Anda di halaman 1dari 4

Mengukur Volume

I. Tujuan : Mengukur besaran volume dengan berbagai cara


II. Alat dan bahan
a. jangka sorong
b. gelas ukur
c. kelereng
d. batu kerikil

III. Teori dasar


Archimenes pernah pernah kebingungan ketrika ia diminta oleh kaisar untuk menentukan
apakah mahkota kerajaan tersebut erbuat dari emas asli atau imitasi. Kemudian, ia
menghitung massa jenisnya dengan mengukur perbandingan massa dan volumemahkota
tersebut. Oleh karena bentuk mahkota buklan merupakan bentuk yang teratur seperti silinder
atauboladan sejenisnya, maka ia mencelupkan mahkota tersebutkedalam zat cair. Dari
pekerjaan inilah ia merumuskan bagaiaman menentukan massa jenis emas
(Nursyamsudin,2004).

IV. Cara kerja


1. Mengukur volume kelereng secara matematis
a. ukurlah diameter kelereng dengan menggunakan jangka sorong, lakukan oleh
orang yang berbeda dan dilakukan 5 kali pengulangan.
b. hitung volume kelereng dengan menggunakan rumus volume benda.
c. Tulis data yang didapat pada tabel data pengamatan.

2. Mengukur volume kelereng menggunakan gelas ukur


a. tuangkan air ke dalam gelas ukur kira-kira 50 ml
b. masulan kelereng kedalam gelas ukur, kemudian catat volume air sekarang.
Hitunglah selisih volume air, yaitu volume sebelum dan sesudah kelereng
dicelupkan. Selisih volume air tersebut adalah volume kelereng.
c. Catat pada tebel data pengamatan, ulangai sampai 5 kali pengulangan.
3. mengukur volume kerikil menggunakan gelas ukur
a. tuangkan air ke dalam gelas ukur kira-kira 50 ml
b. masulan kerikil kedalam gelas ukur, kemudian catat volume air sekarang.
Hitunglah selisih volume air, yaitu volume sebelum dan sesudah kelereng
dicelupkan. Selisih volume air tersebut adalah volume kelereng.
c. Catat pada tebel data pengamatan, ulangai sampai 5 kali pengulangan.

V. Data Hasil Pengamatan

1. Hasil pengukuran volume kelereng secara matematis


Pengukuran ke Diameter Volume ( D2)
(D D) gr (V V) gr
1
2
3
4
5
Rata-rata
Ketidakpastian
pengukuran
Error

2. Hasil pengukuran volume kelereng menggunakan gelas ukur


Pengukuran ke Vair semula Vair sesudah Volume V
(V V) gr (V V) gr (Vair sesudah- Vair semula)
(V V) gr
1
2
3
4
5
Rata-rata
Ketidakpastian
pengukuran
Error

VI. Analisis Data, Perhitungan dan kesimpulan


1. Dari hasil pengukuran volume dengan cara yang berbeda manakah yang lebih teliti
(presisi) ?
2. apakah cara matemais dapat di gunakan untuk menghitung volume kelereng ?
jelaskan.

3. Hitunglah nilai rata-rata hasil pengukuran V , kesalahan pengukuran (V) dan


V
perentase error perhitungan ( x100%) pada tiap-tiap data pengukuran. Gunakan
V
persamaan berikut:

V
V i
V
Vi V
n n
Dengan V = rata-rata hasil pengukuran
V = ketidak pastian pengukuran

V i = jumlah data hasil pengukuran

n = banyaknya pengulangan

Jawab.
VII. Kesimpulan

Anda mungkin juga menyukai