agent Penyakit
Virus ;
Rota virus Diare pada anak
V. hepatitis A Hepatitis A
V. poliomyelitis Poliomyelitis(anterior acuta)
Bakteri ;
Vibrio cholera Cholera
Eschericia coli Diare/Disenterie
Entero patogenik
Salmonella typhi Typhus abdominalis
Salmonella paratyphi Paratyphus
Shigella dysenteriae Dysenterie
Protozoa ;
Entamoeba histolytica Dysentrie amoeba
Balantidia coli Balantidiasis
Giardia lamblia Giardiasis
Metazoan ;
Ascaris lumbricoides Ascariasis
Clonorchis sinensis Clonorciasis
Diphyllobothrium latum Diphylobothriasis
Taenia saginata /solium Teaniasis
Schitosoma Schitosomiasis

Sumber ; Bank Dunia , 1985 modul 3.1.a (11)

Dilihat dari segi epidemiologi beberapa penyakit yang tertera di tabel 1.1. masih
sangat penting di Indonesia. Untuk itu beberapa penyakit tersebut akan di uraikan secara
singkat di bawah ini.

2.5 Kolera

Penyakit kholera di sebabkan oleh Vibrio cholera, di katakana berasal dari india
tetapi pernah di dapat di seluruh dunia. Kolera adalah penyakit usus halus akut dan berat,
sering mewabah yang mengakibatkan kematian. Masa tunasnya antara beberapa jam
sampai beberapa hari. Gejala utamanya adalah muntaber, dehidrasi (kekurangan cairan)
dan kolaps/ pingsan, yang dapat terjadi dengan cepat. Sedangkan gejala Kholera yang
khas adalah tinja yang menyerupai air cucian beras, tetapi sekarang sangat jarang
ditemui, sehingak Kholera klasik jarang didapat. Namun demikian keganasan Kholera
tidak menjadi berkurang karenanya; orang dewasa dapat meninggal dalam waktu
setengah sampai dua jam, disebabkan dehidrasi.

Macam-macam Penyakit Yang Disebabkan Oleh Air 5


Wabah-wabah Kolera terutama sangat ganas, sebelum di temukannya khemotera-
peutika dan antibiotika bagi pengobatanya serta vaksin bagi pencegahannya. Angka
kematiannya berkisar sekitar sekitar 50% pada masa lalu. Saat ini orang sudah
mengetahui segala seluk beluk penyakit Kholera, namum demikian, penyakit ini masih
terus mewabah terutama di Asia dan Afrika, termasuk Indonesia, dimana kesehatan
lingkungan masih sangat tidak memadai.

2.5.3 Cara Penularan


Cara penularan penyakit ini, disebabkan oleh bakteri cholera yang menyerang usu
kecil. Bakteri ini biasa masuk kedalam tubuh melalui air minum yang terkontaminasi
akibat sanitasi yang buruk. Di dalam tubuh manusia bakteri vibrio cholera akan
menghasilkan racun yang menyebabkan usus halus melepas sejulah besar cairan
garam dan mineral dari dalam tubuh. Bakteri ini sangat sensititif terhadap asam
lambung, sehingga penderita yang kerurangan asam lambung cenderunng menderita
penyakit ini.

2.5.4 Masa Penularan


Di perkirakan selama hasil pemeriksaan tinja masih positif, orang tersebut masih
menular, berlangsung sampai beberapa hari sesudah sembuh. Terkadang status
sebagai carrier berlangsung hingga beberapa bulan. Berbagai jenis antibiotika di
ketahui efektif terhadapstrain efektif misalnya : tetrasiklin untuk strain 0139 dan
kebanyakan strain 01. Jarang sekali di temukan infeksi kandung empedu kronis
berlangsung hingga bertahun-tahun pada orang dewasa yang secara terus menerus
mengeluarkan vibrio cholera melalui tinja.

2.5.5 Cara- cara Pembrantasan

1. Tindakan pencegahan
Pemberian imunisasi aktof dengan vaksin mati vhole cell, yang diberikan secara
parenteral kurang bermanfaat untuk penanggulangan wabah walaupun untuk
penanggulangan kontak. Vaksin ini hanya memberikan parsial ( 50% ) dalam
jangka waktu yang pendek ( 3-6 bulan ) di daerah endemis tinggi tetapi tidak
memberikan perlindungan terhadap kolera yang di sebabkan oleh strain 01, kini
tersedia di banyak Negara.
2. Pengawasan penderita, kontak atau lingkungan sekitarnya
a. Laporan kepada instalasi kesehatan setempat, laporan kasus kolera umumnya
di wajibkan sesuai denganperaturan kesehatan internasional ( international
health requlation 1969 ).
b. Isolasi perawatn di rumah sakit dengan memperlakukan kewaspadaan entrik
di perlukan untuk pasien berat, isolasi ketat tidak di perlukan. Untuk penderita
yang tidak begitu berat dapat di perlakukan sebagai penderita rawat jalan, di
beri dehidrasi oral dan antibiotic yang tepat.

Macam-macam Penyakit Yang Disebabkan Oleh Air 6


c. Desinfektif serentak, di lakukan terhadap tinja dan muntahan serta bahanp-
bahan dari kain ( linen, seperti sprei, sarung bantal dan lain-lain ) serta
barang-barang lain yang digunakan oleh penderita dengan cara di
panaskan, di beri asam karbol atau disenfektan lain
d. Manajemen kontak langsung, di lakukan surveilans terhadap orang yang
minim dan mengonsumsi makanan yang sama dengan penderita kolera,
selama 5 hari setelah kontak terakhir.
e. Infestigasi terhadap kontak dan sumber infeksi, di lakukan investigasi
terhadap kemungkinan sumber infeksi berasal dari air minum dan
makanan yang trkontaminasi. Makan yang di konsumsi 5 hari sebalum
sakit harus di tanyakan.
f. Pengobatan spesifik
Terapi rehidrasi agresif
Pemberian antibiotika yang efektif
Pengonatan untuk komplikasi
3. Menjegah penularan kolera
Untuk menhidari penularan kolera, bisa dilakukan dengan cara :
1. Biasakan mencuci tangan sebelum makan atau masak
2. Pastikan makanan dan minuman yang di konsumsi benar-benar bersih
3. Minimalkan konsumsi makanan memtah atau setengah matan, terutama
untuk jenis kerang-kerangan. Pilihlah menu sayur yang telah dimasak,jika
lingkungan tidak mendukung untuk mendukung hidangan sarat yang
bersih
4. Jangan biasakan mengonsumsi makanan yang di jajakan di penggir jalan,
kebersihannya tidak.

2.6 Tifus

Tifus merupakan penyakit infeksi yang menyerang saluran pencernaan, di sebabkan


kuman salmonella typhi yang masuk makanan atau minuman yang tercemar. kuman ini.
Kuman bisa masuk melalui alat masak, bahan makanan, atau tangan pengelolaan
masakan.

2.6.1 Penyebab Tifus


Penyebab tifus adalah bakteri yang dikenal dengan nama salmonella thypi yang
menyebabkan penyakit akut berhubung dengan demam dan gejalah-gejalah lainnya yang
menyertai. Selain itu penyebab penyakit tifus juga di sebabkan oleh salmonella parathypi,
bakteri berada dalam air atau makanan oleh operator dan kemudian menyebar ke orang
lain di daerah tersebut.

Macam-macam Penyakit Yang Disebabkan Oleh Air 7


2.6.2 Gejalah dan Tanda-tanda Tifus
1. sakit perut, mual dan muntah
Orang yang menderita tifus biasanya akan mengalami sakit perut di sebelah kiri,
dimana terdapat usus jujenum yang mengalami infeksi. Sedangkan maag, rasa sakit
terasa di perut bagian atas atau ulu hati.
2. penyebab pola BAB
Pada penderita tifus akan di sertai dengan perubahan pola BAB, misalnya bergantian
bisa mengalami diare saja atau justru menjadi tidak bisa buang air besar.
3. demam atau badan panas
Penyakit tifus biasanya di sertai dengan demam atau badan panas selama beberpa
hari. Suhu tubuh bisa menjadi sangat tinggi hingga 40 derajat celcius, di sertai dengan
sakit kepala, lemas dan lain-lain.
4. denyut nadi melambat
Umumnya kalau orang panas maka denyut jantungnya akan meningkat sebesar 10%
setiap kali terjadi kenaikan suhu sebesar 1 derajat celcius, tapi tidak halnya bagi
demam tifus. Pada orang yang kena tifus denyut nadinya justru melambat. Hal ini
karena ada adanya toksin dari kuman tifus yang menyebabkan reaksi tersebut.
5. lidah berwarna putih
Pada orang yang terkena penyakit tifus lidah bagian tengah akan berwarna putih dan
pinggir-pinggirnya berwarna merah, serta jika ia menjulurkan lidahnya akan terjadi
tremor ( lidahnya gemetar ).

2.6.3 Proses Penularan

Penularan bakteri salmonella thypi dapat melalui makanan, jari tangan atau kuku,
muntah, lalat dan feces. Kuman tersebut dapat di tularkan melalui perantara lalat, dimana
lalat hingga ke makanan yang akan di konsumsi oleh orang yang sehat. Apabilah orang
tersebut kurang memperhatikan kebersihan dirinya sperti mencuci tangan dan makanan
yang tercemar kuman salmonella thypi masuk ketubuh orang yang sehat melalui mulut.
Kemudian kuman masuk kedalam lambung, sebagain kuman akan di musnakan oleh
asam lambung dan sebagian lagi masuk kedalam usus halus bagian distal dan mencapai
jaringan limpoid. Di dalam jaringan limpoid ini kuman berkembang biak, lalu masuk ke
aliran darah dan mencapai sel-sel retikuloendotelial. Sel-sel ini kemudian melepas kuman
ke dalam sirkulasi darah dan menimbulkan bakterimia, kuman selanjutnya masuk limpa,
usus halus dan kandung empedu.

Macam-macam Penyakit Yang Disebabkan Oleh Air 8


2.7 Disentri
Penyakit disentri adalah salah satu jenis penyakit yang timbul karena adanya infeksi
yang menimbulkan luka serta mengakibatkan peradangan serta luka pada usus besar.
Pasien yang menderita penyakit disentri ini sering kali mengalami sindrom disentri sperti
sakit perut, serta diare yang bercampur darah dan lender. Penyakit ini mudah menular dan
penyebaranya pun bisa bisa melaui berbagai media di antaranya, makanan dan air yang
telah terkontaminasi oleh kotoran melalui perantara lalat yang membawa kuman
penyebab penyakit disentri.

2.7.1 Gejalah Umum

1. Perut terasa mulas, kembung, serta kejang


2. Mual, muntah-muntah dan disertai dengan demam
3. Sering membuang air besar yang cair dan bercampur dengan lendir
4. Mata terlihat cekung serta tubuh merasa lemas dikarenakan terlalu banyak
mengeluarkan cairan
5. Penderita penyakit disentri selalu merasa haus dan badannya menjadi lemah karena
dehidrasi (kekurangan cairan tubuh).

2.7.2 Penyebab
penyakit disentri pada umumnya disebabkan oleh kurangnya menjaga kebersihan
lingkungan hidup, sehingga hal igni akan mengakibatkan makanan dan minuman
yang hendak dikonsumsi menjadi tercemar. Secara khusus, penyebab penyakit
disentri dapat dibedakan menjadi 2, yaitu disentri basiler dan disentri amoeba.
1. Disentri Basiler
Disentri basiler disebabkan oleh infeksi bakteri golongan shigella. Pada umumnya
bakteri ini menyerang secara tiba-tiba, 2 hari setelah kemasukan kuman/bakteri
shigella tersebut. adapun gejalanya adalah: demam, mual, muntah-muntah, serta
diare dan nafsu makan menjadi menurun. Apabila tidak segera diatasi dengan
baik, maka dalam waktu 2 sampai 3 hari pasien akan mengeluarkan darah, lendir
atau nanah dalam fesesnya. Penderita disentri ini akan membuang feses 20-30 kali
dalam sehari hingga badannya menjadi lemas, kurus, serta mata menjadi cekung
karena dehidrasi. Jika dibiarkan, maka ini akan menyebabkan kematian.
2. Disentri Amoeba
Disentri amoeba dikarenakan infeksi parasit Entamoeba Hystolytica yang hidup
dalam usus besar. Parasit tersebut memiliki 2 bentuk, yaitu bentuk yan g bergerak
dan bentuk yang tidak bergerak. Parasit yang tidak bergerak umumnya tidak
menimbulkan gejala, namun untuk parasit yang bergerak sendiri bisa menyerang
dinding usus pasien dan emngakibatkan mulas, perut kembung, suhu tubuh
meningkat, diare yang bercampur dengan darah dan lendir.

Macam-macam Penyakit Yang Disebabkan Oleh Air 9


2.7.3 Penanganan
Penderita disentri harus segera mendapatasupan cairan untuk menjegah terjadinya
dehidrasi. Dalam keadaan darurat, dehidrasi ringan dapat diatasi dengan pemberian
oralit. Jika cairan yang hilang tidak segera tergantikan, dapat menyebabkan kematian
pada penderita.
2.7.4 pencegahan
langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi penyakit disentri
adalah dengan memperhatikan pola hidup sehat dan bersih seperti menjaga
kebersihan makan dan minuman dari kontaminasi kotoran dan serangga pembawa
bakteri, dan membiasakan untuk selalu mencuci tangan sebelum makan.
2.8 Hepatitis A

Hepatitis A dikenal sebagai Hepatitis infeksiosa, di sebabkan oleh Virus hepatitis A.


Penyakit ini terdapat di seluruh dunia, juga dalam bentuk wabah. Virus ini di temukan
pula di antara Chimpanze dan lain-lain primate. gejalah utama adalah demam yang akut,
dengan perasaan mual dan muntah, hati membengkak, dan sclera mata menjadi kuning
(ikterus),

Di ikut oleh ikterus seluruh kulit. Oleh karena itu, orang awam menyebut hepatitis ini
sebagai penyakit kuning. Sebutan ini perlu di bedakan dengan penyakit yang di sebut
demam kuning (yellow fiver), yang di Indonesia tidak ada , tetapi banyak di temui di
afrika dan amerika latin.

Gejala gejala penyakit hepatitis A ini timbul biasanya 1-2 bulan setelah terjadi
infeksi. Gejala klasik sebetulnya jarang di dapat; malah kasus tidak spesifik banyak
sekali ditemui. Angka kematian biasanya kurang dari 1 persen, tatapi seringkali
meninggalkan cacat pada hati, terutama apabila penyakit di derita lebih dari satu kali.
Kerusakan jaringan hati tidak tampak dari luar tetapi membuat orang menjadi lemah.
Bila kerusakan cukup luas (ada cirhhosis [kerusakan-pengerasan jaringan] hepatis),maka
aliran dara dari fena porta terhambat, sehingga terjadi udema di tungkai bawah dan
akhirnya cairan tubuh terkumpul juga di rongga perut, atau terjadi asites. Penderita
tampak kurus, tetapi perutnya sangat buncit akibat berisi cairan. Cirrhosis hepatitis
banyak di temui di daerah yang kekurangan gizi, termasuk mereka yang banyak minum
alkohol, sehingga gizi menurun.

Penyakit ini dapat menular secara langsung dari orang ke orang, secara tidak
langsung lewat air , makanan yang terkontaminasi virus, dan lewat udara. Virus sering di
dapat di dalam susu, masakan danging-dagingan sayuran dan buah buahan mentah,
kerang kerang serta roti. Selain itu, penularan secara parenteral (lewat suntikan) dapat
juga terjadi.

Macam-macam Penyakit Yang Disebabkan Oleh Air 10


Penyebaran Hepatitis A lewat air pernah menimbulan wabah. Wabah ini terjadi
terjadi di india, sewaktu ada banjir di sungai jamuan, dimana ada intake PAM kota,
sehingga air sungai tidak lagi memenuhi syarat bakteriologis bagi air baku air minum.
Namun setelah pengolahan dan desinfeksi dengan khloor, nilsi bakteriologis air tersebut
dapat memnuhi syrat air minum sehingga disalurkan pada mayarakat. Tidak lama setelah
itu, terjadilah wabah Hepatitis A di antara pelangannya. Berbeda dengan bakteri, ternyata
virus tidak dapat dimatikan oleh desinfektan khloor.jadi air yang di salurkan pada
konsumen memang bebas bakteri tetapi tidak bebas virus.

Dengan bertambahnya pencemaran air dengan Enterobacteriaceae (bakteri usus),


bertambah juga pencemaran air dengan dengan Enterovirus. Karena cara pemeriksaan
virus masi sangat mahal untuk di lakukan secara rutin, maka sebetulnya indicator bakteri
dapat di pakai juga bagi virus secara tidak langsung. Bagi Indonesia, dimana status gisi
msyarakat masi kurang , maka kemungkinan terjadinya wabah ini sangat besar. Di
tambah pula dengan dengan keadaan lingkungan air, makanan, tanah, perumahan,
pembuangan tinja yang tidak sehat, maka penularan dapat di percepat. Lagi pula, obat
untuk virus, sampai saat ini belum di temukan. Dapat di mengerti bahwa penyakit ini
yang sering meninggalkan cacat padapenderitanya, perlu mendapat perhatian khusus di
masa dekat ini. Perhatian tersebut perhatian tersebut tidak cukup di berikan oleh para
pejabat dan para ahli saja, tetapi seluruh masyarakat perlu sadar serta ikut serta dalam
pencegahannya. Sama halnya dengan penyakit Tifes, pembuangan yang aman juga
merupakan pengendalian yang sangat penting.

2.9 Polio Myelitis Anterior Acuta


Penyakit ini sering kali disebut polio saja ataupun dikenal sebagai kelumpuhan
anak-anak. Sama halnya dengan hepatitis A, polio ini disebabkan oleh virus dengan
segala konsekuensinya. Juga polia meninggalkan cacat, menyebar lewat lingkungan air
yang tidak saniter. Gejala polio sangat bervariasi, dapat sangat ringan, mnyerupai
penyakiy influenza, sampai keadaan kelumpuhan ringan, parah, dan kematian (2-10%.
Keparahan penyakit meningkat dengan meningkatkannya umur yang terserang.
Kelumpuhan biasanya asimeteris dan kebanyakan mengenai tungkai bawah. Gejala gejala
timbul rata rata 1-3 minggu setelah infeksi. Penyakit ini di dapat di seluruh dunia dan
kadang kadang dapat mewabah beberapa waktu yang lalu di suka bumi dan lain tempat di
Indonesia terjadi pula wabah yang di sebut sebagai lumpuh layu ( Acute flaccid
Paralysis). Banyak penderita yang telah lama menderita penyakit ini, dan tidak jarang
terdapat lebih dari satu penderita dalam satu keluarga. Hal ini menyatakan bahwa
penyakit ini memang menular, terutama bila pembuangan tinja tidak di amankan. Hal ini
sangat penting, mengingat virus polio itu jarang menimbulkan lumpuh layuh, sekalipun
orang tersebut positif mempunyai virus di tubuhnya. Dengan demikian bila ada satu yang
lumpuh, maka mungkin ada 100,000 anak yang terinfeksi virus; sering di sebut sebagai
fenomena gunung es, yang yang puncaknya hanya tampak sedikit saja.

Macam-macam Penyakit Yang Disebabkan Oleh Air 11


BAB III

PUNUTUP

3.1 Penutup

Dari hasil pembahasan di atas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Water-borne
diseases merupakan penyakit yang ditularkan ke manusia akibat adanya cemaran baik
berupa mikroorganisme ataupun zat pada air. Kerugian akibat water-borne disease tidak
hanya pada manusia namun juga dapat berdampak pada lingkungan tempat manusia
tinggal. Water-borne diasease diakibatkan oleh mikroorganisme berupa bakteri,
protozoa, dan cacing.

Penyakit dapat didefinisikan sebagai perubahan pada individu-individu yang


menyebabkan parameter kesehatan mereka berada dibawah kisaran normal.

Penyakit tidak muncul dengan sendirinya tetapi penyakit muncul karena gaya hidup
yang tidak sehat. Pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup
sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

3.2 Saran

Dengan adanya makalah tentang macam-macam penyakit yang di sebabkan oleh air.
Bahwa sebuah penyakit tidak akan muncul dengan sendirinya akan tetapi penyakit
muncul karena di sebabkan minimnya perilaku gaya hidup sehat. Maka dari itu
disarankan kepada kita semua agar lebih menjaga kebersihan secara individu maupun
lingkungan.

Macam-macam Penyakit Yang Disebabkan Oleh Air 12


DAFTAR PUSTAKA

Buku :

1. Kesehatan Lingkungan ; Juli Soemirat ; UGM

Internet :

1. http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_menular

2. http://ikl-mdo.blogspot.com/2013/08/water-borne-disease-atau-penyakit-
yang_2478.html). senin,1-09.-2014 jam 14.02.

3. Referensi : Wikipedia dan berbagai Sumber

Macam-macam Penyakit Yang Disebabkan Oleh Air 13

Beri Nilai