Anda di halaman 1dari 2

Jenis kecerdasan Se yaitu physical quotient (kecerdasan fisik).

Fisik jenis ini sangat prima,


seolah-olah kalau menggerakkan badan tidak mengenal capek.

Peranan : front liner (garda depan).


Setiap ada peluang pinginnya selalu tampil terdepan. Kalau bermain sepak bola, pinginnya
jadi ujung tombak, ketika tampil di panggung berusaha untuk tampil terbaik, ketika menjadi
pasukan bertindak sebagai pasukan perintis (terdepan) dan seterusnya.
Kelebihan : momentum (kesempatan seketika).
Cara bisnis orang Se ini senantiasa mencari momentum / kesempatan untuk menjalankan
bisnis tersebut. Jadi di sini bisnis yang sifatnya proyek, misal : proyek pengadaan buku pd th
ajaran baru, proyek pengadaan kurma pd bulan romadhn dsb. Jadi disini dia suka hasil besar
tapi tidak dengan bisnis yang seperti orang Si.
Target : opportunity (peluang).
Orang Se senantiasa membuka mata telinga untuk mencari peluang. Peluang berupa proyek
yang berjangka waktu tertentu, terukur dan hasil besar. Kalau dia disuruh bisnis dengan gaya
Si, dia tidak telaten.
Harapan : generating (menghasilkan laba).
Arah merk : merk pada jaminan dirinya.
Seorang Se yang jam terbangnya sudah tinggi, maka untuk berbisnis mendapatkan proyek,
dia hanya mengandalkan nama besarnya. Tidak jarang dia mendapatkan proyek besar tanpa
modal sedikitpun, yaitu dengan mengandalkan nama besar dia dan juga lobi-lobi yang handal.
Contoh tokoh yang Se adalah Chaerul Tanjung. Dengan nama besarnya, ketika Carefour mau
dijual, si pemilik mau menjual hanya kpd Chaerul. Sementara dia tidak punya dana sekitar 7
trilyun (kalau salah tolong dikoreksi) untuk memberli super market tersebut. Kmd dia
berupaya pinjam dari bank luar negri. Ternyata bank luar negri mau pinjami orang Indonesia
yang beli carefour tersebut , asal yang membeli adalah Chaerul Tanjung. Klop lah sehingga
dia beli carefour tanpa modal, cicilan ke bank tersebut diambil dari hasil tiap bulan.
Tabiat thd uang : boros.
Kalau diibaratkan tanah, Si adalah tanah liat yang susah ditembus air , artinya dia irit, kalau
sudah punya uang susah mengeluarkannya. Sebaliknya Se diibaratlkan tanah pasir, ketika air
dituangkan disitu langsung meresap. Artinya orang Se itu boros, dikasih uang berapapun
biasanya cepat habis. Trus bagaimanakah pengelolaan keuangan bagi orang Se ini ? Jenis ini
suka shoping (belanja2), suka pesta, makan-makan, kegiatan yang senang-senang semisal
golf, bowling, ke cafe dan lain-lain yang semua itu kegiatan happy-happy bersama orang-
orang kaya. Ini karakter yang sulit dihindari oleh Se. Maka agar orang Se nyaman, maka
ketika dia bersenang dengan orang-orang kaya seperti di atas, maka disitulah harus
dimanfaatkan untuk lobi-lobi. Lobi-lobi proyek-proyek besar, apakah itu property, pengadaan
mobil di instansi , penjualan emas permata dan lain-lain. Yang semua itu menghasilkan
keuntungan yang besar, melebihi uang yang telah dia boroskan.
Orang Se tidak suka kegiatan yang sedih-sedih semisal : takziyah, menengok orang sakit,
mengunjungi saudara2 kita yang terkena bencana alam dan lain-lain. Bahkan tidak jarang
orang Se yang sudah berlabel ustadz / ustadzah pun, sifat seperti di atas masih kelihatan.
Kalau kita bisa menasehati silakan, kalau tidak bisa, potensi dia diarahkan untuk memggalang
dana, baik dari uang Se pribadi atau mencari dana infaq , shodaqoh dari umat. Orang Se
inipun ketika mengisi pengajian sukanya mengisi orang-orang kaya. Dia tidak suka
mempunyai peserta pengajian kelas bawah. Dengan potensi seperti inj, ketika saudara kita
mengalami musibah, maka ustadz / ustadzah yang Se ini ditugasi untuk menggalang dana,
sedangkan yang menengok ke lokasi biar dikoordinir oleh orang F. Insya Allah ini solusi
yang bisa menyelesaikan banyak masalah umat.
Orang Se baik kanak2 sampe dewasa atau yang sudah tua sekalipun, bawaannya suka sekali
pakaian yang warna warni dan bermerk. Mrk mending tidak keluar rumah kalau pakaiannya
tidak matching (tidak sesuai warnanya antara baju, celana dan sepatu). Sehingga kalau anak2,
agar dia semangat belajar, maka alat2 tulisnya harus dipilihkan yang berwarna warni dan dari
berbagai merk yang berkelas.

Klu diri Se : mencari ladang untuk menanam uangnya.


Ladangnya orang Se ya seperti yang sudah saya jelaskan di atas : berhappy-happy di berbagai
tempat dengan orang kaya, yang disitu dia bisa lobi-lobi proyek dia.
Kemistri : dikejar harta. Contoh riilnya ya Chaerul Tanjung tadi
Sisi positif yang perlu dibina pada diri orang Se : tahan banting seperti laki2, manja seperti
perempuan. Perempuan yang Se memang saya lihat tahan banting. Untuk tingkat
kemanjaannya saya blm bisa banyak ngomong. Silakan yang Se kasih testimoni.

Eksposure petualangannya luas, namun internalisasii kedewasaannya lambat. Se memang


stamina untuk berpetualang cukup handal. Tentang kedewasaan yang lambat itu bisa dilihat
dari keengganan dia untuk mendatangi saudaranya yang terkena musibah. Maka tolok ukur
kedewasaan Se ini ya berusaha untuk melakukan kegiatan tersebut.

Menjadi pendamping yang mudah disenangkan , namun tidak mudah dibuat jatuh cinta. Se
yang wanita , saya lihat mrk cenderung tegar seperti laki2, sehingga memang tidak mudah
jatuh cinta. Yang penting bagi dia adalah senang. Matre kali ya ?

Pembawaan terkesan lembut, padahal suaranya sering melengking. Untuk ibu2 yang Se,
ketika sering melengking, terutama kalau marah, ini membuat suami dan anak2 tidak
nyaman. Maka kekurangan ini perlu diperbaiki. Bolehlah marah kalau anak bersalah, tapi
jangan hampir tiap hari melengking.

Susah memulai kerja, tetapi jika sudah mulai, determinasinya kuat. Memang betul, orang Se
kalau sudah ON, kemauan untuk mencapai target sangat kuat. Silakan kalau ada yang mau
menambahkan penjelasan.

Dermawan tapi boros sebagai penikmat. Kalau memang dididik untuk hemat tidak bisa, maka
diminta memperbesar infaq dan menggalang dana.