Anda di halaman 1dari 7

GEDUNG OLAHRAGA

Gedung Olaharaga umumnya di sebut dengan Gelanggang, merupakan sebuah


wadah atau tempat yang dikhususkan untuk mewadahi sebuah kegiatan olahraga,
biasanya istilah gelanggang dipakai untuk sebuah tempat untuk cabang olahraga. Seperti
: Gelanggang Renang, Gelanggang Futsal dapat juga sebagai tempat berkumpulnya
sebuah kegiatan. Seperti : Gelanggang Remaja. Istilah gelanggang ini memiliki kesan
luas, dan sering terjadinya suatu kegiatan. Gelanggang harus memiliki lebih dari sekedar
penyediaan wadah saja, karena jika tidak memiliki fungsi tambahan lain yang dapat
mendukung maka tidak bisa disebut gelanggang. Gelanggang seharusnya memiliki
fasilitas atau penyediaan untuk memenuhi kegiatan lain yang mendukung atau
berhubungan dengan fungsi utama bangunan, maka dari itu dinamakan sebuah
gelanggang. Gelanggang lebih bersifat jamak atau menunjukan arti lebih dari satu,
pengertian ini bersifat sebuah tempat yang menyediakan lebih dari satu kegiatan atau
fungsi yang mengacu pada kegiatan utama. Gelanggang bersifat spesifik dan khusus,
yaitu tidak menampung kegiatan diluar dari batasannya. Dan biasanya memiiki nama
yang langsung menggunakan kata sesuatu fungsi kegiatan utama.

Fungsi dan Peran Gelanggang Olahraga

Di bawah ini disebutkan beberapa fungsi dan peranan Gelanggang Olahraga.


a. Membantu menciptakan sekaligus menambah lapangan pekerjaan di berbagai
sektor, misalnya:
- Jasa transportasi
- Olahraga
- Hiburan
- Industri kecil
- dll.
b. Membantu pengembangan industri-industri lainnya di sekitar Gelanggang Olahraga.
c. Menyediakan fasilitas olahraga, makan dan minum serta jasa lainnya yang
dimaksudkan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup masyarakat.
d. Memberikan pendapatan bagi pemerintah daerah / kota setempat yang dapat
digunakan untuk kelangsungan pembangunan pada umumnya.

Jenis Jenis Gelanggang Olahraga

1. Skala Nasional,
Fasilitas olah raga ini menampung atau melayani kegiatan-kegiatan di antaranya
kpmpetisi utama, pertandingan, latihan dan mengajar dengan standar internasional
seperti PON, Sea Games, dan sejenisnya. Contoh : Gedung Istora Senayan
Jakarta.
2. Skala Regional
Fasilitas olah raga yang melayani satu atau beberapa daerah denga populasi
sebesar 200.000 sampai dengan 350.000 penduduk dan merupakan fasilitas
pelengkap di suatu daerah atau wilayah. Contoh : Gelanggang Olah Raga
Penjaringan Gelanggang Olah Raga Grogol.
3. Skala Lingkungan
Fasilitas olah raga yang melayani satu lingkungan, dalam hal ini lingkungan
pemukiman dngan populasi 2.000 sampai dengan 10.000 orang, dan biasannya
disediakan dalam suatu kompleks perumahan sebagai satu pelengkap sarana.
Contoh : Kelapa Gading Sport Club di kompeks perumahan Kelapa Gading.
Bimantara Sport Club di kompleks perumahan Green Village. Persada Sport Centre
di kompleks AURI Halim.
4. Skala Sekolahan
Fasilitas olah raga ini melayani olah raga di suatu sekolahan, biasanya berbentuk
aula, serbaguna dan dapat berbentuk lapangan terbuka serta digunakan hanaya
untuk latihan olah raga standar saja.
5. Skala Khusus
Fasilitas olah raga yang menangani olah raga jenis tertentu yang sifatnya komersial
atau yang diperuntukkan khusus bagi penyandang cacat, biasanya dibentuk oleh
pihak swasta.
CONTOH GEDUNG OLAHRAGA

1. Gymnasium of Sports Center of Shenzhen University Town

Gymnasium of Sports Center of Shenzhen University Town(for volleyball


competition).

2. The Jinan Olympic Sports Center

The Jinan Olympic Sports Center, located in east of Jinan, capital of Shandong
province, served as the main sports venues for the 11th National Games in
October 2009.
3. Gymnasium Pinshan Sports Center

Gymnasium of Pingshan Sports Center(for basketball competition)

4. Gor Sudiang, Makassar


5. Gedung Olahraga Gelanggang Remaja, Pekan Baru

STRUKTUR ATAP SPACE FRAME

Struktur Space Frame ialah konstruksi rangka ruang dengan suatu sistem sambungan
antara batang / member satu sama lain yang menggunakan bola / ball
joint sebagai sendi penyambungan dalam bentuk modul-modul segitiga. Space Frame
adalah suatu rangka ruang yang terbuat dari bahan pipa besi hitam berikut conus,
hexagon dan baut baja yang dihubungkan satu dengan lainnya dengan ball joint / bola
sebagai mediatornya.Ball joint ini dapat terbuat dari baja padat atau stainless steel.

Finishing untuk ball joint dan member yaitu dengan Elektrostatic powder coating, duco
atau hotdip zincalume galvanized. Elemen dasar pembentuk struktur rangka ini adalah:
Rangka batang bidang
Piramid dengan dasar segiempat membentuk oktahedron
Piramid dengan dasarsegitiga membentuk tetrahedron

Beberapa sistem selanjutnya dikembangkan model rangka ruang berdasarkan


pengembangan system konstruksi sambungannya,antara lain:

Sistem Mero
Sistem space deek
Sistem Triodetic
Sistem Unistrut
Sistem Oktaplatte
Sistem Unibat
Sistem Nodus
Sistem NS Space Truss

Keuntungan memakai SPACE FRAME SYSTEM :


1. Tidak ada batasan bentuk.
2. Dapat digunakan untuk bentang yang besar.
3. Konstruksi sangat ringan.
4. Mudah dipasang dan dibongkar.
5. Umur relatif panjang ( 50 100 tahun ).
6. Dari segi estetika sangat menarik.
7. Harga bersaing

Sedangkan untuk aplikasinya dapat digunakan untuk :


1. Canopy
2. Sky Light
3. Ruang serbaguna
4. Gedung Olah raga
5. Kubah Masjid atau Gereja
6. Hanggar, dll

Metode Pemasangan Rangka Struktur Space Frame harus dilakukan dengan ketentuan
sebagai berikut :
1. Pemasangan angkur dan support harus dilakukan pada posisi dan elevasi yang
benar.
2. Sebelum dimulai pemasangan space frame, diperiksa sekali lagi posisi support
untuk memastikan jarak antar support dan Elevasi sudah benar.
3. Methode pemasangan harus mengikuti methode dari pabrik Space frame yang
sudah dibuat. Kalau ada perubahan methode pemasangan, harus dibicarakan
dengan pihak pabrik.
4. Semua pipa-pipa dan bola harus terpasang pada posisi akhir yang benar, dengan
bantuan scaffolding atau mini tower sebagai penahan sementara pada saat
pemasangan.
5. Semua truss harus terpasang lurus, sesuai posisi dan elevasinya.
6. Pada saat melaksanakan partial pemasangan / pengangkatan pakai crane, harus
diperhatikan kemungkinan terjadinya moment atau tegangan yang tidak terduga,
hal ini harus diperhitungkan atau dicegah.
7. Jika diperlukan, dipakai member sementara sebagai penahan untuk membuat
truss yang sedang diangkat tetap stabil.
8. Pengencangan baut harus dilakukan dengan benar, sehingga baut masuk sesuai
dengan rencana dan tidak terjadi celah pada pertemuan dengan permukaan bola.
9. Setelah semua komponen space frame terpasang dengan baik, dilakukan final
inspeksi pada setiap sambungan, untuk mencari dan memperbaiki sambungan
yang kurang kencang.