Anda di halaman 1dari 2

Sri Mulyani Ajukan RUU Ubah Uang

Rp1.000 Jadi Rp1 Tahun Ini


Yuliyanna Fauzi & Yuliyanna Fauzi , CNN Indonesia
Selasa, 18/07/2017 18:13 WIB

Pelaksanaan redenominasi harus dilaksanakan saat perekonomian berada pada tingkat yang
stabil. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan segera
mengajukan usulan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi atau
penyederhanaan nilai rupiah kepada Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (Baleg
DPR) agar masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2017.

Saat ini, RUU Redenominasi tengah dipersiapkan oleh pemerintah bersama dengan Bank
Indonesia (BI). "Akan disampaikan dan dimasukkan ke Baleg. Kalau prosesnya dilakukan
secara baik, ya kami nanti ikut menjaga," ucap Sri Mulyani di Gedung DPR, Selasa (18/7).

Kendati akan mengajukan RUU Redenominasi, Sri Mulyani mengaku pemerintah masih
perlu melihat perkembangan ekonomi Tanah Air dalam beberapa tahun ke depan guna
melaksanakan rencana tersebut. Pasalnya, pelaksanaan redenominasi harus dilaksanakan
saat perekonomian berada pada tingkat yang stabil.

"Kami lihat, fondasi ekonomi harus terjaga dengan baik dari sisi stabilitas. Apakah neraca
pembayaran, kebijakan fiskal, dan moneter. Semua harus memiliki kualitas terjaga sehingga
menimbulkan confident," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengaku cukup percaya diri akan perekonomian di tahun ini. Pasalnya,
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah dianggap kembali memiliki
kredibilitas. Selain itu, Indonesia juga telah mendapat peringkat layak investasi dari tiga
lembaga pemeringkat.

Tak hanya itu, dari sisi neraca pembayaran, Indonesia juga tengah menunjukkan performa
yang baik. "Kalau kebijakan tetap konsisten, kondisi ekonomi tetap terjaga. Pasti akan bisa
menuju ke hal yang positif," pungkasnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi XI DPR Misbakhun memberi dukungan bagi pemerintah dan
BI untuk mengusulkan RUU Redenominasi untuk diajukan kepada Baleg ke Prolegnas
2017.

Adapun bila telah masuk ke Baleg dan diputuskan menjadi Prolegnas, Misbakhun
mengatakan, pembahasan hingga menjadi UU tak akan memakan waktu yang lama.
Pasalnya, RUU Redenominasi tersebut hanya berisi sekitar 18 pasal.

Sementara itu, putusan mengenai siapa yang menjadi tim pembahas RUU Redenominasi
usai ditetapkan oleh Baleg, akan diputuskan oleh Badan Musyawarah (Bamus). "Nanti kami
serahkan ke Bamus, apakah dibahas di Komisi XI, dibahas oleh Panita Khusus (Pansus),
atau Baleg, nanti Bamus yang memutuskan. Tapi bisa ada ruang untuk melakukan
perubahan ini," kata Misbakhun.