Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN

PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL / PSG )

BADAN PENGELOLAAN PAJAK DAERAH


(BPPD)
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan
Mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS)
Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
SMKS17 Kota Serang
Tahun Pelajaran 2015-2016

DISUSUN OLEII :
Nama : Rafi Firmansyah
NIS : 113-9634
Kelas : XI AK
Program : Akuntansi

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


SMKS 17 KOTA SERANG
2015-2016

LEMBAR PENGESAHAN
Laporan Diajukan untuk Disetujui dan Disahkan oleh:

Wali Kelas III Ak 1 Pembimbing

Nisa Fujianti, S.Pd Annisa Febriyanti, SS. MA

Mengetahui
Kepala SMKS 17 Kota Serang

Hj. Eri Murniasih, Lc


NIP: 197810082005012017

ii
LEMBAR PENGUJIAN LAPORAN
Laporan ini telah diujikan pada :

Tanggal : ....................................................................

Hari : .....................................................................

Tempat : .....................................................................

Dengan Panitia Penguji :

Ketua : .....................................................................

Sekretaris : .....................................................................

Penguji : .....................................................................

iii
PENANGGUNG JAWAB YURIDIS FORMAL
ADA PADA PENULIS

Rafi Firmansyah
Nis : 113-9634

iv
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah S.W.T, atas berkat Rahmat-Nya dan
Hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan laporan dengan sebaik-baiknya,
tidak lupa sholawat dan serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW.
Laporan ini disusun berdasarkan hasil praktek kerja lapangan (PKL) di kantor
Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Pelaksanaan praktek kerja lapangan ini
dilaksanakan pada bulan Maret tanggal 27 sampai dengan tanggal 28 bulan April 2017.
Dalam penulisan laporan ini, penulis menyadari masih banyak kekurangan
dikarenakan keterbatasan ilmu pengetahuan yang dimiliki, oleh karena itu penulis sangat
mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun agar dapat menjadi lebih baik
lagi dimasa yang akan datang.
Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada
pihak-pihak yang telah membantu, membimbing dalam penulisan laporan ini, dan tak
lupa penulis mengucapkan yang sebesar - besarnya kepada yang terhormat :
1. Hj. Eri Murniasih, Lc, selaku Kepala SMKS 17 Kota Serang.
2. Bapak Sunarto.SE. Selaku Kepala perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan Republik
Indonesia Provinsi Banten.
3. Ibu Nisa Fujiyanti, S.Pd selaku wali kelas III Ak
4. Ibu Annisa Febriyanti, SS.MA selaku pembimbing laporan.
5. Dewan guru beserta staff SMKS 17 Kota Serang
6. Ayah dan Ibu tercinta serta keluarga yang telah memberikan dorongan serta
bantuan baik secara moril maupun material.
7. Teman-teman seperjuangan dan semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan
satu persatu.
Mudah-mudahan kebaikan bapak / ibu guru mendapatkan balasan dari Allah SWT.
Akhir kata penulis berharap dengan laporan ini bisa bermanfaat bagi pembaca umumnya
dan bagi penulis khususnya.
Serang, ............ 2017
Penulis

Elin Wulandari
v
DAFTAR ISI
Halaman
LEMBAR JUDUL i
LEMBAR PENGESAHAN . ii
LEMBAR PENGUJI LAPORAN ... iii
LEMBAR PENANCUNG JAWAB ........................................................... iv
KATA PENGANTAR ............................................................................... v
DAFTAR ISI ............................................. ............................................... vi
BAB I PENDAHULAUN
1.1 Tujuan Praktek Kerja Lapangan 1
1.2 Tujuan Pembuatan Laporan .............................................. 1
1.3 Metode Pengumpulan Data .. ........................................ 2
1.4. Sistem Penyusunan Laporan 2

BAB II TINJAUAN UMUM


2.1 Sejarah Singkat Kantor Badan Pemerikasa Keuangan Republik
Indonesia Provinsi Banten .................................................. 4
2.2 Visi dan Misi Badan Pemerikasa Keuangan Republik Indonesia
Provinsi Banten................................................................... 5
2.3. Tujuan Kantor Pemerikasa Keuangan Republik Indonesia
Provinsi Banten .. 5
2.4. Struktur Organisasi 6

BAB III SISTEM KEARSIPAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR DI


KANTOR BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK
INDONESIA PROVINSI BANTEN
3.1. Pengertian Sistem dan Fungsi Sistem .................................. 7
3.2. Pengertian Kearsipan ................................................................ 7
3.3. Pengertian Nota ........................................................................ 8
3.4. Menangani Surat Masuk dan Macamnya.................................. 8
3.5. Menangani Surat Keluar dan Macamnya.................................. 8

BAB IVPENUTUP
vi
4.1 Simpulan ................................................................................................. 10
4.2 Saran-Saran............................................................................................. 11

DAFTAR PUSTAKA
BIODATA PENULIS

vii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Tujuan Praktik Kerja Lapangan (PKL)


Tujuan Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah salah satu bentuk implementasi

pendidikan sistem ganda yaitu suatu bentuk penyelengaraan pendidikan keahlian

propesional yang memadukan secara sistematis dan sinkron pendidikan disekolah dengan

program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja langsung di dunia

usahasecara terarah untuk mencapai suatu tingkat keahlian tertentu.


Adapun tujuan praktek kerja lapangna (PKL) yritu:
1. Sebagai salah satu awal untuk menerapkan ilmu yang dapat di sekolah kedalam

dunia kerja:
2. Untiuk menambahkan pengetahuan dan pengalaman kerja bagi siswa:
3. Untuk bekal memasuki dunia kerja sesuai dengan jurusan yang dimiliki:
4. Untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai.

1.2. Tujuan Pembuatan Laporan


Setelah menyelesaikan Kerja Praktek Lapangan (PKL), siswa-siswi diwajibkan

untuk membuat laporan hasil praktek dengan menyusun data-data yang diperolah selama

menjalankan prkatek kerja lapangan (PKL).


Tujuan dan maksud pembuatan laporan ini sebagai berikut:
1. Untuk memenuhi salah satu syarat untuk mengikuti ujian nasional (UN):
2. Mengumpulkan data guna kepentingan sekolah dan siswa itu sendiri.
3. Siswa mampu menjelaskan secara tertulis mengenai kegiatan yang bersifat

membangun pelajar di sekolah kedunia nyata.


1.3. Metode Pengumpulan Data
Untuk bisa menyusun laporan yang baik dibutuhkan data / informasi-informasi yang
1
akurat dalam mengumpulkan data informasi yang diperlukan penulis menggunakan

beberapa metode pengumpulan data.


Adapun metode yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penulis laporan ini

addalah sebagai berikut:


1. Metode Kepustakaan.
Metode kepustakaan adalah metode yang menggunakan pada pengambilan contoh

bahan-bahan materi dan buku-buku yang ada kaitannya dengan karya tertulis.
2. Metode Wawancara
Metode wawancara adalah penulis mengadakan wawancara langsung kepada

pimpinan atau petugas yang berwenang.


3. Metode Observasi
Metode observasi adalah penulis melakukan peninjauan dan pengamatan secara

langsung terhadap keinginan yang dilakukan instansi atau perusahaan.

1.4. Sistematika Penyusunan Laporan


Dalam penulisan ini penulis memerlukan sistematika pembahasan yang berisi uraian
2
singkat dan jelas dari setiap babnya, adapun sistematika penulisan laporan sebagai

berikut:
BAB I Pendahuluan
Penulis menguraikan tentang menguraikan tujuan Praktek Kerja Lapangan (PKL),

tujuan pembuatan laporan, metode pengumplan data dan sistematika penyusunan

laporan.

BAB II Tinjauan Umum


Pada bab ini penulis menguraikan tentang sejarah kantor Badan Pemeriksa Keuangan

Republik Inonesia Provinsi Banten, tujuan kantor Pemeriksa Keuangan Republik

Inonesia Provinsi Banten.


BAB III Sistem Kearsipan Surat Masuk dan Keluar
Di kantor Pemeriksa Keuangan Republik Inonesia Provinsi Banten, penulis

menguraikan penulis dan pengertian sistem kearsipan nota dinas.


BAB IV Penutup
Penulis menguraikan penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran, daftar pustaka

dan riwayat hidup.


3
BAB II
TINJAUAN UMUM

2.1. Sejarah Singkat Kantor Badan Pemerikasa Keuangan Republik Indonesia


Provinsi Banten.
Sejalan dengan perkembangan dan semangat reformasi Badan Pemerikasa
Keuangan Republik Indonesia Provinsi Banten juga mengalami berbagai
pengembangan hal ini terlihat dengan adanya perubahan UUD 1945 pasa 23 ayat (5)
yang telah di tambah beberapa pasal yaitu pasal 23 E, 23 F, dan 23 G yang semakin
memperkuat kedudukan Kedudukan Badan Pemeriksaa Keuangan Republik
Indonesia. Terutama pada pasal 26 ayat (1) yang menyatakan bahwa Badan
Pemeriksaa Keuangan berkedudukan di ibu kota dan mewakili perwakilan disetiap
provinsi.
Salah satu perwakilan yang saja didirkan sebagai pelaksana dari amanat
Undang-Undang Dasar 1945 adalah Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia
perwakilan provinsi Banten. Pada tanggal 15 Juni 2007 Badan pemeriksa Keuangan
mengeluarkan keputusan ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia No.
34/K/I-VIII-3/6/2007 tentang struktur organisasi Badan Pemeriksa Keuangan
Republik Indonesia. Dalam pasa 2 ayat (5) antara lain menyatakan bahwa struktur
organisasi pewakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di serang pada saat
keputusan belum berlaku efektif, tetap dalam struktur organisasi perwakilan provinsi
banten Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia di Jakarta. Dengan demikian
perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia perwakilan provinsi
Banten di Serang baru beberapa satu sub Auditor bagian dari perwakilan Provinsi
Banten.
Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia di Jakarta dengan dua seksi,
yaitu seksi Banten 1 Provinsi Banten dan seksi Banten 2.
2.2. Visi dan Misi Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Provinsi
Banten.
4
1. Visi
Menjadi lembaga pemeriksa keuangan yang credible dengan menjunjung
tinggi nilai-nilai dasar untuk berperan aktif dalam mendorong terwujudnya
kata kelola keuangan Negara yang akuntible dan transparan.
2. Misi
a. Memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan Negara.
b. Memberikan pendapat untuk meningkatkan mutu pengelolaan dan
tanggung jawab keuangan.
c. Berperan aktif dalam menemukan dan merubah segala bentuk
penyalahgunaan dan wewenang keuangan Negara.
2.3. Tujuan kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Provinsi Banten.
Tujuan didirikannya kantor Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) Republik
Indonesia Provinsi Banten adalah untuk mengatur keuangan Negara terutama
provinsi Banten kantor Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) Republik Indonesia
Provinsi Banten memiliki struktur organisasi yang mapan dan kepemimpinan
yang partisipatif Job description yang jelas antara seksi dan antar bagian
melakukan koordnasi pelaksanaan kerja yang transparansi dalam personal
penelolaan lembaga dan kultur check and balances atau monitoring merupakan
cirri khas dalam sistem pengelolaan kantor Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK )
Republik Indonesia perwakilan provinsi Banten berjalan selama ini.
2.4. Struktur Organisasi
5
Dalam melaksanakan kegiatan operasinya Badan Pemeriksa Keuangan
Republik Indonesia.
Adapun Struktur organisasi terdiri dari :
1. Kepala Perwailan.
2. Kepala Sub auditorat Banten.
3. Kepala Sekretariat perwakilan.
4. Kepala Subbag Setkalan
5. Kepala Subbag Keuangan
6. Kepala Subbag Umum
7. Kepala SDM, Hukum dan Humas
STRUKTUR ORGANISASI BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK
INDONESIA PROVINSI BANTEN

Kepala Perwakilan
Sunarto, SE

Kepala Sub Auditorial Kepala Sekretariat Perwakilan


Faisal Hendra Suwito

Kepala Subbag Setkalan


Yan Managus T

Kepala Subbag Keuangan


Humisan S

Kepala Sub Umum


Satria Budi

Kepala SDM, Hukum dan Humas


Agnes R
BAB III
6
SISTEM KEARSIPAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR
DI KANTOR BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
PROVINSI BANTEN

3.1. Pengertian Sistem


1. Sistem adalah Suatu jaringan kerja dari produser-produser yang saling
berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk
menyelesaikan suatu sasaran tertentu, beberapa jenis sistem yaitu:
1. Perangkat keras / Hardware
2. Perangkat Lunak / Software.
3. Prosedur-prosedur / Procedur
4. Programer, User, Operator / Brainware
5. Informasi / Information itu sendiri.

2. Fungsi Sistem
a. Input
Input yaitu alat yang digunakan untuk menerima masukan data dan
program yang akan dip roses di dalam computer. Berfungsi sebagai
media untuk memasukan data dari luar kedalam suatu memaori dan
prosessor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan.
b. Komunikasi
Komunikasi adalah proses pengiriman dan penerimaan pesan atau
informasi antara dua individu atau lebih dengan efektifsehingga dapat
difahami dengan mudah.
c. Output
Output adalah merupakan komponen computer yang berfungsi
manghasilkan informasi yang diperoleh dari hasil proses dari peralatan
proses computer.
3.2. Pengertian kearsipan
7
Kearsipan berasal dari kata arsip menurut kamus administrasi perkantoran, arsip
adalah kumpulan warkat yang disimpan secara teratur berencana karena
mempunyai suatu kegunaan agar setiap kali diperlukan dengan cepat.
Macam-macam arsip adalah:
1. Arsip dinamis
Arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan organisasi/perkantoran
sehari-hari.
2. Arsip Statis
Arsip yang sudah tidak dipergunakan secara langsung dalam kegiatan
perkantoran sehari-hari namun tetap harus dikelola disimpan secara
pertimbangan nilai guna yang yang terkandung di dalamnya.
3. Arsip semi aktif
Arsip yang frekuensi penggunaannya sudah mulai menurun.
4. Arsif inaktif
Arsif yang jarang sekali dipergunakan dalam proses pekerjaan sehari-hari.
5. Arsif aktif
Arsip yang masih sering digunakan bagi kelangsungan kerja.

3.3. Menangani surat masuk


Adalah sarana kegiatan yang dilakukan sejak penerimaan suratr masuk
penelolaan/penyelesaian hingga surat tersebut tersimpan.
1. Macam-macam penggunaan surat masuk.
a. Sistem Buku Agenda
Adalah buku agenda yang dipergunakan untuk mencatat surat masuk
dan keluar sekaligus berurutan pada tiap halaman.
b. Sistem KArtu Kendali
Adalah lembar isian yang digunakan untuk pancatatan pengumpulan
dan penyimpanan, surta yang sifatnya penting, sehingga bila surat
diperlukan dapat dengan mudah ditemukan kembali.
3.4. Menangani surat keluar
8
Adalah segala komunikasi tertulis yang diterima oleh suatu badan usaha dari
instansi lain atau perorangan.
2. Macam-macam penanganan surat keluar
a. Dikirim secara langsung
Adalah surat dapat dikirim atau diantar sendiri oleh petugas atau kurir
kealamat tujuan dengan bukti pengiriman surat berupa bukti ekspedisi
surat keluar.
b. Dikirim melalui sarana jasa
Adalah surat keluar bisa dikirm dengan menggunakan sarana jasa
pengiriman seperti pos atau sarana jasa peniriman lainnya.
BAB IV
9
PENUTUP

3.1. SIMPULAN
Setelah penlis selesai menyusun laporan yang diperoleh dari mulai kegiatan
sampai berakhirnya pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL). Penulis
akhirnya dapat membuat kesimpulan sebagai berikut:
1. Kantor Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) Republik Inonesia Provinsi Banten ini
resmi dibuka pada tanggal 20 Oktober 2008, oleh ketua badan Pemeriksa
Keuangan.
2. Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling
berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakuakn suatu kegiatan
3. Jenis sistem yaitu
a. Perangkat keras / Hardware
b. Perangkat Lunak / Software.
c. Prosedur-prosedur / Procedur
d. Programer, User, Operator / Brainware
e. Informasi / Information itu sendiri.
4. Kearsipan adalah suatu kumpulan warkat yang disimpan secara teratur
berencana karena mempunyai suatu kegunaan.
5. Surat masuk adalah sarana kegiatan yang dilakukan sejak penerimaan suratr
masuk penelolaan/penyelesaian hingga surat tersebut tersimpan.
6. Surat keluar adalah segala komunikasi tertulis yang diterima oleh suatu badan
usaha dari instansi lain atau perorangan.
Saran-Saran 10
Dalam penulisan ini penulis ingin menyapaikan dan memberikan saran atau
masukan yaitu:
1. Diadakannya kebersamaan yang lebih agar menjalankan pekerjaan yang
diberikan.
2. Pertahankan dan tingkatkan kedisiplinan kerja lebih baik.
3. Lebih meningkatkan rasa kekeluargaan antara sesame pegawa, sehingga akan
lebih mudah menciptakan lingkungan kerja yang harmonis.
11
DAFTAR PUSTAKA

1. Buku panduan laporan Praktek Kerja lapangan (PKL) 2015-2016


2. Profil Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan
Provinsi Banten 2010
3. Kamus besar bahasa indonesia
4. Buku panduan sejarah kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik
Indonesia perwakilan Provinsi Banten,. Warta Badan Pemeriksa Keuangan
(BPK) Republik Indonesia perwakilan Provinsi Banten, www.google.com
BIODATA
12PENULIS

Nama : Elin Wulandari


Tempat Tanggal Lahir : Serang, 14 Oktober 1998
NIS : 113-9634
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Kebangsaan : Indonesia
Pendidikan : SDN warung
SMP Negeri 1 Baros
SMKS 17 Kota Serang
Alamat : Kp. Garu Kelapa
Nama Orang Tua
Ayah Kandung : Endi Sukendi
Ibu Kandung : Een Juenah
Pekerjaan Orang Tua
Ayah : Wiraswasta
Ibu : Ibu Rumah Tangga

13