Anda di halaman 1dari 59

LAPORAN KKN

SEMESTER GANJIL
TAHUN AKADEMIK 2017/2018

DI DESA KUCUR
KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Oleh Kelompok: 138

DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2017
LEMBAR PENGESAHAN

KULIAH KERJA NYATA (KKN) TAHUN AKADEMIK GANJIL 2017/2018


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

Laporan Akhir KKN Kelompok 138


Universitas Muhammadiyah Malang ini dipelajari dan disetujui
Tahun Akademik 2017/2018

Tempat : Desa Kucur Kecamatan Dau Kapubaten Malang


Tanggal : 26 Juli s/d 24 Agustus 2017
Tema : Meningkatkan Potensi Sumber Daya Manusia Dan Lingkungan
Dalam Masyarakat Menuju Kawasan Hijau, Edukatif, Dan Madani.

Malang, 5 September 2017


Mengetahui,
Dosen Pembimbing Lapang Koordinator Desa Kucur

Shinta Ayu P, SH. MH Muhammad Hanif Nur Rais


NIP. 10615030570 NIM. 201410320311023

Menyetujui
Wadir II DPPM

Dr. Masduki, M.Si


NIP. 10390100201

ii
ABSTRAK

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan suatu program yang diadakan Universitas
Muhammadiyah Malang guna memberikan pelatihan kepada mahasiswa agar mampu
berinteraksi, mengetahui kondisi sosial, dan mampu memberikan sumbangsih serta
memberikan manfaat berdasarkan keahlian yang dimiliki. Progam ini juga merupakan salah
satu kegiatan pengabdian masyarakat yang penting bagi pembangunan masyarakat yang
merujuk pada Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain bermanfaat bagi masyarakat dan
merupakan simbiose mutualisme antara Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah ataupun
sasaran KKN, kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini juga melatih para generasi mahasiswa atas
beberapa hal, seperti kreativitas, bertanggung jawab, berorganisasi, dan bekerja secara tim.

Desa Kucur merupakan salah satu desa yang bertempat di kecamatan Dau kabupaten Malang.
Keadaan desa Kucur dapat dikatakan dalam keadaan menengah di berbagai bidang, baik
infrakstruktur, ekonomi, ataupun teknologi. Dengan keadaan tersebut mahasiswa KKN dapat
lebih mengembangkan dan memberdayakan potensi-potensi di desa Kucur. Kegiatan Kuliah
Kerja Nyata ini menjadikan para peserta berpikir untuk menganalisa permasalahan dan potensi
desa, kemudian mencari solusi dan diaplikasikan di desa. Kelompok KKN 138 selama 1 bulan
di Desa Kucur, Kecamatan Dau telah berusaha memahami permasalahan sekaligus potensi di
sana, dan akhirnya telah menyelesaikan program kegiatan sesuai target. Mahasiswa KKN 138
berhasil menjalankan beberapa program kerja untuk mengatasi berbagai permasalah yang ada
yaitu diantaranya dengan mengadakan Penerapan Hidroponik, Penyuluhan anti Narkoba,
kerjasama Posyandu, penerapan pupuk fermentasi, Penyuluhan SATLANTAS, bimbingan
belajar, mengajar MI Wahid Hashim, kerjasama TPQ, pelatihan keterampilan kreatifitas,
pengadaan tempat sampah umum, Makrab, dan Pentas seni.

iii
KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulilah, segala puji bagi Allah SWT yang senantiasa memudahkan dan menyempurnakan
kehidupan kita. Sholawat dan salam semoga tetap tercurahkan pada sang revolusioner sejati
Rasullullah Muhammad SAW.

Segala puji dan syukur yang tak terhingga, akhirnya kelompok KKN 138 Universitas
Muhammadiyah Malang telah menyelesaikan kegiatan KKN dengan lancar selama satu bulan
lamanya di desa Kucur kecamatan Dau kabupaten Malang. Semoga kegiatan kami selama satu
bulan di desa Kucur dapat memberikan sedikit sumbangsih terhadap pembangunan di desa
Kucur. Terimakasih pula kepada DPPM serta ibu DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) yang
memantau kami hingga kegiatan kami berakhir dan sukses menjalankan proker. Terimakasih
kepada kepala desa Kucur, dan seluruh warga desa Kucur yang telah membantu kami selama
di lokasi KKN, dan tidak lupa pula kami ucapkan terimakasih yang sebesar- besarnya kepada
segenap Anggota KKN dalam kegiatan KKN kelompok 138 Universitas Muhammadiyah
Malang.

Kami menyadari penyusunan laporan ini masih banyak kekurangan dan jauh dari
sempurna. Kami berharap laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Oleh karena itu, kritik
dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan.

Malang, 5 September 2017

KKN 138

iv
DAFTAR ISI

SAMPUL ..................................................................................................................................i

LEMBAR PENGESAHAN ....................................................................................................ii

ABSTRAK ............................................................................................................................. iii

KATA PENGANTAR ...........................................................................................................iv

DAFTAR ISI ........................................................................................................................... v

DAFTAR TABEL DAN LAMPIRAN ...............................................................................vii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Keadaan Geografi Desa Kucur.................................................................................. 1

1.2 Luas Wilayah ............................................................................................................ 1

1.3 Keadaan Demografis (Kependudukan) Desa ............................................................ 2

1.4 Keadaan Sosial Ekonomi Desa ................................................................................. 2

1.4.1 Pendidikan ........................................................................................................ 2

1.4.2 Pekerjaan .......................................................................................................... 3

1.5 Keadaan Keagamaan ................................................................................................. 3

1.6 Lembaga Pemerintah dan Lembaga Desa ................................................................. 3

BAB II IDENTIFIKASI SUMBER DAYA

2.1 Alam dan Sarana ....................................................................................................... 5

2.2 Keahlian dan Pencaharian ......................................................................................... 5

2.3 Teknologi Hasil Pengembangan ............................................................................... 6

BAB III PROGRAM DAN PELAKSANAAN PENGEMBANGAN

MASYARAKAT

3.1 Program Kerja dan Sasaran ....................................................................................... 8

v
3.2 Langkah langkah Pelaksanaan Kegiatan ................................................................ 9

3.3 Pelaksanaan Kegiatan.............................................................................................. 10

3.3.1 Bidang Pendidikan dan Keagamaan .............................................................. 10

3.3.2 Bidang Kesehatan dan Lingkungan ............................................................... 13

3.3.3 Bidang Ekonomi ............................................................................................. 18

3.3.4 Bidang Sosial Budaya ..................................................................................... 20

BAB IV KESIMPULAN

BAB V REKOMENDASI

5.1 Evaluasi ................................................................................................................... 24

5.2 Masukan .................................................................................................................. 24

LAMPIRAN

vi
DAFTAR TABEL

NO JUDUL HALAMAN
Tabel 1. Pemanfaatan Ruang Desa Kucur ................................................................ 1
Tabel 2. Daftar Pengurus Desa ................................................................................. 4

vii
DAFTAR LAMPIRAN

NO JUDUL
Lampiran I Keuangan
Lampiran II Susunan Kepengurusan KKN Kelompok 138
Lampiran III Dokumentasi Kegiatan
Lampiran IV Daftar Film Acara Nobar
Lampiran V Langkah-langkah Pembuatan Pupuk Fermentasi
Lampiran VI Langkah-langkah Pembuatan Hidroponik
Lampiran VII Langkah-langkah Pembuatan Keterampilan dari Botol Bekas
Lampiran VIII Struktur Organisasi Pemerintahan Desa
Lampiran IX Peta Desa Kucur
Lampiran X Media Massa
Lampiran XI Time Line KKN 138

viii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Keadaan Geografi Desa Kucur


Desa Kucur merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Malang yang berada
di Kecamatan Dau Kabupaten Malang, terletak pada posisi 757' 44,59'' Lintang Selatan dan
11233' 06,77'' Bujur Timur. Secara geografis Desa Kucur memiliki batasan fisik sebagai
berikut:

Sebelah Utara : Desa Petung Sewu


Sebelah Timur : Desa Kalisongo
Sebelah Selatan : Desa Dalisodo, Kacamatan Wagir
Sebelah Barat : Hutan

Desa kucur sendiri terbagi menjadi 7 dusun, yaitu Dusun Sumberbendo, Dusun Krajan,
Dusun Klampok, Dusun Turi, Dusun Klaseman, Dusun Godehan, dan Dusun Ketohan. Jarak
antara Desa Kucur dengan kota malang kurang lebih 16 km dan dapat ditempuh selama kurang
lebih 45 menit perjalanan dengan menggunakan jalur darat.

1.2 Luas Wilayah


Luas wilayah Desa Kucur adalah 717,000 ha. Pemanfatan ruang yang ada di Desa
Kucur yaitu untuk fasilitas umum, perkebunan, pertanian, pemukiman. Pemanfaatan
ruang paling banyak adalah sebagai pertanian. Sedangkan pemanfaatan ruang paling
sedikit adalah pemanfaatan fasilitas umum. Pemanfaatan ruang Desa Kucur ditunjukkan
pada Tabel 1. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada uraian dibawah ini.

Tabel 1. Pemanfaatan ruang Desa Kucur

No. Penggunaan Lahan Luas (ha)


1. Fasilitas umum 9,420

2. Perkebunan 107,530

3. Pertanian 464,000

4. Pemukiman 136,050

Jumlah 717,000
2

1.3 Keadaan Demografis (Kependudukan) Desa


Desa Kucur memiliki jumlah penduduk sebanyak 5,708 jiwa dengan rincian 2.949
laki-laki dan 2.766 perempuan. Jumlah penduduk demikian ini tergabung dalam 1.821 KK.
Tingkat kemiskinan di Desa Kucur termasuk tinggi. Dari jumlah 1.821 KK
sejumlah 510 KK tercatat sebagai Pra-Sejahtera, 14 KK tercatat Keluarga Sejahtera I,0 KK
tercatat Keluarga Sejahtera II, 1.219 KK tercatat Keluarga Sejahtera III dan 78 KK sebagai
sejahtera III plus. Jika KK golongan Pra-Sejahtera dan KK golongan sejahtera I
digolongkan sebagai KK golongan miskin, maka lebih 28,78% KK Desa Kucur adalah
keluarga miskin.

1.4 Keadaan Sosial Ekonomi Desa


1.4.1 Pendidikan
Mayoritas penduduk Desa Kucur hanya mapu menyelesaikan sekolah
dijenjang pendidikan wajib belajar sembilan tahun (SD dan SMP). Dalam hal
kesediaan sumber daya manusia (SDM) yang memadahi dan mumpini, keadaan
merupakan tantangan tersendiri. Sebab ilmu pengetahuan setara dengan kekuasaan
yang akan berimplikasi pada penciptaan kebaikan kehidupan.
Rendahnya kualitas pendidikan di Desa Kucur, tidak terlepas dari terbatasnya
sarana dan prasarana pendidikan yang ada, disamping itu tentu masalah ekonomi dan
pandangan hidup masyarakat. Sarana Pendidikan Desa Kucur baru tersedia di level
pendidikan dasar dan menengah pertama (SD dan SMP/Madrasah Tsanawiyah) dan
untuk sarana dan prasarana itupun masih jauh dari standar nasional, sementara akses
ke pendidikan menengah keatas berada ditempat lain yang relatif jauh.
Solusi atau Alternatif bagi persoalan rendahnya Sumber Daya Manusia
(SDM) di Desa Kucur yaitu melalui pelatihan dan kursus. Dan ini sudah dilakukan
oleh Pemerintah Desa Kucur untuk meningkatkan Sumber Daya Manusianya dengan
membuka pendidikan Kejar Paket C dan Program pembelajaran Melek Aksara bagi
masyarakat yang masih belum bisa baca tulis, Namun sarana dan prasarananya juga
belum tersedia dengan baik di Desa Kucur, tapi kiat Pemerintah Desa Kucur dan
tokoh masyarakat begitu besar dalam peningkatan Sumber Daya Manusia.

.
3

1.4.2 Pekerjaan
Secara umum Masyarakat Desa Kucur yang berstatus perkerja berjumlah 734
orang. Mata Pencaharian warga masyarakat Desa Kucur dapat terindentifikasi
kedalam beberapa sektir yaitu Pertanian, Jasa/Perdagangan, Industri dan lain-lain.
Berdasrkan data yang ada, masyarakat yang bekerja dsektor pertanian berjumlah 694
orang, yang bekerja disektor jasa berjumlah 434 orang, yang bekerja disektor industri
346 orang, dan bekerja disektor-sektor lain 260 orang. Dengan demikian jumlah
pendudukan yang mempunyai mata pencaharian berjumlah 1.734 orang.

1.5 Lembaga Pemerintah dan Lembaga Desa


Wilayah Desa Kucur terdiri dari 7 dusun, yaitu Dusun Sumberbendo, Dusun
Krajan, Dusun Klampok, Dusun Turi, Dusun Klaseman, Dusun Godehan, dan Dusun
Ketohan yang masing-masing dusun dipimpin oleh seorang Kepala Dusun (Kasun). Posisi
Kasun menjadi sangat strategis seiring banyaknya limpahan tugas desa kepada aparat ini.
Dalam rangka memaksimalkan fungsi pelayanan teerhadap masyarakat di Desa Kucur.
Keberadaan RT sebagai bagian dari semua wilayah pemerintahan Desa Kucur memiliki
fungsi yang sangat berarti terhadap pelayanan kepentingan masyarakat wilayah tersebut,
terutama terkait hubungan dengan pemerintahan pada level diatasnya. Dan kumpulan RT
inilah sebuah perdukuhan (Rukun Warga/RW) terbentuk. Untuk lebih jelasnya dapat
dilihat pada tabel dibawah ini.

.
4

Tabel 2. Daftar Pengurus Desa

No. Nama Jabatan


1. Abdul Karim Kepala Desa
2. Sai Sekretaris Desa
3. Siti Maisaroh Kaur Umum
4. Wasiri Kaur Keuangan
5. Yudy Siswoyo Kebayan
6. Imam Hanafi Kuwowo
7. Samrozi Modin
8. Daman Kepetengan/Jogoboyo
9. Jumain Kamituwo Sumber Bendo
10. Supatah Kamituwo Turi
11. Jumain Kamituwo Krajan
12. Mislikan Kamituwo Klaseman
13. Mokh. Rokhim Kamituwo Klampok
14. R. Edy S Kamituwo Godehan
15. Sanoto Kamituwo Ketohan

.
BAB II
IDENTIFIKASI SUMBER DAYA (POTENSI DESA)

2.1 Alam dan Sarana

Pertanian
Desa Kucur yang terletak di daerah dataran tinggi sehingga memiliki hawa udara
yang sejuk dan bersih. Keadaan geografis desa kucur yang terletak di pegunungan
juga memiliki potensi kesuburan tanah yang sangat tinggi untuk menghasilkan
berbagai macam sayur mayur dan buah-buahan yang melimpah. Tanaman yang
banyak dihasilkan seperti padi, jagung, singkong, kangkung, jeruk, tebu dan lain
sebagainya. Desa kucur juga mempunya lahan gundul yang belum dimanfaatkan.
Dengan keadaan geografis dan tani sebagai sektor utama dari desa, maka lahan
kosong tersebut berpotensi untuk dikembangkan dalam bidang pertanian untuk
sebagai menambah pendapatan.

Perternakan
Desa Kucur berada di daerah Malang yang dikelilingi oleh beberapa
pegunungan dan memiliki hawa dingin dan udara yang sejuk. Desa ini juga
memiliki tempat yang cukup luas untuk dijadikan lahan pertanian. Selain itu, desa
Kucur yang terkenal akan kehijauan dan keasrian daerahnya menjadikan tempat
yang bagus untuk lahan peternakan. Hewan yang sangat potensial untuk dijadikan
binatang ternak di daerah ini adalah sapi, kambing, dan ayam. Dengan banyaknya
hewan ternak, hasil kotorannya berpotensi untuk dijadikan pupuk organik.

2.2 Keahlian dan Mata Pencaharian

Keahlian
Masyarakat desa Kucur ahli dalam mengolah lahan pertanian yang mereka
kelola. warga desa Kucur ahli dalam urusan mengurus binatang ternak seperti sapi,
kambing, itik, dan ayam. Selain dua hal tersebut diatas, masyarakat desa Kucur juga
mampu mandiri dalam bidang pembangunan baik membangun rumah, jalan, gapuro
maupun infrastruktur yang lainnya dan tidak sedikit juga masyarakat yang memiliki
jiwa berniaga dan berwirausaha. Dengan banyaknya keahlian dalam banyak bidang

5
6
maka dapat berpotensi meningkatkan pendapatan desa kucur agar menjadi desa
lebih mandiri secara finansial.

Mata Pencaharian
Sesuai dengan kondisi wilayah desa Kucur yang merupakan wilayah tadah hujan,
sehingga membuat sebagian warganya memilih untuk bekerja di Kota malang
sebagai buruh pabrik. Karena kondisi minimnya sumber mata air membuat warga
desa Kucur hanya sedikit yang memanfaaatkan lahan pertanian sebagai mata
pencaharian. Saat ini dengan didukung oleh teknologi pertanian dan peningkatan
sumber daya manusia membuat dunia pertanian menajdi semakin diminati,
terutama memanfaatkan jenis tanaman yang tahan akan sumber air sedikit seperti
contohnya jagung dan jeruk. Selain itu banyaknya tingkat populasi wanita dan
besarnya sumber daya wanita usia produktif sebagai tenaga produktif yang dapat
mendorong potensi industri rumah tangga.

2.3 Teknologi Hasil Pengembangan


Sumberdaya alam yang ada di desa Kucur sangatlah melimpah, namun dengan
melimpahnya sumberdaya yang ada belum didapatkan sebuah teknologi hasil
pengembangan masyarakat setempat. Tenaga manusia merupakan satu- satunya
tenaga yang banyak dipakai di dusun ini. Contohnya, dalam proses pencangkulan
tanah di ladang, masyarakat masih menggunakan tenaga manusia. Selain itu dalam
pemasaran usaha industri kecil juga kurang menarik karena masih memakai cara
tradisional.

Kurangnya penggunaan teknologi modern dan pengembangannya di kalangan


masyarakat pada dasarnya didasari oleh kurangnya penyuluhan dan perhatian dari
pemerintah mengakibatkan kurangnya wawasan dan pengetahuan masyarakat untuk
mengembangkan sumber daya alam yang ada. Penggunaan teknologi sederhana dan
bertenaga manusia menjadikan masyarakat kurang maksimal dalam memproduksi
hasil pertanian dan perkebunan. Sehingga pelatihan mengenai pengembangan
teknologi untuk pemanfaatan hasil sumberdaya alam kepada masyakat desa
setempat dirasa sangat penting.

Disamping itu juga, perkembangan teknologi dalam bidang informasi


sangat tertinggal dikarenakan kondisi sarana dan prasarana yang ada tidak
mendukung adanya teknologi dalam bidang informasi sehingga sulitnya penerapan

.
7
teknologi di sana. Kondisi yang sangat dirasakan masyarakat seperti jaringan
seluler yang sangat minim mengakibatkan sedikitnya pengguna alat komunikasi
yang berbasis teknologi modern.

.
BAB III
PROGRAM DAN PELAKSANAAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT

3.1 Program Kerja dan Sasaran


KKN Kelompok 138 memiliki 5 Bidang, yaitu bidang pendidikan dan keagamaan, bidang
kesehatan dan lingkungan, bidang ekonomi, bidang sosial dan budaya, dan Hubungan
Masyarakat. Dari masing-masing bidang memiliki program kerja dan program isidental serta
sasaran, yang akan dijabarkan sebagai berikut :

A. Bidang Pendidikan dan Keagamaan

No PROGRAM KERJA SASARAN

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)


TPQ Al Falaq Dusun Klaseman
Pembelajaran BTQ
1 Anak-Anak Desa Kucur (siswa
Bimbingan Belajar
siswi SD)
Kegiatan Belajar Mengajar di
Siswa siswi MI Wahid Hasyim
SD/MI
Desa Kucur

2 Nonton Film Bersama (motivasi) Siswa Siswi SD di Desa Kucur

Penyuluhan lalulintas oleh


3 Sekolah SDN Kucur 1
Kepolisian Satlantas

B. Bidang Kesehatan dan Lingkungan

No PROGRAM KERJA SASARAN

1 Giat Posyandu Ibu dan Anak Desa Kucur

Sosialisasi Katakan Tidak Pada Siswa-siswi MTs Wahid Hasyim 02 Desa


2
Narkoba Kucur

Sosialisasi dan Pelatihan Kelompok Tani Dusun Krajan Desa


3
Pembuatan Pupuk Fermentasi Kucur

8
9

Sosialisasi Teknik Penanaman


4 Hidroponik Beserta Tata Cara Masyarakat Dusun Krajan Desa Kucur
Pembuatan dan Pemasangan

C. Bidang Ekonomi

No PROGRAM KERJA SASARAN

Pelatihan Keterampilan Ibu-ibu PKK


1
Pengelolaan Barang Bekas Warga Desa Kucur

2 Pendataan Aset Desa Kucur Warga Desa Kucur


3 Talkshow Koperasi Ibu-Ibu PKK Warga Desa Kucur

D. Bidang Sosial dan Budaya

No PROGRAM KERJA SASARAN

1 Interaksi Sosial Warga Desa Kucur

Pisah kenang KKN 138 (Malam Warga Desa Kucur, terutama Dusun
2
pentas seni dan budaya) Krajan Rt 8, 9 & 34

E. Bidang Hubungan Masyarakat

No PROGRAM KERJA

1 Membuat Proposal Sponsorship

2 Publikasi dan Dokumentasi

3.2 Langkah-langkah Pelaksanaan Kegiatan


Sebelum menjalankan KKN, kami membuat rencana program kerja yang disusun oleh
setiap bidang. Program kerja yang telah direncanakan tersebut dirapatkan terlebih dahulu
kepada semua anggota KKN 138. Program kerja tersebut disesuaikan berdasarkan survey yang
telah dilakukan di lokasi KKN kami. Setibanya di lokasi KKN setiap bidang meninjau kembali
keadaan desa, guna untuk menyesuaikan kembali program kerja yang telah di bentuk.

.
10
Kordinator setiap bidang melaporkan secara teknis pelaksanaan program kerja waktu rapat.
Setelah program kerja dilaksanakan selalu diadakan evaluasi untuk membahas mengenai
keberhasilan, kendala, dan evaluasi selama kegiatan.

3.3 Pelaksanaan Kegiatan


3.3.1 Bidang Pendidikan dan Keagamaan
1. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) TERLAKSANA
Rangkaian Kegiatan
Program kerja Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terdiri dari 3 sub progam
kerja yaitu Pembelajaran BTQ, Bimbingan Belajar, dan Kegiatan Belajar Mengajar
di SD/MI. Pembelajaran BTQ yaitu kegiatan yang dimana teman-teman KKN 138
membantu para guru/ustadza untuk membina murid murid TPQ Al Falaq,
Bimbingan Belajar yaitu kegiatan membantu para siswa siswi untuk mengajarkan
tugas dari sekolah yang tidak mereka mengerti, sedangkan Kegiatan Belajar
Mengajar di SD/MI yaitu kegiatan yang dimana teman teman KKN 138
membantu para guru dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Langkah-langkah kegiatan
1) Silaturrahmi ke TPQ dan melakukan koordisasi dengan pihak terkait dan
meminta izin untuk ikut serta membantu dalam kegiatan mengajar. Setelah
itu mulai melakukan kegiatan mengajar.
2) Untuk Kegiatan Bimbingan Belajar, siswa siswi langsung datang ke posko
tanpa adanya pemberitahuan dari pihak KKN 138. Setelah para siswa- siswi
datang, kami menyiapkan alat tulis yang dibutuhkan untuk mengajar siswa
siswi.
3) Silaturrahmi ke SD/MI dan melakukan koordisasi dengan pihak terkait dan
meminta izin untuk ikut serta membantu dalam kegiatan mengajar. Setelah
itu mulai melakukan kegiatan mengajar.

Penanggung Jawab
Dwi Nuril Afifah Evi

.
11
Waktu & Tempat Pelaksanaan
Hari : 1. Pembelajaran BTQ : Hari Senin Kamis
2. Bimbingan Belajar : Setiap Hari (kecuali Sabtu)
3. KBM di SD/MI : Kamis dan Sabtu
Waktu : 1. Pembelajaran BTQ : 15.00 16.00 WIB
2. Bimbingan Belajar : 16.00 18.00 WIB
3. KBM di SD/MI : 06.45 Selesai
Lokasi : 1. Pembelajaran BTQ : TPQ Al-Falaq
2. Bimbingan Belajar : POSKO KKN 138
3. KBM di SD/MI : MI Wahid Hasyim 02

Problem yang dihadapi


Sarana dan prasarana yang memfasilitasi murid dan pengajar kurang
memadai.

Hasil Kegiatan
1) Dapat membantu para guru dalam pembinaan diluar jam sekolah.
2) Siswa siswi dapat lebih mudah memahami persoalan yang dihadapi ( lebih
mudah memahami mata pelajaran dalam bahasa inggris)
3) Sarana evaluasi bagi guru dan siswa.

2. Nonton Film Bersama (Motivasi) TERLAKSANA


Rangkaian Kegiatan
Program kerja Nonton Film Bersama adalah kegiatan yang dilaksanakan di hari
sabtu, agar para siswa siswi bisa merelaksasi fikiran dan raga mereka setelah
sekolah dan agar dapat memotivasi semangat merekan dengan di putarnya film
film motivasi.

Langkah-langkah kegiatan
1) Memberi informasi kepada siswa yang mengikuti bimbel bahwa setiap hari
sabtu bimbel libur dan diganti dengan menonton film bersama.
2) Memilih film yang akan di taayangkan (Terlampir)
3) Mempersiapkan media yang diperlukan untuk menonton film.

.
12
4) Melakukan Kegiatan.

Penanggung Jawab
Ninik Hariyanti
Waktu & Tempat Pelaksanaan
Hari : Sabtu
Waktu : 16.00 18.00 WIB
Lokasi : POSKO KKN 138

Problem yang dihadapi


Kurangnya wawasan dalam berbahasa terlebih lagi bahasa inggris yang
menyebabkan kurang fahamnya murid dalam menonton film berbahasa
inggris.

Hasil Kegiatan
1) Mampu memberikan motovasi dari hasil menonton film bersama.
2) Memberikan pengalaman baru seperti kata dalam bahasa inggris yang
belum diketahui menjadi tahu.
3) Menjalin kebersamaan antar murid dan pihak KKN 138.
4) Memberikan dampak psikologi untuk murid (lebih rileks).

3. Penyuluhan lalulintas oleh Kepolisian Satlantas TERLAKSANA


Rangkaian Kegiatan
Berisikan Kegiatan sosialisasi dari pihak kepolisian Satlantas

Langkah-langkah kegiatan
1) Melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan Kepolisian Satlantas
terkait sosialisasi.
2) Persiapan media dan alat yang digunakan untuk acara
3) Melaksanakan Sosialisasi
4) Sesi tanya jawab antar audien dan pemateri.
5) Feed Back dari para audien.

.
13
Penanggung Jawab
Emong Prakoso

Waktu & Tempat Pelaksanaan


Hari : Sabtu, 12 Agustus 2017
Waktu : 08.00 10.00 WIB
Lokasi : SDN Kucur 01

Problem Yang Dihadapi


Adanya perbedaan dalam kultur sosial budaya antara warga kota dan desa
tentang peraturan dan tata tertib berlalulintas.

Hasil Kegiatan
1. Siswa siswi menjadi tahu tentang peraturan dan tata tertib berlalulintas yang
baik dan benar
2. Siswa siswi menjadi lebih berhati hati dalam menggunakan kendaraan
bermotor.

4. Faktor Penghambat dan Pendukung Program Kerja


Faktor Penghambat
a. Kurangnya sarana dan prasarana di Sekolah Dasar
Faktor Pendukung
a. Antusias yang tinggi dari guru, siswa sekolah dan santri TPQ kepada
pihak KKN 138 dalam menjalankan program kerja.

3.3.2 Bidang Kesehatan dan Lingkungan


1. Giat Posyandu TERLAKSANA
Rangkaian Kegiatan
Giat Posyandu merupakan kegiatan membantu posyandu se-desa kucur. Jadi
teman-teman dari pihak KKN 138 ikut serta membantu posyandu dalam
menangani ibu dan anak yang pergi untuk check up.

.
14
Langkah-langkah kegiatan
1) Silaturahmi dengan poskesdes untuk merencanakan tempat mana saja yang
akan berkerjasama dengan pihak KKN.
2) Menanyakan ke pihak poskesdes kapan dilaksanakan atau dibukanya pada
hari apa saja.
3) Pihak KKN 138 menuju posyandu yang telah di koordinasi.
4) Melaksanakan kegiatan Giat Posyandu.

Penanggung Jawab
Gina Riska Yulianti

Waktu & Tempat Pelaksanaan


Selasa, 1 Agustus 2017 di dusun Turi
Rabu, 2 Agustus 2017 di dusun krajan
Selasa, 8 Agustus 2017 di dusun Klaseman Kidul
Rabu, 9 Agustus 2017 di dusun Klampok Bawah
Kamis, 10 Agustus 2017 di dusun Klampok Atas
Senin, 14 Agustus 2017 di dusun Sumberbendo

Problem yang dihadapi


Belum adanya jadwal yang tetap dari pihak posyandu yang menyebabkan
terkendalnya kerjasama dengan pihak posyandu serta kurangnya minat ibu
dan anak dalam mengikuti kegiatan posyandu di beberapa dusun.

Hasil Kegiatan
1) Tercapainya pendataan anak yang melakukan pemeriksaan untuk dokumen
posyandu dalam waktu singkat
2) Setiap ibu mendapat pemeriksaan tekanan darah gratis setelah memeriksakan
anaknya dan mendapat pengetahuan lebih mengenai tumbuh kembang anak.
3) Para kader mendapat pengetahuan mengenai imunisasi MR yang akan
dilaksanakan di hari mendatang dari penyuluhan di akhir kegiatan posyandu.

.
15
2. Sosialisasi Katakan Tidak untuk Narkoba TERLAKSANA
Rangkaian Kegiatan
Sosilalisasi Katakan tidak untuk Narkoba merupakan kegaiatan sosialisasi atau
memberitaukan tentang bahaya narkoba pagi pemuda desa kucur. Sosialisasi ini
diisi atau mendatangkan pemateri langsung dari pihak Badan Narkotika Nasional
(BNN) Kabupaten Malang.

Langkah-langkah kegiatan
1) Melakukan koordinasi kepada pihak sekolah dan BNN bahwa akan
diadakannya kegiatan sosialisasi tentang narkoba.
2) Mempersiapkan media dan perlengkapan untuk kegiatan sosialisasi.
3) Melaksanakan kegiatan sosialisasi sesuai jadwal yang telah disepakati oleh
semua pihak.
4) Sesi tanya jawab antar audien dengan pemateri.
5) Feedback dari audien

Penanggung Jawab
Mustika Deni Pradana

Waktu & Tempat Pelaksanaan


Hari, Tanggal : Kamis, 3 Agustus 2017
Waktu : 08.00 s/d 10.00 WIB
Lokasi : MTs Wahid Hasyim 02 Desa Kucur

Problem yang dihadapi


1) Terbatasnya ruangan sehingga peserta hanya terdiri dari siswa/i kelas 7.
2) Terbatasnya waktu sehingga kurang efektifnya materi untuk para siswa
siswi.

Hasil Kegiatan
Audien menjadi lebih paham mengenai berbagai jenis narkoba ,dampak negatif
akibat penyalahgunaannya serta cara penanggulangannya.

.
16
3. Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Fermentasi TERLAKSANA
Rangkaian Kegiatan
Sosilalisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Fermentasi merupakan kegiatan
memberi informasi serta langsung aksi pembuatan tentang pupuk fermentasi.

Langkah-langkah kegiatan
1) Melakukan koordinasi kepada ketua kelompok tani Krajan bahwa akan
diadakannya sosialisasi dan demonstrasi mengenai pupuk fermentasi.
2) Mempersiapkan bahan yang digunakan untuk pembuatan fermentasi (Cara
pembuatan pupuk fermentasi terlampir).
3) Melaksanakan kegiatan sosialisasi sesuai jadwal yang telah disepakati oleh
semua pihak.
4) Melakukan demonstrasi pembuatan pupuk fermentasi.

Penanggung Jawab
Gilang Yohanafi

Waktu & Tempat Pelaksanaan


Hari, Tanggal : Senin, 7 Agustus 2017
Waktu : 15.00 s/d 17.00 WIB
Lokasi : Rumah Warga Dusun Krajan

Problem yang dihadapi


Kurangnya minat warga desa dan keterlambatan dari pemateri menyebabkan
acara berlangsung tidak sesuai jadwal.

Hasil Kegiatan
Para peserta menjadi tahu tentang apa itu dan kelebihan dari pupuk fermentasi.

.
17
4. Sosialisasi Teknik Penanaman Hidroponik Beserta Tata Cara Pembuatan dan
Pemasangan TERLAKSANA
Rangkaian Kegiatan
Kegiatan ini berisikan sosialisasi ke warga dusun krajan dan mengajarkan tata
cara pembuatan beserta perawatan tentang hidroponik. Serta pembagian
hidroponik untuk warga yang telah disepakati oleh pihak KKN 138.

Langkah-langkah kegiatan
1) Melakukan koordinasi kepada pihak warga bahwa akan diadakannya
kegiatan sosialisasi tentang hidroponik serta praktek tentang tata cara
membuat hidroponik.
2) Mempersiapkan bahan dan alat yang digunakan.
3) Pembuatan alat peraga untuk sosialisasi serta pembagian hidroponik.
4) Melaksanakan kegiatan sosialisasi dan praktek tata cara pembuatan
hidroponik sesuai jadwal yang telah disepakati oleh semua pihak.
5) Pembagian hidroponik ke warga yang telah disepakati oleh pihak KKN 138.
6) Pemasangan hidroponik ke rumah warga yang telah disepakati.

Penanggung Jawab
Fitrah Ananta Takwa

Waktu & Tempat Pelaksanaan


Hari, Tanggal : 13 17 Agustus 2017
Waktu : 08.00 s/d Selesai
Lokasi : Rumah Warga Dusun Krajan

Problem yang dihadapi


Rendahnya minat warga tentang hidroponik.

Hasil Kegiatan
1) Warga mengetahui cara tanam dan pembuatan hidroponik
2) Warga bisa membuat dan merawat hidroponik di rumah masing masing

.
18
5. Faktor Penghambat dan Pendukung Program Kerja
Faktor Penghambat
a. Masalah transportasi yang minim menyebabkan sedikit terhambatnya
beberapa program kerja yang bertempat jauh.
b. Belum adanya jadwal yang pasti yang terkadang mengakibatkan
terbenturnya dengan jadwal kegiatan dari KKN 138.
Faktor Pendukung
a. Antusias yang tinggi dari siswa sekolah dan warga dalam kegiatan yang
dijalankan oleh KKN 138.

3.3.3 Bidang Ekonomi


1. Pelatihan Keterampilan Pengelolaan Barang Bekas TERLAKSANA
Rangkaian Kegiatan
Pembuatan lampion dari botol bekas
Pembuatan pengharum ruangan dari daun pandan
Pembuatan pot dari botol bekas
Pembuatan tempat sampah desa
Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan pada saat acara kegiatan ibu ibu
yaitu PKK.

Langkah-langkah kegiatan
1) Melakukan koordinasi dengan pihak dari ibu PKK.
2) Mempersiapkan alat dan bahan untuk kegiatan pelatihan.
3) Membuat alat praga untuk sebagai contoh dalam pelatihan.
4) Mempersiapkan media untuk acara pelatihan.
5) Melakukan kegiatan.
6) Penyebaran Anggota KKN untuk sebagai pendamping kegiatan pelatihan
agar warga dapat mengetahui cara pembuatan secara merata.

Penanggung Jawab
Anggita Elmawinda

.
19

Waktu & Tempat Pelaksanaan


Tanggal : 31 Juli 2017, 5, 12, 21 Agustus 2017
Waktu : 18.30 19.30 WIB
Lokasi : Rumah warga dusun krajan desa kucur

Problem yang dihadapi


Kurangnya minat dari beberapa warga dan waktu yang terbatas menjadi
kendala untuk kegiatan pelatihan.

Hasil Kegiatan
1) Ibu ibu PKK mendapatkan ilmu dalam pelatiahan yang belum pernah
didapatkan.
2) Dusun krajan mendapatkan tempat sampah.

2. Pendataan Aset Desa TIDAK TERLAKSANA


Masalah yang Dihadapi
Permintaan desa untuk menunda kegiatan tersebut dikarenakan padatnya
kegiatan pembangunan desa.
Penanggung Jawab
Utari Apriyanti

3. Talk Show Koperasi TIDAK TERLAKSANA


Masalah yang Dihadapi
Atas permintaan desa kegiatan talk show koperasi diganti dengan program kerja
keterampilan.

Penanggung Jawab
Eva Rosdiana Kartiningrum

.
20
5. Faktor Penghambat dan Pendukung Program Kerja
Faktor Penghambat
a. Masalah transportasi yang minim menyebabkan sedikit terhambatnya
beberapa program kerja yang bertempat jauh.
b. Terbatasnya waktu yang disediakan menyebabkan kurang maksimalnya
untuk kegiatan program kerja

Faktor Pendukung
a. Antusias yang tinggi dari warga dalam kegiatan yang dijalankan oleh KKN
138.

3.3.4 Bidang Sosial dan Budaya


1. Interaksi Sosial TERLAKSANA
Rangkaian Kegiatan
Kegiatan ini berisi tentang bagaimana kita mampu membaur dengan masyarakat
seperti mengikuti kegiatan masyarakat di desa kucur (Tahlilan, PKK, Pengajian,
Kerja bakti, dll)

Langkah-langkah kegiatan
1) Silahturahmi dengan warga dan menanyakan tentang kegiatan apa saja yang
ada didesa kucur seperti tahlilan, PKK, dll dan jadwal tentang kegiatan
tersebut.
2) Anggota KKN menuju lokasi kegiatan.
3) Mengikuti kegiatan.

Penanggung Jawab
Nurul Itsna Ros Diana

Waktu & Tempat Pelaksanaan


Tanggal : Mengikuti Jadwal sesuai yang ada di dusun
krajan
Waktu : 18.30.00 - selesai
Lokasi : Rumah warga dusun Krajan desa Kucur

.
21

Problem yang dihadapi


Ada kalanya jadwal yang disedikan oleh warga bersamaan dengan kegiatan
pihak KKN 138 yang mengakibatkan tidak bisa hadirnya dalam kegiatan
tersebut.

Hasil Kegiatan
Terjalinnya hubungan yang baik antara warga dengan KKN 138

2. Pisah Kenang KKN 138 (Malam Pentas Seni dan Budaya) TERLAKSANA
Rangkaian Kegiatan
Merupakan acara penutup KKN Kelompok 138 UMM sedangkan untuk
acaranya yaitu Mengadakan pentas seni yang berisi seperti bantengan , tarian
tradisional, drama, paduan suara serta video dokumenter dari KKN 138.

Langkah-langkah kegiatan
1) Berkoordinasi dengan pihak terkait semisal Kepala Desa, pihak bantengan,
ibu PKK , siswa - siswi dll
2) Penyebaran undangan dan poster.
3) Menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan semisal sound system dll
4) Menyusun acara kegiatan.
5) Menyiapkan pengisi acara kegiatan.
6) Menjalankan kegiatan.
7) Membersihkan tempat setelah kegiatan.

Penanggung Jawab
Arinsya Sukma Dewi

Waktu & Tempat Pelaksanaan


Tanggal : 19 Agustus 2017
Waktu : 19.30 - selesai
Lokasi : RT 08/RW 04 Dusun Krajan

.
22
Problem yang dihadapi
Kurangnya waktu dalam melakukan pelatihan untuk pengisi acara yang
menyebabkan hasil kurang begitu maksimal.

Hasil Kegiatan
1) Harapan KKN 138 setelah acara ini, hubungan antara pihak KKN 138 serta
warga desa kucur tidak putuh hubungan.
2) Menjadikan ajang untuk menyalurkan minat warga pada bidang kesenian
tradisional.
3. Faktor Penghambat dan Pendukung Program Kerja
Faktor Penghambat
a. Masalah transportasi yang minim menyebabkan sedikit terhambatnya
beberapa program kerja.
Faktor Pendukung
a. Antusias yang tinggi dari siswa sekolah dan warga dalam kegiatan yang
dijalankan oleh KKN 138.
b. Didukungnya oleh aparatur desa dengan difasilitasinya kegiatan program
kerja yang memudahkan kelompok KKN dalam menjalankan kegiatan
program kerja.

.
BAB IV
KESIMPULAN

Secara keseluruhan, kegiatan KKN Kelompok 138 UMM yang bertempat di desa
Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang berjalan dengan baik dan lancar dari awal hingga
akhir. Walaupun dalam pelaksanaan ada beberapa program kerja kami yang sedikit mengalami
hambatan dan masalah serta tidak terlaksana. Dengan adanya kegiatan KKN yang ditujukan
untuk masyarakat di desa tersebut, mahasiswa diharapkan mampu bersosialisasi dan
mengaplikasikan secara langsung apa yang telah didapatkan dibangku kuliah melalui program
kerja yang telah disusun dan disesuaikan dengan keadaan maupun permasalahan yang berada
di desa tersebut. Inovasi dan kreativitas dari mahasiswa mendapat respon positif dari
masyarakat setempat, hal ini dapat dilihat dari antusias masyarakat dalam mengikuti
serangkaian kegiatan yang diadakan oleh peserta KKN Kelompok 138, serta adanya
keberlanjutan beberapa program kami yang dianggap sangat bermanfaat dan perlu
dikembangkan.
Adapun program-program KKN Kelompok 138 dibagi menjadi 4 bidang yang terdiri
dari Bidang Pendidikan dan Keagamaan, Bidang Kesehatan dan Lingkungan, Bidang Ekonomi,
Bidang Sosial dan Budaya. Dari masing-masing bidang tersebut telah dirancang program kerja
yang akan dilaksanakan di tempat KKN, namun dari program kerja tersebut terdapat beberapa
perubahan karena menyesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat. Besar harapan kami
agar program-program yang telah kami laksanakan memberikan manfaat di masa kini maupun
dimasa mendatang bagi masyarakat.

23
BAB V
REKOMENDASI

5.1 Evaluasi
Dari beberapa progam kerja yang telah dilaksanakan oleh kelompok Kuliah Kerja Nyata
138 hanya ada 2 progam kerja yang tidak berhasil tercapai. Progam yang tidak tercapai
tersebut disebabkan oleh permintaan aparatur desa yang meminta penggantian progam dan
juga mundurnya jadwal yang telah disepakati dengan pihak ketiga yakni Universitas Ma
Chung. Pihak desa pun sama halnya, dikarenakan padatnya jadwal pembangunan yang
sedang dilakukan didesa Kucur.
Selain itu terdapat pula permasalahan dengan pihak DPPM terkait SIM KKN. Sistem yang
sering error membuat penguploadan kegiatan seringkali terlambat dari jadwal kegiatan yang
sudah dilaksanakan. Tentunya apabila tidak terjadi sistem error, maka akan sangat
membantu dalam kelancaran Kuliah Kerja Nyata yang dilakukan. Kurangnya waktu
sosialisasi tentang penggunaan SIM KKN juga seringakali membingungkan kelompok
KKN dalam penggunaan SIM KKN.

5.2 Masukan
Dengan adanya evaluasi maka adapun masukan yang dapat diberikan yaitu lebih
mematangkan konsep program kerja dan apa saja yang dibutuhkan untuk mendukung
program kerja tersebut. Lebih mengkoordinasi dengan pihak yang bersangkutan agar tidak
ada salah komunikasi dengan pihak terkait.
Dengan adanya sistem terbaru untuk laporan setiap harinya untuk pihak kampus ke
kelompok KKN yaitu dengan SIM KKN, diharapkan lebih dimatangkan untuk
sosialisasinya dan persiapannya agar tidak ada kendala untuk kesemua pihak kedepannya.

24
LAMPIRAN 1

TOTAL PEMASUKAN KESELURUHAN


TANGGAL KETERANGAN DEBET KREDIT SALDO
14/05/2017 Iuran Mingguan 31 orang @Rp 10.000 Rp 310.000 Rp - Rp 310.000
18/05/2017 Uang Observasi Lapang dari DPPM Rp 150.000 Rp - Rp 460.000
21/05/2017 Iuran Mingguan 32 orang @Rp 10.000 Rp 320.000 Rp - Rp 780.000
28/05/2017 Iuran Mingguan 32 orang @Rp 10.000 Rp 320.000 Rp - Rp 1.100.000
04/06/2017 Iuran Mingguan 31 orang @Rp 10.000 Rp 310.000 Rp - Rp 1.410.000
06/06/2017 Iuran Membeli Baju PDH 32 Rp 3.200.000 Rp - Rp 4.610.000
@Rp 100.000
15/07/2017 Modal Kerja dari DPPM Rp 1.250.000 Rp - Rp 5.860.000
Iuran Wajib 31 orang @Rp 1000.000 Rp 31.000.000 Rp - Rp 36.860.000
25/07/2017
Iuran dari Febryansyah R. Rp 100.000 Rp - Rp 36.960.000

RINCIAN BIAYA DIVISI HUMAS


TANGGAL KETERANGAN DEBIT KREDIT SALDO
15/06/2017 Pembelian name plat dan ID card & amplop Rp - Rp 162.500 Rp 162.500
12/06/2017 Pembelian stampel alas dan sticker Rp - Rp 70.000 Rp 232.500
18/06/2017 pembelian stamp pad ink dan artline stamp Rp - Rp 34.300 Rp 266.800
Biaya konsumsi humas untuk proposal Rp - Rp 68.000 Rp 334.800
24/06/2017 Biaya print pengantar proposal Rp - Rp 10.000 Rp 344.800
Biaya pembuatan proposal Rp - Rp 517.000 Rp 861.800
25/07/2017 Biaya Print foto untuk ID Card Rp - Rp 6.000 Rp 867.800
27/07/2017 Pembelian Banner posko 3 buah Rp - Rp 220.000 Rp 1.087.800
Pembelian 2 buah ID Card Rp - Rp 10.000 Rp 1.097.800
28/07/2017
Pembelian lem alvial Rp - Rp 2.000 Rp 1.099.800
02/08/2017 Biaya jasa media partner Rp - Rp 300.000 Rp 1.399.800
RINCIAN BIAYA DIVISI EKONOMI
TANGGAL KETERANGAN DEBIT KREDIT SALDO
Pembelian 30 pcs ballon untuk Lampion Rp - Rp 45.000 Rp 45.000
28/08/2017 Pembelian 6 p sedotan untuk Lampion Rp - Rp 5.000 Rp 50.000
Pembelian 2 gunting untuk Lampion Rp - Rp 10.000 Rp 60.000
Pembelian kater lipat untuk Lampion Rp - Rp 6.000 Rp 66.000
Pembelian silet lipat untuk Lampion Rp - Rp 4.000 Rp 70.000
Pembelian tali kur 5 rol untuk Pot Bunga Rp - Rp 25.000 Rp 95.000
29/07/2017 Pembelian cat untuk Pot Bunga Rp - Rp 40.000 Rp 135.000
Pembelian kuas untuk Pot Bunga Rp - Rp 9.000 Rp 144.000
Pembelian tinner untuk Pot Bunga Rp - Rp 7.000 Rp 151.000
Pembelian Benang untuk Pot Bunga Rp - Rp 6.000 Rp 157.000
Pembelian note book spiral Rp - Rp 27.500 Rp 184.500
30/07/2017 Pembelian peralatan untuk pot bunga Rp - Rp 50.200 Rp 234.700
Pembelian botol bekas untuk pot bunga Rp - Rp 12.000 Rp 246.700
31/07/2017 Biaya konsumsi acara pelatihan lampion Rp - Rp 20.000 Rp 266.700
Pembelian tali kur 4 rol untuk Pot Bunga Rp - Rp 20.000 Rp 286.700
01/08/2017 Pembelian cat untuk Pot Bunga Rp - Rp 26.000 Rp 312.700
Pembelian ballon 200 buah dan 1kg rafic Rp - Rp 295.000 Rp 607.700
02/08/2017 Pembelian bot. bekas untuk Pot Bunga Rp - Rp 10.000 Rp 617.700
08/08/2017 Biaya konsumsi acara pelatihan tali kur Rp - Rp 10.000 Rp 627.700
17/08/2017 Pembelian 6 drum untuk Tpt. ampah Rp - Rp 700.000 Rp 1.327.700
Pembelian potong besi dan grenda Rp - Rp 13.000 Rp 1.340.700
21/08/2017 Pembelian peralatan untuk Tpt. Sampah Rp - Rp 70.000 Rp 1.410.700
Pembelian peralatan besi u/ Tpt. Sampah Rp - Rp 317.000 Rp 1.727.700
Pembelian kawat las Rp - Rp 25.000 Rp 1.752.700
22/08/2017
Pembelian pilok hitam Rp - Rp 15.000 Rp 1.767.700

.
RINCIAN BIAYA DIVISI KESEHATAN DAN LINGKUNGAN
TANGGAL KETERANGAN DEBIT KREDIT SALDO
Pembelian bahan keperluan pupuk Rp - Rp 48.000 Rp 48.000
Pembelian Cr 25 L (2) keperluan pupuk Rp - Rp 50.000 Rp 98.000
01/08/2017 Pembelian air pump keperluan pupuk Rp - Rp 50.000 Rp 148.000
Pembelian gula merah keperluan pupuk Rp - Rp 28.000 Rp 176.000
Pembelian air mira keperluan pupuk Rp - Rp 30.000 Rp 206.000
Pembelian hadiah acara BNN Rp - Rp 52.800 Rp 258.800
02/08/2017 Pembelian buku big boss acara BNN Rp - Rp 18.475 Rp 277.275
Biaya konsumsi acara BNN Rp - Rp 44.550 Rp 321.825
03/08/2017 Biaya jasa pemateri BNN Rp - Rp 150.000 Rp 471.825
Pembelian bahan pipa&gergaji u/ hydrop Rp - Rp 182.500 Rp 654.325
Pembelian bahan benih untuk hydroponik Rp - Rp 47.500 Rp 701.825
Pembelian bahan kny untuk hydroponik Rp - Rp 48.000 Rp 749.825
05/08/2017
Pembelian kain flanel untuk hydroponik Rp - Rp 25.000 Rp 774.825
Pembelian cup untuk hydroponik Rp - Rp 11.500 Rp 786.325
Pembelian tomat keperluan pupuk Rp - Rp 21.000 Rp 807.325
Pembelian konsumsi pelatihan hydroponil Rp - Rp 15.000 Rp 822.325
Pembelian rebung untuk keperluan pupuk Rp - Rp 60.000 Rp 882.325
06/08/2017
Pembelian terasi 1 kg untuk pupuk Rp - Rp 35.000 Rp 917.325
Pembelian bufalo untuk keperluan pupuk Rp - Rp 8.000 Rp 925.325
Biaya jasa pemateri pupuk Rp - Rp 200.000 Rp 1.125.325
07/08/2017
Pembelian konsumsi acara pupuk Rp - Rp 51.000 Rp 1.176.325
09/08/2017 Biaya jasa pemateri pelatihan hydroponik Rp - Rp 100.000 Rp 1.276.325
Pembelian kain flanel untuk hydroponik Rp - Rp 19.000 Rp 1.295.325
Pembelian benih bibit untuk hydroponik Rp - Rp 51.000 Rp 1.346.325
10/08/2017
Pembelian cup gelas untuk hydroponik Rp - Rp 9.500 Rp 1.355.825
Pembelian bahan kayu untuk hydroponik Rp - Rp 100.000 Rp 1.455.825
Pembelian bahan flanel untuk hydroponik Rp - Rp 19.000 Rp 1.474.825
Pembelian bahan kawat untuk hydroponik Rp - Rp 9.500 Rp 1.484.325
12/08/2017 Pembelian Cocopit untuk hydroponik Rp - Rp 30.000 Rp 1.514.325
Pembelian kawat untuk hydroponik Rp - Rp 9.500 Rp 1.523.825
Pembelian cup gelas untuk hydroponik Rp - Rp 6.000 Rp 1.529.825
Pembelian bahan kny untuk hydroponik Rp - Rp 14.000 Rp 1.543.825
17/08/2017 Pembelian bahan kny&paku u/ hydropo Rp - Rp 14.000 Rp 1.557.825
Pembelian bahan paku untuk hydroponik Rp - Rp 6.500 Rp 1.564.325
22/08/2017 Pembelian AB Mix Rp - Rp 100.000 Rp 1.664.325

.
RINCIAN BIAYA DIVISI PENDIDIKAN
TANGGAL KETERANGAN DEBIT KREDIT SALDO
Pembelian buku acara satlantas Rp - Rp 55.000 Rp 55.000
04/08/2017 Pembelian konsumsi acara satlantas Rp - Rp 88.000 Rp 143.000
Pembelian permen acara satlantas Rp - Rp 40.000 Rp 183.000
05/08/2017 Biaya jasa pemateri acara satlantas Rp - Rp 150.000 Rp 333.000
06/08/2017 Pembelian kertas linen u/ sertifikat Rp - Rp 2.700 Rp 335.700

RINCIAN BIAYA DIVISI SOSIALDAN BUDAYA


TANGGAL KETERANGAN DEBIT KREDIT SALDO
Biaya Aqua gelas acara Makrab Rp - Rp 25.000 Rp 25.000
28/07/2017 Biaya teh 2 kotak acara Makrab Rp - Rp 3.000 Rp 28.000
Biaya konsumsi acara Makrab Rp - Rp 35.000 Rp 63.000
09/08/2017 Biaya fotocopy naskah drama Rp - Rp 24.000 Rp 87.000
10/08/2017 Pembelian rokok rapat pengkat desa Rp - Rp 31.000 Rp 118.000
Biaya fotocopy undangan Rp - Rp 15.000 Rp 133.000
11/08/2017
Pembelian rokok rapat pengkat desa Rp - Rp 14.500 Rp 147.500
12/08/2017 Biaya fotocopy Rp - Rp 8.250 Rp 155.750
Pembelian bahan sosbud peralatan Rp - Rp 188.825 Rp 344.575
Pembelian mainan untuk Pensi Rp - Rp 22.100 Rp 366.675
Pembelian kertas, spd, lem u/ Pensi Rp - Rp 21.275 Rp 387.950
Pembelian kardus untuk Pensi Rp - Rp 18.000 Rp 405.950
Pembelian kertas&lakban u/ Pensi Rp - Rp 85.000 Rp 490.950
Pembelian RJ 2 buah u/ Pensi Rp - Rp 32.000 Rp 522.950
16/08/2017
Pembelian ker.emas dekor u/ Pensi Rp - Rp 24.000 Rp 546.950
Pembelian doubletip dekor u/ Pensi Rp - Rp 20.000 Rp 566.950
Pembelian lakban dekor u/ Pensi Rp - Rp 8.000 Rp 574.950
Pembelian kosmetik untuk Pensi Rp - Rp 193.100 Rp 768.050
Pembelian jepit dan hainet u/ Pensi Rp - Rp 210.050 Rp 978.100
Biaya acara rakatan Rp - Rp 83.000 Rp 1.061.100
Pembelian rokok untuk rapat desa Rp - Rp 45.000 Rp 1.106.100
18/08/2017
Pembelian kertas-ketas dekor u/ Pensi Rp - Rp 67.400 Rp 1.173.500
Biaya konsumsi acara pensi Rp - Rp 1.000.000 Rp 2.173.500
Biaya sewa panggung acara pensi Rp - Rp 1.500.000 Rp 3.673.500
Biaya sewa bantengan acara pensi Rp - Rp 500.000 Rp 4.173.500
Pembelian kertas untuk pensi Rp - Rp 63.400 Rp 4.236.900
19/08/2017 Pembelian solasi Rp - Rp 3.000 Rp 4.239.900
Pembelian rokok untuk acara pensi Rp - Rp 381.500 Rp 4.621.400
Pembelian aqua gelas 1 dus u/ Pensi Rp - Rp 15.000 Rp 4.636.400
Pembelian ballon 3 pak untuk Pensi Rp - Rp 50.000 Rp 4.686.400
Pembelian benang Rp - Rp 6.000 Rp 4.692.400

.
RINCIAN BIAYA KONSUMSI
TANGGAL KETERANGAN DEBIT KREDIT SALDO
Pembelian beras 25kg (2 karung) Rp - Rp 470.000 Rp 470.000
Pembelian sembako Rp - Rp 122.600 Rp 592.600
25/07/2017
Pembelian bumbu dapur Rp - Rp 141.000 Rp 733.600
Pembelian kertas minyak, kresek Rp - Rp 42.500 Rp 776.100
Biaya isi ulang galon 3 @7000 Rp - Rp 21.000 Rp 797.100
26/07/2017
Biaya konsumsi malam Rp - Rp 160.000 Rp 957.100
27/07/2017 Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 106.000 Rp 1.063.100
Biaya isi ulang galon 2 @7000 Rp - Rp 14.000 Rp 1.077.100
28/07/2017 Biaya elpiji dan kayu bakar Rp - Rp 32.000 Rp 1.109.100
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 183.000 Rp 1.292.100
Pembelian minyak gor. 2L 4 buah Rp - Rp 102.600 Rp 1.394.700
29/07/2017 Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 162.000 Rp 1.556.700
Biaya jasa masak Rp - Rp 300.000 Rp 1.856.700
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 239.000 Rp 2.095.700
30/07/2017
Biaya isi ulang galon 2 @7000 Rp - Rp 14.000 Rp 2.109.700
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 65.000 Rp 2.174.700
31/07/2017 Biaya isi ulang galon 2 @7000 Rp - Rp 14.000 Rp 2.188.700
Biaya elpiji dan kayu bakar Rp - Rp 32.000 Rp 2.220.700
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 115.500 Rp 2.336.200
01/08/2017
Biaya isi ulang galon 2 @7000 Rp - Rp 14.000 Rp 2.350.200
02/08/2017 Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 176.000 Rp 2.526.200
Pembelian kertas minyak Rp - Rp 19.000 Rp 2.545.200
03/08/2017
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 188.000 Rp 2.733.200
04/08/2017 Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 109.500 Rp 2.842.700
Pembelian beras 25kg (2 karung) Rp - Rp 460.000 Rp 3.302.700
05/08/2017 Pembelian pentol 8 bungkus Rp - Rp 40.000 Rp 3.342.700
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 52.000 Rp 3.394.700
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 167.000 Rp 3.561.700
06/08/2017 Pembelian minyak gor. 1L Rp - Rp 13.000 Rp 3.574.700
Biaya elpiji dan kayu bakar 7 hari Rp - Rp 64.000 Rp 3.638.700
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 115.000 Rp 3.753.700
07/08/2017
Biaya isi ulang galon Rp - Rp 8.000 Rp 3.761.700
08/08/2017 Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 96.000 Rp 3.857.700
09/08/2017 Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 104.500 Rp 3.962.200
Pembelian minyak gor. 2L 6pcs Rp - Rp 193.800 Rp 4.156.000
Pembelian mama lemon Rp - Rp 13.500 Rp 4.169.500
10/08/2017 Pembelian kertas minyak Rp - Rp 19.000 Rp 4.188.500
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 125.500 Rp 4.314.000
Biaya jasa masak Rp - Rp 300.000 Rp 4.614.000
11/08/2017 Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 64.000 Rp 4.678.000

.
RINCIAN BIAYA KONSUMSI
TANGGAL KETERANGAN DEBIT KREDIT SALDO
Saldo Biaya Tanggal 11 Agustus 2017 Rp 4.678.000
11/08/2017 Biaya isi ulang galon 2 @7000 Rp - Rp 14.000 Rp 4.692.000
Biaya isi ulang galon 2 @7000 Rp - Rp 14.000 Rp 4.706.000
12/08/2017
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 194.000 Rp 4.900.000
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 83.500 Rp 4.983.500
13/08/2017
Biaya isi ulang galon 2 @7000 Rp - Rp 14.000 Rp 4.997.500
Biaya elpiji dan kayu bakar Rp - Rp 32.000 Rp 5.029.500
Biaya isi ulang galon 2 @7000 Rp - Rp 14.000 Rp 5.043.500
14/08/2017
Biaya konsumsi telor 2,5kg Rp - Rp 47.200 Rp 5.090.700
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 113.000 Rp 5.203.700
Pembelian beras 25kg 2 karung Rp - Rp 460.000 Rp 5.663.700
15/08/2017 Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 85.500 Rp 5.749.200
Biaya isi ulang galon 2 @7000 Rp - Rp 14.000 Rp 5.763.200
Pembelian beras saos sambal Rp - Rp 23.800 Rp 5.787.000
16/08/2017 Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 96.000 Rp 5.883.000
Biaya isi ulang galon 2 @7000 Rp - Rp 14.000 Rp 5.897.000
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 76.000 Rp 5.973.000
17/08/2017
Biaya isi ulang galon 2 @7000 Rp - Rp 14.000 Rp 5.987.000
Pembelian kertas minyak Rp - Rp 20.000 Rp 6.007.000
18/08/2017 Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 254.000 Rp 6.261.000
Biaya isi ulang galon 2 @7000 Rp - Rp 14.000 Rp 6.275.000
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 70.000 Rp 6.345.000
19/08/2017
Biaya isi ulang galon 2 @7000 Rp - Rp 14.000 Rp 6.359.000
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 153.000 Rp 6.512.000
20/08/2017
Biaya isis ulang galon 2 buah Rp - Rp 14.000 Rp 6.526.000
Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 117.500 Rp 6.643.500
21/08/2017
Biaya isi ulang galon 2 @7000 Rp - Rp 14.000 Rp 6.657.500
22/08/2017 Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 114.000 Rp 6.771.500
23/08/2017 Biaya konsumsi 1 hari Rp - Rp 237.500 Rp 7.009.000
Biaya jasa masak Rp - Rp 600.000 Rp 7.609.000
24/08/2017
Biaya ganti rugi piring dan sendok Rp - Rp 50.000 Rp 7.659.000

.
RINCIAN BIAYA TRANSPORTASI
TANGGAL KETERANGAN DEBIT KREDIT SALDO
24/07/2017 Biaya transportasi humas Rp - Rp 100.000 Rp 100.000
Biaya transportasi pick up Rp - Rp 50.000 Rp 150.000
25/07/2017
Biaya sewa pick up antar barang Rp - Rp 50.000 Rp 200.000
27/07/2017 Biaya transportasi cetak banner Rp - Rp 20.000 Rp 220.000
29/07/2017 Biaya transportasi divisi ekonomi Rp - Rp 20.000 Rp 240.000
30/07/2017 Biaya transportasi divisi ekonomi Rp - Rp 20.000 Rp 260.000
06/08/2017 Biaya transportasi divisi kesling Rp - Rp 20.000 Rp 280.000
12/08/2017 Biaya transportasi divisi kesling Rp - Rp 20.000 Rp 300.000
Biayat transportasi divisi sosbud Rp - Rp 10.000 Rp 310.000
16/08/2017
Biaya transportasi divisi sosbud Rp - Rp 20.000 Rp 330.000
17/08/2017 Biaya transportasi divisi ekonomi Rp - Rp 20.000 Rp 350.000
21/08/2017 Biaya transportasi ekonomi Rp - Rp 20.000 Rp 370.000
Biaya transportasi pick up Rp - Rp 50.000 Rp 420.000
24/08/2017 Biaya sewa pick up antar barang Rp - Rp 50.000 Rp 470.000
Biaya bensin motor untuk pulang Rp - Rp 140.000 Rp 610.000

RINCIAN BIAYA LAIN-LAIN


TANGGAL KETERANGAN DEBIT KREDIT SALDO
25/07/2017 Biaya admistrasi bank Rp - Rp 50.000 Rp 50.000
27/07/2017 Pembelian bingkai sertifikat Rp - Rp 80.000 Rp 130.000
Pembelian kertas sertifikat Rp - Rp 8.100 Rp 138.100
28/07/2017 Pembelian benner Div. Kesling, Ekon, Pdd Rp - Rp 220.000 Rp 358.100
12/07/2017 Pembelian peralatan alat tulis Rp - Rp 147.000 Rp 505.100
19/07/2017 Pembelian PDH 32 buah @100.000 Rp - Rp 3.200.000 Rp 3.705.100
28/07/2017 Pembelian bingkai foto kenang-kenangan Rp - Rp 180.000 Rp 3.885.100
01/08/2017 Pembelian bag paper Rp - Rp 50.000 Rp 3.935.100
02/08/2017 Pembelian isi staples Rp - Rp 5.000 Rp 3.940.100
03/08/2017 Pembelian baterai mic Rp - Rp 10.000 Rp 3.950.100
07/08/2017 Pembelian lilin 8 batang Rp - Rp 2.500 Rp 3.952.600
14/08/2017 Pembelian buku nota Rp - Rp 5.000 Rp 3.957.600
19/08/2017 Pembelian kny untuk pipa air Rp - Rp 2.000 Rp 3.959.600
Pembelian beras&minyak 2L u/ 3 posko Rp - Rp 228.000 Rp 4.187.600
Pembelian soklin,sunlight,kecap u/ 3 posko Rp - Rp 131.100 Rp 4.318.700
22/08/2017
Pembelian gula 1 kg 6 buah u/ 3 posko Rp - Rp 72.000 Rp 4.390.700
Biaya konsumsi rapat perangkat Rp - Rp 40.000 Rp 4.430.700
Biaya cetak foto kenang-kenangan Rp - Rp 25.000 Rp 4.455.700
23/08/2017
Biaya bingkisan kenang-kenangan Rp - Rp 100.000 Rp 4.555.700
24/08/2017 Biaya air dan listrik 3 posko 1 bulan Rp - Rp 600.000 Rp 5.155.700

.
RINCIAN PENGELUARAN SEKRETARIS
TANGGAL KETERANGAN DEBIT KREDIT SALDO
12/01/1900 Pembelian peralatan alat tulis Rp - Rp 147.000 Rp 147.000
Pembelian lem stick kertas Rp - Rp 10.500 Rp 157.500
06/09/2017 Pembelian kertas A4 Rp - Rp 5.000 Rp 162.500
Biaya print lapoan akhir Rp - Rp 25.500 Rp 188.000
07/09/2017 Biaya cetak laporan akhir Rp - Rp 150.000 Rp 338.000

.
LAMPIRAN 2
LAMPIRAN 3

DIVISI PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN

PROGRAM KERJA
BIMBINGAN BELAJAR
PROGRAM KERJA
NONTON FILM BERSAMA

PROGRAM KERJA
BACA TULIS AL-QURAN

.
PROGRAM KERJA
SOSIALISASI SATLANTAS

DIVISI KESEHATAN DAN LINGKUNGAN

PROGRAM KERJA
GIAT POSYANDU

.
PROGRAM KERJA
SOSIALISASI KATAKAN TIDAK UNTUK NARKOBA

.
PROGRAM KERJA

SOSIALIASI TEKNIK PENANAMAN HIDROPONIK BESERTA TATA CARA


PEMBUATAN DAN PEMASANGAN

.
PROGRAM KERJA
SOSIALIASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK FERMENTASI

.
DIVISI EKONOMI

PROGRAM KERJA
PELATIHAN KETERAMPILAN PENGELOLAAN BARANG BEKAS

.
DIVISI SOSIAL BUDAYA

PROGRAM KERJA
INTERAKSI SOSIAL

PROGRAM KERJA
PISAH KENANG KKN 138

.
LAMPIRAN 4
DAFTAR FILM ACARA NONTON BARENG
Hari/Tanggal Judul Film

Sabtu, 5 Agustus 2017 HOW TO TRAIN YOUR DRAGON 2

Sabtu, 12 Agustus 2017 BABY BOSS


LAMPIRAN 5

LANGKAH LANGKAH PEMBUATAN PUPUK FERMENTASI

Alat dan bahan pupuk fermentasi:


Terasi
Tomat
Rebung
Nanas
Jerigen
Air nira
Pompa akuarium

Step pupuk fermentasi


1. Semua bahan sayuran dihaluskan
2. Dicampur dengan air nira sebanyak 10 liter ke dalam jerigen
3. Dihubungkan dengan pompa aquarium
4. Ditunggu selama 7 hari
LAMPIRAN 6

LANGKAH LANGKAH PEMBUATAN HIDROPONIK

Alat dan bahan hidroponik:


Wadah tanaman, contoh: gelas puding, botol plastik
Penampung air, contoh: pipa paralon, botol plastik
Media tanam, contoh: cocopeat (serbuk sabut kelapa), rockwool, arang sekam,
pecahan batu bata
Kain flanel
Nutrisi
Benih tanaman

Step hidroponik
1. Siapkan paralon yang telah dilubangi dengan holesaw sebagai penampung air, tutup kedua
ujungnya. Penampumh air bisa juga menggunakan botol plastik yang telah dipotong setengah
2. Siapkan nutrisi ABmix, dengan cara mencampurkan 1 tutup botol larutan A dan 1 tutup
botol larutan B ke dalam 1 liter air.
3. Siapkan wadah tanaman dari gelas puding yang telah disisipi kain flanel di bagian
tengahnya. Isi dengan cocopeat
4. Air nutrisi yang telah disiapkan sebelumnya diisi ke dalam penampung air (pipa atau botol)
secukupnya, estimasikan jangan sampai air mengenai bagian bawah gelas puding.
5. Letakkan ke dalam lubang pipa ataupun botol
6. Tanam benih tanaman yang diinginkan pada cocopeat
7. Air nutrisi diisi ulang apabila sudah hampir habi
LAMPIRAN 7

LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN KETERAMPILAN DARI BARANG


BEKAS

A. Langkah - langkah pembuatan Lampion Botol Bekas


1. Cuci botol bekas hingga bersih dan keringkan
2. Potong botol bekas dari ujung bawah botol hingga ujung atas botol, usahakan
dengan rapi agar lampion dapat mengembang
3. Lubangi tutup botol dengan gunting dan masukan seutas tali untuk pegangan
lampion
4. Masukan balon kedalam botol yang sudah dipotong dan tiup balon tersebut
hingga mengambang memenuhi botol dan tali balon tersebut.
5. Tutupkan tutup botol yang sudah dipasangi tali pada botol yang berisi balon.
B. Langkah - langkah pembuatan Pengharum Ruangan Daun Pandan
1. Cuci daun pandan hingga bersih dan keringkan
2. Lipat daun pandan menjadi 2 bagian pada bagian pandan
3. Lipat lagi untuk membuat bulatan kecil pada tengah daun pandan
4. Lipat secara teratur pada pingiran bulatan kecil pada tengah daun pandan
5. Tali bunga daun pandan sehingga tidak gampang lepas
6. Lakukan lagi hingga terkumpul beberapa tangkai bunga daun pandan dan
rangkailah menjadi 1 rangkaian bungan daun pandan
7. Siapkan tempat untuk menaruh rangkaian bunga daun pandan tersebut dan
jangan lupa isilah air secukupnya agar daun pandan tidak mudah layu
C. Langkah - langkah pembuatan Pot Bunga dari Botol Bekas
Pot Bunga :
1. Cuci botol bekas hingga bersih dan keringkan
2. Potong botol bekas menjadi 2 bagian dan bentuk sesuai selera anda
3. Cat botol bekas tersebut sesuai dengan keinginan anda
4. Jemur botol bekas yang sudah di cat pada sinar terik matahari
Tempat gantungan pot bunga :
1. Potong tali kur sesuai keinggan sebanyak 8 potong
2. Gabungkan 8 tali tadi menjadi 1
3. Tali masing masing 2 tali kur menjadi 1
4. Ulangi langkah sebelumnya hingga tali kur membentuk seperti jaring
5. Buatlah tali kepang pada sisa tali sebagai hiasan gantungan pot bunga

A. Bahan bahan pembuatan Lampion Botol Bekas


1. Botol bekas
2. Balon
3. Tali
4. Alat potong (Gunting, Pisau)
B. Bahan bahan pembuatan Pengharum Ruangan Daun Pandan
1. Daun Pandan
2. Tali
3. Alat potong (Gunting, Pisau)
C. Bahan bahan pembuatan Pot Bunga dari Botol Bekas
1. Botol bekas
2. Tali Kur
3. Cat warna
4. Kuas
5. Alat potong (Gunting, Pisau)

.
LAMPIRAN 8
PETA DESA KUCUR
LAMPIRAN 9
LAMPIRAN 11
.
LAMPIRAN 11